Tujuan Kebijakan Uang Ketat Dan Kebijakan Uang Longgar

Tight Money Policy dan Easy Money Policy merupakan instrumen – instrumen yang biasa digunakan oleh pemerintah dalam mengambil kebijakan moneter. Kebijakan ini diterapkan dengan menggunakan fasilitas operasi pasar terbuka.

Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) merupakan salah satu instrumen dari kebijakan monoter yang sangat penting dalam mempengaruhi penawaran uang. Instrumen ini dapat dilaksanakan sendiri atau secara bersama-sama dengan instrumen lainnya. Kebijakan ini dilakukan dengan cara menjual dan membeli surat-surat berharga dan obligasi pemerintah.

Operasi pasar terbuka berarti Bank Indonesia membeli atau menjual sekuritas pemerintah bagi kepentingannya sendiri dalam pasar uang terbuka.  Sekuritas dalam bentuk surat-surat berharga dan obligasi seperti sertifikat Bank Indonesia, wesel, surat pembendaharaan negara, dan SBPU.

Kebijakan pasar terbuka dilakukan dengan cara menjual atau membeli surat-surat berharga dan obligasi pemerintah. Instrument ini dapat dilakukan sendiri, atau bersama dengan instrument lain.

Adapun tujuan dilakukannya kebijakan Tight Money Policy dan Easy Money Policy oleh pemerintahan adalah:

Peran, Fungsi, dan Tujuan Bank Sentral-Bank Indonesia
Peran, Fungsi, dan Tujuan Bank Sentral-Bank Indonesia

Tujuan Kebijakan Tight Money Policy,

Tight Money Policy atau dalam Bahasa Indonesianya biasa disebut dengan kebijakan uang ketat adalah kebijakan yang umum diambil oleh pemerintah melalui bank sentral dalam hal ini Bank Indonesia untuk mengurangi jumlah uang beredar di masyarakat. Kebijakan ini dilakukan dengan menaikkan suku bunga, menjual Sertifikat Bank Indonesia, menaikan cadangan kas, dan membatasi pemberian kredit.

Pemerintah dapat menjual surat-surat berharga kepada masyarakat untuk melakukan kebijakan uang ketat atau tigh money policy agar inflasi turun. Ketika masyarakat membeli surat-surat berharga dari pemerintah, maka jumlah uang beredar berkurang yang diikuti turunnya inflasi.

Tujuan Kebijakan Easy Money Policy,

Easy Money Policy atau dalam Bahasa Indonesia biasa disebut dengan kebijakan uang longgar adalah kebijakan yang biasa diambil oleh pemerintah melalui bank sentral yaitu Bank Indonesia untuk menambah jumlah uang beredar di masyarakat. Kebikjakan uang longgar ini dilakukan dengan menurunkan tingkat suku bunga (atau kebijakan diskonto), menurunkan cadangan kas (atau kebijakan cash ratio), dan mempermudah pemberian kredit.

Pemerintah dapat membeli surat-surat berharga dari masyarakat untuk melakukan kebijakan easy money policy agar investasi naik. Ketika pemerintah membeli surat-surat berharga dari masyarakat, maka jumlah uang beredar naik dan investasi naik pula. Jika investasi naik, maka dapat diharapkan pertumbuhan ekonomi juga ikut naik.

Fungsi Sistem Moneter Indonesia

Sistem moneter Indonesia adalah lembaga-lembaga atau institusi yang dapat menciptakan uang kartal, uang giral dan kuasi. Sistem moneter Indonesia terdiri dari: Autoritas Moneter yaitu Bank Indonesia yang ……..

Pengertian dan Tujuan Kebijakan Operasi Pasar Terbuka.

Operasi pasar terbuka (Open Market Operation)  merupakan salah satu instrumen dari kebijakan monoter yang sangat penting dalam mempengaruhi penawaran uang. Instrumen ini dapat dilaksanakan sendiri atau secara bersama……..

Alasan Motif Orang Menyimpan Memegang Uang Tunai

Alasan atau motif seseorang memegang uang dijelaskan oleh ilmuwan bernama Keynes dalam teori permintaan uang yang popular dengan teori Liqiudity of  Preference (atau likuiditas preferensi). Secara teoritis, uang diperuntukan a…….

Cara Pemerintah Mengatasi-Menanggulangi Inflasi

Ada beberapa metoda atau cara yang diambil pemerintahan untuk mengatasi masalah inflasi yang umumnya dituangkan dalam kebijakan. Pemerintah dapat menanggulangi inflasi dengan mengambil beberapa  kebijakan berikut: Kebijakan Moneter Kebijakan moneter …….

Dampak-Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran

Pertumbuhan ekonomi umumnya digunakan untuk menyatakan perkembangan ekonomi, kesejahteraan ekonomi, kemajuan ekonomi dan perubahan fundamental ekonomi  jangka panjang suatu Negara. Pertumbuhan …….

Faktor Yang Mempengaruhi Investasi

Setidaknya terdapat dua faktor utama yang cukup berpengaruh terhadap tinggi rendahnya tingkat investasi, yaitu tingkat suku bunga dan tingkat pengembalian yang diharapkan. Tingkat Suku Bunga Tingkat suku bunga pinjaman adalah biaya investasi yang menjadi……

Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Beredar

Uang beredar dapat didefinisikan menjadi dua pengertian. Pertama, uang beredar didefinisikan dalam arti sempit (narrow money) yang dinotasikan dengan M1 dan kedua, uang beredar dalam arti luas (broad money ) yang…….

Faktor Penyebab Terjadinya Deflasi

Deflasi merupakan  kebalikan dari fenomena inflasi. Walaupun demikian, dampak terhadap perekonomian tidak persis berlawanan dengan inflasi. Deflasi merupakan suatu periode di mana harga-harga secara umum nilainya turun dan sebaliknya …….

Faktor Penyebab Terjadinya Inflasi

Inflasi adalah kenaikan harga-harga umum yang terjadi secara terus-menerus selama periode tertentu. Inflasi menunjukkan kecenderungan naiknya harga-harga umum barang dan jasa yang berlangsung secara terus menerus. Kenaikan…….

Prasetyo, P. E., 2011,”Fundamental Makro Ekonomi” Beta Offset, Yogyakarta.

Darmawi, H., 2006,”Pasar Finansial dan Lembaga-Lembaga Finansial” Cetakan Pertama, Bumi Aksara, Jakarta.

Firdaus, R., Ariyanti, M., 2011,”Pengantar Teori Moneter serta Aplikasinya pada Sistem Ekonomi Konvensional dan Syariah”, Cetakan Kesatu, AlfaBeta, cv, Bandung.

Mankiw, N. G., 2003, “Teori Makroekonomi”, Edisi Kelima, Erlanga, Jakarta.

Ahman, E. H., Rohmana, Y., 2007,”Ilmu Ekonomi Dalam PIPS”, Edisi 2, Unversitas Terbuka, Jakarta.

Kata Dalam Artikel. Fungsi dan Tujuan Tight Money Policy dan Instrumen Kebijakan Moneter. Kebijakan Cadangan Wajib atau Reserve Requirement Policy, serta Kebijakan Tingkat Suku Bunga Diskonto atau Discount Rate Policy.

Open Market Operation adalah Operasi pasar terbuka dan Pengertian Easy Money Policy. Pengertian Kebijakan Cash Ratio adalah Kebijakan Diskonto, dan Kebijakan Moneter. Adapun Politik Cadangan Minimum adalah Politik Diskonto, dan SBI atau Sertifikat Bank Indonesia. Tujuan Kebijakan Moneter adalah Tujuan Open Market Operation dan Tujuan Operasi pasar terbuka.

Kegunaan Barang, Faktor Yang Pengaruhi Kebutuhan Manusia, Pengertian Contoh Soal

Pada prinsinya kebutuhan manusia dapat dikatagorikan menjadi dua yaitu barang dan jasa.

Barang merupakan kebutuhan yang berwujud atau tangible , contohnya seperti perumahan,  pakaian, makanan, dan minuman.

Sedangkan jasa merupakan kebutuhan yang tidak berwujud atau intangible contohnya adalah kesehatan, pendidikan, rekreasi atau hiburan.

Kegunaan Barang Kebutuhan,

Kegunaan barang umumnya dapat digolongkan sebagai berikut.

a). Kegunaan Bahan Dasar (Elementary Utility)

Kegunaan bahan dasar berarti suatu barang dirasakan kegunaannya karena memiliki bahan dasar tertentu.

Contoh, Gandum sebagai bahan dasar pembuatan roti. pasir kuarsa berguna karena mengandung bahan dasar untuk pembuatan kaca.

b). Kegunaan Bentuk (Form Utility), 

Kegunaan bentuk berarti peningkatan nilai guna suatu barang terjadi karena perubahan bentuknya.

Contohnya, kegunaan sebatang kayu akan meningkat setelah diubah bentuknya menjadi kursi.

c). Kegunaan Waktu (Time Utility)

Kegunaan waktu berarti peningkatan nilai guna suatu barang terjadi jika digunakan pada waktu yang tepat.

Contohnya, sepeda motor hanya berguna ketika mau bepergian. jas hujan dan payung berguna pada saat musim hujan.

d). Kegunaan Tempat (Place Utility)

Kegunaan tempat berarti peningkatan nilai guna suatu barang terjadi jika berada pada tempat yang tepat.

Contohnya, pesawat berguna ketika di uadara, perahu berguna ketika berada di lautan.

e). Kegunaan Kepemilikan (Ownership Utility)

Kegunaan kepemilikan berarti peningkatan nilai guna suatu barang terjadi jika berada pada pemilik yang tepat.

Contohnya, obat hanya berguna untuk orang sakit, jala lebih berguna bagi seorang nelayan daripada bagi seorang dokter.

Faktor Yang Pengaruhi Kebutuhan Manusia,

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingginya kebutuhan manusia di antaranya adalah.

a). Sifat Alami Manusia

Sifat alami manusia tidak cepat puas terhadapa yang sudah dimilikinya, sehingga akan muncul kebutuhan lainnya seiring dengan situasi dan kondisi.

Contohnya. setelah mampu membeli sepeda motor sesorang akan berusaha untuk mendapatkan sepeda motor satu lagi atau mengganti dengan mobil.

b). Tingkat Pendapatan

Kebutuhan manusia sangat tergangtung pada pedapatan. Makin tinggi tingkat pendapatan seseorang semakin banyak kebutuhan hidupnya.

Contohnya, pengusaha memiliki kebutuhan yang lebih banyak dibandingkan dengan pengawai gaji harian,

c). Lingkungan Alam

Kebutuhan dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya. Manusia berusaha menyesuaikan diri dengan kebutuhan hidupnya sesuai keadaan alam sekitarnya.

Contohnya kebutuhan hidup di daerah dingin akan berbeda dibandingkan dengan kebutuhan hidup di daerah tropis, baik dari segi makanan, pakaian maupun perumahan.

d). Lingkungan Sosial

Manusia mempunyai kebiasaan meniru tingkah laku orang lain sehingga jumlah dan jenis kebutuhan hidupnya juga akan sangat dipengaruhi oleh lingkungan sosialnya.

e). Kemajuan Teknologi Informasi

Perkembangan teknologi informasi memberikan kemudahan kepada seseorang untuk mendapatkan informasi sekaligus membeli suatu barang. Hal tersebut dapat mendorong bertambahnya kebutuhan seseorang.

Contohnya, perdagangan on line menyebabkan kebutuhan lebih mudah didapat, sehingga menaikkan jumlah kebutuhan yang dipenuhinya.

f). Agama dan Kepercayaan

Perbedaan agama dan kepercayaan yang dianut seseorang mengakibatkan timbulnya berbagai macam kebutuhan yang berbeda sesuai dengan norma agama yang dianutnya.

Contohnya, setiap agama memerlukan alat-alat tertentu yang harus dipakai dalam menjalankan ibadahnya. Hal tersebut mendorong tiap-tiap agama mencari barang-barang yang beragam untuk digunakan dalam penyelenggaraan ibadahnya.

g). Akulturasi Budaya

Kebudayaan berpengaruh terhadap kebutuhan hidup seseorang baik kebudayaan sendiri maupun kebudayaan yang datangnya dari luar.

Hal ini menyebabkan terbentuknya perilaku dan kebiasaan yang berbeda yang akan menimbulkan berbagai kebutuhan.

Contohnya, bagi mayoritas masyarakat Indonesia nasi merupakan makanan pokok. Adapun bagi sebagian besar masyarakat Eropa dan Amerika roti merupakan makanan pokok.

h). Perdagangan Internasional

Adanya interaksi dengan negara asing menyebabkan terjadinya transaksi perdagangan internasional yang menimbulkan aliran barang dari luar negeri yang dapat mendorong peningkatan kebutuhan hidup.

Contohnya, Masyarakat Indonesia membutuhkan alat transpotasi udara pesawat yang di impor dari negara asing. Handphone merupakan kebutuhan yang diakibatkan oleh perdagangan internasional.

Manusia tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah diperoleh dan atau dimilikinya.

Pertumbuhan penduduk dunia yang relatif tinggi. Pada tahun 2011, di Indonesia jumlah bayi yang lahir mencapai 10.000 orang per hari atau sekitar empat juta jiwa per tahun. Sedangkan Di seluruh dunia Setiap tahun diperkirakan 135 juta bayi yang baru terlahir.

Kebutuhan manusia cenderung tidak terbatas, dilain pihak, sumber daya yang dapat menghasilkan barang dan atau jasa sangat terbatas.

Keterbatasan sumber daya inilah yang kemudian disebut kelangkaan (scarcity). Adanya keterbatasan sumber daya yang tersedia menyebabkan manusia dihadapkan pada pilihan – pilihan yang bersifat individu maupun kolektif.

Contoh pilihan yang bersifat individu adalah seorang mahasiswa yang dihadapkan pada pilihan untuk membeli buku pelajaran atau pakaian. Sedangkan contoh pilihan kolektif adalah pilihan untuk membangun rumah sakit atau membangun jembatan.

Contoh Soal Ujian Kebutuhan Manusia dan Sumber Daya Alam

Soal 1. Perkembangan kebutuhan manusia, di antaranya disebabkan oleh faktor ….

a). perdagangan internasional

b). terbatasnya faktor produksi

c). banyaknya kebutuhan jasmani

d). terbatasnya pengetahuan manusia

e). banyaknya uang yang beredar

Soal 2. Jumlah sumber daya yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan manusia sifatnya ….

a). langka atau terbatas dibandingkan dengan kebutuhan

b). bebas dan dapat dieksploitasi sesuai dengan kebutuhan

c). hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan yang sangat mendesak

d). cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari

e). dapat diperbarui dengan cepat

Soal 3. . Suatu keadaan adanya keseimbangan antara kebutuhan dan alat pemuas kebutuhan disebut ….

a). kaya

b). bahagia

c). subur

d). makmur

e). sejahtera

Soal 4. Kebutuhan yang dapat menenteramkan jiwa manusia termasuk kebutuhan ….

a). tersier

b). individu

c). rohani

d). sosial

e). jasmani

Soal 5. Kelangkaan sumber daya ekonomi menunjukkan bahwa sumber daya ….

a). tidak tersedia

b). kurang banyak

c). tidak terbatas

d). jumlahnya sedikit

e). jumlahnya relatif terbatas

Daftar Pustaka:

  1. Bouman, PJ., 1980, “Ilmu Masyarakat Umum”, Penerbit PT Pembangunan, Jakarta.
  2. Kamanto, Sunarto., 1990, “Pengantar Sosiologi”, Penerbit LPFE Universitas Indonesia, Jakarta.
  3. Horton, Paul B. dan Hunt, Chester L., 1999, “Sosiologi”, Jilid 1, Edisi Keenam, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Bouman, P.J., 1982, “Sosiologi Fundamental”, Terjemahan Ratmoko, Penerbit Djambatan,
  5. Horton, Paul B. dan Hunt, Chester L., 1999,” Sosiologi”, Jilid 2., Edisi Keenam, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  6. Johnson, Doyle Paul., 1994, “Teori Sosiologi: Klasik dan Modern “, Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “Contoh Soal Ujian Kebutuhan Manusia dan Sumber Daya Alam, Faktor Yang Pengaruhi Kebutuhan Manusia, pengertian barang tangible, pengertian kebutuhan dasar,
  8. Ardra,Biz, 2019, “pengertian kebutuhan jasmani, pengertian kebutuhan kultural, pengertian kebutuhan mewah, pengertian kebutuhan pelengkap, pengertian kebutuhan primer,
  9. Ardra.Biz, 2019, “pengertian kebutuhan rohani, pengertian kebutuhan sekunder, pengertian kebutuhan tersier, pengertian scarcity, pengetian intangible, Pengertian kebutuhan intangible,
  10. Ardra.Biz, 2019, “Jenis kebutuhan manusia, Pilihan individu, Pilihan kolektif, Contoh Kebutuhan Manusia, Contoh Sumber Daya Alam, Contoh Yang Pengaruhi Kebutuhan Manusia, Contoh barang tangible,
  11. Ardra.Biz, 2019, “Contoh kebutuhan dasar, Contoh kebutuhan jasmani, Contoh kebutuhan kultural, Contoh kebutuhan mewah, Contoh kebutuhan pelengkap, Contoh kebutuhan primer, Contoh kebutuhan rohani,
  12. Ardra.Biz, 2019, “Contoh kebutuhan sekunder, Conoth kebutuhan tersier, Contoh scarcity sumber daya alam, Contoh Kebutuhan intangible,
  13. Ardra.Biz, 2019, “Contoh Kebutuhan kebutuhan intangible, Jenis kebutuhan manusia, Pilihan individu, Pilihan kolektif, Contoh kebutuhan Sekunder, Contoh kebutuhan tersier,

Sumber Makanan Beta Karoten Tinggi,

Beta Karoten dalam bahasa Inggris disebut sebagai Beta Carotene.  Beta Carotene merupakan karotenoid yaitu salah satu pigmen tanaman.  Senyawa yang bertanggung jawab terhadap warna jingga atau warna orange pada sejumlah buah – buahan dan sayur – sayuran.

Beta karoten merupakan senyawa anti oksidan kuat yang mampu mencegah penyakit kanker, meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat melindungi tubuh dari radiasi yang membahayakan.

Namun demikian, ada penelitian yang menyatakan bahwa Beta karoten dapat meningkatkan resiko kanker paru – paru bagi perokok. Beta karoten pada dasarnya merupakan vitamin yang larut dalam air, biasa disebut sebagai water soluble vitamin.

Sumber Makanan Yang Mengandung Beta Karoten Tinggi

Sumber Beta Karoten terkandung dalam  buah – buahan dan Sayur – sayauran segar seperti  Ubi manis yang dipanggang, wortel, daun bayam (Spinach), daun selada (Romaine Lettuce), Labu yang dimasak, buah melon, paprika merah, buah alpukat, kacang polong, dan brokoli.

Manfaat dan Sumber Makanan Beta Karoten Tinggi,
Manfaat dan Sumber Makanan Beta Karoten Tinggi,

Kandungan Beta Karoten Pada Makanan,

Besarnya Kandungan Beta Karoten dari 100 gram berbagai sumber makanan dapat dilihat pada tabel berikut:

1Ubi Manis11.509
2Wortel8.332
3Daun Bayam (spinach)6.288
4Daun Selada (Romaine)5.226
5Labu dimasak4.570
6Buah Melon2.020
7Paprika Merah1.624
8Buah Aprikot2.163
9Kacang Polong1.250
10Brokoli929

 

Kata dalam artikel Kandungan Beta Karoten Pada Makanan dan Pengertian Beta Carotene. Pengertian karotenoid atau pengertian pigmen tanaman serta Pengertian senyawa anti oksidan kuat. Pengertian water soluble vitamin dengan  Contoh Sumber Makanan Yang Mengandung Beta Karoten Tinggi. Manfaat beta karoten untuk kesehatan tubuh.

Makanan Sumber Vitamin C Tinggi

Pengertian Vitamin C. Vitamin C dalam bahasa kimia biasa disebut dengan Asam Askorbat atau Ascorbic Acid. Vitamin C ini merupakan jenis vitamin yang dapat larut dalam air atau water soluble.

Vitamin C Bagi Kesehatan Tubuh

Vitamin C merupakan salah satu jenis vitamin yang sangat penting bagi tubuh manusia. Vitamin C bermanfaat dalam meningkatkan kekebalan tubuh dengan cara menangkal berbagai sumber penyakit dan radikal bebas.

Fungsi Vitamin C di dalam tubuh terkait dengan sifat alamiahnya yaitu sebagai antioksidan. Vitamin C berkontribusi dalam banyak proses metabolisme yang berlangsung pada tubuh. Beberapa Fungsi fisiologis yang telah diketahui membutuhkan Vitamin C adalah:

  • Berfungsi sebagai penjaga kesehatan subtansi matrik jaringan ikat
  • Integritas epitel melaui kesehatan zat perekat antar sel
  • Meningkatkan mekanisme immunisasi atau  meningkatkan daya tahan tubuh terhadap berbagai serangan penyakit dan toksin
  • Berfungsi sebagai penjaga kesehatan epithel pembuluh darah
  • Dapat membantu dalam penurunan kadar kholesteral,
  • Dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi.

Dampak Kekurangan Vitamin C Kesehatan Tubuh

Penyakit yang ditimbulkan oleh kondisi defisiensi atau kekurangan vitamin C disebut dengan skorbut.  Defisiensi ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada  jaringan yang terdapat pada rongga mulut, tulang, dan gigi. Selain itu dapat pula menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah kapiler dan jaringan tulang.

Kekurangan  vitamin C   dapat pula menyebabkan terjadinya anemia atau gejala kekurangan darah.

Sumber Makanan Yang Mengandung Protein Tinggi,

Kebutuhan vitamin C bisa dipenuhi dengan mengkonsumsi buah dan sayur seperti jeruk, tomat, arbei, stroberi, asparagus, kol, susu, mentega, kentang, ikan, dan hati

Sumber Vitamin C  terutama  terdapat pada  buah – buahan segar. Sedangkan Sayuran segar mengadung Vitamin C dalam jumlah sedang. Vitamin C ditemukan dalam jumlah yang sangat tinggi Pada kulit buah. Agak lebih rendah pada daging buah dan lebih rendah lagi di dalam bijihnya.

Kandungan Vitamin Pada Makanan,

Besarnya Kandungan Vitamin C dari 100 gram sumber makanan dapat dilihat pada tabel berikut:

Sumber MakananVitamin C (miligram)
1Jambu Biji228
2Paprika184
3Daun Kale yang dimasak120
4Kiwi93
5Brokoli89
6Pepaya61
7Kacang Mangetout60
8Strawberry59
9Jeruk53
10Tomat yang dimasak23

Sumber Makanan Protein Tinggi

Protein merupakan zat penting yang dibutuhkan tubuh manusia dan berkontribusi baik dalam pertumbuhan maupun  perbaikan jaringan tubuh. Secara umum Angka Kebutuhan Gizi Harian terhadap Protein oleh seorang wanita berusia 19 sampai dengan 70 tahun adalah 46 gram. Sedangkan untuk pria dengan rentang usia yang sama dibutuhkan protein lebih tinggi yaitu 56 gram.

Dampak Kekurangan Protein Pada Kesehatan Tubuh Manusia.

Karena protein sangat penting untuk tubuh manusia, maka pemenuhannya menjadi suatu keharusan. Jika kebutuhan protein tidak terpenuhi maka akan terjadi beberapa gangguan kesehatan yang diantaranya adalah: kerontokan rambut, gangguan pada pertumbuhan, penyakit marasmus atau penurunan berat badan berlebihan, kwasiorkor (perut membesar, kelelahan berlebihan, kekurangan cairan dan emosi tidak stabil).

Makanan  Yang Mengandung Sumber Protein Tinggi.

Beberapa sumber makanan yang banyak mengandung protein diantaranya adalah: daging sapi tanpa lemak, biji – bijian seperti biji labu dan biji semangka, keju (non – fat Mozzarella), daging domba muda, ikan salmon dan tuna, daging ayam bagian dada, kacang – kacangan seperti kacang soya maang, telur bagian putih telur, tahu, susu, yogurt dan minuman soya.

Kandungan Protein Pada Makanan.

Besarnya Kandungan protein dari 100 gram sumber makanan dapat dilihat pada tabel berikut:

Sumber MakananProtein (gram)
1Daging Sapi36
2Biji Labu dan Biji Semangka33
3Keju, non fat Mozzarella32
4Daging Domba Muda30
5Ikan Salmon dan Tuna26
6Daging Ayam, Dada18
7Kacang Soya17
8Putih Telur13
9Tahu7
10Susu, Yogurt, Minuman Soya6

 

Faktor Penyebab Terjadinya Kelangkaan Sumber Daya Ekonomi,

Pengertian Kelangkaan Sumber Daya .  Kelangkaan dapat diartikan sebagai suatu kondisi ketika kebutuhan manusia sangat tidak terbatas sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan tersebut sangat terbatas jumlahnya.

Beberapa Sumber daya diantaranya adalah sumber daya alam, sumber daya manusia, sumbe daya modal, dan serta wirausaha (entrepreneur).

Kelangkaan Sumber Daya Alam

Kelangkaan sumber daya alam dapat diartikan terbatasnya persediaan sumber daya yang terkandung di alam, baik sumber daya biotik (hewan dan tumbuhan) maupun sumber daya abiotik (tanah, udara, barang tambang, air, dan iklim).

 Contoh Sumber Daya Alam adalah Barang tambang, batubara, perak, emas, minyak, kayu, rempah, dan sebagainya

Kelangkaan Sumber Daya Manusia

Kelangkaan sumber daya manusia adalah sulitnya ditemukan manusia yang berkualitas, baik dari segi pengetahuan maupun keahlian yang mampu menjalankan kegiatan ekonomi.

Contoh Sumber Daya Manusia adalah Manusia yang memiliki keahlian, keterampilan, akhlak baik, kekuatan fisik baik.

Kelangkaan Sumber Daya Modal

Sumber daya modal adalah segala sumber daya hasil buatan manusia yang dapat digunakan untuk mempermudah terlaksananya proses produksi. Jadi Modal adalah segala yang digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa. Modal dapat meliputi uang, teknologi, peralatan, mesin-mesin, tanah, informasi, dan sebagainya.

Kelangkaan sumber daya modal berarti langkanya sumber sumber modal seperti langkanya kemampuan membuat sumber yang dapat digunakan untuk produksi seperti mesin, Gedung tanah dan sebagainya.

Contoh Sumber Daya Modal adalah geding, mesin, saham, hak cipta, dana uang,

Kelangkaan Sumber Daya Wirausaha

Sumber daya kewirausahaan (entrepreneurship) adalah factor produksi yang tugas dan fungsinya mengelola dan menggabungkan faktor produksi (alam, tenaga kerja, dan modal) untuk menghasilkan barang dan jasa kebutuhan manusia.

Kelangkaan sumber daya wirausaha merupakan sedikitnya orang yang berpikir kreatif dan inovatif. Akibatnya sumber daya-sumber daya ekonomi yang ada tidak dapat dikelola secara maksimal karena kurangnya kemampuan menjalankan gagasan kreatif tersebut.

Contoh Sumber Daya Wirausaha adalah seorang wirausaha yang berhasil adalah Bill Gates penemu DOS (Disc Operating System) dan pendiri Microsoft, perusahaan perangkat lunak komputer yang sangat terkenal. Di Indonesia sendiri banyak ditemukan wirausaha sukses, seperti Bob Sadino (Pengusaha Retail).

Pada dasarnya sumber daya ekonomi yang terdapat dimuka bumi sangat beragam atau memiliki banyak jenisnya. Namun demikian, Sumber daya ekonomi tersebut bersifat langka atau terbatas. Selain itu tiap daerah mungkin memiliki jenis dan jumlah yang tidak sama.

Penyebab Terjadinya Kelangkaan Sumber Daya Alam
Penyebab Terjadinya Kelangkaan Sumber Daya Alam

Yang menjadi perhatian dalam memenuhi kebutuhan adalah bahwa manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas, sedangkan barang untuk pemenuhan kebutuhan terbatas. Keadaan ini akan menjadi sebuah keadaan yang dinamakan dengan kelangkaan.

Dari  kenyataan tersebut, munculah inti persoalan ekonomi, yaitu bagaimana sumber daya yang jumlahnya terbatas tersebut dapat memenihi  kebutuhan manusia yang beraneka ragam.

Faktor Penyebab Kelangkaan Sumber Daya

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan sumber daya menjadi langka atau terbatas. Sebab – sebabnya antara lain adalah:

Perbedaan Letak Geografis

Sebenarnya, Sumber daya alam yang ada tidak tersebar secara merata di muka bumi. Ada daerah yang memiliki minyak berlimpah, namun daerah lainnya tidak. Ada daerah yang sangat subur, di daerah lainnya begitu gersang.

Perbedaan kondisi ini dapat menyebabkan kelangkaan sumber daya alam. Sehingga, masyarakat perlu pengorbanan yang lebih besar untuk mendapatkan sumber daya yang tidak terdapat di daerahnya.

Misalnya, di daerah pegunungan berkapur sumber daya air sulit ditemukan. Pada musim kemarau, penduduknya harus mencari atau membeli air. Hal ini Berbeda dengan masyarakat di dataran rendah yang dengan mudah memperoleh air dari sumur.

Pertumbuhan Penduduk Terlalu Cepat

Pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan produksi barang dan jasa akan menyebabkan terjadinya kesenjangan antara kebutuhan dibandingkan persediaan barang dan jasa.

Gejala ini sudah lama menjadi perhatian seorang ekonom bernma Thomas Robert Malthus. T. R. Malthus mengamati bahwa pertumbuhan manusia jauh lebih cepat jika dibandingkan laju pertumbuhan produksi pertanian.

Kemampuan Faktor Produksi

Kemampuan faktor produksi untuk proses pembuatan barang dan jasa memiliki beberapa hambatan dan keterbatasan. Misalnya, tenaga kerja memerlukan waktu untuk istirahat, terkadang  sakit, ataupun sesekali harus cuti.

Selain itu, kerja mesin produksi memiliki keterbatasan dari desain baik kapasitas maupun daya tahan operasionalnya.

Kemajuan Teknologi yang Tidak Sama

Kemajuan dan Perkembangan teknologi di berbagai negara tidak selalu sama. Di negara – negara maju, perkembangan teknologi terjadi cukup cepat. Sedangkan di negara berkembang, perubahan kebutuhan akan barang dan jasa jauh lebih cepat dibandingkan dengan perkembangan teknologinya. Hal ini diduga akibat adanya kecenderungan masyarakat yang suka menyontek gaya hidup dari negara maju.

Terjadi Bencana Alam

Walaupun  bencana alam merupakan faktor yang berada di luar perkiraan manusia. Namun, demikian, bencana alam sering terjadi karena ulah manusia yang kurang memperhatikan keseimbangan alam.

Manusia eksploitasi kekayaan alam tanpa mengindahkan masalah kelestariannya. Bencana alam cenderung rusak sumber daya yang ada. Terjadi  korban jiwa dan rusaknya berbagai sumber daya ekonomi seperti bangunan usaha dan mesin – mesin produksi.

Untuk membangun atau mengadakan kembali sumber daya yang rusak akibat bencana alam, membutuhkan waktu yang relatif lama dengan modal yang cukup besar.

Eksplorasi Sumber Daya Alam Berlebihan

Adanya eksploitasi manusia terhadap sumber daya alam yang meng akibatkan kerusakan. Misalnya, penebangan hutan yang tidak disertai dengan upaya-upaya perbaikan atau penanaman kembali.

Contoh Soal Ujian Kelangkaan Sumber Daya

Soal 1. Penyebab timbulnya kelangkaan adalah ….

a). ketidakseimbangan antara jumlah kebutuhan yang banyak sementara jumlah alat pemuas kebutuhan terbatas

b). banyak masyarakat kaya daripada masyarakat yang miskin

c). adanya proteksi dari pemerintah

d). banyak pengusaha yang menguasai perdagangan

e). semakin sempitnya kesempatan kerja

Soal 2. Sesuatu yang harus dipenuhi agar kelangsungan hidup manusia tidak terganggu disebut ….

a). kelangkaan

b). kebutuhan

c). keinginan

d). kemakmuran

e). kemampuan

Daftar Pustaka:

  1. Mankiw, N., Gregory, 2003, “Teori Makroekonomi”, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  2. Jhingan, M.L., 2008, “Ekonomi Pembangunan Perencanaan”, Edisi Pertama, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  3. Samuelson, A., Paul. Nordhaus, D., William, 2004, “Ilmu Makro Ekonomi”, Edisi 17, PT Media Global Edukasi, Jakarta.
  4. Sukirno, Sadono, 2008, “Makroekonomi Teori Pengantar”, Edisi Ketiga, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  5. Prasetyo, P., Eko, 2011, “Fundamental Makro Ekonomi”, Edisi 1, Cetakan Kedua, Beta Offset, Yogyakarta.
  6. Putong, Iskandar. Andjaswati, N.D., 2008, “Pengantar Ekonomi Makro”, Edisi Pertama, Penerbit Mitra Wacana Media, Jakarta.
  7. Firdaus, R., Ariyanti, M., 2011, ”Pengantar Teori Moneter serta Aplikasinya pada Sistem Ekonomi Konvensional dan Syariah”, Cetakan Kesatu, AlfaBeta, cv, Bandung.
  8. Jenis Kelangkaan Sumber Daya,    Pengertian Kelangkaan Sumber Daya,  Kelangkaan Sumber Daya Alam,  Kelangkaan Sumber Daya Manusia, Kelangkaan Sumber Daya Modal,  Kelangkaan Sumber Daya Wirausaha,  Contoh Soal Ujian Kelangkaan Sumber Daya,   Contoh Kelangkaan Sumber Daya,   Contoh Kelangkaan Sumber Daya Alam,
  9. Contoh Kelangkaan Sumber Daya Manusia, Contoh Kelangkaan Sumber Daya Modal,  Contoh Kelangkaan Sumber Daya Wirausaha,  Contoh Soal Ujian Kelangkaan Sumber Daya,   Pengertian Kelangkaan Sumber Daya Alam,  Pengertian Kelangkaan Sumber Daya Manusia, Pengertian Kelangkaan Sumber Daya Modal,  Pengertian Kelangkaan Sumber Daya Wirausaha,
  10. Cepatnya Pertumbuhan Penduduk, Faktor Penyebab Terjadinya Kelangkaan Sumber Daya Alam, Kemampuan Produksi, Pengertian Bencana Alam, Pengertian Kelangkaan Sumber Daya Alam, Pengertian Pertumbuhan Penduduk, Pengertian Sumber Daya, Perbedaan Letak Geografis, Perkembangan Teknologi yang Tidak Sama, Sebab Kelangkaan Sumber Daya,

Sistem Ekonomi Pasar Bebas, Pengertian Contoh Keuntungan Kerugian,

Pengertian Pasar Bebas. Pasar Bebas adalah suatu bentuk pasar yang terdiri dari pasar – pasar barang yang bersifat persaingan sempurna. Dalam pasar persaingan sempurna, setiap perusahaan akan dapat mencapai efisiensi alokatif dan efisiensi produktif.

Sistem Ekonomi Pasar Bebas
Sistem Ekonomi Pasar Bebas

Efisiensi Alokatif.

Suatu perusahaan dikatakan telah mencapai efisiensi alokatif apabila tingkat harga sama dengan biaya marginal. Pada periode jangka panjang, setiap perusahaan dalam pasar persaingan sempurna mencapai suata keadaan yaitu Harga sama dengan Biaya Marginal.

Jika efisiensi alokatit terjadi, maka kemakmuran masyarakat dalam pasar persaingan sempurna akan mencapai maksimum. Kemakmuran yang diperoleh para konsumen diukur dengan cara membandingkan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan barang tersebut dengan harga – harga yang ingin dibayar oleh konsumen pada berbagai tingkat harga.

Efisiensi Produktif.

Suatu perusahaan dapat dikatakan telah mencapai efisiensi produktik apabila biaya  produksinya telah mencapai nilai yang paling minimum. Biaya Operasi perusahaan akan mencapai minimum bila perusahaan berdiri dalam pasar persaingan sempurna.

Perusahaan dalam persaingan sempurna akan mendapat keuntungan normal seperti perusahaan dalam pasar persaingan monopolistic, namun biaya operasinya paling rendah dibandingkan perusahaan dalam persaingan monoplistik dan monopoli.

Keuntungan Perekonomian Pasar Bebas.

Para ekonom percaya bahwa system ekonomi pasar bebas mempunyai beberapa kelebihan dan keistimewaan jika dibandingkan dengan system – system ekonomi pasar yang lain. Beberapa keuntungan penerapan system perekonomian pasar bebas adalah:

  • Penggunaan factor – factor produksi menjadi lebih efisien.
  • Kegiatan perekonomian pasar diatur dan diselaraskan seefisien mungkin
  • Tercapainya pertumbuhan perekonomian yang lebih kuat
  • Adanya kebebasan para pelaku kegiatan ekonomi sesuai dengan yang diinginkannya.
  • Dapat menyelaraskan dan melakukan penyesuaian kegiatan ekonomi secara efisien
  • Mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dalam jangka panjang.
  • Pelaku ekonomi yaitu produsen dan konsumen mempunyai kebebasan dalam memilih kegiatan ekonomi yang ingin dijalaninya dan membeli barang dan jasa yang ingin dinikmatinya.

System ekonomi pasar bebas merupakan system paling mampu dalam mengatur operasi suatu ekonomi dan mewujudkan penyesuaian sebagai akibat perubahan di suatu atau beberapa pasar lainnya. Salah satu keuntungan dari pasar bebas adalah kemampuannya dalam melakukan penyesuaian dengan serta merta tanpa menunggu perintah atau pengaturan dari penguasa pusat. Dalam hal ini, system pasar bebas sangat mampu merespon berbagai perubahan ekonomi yang terjadi di banyak tempat sekalipun.

Kerugian Sistem Pasar Bebas.

Selain keuntungan yang diperoleh dari pernerapan system pasar bebas, sebenarnya ada beberapa kelemahan yang menyebabkan kegagalan dari system pasar bebas. Beberapa kelemahan dari system pasar bebas bersumber dari ketidakmampuan system pasar dalam mengatur kegiatan ekonomi, sehingga pada kenyataannya pasar bebas tidak menjadi lebih efisien. Adapun kegagalan system pasar bebas bersumber dari factor – factor sebagai berikut:

  • Akibat factor ekstern (eksternalitas) yang merugikan
  • Terjadinya kekurangan produksi barang public dan barang merit
  • Kegagalan dalam membuat penyesuaian yang efisien
  • Tidak seimbangnya distribusi pendapatan
  • Terdapatnya kekuasaan monopoli dalam pasar

Pasar perssaingan sempurna di berbagai kegiatan ekonomi adalah ciri dari ekonomi pasar bebas. Dalam prakteknya tidak satu jenis pasar barang pun dapat digolongkan sebagai pasar persaingan sempurna. Ketiadaan pasar persaingan sempurna ini menyebabkan suatu pereknomian tidak dapat mencapai efisiensi alokatif dan efisiensi produktif.

Dengan demikian system pasar bebas yang sebenarnya belum tentu mencapai keadaan yang ideal yang mcerminkan efisiensi yang tinggi dalam kegiatan – kegiatan ekonomi yang dijalankannya.

Dalam system ekonomi pasar bebas, terdapat keadaan – keadaan yang mendorong terjadinya kekuatan monopoli dari perusahaan perusahaan yang memiliki modal dan sumber daya besar. Akan terdapat perusahaan – perusahaan yang tumbuh dan berkembang lebih pesat dari yang lainnya. Pada akhirnya perusahaan ini akan memiliki kekuasaan untuk mempengaruhi keadaan pasar dan menjadi monopoli

Contoh Produk Menggunakan Baja Tahan Karat, Jenis Stainless Steel

Pengertian Baja Tahan Karat. Baja tahan karat merupakan baja paduan yang mempunyai sifat atau karakterisasi khusus. Ciri umum dari baja tahan karat adalah kandungan kromium (Cr) yang tinggi, tidak kurang dari 12 persen. Pada baja, unsur Kromium dengan besi (Fe) membentuk suatu larutan padat atau biasa disebut dengan solid solution.

Sifat paling utama dari baja tahan karat adalah memiliki ketahanan terhadap korosi yang sangat tinggi. Selain itu, baja tahan karat memiliki sifat ketangguhan yang tinggi, mudah di mesin, mudah dibentuk dan juga mampu las tinggi.

Selain unsure kromium, dan unsure unsure yang biasa ditambahkan dalam baja tahan karat seperti nikel, titanium, molybdenum, tembaga, niobium, terdapat juga unsure-unsur lain seperti karbon, silicon, alumunium, dan mangan.

Contoh Produk Menggunakan Stainless Steel, Baja Tahan Korosi
Contoh Produk Menggunakan Stainless Steel, Baja Tahan Korosi.

Mo,  W, Si, V, Al, Ti dan Nb merupakan unsur-unsur penstabil ferit. Sedangkan C, Ni, Cu, Co dan Mn merupakan unsure-unsur yang menyebabkan ferit menjadi tidak stabil. Unsure-unsur ini menghambat transformasi austenite ke martensit, sehingga baja paduan tinggi dengan karbon tinggipun dapat tetap memiliki struktur austenite pada temperature ruang.

Jenis klasifikasi-Baja-Tahan Korosi, Stainless Steel

Baja Tahan Karat Feritik

Baja Tahan Karat Feritik mempunyai paduan utama kromium antara 12 sampai dengan 30 persen. Kadar karbonnya relative rendah. Baja tahan karat ini umumnya tidak dapat dikeraskan dengan perlakuan panas, namun dapat dikeraskan dengan pengerjaan dingin.

Baja Tahan Karat Austenitik

Baja tahan karat austenitik terjadi jika pada sistem larutan padat Fe-Cr ditambahkan unsur penstabil Austenite seperi nikel atau mangan. Kedua unsur ini berperah sebagai unsur yang menstabilkan Austenite dan menambah luas daerah fasa Austenite dan mempersempit daerah ferit.

Baja Tahan Karat Martensitik

Baja tahan karat martensitik mengandung kromium 11,5 sampai dengan 18 persen. Kadar karbon dalam baja tahan karat ini relatif tinggi, yaitu antara 0,12 sampai 1,20 persen.

Baja Tahan Karat Pengerasan Pengendapan.

Baja tahan karat pengerasan pengendapan, PH, precipitation hardening, mempunyai struktur martensit atau austenite dengan penambahan unsure Tembaga, Titanium, Alumunium, Molibdenum, Niobium, atau Nitrogen

Contoh Produk Yang Menggunakan Baja Tahan Karat,

Baja tahan karat digunakan mulai dari peralatan rumah tangga, automotif, sampai industry penerbangan. Produk – produk yang umum digunakan pada rumah tangga misalnya peralatan dapur seperti sendok, garpu, mug (cangkir besar), pisau, panci dan sebagainya. Untuk automotif biasaya digunakan pada baut dan mur, bagian asesoris grill depan, handle pintu, dan sebagainya.

Pada industry umumnya baja taham karat digunakan pada mesin atau peralatan yang operasinya menuntut ketahanan korosi dan temperature relative tinggi. Baja tahan karat Biasa digunakan untuk larutan dengan tingkat keasaman atau pH rendah. Beberapa contoh produk yang menggunakan baja tahan karat dapat dilihat pada gambar.

Faktor Produksi Tenaga Kerja, Pengertian, Jenis, Pasar Tenaga Kerja, Contoh Soal Ujian,

Pengertian Produksi. Produksi adalah kegiatan atau usaha manusia untuk menghasilkan atau menambah nilai guna barang dan jasa. Pelaku kegiatan produksi disebut produsen.

Contoh Produksi adalah bahan galian ditambang kemudian diolah menjadi logam setengah jadi, kemudian logam ini dibentuk menjadi peralatan rumah tangga seperti peralatan dapur berupa panci, sendok dan lainnya.

Pengertian Faktor Produksi.

Faktor produksi adalah sumber daya yang digunakan dalam sebuah proses produksi barang dan jasa.  Faktor produksi terdiri dari factor asli dan factor turunan. Factor produksi asli terdiri dari alam dan tenaga kerja. Sedangkan factor turunan terdiri dari faktor modal dan pengusaha.

Faktor Produksi Tenaga Kerja.

Faktor produksi tenaga kerja, yaitu faktor produksi yang berupa tenaga kerja manusia. Berdasarkan sifatnya, faktor produksi tenaga kerja dibagi menjadi tenaga kerja jasmani dan tenaga kerja rohani. Berdasarkan kemampuannya, tenaga kerja dibagi menjadi terdidik, terlatih dan tidak terdidik dan tidak terlatih.

Tenaga Kerja Jasmani

Tenaga kerja jasmani, yaitu kegiatan kerja yang lebih banyak menggunakan kekuatan jasmani atau fisik. Dalam kesehariannya tenaga kerja ini lebih sering disebut sebagai tenaga kerja kasar atau buruh. Contohnya: tukang, buruh angkut, kuli pelabuhan, buruh bangunan, dan lain-lain.

Tenaga Kerja Rohani

Tenaga kerja rohani, yaitu kegiatan kerja yang lebih banyak menggunakan kekuatan pikiran atau otak. Tenaga kerja ini lebih sering disebut tenaga kerja professional. Contohnya adalah guru pengajar, menteri, direktur, dan lain-lain.

Berdasarkan kemampuan, faktor produksi tenaga kerja dibagi menjadi:

Tenaga Kerja Terdidik.

Tenaga kerja terdidik (skilled labour), yaitu tenaga kerja yang memerlukan pendidikan khusus dan teratur. Tenaga kerja ini dihasilkan dari lembaga pendidikan formal dari tingkat dasar sekolah dasar (SD) sampai pendidikan tinggi seperti universitas atau institute, atau sekolah tinggi. Contoh: insinyur, dokter, guru, akuntan, hakim, pengacara, dan lain-lain.

Tenaga Kerja Terlatih.

Tenaga kerja terlatih (trained labour), yaitu tenaga kerja yang memerlukan latihan-latihan dan pengalaman. Tenaga terka ini disiapkan melalui lembaga pendidikan dan pelatihan atau khursus. Contohnya: montir untuk bengkel kendaraan, operator alat berat, juru masak koki,  juru las, dan lain-lain.

Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih.

Tenaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (unskilled and untrained labour), yaitu tenaga kerja yang tidak memerlukan pendidikan dan latihan. Tenaga kerja ini merupakan tenaga kerja yang tidak memiliki keahlian dan keterampilan. Contohnya: kuli, tukang, pemulung, dan lain-lain.

Pasar Tenaga Kerja

Pasar tenaga kerja atau bursa tenaga kerja adalah tempat bertemunya permintaan dan penawaran tenaga kerja. Permintaan tenaga kerja datang dari rumah tangga perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja atau memiliki lowongan kerja atau dari lapangan kerja, sedangkan penawaran tenaga kerja datang dari rumah tangga konsumen yaitu angkatan kerja atau para pencari kerja.

Di Indonesia bursa tenaga kerja ini ditangani oleh Departemen Tenaga Kerja dan Lembaga swasta seperti Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI) yang telah mendapat ijin dari Departemen Tenaga Kerja. Adanya bursa tenaga kerja dimasudkan untuk mengkoordinir pertemuan antara pencari kerja dengan organisasi/ lembaga- lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.

Perusahaan atau lembaga yang membutuhkan tenaga kerja menyampaikan jumlah dan kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan beserta persyaratannya kepada Dinas Tenaga Kerja. Kemudian, Dinas tenaga kerja menyampaikan kebutuhan tenaga kerja kepada masyarakat.

Para pencari kerja mendaftarkan diri ke Dinas Tenaga Kerja dengan mengirimkan keterangan atau berkas keterangan tentang dirinya.

Contoh Pasar Tenaga Kerja

Pasar tenaga kerja sebagai media yang mempertemukan antara pihak yang mencari pekerjaan dengan pihak yang memerlukan tenaga kerja. Di Indonesia banyak pihak yang mencoba menjembatani pertemuan antara dua pihak di atas. Ada Departemen Tenaga Kerja, ada lembaga swasta seperti Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (PPTKI), ada bursa kerja semua dimaksudkan untuk mengkoordinir pertemuan antara pencari kerja dengan organisasi/lembaga-lembaga yang membutuhkan tenaga kerja.

Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Tenaga Kerja

Permintaan tenaga kerja oleh suatu perusahaan dipengaruhi beberapa faktor di antaranya sebagai berikut.

1). Kemajuan teknologi yang dimiliki oleh suatu negara.

2). Tingkat produksi barang yang dihasilkan.

3). Tinggi rendahnya laba pengusaha.

4). Adanya investasi dari pengusaha

5). Kualitas tenaga kerja

Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Tenaga Kerja

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi penawaran  tenaga kerja. Penawaran tenaga kerja sangat dipengaruhi oleh

1). Jumlah penduduk,

2). Struktur penduduk menurut umur,

3). Tingkat pendidikan,

4). Tingkat upah dan lainnya.

Kurva Pemintaan dan Penawaran Tenaga Kerja

Kurva permintaan tenaga kerja bersifat menurun dari kiri atas ke kanan bawah. Sehingga punya kemiringan negative. Artinya, semakin tinggi tingkat upah tenaga kerja semakin sedikit permintaan terhadap tenaga kerja. Kurva Permintaan tenaga kerja ditunjukkan oleh garis D (dalam gambar garis merah)

Sedangkan kurva penawaran tenaga kerja bergerak naik dari kiri bawah ke kanan atas. Artinya, semakin tinggi upah semakin banyak tenaga kerja yang bersedia menawarkan tenaganya. Kurva penawaran tenaga kerja ditunjukkan oleh garis S (dalam gambar garis biru)

Kurva Pemintaan dan Penawaran Tenaga Kerja, Gambar Keseimbangan Pasar Tenaga Kerja
Kurva Pemintaan dan Penawaran Tenaga Kerja, Gambar Keseimbangan Pasar Tenaga Kerja

Perpotongan antara kurva permintaan tenaga kerja dan penawaran tenaga kerja akan membentuk harga tenaga kerja/ tingkat upah pada jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. Pada gambar perpotongan kurva permintaan dan penawaran tenaga kerja ditunjukkan oleh titik E.

Fungsi Peran Manfaat Bursa Tenaga Kerja

Pasar atau bursa tenaga kerja akan mempermudah bagi orang yang sedang mencari pekerjaan untuk mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan. Oleh karena itu pasar atau bursa tenaga kerja memiliki banyak manfaat yang di antaranya adalah :

1). Manfaat bagi pemerintah adalah dapat mengurangi pengangguran karena dengan adanya pasar tenaga kerja akan lebih banyak tenaga kerja yang dapat tersalurkan.

2). Manfaat bagi perusahaan atau lembaga-lembaga lain adalah akan lebih memudahkan dalam mencari tenaga kerja sesuai dengan yang diinginkan atau sesuai kebutuhannya.

3). Manfaat bagi pencari kerja adalah menjadi lebih mudah untuk mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan sesuai yang diinginkannya.

Contoh Soal Ujian Faktor Produksi Tenaga Kerja

Soal 1. Akuntan dan dokter adalah contoh tenaga kerja . . . .

a.terlatih.

b. terpenting.

c. terdidik

d. tidak terlatih.

e. tidak terdidik

Soal 2. Hasil produksi yang dibuat untuk menghasilkan barang dan jasa yang lain disebut faktor produksi. . . .

a.. alam.

b.. modal.

c.. tenaga kerja.

d.. pengusaha.

e.. turunan

Soal 3. Mereka yang telah lulus sekolah dan mendapat pelatihan di bidangnya dinamakan.
a. tenaga kerja tidak terampil
b. tenaga kerja terdidik
c. tenaga kerja siap pakai
d. tenaga kerja terampil
e. tenaga kerja yang dibutuhkan

Daftar Pustaka:

  1. Mankiw, N., Gregory, 2003, “Teori Makroekonomi”, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  2. Jhingan, M.L., 2008, “Ekonomi Pembangunan Perencanaan”, Edisi Pertama, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  3. Samuelson, A., Paul. Nordhaus, D., William, 2004, “Ilmu Makro Ekonomi”, Edisi 17, PT Media Global Edukasi, Jakarta.
  4. Sukirno, Sadono, 2008, “Makroekonomi Teori Pengantar”, Edisi Ketiga, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  5. Prasetyo, P., Eko, 2011, “Fundamental Makro Ekonomi”, Edisi 1, Cetakan Kedua, Beta Offset, Yogyakarta.
  6. Putong, Iskandar. Andjaswati, N.D., 2008, “Pengantar Ekonomi Makro”, Edisi Pertama, Penerbit Mitra Wacana Media, Jakarta.
  7. Firdaus, R., Ariyanti, M., 2011, ”Pengantar Teori Moneter serta Aplikasinya pada Sistem Ekonomi Konvensional dan Syariah”, Cetakan Kesatu, AlfaBeta, cv, Bandung.
error: Content is protected !!