Manfaat, Pengaruh Perdagangan Bisnis Internasional

Perdagangan internasional merupakan segala kegiatan perdagangan yang melewati batas-batas wilayah suatu negara. Pelaku kegiatan yang terlibat pada perdagangan internasional dapat perseorangan, perusahaan swasta atau pemerintah, atau campuran.

Adapun kegiatannya perdagangan atau bisnis internasinal dapat berupa:

  1. Kegiatan ekspor dan impor barang untuk bahan baku, barang setengan jadi, atau produk-produk akhir yang dibutuhkan oleh masyarakat, terutama yang tidak dimiliki atau tidak diproduksi di dalam negeri. Kegiatan ekspor impor merupakan transkasi ekonomi yang sangat fundamental dan di sebagian negara menempati posisi penting dan dominan.
  2. Perdagangan jasa, seperti asuransi, perbankan, hotel, konsultan, travel, dan transportasi. Pada kegiatan perdangan jasa ini, perorangan atau perusahaan dibayar atas pelayanan yang telah diberikan terhadap negara lain atau asing.
  3. Investasi portofolio seperti: pembelian obligasi, saham dalam negeri oleh perorangan atau perusahaan asing, tanpa konrol manajemen. Kegiatan ini merupakan investasi keuangan yang dilakukan diluar negeri. Investor dapat membeli saham, obligasi atau ekuitas dan lainnya dengan harapan mendapat manfaat finansial dari investasi tersebut.
  4. Investasi langsung yang sering disebut dengan penanaman modal asing (PMA) atau foreign direct invesment (FDI). Kontrol perusahaan bervarasi dari kontrol penuh atau kontrol parsial. Kontrol penuh jika perusahaan memiliki saham perusahaan secara penuh. Kontrol parsial jika perusahaan merupakan patungan dengan perusahaan asing atau perusahaan domestik atau pemerintah.

Manfaat, Pengaruh Perdagangan Internasional

Kegiatan perdagangan internasional sangat berkontribusi terhadap perekonomian suatu negara.  Banyak manfaat atau keuntungan bagi negara yang melakukannya, termasuk bagi Indonesia. Adapun manfaat-manfaat atau keuntungan yang diperoleh dari kegiatan perdagangan internasional adalah sebagai berikut:

  1. Sumber Pendapatan Devisa Negara

Dari kegiatan ekspor (menjual ke luar negeri) terhadap produk baik barang maupun jasa, negara akan mendapatkan pembayaran berupa devisa. Devisa adalah semua benda yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional.

Devisa dapat berbentuk seperti mata uang asing atau valuta asing, emas, wesel, cek, dan surat-surat berharga lainnya. Devisa yang diperoleh suatu negara dapat digunakan kembali untuk membayar produk barang dan jasa yang diimpor dan transaksi internasional lainnya.

  1. Menjaga Stabilitas Pasokan dan Harga

Barang dari pasar internasional dapat digunakan untuk memenuhi kekurangan produk dalam negeri. Harga suatu barang cenderung naik jika jumlah barang yang dimaksud tidak dapat memenuhi permintaan dalam negeri.

Ketika jumlah barang yang ada di dalam negeri lebih sedikit dibanding permintaannya, maka harga cenderung naik. Untuk menghindari keadaan tersebut, maka pemerintah dapat mengimpor barang yang sama sehingga harga dapat stabil.

  1. Meningkatan Lapangan Kerja

Investasi langsung dengan mendirikan industri di dalam negeri dapat memberikan pengaruh langsung terhadap pengurangan tenaga kerja. Peningkatan permintaan luar negeri terhadap hasil produksi dalam negeri, akan mendorong pengusaha peningkatkan produksi dengan menambah atau membangun pabrik baru yang membutuhkan tambahan tenaga kerja.

  1. Meningkatkan Kemampuan Teknologi

Produk yang diimpor dapat berupa barang-barang yang mengandung teknologi tinggi seperti komputer, handphone, atau pesawat terbang dan sebagainya. Produk-produk ini secara sadar atau tidak, akan memaksa masyarakat penggunanya memahami dan mampu mengoperasikannya.

Hal ini tentunya dapat mendorong terjadinya alih teknologi dari negara pengekspor (negara maju) ke negara pengimpor (negara kurang maju).

  1. Meningkatkan Konsumsi

Dengan perdagangan internasional, hasil produksi suatu negara dapat didistribusikan secara lebih luas ke negara lain. Misalnya produksi pertanian atau perikanan dan kelautan seperti buah kiwi dari Selandia Baru dan kurma dari Arab dapat dinikmati di banyak negara.

Demikian juga berbagai hasil produksi dari pabrik berteknologi, seperti TV, kulkas, handphone dan komputer dapat dikonsumsi atau dinikmati oleh masyarakat dunia dibanyak negara.

  1. Mendapatkan Produk yang Tidak Diproduksi

Tidak semua kebutuhan masyarakat suatu negara dapat terpenuhi dari dalam negeri. Untuk itu negara dapat membeli dari negara lain. Pemenuhannya dengan melakukan kegiatan perdagangan internasional melalui ekspor impor.

Sebaliknya, tidak semua produk yang dihasilkan dapat diserap di dalam negeri, untuk itu negara dapat menjual ke negara lain. Penjualan ke luar negeri terhadap kelebihan produk ini  dilakukan melalui mekanisme ekspor.

Dampak-Pengaruh Devaluasi Terhadap Perekonomian Negara

Pengertian Definisi Devaluasi dapat diartikan sebagai suatu tindakan pemeritah untuk menurunkan nilai mata uangnya atau domestic currency terhadap nilai...

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Beberapa faktor pendorong yang menyebabkan terjadinya perdagangan internasional diantaranya adalah: Perbedaan Sumber Daya Alam Sumber daya...

Faktor Yang Mempengaruhi Transaksi Berjalan

Beberapa factor penting yang mempengaruhi keseimbangan rekening transaksi berjalan suatu Negara adalah inflasi, pendapatan, kurs valuta asing, dan restriksi...

Manfaat, Pengaruh Perdagangan Bisnis Internasional

Perdagangan internasional merupakan segala kegiatan perdagangan yang melewati batas-batas wilayah suatu negara. Pelaku kegiatan yang terlibat pada perdagangan...

Pasar Dan Karakteristik Eurocurrencies, Eurodollar

Pengertian, Istilah Dan Definisi Eurocurrencies merupakan mata uang domenstik suatu Negara yang didepositokan di Negara lain. Beberapa mata uang yang...

Pengaruh Harga Emas Terhadap Kurs Valuta Asing

Tren Pergerakan Harga Emas Pergerakan atau perubahan harga emas yang dinyatakan dalam Dollar Amerika per oz, ounce  selama dua tahun dari bulan Januari ...

Pengaruh Harga Minyak Terhadap Harga Emas

Pengertian Definisi Tren Pergerakan Harga Minyak Mentah (Crude Oil) Dunia Pergerakan atau perubahan harga minyak mentah, crude oil dunia selama dua...

Pengaruh Harga Minyak Terhadap Kurs Valuta Asing

Tren Pergerakan Harga Minyak Mentah, Crude Oil Pergerakan atau perubahan harga minyak mentah, crude oil yang dinyatakan dalam Dollar Amerika per barrel  ...

Pengaruh Harga Minyak Terhadap Tingkat Inflasi

Pengertian Definisi Tren Pergerakan Harga Minyak Mentah (Crude Oil) Dunia Pergerakan atau perubahan harga minyak mentah dunia, crude oil yang dinyatakan...

Pengaruh Tingkat Bunga Amerika Terhadap Kurs EUR/USD

Korelasi Kurs EUR/USD Dengan Tingkat Bunga Amerika Tingkat Bunga Di Negara Amerika Dan Zona Eropa. Pada gambar di bawah dapat dilihat perubahan tingkat...

Pengaruh Tingkat Inflasi Amerika Terhadap Kurs EUR/USD

Korelasi Kurs EUR/USD Dengan Tingkat Inflasi Amerika Tingkat Inflasi Di Negara Amerika Dan Zona Eropa Pergerakan  tingkat inflasi di negara Amerika ...

Pengertian Definisi Neraca Pembayaran, Balance of Payment

Pengertian BOP,  Balance of Payment Neraca pembayaran, atau balance of payment merupakan ringkasan yang disusun secara sistematis untuk seluruh transaksi ...

Pengertian Perhitungan Arbitrase-Arbitrage Valuta Asing

Pengertian Arbitrase Valuta Asing. Arbitrase atau arbitrage didefinisikan sebagai aktivitas pembelian atau penjualan suatu komoditi atau produk termasuk...

Pengertian, Teori Keunggulan Mutlak, Komparatif

Ada dua teori yang menjelaskan bagaimana perdagangan internasional antar negara dapat terlaksana dengan saling menguntungkan. Kedua teori ini menekankan...

Sistem Metoda Pembayaran Internasional

Pengertian Definisi System atau metoda pembayaran internasional merupakan suatu cara atau metoda yang digunakan dalam menyelesaikan pembayaran akibat...