Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Beberapa faktor pendorong yang menyebabkan terjadinya perdagangan internasional diantaranya adalah:

  1. Perbedaan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam merupakan jenis barang yang sudah diperdagangkan secara internasional sejak berabad abad lalu. Perusahaan Belanda (VOC) datang ke Indonesia diawali dengan perdagangan sumber daya alam.

Tidak setiap negara memiliki sumber daya alam yang mampu memenuhi kebutuhan negaranya, sehingga harus mendapatkan dari negara lain. Sejumlah negara tidak memiliki teknologi yang memadai untuk mengolahnya, sehingga harus menjual ke negara lain. Beberapa negara memiliki kelebihan sumber daya alamnya dan menjual kelebihannya melalui perdagangan internasional.

Indonesia terkenal kaya akan sumber daya alam, tetapi belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengolahnya. Indonesia menjual sumber daya alam dalam bentuk bahan baku atau bahan mentah seperti kayu, minyak bumi, batu bara, timah dan karet ke negara lain untuk diolah. Indonesia membeli bahan jadi seperti produk teknologi untuk kebutuhan dalam negeri.

Saudi Arabia memiliki dan menghasilkan cukup banyak minyak bumi, namun memiliki sedikit lahan yang subur. Hal ini mendorong Saudi Arabia untuk mengekspor minyak bumi dan mengimpor berbagai hasil pertanian dan perkebunan.

  1. Selera (Kesukaan)

Selera atau kesukaan masyarakat merupakan satu alasan yang dapat mendorong terjadinya perdagangan internasional. Masyarakat Indonesia mempunyai minat yang sangat tinggi terhadap apel Amerika dan pear Shandong dari Cina. Untuk itu, Indonesia impor buah-buahan tersebut.

Hasil perikanan laut Indonesia sangat melimpah dan sangat diminati oleh masyarakat negara asing. Ikan asal Indonesia diekspor ke beberapa negara tetangga seperti Singapura atau Cina.

  1. Penghematan Biaya Produksi

Untuk beberapa negara yang belum maju atau yang belum memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang cukup memadai, merancang dan atau bahkan membuat atau memproduksi sendiri barang yang berteknologi akan membutuhkan biaya produksi yang jauh lebih mahal dibandingkan jika membeli barang dari negara lain.

Dengan alasan untuk penghematan biaya produksi, sejumlah negara lebih memilih untuk  mengimpor produk seperti senjata api, pesawat, mesin produksi, alat transportasi dan sebagainya.

  1. Perbedaan Teknologi

Penguasaan terhadap teknologi oleh Negara – negara maju telah mampu menghasilkan berbagai produk modern yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai negara yang tidak memiliki teknologi. Produk yang dihasilkan dapat dijual ke negara lain dengan tujuan memperluas pasar dan memperoleh keuntungan.

Negara – negara sedang berkembang yang berteknologi sedang atau rendah, melakukan perdagangan dengan negara maju agar dapat menggunakan produknya dengan fasilitas mendapatkan transfer ilmu dan teknologi yang menyertainya.

  1. Meningkatkan Keuntungan

Mendapatkan keuntungan merupakan salah satu tujuan dari melakukan bisnis atau perdagangan. Dengan melakukan perdagangan internasional, berarti menambah cakupan pasar. Yang semula cakupannya hanya pasar dalam negeri atau lokal menjadi pasar internasional.

Pasar internasional memiliki jumlah pembeli yang lebih besar. Jika, produsen menjual produknya sampai ke luar negeri, maka jumlah barang yang terjual akan lebih banyak, dengan demikian keuntungan yang diperoleh akan meningkat.

[pagelist_ext child_of=”parent” limit_content=”150″ number=”15″  ]