Dampak Terbentuknya Multikultural Terhadap Kehidupan Masyarakat

Multikulturalisme adalah istilah yang umum digunakan untuk menjelaskan cara pandang  seseorang terhadap keragaman dalam kehidupan di dunia. Multikulturalisme juga mencakup kebijakan kebudayaan dalam memahami bagaimana keberagaman budaya dapat diterima oleh masyarakat. Multikulturalisme menyangkut nilai-nilai atau norma, sistem, budaya, kebiasaan, dan politik yang dianut oleh masyarakat.

Masyarakat multicultural adalah masyarakat yang hidup dalam suatu lingkungan yang sama  terdiri dari beberapa struktur kebudayaan. Artinya dalam suatu lingkungan tertentu dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang kebudayaan yang berbeda – beda.

Salah satu ciri khas masyarakat multikultural adalah sifat yang sangat toleran terhadap keberagaman yang dimilikinya. Tentunya hal ini dapat dicapai jika masyarakatnya memiliki latar belakang sejarah yang sama.

pengaruh-terbentuknya-multikultural-terhadap-kehidupan-masyarakat-dampak-multikultural-pada-masyarakat
pengaruh-terbentuknya-multikultural-terhadap-kehidupan-masyarakat-dampak-multikultural-pada-masyarakat

Latar belakang terbentuknya masyarakat multicultural dapat disebabkan oleh beberapa factor seperti: bentuk wilayah, keadaan geografis, perbedaan cuaca, struktur tanah, dan perbedaan iklim.

Dampak Multikultural Terhadap Masyarakat.

Pengaruh terbentuknya masyarakat multicultural terhadap kehidupan masyarakat di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Timbulnya kemajemukan masyarakat yang dapat dilihat dari agama yang berbeda, ras, suku, pekerjaan, dan budaya.
  • Timbulnya berbagai konflik yang muncul dari berbagai perbedaan yang dimiliki oleh masyarakat tersebut.
  • Timbulnya stereotip yaitu persepsi prasangka terhadap suatu hal berdasarkan subjektif yang belum tentu tepat.
  • Terbentuknya politik aliran yang ditunjukkan oleh perilaku suatu individu atau kelompok yang hanya mementingkan kelompoknya.
  • Adanya pluralisme yang ditunjukkan oleh sikap menghargai, menghormati, dan menoleransi berbagai perbedaan
  • Timbulnya rasa nasionalisme yaitu rasa cinta terhadap negaranya sendiri.
  • Munculnya primordialisme yang diperlihatkan dengan sikap loyalitas yang berlebihan terhadap sifat – sifat kedarahan, agama, suku, bangsa, dan keluarga.
  • Adanya Etnosentrisme yang menunjukkan cara pandang yang dianggap budaya tertentu memiliki kedudukan lebih tinggi dari budaya lain.
  • Timbulnya interaksi antara dua atau lebih orang.
  • Munculnya konsolidasi untuk proses penguatan keanggotaan individu atau kelompok.

Contoh Soal Ujian dan Pembahasan.

Kemajemukan masyarakat Indonesia antara lain ditandai dengan perbedaan jenis pekerjaan dalam sector pertanian. Di Pulau Jawa masyarakat mengembangkan system pertanian sawah. Di Sumatera dengan system pertanian, perkebunan, dan ladang. Kemajemukan tersebut disebabkan oleh….

A, Perbedaan struktur kondisi tanah.

B, Perbedaan penggunaan teknologi

C, Perbedaan pola system kekerabatan

D, Perbedaan keterampilan masyarakat

E, Kemampuan meningkatkan daya beli.

Jawaban: A

Pembahasan:

Kemajemukan pada soal di atas terjadi karena kondisi struktur tanah. Karena kedua tempat tersebut kondisi tanahnya berbeda. Jawaban B, C, D, dan E tidak tepat karena tidak memiliki pengaruh terhadap perbedaan jenis pekerjaan di sector pertanian.

Daftar Pustaka:

Fungsi Sumsum Tulang Belakang Pada Sistem Saraf

Sistem Raraf.

System saraf adalah salah satu system yang berfungsi untuk mengontrol tubuh kita. Misalkan pengontrolan terhadap otot – otot, kelenjar – kelenjar, dan organ – organ tubuh. System saraf akan menerima rangsangan, menghantarkan rangsangan ke seluruh bagian tubuh, dan memberikan respon terhadap rangsangan tersebut.

Rangsangan dapat berasal dari dalam tubuh atau internal, misalkan rasa haus, rasa lapar dan sakit. Tetapi dapat pula datangnya dari luar tubuh atau eksternal, misalkan suara, bau, panas dan cahaya.

Sistem saraf memiliki dua fungsi yaitu sebagai penerima dan penghantar rangsang ke seluruh bagian tubuh, serta memberikan tanggapan terhadap rangsang tersebut. Sel saraf yang menerima rangsangan disebut reseptor. Reseptor dapat dibedakan menjadi eksteroseptor dan interoseptor.

Pada sistem koordinasi, sumsum dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu sumsum lanjutan (atau medulla oblongata) dan sumsum tulang belakang (atau medulla spinalis).

fungsi-sumsum-tulang-belakang-pada-sistem-saraf
fungsi-sumsum-tulang-belakang-pada-sistem-saraf

Sumsum Lanjutan, Medulla Oblongata

Sumsum lanjutan merupakan bagian paling belakang dari otak. Sumsum lanjutan paling atas disebut jembatan Varol. Sumsum lanjutan berfungsi mengatur denyut jantung, menyempitkan pembuluh darah, melakukan gerakan menelan, batuk, bersin, bersendawa, muntah, serta membantu pernapasan.

Sumsum Tulang Belakang, Medulla Spinalis

Sumsum tulang belakang terletak di dalam rongga ruas – ruas tulang belakang yaitu lanjutan dari medulla oblongata memanjang sampai tulang punggung. Tepatnya sampai ruas tulang pinggang kedua atau canalis centralis vertebrae.

Di dalam tulang punggung terdapat sumsum punggung dari cairan serebrospinal yang menyerupai cairan yang ada pada otak.

Pada potongan melintang, bentuk sumsum tulang belakang tampak memiliki dua bagian yaitu bagian luar yang berwarna putih, sedangkan bagian dalamnya memiliki warna abu – abu.

Warna putih pada bagian luar disebabkan oleh kandungan dendrit dan akson yang berbentuk tiang. Sedangkan bagian dalam berwarna abu – abu berbentuk menyerupai sayap seperti huruf H.

Sayap  seperti huruf H yang mengarah ke perut disebut sayap ventral dan banyak neuron motoric dengan akson menuju ke efektor. Sedangkan sayap yang mengarah ke punggung disebut sayap dorsal, dan mengandung badan neuron sensorik.

Fungsi Sumsum Tulang Belakang.

Adapun beberapa fungsi utama dari sumsum tulang belakang di antaranya adalah:

  1. Sebagai pusat gerak reflex
  2. Penghantar impuls sensorik dari kulit atau otok ke otak
  3. Membawa impuls motoric dari otak ke efektor.

Daftar Pustaka:

Fungsi Bursa Efek, Pasar Modal Bagi Perekonomian

Pengertian pasar modal secara umum adalah suatu tempat bertemunya para penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi dalam rangka memperoleh modal. Penjual dalam pasar modal merupakan perusahaan yang membutuhkan modal dan disebut emiten..

Pembeli dalam pasar modal adalah pihak atau perusahaan yang ingin membeli modal di perusahaan yang menurut mereka menguntungkan. Perusahaan yang membeli modal disebut investor.

Berdasarkan Undang – undang No 8  tahun 1995 pasar modal didefinisikan sebagai kegiatan yang berkaitan dengan penawaran umum dan perdagangan efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan efek.

fungsi-pasar-modal-bursa-efek-bagi-perekonomian-negara
fungsi-pasar-modal-bursa-efek-bagi-perekonomian-negara

Pelaku Pasar Modal

Adapun para pelaku yang terlibat dalam kegiatan pasar modal adalah emiten, investor, dan lembaga penunjang pasar modal.

Emiten.

Emiten adalah perusahaan yang melakukan penjualan surat – surat berharga atau perusahaan yang melakukan emisi. Emiten melakukan emisi dapat bersifat kepemilikan dalam bentuk saham atau utang dalam bentuk obligasi.

Investor.

Investor adalah pemodal yang akan membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan yang melakukan emisi. Sebelum membeli surat – surat berharga, investor melakukan penelitian dan analisis terlebih dahulu terhadap perusahaan penjual.

Lembaga Penunjang Pasar Modal.

Lembaga penunjang pasar modal berfungsi mendukung terlaksananya operasi pasar modal, seperti penjamin emisi efek atau underwriter, perantara perdagangan efek atau broker atau pialang, wali amanat, kantor administrasi efek, perusahaan surat berharga, dan perusahaan pengelola dana atau reksa dana.

Fungsi Pasar Modal

Beberapa fungsi dari pasar modal adalah:

  • Mempertemukan permintaan dan penawaran efek atau surat berharga.
  • Sebagai sarana penambahan modal bagi dunia usaha
  • Sarana peningkatan pendapatan negara
  • Memdorong pertumbuhan ekonomi
  • Sebagai indicator perekonomian negara

Manfaat atau Peran Bursa Efek Bagi Pemerintah.

  • Meningkatkan sumber pendapatan negara melalui penerimaan pajak
  • Mendorong peningkatan laju pertumbuhan ekonomi negara
  • Menjadi indicator utama perkembangan perekonomian suatu negara.

Manfaat atau Peran Bursa Efek Bagi Investor.

  • Mengembangkan nilai investasi sesuai dengan pertumbuhan ekonomi
  • Mendapatkan deviden bagi mereka yang memiliki atau memegang saham.
  • Menyediakan atau memberikan alternative investasi berupa instrument yang dapat mengurangi resiko.

Manfaat atau Peran Bursa Efek Bagi Emiten.

  • Memdapatkan dana dalam jumlah yang cukup besar yang bisa digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi.
  • Meningkatkan citra atau nilai perusahaan melelui tingginya solvabilitas. Perusahaan mempunyai kemampuan untuk memenuhi semua kewajibannya.
  • Mengurangi ketergantungan emiten terhadap bank.

Contoh Soal Ujian Nasional Pasar Modal atau Burssa Efek

Manfaat pasar modal adalah.

  • Meningkatkan kapastas prosuksi
  • Memperoleh tambahan modal
  • Investasi secara langsung
  • Mempertemukan penawaran jual dan beli efek
  • Alternative sumber dana

Manfaat pasar modal untuk emiten adalah:

  1. (1), (2), dan (3)
  2. (1), (2), dan (5)
  3. (2), (3), dan (5)
  4. (2), (4), dan (5)
  5. (3), (4), dan (5)

Jawaban: B

Pembahasan:

Emiten adalah perusahaan yang menerbitkan efek. Manfaat pasar modal bagi emiten yaitu:

  • Meningkatakan kapasitas produksi (1)
  • Memperoleh tambahan modal bagi perusahaan (2)
  • Sebagai jalan alternative sumber perolehan dana selain bank (5)

Daftar Pustaka:

Fungsi Jaringan Epitel, Jenis Jaringan Hewan

Pengertian. Kumpulan sel yang mempunyai bentuk dan fungsi sama akan membentuk jaringan. Hewan vertebrata mempunyai empat macam jaringan utama yaitu jaringan epitelium, jaringan otot, jaringan saraf, dan jaringan ikat.

Jenis – Jenis Jaringan Epitel.

Jaringan epitel merupakan jaringan yang melapisi atau menutup permukaan tubuh, organ tubuh, rongga tubuh, atau permukaan saluran tubuh hewan serta kelenjar untuk ekskresi. Berdasarkan fungsinya Epitel dibagi menjadi epitel pelindung, epitel kelenjar, epitel penyerap, dan epitel indra.

fungsi-jaringan-epitel-hewan
fungsi-jaringan-epitel-hewan

Berdasarkan bentuk dan susunannya, jaringan epitel dapat dikompokkan menjadi epitel pipih selapis, epitel pipih berlapis, epitel silindris selapis, epitel silindris berlapis banyak, epitel silindris berlapis semu, epitel kubus selapis, epitel kubus berlapis banyak, dan epitel transisi.

Fungsi Jaringan Epitel.

Adapun beberapa fungsi epitel di antaranya adalah:

Epitel memiliki fungsi melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya, contoh epidermis atau kulit.

Epitel mempunyai fungsi sebagai kelenjar sekresi yaitu kelenjar eksokrin dan kelenjar endokrin. Pada Kelenjar eksokrin, hasil sekresinya dialirkan melalui saluran misalnya kelenjar keringat, kelenjar ludah.

Pada kelenjar endokrin, hasil sekresinya tidak dialirkan melalui saluran, tetapi langsung ke dalam darah, misalnya pada kelenjar tiroid, kelenjar adrenal dan kelenjar hormone yang lain.

Epitel berperan dalam proses penyerapan. Contohnya epitel usus halus dan epitel nefron ginjal.

Selain itu epitel juga berfungsi untuk menerima rangsangan dari luar. Epitel ini disebut juga epitel sensori tau neuroepitelium. Contohnya epitel pada alat – alat indra.

Contoh Soal Dan Pembahasan Materi Jaringan Hewan

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari jaringan hewan.

1.. mengatur segala aktivitas tubuh

2.. menerima rangsangan dari luar

3.. melakukan gerak pada berbagai bagian tubuh

4.. melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya

5.. sebagai alat sekresi

Yang merupakan fungsi dari jaringan epitel adalah:

A.. 1 dan 2.    .B.. 1 dan 4.

.C.. 2 dan 3.    .D.. 3 dan 5.

.E.. 4 dan 5.

Jawaban: E

Pembahasan:

Fungsi jaringa epitel adalah:

  1. Melindungi jaringan yang terdapat di bawahnya, contohnya epidermis kulit.
  2. Sebagai alat sekresi, contohnya kelenjar tiroid.
  3. Melakukan penyerapan secara intensif, contohnya epitelium usus halus
  4. Menerima rangsangan dari luar, contohnya epitel pada alat indra.

    Daftar Pustaka:

    Hukum Proust, Hukum Perbandingan Tetap Reaksi Kimia

    Pada tahun 1799 seorang ahli kimia bernama Joseph Louis Proust  telah melakukan sejumlah percobaan dalam penelitiannya terkait dengan perbandingan jumlah zat – zat yang bereaksi. Misalnya pada reaksi pembentukan senyawa natrium klorida NaCl dari unsur – unsurnya.

    Perbandingan jumlah natrium dan klorida dalam suatu reaksi selalu tetap yaitu 39 % untuk natrium dan 61% untuk klor. Begitu pula untuk reaksi kimia yang lain.

    hukum-proust-hukum-perbandingan-tetap-pada-reaksi-kimia
    hukum-proust-hukum-perbandingan-tetap-pada-reaksi-kimia

    Hukum Proust

    Hukum Proust menyatakan bahwa Massa unsur – unsur yang membentuk suatu senyawa komposisinya selalu tetap. Dengan kata lain, senyawa tersusun atau terbentuk dari unsur – unsur dengan perbandingan tertentu dan tetap.

    Hukum proust tidak berlaku untuk senyawa yang nonstoikiometris. Contohnya besi (II) oksida, mempunyai rumus kimia nominal FeO (dengan 22,27% berat oksigen) tergantung pada teknik pembuatannya.

    Contoh Reaksi Kimia Hukum Proust

    Hydrogen + Oksigen → Air

    Pada reaksi kimia tersebut perbandingan atom hydrogen dan atom oksigen yang membentuk molekul air selalu tetap yaitu: Hydrogen : Oksigen = 1 : 8 atau 11,11 % hydrogen dan 88, 89 % oksigen. Contoh lainnya adalah:

    Besi + Sulfur (belerang) → Besi Sulfida

    Pada reaksi kimia tersebut, perbandingan jumlah besi dan sulfur dalam besi sulfide selalu bernilai tetap yaitu 7:4 atau 63,64% besi dan 36,37% sulfur. Dan contoh reaksi lainnya yang dapat menjelaskan hukum Proust adalah:

    Karbon + Oksigen → Karbon Dioksida.

    Pada reaksi kimia ini perbandingan jumlah karbon dan oksigen dalam karbon dioksida adalah selalu 3 : 8 atau 27,27% karbon dan 72,73% oksigen.

    Contoh Soal Reaksi Kimia Hukum Proust.

    Berapa gram ammonia dapat dibuat dari 12,0 gram nitrogen dan 12 gram hydrogen? Diketahui ammonia tersusun dari 82% nitrogen dan 18% hydrogen.

    Jawab/ Penyelesaian dan Pembehasan.

    Nitrogen + Hydrogen → Ammonia

    82 % + 18 % → 100%

    Persentase tersebut dapat diartikan sebagai perbandingan massa unsur – unsur yang terlibat atau bersenyawa. Sehingga dapat dikatakan bahwa 82 g nitrogen tepat bereaksi dengan 18 gram hydrogen membentuk senyawa ammonia.

    Jika tersedia 12 gram nitrogen, maka hydrogen yang dibutuhkan adalah:

    (12 gram/82 gram) x 18 gram Hydrogen = 2,6 gram Hydrogen.

    Jadi berat senyawa Ammonia adalah:

    12 gram Nitrogen + 2,6 gram Hydrogen →14,6 gram

    Dengan demikian, banyaknya senyawa ammonia yang dihasilkan dari reaksi 12 gram nitrogen dan12 gram hydrogen adalah 14,6gram. Hal ini sesuai dengan hukum Proust yang menyatakan bahwa berapapun jumlah hydrogen yang ditambahkan dalam campuran itu, hydrogen yang bereaksi tetap 2,6 gram atau sebanyak 18%.

    Daftar Pustaka.

    Ikatan Kovalen Tunggal Dan Rangkap Dua Dan Tiga

    Pengertian Itakan  Atom. Bagian terkecil dari suatu materi baik gas, cairan maupun zat padat adalah atom. Atom-atom tersebut umumnya saling berinteraksi satu dengan yang lainnya menggunakan gaya tarik menarik dan gaya tolak menolak antar sesamanya.

    Ikatan yang paling kuat dimiliki oleh zat padat sehingga letak atom-atomnya selalu tetap. Sedangkan ikatan yang paling lemah dimiliki oleh gas. Akibat lemahnya ikatan pada gas, maka atom-atom gas dapat bergerak dengan energinya sendiri secara bebas.

    Salah satu jenis ikatan atom adalah ikatan kovalen yang terdiri dari ikatan  kovalen tunggal dan rangkap.

    Ikatan Kovalen Tunggal Dan Rangkap

    Ikatan kovalen terjadi akibat kecenderungan atom – atom bukan logam untuk mencapai konfigurasi electron gas mulia. Senyawa yang terbentuk dinamakan sebagai senyawa kovalen.

    Ikatan Kovalen Tunggal

    Ikatan kovalen tunggal adalah suatu ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama sepasang electron. Masing – masing atom memberikan kontribusi satu electron untuk digunakan secara bersama.

    contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-tunggal
    contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-tunggal

    Contoh Ikatan Kovalen Tunggal.

    Contoh ikatan kovalen tunggal adalah ikatan antara ataom H dan atom Cl membentuk senyawa HCL.

    Perhatikan konfigurasi electron atom H dan atom Cl berikut:

    1H = 1s2 dan 17Cl = [Ne] 3s2 3p5

    Agar electron valensi atom H (1) sama dengan atom He (2), maka diperlukan satu electron. Sedangkan atom Cl, agar electron valensinya sesuai dengan konfigurasi electron Ar: [Ne] 3s2 3p6, maka diperlukan satu electron.

    Oleh karena  kedua atom tersebut masing – masing membetuhkan satu electron, maka cara yang paling sesuai adalah kesua atom saling memberikan kontribusi satu electron valensi untuk membentuk sepasang ikatan.

    Pada atom klorin, selain pasangan electron yang digunakan untuk membentuk pasangan electron, terdapat juga tiga pasang electron bebas atau lone pair electron. Ketiga pasangan electron tersebut tidak digunakan untuk berikatan.

    Ikatan Kovalen Rangkap, Dua.

    Ikatan kovalen rangkap dua terjadi pada dua atom yang berikatan kovalen dengan menggunakan bersama dua electron valensi dalam satu paket ikatan.

    Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Dua.

    Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Dua adalah ikatan pada molekul gas oksigen O2 dan gas karbon dioksida CO2. Dalam molekul O2 kedua atom oksigen berikatan dengan cara masing – masing atom memberikan sumbangan dua electron valensi membentuk dua pasang electron ikatan.  Sehingga terbentuk ikatan rangkap dua.

    contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-rangkap-dua-tiga
    contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-rangkap-dua-tiga

    Ikatan Kovalen Rangkap Tiga.

    Ikatan kovalen rangkap tiga terjadi pada dua atom yang berikatan kovalen dengan menggunakan bersama tiga electron valensi dalam satu paket ikatan.

    Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Tiga.

    Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Tiga adalah ikatan pada molekul N2. Ikatan kovalen rangkap tiga dalam molekul N2 dapat dijelaskan sebagai berikut. Konfigurasi electron atom 7N: 1s2 2s2 2p3. Untuk mencapai konfigurasi oktet diperlukan tiga electron tambahan.

    Ketiga electron yang dibutuhkan ini dapat diperoleh dengan cara menggabungkan tiga electron valensi dari masing – masing atom nitrogen N membentuk tiga pasang electron (tiga rangkap electron). Dengan demikian terbentuk ikatan kovalen rangkap tiga.

    Kata dalam artikel Pengertian Itakan  Atom atau pengertian dan contoh ikatan kovalen serta Ikatan Kovalen Tunggal Dan Rangkap. Penyebab ikatan kovalen, adalah Ikatan Kovalen Tunggal atau contoh ikatan dengann satu electron valensi.

    Contoh Ikatan Kovalen Tunggal yang konfigurasi electron pada ikatan kovalen. Ikatan Kovalen Rangkap Dua. Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Dua dan Ikatan Kovalen Rangkap Tiga. Untuk contoh ikatan dengan tiga electron valensi dan contoh ikatan dengan dua electron valensi. Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Tiga.

    Ikatan Kovalen Polar dan Nonpolar, Pengetian Perbedaan Sifat

    Ikatan Kovalen Polar. Ikatan polar kovalen terjadi jika pasangan electron yang dipakai bersama, tertarik lebih kuat ke salah satu atom yang berikatan. Kepolaran suatu senyawa akan bertambah besar jika perbedaan keelektronegatifan atom – atom yang berikatan semakin besar.

    Ikatan kovalen polar akan terjadi jika atom – atom yang berikatan adalah heterointi. Sebaran muatan electron di sekitar dua inti yang berikatan tidak homogen. Hal ini disebabkan oleh kemampuan menarik pasangan electron ikatan tidak sama.

    Kepolaran adalah adanya gejala pengkutuban (kelektronegatifan) muatan di antara atom yang berikatan. Atom yang satu lebih bermuatan positif dan atom yang lain lebih bermuatan negatif.

    ikatan-kovalen-polar-dan-nonpolar-perbedaan-sifat-pengetian-pembahasan-contoh-soal-ujian-nasional
    ikatan-kovalen-polar-dan-nonpolar-perbedaan-sifat-pengetian-pembahasan-contoh-soal-ujian-nasional

    Contoh Ikatan Kovalen Polar.

    Senyawa HCl merupakan contoh senyawa dibentuk dengan ikatan kovalen polar. Pada ikatan ini pasangan electron ditarik oleh atom Cl.

    Ikatan Kovalen Nonpolar.

    Ikatan Kovalen Nonpolar terjadi jika pasangan electron yang dipakai bersama, tertarik ke semua atom yang berikatan. Ikatan ini terjadi pada atom – atom yang homointi. Kedua inti atom yang menarik electron valensi adalah sama besar. Sehingga sebaran muatan electron di antara kedua inti atom yang berikatan homogen.

    Contoh Ikatan Kovalen Nonpolar.

    Senyawa H2 merupakan contoh senyawa yang terbentuk melalui ikatan kovalen nonpolar. Pada ikatan kovalen ini tidak terjadi pengkutuban karena electron tidak ditarik oleh salah satu atom.

    Sifat – sifat Senyawa Kovalen:

    Pada temperature kamar umumnya senyawa yang dibentuk melalui ikatan kovalen adalah berupa gas, misalanya H2, O2, N2, Cl2, CO2 atau cair misalnya H2O dan HCl ataupu berupa padatan.

    Titik didih dan titik leleh dari senyawa yang berikatan secara kovalen adalah rendah. Hal ini karena gaya Tarik menarik antara molekulnya tidak terlalu kuat seperti pada senyawa – senyawa yang dibentuk dengan ikatan ion.

    Senyawa kovalen larut dalam pelarut nonpolar dan beberapa di antaranya dapat berintegrasi dengan pelarut polar.

    Senyawa ikatan kovalen polar dapat menghantarkan arus listrik.

    Kata dalam artikel Ikatan Kovalen Polar adalah Kepolaran dan keelektronegatifan senyawa. Heterointi ikatan kovalen polar dengan Pengertian Kepolaran dan Contoh Ikatan Kovalen Polar. Ikatan Kovalen Nonpolar adalah homointi ikatan kovalen nonpolar. Contoh Ikatan Kovalen Nonpolar dan Sifat – sifat Senyawa Kovalen. Sifat kelistrikan senyawa kovalen.

    Fungsi klorofil Pada Tumbuhan, Manfaat Kloroplas Tanaman

    Pengertian Kloroplas. Kloroplasplastida yang mengandung klorofil. Plastida merupakan organel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan dan ganggang tertentu. Plastida organel mengandung pigmen. Di dalam kloroplas inilah berlangsungnya proses fotosintesis.

    Fotosintesis adalah peristiwa penggunaan energy cahaya untuk membentuk senyawa dasar karbohidrat dari karbon dioksida dan air.

    Sel yang mengandung kloroplas terdapat pada mesofil daun tanaman yaitu Palisade (sel – sel jaringan tiang) dan spon (sel – sel jaringan bunga karang). Kloroplas tersusun dari stroma, tilakoid, dan grana.

    fungsi-klorofil-bagi-kehidupan-tumbuhan
    fungsi-klorofil-bagi-kehidupan-tumbuhan

    Susunan Kloroplas. 

    Stroma.

    Stroma adalah struktur kosong di dalam kloroplas yang merupakan tempat glukosa dibentuk dari CO2 dan H2O.

    Tilakoid.

    Tilakoid merupakan struktur cakram yang terbentuk dari pelipatan membrane dalam kloroplas. Membrane tilakoid menangkap energy cahaya dan mengubahnya menjadi energy kimia.’

    Grana.

    Grana merupakan satu tumpukan tilakoid.

    Pada sel tumbuhan, kloroplas umumnya dijumpai dalam bentuk cakram dengan diameter antara 5 – 8 μm dengan tebal 2 – 4 μm. Kloroplas mengandung matriks cair yang dibungkus oleh suatu membrane. Membrane ini disebut dengan stroma.

    Klorofil

    Di dalam stroma terdapat tilakoid yang mengandung klorofil. Tilakoid mempunyai struktur yang membentuk tumpukan yang disebut dengan granum, kalau jamak disebut grana. Klorofil terletak pada bagian yang disebut dengan kuantosom.

    Fungsi Klorofil Pada Tumbuhan.

    Warna hijau klorofil yang tergabung dalam membrane akan memberi warna hijau pada kloroplas dan sel serta jaringan tumbuhan yang terkena cahaya.

    Klorofil menangkap energi matahari yang kemudian digunakan untuk proses fotosintesis zat makanan. Jadi sebenarnya,  kloroplas merupakan tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Pada proses fotosintesis terjadi reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi gelap berlangsung di dalam stroma. Sedangkan reaksi terang berlangsung di dalam membrane tilakoid.

    Kloroplas mengandung pigmen klorofil dan karotenoid. Pigmen-pigmen fotosintesis tumbuhan tingkat tinggi dikelomopkan menjadi dua jenis, yaitu klorofil dan karotenoid. Kedua pigmen ini memiliki fungsi dalam penyerapan energi cahaya, kemudian mengubahnya menjadi energi kimia. Kedua pigmen ini terletak di membran kloroplas.

    Klorofil berfungsi menyerap sinar merah dan biru-ungu, memantulkan sinar hijau, kecuali bila tertutup oleh pigmen warna lain.

    Karotenoid merupakan pigmen berwarna kuning, oranye, merah atau coklat yang menyerap sinar bergelombang antara biru-ungu.

    Fungsi Pembuluh Limfa Getah Bening

    Pengertian Pembuluh Limfa Getah Bening. Selain pembuluh darah, manusia juga memiliki pembuluh limfa. Pembuluh limfa disebut juga pembuluh getah bening. Limfa adalah cairan yang menggenangi jaringan tubuh. Limfa memiliki sistem peredaran sendiri yang dimulai dari jaringan sampai ke vena. Peredaran limfa tidak selalu melalui pembuluh sehingga disebut peredaran terbuka.

    Cairan limfa tidak mengandung eritrosit dan trombosit, namun banyak mengandung sel darah putih, yaitu limfosit. Limfa berperan dalam pengangkutan sisa metabolisme, lemak dari usus, dan berperan dalam melawan serangan  kuman.

    fungsi-pembuluh-limfa-getah-bening
    fungsi-pembuluh-limfa-getah-bening

    Jenis – Macam – Tipe Kelenjar Limfa

    Beberapa getah bening yang besar adalah:

    Kelenjar limfa lipat siku, lipat paha, ketiak, lutut, dan leher

    Kelenjar selaput lender usus. Pembuluh limfa yang berasal dari selaput lender usus disebut pembuluh kil.

    Kelenjar folikel bawah lidah

    Kelenjar pada tonsil amandel dan adenoid.

    Fungsi Limfa Getah Bening

    Beberapa fungsi limfa di antaranya adalah:

    Limfa mempunyai fungsi untuk mengabsorpsi lemak di usus halus dan kemudian mengangkutnya ke darah.

    Limfa berfungsi mengambil kelebihan cairan jaringan dan mengembalikannya ke sistem peredaran darah.

    Selain itu, limfa memiliki fungsi yang sangat penting dalam membantu tubuh untuk mempertahankan dari beragam penyakit.

    Cara Kerja Limfa

    Peredaran limfa dimulai dari jaringan dan berakhir pada pembuluh balik di bawah selangka. Limfa didistribusikan di dalam tubuh dengan mengandalkan kontraksi otot-otot rangka. Tubuh  manusia memiliki beberapa nodus limfa.

    Nodus tersebut terdiri dari sinus-sinus, yaitu ruangan tempat penyaringan bahan-bahan yang sudah diabsorpsi atau dihilangkan dari jaringan oleh sel darah putih (makrofag).

    Cairan limfa berasal dari plasma darah dalam kapiler darah yang keluar menuju jaringan tubuh. Kemudian, cairan limfa ini masuk ke dalam dua macam pembuluh getah bening, yaitu duktus limfatikus dekster dan duktus toraksikus sinister.

    Duktus limfatikus dekster ialah pembuluh yang mengalirkan cairan limfa dari kepala, leher, dada, paru-paru, jantung, dan tangan sebelah kanan masuk ke pembuluh balik bawah tulang selangka kanan.

    Sedangkan, duktus toraksikus sinister ialah pembuluh yang mengalirkan cairan limfa dari kepala, leher, dada, paru-paru, jantung, dan tangan sebelah kiri masuk ke pembuluh balik di bawah tulang selangka kiri.

    Pembuluh limfa dada merupakan tempat bermuaranya pembuluh lemak atau pembuluh kil.  Lemak inilah yang menimbulkan cairan limfa berwarna kuning keputih – putihan. Di sepanjang pembuluh limfa terdapat kelenjar – kelenjar limfa atau nodus. Kelenjar ini berfungsi untuj menyaring kuman.

    Tahap Proses DNA Rekombinan, Rekayasa Genetika,

    DNA (Deoxyribonucleic acid) bertanggung jawab dalam menentukan sifat – sifat yang dimiliki oleh makhluk hidup. DNA mempunyai susunan struktur yang khas untuk tiap organismenya.

    Untaian DNA dapat diubah susunannya, sehingga akan diperoleh untaian baru yang mengekspresikan sifat – sifat baru yang diinginkan. Perubahan susunan DNA ini diperoleh dengan teknik atau metoda DNA rekombinan.

    Manfaat Tahapan Teknologi dna-rekombinan-pengertian-penjelasan-contoh-soal-pembahasan
    Manfaat Tahapan Teknologi dna-rekombinan-pengertian-penjelasan-contoh-soal-pembahasan

    Tahap DNA Rekombinan.

    Teknologi DNA rekombinan banyak melibatkan bakteri atau virus sebagai vektor (perantara). Proses DNA rekombinan dilakukan dengan 3 tahapan. Tahap pertama adalah mengisolasi DNA, tahap kedua memotong dan menyambung DNA (transplantasi gen atau DNA), dan tahap ketiga memasukkan DNA ke dalam sel hidup.

    Isolasi DNA

    Isolasi DNA dilakukan dengan tujuan untuk memilih dan memisahkan DNA maupun gen yang dikehendaki. Isolasi ini dilakukan dengan cara mengekstrak kromosom dari organisme donor. DNA dalam kromosom yang dipilih atau diambil  harus dipotong terlebih dahulu. Pemotongan gen dalam satu untaian DNA menggunakan enzim endonuklease restriksi. Enzim ini berperan sebagai gunting biologi.

    Memotong Dan Menyambung DNA

    DNA dari suatu organisme dapat diisolasi dengan memotongnya menjadi segmen-segmen kecil dengan  menggunakan enzim tersebut. Bagian Segmen DNA yang diperoleh, kemudian dimasukkan dalam suatu vektor.

    Vektor ini harus dapat berikatan dengan gen, memperbanyak, dan mengekspresikan gen tersebut. Vektor (organisme pembawa) pada proses ini adalah plasmid atau virus.

    Plasmid adalah rantai DNA melingkar di luar kromosom bakteri. Plasmid maupun DNA virus harus dipotong terlebih dahulu sebelum dapat digunakan sebagai vektor. Pemotongan ini menggunakan enzim endonuklease restriksi.

    Gen atau DNA yang telah diisolasi selanjutnya dicangkokkan ke dalam plasmid. Proses pencangkokan ini dikenal dengan sebutan transplantasi gen. Transplantasi dilakukan dengan cara mencangkokkan (atau menyambung) gen yang telah diisolasi ke dalam DNA plasmid vektor.

    Penyambungan gen tersebut menggunakan enzim ligase yang mampu menyambungkan ujung- ujung nukleotida. Enzim ligase berfungsi  sebagai lem biologi. Setelah proses penyambungan ini, maka vektor mengandung DNA asli dan DNA sisipan (asing).

    Dengan demikian, didapatkan organisme dengan rantai DNA gabungan atau kombinasi baru. Rantai DNA gabungan atau kombinasi baru ini disebut DNA rekombinan.

    Memasukan Ke Sel Hidup

    DNA baru yang telah membawa segmen DNA cangkokan kemudian memasuki tahapan akhir, yaitu dimasukkan ke dalam vektor sel bakteri maupun virus. Pemasukan ini melalui proses pemanasan dalam larutan NaCl atau melalui proses elektroporasi.

    Kemudian, bakteri ini (misalkan saja: Escherichia coli) melakukan replikasi dengan cara membelah diri. Melalui proses pembelahan ini, didapatkan plasmid-plasmid hasil dari transplantasi gen (DNA rekombinan) dalam jumlah banyak.

    DNA rekombinan merupakan teknik atau metoda yang paling banyak digunakan untuk mendapatkan organisme transgenik (dengan melalui transplantasi gen). Selain menggunakan teknologi DNA rekombinan, dapat juga menggunakan prinsip lain yaitu dengan menggunakan prinsip fusi protoplasma.

    Daftar Pustaka: