Konsep Persamaan Laju Reaksi Kimia.

Pengertian Kecepatan Reaksi

Laju reaksi merupakan laju berkurangnya jumlah reaktan atau laju bertambahnya jumlah produk dalam satuan waktu. Laju reaksi ditentukan melalui percobaan dengan cara mengukur banyaknya pereaksi yang dihabiskan atau dengan mengukur banyaknya produk yang dihasilkan pada selang waktu tertentu.

Pada system homogen, laju reaksi umumnya dinyatakan sebagai laju pengurangan konsentrasi molar pereaksi atau laju pertambahan konsentrasi molar produk dalam waktu tertentu.

Jumlah suatu zat yang dihabiskan dalam reaksi maupun yang dihasilkan dalam reaksi dapat dinyatakan dengan berbagai macam satuan, misalnya gram, mol, atau konsentrasi, sedangkan satuan waktu dapat berupa detik, menit, jam, hari ataupun tahun.

konsep-laju-reaksi-kimia-persamaan

konsep-laju-reaksi-kimia-persamaan

Apabila reaksi seperti berikut

R → P, maka laju reaksinya adalah

vR = – ∆[R]/∆t = laju pengurangan konsentrasi molar reaktan dalam waktu tertentu

vP = +∆[P]/∆t = laju pertambahan konsentrasi molar produk dalam waktu tertentu

Contoh Soal Perhitungan Laju Reaksi

Pada reaksi zat A menjadi zat B diketahui bahwa konsentrasi zat A mula-mula 8 M, setelah 3 detik menjadi 2 M. Tentukan laju reaksinya?

Jawab:

Perubahan konsentrasi=  c = (8 – 2) M = 6 M

Perubahan waktu = ∆t = 3 detik

Dengan demikian, laju reaksi dari zat A menjadi Zat B adalah:

v=∆c/t

v= 6/3

v = 2 M/detik

Untuk system reaksi yang lebih kompleks, maka laju reaksi akan sama dengan berkurangnya konsentrasi masing – masing reaktan atau bertambahnya konsentrasi setiap produknya.

Apabila reaksi seperti berikut:

aA + bB → cC + dD

Maka Laju reaksinya adalah:

vA = – ∆[A]/∆t

vB = – ∆[B]/∆t

vD = + ∆[C]/∆t

vD = + ∆[D]/∆t.

Perbandingan laju reaksi zat – zat dalam reaksi sama dengan perhitungan koefiensi reaksinya

vA : vB : vc : vD = a : b : c : d

Persamaan Laju Reaksi Kimia.

Persamaan laju reaksi kimia menyatakan hubungan antara konsentrasi reaktan dengan laju reaksi. Secara umum, persamaan laju reaksi dituliskan sebagai berikut:

aA + bB → cC + dD

Persamaan laju reaksi kimianya adalah:

v = k [A]m [B]n

Dengan

v = laju reaksi

[A] = konsentrasi zat A

[B] = konsentrasi zat B

m = order reaksi zat A

n = order reaksi zat B

k = konstanta laju reaksi

Persamaan laju reaksi di atas disebut persamaan laju reaksi atau hukum laju reaksi. Persamaan laju reaksi seperti itu menyatakan hubungan antara konsentrasi pereaksi dengan laju reaksi. Bilangan pangkat pada persamaan di atas disebut sebagai orde reaksi atau tingkat reaksi pada reaksi yang bersangkutan.

Nilai Orde reaksi hanya dapat ditentukan dari percobaan atau eksperimen. Orde reaksi pada reaksi secara keseluruhan disebut seaagai orde reaksi total. Besarnya orde reaksi total adalah jumlah semua orde reaksi pereaksi. Sehingga, orde reaksi total (orde reaksi) pada reaksi tersebut di atas adalah m + n.

Contoh Soal Penentuan Orde Reaksi

Perhatikan Contoh  reaksi berikut

2H2(g) + 2NO(g) → H2O(g) + N2(g)

Maka persamaan laju reaksinya dapat ditulis sebagai berikut:

v = k . [H2] [NO2]2,

Reaksi tersebut mempunyai tingkat (atau orde) pertama terhadap H2 dan tingkat (atau orde) kedua terhadap NO. Sehingga secara keseluruhan reaksi tersebut merupakan tingkat (atau orde) ketiga.