Tulisan Terfitur

Pendapatan Disposibel Disposible Income (DI) Pengertian Contoh Soal

Pengertian

Disposible Income adalah Personal Income (PI) setelah dikurangi pajak langsung. Pajak langsung misalnya pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor dan sebagainya. Disposible income merupakan pendapatan yang siap digunakan, baik untuk keperluan konsumsi maupun untuk ditabung.

Pada tabel dapat dilihat pendapat disposibel menurut rumah tangga Indonesia pada tahun 2000, 2005 dan tahun 2008. Pendapat disposibel rumah tangga menunjukkan peningkatan yang cukup besar, baik selama lima tahun dari tahun 2000 sampai tahun 2005 maupun selama tiga tahun dari tahun 2005 sampai tahun 2008.

nilai pendapatan-disposibel rumah tangga

nilai pendapatan-disposibel rumah tangga

Formulasi untuk menghitung Disposible Income adalah:

DI = PI – Pajak Langsung

Tabungan merupakan uang yang disisihkan dari hasil pendapatan yang tidak digunakan untuk belanja namun dikumpulkan sebagai cadangan masa depan. Tabugan ini disimpan di lembaga keuangan resmi seperti Bank. Tabungan ini dapat menambah pendapatan nasional karena, tabungan dapat dimanfaatkan untuk keperluan investasi. Melalui investasi inilah pendapatan nasional dapat meningkat. Penjelasan tentang pendapatan nasional dapat diuraikan dengan urutan seperti terlihat di bawah ini.

GDP > GNP > NNP > NNI > PI > DI

Perbandingan mengenai indikator pendapatan nasional akan lebih jelas bila kita menerapkan dalam angka:

  1. GDP Rp. 100.000,00

Pendapatan Neto dari LN Rp. 10.000,00 –

  1. GNP Rp. 90.000,00

Depresiasi/Penyusutan Rp. 5.000,00 _

  1. NNP Rp. 85.000,00

Pajak tidak langsung Rp. 3.000,00 _

  1. NNI Rp. 82.000,00
  • Laba ditahan Rp. 7.500
  • PPh Persh. Rp. 2.500
  • Iuran Sosial Rp. 1.000 + Rp. 11.000,00 _
  1. PI Rp. 71.000,00

Pajak Langsung Rp. 5.000,00 _

  1. DI Rp. 66.000,00

Konsumsi Rp. 47.000,00 _

Tabungan (saving) Rp. 19.000,00

Ikatan Kovalen Tunggal Dan Rangkap Dua Dan Tiga

Ikatan Kovalen Tunggal Dan Rangkap

Ikatan kovalen terjadi akibat kecenderungan atom – atom bukan logam untuk mencapai konfigurasi electron gas mulia. Senyawa yang terbentuk dinamakan sebagai senyawa kovalen.

Ikatan Kovalen Tunggal

Ikatan kovalen tunggal adalah suatu ikatan yang terbentuk dari penggunaan bersama sepasang electron. Masing – masing atom memberikan kontribusi satu electron untuk digunakan secara bersama.

contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-tunggal

contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-tunggal

Contoh Ikatan Kovalen Tunggal.

Contoh ikatan kovalen tunggal adalah ikatan antara ataom H dan atom Cl membentuk senyawa HCL.

Perhatikan konfigurasi electron atom H dan atom Cl berikut:

1H = 1s2 dan 17Cl = [Ne] 3s2 3p5

Agar electron valensi atom H (1) sama dengan atom He (2), maka diperlukan satu electron. Sedangkan atom Cl, agar electron valensinya sesuai dengan konfigurasi electron Ar: [Ne] 3s2 3p6, maka diperlukan satu electron.

Oleh karena  kedua atom tersebut masing – masing membetuhkan satu electron, maka cara yang paling sesuai adalah kesua atom saling memberikan kontribusi satu electron valensi untuk membentuk sepasang ikatan.

Pada atom klorin, selain pasangan electron yang digunakan untuk membentuk pasangan electron, terdapat juga tiga pasang electron bebas atau lone pair electron. Ketiga pasangan electron tersebut tidak digunakan untuk berikatan.

Ikatan Kovalen Rangkap, Dua.

Ikatan kovalen rangkap dua terjadi pada dua atom yang berikatan kovalen dengan menggunakan bersama dua electron valensi dalam satu paket ikatan.

Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Dua.

Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Dua adalah ikatan pada molekul gas oksigen O2 dan gas karbon dioksida CO2. Dalam molekul O2 kedua atom oksigen berikatan dengan cara masing – masing atom memberikan sumbangan dua electron valensi membentuk dua pasang electron ikatan.  Sehingga terbentuk ikatan rangkap dua.

contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-rangkap-dua-tiga

contoh-senyawa-molekul-ikatan-kovalen-rangkap-dua-tiga

Ikatan Kovalen Rangkap Tiga.

Ikatan kovalen rangkap tiga terjadi pada dua atom yang berikatan kovalen dengan menggunakan bersama tiga electron valensi dalam satu paket ikatan.

Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Tiga.

Contoh Ikatan Kovalen Rangkap Tiga adalah ikatan pada molekul N2. Ikatan kovalen rangkap tiga dalam molekul N2 dapat dijelaskan sebagai berikut. Konfigurasi electron atom 7N: 1s2 2s2 2p3. Untuk mencapai konfigurasi oktet diperlukan tiga electron tambahan.

Ketiga electron yang dibutuhkan ini dapat diperoleh dengan cara menggabungkan tiga electron valensi dari masing – masing atom nitrogen N membentuk tiga pasang electron (tiga rangkap electron). Dengan demikian terbentuk ikatan kovalen rangkap tiga.

Daftar Pustaka:

Ikatan Kovalen Polar dan Nonpolar, Perbedaan Sifat Pengetian

Ikatan Kovalen Polar.

Ikatan polar kovalen terjadi jika pasangan electron yang dipakai bersama, tertarik lebih kuat ke salah satu atom yang berikatan. Kepolaran suatu senyawa akan bertambah besar jika perbedaan keelektronegatifan atom – atom yang berikatan semakin besar.

Ikatan kovalen polar akan terjadi jika atom – atom yang berikatan adalah heterointi. Sebaran muatan electron di sekitar dua inti yang berikatan tidak homogen. Hal ini disebabkan oleh kemampuan menarik pasangan electron ikatan tidak sama.

ikatan-kovalen-polar-dan-nonpolar-perbedaan-sifat-pengetian-pembahasan-contoh-soal-ujian-nasional

ikatan-kovalen-polar-dan-nonpolar-perbedaan-sifat-pengetian-pembahasan-contoh-soal-ujian-nasional

Contoh Ikatan Kovalen Polar.

Senyawa HCl merupakan contoh senyawa dibentuk dengan ikatan kovalen polar. Pada ikatan ini pasangan electron ditarik oleh atom Cl.

Ikatan Kovalen Nonpolar.

Ikatan Kovalen Nonpolar terjadi jika pasangan electron yang dipakai bersama, tertarik ke semua atom yang berikatan. Ikatan ini terjadi pada atom – atom yang homointi. Kedua inti atom yang menarik electron valensi adalah sama besar. Sehingga sebaran muatan electron di antara kedua inti atom yang berikatan homogen.

Contoh Ikatan Kovalen Nonpolar.

Senyawa H2 merupakan contoh senyawa yang terbentuk melalui ikatan kovalen nonpolar. Pada ikatan kovalen ini tidak terjadi pengkutuban karena electron tidak ditarik oleh salah satu atom.

Sifat – sifat Senyawa Kovalen:

Pada temperature kamar umumnya senyawa yang dibentuk melalui ikatan kovalen adalah berupa gas, misalanya H2, O2, N2, Cl2, CO2 atau cair misalnya H2O dan HCl ataupu berupa padatan.

Titik didih dan titik leleh dari senyawa yang berikatan secara kovalen adalah rendah. Hal ini karena gaya Tarik menarik antara molekulnya tidak terlalu kuat seperti pada senyawa – senyawa yang dibentuk dengan ikatan ion.

Senyawa kovalen larut dalam pelarut nonpolar dan beberapa di antaranya dapat berintegrasi dengan pelarut polar.

Senyawa ikatan kovalen polar dapat menghantarkan arus listrik.

Daftar Pustaka

Fungsi klorofil Pada Tumbuhan, Manfaat Kloroplas Tanaman

Kloroplas

Kloroplas adalah plastida yang mengandung klorofil. Plastida merupakan organel yang hanya terdapat pada sel tumbuhan dan ganggang tertentu. Plastida organel mengandung pigmen. Di dalam kloroplas inilah berlangsungnya proses fotosintesis.

Fotosintesis adalah peristiwa penggunaan energy cahaya untuk membentuk senyawa dasar karbohidrat dari karbon dioksida dan air.

Sel yang mengandung kloroplas terdapat pada mesofil daun tanaman yaitu Palisade (sel – sel jaringan tiang) dan spon (sel – sel jaringan bunga karang). Kloroplas tersusun dari stroma, tilakoid, dan grana.

fungsi-klorofil-bagi-kehidupan-tumbuhan

fungsi-klorofil-bagi-kehidupan-tumbuhan

Susunan Kloroplas.

Stroma.

Stroma adalah struktur kosong di dalam kloroplas yang merupakan tempat glukosa dibentuk dari CO2 dan H2O.

Tilakoid.

Tilakoid merupakan struktur cakram yang terbentuk dari pelipatan membrane dalam kloroplas. Membrane tilakoid menangkap energy cahaya dan mengubahnya menjadi energy kimia.’

Grana.

Grana merupakan satu tumpukan tilakoid.

Pada sel tumbuhan, kloroplas umumnya dijumpai dalam bentuk cakram dengan diameter antara 5 – 8 μm dengan tebal 2 – 4 μm. Kloroplas mengandung matriks cair yang dibungkus oleh suatu membrane. Membrane ini disebut dengan stroma.

Klorofil

Di dalam stroma terdapat tilakoid yang mengandung klorofil. Tilakoid mempunyai struktur yang membentuk tumpukan yang disebut dengan granum, kalau jamak disebut grana. Klorofil terletak pada bagian yang disebut dengan kuantosom.

Fungsi Klorofil Pada Tumbuhan.

Warna hijau klorofil yang tergabung dalam membrane akan memberi warna hijau pada kloroplas dan sel serta jaringan tumbuhan yang terkena cahaya.

Klorofil menangkap energi matahari yang kemudian digunakan untuk proses fotosintesis zat makanan. Jadi sebenarnya,  kloroplas merupakan tempat berlangsungnya proses fotosintesis. Pada proses fotosintesis terjadi reaksi terang dan reaksi gelap. Reaksi gelap berlangsung di dalam stroma. Sedangkan reaksi terang berlangsung di dalam membrane tilakoid.

Kloroplas mengandung pigmen klorofil dan karotenoid. Pigmen-pigmen fotosintesis tumbuhan tingkat tinggi dikelomopkan menjadi dua jenis, yaitu klorofil dan karotenoid. Kedua pigmen ini memiliki fungsi dalam penyerapan energi cahaya, kemudian mengubahnya menjadi energi kimia. Kedua pigmen ini terletak di membran kloroplas.

Klorofil berfungsi menyerap sinar merah dan biru-ungu, memantulkan sinar hijau, kecuali bila tertutup oleh pigmen warna lain.

Karotenoid merupakan pigmen berwarna kuning, oranye, merah atau coklat yang menyerap sinar bergelombang antara biru-ungu.

Daftar Pustaka

 

Fungsi Pembuluh Limfa Getah Bening

Selain pembuluh darah, manusia juga memiliki pembuluh limfa. Pembuluh limfa disebut juga pembuluh getah bening. Limfa adalah cairan yang menggenangi jaringan tubuh. Limfa memiliki sistem peredaran sendiri yang dimulai dari jaringan sampai ke vena. Peredaran limfa tidak selalu melalui pembuluh sehingga disebut peredaran terbuka.

fungsi-pembuluh-limfa-getah-bening

fungsi-pembuluh-limfa-getah-bening

Cairan limfa tidak mengandung eritrosit dan trombosit, namun banyak mengandung sel darah putih, yaitu limfosit. Limfa berperan dalam pengangkutan sisa metabolisme, lemak dari usus, dan berperan dalam melawan serangan  kuman.

Jenis – jenis Kelenjar Limfa

Beberapa getah bening yang besar adalah:

Kelenjar limfa lipat siku, lipat paha, ketiak, lutut, dan leher

Kelenjar selaput lender usus. Pembuluh limfa yang berasal dari selaput lender usus disebut pembuluh kil.

Kelenjar folikel bawah lidah

Kelenjar pada tonsil amandel dan adenoid.

Fungsi Limfa Getah Bening

Beberapa fungsi limfa di antaranya adalah:

Limfa mempunyai fungsi untuk mengabsorpsi lemak di usus halus dan kemudian mengangkutnya ke darah.

Limfa berfungsi mengambil kelebihan cairan jaringan dan mengembalikannya ke sistem peredaran darah.

Selain itu, limfa memiliki fungsi yang sangat penting dalam membantu tubuh untuk mempertahankan dari beragam penyakit.

Cara Kerja Limfa

Peredaran limfa dimulai dari jaringan dan berakhir pada pembuluh balik di bawah selangka. Limfa didistribusikan di dalam tubuh dengan mengandalkan kontraksi otot-otot rangka. Tubuh  manusia memiliki beberapa nodus limfa.

Nodus tersebut terdiri dari sinus-sinus, yaitu ruangan tempat penyaringan bahan-bahan yang sudah diabsorpsi atau dihilangkan dari jaringan oleh sel darah putih (makrofag).

Cairan limfa berasal dari plasma darah dalam kapiler darah yang keluar menuju jaringan tubuh. Kemudian, cairan limfa ini masuk ke dalam dua macam pembuluh getah bening, yaitu duktus limfatikus dekster dan duktus toraksikus sinister.

Duktus limfatikus dekster ialah pembuluh yang mengalirkan cairan limfa dari kepala, leher, dada, paru-paru, jantung, dan tangan sebelah kanan masuk ke pembuluh balik bawah tulang selangka kanan.

Sedangkan, duktus toraksikus sinister ialah pembuluh yang mengalirkan cairan limfa dari kepala, leher, dada, paru-paru, jantung, dan tangan sebelah kiri masuk ke pembuluh balik di bawah tulang selangka kiri.

Pembuluh limfa dada merupakan tempat bermuaranya pembuluh lemak atau pembuluh kil.  Lemak inilah yang menimbulkan cairan limfa berwarna kuning keputih – putihan. Di sepanjang pembuluh limfa terdapat kelenjar – kelenjar limfa atau nodus. Kelenjar ini berfungsi untuj menyaring kuman.

Daftar Pustaka:

Tahap Proses DNA Rekombinan, Rekayasa Genetika,

DNA (Deoxyribonucleic acid) bertanggung jawab dalam menentukan sifat – sifat yang dimiliki oleh makhluk hidup. DNA mempunyai susunan struktur yang khas untuk tiap organismenya.

Untaian DNA dapat diubah susunannya, sehingga akan diperoleh untaian baru yang mengekspresikan sifat – sifat baru yang diinginkan. Perubahan susunan DNA ini diperoleh dengan teknik atau metoda DNA rekombinan.

Manfaat Tahapan Teknologi dna-rekombinan-pengertian-penjelasan-contoh-soal-pembahasan

Manfaat Tahapan Teknologi dna-rekombinan-pengertian-penjelasan-contoh-soal-pembahasan

Tahap DNA Rekombinan.

Teknologi DNA rekombinan banyak melibatkan bakteri atau virus sebagai vektor (perantara). Proses DNA rekombinan dilakukan dengan 3 tahapan. Tahap pertama adalah mengisolasi DNA, tahap kedua memotong dan menyambung DNA (transplantasi gen atau DNA), dan tahap ketiga memasukkan DNA ke dalam sel hidup.

Isolasi DNA

Isolasi DNA dilakukan dengan tujuan untuk memilih dan memisahkan DNA maupun gen yang dikehendaki. Isolasi ini dilakukan dengan cara mengekstrak kromosom dari organisme donor. DNA dalam kromosom yang dipilih atau diambil  harus dipotong terlebih dahulu. Pemotongan gen dalam satu untaian DNA menggunakan enzim endonuklease restriksi. Enzim ini berperan sebagai gunting biologi.

Memotong Dan Menyambung DNA

DNA dari suatu organisme dapat diisolasi dengan memotongnya menjadi segmen-segmen kecil dengan  menggunakan enzim tersebut. Bagian Segmen DNA yang diperoleh, kemudian dimasukkan dalam suatu vektor.

Vektor ini harus dapat berikatan dengan gen, memperbanyak, dan mengekspresikan gen tersebut. Vektor (organisme pembawa) pada proses ini adalah plasmid atau virus.

Plasmid adalah rantai DNA melingkar di luar kromosom bakteri. Plasmid maupun DNA virus harus dipotong terlebih dahulu sebelum dapat digunakan sebagai vektor. Pemotongan ini menggunakan enzim endonuklease restriksi.

Gen atau DNA yang telah diisolasi selanjutnya dicangkokkan ke dalam plasmid. Proses pencangkokan ini dikenal dengan sebutan transplantasi gen. Transplantasi dilakukan dengan cara mencangkokkan (atau menyambung) gen yang telah diisolasi ke dalam DNA plasmid vektor.

Penyambungan gen tersebut menggunakan enzim ligase yang mampu menyambungkan ujung- ujung nukleotida. Enzim ligase berfungsi  sebagai lem biologi. Setelah proses penyambungan ini, maka vektor mengandung DNA asli dan DNA sisipan (asing).

Dengan demikian, didapatkan organisme dengan rantai DNA gabungan atau kombinasi baru. Rantai DNA gabungan atau kombinasi baru ini disebut DNA rekombinan.

Memasukan Ke Sel Hidup

DNA baru yang telah membawa segmen DNA cangkokan kemudian memasuki tahapan akhir, yaitu dimasukkan ke dalam vektor sel bakteri maupun virus. Pemasukan ini melalui proses pemanasan dalam larutan NaCl atau melalui proses elektroporasi.

Kemudian, bakteri ini (misalkan saja: Escherichia coli) melakukan replikasi dengan cara membelah diri. Melalui proses pembelahan ini, didapatkan plasmid-plasmid hasil dari transplantasi gen (DNA rekombinan) dalam jumlah banyak.

DNA rekombinan merupakan teknik atau metoda yang paling banyak digunakan untuk mendapatkan organisme transgenik (dengan melalui transplantasi gen). Selain menggunakan teknologi DNA rekombinan, dapat juga menggunakan prinsip lain yaitu dengan menggunakan prinsip fusi protoplasma.

Daftar Pustaka:

Adenosin Trifosfat (ATP) Fungsi Bagi Tubuh Manusia

Pengertian.

Adenosin Trifosfat (ATP) merupakan senyawa kimia yang memiliki energi tinggi. ATP tersusun dari ikatan adenin purin terikat pada gula yang mengandung 5 atom C, yaitu ribose dan tiga gugus fosfat. Meskipun digolongkan sebagai molekul berenergi tinggi, namun demikian ikatan kimianya labil dan mudah melepaskan gugus fosfatnya.

ATP terbentuk dari adenosina dan tiga gugus fosfat. Rumus empiris ATP adalah C10H16N5O13P3, sedangan rumus kimianya adalah C10H8N4O2NH2(OH)2(PO3H)3H. ATP memiliki massa molar  507.18 g mol−1.

fungsi-adenosin-trifosfat-atp-bagi-tubuh Manusia

fungsi-adenosin-trifosfat-atp-bagi-tubuh Manusia

Ketika sel memerlukan energi, maka ATP dapat segera dipecah atau dikonversi melalui reaksi hidrolisis (yaitu reaksi dengan air) dan terbentuk energi yang sifatnya mobil. Energi yang terbentuk ini dapat diangkut dan digunakan oleh seluruh bagian sel tersebut.

Energi yang terkandung dalam ATP baru dapat digunakan, jika ATP terlebih dahulu dipecah melalui reaksi hidrolisis dengan cara melepaskan 2 ikatan fosfat, yaitu antara ikatan fosfat kedua dan ketiga kemudian dihasilkan Adenosin Difosfat (ADP).

Energy yang dihasilkan dari reaksi hidrolisis digunakan oleh sel untuk melakukan berbagai aktivitasnya. Proses Konversi  ATP menjadi ADP disertai dengan pembebasan atau pelepasan energi sebesar 7,3 kalori/ mol.

Peristiwa perubahan atau konversi ATP menjadi ADP merupakan reaksi yang dapat balik atau reversible. Reaksi perubahannya dapat dituliskan sebagai berikut.

ATP = ADP + P + 7,3 kal/mol

Karena fungsi ATP sebagai penyimpan energi yang sewaktu-waktu siap digunakan dan bersifat universal (reaksi bolak balik), maka disebut sebagai universal energy carrier. Sel mampu menggunakan energi ATP tersebut dengan sangat efektif. Hal ini karena penggunaan energy ini hanya berlangsung satu sistem yaitu dengan hanya mengambil energi dari sumber ATP.

Daftar Pustaka:

Energi Yang Dibutuhkan Untuk Kontraksi Otot

Fungsi Otot Manusia

Fungsi utama otot manusia adalah sebagai alat gerak aktif. Hal ini dikarenakan adanya kemampuan dari sel – sel otot untuk berkontraksi. Kontraksi sel – sel otot dikendalikan oleh sel –sel saraf. Otot rangka melekat pada tulang melalui tendon. Tendon ini merupakan jaringan ikat padat.

Tendon yang melekat pada tulang yang bergerak disebut insersi. Tendon yang melekat pada tulang yang tidak bergerak disebut origo. Ukuran Otot dapat berubah sesuai dengan seberapa sering otot dilatih atau digerakan.

Energi Untuk Konstraksi Otot, Cara Otot Berkontraksi, Pembahasan Contoh Soal Mekanisme Kontraksi Otot Manusia. Fungsi Utama Otot.

Energi Untuk Kontraksi Otot, Cara Otot Berkontraksi, Pembahasan Mekanisme Kontraksi Otot Manusia. Fungsi Utama Otot.

Otot yang sering dilatih akan membesar dan sebaliknya yang jarang dilatih akan mengecil. Otot yang membesar disebut hipertrofi sedangkan yang mengecil disebut atrofi.

Mekanisme Kontraksi Otot

Mekanisme kontraksi otot dipengaruhi oleh aktivitas protein aktin dan myosin. Pergeseran filament aktin yang tipis pada filament myosin yang tebal menyebabkan otot berkontraksi. Mekanisme kontraksi otot berlangsung dalam beberapa tahapan.

  • Pusat motoric di otak mengirimkan impul atau rangsangan menuju otot melalui saraf motoric atau saraf kranial dan saraf spinal.
  • Sesampainya di ujung akson saraf motoric, rangsang dilanjutkan oleh neorohumor (atau hormone saraf) berupa asetilkolin atau epinefrin (adrenalin) menuju ke otot (atau reseptor pada otot) yang memiliki aktin.
  • Setelah rangsang sampai di reseptor, energy akan dilepaskan. Aktin akan bergesar. Zona H mengecil bahkan dapat menghilang dan sarkomer memendek. Garis saling mendekat dan otot berkontraksi atau berkerut. Jarak anta garis Z satu dengan garis Z lainnya disebut sarkomer.
  • Setelah kontraksi, ujung saraf motoric mengeluarkan suatu zat yang dapat menetralisasi atau menghambat kerja neurohumor yang dihasilkan sebelumnya. Selain itu terjadi kolinesterasi untuk menghambat asetil kolin dan mono amina oksida (MAO) serta menghambat epinefrin adrenalin. Sehingga aktin (atau miofilamen tipis) dan myosin (miofilamen tebal) merenggang. Zona H terbuka. Garis Z satu dan Garis Z lainnya saling menjauh. Otot kembali relaksasi.

Energi Yang Digunakan Untuk Kontraksi Otot.

Energy awal yang dibutuhkan untuk berkontraksi berasal dari penguraian ATP (adenosine trifosfat) dan CP (kreatin fosfat) yang tersedia di dalam otot. ATP dan CP yang dapat digunakan adalah ATP dan CP yang memiliki energi tinggi. Energy ini akan menggerakan filament penghubung antara aktin dan myosin.

Adapun proses penguraian ATP- nya adalah sebagai berikuti:

ATP → ADP + P + Energi

ADP → AMP + P + Energi

Proses penguraian kratin fosfatnya adalah sebagai berikut:

Kreatin fosfat → Kreatin + P + Energi

Energy dari penguraian ATP dan Kreatin dalam otot ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan otot selama 15 detik. Jika aktivitas otot berlanjut dan persediaan kreatin habis, maka energinya diperoleh dari penguraian glukogen yang ada di otot.

Selain dari penguraian glukogen, glokosa darah juga dimanfaatkan sebagai sumber energy untuk kontraksi otot.

Jika energy untuk kegiatan otot secara aerob tidak mencukupi, maka proses glukolisis akan dipercepat dan terjadi proses pembentukan asam laktat.  Adapun reaksinya adalah sebagai berikut:

Asam Piruvat + 2 NADH2 → Asam Laktat + 2 NAD

Asam Laktat + O2 → CO2 + H2O

Asam laktat yang terbentuk dalam otot akan dirubah menjadi karbon dioksida dan air. Penguraian asam laktat ini berlangsung dengan adanya oksigen.

Daftar Pustaka:

Manfaat Bakteri Bagi Kehidupan

Pengertian

Bakteri merupakan organisme yang inti selnya bersifat prokariotik. Ini artinya organisme tersebut belum memiliki membrane inti atau kariotika. Inti sel organisme ini hanya berupa satu molekul ADN. Kebanyakan anggota kelompok monera ini bersifat uniseluler dan mikroskopis.

Berdasarkan klasifikasi yang dibuat oleh Carl Woese yang mengacu pada analisis variasi RNAr organisme prokariotik. Secara fundamental dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu Archaebacteria dan Eubacteria.

manfaat-bakteri-bagi-kehidupan-pengertian-ciri-bakteri

manfaat-bakteri-bagi-kehidupan-pengertian-ciri-bakteri

Ciri _ Ciri Bakteri.

Eubakteria disebut juga bakteri sejati, sama seperti archaebacteria yang bersifat prokariotik. Ciri-ciri yang dimiliki oleh bakteri ini antara lain:

Bakteri mempunyai dinding sel yang mengandung peptidoglikan

Bakteri telah memiliki organel sel yaitu berupa ribosom yang mengandung satu jenis ARN polymerase.

Bakteri memiliki membran plasma yang mengandung lipid dan ikatan ester.

Bakteri memiliki sel yang mampu mensekresikan lender ke permukaan dinding selnya, lendir ini jika terakumulasi akan dapat membentuk kapsul dan kapsul inilah sebagai pelindung untuk mempertahankan diri jika kondisi lingkungan tidak menguntungkan baginya. Bakteri yang berkapsul biasanya lebih patogen dari pada yang tidak memiliki kapsul.

Sitoplasma bakteri terdiri dari protein, karbohidrat, lemak, ion organik, kromatofora, juga terdapat organel sel kecil – kecil  yang disebut ribosom dan asam nukleat sebagai penyusun ADN dan ARN.

Jenis – Jenis Bakteri

Berdasarkan pada cara memperoleh makanannya, bakteri dapat dibagi mencadi dua jenis yaitu autotroph dan juga yang heterotrof.

Berdasarkan pada kebutuhan oksigennya, bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri aerob dan anaerob.

Berdasarkan pada alat geraknya, bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri yang memiliki alat gerak berupa flagel dan bekteri yang tidak berflagel.

Pengelompokan bakteri berdasarkan bentuknya, bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri yang berbentuk batang, bola, dan spiral.

Peran Bakteri Bagi Kehidupan. 

Selain merugikan bagi manusia, hewan dan tumbuhan, bakteri juga banyak memberikan keuntungan  bagi kehidupan. Berbagai bakteri yang menguntungkan antara lain:

  1. Bacillus thuringensis merupakan bakteri yang berperan sebagai agensia pengendali hayati untuk tanaman kobis, kapas, jagung, tembakau, dan pemberantasan nyamuk vektor penyakit malaria dan demam berdarah.
  2. Agrobacterium tumefaciens merupakan bakteri yang digunakan untuk pembuatan tanaman transgenik, baik untuk tujuan resistensi terhadap hama dan penyakit, daya simpan produk, maupun untuk peningkatan nutrisi.
  3. Rhizobium leguminosarum merupakan bakteri yang hidup pada bintil-bintil akar tanaman Leguminoceae. Bakteri ini mampu mengikat nitrogen bebas dari udara, sehingga dapat menyuburkan tanaman. Jenis lain yang mampu memfiksasi nitrogen adalah Azotobacter.
  4. Bakteri Nitrosococcus, Nitrosomonas, dan Nitrobacter berperan dalam menyuburkan tanaman.
  5. Lactobacillus bulgaricus merupakan bakteri yang digunakan untuk membuat youghurt.
  6. Acetobacter xylinum merupakan bakteri untuk membuat nata de coco dari air kelapa.
  7. Bacillus brevis merupakan bakteri yang berperan untuk menghasilkan antibiotic tirotrisin, Bacillus polymyxa menghasilkan polimiksin, Bacillus substilis, mengasilkan basitrasin.
  8. Methanobacterim merupakan bakteri yang berperan dalam pembuatan bio gas sebagai bahan bakar.

Daftar Pustaka.

Manfaat Peran Protozoa Dalam Kehidupan

Pengertian

Protozoa merupakan organisme uniseluler. Kata Protozoa berasal dari bahasa Yunani yaitu protos yang artinya pertama dan zoa berarti hewan. Dengan demikian protozoa dapat diartikan sebagai hewan permulaan atau awal.

Protozoa masuk dalam klasifikasi Protista. Protista bersifat heterotroph, dapat bergerak aktif, dan tubuhnya belum terdiferensiasi secara jelas.

peran-manfaat-protozoa-bagi-kehidupan-makhluk-hidup

peran-manfaat-protozoa-bagi-kehidupan-makhluk-hidup

Ciri – Ciri Protozoa.

Protozoa mempunyai bentuk dan ukuran bervariasi. Pada umunmnya Ukuran tubuh protozoa kurang dari 10 mikro. Namun ada yang sampai berukuran 6 mm.

Bentuk tubuh Protozoa ada yang memiliki bentuk tubuh tetap, ada yang berubah ubah, dan ada yang bercabang. Jika lingkungan untuk hidupnya dianggap tidak menguntungkan, maka protozoa melindungi diri dengan membentuk sel tidak aktif yaitu kista. Setelah lingkungan membaik, dinding kista pecah, dan protozoa dapat hidup secara normal.

Struktur tubuh protozoa hanya terdiri dari satu sel atau uniseluler. Protozoa mempunyai organel – organel sel seperti membrane plasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil, dan inti sel.

Habitat protozoa adalah di tanah, di perairan, dan di dalam organisme lain. Protozoa dapat hidup baik secara soliter maupun secara berkelompok.

Klasifikasi atau Jenis Protozoa

Berdasarkan pada alat geraknya, protozoa dibedakan menjadi

Rhizopoda atau Sarcodina

Ciliata

Flagellata atau Mastigophora

Sporozoa

Cara Berkembang Biak Protozoa

Sebagian besar protozoa bereproduksi secara aseksual melalui pembelahan biner. Sebagian lagi bereproduksi secara seksual melalui penyatuan materi genetic yang disebut konjugasi.

Dalam kehidupan protozoa memiliki peran atau manfaat yang menguntungkan dan merugikan.

Peran Menguntungkan

Adapun manfaat yang menguntungkan dari protozoa di antara adalah:

Protozoa berperan dalam mengontrol jumlah polpulasi bakteri

Protozoa sebagai komponen penyusun plankton yang merupakan sumber makanan hewan air. Protozoa merupakan konsumen tingkat pertama dalam ekosistem di perairan.

Foraminifera sebagai penunjuk adanya sumber daya minyak bumi

Radiolarian yang telah mati dan mengendap di perairan digunakan sebagai bahan penggosok dan bahan peledak.

Peran Merugikan:

Peran Protozoa yang merugikan di antaranya adalah:

Penyebab beberapa penyakit pada ternak seperti sapi, kembing dan kuda

Penyebab beberapa penyakit pada manusia seperti malaria, diare, dan kala azar.

Penyebab penyakit malaria adalah protozoa jenis plasmodium. Penyakit malaria ditularkan oleh nyamuk anopheles betina. Protozon ini menyerang sel – sel hati serta sel darah merah manusia.

Jenis – Jenis Protozoa Plasmodium Penyebab Malaria:

Plasmodium vivax dan plasmodium ovale menyebabkan penyakit malaria tertian

Plasmodium malariae menyebabkan penyakit malaria kuartana

Plasmodium falcifarum menyebabkan penyakit malaria tropikana.

Daftar Pustaka:

Fungsi Cairan Empedu Hati Pada Pencernaan Manusia

Hati.

Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh yang letaknya dibagian kanan atas rongga perut. Hati merupakan salah satu organ tubuh yang memiliki fungsi dalam system pencernaan dan juga berfungsi dalam system ekskresi.

fungsi-empedu-pada-pencernaan-ekskresi-manusia

fungsi-empedu-pada-pencernaan-ekskresi-manusia

System Pencernaan.

Merupakan system yang terdiri dari saluran dan kelenjar pencernaan yang berfungsi memecah bahan – bahan makanan menjadi sari – sari makanan yang siap diserap oleh tubuh.

System Ekskresi.

System ekskresi merupakan system yang terdiri dari organ – organ tubuh yang berfungsi untuk mengeluarkan sisa metabolisme yang sudah tidak diperlukan lagi oleh tubuh.

Fungsi Hati.

Fungsi hati dalam system ekskresi adalah menghasilkan empedu secara kontinyu terus menerus. Empedu merupakan cairan jernih kehijauan.

Hati menyerap zat racun seperti obat – obatan dan alcohol dari system peredaran darah. Hati mengeluarkan zat racun tersebut bersama dengan getah empedu. Di sini hati berfungsi sebagai penetral dan pembersih tubuh dari zat – zat racun.

Empedu berasal dari penghancuran Hb eritrosit yang telah tua. Hb akan diuraikan menjadi hemin, zat besi dan globin. Zat besi dan globin akan disimpan dalam hati kemudian dikirim ke sumsum tulang merah untuk membentuk antibody atau Hb baru.

Hemin akan dikonversi menjadi zat warna empedu yang berwarna hijau biru atau bilirubin dan biliverdin. Zat warna ini dalam usus akan dioksidasi dan berubah menjadi urobilin. Urobilin memberikan warna feses dan urin menjadi kekuningan.

Kandungan Cairan Empedu.

Kandungan atau komposisi cairan empedu adalah: Garam empedu, Kalesterol, Bilirubin, dan Bakteri serta obat – obatan.

Garam empedu berfungsi untuk mereduksi tegangan permukaan lemak agar lemak dapat diubah menjadi emulsi.

Kalesterol merupakan sisa metabolisme lemak yang harus dikeluarkan dari tubuh.

Bilirubin merupakan zat warna empedu yang berasal dari perombakan eritrosit yang telah tua.

Fungsi Empedu.

Beberapa fungsi dari empedu antara lain adalah:

Absorsi lemak  pada usus halus.

Mengubah zat yang tidak larut dalam air menjadi zat yang larut dalam air.

Untuk pembentukan urea.

Daftar Pustaka;