Modal Bank: Pengertian Fungsi Kecukupan Modal Minimum Bank Contoh Perhitungan ATMR CAR Bank

Pengertian Modal:  Modal adalah sejumlah dana yang ditempatkan oleh pihak pemegang saham sebagai pendiri badan usaha yang dimaksudkan untuk membiayai kegiatan usaha bank dan untuk memenuhi kewajiban regulasi yang telah ditetapkan oleh otoritas monoter.

Modal juga merupakan investasi yang dilakukan oleh pemegang saham yang harus selalu berada dalam bank dan tidak ada kewajiban pengembalian atas penggunaannya.

Pengertian Modal Menurut Dahlan Siamat

Modal bank adalah dana yang diinvestasikan oleh pemilik dalam rangka pendirian badan usaha yang dimaksudkan untuk membiayai kegiatan usaha bank disamping memenuhi peraturan yang ditetapkan

Pada dasarnya modal bank merupakan dana yang diinvestasikan oleh pemilik untuk membiayai kegiatan usaha bank yang jumlahnya telah ditetapkan.

Pengertian Modal Menurut Komaruddin Sastradipoera

Modal bank sebagai sejumlah dana yang diinvestasikan dalam berbagai jenis usaha (ventura) perbankan yang relevan

Pengertian Modal Menurut N Lapoliwa

Modal bank merupakan modal awal pada saat pendirian bank yang jumlahnya telah ditetapkan dalam suatu ketentuan atau pendirian bank

Fungsi Modal Bank

Beberapa fungsi dari modal bank diantaranya adalah:

a). Fungsi Modal Bank Sebagai Pelindung Deposan

Modal bank akan melindungi para deposan dari segala kerugian usaha perbankan akibat salah satu atau kombinasi risiko usaha perbankan, misalnya terjadi likuidasi dan insolvency – pailit, terutama dana yang tidak dijamin oleh pemerintah

b). Fungsi Modal Bank Untuk Kepercayaan Masyarakat

Modal bank akan memastikan bahwa bank tetap beroperasi sehingga memperoleh pendapatan yang mampu menutup semua kerugian kerugian sehingga mampu meningkatkan kepercayaan para deposan dan pengawas bank yang cukup terhadap bank.

Modal bank berkemampuan untuk memenuhi kewajiban yang telah jatuh tempo dan memberikan keyakinan mengenai kelanjutan operasi bank meskipun terjadi kerugian.

c). Fungsi Modal Bank Untuk Operasi Bank

Modal bank secara operasional digunakan untuk membiayai kebutuhan aktiva tetap seperti penyediaan dana untuk pembelian tanah, Gedung, peralatan sebagai sarana terlakasananya kegiatan perbankan.

d). Fungsi Modal Bank Untuk Regulasi Permodalan

Modal bank berfungsi sebagai dana yang digunakan untuk memenuhi ketentuan atau regulasi permodalan yang sehat menurut otoritas moneter.

Modal bank berfungsi untuk memenuhi persyaratan minimum yang diperlukan agar tetap dapat izin beroperasi.

e). Fungsi Modal Bank Sebagai Representatif Kepemilikan

Modal bank menjadi representasi dari kepemilikan pribadi pada bank bank komersial. Adanya saham modal akan membedakan bank komersial dari bank tabungan bersama dan asosiasi kredit lainnya.

Komponen Modal Bank

Modal bank dapat digolongkan menjadi dua golongan besar yaitu modal inti dan modal pelengkap.

1). Modal Inti – Primary Capital – Tier 1,

Modal inti merupakan modal yang disetor para pemilik bank dan modal yang berasal dari cadangan yang dibentuk ditambah dengan laba yang ditahan.

Komponen terbesar dari modal inti adalah modal saham yang disetor. Sedangkan selebihnya tergantung pada laba yang diperoleh dan kebijakan rapat umum pemegang saham.

Komponen modal inti pada prinsipnya terdiri atas modal disetor dan cadangan – cadangan yang dibentuk dari laba setelah pajak dan goodwill.

a). Modal Disetor – Bank

Modal disetor adalah modal yang pertama kali disetor secara efektif oleh pemilik atau pemegang saham bank pada waktu pendirian bank tersebut.

b). Agio Saham – Bank

Agio saham adalah selisih kelebihan setoran modal yang diterima oleh bank sebagai akibat harga saham yang melebihi nilai nominalnya.

c). Cadangan Umum – Bank

Cadangan umum adalah cadangan yang dibentuk dari penyisihan laba yang ditahan atau dari laba bersih setelah dikurangi pajak yang disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham.

d). Cadangan Tujuan – Bank

Cadangan tujuan adalah bagian laba setelah dikurangi pajak yang disisihkan untuk tujuan tertentu dan telah mendapat persetujuan pemilik – pemegang saham.

e). Laba Ditahan – Retained Earning  – Bank

Laba yang ditahan (retained earnings) adalah laba bersih setelah dikurangi pajak yang disetujui oleh pemilik pemegang saham untuk tidak dibagikan.

f). Laba Tahun Lalu – Bank

Laba tahun lalu adalah laba bersih tahun- tahun lalu setelah dikurangi pajak, dan belum ditetapkan penggunaannya oleh pemiliki -pemegang saham.

Jumlah laba tahun lalu yang diperhitungkan sebagai modal inti hanya sebesar 50 %. Jika bank mempunyai saldo rugi tahun-tahun lalu, maka seluruh kerugian tersebut menjadi faktor pengurang dari modal inti.

g). Laba Tahun Berjalan – Bank

Laba tahun berjalan adalah laba yang diperoleh dalam tahun buku berjalan setelah dikurangi taksiran utang pajak. Jumlah laba tahun buku berjalan yang diperhitungkan sebagai modal inti hanya sebesar 50%.

Jika pada tahun berjalan bank mengalami kerugian, maka seluruh kerugian tersebut menjadi faktor pengurang dari modal inti.

h). Rugi Tahun Bejalan – Bank

Rugi tahun berjalan, merupakan rugi yang telah diderita dalam tahun buku yang sedang berjalan.

2). Modal Pelengkap – Secondary Capital – Tier 2,

Modal pelengkap terdiri atas cadangan – cadangan yang dibentuk tidak dari laba setelah pajak serta pinjaman yang sifatnya dipersamakan dengan modal.

a). Cadangan Revaluasi Aktiva Tetap – Bank

Cadangan revaluasi aktiva tetap adalah cadangan yang dibentuk dari selisih penilaian kembali aktiva tetap yang telah medapat persetujuan Direktorat Jendral Pajak

b). Cadangan Penghapusan Aktiva Produktif – PPAP – Bank

Cadangan penghapusan aktiva yang diklasifikasikan adalah cadangan yang dibentuk dengan cara membebani laba rugi tahun berjalan, dengan tujuan agar dapat menanggung kerugian yang mungkin timbul sebagai akibat dari tidak diterimanya kembali sebagian atau seluruh aktiva produktif.

Cadangan ini termasuk cadangan piutang ragu- ragu dan cadangan penurunan nilai surat-surat berharga. Jumlah maksimum cadangan penghapusan aktiva yang diperhitungkan adalah sebesar 1,25% dari jumlah aktiva tertimbang menurut resiko.

c). Modal Pinjaman – Modal Kuasi – Bank

Modal Pinjaman adalah modal yang didukung oleh instrumen atau warkat yang memiliki sifat seperti modal atau utang dengan nilai maksimum pinjaman 50% dari jumlah modal inti.

Ciri – Ciri Modal Pinjaman Modal Kuasi – Bank

  • Bank tidak menjamin pengembalian dananya
  • Pelunasan dan penarikan bukan inisiatif pemiliki namun harus persetujuan Bank Indonesia
  • Modal pinjaman dapat digunakan oleh bank untuk menanggung kerugian yang melebihi retained earning dan cadangan lainnya yang termasuk modal inti.
  • Bank berhak menangguhkan pembayaran bunga, jika bank mengalami kerugian atau laba bank tidak cukup untuk membayar bunga tersebut.

d). Pinjaman Subordinasi – Bank

Pinjaman subordinasi adalah pinjaman yang memenuhi syarat syarat yang sudah ditentukan oleh otoritas monoter

Syarat – Syarat Pinjaman Subordinari – Bank

  • Adanya perjanjian tertulis antara bank dengan pemberi pinjaman.
  • Pinjaman subordinasi harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari Bank Indonesia.
  • Pinjaman subordiasi tidak dijamin oleh bank yang bersangkutan dan perjanjian lainnya
  • Bank harus menyampaikan program pembayaran kembali pinjaman subordinasi tesebut.
  • Pinjaman minimal berjangka waktu 5 (lima) tahun.
  • Pelunasan sebelum jatuh tempo harus mendapat persetujuan dari BI, dan pelunasan tersebut tidak mempengaruhi permodalan bank tersebut.

Modal Pelengkap Tambahan – Tier 3,- Bank

a). Bank dapat menggunakan modal pelengkap tambahan – tier 3 dengan tujuan untuk memenuhi Kebutuhan Penyediaan Modal Minimum (KPMM) atau Capital Adequcy Ratio (CAR) secara individual dan atau secara konsolidasi dengan anak perusahaan.

b). Modal pelengkap tambahan – tier 3 pada penentuan KPMM hanya digunakan ketika bank memperhitungan risiko pasar.

Kebutuha – Kecukupan Modal Bank – Bank

Kecukupan modal bank merupakan suatu ketentuan tentang pengelolaan modal yang berlaku pada sebuah bank berdasarkan pada standar yang ditetapkan oleh otoritas monoter.

Modal harus cukup untuk memenuhi fungsi dasar sebagai sebuah badan usaha perbankan. Setidaknya setiap bank harus mempunyai jumlah modal minumun yang harus dipenuhi.

a). Modal harus cukup untuk membiayai organisai dan operasi sebuah bank

b). Modal harus dapat memberikan rasa perlindungan pada penabung dan kreditor lainnya

c). Modal harus memberikan rasa percaya pada para penabung dan pihak berwenang.

Modal Minimum Bank (Sesuai Peraturan OJK)

Ketentuan modal minimum bank umum yang berlaku di Indonesia mengikuti standar Bank for International Settlements (BIS).

Ketentuan modal minimum ditetapkan dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11 /POJK.03/2016 tentang kewjiban penyediaan modal minimum Babk Umum.

Bank wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko seperti berikut:

a). 8% (delapan persen) dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) bagi Bank dengan profil risiko Peringkat 1;

b). 9% (sembilan persen) sampai dengan kurang dari 10% (sepuluh persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko Peringkat 2;

c). 10% (sepuluh persen) sampai dengan kurang dari 11% (sebelas persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko Peringkat 3; atau

d). 11% (sebelas persen) sampai dengan 14% (empat belas persen) dari ATMR bagi Bank dengan profil risiko Peringkat 4 atau Peringkat 5.

Rasio Kecukupan Modal Bank

Salah satu cara untuk mengetahui kecukupan modal sebuah bank adalah dengan melihat rasio modal terhadap barbagai asset bank yang bersangkutan.

Rasio modal dapat diketahui dengan membandingkan antara modal dengan berbagai rekening (komponen) necara seperti total deposit, total asset, total asset beresiko.

Indikator yang digunakan untuk mengukur kecukupan modal adalah dengan Capital Adequacy Ratio (CAR).

Capital Adequacy Ratio (CAR) adalah rasio yang menunjukkan seberapa besar jumlah seluruh aktiva bank yang mengandung unsur risiko seperti kredit, penyertaan, surat berharga, tagihan pada bank lain yang dibiayai oleh modal sendiri.

Rumus Capital Adequacy Ratio – CAR – Bank

Nilai capital adequacy ratio CAR suatu bank dapat dinyatakan dengan menggunakan persamaan berikut:

CAR = (Modal Sendiri)/(ATMR) x 100 %

ATMR = aktiva tertimbang menurut risiko

Dari rumusnya dapat diketahui bahwa Capital Adequacy Ratio CAR merupakan rasio yang membandingkan antara modal sendiri dengan aktiva berisiko.

Risiko kredit adalah risiko yang timbul akibat kegagalan pihak debitur atau pihak lain dalam memenuhi kewajiban kepada bank.

Rasio ini menunjukkan risiko atas modal yang diinvestasikan terhadap aktiva berisiko rendah maupun berisiko tinggi.

Aktiva Tertimbang Menurut Risiko merupakan penjumlahan dari nilai nominal komponen aktiva setelah dikalikan dengan masing- masing bobot risikonya.

Aktiva yang paling tidak berisiko diberi bobot 0% dan aktiva yang paling berisiko diberi bobot 100%.

 

Bobot risiko untuk tiap tiap komponen (pos) keuangan dalam neraca mengikuti standar yang ditetapakn dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11 /POJK.03/2016 tentang kewajiban penyediaan modal minimum Babk Umum.

Bobot risiko yang digunakan untuk perhitungan nilai ATMR dapat dilihat pada table berikut:

Nilai Standar Bobot Risiko - Aktiva Tertimbang Menurut Risiko ATMR - Bank 1
Standar Bobot Risiko – Aktiva Tertimbang Menurut Risiko ATMR – Bank 1

Dengan demikian ATMR menunjukkan nilai aktiva berisiko yang memerlukan antisipasi modal dalam jumlah yang cukup.

Contoh Soal Perhitungan Capital Adequacy Ratio CAR Bank

Sebuah bank memiliki data keuangan seperti yang ditunjukkan dalam contoh laporan neraca (sisi aktiva) yang disederhanakan berikut:

Contoh Soal Perhitungan Capital Adequacy Ratio CAR Bank 2
Contoh Soal Perhitungan Capital Adequacy Ratio CAR Bank 2

Tentukanlah Aktiva Terimbang Menurut Risiko – ATMR bank, Modal minimum bank, nilai Capital Adequacy Ratio – CAR Bank tersebut.

Menghitung Aktiva Tertimbang Menurut Risiko ATMR  Bank

Komponen aktiva yang dihitung dalam ATMR adalah Kas dengan bobot 0%, Penempatan pada bank dengan bobot 20%, Kredit yang diberikan dengan bobot 50%, Aktiva tetap inventaris dan Aktiva lainnya diberi bobot 100%.

Secara keseluruhan, masing masing pos aktiva dikenversi menjadi ATMR dengan bobot risikonya seperti ditunjukkan pada tabel berikut

Menghitung Aktiva Tertimbang Menurut Risiko ATMR Bank 3
Menghitung Aktiva Tertimbang Menurut Risiko ATMR Bank 3

Nilai ATMR masing masing komponen (pos) aktiva dihitung dengan mengalikan kolom (a) dan kolom (b).

Total ATMR merupakan jumlah seluruh nilai ATMR pada kolom (a x b) dan total ATMR-nya adalah Rp 994 miliar rupiah. Ini artinya, bank memiliki aktiva senilai 994 miliar rupiah yang berisiko dengan bobot antara 20 – 100%.

Rumus Menghitung Kebutuhan – Kecupkupan Modal Minimum Bank

Kecukupan penyediaan modal minimum (KPMM) atau Modal minimum yang harus dimiliki oleh bank dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut

Modal Minimum = ATMR x 8%

Modal Minimum = 994 x 8%

Modal Minimum = 79,52 miliar rupiah

Jadi, bank setidak tidaknya memiliki modal sebesar 79,52 miliar rupiah.

Menghitung Total – Kelebihan – Modal Bank Bank

Untuk dapat mengitung kebutuhan – kecukupan suatu bank, maka diperlukan data keuangan yang masuk dalam komponen modal bank yang terdiri dari modal inti dan modal pelengkap. Sebagai contoh modal bank ditunjukkan seperti berikut:

Menghitung Total – Kelebihan – Modal Bank Bank 4
Menghitung Total – Kelebihan – Modal Bank Bank 4

Rumus Menghitung Total Modal Bank

Dengan menggunakan data di atas maka total modal bank  dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

TM = MI + MP

TM = total modal bank

MI = modal inti = 392,7

MP = modal pelengkap = 12,4

TM = 405,1 miliar

Menghitung Capital Adequacy Ratio – CAR – Bank

Rasio kecukupan penyediaan modal minimum (KPMM) atau Capital adequacy rasio CAR suatu bank dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut:

CAR = (Modal)/(ATMR) x 100%

CAR = (405,1)/(994) x 100%

CAR = 40,75 %

Dengan nilai CAR sebesar 40,75% maka modal bank akan mampu menanggung risiko dari aktiva sebesar 40,75 persen. Artinya setiap 100 rupiah aktiva berisiko yang disalurkan pada masyarakat dapat ditanggung dengan 40,75 rupiah dari modal bank.

Seandainya materi ini memberikan manfaat, dan anda ingin memberi dukungan Donasi pada ardra.biz, silakan kunjungi SociaBuzz Tribe milik ardra.biz di tautan berikuthttps://sociabuzz.com/ardra.biz/tribe

Uji Coba…Cukup dengan Intel UHD Graphic 620 bisa main game

Simak “Pieck hugged the panzer squad | Attack On Titan Final season episode 06 [ HD ]” Sangat Memukau

Daftar Pustaka:

  1. Ismail, 2010, “Manajemen Perbankan – Dari Teori Menuju Aplikasi” Edisi Pertama, Catakan 5, Prenadamedia Group, Jakarta
  2. Kasmir, 2000, “Manajemen Perbankan”, Edisi Revisi, Cetakan 13, PT Rajagrafindo Persada, Jakarta.
  3. Darmawi, Herman, 2011, “Manajemen Perbankan”, Cetakan 4, PT Bumi Aksara, Jakarta.
  4. Suhardjono, M.K., 2012, “Manajemen Perbankan – Teori dan Aplikasi”, Edisi Kedua, Cetakan 2, BPFE, Yogyakata.
  5. Taswan, 2010, “Manajemen Perbankan – Konsep Teknik dan Aplikasi”, Edisi Kedua, UPP STIM YKPN Yogyakarta.
  6. Kasmir, 2012, “Dasar Dasar Perbankan”, Edisi Revisi, Rajawali Pers, Jakarta.
  7. Djumhana, Muhamad, 2006, “Hukum Perbankan di Indonesia”, Cetakan Kelima, PT Citra Aditya Bakti, Bandung.
  8. Kasmir, 2015, “Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya”, Edisi Revisi, Rajawali Pers, Jakarta.
  9. Mangani, Silvanita, Ktut, 2009, “Bank dan Lembaga Keuangan Lain”, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  10. Mishkin, S., Frederic, 2008’ “Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Uang”, Edisi Kedelapan, Salemba Empat, Jakarta.
  11. Joesoef, Jose Rizal, 2008, “Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing”, Salemba Empat, Jakarta.
  12. Djamil, Fathurrakman, 2012, “Penerapan Hukum Perjanjian dalam Transaksi di Lembaga Keuangan Syariah”, Cetakan Pertama, Sinae Grafika, Jakarta.
  13. Fuady, Munir, 2004, “Hukum Perbankan Modern”, Buku Kedua, Citra Aditya Bakti, Bandung.
  14. Machmud, A. Rukmana, H., 2010, “Bank Syariah, Teori, Kebijakan, dan Studi Empiris di Indonesia”, Penerbit Erlangga, Jakarta.

 

Pendapatan Disposibel Disposible Income (DI) Pengertian Contoh Soal

Pengertian Disposible Income. Disposible Income adalah Personal Income (PI) setelah dikurangi pajak langsung. Pajak langsung misalnya pajak bumi dan bangunan, pajak kendaraan bermotor dan sebagainya. Disposible income merupakan pendapatan yang siap digunakan, baik untuk keperluan konsumsi maupun untuk ditabung.

Pada tabel dapat dilihat pendapat disposibel menurut rumah tangga Indonesia pada tahun 2000, 2005 dan tahun 2008. Pendapat disposibel rumah tangga menunjukkan peningkatan yang cukup besar, baik selama lima tahun dari tahun 2000 sampai tahun 2005 maupun selama tiga tahun dari tahun 2005 sampai tahun 2008.

nilai pendapatan-disposibel rumah tangga
nilai pendapatan-disposibel rumah tangga

Formulasi untuk menghitung Disposible Income adalah:

DI = PI – Pajak Langsung

Tabungan merupakan uang yang disisihkan dari hasil pendapatan yang tidak digunakan untuk belanja namun dikumpulkan sebagai cadangan masa depan. Tabugan ini disimpan di lembaga keuangan resmi seperti Bank. Tabungan ini dapat menambah pendapatan nasional karena, tabungan dapat dimanfaatkan untuk keperluan investasi. Melalui investasi inilah pendapatan nasional dapat meningkat. Penjelasan tentang pendapatan nasional dapat diuraikan dengan urutan seperti terlihat di bawah ini.

GDP > GNP > NNP > NNI > PI > DI

Perbandingan mengenai indikator pendapatan nasional akan lebih jelas bila kita menerapkan dalam angka:

  1. GDP Rp. 100.000,00

Pendapatan Neto dari LN Rp. 10.000,00 –

  1. GNP Rp. 90.000,00

Depresiasi/Penyusutan Rp. 5.000,00 _

  1. NNP Rp. 85.000,00

Pajak tidak langsung Rp. 3.000,00 _

  1. NNI Rp. 82.000,00
  • Laba ditahan Rp. 7.500
  • PPh Persh. Rp. 2.500
  • Iuran Sosial Rp. 1.000 + Rp. 11.000,00 _
  1. PI Rp. 71.000,00

Pajak Langsung Rp. 5.000,00 _

  1. DI Rp. 66.000,00

Konsumsi Rp. 47.000,00 _

Tabungan (saving) Rp. 19.000,00

Daftar Pustaka:

  1. Prasetyo, P., Eko, 2011, “Fundamental Makro Ekonomi”, Edisi 1, Cetakan Kedua, Beta Offset, Yogyakarta.
  2. Putong, Iskandar. Andjaswati, N.D., 2008, “Pengantar Ekonomi Makro”, Edisi Pertama, Penerbit Mitra Wacana Media, Jakarta.
  3. Firdaus, R., Ariyanti, M., 2011, ”Pengantar Teori Moneter serta Aplikasinya pada Sistem Ekonomi Konvensional dan Syariah”, Cetakan Kesatu, AlfaBeta, cv, Bandung.
  4. Mankiw, N., Gregory, 2003, “Teori Makroekonomi”, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  5. Jhingan, M.L., 2008, “Ekonomi Pembangunan Perencanaan”, Edisi Pertama, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  6. Samuelson, A., Paul. Nordhaus, D., William, 2004, “Ilmu Makro Ekonomi”, Edisi 17, PT Media Global Edukasi, Jakarta.
  7. Sukirno, Sadono, 2008, “Makroekonomi Teori Pengantar”, Edisi Ketiga, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  8. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian Disposible Income Disposible Income dan Contoh Personal Income (PI).  setelah Contoh pajak langsung dengan Pengertian  Pajak langsung.
  9. Ardra.Biz, 2019, “Pendapat disposibel rumah tangga Rumus menghitung Disposible Income dengan Contoh Soal Ujian Disposible Income. Tabungan adalah dan  Fungsi Tabungan Pendapatan Disposibel atau Tabungan pada pendapatan nasional.
  10. Ardra.Biz, 2019, “Penjelasan Pendapatan Nasional dengan Pengertian GDP dan Pengertian GNP dan Pengertian  NNP dan pengertian  NNI dengan Pengertian PI, Pengertian DI. Walaupun Pendapatan Neto dari LN atau Depresiasi/Penyusutan ,

Terbentuknya stalagtit adalah akibat dari pelapukan …

Terbentuknya stalagtit adalah akibat dari pelapukan …

a). biologis

b). mekanik

c). fisik

d). kimiawi

Jawaban: d

Stalagtit merupakan contoh dari hasil proses pelapukan yang terjadi di daerah batu kapur..

Pelapukan adalah proses penghancuran batuan dari ukuran besar hingga menjadi kecil.

Pelapukan dapat terjadi akibat pengaruh cuaca, percampuran air dan udara, serta kegiatan makhluk hidup.

Jenis Pelapukan: Berdasarkan cara terjadinya, pelapukan dibedakan menjadi tiga, yaitu pelapukan fisika, pelapukan kimia, dan pelapukan biologi.

Stalagtit terbentuk oleh adanya proses pelapukan secara kimia.

Pelapukan kimia adalah pelapukan yang terjadi karena batuan bereaksi dengan zat lain secara kimia.

Pelapukan terjadi akibat adanya reaksi antara udara, air, dan mineral yang ada di dalam batuan.

Terjadinya Reaksi antara air dengan karbon dioksida (gas CO2) yang terkandung di udara dapat melapukkan batuan.

Proses tersebut banyak terjadi di pegunungan kapur yang menghasilkan gejala karst, seperti stalagtit dan stalagmit.

Terbentuknya stalagtit adalah akibat dari pelapukan …

Bumi kita terdiri dari tiga lapisan yaitu …

Bumi kita terdiri dari tiga lapisan yaitu …

a). daratan, kerak bumi, dan mantel bumi

b). inti bumi, daratan, dan lautan

c). inti bumi, lapisan mantel bumi, dan kerak bumi

d). inti bumi, kerak bumi, kulit bumi

Jawaban: c

Lapisan bumi terdiri dari lapisan kerak, lapisan mantel bumi, inti bumi.

Inti bumi adalah bagian dari pusat bumi yang berbentuk seperti bola. Lapisan ini sangat keras karena Sebagian besar terdiri dari unsur besi.

Makin ke dalam suhunya makin tinggi dan dapat mencapai suhu 4.800 O C.

Lapisan mantel bumi terdiri dari batuan cair pijar yang disebut dengan magma. Magma memiliki suhu dan tekanan yang sangat tinggi.

Magma sangat aktiv yang bergerak terus -menerus ke segala arah.

Lapisan mantel bumi terbagi menjadi dua yaitu:

Lapisan mantel sebelah luar adalah lapisan yang menjadi berbatasan dengan kerak bumi;

lapisan mantel bagian dalam adalah lapisan yang menjadi berbatasan dengan inti bumi.

Lapisan kerak bumi adalah lapisan terluar bumi. Lapisan kerak bumi disebut juga kulit bumi. Lapisan ini sangat keras dan tipis.

Lapisan kulit bumi mengandung lapisan tanah. Pada lapisan kulit bumi, makhluk hidup hidup dan berkembangbiak.

Bumi kita terdiri dari tiga lapisan yaitu …,

Batu marmer terbentuk dari batu … yang mengalami perubahan suhu dan tekanan tinggi

Batu marmer terbentuk dari batu … yang mengalami perubahan suhu dan tekanan tinggi.

a). gamping

b). konglomerat

c). breksi

d). apung

Jawaban: a

Batu marmer berasal dari batu kapur yang telah mengalami proses perubahan bentuk dan dikelompokan sebagai batuan metamorf atau batuan malihan.

Batu kapur sering disebut sebagai batu gamping. Batu gamping Terbentuk dari hasil pemadatan cangkang hewan lunak atau hewan laut yang telah mati.

Cangkang hewan tersebut tersusun dari kapur yang tidak musnah atau hilang oleh perubahan alam namun mengalami perubahan bentuk.

Batu kapur mengalami perubahan akibat adanya tekanan dan suhu tinggi dalam rentang waktu relatif lama.

Tekanan tinggi dapat disebabkan oleh tindihan dari dalam maupun dari luar bumi. Sedangkan Suhu tinggi dapat disebabkan oleh kontak atsu sentuhan dengan magma yang bersuhu sangat tinggi.

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan dari keadaan sebelumnya batu kapur menjadi marmer.

Perubahan bentuk batu marmer disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain karena suhu dan tekanan yang sangat tinggi, pengaruh air, dan perubahan kimia yang terjadi di dalam kerak bumi.

Batu marmer banyak digunakan untuk membuat hiasan atau dekorasi dan sebagai bahan baku pembuatan keramik.

Ciri ciri marmer (Batu pualam) adalah mempunyai pita pita dengan warna berbeda- beda, berkristal dari sedang sampai kasar, jika ditetesi asam mengeluarkan bunyi mendesis.

15). Jawaban Ujian Soal Batu Gamping,

Batu gamping disebut juga …

a). batu kapur

b). batu marmer

c). batu tulis

d). batu apung

Jawaban: a

Batu marmer terbentuk dari batu … yang mengalami perubahan suhu dan tekanan tinggi

Pelapukan biologis dapat disebabkan oleh …

Pelapukan biologis dapat disebabkan oleh …

a). pengkristalan air garam

b). perubahan cuaca

c). hujan asam

d). lumut kerak

Jawaban : d

Pelapukan adalah proses penghancuran batuan dari ukuran besar menjadi batuan yang berukuran kecil.

Pelapukan batuan dipengaruhi oleh cuaca, campuran air dengan udara, dan aktivitas dari makhluk hidup.

Batuan yang telah lama mengalami proses pelapukan. pada akhirnya akan membentuk lapisan- lapisan tanah.

Berdasarkan proses terjadinya, pelapukan dibedakan menjadi tiga, yaitu pelapukan fisika, pelapukan kimia, dan pelapukan biologi.

Pelapukan biologi adalah pelapukan yang disebabkan oleh aktivitas makhluk hidup seperti aktivitas manusia, tumbuhan, dan hewan.

Berbagai aktivitas makhluk hidup dapat mempercepat terjadinya proses pelapukan batuan.

Lumut merupakan tumbuhan perintis karena lumut merupakan jenis tumbuhan yang pertama kali mampu hidup di atas batuan sebelum tumbuhan lain ada.

Karena itu dengan berjalannya waktu,  batuan yang ditumbuhi lumut akan hancur menjadi tanah.

Pelapukan biologis dapat disebabkan oleh …,

Batuan … berasal dari batuan beku dan batuan endapan yang mengalami perubahan akibat panas dan tekanan.

Batuan … berasal dari batuan beku dan batuan endapan yang mengalami perubahan akibat panas dan tekanan.

a). sedimen

b). obsidian

c). malihan

d). basalt

Jawaban: c

Batuan malihan berasal dari batuan beku atau batuan sedimen yang mendapatkan tekanan dan suhu yang sangat tinggi

Batuan malihan biasa disebut juga sebagai batuan metamorf.

Tekanan dapat disebabkan oleh tindihan dari dalam maupun dari luar bumi. Suhu tinggi disebabkan oleh persentuhan dengan magma yang bersuhu sangat tinggi.

Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya perubahan dari keadaan sebelumnya

Beberapa contoh jenis batuan malihan antara lain adalah batu pualam (batu marmer), batu sabak (batu tulis), dan batu kuarsa.

Batu marmer banyak digunakan untuk membuat hiasan atau dekorasi dan sebagai bahan baku pembuatan keramik.

Lempeng-lempeng batu sabak dapat digunakan sebagai pengganti buku tulis.

Batu kuarsa banyak dipakai untuk membuat alat- alat optik.

Batuan … berasal dari batuan beku dan batuan endapan yang mengalami perubahan akibat panas dan tekanan,

 

Batuan … terbentuk dari pembekuan magma dan lava.

Batuan … terbentuk dari pembekuan magma dan lava.

a). beku

b). sedimen

c). endapan

d). malihan

Jawaban: a

Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari proses pembekuan magma dan lava.

Magma adalah batuan cair yang sangat panas di dalam kerak bumi.

Lava adalah magma yang keluar dari perut bumi  dan keluar mencapai permukaan bumi

Magma dan lava dapat membeku karena mengalami pendinginan setelah sampai di permukaan bumi. Pendinginan terjadi karena suhu udara di permukaan bumi lebih rendah dibandingkan dalam perut bumi.

Beberapa jenis batuan beku, antara lain batu obsidian, batu granit, batu apung, dan batu basalt.

Batuan beku dapat dikelompokan menjadi dua kelompok utama, yaitu batuan beku luar (atau batuan ekstrusif) dan batuan beku dalam (atau batuan intrusif).

Batuan beku luar adalah batuan yang terjadi karena pembekuan magma di luar atau di permukaan bumi.

Batuan dalam terbentuk akibat pembekuan magma di dalam lapisan kulit bumi.

2). Jawaban Soal Ujian Jenus Batuan Beku: Batuan Beku Luar Ekstrusif Batuan Beku Dalam Intrusif)

Batuan yang tidak termasuk batuan beku, adalah … .

a). granit

b). obsidian

c). konglomerat

d). basalt

Batuan … terbentuk dari pembekuan magma dan lava,

Batuan yang terbentuk saat terjadi letusan gunung berapi adalah ….

Batuan yang terbentuk saat terjadi letusan gunung berapi adalah ….

a). batu marmer

b). batu apung

c). batu kapur

d). batu breksi

Batu apung termasuk dalam kelompok batuan beku. Batuan beku adalah batuan yang terbentuk dari magma yang membeku.

Magma atau lava dapat membeku karena mengalami pendinginan di permukaan bumi. Pendinginan terjadi karena suhu udara di permukaan bumi lebih rendah.

Batu apung terbentuk dari pendinginan magma yang mengandung gelembung gas yang terlempar saat gunung meletus.

Batu apung memiliki ciri ciri seperti Warna keabu- abuan, berpori- pori, bergelembung, ringan, terapung dalam air.

Fungsi batu apung: Batu apung biasa digunakan oleh manusia untuk menghaluskan (atau mengampelas) permukaan kayu atau logam.

Batuan yang terbentuk saat terjadi letusan gunung berapi adalah ….,

Tanah berasal dari ….

Tanah berasal dari ….

a). batuan yang mengeras

b). batuan yang berubah

c). pelapukan batuan

d). perubahan wujud batuan

Tanah terbentuk dari hasil pelapukan batuan yang bercampur dengan sisa sisa makhluk hidup baik tumbuhan maupun hewan yang telah mati selama berjuta- juta tahun.

Pada Tanah yang berasal dari pelapukan batuan, di dalam tanah tersebut terdapat unsur batuan asalnya. Misalnya, tanah kapur berasal dari batuan kapur  (gamping). Jadi tanah kapur mengandung unsur kapur.

Berdasarkan pada bentuknya, tanah dapat dikelompokan menjadi tanah halus, sedang, hingga tanah kasar.

Dengan melihat kandungan organiknya dapat dibedakan antara tanah subur dan tanah tandus.

Selain unsur batuan pembentuknya, di dalam tanah juga terdapat air, udara, dan bahan organik.

Bahan organik adalah sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati yang tercampur dengan hasil pelapukan.

Tanah berasal dari ….

Di bumi makhluk hidup tinggal pada lapisan ….

Di bumi makhluk hidup tinggal pada lapisan ….

a). inti bumi

b). kerak bumi

c). mantel sebelah luar

d). mantel sebelah dalam

Jawaban: b

Bumi terdiri atas beberapa lapisan yaitu inti bumi, lapisan mantel bumi dan lapisan kerak bumi.

Inti bumi adalah bagian pusat bumi dengan diameter 6.800 km dengan suhu antara 3.000 oC s/d 5.000 oC.

Lapisan inti bumi bagian luar terbentuk dari besi, nikel, dan zat lain. Lapisan inti bumi bagian dalam terbentuk dari nikel padat.

Lapisan mantel bumi terdiri dari batuan cair pijar yang disebut magma. Magma memiliki suhu serta tekanan yang sangat tinggi. Magma bergerak terus-menerus ke segala arah

Magma kental dengan suhu 1.400 oC s/d 2.500 oC. Lapisan ini terbentuk dari mineral silikat.

Kerak bumi adalah lapisan bagian luar dan merupakan tempat makhluk hidup melakukan kegiatan. Kedalaman kerak bumi mencapai 15 km s/d 60 km. Lapisan ini terdiri atas tanah dan batuan.

Di bumi makhluk hidup tinggal pada lapisan ….

Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai polutan. Bahan yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon di atmosfer yaitu ….

Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai polutan. Bahan yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon di atmosfer yaitu ….

a). CO

b). H2O

c). CO2

d). CFC

Jawaban: d

Udara yang tercemar adalah udara yang mengandung satu atau beberapa zat kimia dalam jumlah banyak sehingga mengganggu manusia, hewan, tumbuhan, dan benda-benda lain di lingkungan.

Ozon adalah molekul gas yang tersusun dari tiga atom oksigen (O3) yang secara alami terdapat di atmosfer bumi dan menyerap radiasi sinar ultraviolet pada panjang gelombang tertentu.

Lapisan Ozon adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan keberadaan molekul- molekul Ozon di stratosfer.

Lapisan ozon membungkus bola bulmi dan bertindak sebagai filter bagi masuknya radiasi ultra violet matahari (UV-B).

Klorofluorokarbon (CFC) adalah senyawa berupa gas yang mengandung karbon, klorin, dan fluorin. Gas CFC tidak berbau dan tidak mudah bereaksi dan tidak  membahayakan secara langsung.

CFC banyak digunakan dalam refrigerant (AC rumah, mobil dan Kulkas), propelan dalam aplikasi aersol (hair spray, parfum, cat semprot).

Penggunaan CFC yang berlebihan dapat merusak dan melubangi lapisan ozon yang ada di stratosfer bumi.

Rusaknya Lapisan ozon dapat menyebabkan radiasi sinar UVB matahari semakin tinggi ke bumi, akibatnya dapat mempengaruhi makhluk hidup di bumi,

Pencemaran udara disebabkan oleh berbagai polutan. Bahan yang menyebabkan rusaknya lapisan ozon di atmosfer yaitu ….

error: Content is protected !!