Fungsi Ginjal bagi manusia, fungsi asam lambung HCL bagi manusia, Fungsi manfaat alkohol, fungsi karbohidrat bagi manusia, fungsi protein bagi tubuh manusia
Udara yang dihirup dari lingkungan sekitar manusia hidup sebenarnya udara yang telah tercemar.
Pencemaran udara dapat disebabkan oleh asap pabrik, asap kendaraan bermotor, asap rokok, dan lain-lain.
Udara tercemar tersebut banyak mengandung kotoran yang dapat menyebabkan gangguan pada alat pernapasan.
Hidung memiliki rongga yang disekat oleh tulang lempengan tengah. Tulang lunak ini memisahkan rongga hidung menjadi dua bagian, yaitu rongga hidung sebelah kanan dan rongga hidung sebelah kiri
Hidung dilengkapi dengan rambut- rambut hidung, selaput lendir, dan konka. Rambut-rambut hidung berfungsi untuk menyaring partikel debu atau kotoran yang masuk bersama udara.
Selaput lendir sebagai perangkap benda asing yang masuk terhirup saat bernapas, misalnya debu, virus, dan bakteri.
Konka mempunyai banyak kapiler darah yang berfungsi menyamakan suhu udara yang terhirup dari luar dengan suhu tubuh atau menghangatkan udara yang masuk ke paru-paru.
Berikut contoh Soal Ujian Biologi Gen Kromosom Sentromer Genotif Fenotif Lokus Haploid Diploid Dominan Resesif, yang dapat dipelajari untuk Latihan.
Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan.
1). Contoh Soal Ujian Pembahasan: Kromosom Seperti Benang Halus Mudah Ikat Zat Warna Dalam Nukleus,
Benda-benda seperti benang yang halus dan mudah mengikat zat warna terdekat dalam nukleus disebut ….
a). gen
b). spindel
c). sentromer
d). kromosom
JawabanL d
Kromosom merupakan zat yang mudah mengikat zat warna sehingga mudah diamati sewaktu sel membelah.
Kromosom terdapat di dalam inti sel berupa benang halus berbentuk bengkok atau seperti batang.
2). Contoh Soal Jawaban: Fenotif Sifat Turunan Yang Dapat Diamati,
Sifat warna ungu dan buahnya manis merupakan contoh ….
a). genotipe
b). persilangan
c). fenotipe
d). mutasi
Jawaban: c
Fenotipe adalah sifat keturunan yang dapat kita amati atau lihat, misalnyawarna, bentuk, dan ukuran.
Genotipe adalah sifat dasar yang tak tampak dan tetap (tidak berubah karena lingkungan) pada suatu individu, misalnya TT dan tt.
3). Contoh Soal Jawaban: Gregor Johann Mendel – Persilangan Tanaman Ercis,
Orang yang pertama kali melakukan berbagai macam persilangan dengan menggunakan tanaman kacang ercis sebagai contohnya adalah ….
a). James Dewey Watson
b). Francis Crick
c). Gregor Johann Mendel
d). Charles Darwin
Jawaban: c
Menurut ilmu Biologi, orang pertama yang memperkenalkan teori-teori tentang keturunan adalah Gregor Mendel (1822-1884), yang disebut sebagai Bapak Genetika.
Gregor Johann Mendel (1822 – 1884) adalah biarawan dari Austria yang percobaannya menjadi dasar dari teori hereditas (pewarisan sifat).
Dalam penelitiannya, Mendel menggunakan tanaman kapri atau ercis (Pisum sativum).
4). Contoh Soal Ujian Pembahasan: Lokus Kromosom Tempat Keberadaan Gen,
Di dalam kromosom, gen menempati tempat- tempat tertentu yang disebut ….
a). sentromer
b). alel
c). lokus
d). aster
Jawaban: c
Gen ialah suatu substants kimia dalam kromosom yang bertanggung jawab terhadap pewarisan sifat organisme.
Gen terdapat di dalam kromosom, dan menempati tempat-tempat tertentu yaitu di dalam lokus -lokus kromosom
5). Contoh Soal Ujian Pembahasan: Haploid – Kromosom Sel Gamet Berjumlah Sepasang,
Kromosom yang terdapat pada sel gamet berjumlah sepasang disebut ….
a). anploidi
b). haploid
c). diploid
d). triploid
Suatu organisme memiliki bentuk, letak, dan jumlah kromosom yang berbeda dengan organisme lainnya.
Kromosom di dalam inti sel selalu terdiri atas dua perangkat (diploid), kecuali kromosom pada inti sel kelamin (gamet) jantan atau betina yang mempunyai jumlah setengah dari jumlah kromosom seluruh tubuh, yaitu hanya seperangkat (haploid).
Berikut ini yang bukan alasan Mendel menggunakan tanaman ercis untuk percobaannya adalah ….
a). memiliki pasangan- pasangan sifat yang kontras
b). merupakan bahan sayuran yang mudah ditemukan
c). mampu melakukan penyerbukan sendiri
d). cepat menghasilkan keturunan
Jawaban: b
Alasan Mendel memilih tanaman kacang ercis adalah sebagai berikut.
Kacang ercis memiliki pasangan yang sifatnya kontras.
Misalnya, biji bulat dengan biji keriput, atau berbatang tinggi dengan berbatang pendek.
Dapat melakukan penyerbukan sendiri.
Mudah disilangkan.
Memiliki daur hidup yang pendek sehingga untuk menghasilkan satu generasi tidak memerlukan waktu yang lama.
Bisa menghasilkan keturunan yang banyak.
7). Contoh Soal Pembahasan: Metasentris Membagi Kromosom Menjadi Dua Sama Bentuk Huruf V,
Letak sentromer di tengah kromosom disebut ….
a). akrosentris
b). telosentris
c). metasentris
d). ubmetasentris
Jawaban: c
Sentromer adalah bagian yang menyempit dan tampak lebih terang. Sentromer membagi kromosom menjadi dua lengan dan dianggap sebagai kepala kromosom.
Metasentris merupakan Sentromer yang terletak di tengah kromosom. Kromosom terbagi menjadi dua bagian yang sama bentuknya seperti huruf V.
8). Contoh Soal Dominan Hanya Satu Sifat Yang Tampak,
Apabila kita mengadakan perkawinan silang maka keturunannya mempunyai sifat tertentu. Bila pada keturunannya hanya satu sifat yang tampak, maka sifat yang tampak ini disebut ….
a). intermediet
b). dominan
c). resesif
d). genotype
Jawaban: b
Sifat dominan adalah sifat yang muncul pada keturunannya dengan mengalahkan sifat pasangannya.
Sifat resesif adalah sifat yang tidak muncul karena ditutupi oleh pasangannya.
Dominan penuh, bila pada keturunannya sifat dominan menguasai sifat resesif.
Dominan tidak penuh terjadi jika kedua gen induknya saling mempengaruhi dan menghasilkan sifat antara.
9). Contoh Pembahasan: Subsentromer – Sentromer Membagi Dua Kromosom Tidak Sama Bentuk Huruf J,
Yang dimaksud dengan submetasentris adalah ….
a). sentromer terletak di tengah kromosom, membagi kromosom menjadi dua bagian yang sama
b). sentromer terletak ke arah salah satu ujung kromosom, membagi kromosom menjadi dua bagian yang tidak sama
c). sentromer terletak di dekat ujung kromosom, satu lengan sangat pendek, lengan lain panjang
d). sentromer di ujung kromosom, sehingga kromosom terdiri dari satu lengan
Jawaban: b
Submetasentris adalah Sentromer yang terletak agak ke tengah atau ke arah salah satu ujung kromosom. Kromosom terbagi menjadi dua lengan tak sama panjang. Bentuk seperti huruf J.
10). Contoh Soal Ujian: 46 Kromosom Manusia 22A + XX – 22A + XY,
Dalam 46 kromosom manusia terdapat ….
a). 22A + XX, 22A + XY
b). 23A + XX, 23A + XY
c). 21A + XX, 21A + XY
d). 24X + XX, 24A + XY
Jawaban: a
Sepasang kromosom yang menentukan jenis kelamin (haploid), pada wanita XX dan pada pria XY.
Jadi, dalam 46 kromosom manusia terdapat 22 pasang autosom dan sepasang gonosom.
Wanita 22 autosom + XX, dan pria 22 autosom + XY. Sedangkan, dalam sel gamet terdapat satu sel tunggal 22A ditambah 1 kromosom seks X atau Y.
11). Contoh Soal Pembahasan: Sentromer Bagi Kromosom Jadi Dua Lengan,
Bagian yang membagi kromosom menjadi dua lengan disebut ….
a). sentromer
b). kromonema
c). kromatin
d). benang spindle
Jawaban: a
Sentromer adalah bagian yang menyempit dan tampak lebih terang. Sentromer membagi kromosom menjadi dua lengan dan dianggap sebagai kepala kromosom.
Biasanya digambar sebagai bulatan. Sentromer berfungsi sebagai tempat menggantungnya kromosom pada gelendong sel (spindle) ketika sel membelah.
12). Contoh Pembahasan: Gen Merupakan Faktor Keturunan Dalam Kromosom,
Bagian kromosom yang merupakan faktor keturunan adalah ….
a). kromatin
b). kromosom
c). spindel
d). gen
Jawaban: d
Dalam kromosom terdapat gen yang membawa sifat-sifat keturunan atau disebut juga faktor keturunan.
Gen tersusun secara teratur pada suatu deretan tertentu dan berada di dalam lokus. Fungsi gen adalah mengatur metabolisme dan perkembangan setiap individu dan sebagai pemberi informasi genetik pada generasi selanjutnya.
13). Contoh Soal Ujian Jawaban: Diploid Kromosom Homolog Dua Kromosom Satu Set,
Satu sel kromosom autosom disebut ….
a). haploid
b). hiploid
c). diploid
d). tetraploid
Kromosom autosom adalah kromosom yang tidak ada hubungannya dengan penentuan jenis kelamin. Dari 46 kromosom (23 pasang) di dalam inti sel tubuh manusia, 44 buah (22 pasang) merupakan autosom (2n/diploid).
Kromosom Diploid adalah jenis kromosom homolog yang berjumlah dua kromosom didalam satu set.
Kromosom Haploid adalah jenis kromosom yang terbentuk hanya sebatas satu macam set kromosom.
Ringkasan Rangkuman: Gen Kromosom Genotif Fenotipe Dominan Resesif
Gen dan kromosom merupakan substansi yang bertanggung jawab terhadap pewarisan sifat kepada keturunannya. Gen terdapat di dalam lokus-lokus kromosom, dan kromosom pada sel eukariotik terdapat di dalam inti sel.
Jumlah kromosom setiap makhluk hidup berbeda-beda. Kromosom pada sel tubuh umumnya bersifat diploid (2n), sedangkan kromosom pada sel kelamin bersifat haploid (n).
Kromosom yang menentukan sifat selain jenis kelamin disebut autosom, sedangkan sel yang menentukan jenis kelamin suatu individu disebut gonosom atau kromosom seks.
Persilangan monohibrid adalah persilangan dengan memperhatikan satu sifat beda. Perbandingan genotipe pada F2 adalah 1 : 2 : 1.
Persilangan monohibrid ada yang bersifat dominan – resesif (perbandingan fenotipe F2 = 3 : 1) dan ada yang bersifat intermediet (perbandingan fenotipe F2 = 1 : 2 : 1)
Persilangan dihibrid merupakan persilangan dengan memperhatikan dua sifat beda. Perbandingan fenotipe pada F2 adalah 9 : 3 : 3 : 1.
Pada manusia, terdapat beberapa sifat dan penyakit yang bersifat menurun. Misalnya adalah albino, sifat pengecap PTC, kencing manis, golongan darah, buta warna, hemofili, dan polidaktili.
Penyakit genetis bersifat menurun dan tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dihindari dengan memperhatikan silsilah keluarga.
Berikut contoh Soal Ujian Biologi Pertumbuhan Dan Perkembangan Makhluk Hidup Tumbuhan Manusia, yang dapat dipelajari untuk Latihan.
Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan.
1). Contoh Soal Pembahasan: Perkembanan Proses Pendewasaan Atau Pematangan,
Proses menuju pendewasaan atau pematangan disebut ….
a). perkembangan
b). pertumbuhan
c). perkembangbiakan
d). reproduksi
Jawaban: a
Perkembangan meliputi perubahan bentuk dan ukuran makhluk hidup sehubungan dengan proses pendewasaan atau pematangan.
2). Contoh Soal Pembahasan: Pertumbuhan Organisme Dengan Memperbanyak Sel,
Organisme tumbuh dengan cara ….
a). memperbesar sel yang telah ada
b). memperkecil sel yang telah ada
c). memperbanyak sel
d). memperpendek sel
Jawaban: c
Makhluk hidup tumbuh dengan cara membuat lebih banyak sel penyusun, bukan dengan memperbesar sel yang telah ada.
Pada tahap awal kehidupan, pembelahan diri terjadi sangat cepat dan ribuan atau jutaan sel baru terbentuk dengan cepat.
Sel-sel baru berangsur angsur menjadi berbeda atau mengembangkan ciri-vciri yang berbeda dan pada akhirnya makhluk hidup dewasa terbentuk.
3). Contoh Soal Jawaban: Karbon Hodrogen Oksigen Unsur Komponen Inti Sel,
Beberapa unsur hara (nutrisi) yang diperlukan dalam pembentukan komponen inti sel adalah …
a). Karbon, hidrogen, dan oksigen
b). Belerang, kapur, dan zat besi
c). Nitrogen, kapur, dan oksigen
d). Kalium, tembaga, dan mangaan
Jawaban: a
Beberapa unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah besar adalah karbon (C), Oksigen (O), Hidrogen (H), dan Nitrogen (N).
Selain itu tumbuhan memerlukan unsur P (fosfor). Kelima unsur ini merupakan penyusun utama tubuh tumbuhan.
Dinding sel tumbuhan tersusun oleh unsur C, H, dan O. Protein merupakan penyusun utama sitoplasma (cairan sel) tersusun oleh unsur C, H, O, dan N.
Begitu pula asam inti merupakan penyusun kromosom dan intisel, yang tersusun dari unsur C, H, O, N, dan P.
4). Contoh Soal Ujian: Bernapas Penyesuaian Lingkungan Bayi Baru Lahir,
Cara yang dilakukan bayi untuk menyesuaikan lingkungan barunya sesaat setelah lahir adalah ….
bersin
b). bernapas
c). menguap
d). batuk
Jawaban: b
Sesaat setelah lahir, tangisan bayi yang mengikuti terputusnya tali pusat berfungsi untuk melatih paru- paru agar dapat mengembang dan memompa udara.
Tangisan yang dilakukan merupakan penyesuaian diri dengan lingkungan barunya agar dapat bernapas. Karena selama dalam kandungan, bayi mendapatkan suplai oksigen dari ibu.
5). Contoh Soal Ujian: Tali Pusar – Tali Pusat Saluran Pasokan Makanan Bayi Dari Ibunya,
Bayi dalam kandungan mendapat pasokan makanan melalui saluran yang menghubungkan antara bayi dengan ibu. Saluran tersebut adalah …
a). Vilus korion
b). Tali pusar
c). Amnion
d). Trofoblas
Jawaban: b
Janin menerima semua zat makanan yang diperlukan dan oksigen dari pasokan darah ibunya. Tetapi, darah janin itu tak pernah langsung bercampur dengan darah ibunya. Janin membuat darah sendiri, yang mengalir lewat tali pusar menuju plasenta.
6). Contoh Soal Jawaban: Masa Remaja Masa Pematangan Alat Reproduksi,
Pertumbuhan yang cepat dan berpuncak pada kematangan kelamin (seksual) terjadi pada ….
a). masa anak-anak
b). masa remaja
c). masa pancaroba
d). masa dewasa
Jawaban: b
Masa remaja merupakan masa pertumbuhan yang cepat dan puncaknya pada saat terjadi kematangan alat reproduksi (seksual). Masa ini berakhir pada masa dewasa. Masa remaja merupakan masa pematangan.
Masa remaja putri berlangsung antara umur 11 sampai 19 tahun, sedangkan pada anak laki-laki berlangsung antara umur 13 dan 21 tahun.
7). Contoh Soal Pembahasan: Hormon Testoteron Hormon Masa Pubertas Pria Dihasilkan Di Testis,
Masa pubertas pria dipengaruhi oleh hormon
a). Estrogen
b). Progesteron
c). Testosteron
d). FSH
Jawaban: c
Sebagian besar hormon testosteron diproduksi di testikel (testis), atas koordinasi hipotalamus dan kelenjar pituitari di otak. Selama pubertas, hormon testoterom dapat menyebabkan perubahan- perubahan pada tubuh.
Pada laki-laki, hormon testoteron dapat mempengaruhi perubahan berupa mulai tumbuhnya kumis pada daerah sekitar wajah, perubahan suara, otot-otot tubuh semakin kuat dan mulai tumbuh rambut pada ketiak dan permukaan alat kelamin (pada pubis).
8). Contoh Soal Ujian: Menstruasi Tanda Masa Pubertas Anak Putri – Wanita Pubertas,
Masa pubertas pada anak putri ditandai dengan ….
a). tinggi badan naik
suara membesar
c). berat badan naik sampai dua kali
d). terjadinya menstruasi
Jawaban: d
Selama pubertas, pertumbuhan dipercepat dan bentuk tubuh berubah. Ciri-ciri pubertas pada remaja putri, antara lain bentuk payudara berubah dan mulai berkembang, seluruh bentuk tubuh membulat, rambut ketiak mulai tumbuh, dan kelenjar keringat mulai bekerja. Pada saat inilah terjadi perubahan pada uterus.
Pada umur 11– 14 tahun, remaja putri mulai mengalami menstruasi dan rambut di sekitar kelamin mulai tumbuh. Hormon kelamin membuat organ reproduksi mulai berfungsi, ovarium mulai melepaskan telur, dan menstruasi dimulai.
Hormon progesteron dikenal juga sebagai hormon kehamilan. Bersama dengan hormon estrogen, progesteron akan mengubah lendir leher rahim menjadi lebih kental dan menebal di awal masa kehamilan,
Ketika kadar hormon progesteron mengalami penurunan, maka akan mengakibatkan dinding rahim kembali menipis.
Sementara itu, apabila kadar hormon hormon progesteron kadarnya rendah, akan terjadi penebalan abnormal pada dinding rahim. Penebalan dinding rahim ini dikenal dengan hiperplasia endometrium.
10). Contoh Soal Ujian: Pertumbuhan Dapat Diukur Perkembangan Tidak Dapat Diukur,
Pertumbuhan dan perkembangan dapat dibedakan sebagai berikut …
a). Pertumbuhan dan perkembangan seumuanya dapat diukur,
b). Pertumbuhan dapat diukur, tetapi perkembangan tidak.
c). Tertumbuhan tidak dapat diukur, tetapi perkembangan dapat diukur.
d). Baik pertumbuhan maupun perkembangan, keduanya tidak dapat diukur
Jawaban: b
Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan dan hewan merupakan proses alamiah yang harus dijalani oleh makhluk hidup.
Pertumbuhan didefinisikan sebagai peningkatan ukuran makhluk hidup yang irreversibel (tidak dapat kembali).
Pertumbuhan adalah Pertambahan volume yang terjadi karena pertambahan materi hidup. Pertambahan ini dapat diukur dengan alat ukur tertentu, atau lebih umum dikenal sebagai ukuran kuantitatif.
Contoh Pertumbuhan: Perubahan Tumbuhan mulai dari berukuran kecil menjadi berukuran besar dan semakin banyak cabang. Pertumbuhan dapat juga berupa penambahan panjang batang dan akar.
Perkembangan adalah perubahan yang mengarah pada kedewasaan atau perubahan-perubahan yang tidak dapat diukur dengan alat ukur.
Contoh Perkembangan: Perkembangan pada tumbuhan berupa tahapan perubahan mulai dari biji, menjadi tanaman, kemudian berbunga dan berbuah.
Contoh Perkembangan pada manusia dapat ditandai dengan beberapa perubahan pada fisik dan sikap seseorang.
Rangkuman Ringkasan Pertumbuhan Perkembangan,
Pertumbuhan adalah suatu peristiwa perubahan secara biologi pada makhluk hidup, yang berupa perubahan ukuran yang bersifat irreversibel, yang berarti tidak bisa berubah kembali ke bentuk semula (asalnya).
Perkembangan adalah proses menuju ke arah tercapainya kedewasaan, perkembangan tidak dapat diukur seperti pertumbuhan, maka tidak bisa dinyatakan secara kuantitatif, melainkan secara kualitatif.
Setelah fertilisasi, zygot akan berkembang menjadi embrio terlindungi oleh kantung ketuban, kemudian berkembang menjadi fetus.
Otot-otot rahim berkontraksi, mendorong bayi keluar dari rahim dan vagina.
Kembar terjadi bila dua telur difertilisasi, atau setelah fertilisasi terjadi pembelahan.
Empat minggu pertama setelah lahir dikenal dengan periode neonatal .
Neonatal artinya kelahiran baru selama waktu ini bayi sudah agak dapat menyesuaikan hidup di luar uterus. Adolesen dimulai dari usia 12 sampai 14 tahun. Bagian dari masa adolesen adalah pubertas.
Penyusun Virus : Virus tersusun atas asam nukleat, yakni asam deoksiribonukleat (DNA) saja atau asam ribonukleat (RNA) saja.
Asam nukleat tersebut dibungkus oleh selaput protein yang disebut kapsid. Kapsid terdiri atas sejumlah subunit kapsomer yang tersusun atas asam nukleat berulir yang disebut heliks.
Suatu virus dengan materi genetik yang terbungkus oleh pembungkus protein disebut partikel virus atau virion.
Morfologi Struktur Virus – Bakteriofage
Virus dapat berbentuk oval, batang (memanjang), huruf T, dan dapat juga berbentuk bulat. Tubuh virus (bakteriofage) tersusun atas kepala, ekor, dan serabut ekor.
Kepala Virus
Kepala berbentuk polyhedral (segi banyak) yang di dalamnya mengandung DNA atau RNA saja.
Ekor Virus
Dari kepala muncul tubus atau selubung memanjang yang dinamakan sebagai ekor virus. Ekor merupakan alat untuk kontak ke tubuh organisme yang diserangnya.
Fungsi Ekor Serabut Ekor Virus,
Ekor virus bertugas sebagai alat penginfeksi. Pada bagian ujung ekor ditumbuhi serabut-serabut ekor yang berfungsi sebagai penerima rangsang atau reseptor.
Kapsid
Kapsid tersusun atas molekul-molekul protein, dan disebut sebagai selubung protein atau pembungkus protein.
Satu unit protein yang menyusun kapsid disebut kapsomer. Bentuk kapsomer sangat simetris dan suatu saat dapat mengkristal.
Fungsi Kapsid
Fungsi kapsid adalah sebagai pelindung asam nukleat (DNA dan RNA), dapat membantu menginfeksi virus ke sel inangnya dan menentukan macam sel yang akan dilekati. Kapsid membungkus bagian kepala sehingga pemberi bentuk tubuh virus
Ukuran Virus
Virus berukuran sangat kecil dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron.
Ukuran virus sekitar 20 – 300 milimikron, jauh lebih kecil dari ukuran bakteri, yaitu 10 mikron
Jenis Virus Berdasarkan Asam Nukleat,
Berdasarkan jenis asam nukleatnya, virus dibagi menjadi dua kelompok, yakni virus yang mengandung RNA dan virus yang mengandung DNA.
Jenis Virus RNA,
RNA virus menginfeksi sel inang, lalu melakukan penerjemahan balik membentuk RNA-DNA baru dan membentuk DNA virus.
Selanjutnya, DNA virus masuk ke dalam inti sel inang yang menyebabkan DNA inang mengandung DNA virus. DNA virus membentuk mRNA dari inti.
Contoh Virus RNA
Virus yang mengandung RNA disebut juga ribovirus. Contoh virus RNA adalah virus toga penyebab demam kuning; retrovirus penyebab AIDS; dan virus rhabdo penyebab rabies.
Jenis Virus DNA,
Virus yang mengandung DNA disebut deoksiribovirus/ Virus asam inti DNA menginfeksi sel inang dan memperbanyak diri menjadi beberapa DNA.
Beberapa DNA virus mengalami transkripsi menjadi mRNA penghasil selubung protein virus. mRNA menghasilkan enzim yang dapat menghancurkan dinding sel inang.
Hancurnya sel inang menjadikan virus-virus baru berhamburan keluar dan virus-virus baru ini siap menginfeksi sel-sel inang lain.
Contoh Virus DNA
Contoh virus berasam inti DNA adalah virus virus POX penyebab cacar, virus herpes, dan bakteriofag dan virus mosaic penyebab bercak pada daun tembakau.
Jenis Virus Berdasarkan Tempat Tinggalnya,
1). Virus Bakteri – Bakteriofage
Bakteriofage adalah virus yang menggandakan dirinya sendiri dengan menyerbu bakteri.
Semua virus memiliki asam nukleat, pembawa gen yang diperlukan untuk menghimpun salinan-salinan virus di dalam sel hidup.
Bentuk luar bakteriofage terdiri atas kepala yang berbentuk heksagonal, leher, dan ekor.
Bagian dalam kepala mengandung dua pilinan DNA. Bagian leher berfungsi menghubungkan bagian kepala dan ekor. Bagian ekor berfungsi untuk memasukkan DNA virus ke dalam sel inangnya.
2). Virus Tumbuhan
Virus tumbuhan adalah Virus yang bersifat parasit pada sel tumbuhan. Bahan genetik dari virus tumbuh-tumbuhan adalah RNA.
Virus pada hewan dapat memasuki bagian dalam sel secara aktif atau dapat melalui cedera, misalnya, cedera akibat gosokan pada daun.
Contoh Virus Tumbuhan.
Contoh virus yang parasite pada tumbuhan: Tobacco Mozaic Virus (TMV) dan Beet Yellow Virus (BYV).
3). Virus Hewan,
Virus hewan adalah Virus yang bersifat sebagai parasit pada sel hewan. Bahan genetik virus hewan adalah DNA ganda berpilin atau RNA polinukleotida tunggal.
Virus dapat ditularkan secara kontak langsung atau melalui perantara serangga.
Contoh Virus Hewan,
Contoh virus hewan adalah virus Poliomylitis, virus Vaccina, dan virus Influenza.
4). Virus Pada Manusia,
Virus pada manusia dapat ditularkan secara kontak langsung maupun tidak langsung.
Contoh Virus Pada Manusia,
Virus yang menyerang manusia, antara lain, virus cacar air, cacar, campak, influenza, polio, mata belek, hepatitis, demam berdarah, diare, HIV AIDS, dan virus AI.
Perkembangbiakan Virus
Beberapa virus DNA untai ganda dapat bereproduksi dengan menggunakan dua mekanisme alternatif, yaitu siklus litik dan siklus lisogenik.
Siklus lisis
Siklus lisis adalah siklus reproduksi atau replikasi genom virus yang pada akhirnya menyebabkan kematian sel inang. I
stilah lisis mengacu pada tahapan akhir dari infeksi, yaitu saat sel inang bakteri lisis atau pecah dan melepaskan faga yang dihasilkan di dalam sel inang tersebut.
Virus yang hanya dapat bereplikasi melalui siklus lisis disebut dengan virus virulen.
1). Fase Tahap Adsorbsi – Penempelan
Reseptor pada ujung-ujung serabut ekor menempel pada permukaan dinding sel bakteri yang memiliki protein khusus yang dapat ditempeli protein virus.
Setelah menempel, virus akan mengeluarkan enzim lisozim yang dapat menghancurkan atau membuat lubang pada sel inang.
2). Fase Tahap Injeksi
Proses injeksi DNA ke dalam sel inang terdiri atas penambatan lempeng ujung, kontraksi sarung, dan penusukan pasak berongga ke dalam sel bakteri.
Pada tahap injeksi ini, asam nukleat masuk ke dalam sel, sedangkan selubung proteinnya tetap di luar sel bakteri.
Setelah menginjeksi selesai, selubung protein akan terlepas dan tidak berfungsi lagi.
3). Fase Tahap Sintesis,
DNA virus yang diinjeksikan mengandung enzim lisozim yang akan menghancurkan DNA bakteri, Selanjutnya DNA virus mengendalikan metabolisme bakteri.
Kemudian virus melakukan sintesis protein dari ribosom bakteri yang akan diubah manjadi bagian- bagian kapsid seperti kepala, ekor, dan serabut ekor.
4). Fase Perakitan,
Bagian- bagian kapsid yang terrdiri dari kepala, ekor, dan rambut ekor yang awalnya terpisah kemudian dirakit menjadi kapsid virus, diikuti dengan DNA virus masuk ke dalamnya untuk membentuk tubuh virus yang utuh.
5). Fase Tahap Litik,
Setelah selesai perakitan yang ditandai terbentuknya virus baru yang utuh. Akhirnya gen dalam DNA virus memerintahkan metabolisme sel inang untuk memproduksi enzim (lisozim) yang dapat merusak dinding sel bakteri.
Enzim tersebut menyebabkan dinding sel lisis (pecah) sehingga sekitar 100 hingga 200 virus akan dikeluarkan dari dalam sel bakteri.
Keseluruhan tahapan tersebut memerlukan waktu kurang dari 1 jam.Vurus baru akan keluar untuk mencari dan menginfeksi bakteri- bakteri lain sebagai inangnya, begitu seterusnya.
Siklus Lisogenik
Siklus lisogenik adalah siklus replikasi genom virus tanpa menghancurkan sel inangnya. Dalam hal ini, faga berintegrasi ke dalam kromosom bakteri, integrasi ini disebut profaga.
Istilah lisogenik menunjukkan bahwa profaga pada kondisi tertentu dapat menghasilkan faga aktif mampu melisis inangnya.
Lisis inang dipicu oleh lingkungan seperti radiasi atau adanya beberapa zat kimia tertentu, sehingga virus mengubah mekanisme reproduksinya dari cara lisogenik menjadi cara lisis.
Pada daur ini juga mengalami
1). Fase Adsorbsi seperti pada daur litik. dan
2). Fase Injeksi seperti pada daur litik
Selanjutnya, akan mengalami fase-fase berikut.
3). FasePenggabungan,
DNA bakteri terinfeksi oleh DNA virus. Infeksi mengakibatkan benang ganda berpilin DNA bakteri menjadi putus.
Selanjutnya DNA virus menyisip di antara putusan dan bergabung dengan benang bakteri. Sehingga bakteri yang terinfeksi memiliki DNA virus.
4). Tahap Pembelahan
Setelah penggabungan DNA virus dan DNA bakteri. DNA virus tidak aktif, tidak dapat bergerak atau disebut sebagai profag.
Dengan demikian, jika DNA bakteri melakukan replikasi, maka DNA virus yang tidak aktif (profage) juga ikut melakukan replikasi secara otomatis dan identic.
Jumlah profage DNA virus hasil pembelahan akan mengikuti jumlah sel bakteri inangnya.
5). Fase Tahap Sintesis,
Pada kondisi lingkungan tertentu, seperti terkena zat kimia tertentu atau terkena radiasi tinggi, maka DNA virus akan menjadi aktif kemudian menghancurkan DNA bakteri dan memisahkan diri.
Kemudian DNA virus menggantikan peran DNA bakteri. DNA virus melakukan sistesis protein yang berfungsi sebagai kapsid bagi virus-virus baru dan replikasi DNA.
6). Fase Tahap Perakitan:
Kapsid-kapsid kemudian dirakit menjadi kapsid virus yang utuh, sehingga berfungsi sebagai selubung virus. Kapsid baru virus terbentuk.
Selanjutnya, DNA hasil replikasi masuk ke dalamnya guna membentuk virus-virus baru.
7). Fase Tahap Litik
Tahap litik ligosenok sama dengan tahap litik siklus litik. Saat dinding bakteri pecah maka virus baru berhamburan keluar.
Virus baru ini selanjutnya akan menyerang bakteri yang lain. Begitu seterusnya, virus akan mengalami siklus litik atau lisogenik.
Pengertian Bioteknologi, Bioteknologi berasal dari bahasa latin, yaitu kata bio yang artinya hidup, teknos yang berarti teknologi = terapan dan logos yang artinya ilmu, yang secara keseluruhan berarti ilmu yang menerapkan prinsip prinsip biologi.
Bioteknologi adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa kimia secara terpadu dengan tujuan untuk penerapan teknologi dari kapasitas mikroba dan sel-sel jaringan yang dibiakkan.
Bioteknologi merupakan ilmu terapan yang mempelajari prinsip- prinsip ilmu biologi yang digunakan oleh manusia untuk tujuan tertentu.
Prinsip Prinsip Bioteknologi
Prinsip dasar dari bioteknologi adalah memanipulasi atau merekayasa bahan hayati dengan unsur teknologi untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang dapat dipergunakan bagi kebutuhan manusia.
Ciri – Ciri Bioteknologi
Beberapa ciri dari suatu proses bioteknologi adalah sebagai berikut.
1). Adanya agen biologi yang dipergunakan dalam bentuk fisik, metabolit sekunder atau enzim yang dihasilkan.
2). Penggunaan agen biologi dilakukan dengan suatu cara atau metode tertentu.
3). Adanya produk turunan atau jasa yang dipakai dari proses penggunaan agen biologi tersebut.
Jenis Bioteknologi Konvensional – Modern
Secara umum bioteknologi dapat dikatagorikan menjadi bioteknologi konvensional atau tradisional dan bioteknologi modern.
Bioteknologi konvensional umumnya dilakukan denga cara sederhana. Diptoduksi dalam jumlah kecil atau tidak diproduksi secara terbatas. Selain itu tidak menggunakan prinsip -prinsip keilmiahan.
Perbedaan Bioteknologi Konvensional dengan Bioteknologi Modern
Pengertian Bioteknologi Konvensional,
Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang mengandalkan jasa mikroba untuk menghasilkan produk baru – lain, yang sesuai dengan kebutuhan manusia melalui proses fermentasi.
Bioteknologi konvensional adalah bioteknologi yang dalam pelaksanaannya memanfaatkan organisme atau mikroba untuk menghasilkan suatu produk seperti senyawa kimia atau produk lainnya dengan memanfaatkan aktivitas- aktivitas mikroba dan belum menggunakan enzim.
2). Dilakukan secara turun menurun dan tradisional
3). Menggunakan mikroorganisme secara langsung
4). Dimanfaat untuk kebutuhan pangan sehari hari
5). Peralatan yang digunakan relative sederhana dengan fermentasi.
6). Mikroorganisme yang digunakan relative terbatas.
Contoh Produk Bioteknologi Konvensional
Contoh produk bioteknologi konvensional yang telah lama ada diantaranya pembuatan tempe, oncom, tape, tuak, dan kecap. Dalam bioteknologi konvensional biasanya hanya memanfaatkan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur.
Jenis mikroorganime dan produk yang dihasilkan melalui proses fermentasi dapat dilihat pada table berikut:
Contoh Produk Bioteknologi Konvensional2
Produk tradisional tape dihasilkan dengan bantuan jenis mikroorganisme Saccharomyces cerviseae. Mikroorgnisme Rhizopus oryzae digunakan dalam pembuatan tempe.
Kelebihan Kekurangan Bioteknologi Konvensional
Beberapa kelebihan dan kekuragan bioteknologi konvensional adalah sebagai berikut
Kelebihan Bioteknologi Konvensionl
1). Relatif mudah untuk dilakukan
2). Teknologi relative sederhana
3). Pengaruh atau dampak jangka panjang umumnya sudah diketahui karena sistemnya sudah mapan.
Kekurangan Bioteknologi Konvensionl
1). Perbaikan sifat genetis kurang – tidak terarah
2). Tidak dapat mengatasi masalah ketidaksesuaian – inkompatibilitas genetik
3). Hasil yang akan diperolah tidak dapat diperkirakan sebelumnya
Butuh waktu yang relatif lebih lama untuk mendapatkan alur baru
4). Kurang dapat mengatasi masalah atau kendala alam dalam sistem budidaya tanaman, misalnya masalah hama.
Pengertian Bioteknologi Modern
Bioteknologi modern umumnya dilakukan dengan menggunakan peralatan yang lebih modern atau canggih. Diproduksi dalam jumlah besar dan menggunakan prinsip- prinsip ilmiah.
Selain menggunakan mikroorganisme, Bioteknologi modern juga dapat menggunakan bagian- bagian tubuh organisme seperti tumbuhan dan hewan.
Bioteknologi modern adalah bioteknologi yang menggunakan biologi molekuler dan sel untuk menghasilkan produk yang berguna bagi manusia. Penerapan bioteknologi modern berlandaskan pada rekayasa genetika dan rekayasa biokimia.
Rekayasa genetika adalah metoda atau teknik pengambilan gen tertentu untuk menghasilkan organisme yang mempunyai keunggulan atau kelebihan secara genetik.
Sedangkan, rekayasa biokimia seperti penggunaan tangki reaktor untuk pertumbuhan mikroorganisme untuk proses biologis tertentu agar tidak terpengaruh atau terkontaminasi oleh mikroorganisme lain.
Ciri – Ciri Bioteknologi Modern:
Adapun Ciri -ciri bioteknologi modern diantaranya adalah:
1). Bioteknologi modern Mulai berkembang sejak ditemukan DNA.
2). Mikroorganisme atau Organisme digunakan dengan tujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja genetik suatu organisme yang berguna bagi manusia
3). Umumnya digunakan untuk kebutuhan industry skala menengah dan besar
4). Peralatan – peralatan yang digunakan lebih modern.
5). Pemanfaatan mikroorganisme menggunakan teknologi yang modern.
6). Melibatkan beragam Teknik dan pegetahuan yang saling mendukung
Contoh Produk Bioteknologi Modern
Contoh produk bioteknologi modern misalnya produksi vaksin, antibody, hormone pertumbuhan, protein set tunggal, microprotein, kultur jaringan, asam amino, obat, pengolahan limbah, pembasmi hama tanaman, dan penghasil logam.
Kelebihan Kekurangan Bioteknologi Modern
Beberapa kelebihan dan kekuragan bioteknologi modern adalah sebagai berikut
Kelebihan Bioteknologi Modern
1). Perbaikan sifat – sifat genetis dapat dilakukan dengan terarah.
2). Dapat mengatasi kendala ketidaksesuaian genetik
3). Hasil – atau produk dapat diperhitungkan sebelumnya
4). Dapat menghasilkan jasad baru dengan sifat baru yang tidak ada pada jasad alami
5). Dapat memperpendek jangka waktu pengembangan galur jasad tanaman baru
6). Dapat meningkatkan kualitas dan mengatasi kendala alam dalam sistem budidaya tanaman.
KekuranganBioteknologi Modern
1). Membutuhkan biaya yang relatif lebih mahal
2). Memerlukan perangkat mesin alat teknologi yang lebih maju rumit
3). Pengaruh jangka Panjang masih sulit atau belum diketahui dengan sempurna
Fungsi – Manfaat Mikroorganime Pada Bioteknologi
Beberapa fungsi – manfaat – peran mikroorganisme dalam bidang bioteknologi adalah sebagai berikut.
1). Mikroorganisme berfungsi dalam pembuatan Makanan atau Minuman
2). Mikroorganisme berfungsi dalam pembuatan Protein Sel Tunggal (PST)
3). Mikroorganisme berfungsi dalam pembuatan Zat- Zat Organik
4). Mikroorganisme berfungsi dalam menghasilkan Obat – Vaksin – Hormon
5). Mikroorganisme berfungsi dalam pemisahan Logam dari Bijihnya
6). Mikroorganisme berfungsi dalam menghasilkan Energi
7). Mikroorganisme berfungsi dalam mengurai Limbah
Manfaat Bioteknologi Dalam Kehidupan Sehari Hari
Bioteknologi dalam kehidupan sehari hari dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang seperti: bidang perternakan, Kesehatan, kedokteran, pertanian, pengolahan limbah, makanan dan minuman. Energi, Industri,
Bioteknologi dalam Bidang Peternakan
Bioteknologi dapat digunakan untuk memproduksi dan mengembangkan produk -produk yang digunakan dalam bidang peternakan, seperti vaksin dan antibodi. Selain itu, bioteknologi dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit hewan dan hormone pertumbuhan untuk merangsang pertumbuhan hewan ternak melalui rekombinasi DNA.
Contoh Bioteknologi Bidang Peternakan
Contoh bioteknologi peternakan adalah vaksin untuk ternak yang digunakan untuk penyakit mulut, kuku dan lidah pada mamalia, vaksin NCD – New Castle Disease untuk mengobati penyakit tetelo pada unggas, dan vaksin untuk penyakit flu burung.
Kegiatan bioteknologi telah mengembangkan hormon pertumbuhan yang diberikan pada ternak untuk meningkatkan produksi daging, susu, atau telur.
Bovine Growth Hormone – BGH yang diberikan pada sapi perah dapat meningkatkan produksi susu dan daging hingga 20%.
Selain itu, bioteknologi melakukan kegiatan rekayasa genetika yang bertujuan untuk manipulasi sifat makhluk hidup agar menghasilkan makhluk hidup dengan sifat yang diinginkan.
Manipulasi sifat genetik ini dilakukan dengan menambah atau mengurangi DNA. DNA rekombinan merupakan proses menggabungkan dua DNA dari sumber yang berbeda.
Bioteknologi juga mengembangkan organisme transgenetik, yaitu organisme yang mengandung gen dari spesies lain.
Organisme transgenetik dilakukan dengan cara menyuntikkan DNA asing ke dalam sel -sel telur atau sel- sel embrio awal sehingga dihasilkan organisme yang baru dengan kualitas sesuai yang diharapkan.
Kloning Reproduksi
Contoh lain penerapan bioteknologi modern dalam bidang peternakan adalah kloning. Kloning adalah proses untuk membuat salinan molekul, elektron atau organisme multiseluler yang identik.
Cloning reproduksi dilakukan untuk menghasilkan individu yang sama dengan induknya. Kloning reproduksi pada peterakan digunakan untuk menghasilkan turunan ternak yang identik dengan induknya.
Bioteknologi dalam Bidang Pertanian
Bioteknologi bidang pertanian digunakan untuk meningkatkan hasil pertanian dengan mengembangkan bioteknologi modern.
Contoh Bioteknologi Bidang Pertanian
Contoh produk bioteknologi bidang pertanian adalah tanaman transgenic, kultur jaringan, biopestisida, dan sebagainya. Tanaman transgenic adalah tanaman yang gennya telah dimodifikasi -direkayasa
Rekayasa genetika merupakan bioteknologi yang menerapkan perubahan sifat suatu makhluk hidup, misalnya perubahan sifat dari padi pada jagung.
Kultur jaringan dikembangkan untuk memperoleh jenis bibit tumbuhan baru dalam jumlah besar dan seragam sifat genetikny dalam wktu realtif singkat. misalnya bibit jati, anggrek, dan kelapa sawit.
Kultur jaringan dimanfaatkan untuk menghasilkan tanaman tahan hama sehingga dapat meningkatakan produktivitas pertanian.
Kultur jaringan memanfaatkan sifat totipotensi sel, yaitu setiap sel membawa informasi genetik yang lengkap sehingga berpotensi untuk berkembang menjadi individu baru yang lengkap.
Pengembangan tanaman dilakukan dengan menggunakan media selain tanah yang dikenal dengan nama istilah hidroponik. Penerapan hidroponik dilakukan dengan menggunakan media air atau pasir.
Hidroponik dengan media air, Tumbuhan ditanam di dalam air dan ditambah unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan tersebut.
Hidroponik dengan media pasir. Media yang digunakan dapat juga dengan arang, sabut kelapa, atau batubatuan. Dalam teknik ini, sebaiknya ditambahkan unsur -unsur hara. Dalam teknik hidroponik yang perlu diperhatikan adalah kelembapan udara dan intensitas cahaya supaya tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengann baik.
Bioteknologi dalam Bidang Kesehatann – Kedokteran
Bioteknologi bidang Kesehatan atau kedokteran bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dari manusia dengan memanfaatkan alam.
Contoh Bioteknologi Bidang Kesehatan – Kedokteran
Bioteknologi di bidang kesehatan dan bidang kedokteran dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, di antaranya adalah pembuatan antibody monoclonal, terapi gen manusia, dan pembuatan obat dan vaksin,
Pembuatan Antibodi Monoklonal
Antibodi monoklonal adalah antibodi sejenis yang dihasilkan oleh plasma klon sel-sel yang sejenis. Antibodi monoklonal dihasilkan dari sel sel hibridoma atau sel hasil penggabungan dari dua sel yang berbeda.
Bioteknologi dibidang Kesehatan telah mengembangkan antibodi berupa protein yang dihasilkan oleh sel limfosit B atau sel T yang digunakan untuk melawan antigen atau benda asing yang masuk ke dalam tubuh.
Pada dasaranya tubuh memiliki kemampuan untuk memproduksi antibodi. Fusi atau penggabungan antara sel limfosit B dan sel myeloma menghasilkan sel hibridoma. Sel ini berfungsi untuk mengatasi penyakit kanker.
Insulin
Insulin adalah hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pankreas. Hormon ini berperan dalam mengatur kadar gula dalam darah (glukosa).
Insulin digunakan untuk menderita penyakit kencing manis (diabetes mellitus). Penderita diabetes akan mengalami kekurangan hormone insulin. Sehingga pasien diabetes memerlukan suntikan insulin tambahan.
Interferon
Interferon adalah jenis antibodi yang digunakan untuk melawan virus. Walaupun secara alami Tubuh mampu membentuk antibodi, namun sangat lambat dibandingkan kecepatan virus dalam berkembang biak.
Oleh karena itu, dibuatkan digunakan interferon dihasilkan melalui rekayasa genetika.
Terapi Gen Manusia
Proses terapi gen adalah porses pengobatan penyakit yang bersifat menurun dengan cara menyisipkan gen normal dalam sel yang memiliki gen penyebab sakit.
Rekayasa genetik melalui bioteknologi mempunyai potensi untuk memperbaiki kelainan genetik secara individual. Terapi gen merupakan perbaikan kelainan genetik dengan memperbaiki gen.
Untuk kelainan genetik yang diakibatkan oleh tidak berfungsinya satu alela, secara teoritis dapat diperbaiki dengan mengganti gen yang tidak normal dengan gen normal dengan menggunakan teknik rekombinasi DNA.
Alela yang baru dapat disisipkan ke dalam sel- sel somatis pada anak- anak dan dewasa, sel-sel germ (se l-sel yang memproduksi gamet), atau sel- sel embrio.
Pembuatan Obat dan Vaksin
Bioteknologi dimanfaatkan terhadap beberapa jenis mikroorganisme untuk penghasilkan beragam obat obatan. Obat- obatan yang dihasilkan digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit terutama penyakit yang disebabkan oleh mikroorganisme.
Beberapa jenis mikroorganisme mampu menghasilkan antibiotika.
Antibiotika
Antibiotika adalah suatu senyawa organik yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme yang dapat memperlabat atau mematikan mikroorganisme lain atau bakteri penyebab penyakit.
Vaksin
Vaksin adalah mikroorganisme atau bagian dari suatu mikroorganisme yang telah dilemahkan sehingga tidak membahayakan.
Contoh Antibiotika – Vaksin Bioteknologi
Beberapa antibiotik diantaranya adalah pinisilin, streptomisin, sefalosporin, tetrasiklin, tetramisin, pasitrosin, neomisin, dan amfisilin.
Penyakit yang disebabkan oleh virus tidak dapat diobati sehingga perlu dilakukan pencegahan dengan menggunakan vaksin.
Vaksin bisa berasal dari mikroorganisme yang telah dilemahkan atau dimatikan bahkan berasal dari zat yang dihasilkan mikroorganisme tersebut kemudian dilemahkan
Ada dua jenis vaksin tradisional untuk penyakit yang disebabkan oleh virus, yaitu Partikel virus dan virus aktf,. Kedua virus tersebut dapat merangsang tubuh menghasilkan antibodi untuk melawan penyakit.
Bioteknologi telah mengembangkan dan melakukan modifikasi terhadap vaksin sehingga diperoleh vaksin yang lebih efektif melalui DNA rekombinan dan Rekayasa genetika.
DNA rekombinan dapat menstimulasi pembuatan suatu protein khusus dalam jumlah besar dari selubung protein virus, bakteri, dan mikroba lain. Protein ini dapat memicu terbentuknya respon kekebalan untuk melawan penyakit.
Rekayasa genetika dapat digunakan untuk memodifikasi genom patogen sehingga menjadi lemah. Vaksinasi dengan makhluk hidup yang lemah lebih efektif dari protein vaksin karena hanya dengan memasukkan sedikit saja akan menghasilkan respon kekebalan yang besar.
Bioteknologi dalam Bidang Industri
Dalam bidang industry, bioteknologi seperti Proses fermentasi digunakan untuk pembuatan anggur, antibiotik dan senyawa lain dapat ditingkatkan dan dikembangkan dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan.
Contoh Bioteknologi bIdang Industri
Contoh bioteknologi bidang industri adalah penambahan gen pada sintetis amilase ke dalam ragi Saccharomyces. Penambahan gen ini memungkinkan mikroorganisme Saccharomyces dapat mengkonversi tepung menjadi alkohol.
Mikroba hasil pengembangan mampu melakukan penguraian selulose atau lignin, pembuatan bahan bakar, membersihkan lingkungan dari polutan, menambang logam dari bijih yang berkadar rendah.
Strain bakteri Pseudomonas putida telah dikenal sebagai bakteri yang dapat mendegradasi komponen – komponen minyak yang tumpah di laut.
Pada industry logam, teknik leaching atau ekstraksi logam mulai dari bijih tembaga sampai ke uranium telah dilakukan dengan menggunakan bakteri tertentu dari genus Thiobacillus.
Bioteknologi dalam Bidang Energi
Melalui pemanfaatan bioteknologi, mikroorganisme dapat digunakan untuk mengkonversi kotoran hewan, sampah, dan limbah pertanian menjadi energi dalam bentuk gas.
Prinsip pembuatan energi dalam bentuk gas adalah fermentasi dari kotoran yang berisi serat dari rumput yang bercampur air diubah oleh bakteri menjadi asam organik. Kemudian asam organik dirubah menjadi gas metan dan karbon dioksida dengan bantuan mikroorganisme.
Mikroorganisme yang terlibat dalam pembentukan biogas diataranaya adalah jenis Bacterioides, Clostridium butyrinum, Methanobacterium,Methanobacillus, dan Eschericia coli.
Contoh Bioteknologi Di Bidang Energi
Contoh energi yang dihasilkan dari kotoran hewan atau sampah adalah biogas. Gas bio atau biogas adalah hasil fermentasi berbagai mikroorganisme yang banyak mengandung karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Metana ini merupakan sumber energi yang kemudian disebut sebagai gas bio.
Dengan menggunakan metoda atau teknik sederhana, limbah pertanian atau limbah peternakan dan sampah – sampah yang mengandung selulosa dapat difermentasikan menggunakan bakteri pengurai berubah menjadi gas bio.
Gas bio dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar kompor. Adapun sisa limbahnya dapat digunakan untuk pupuk. Bakteri pengurai tersebut terdapat melimpah dan ditemukan di mana- mana.
Bioteknologi dalam Bidang Pangan – Makanan dan Minuman
Berbagai mikroorganisme dapat mengubah makanan tertentu menjadi bentuk makanan lain melalui proses fermentasi.
Fermentasi memanfaatkan proses metabolisme suatu mikroorganisme tertentu atau campuran dari berbagai spesies mikroorganisme
Contoh Makanan – Minuman Hasil Bioteknologi – Fermentasi
Berbagai jenis makanan dan minuman fermentasi antara lain tempe, kecap, tauco, asinan, tape, brem, cuka, keju, mentega, yoghurt, nata de coco, roti, produk bir, dan anggur.
Contoh Mikroorganisme Pengubah Bahan Pangan
Beberapa mikroorganisme yang dapat mengubah bahan makanan diantaranya adalah
1). Mikroorganisme untuk fermentasi pada pembuatan kecap adalah Aspergillus oryzae atau Aspergillus soyae bersama Saccharomyces rouxii atau Pediococcus soyae atau Torulapissp.
Mikroorganisme tersebut mengubah campuran kedelai dan padi-padian menjadi kecap (Indonesia), Shoyu (Jepang), Chiang-Yu (Cina), dan Soy-Sauce (Eropa).
2). Aspergillus wentii digunakan untuk memfermentasikan serelia, kedelai dan garam menjadi tauco.
3). Rhizopus oryzae, R. oligosporus, R. stolonifer, R. chlamydosporus dimanfaatkan untuk fermentasi kedelai yang sudah dikupas kulitnya.
Miselium jamur tersebut akan mengikat keping-keping biji kedelai membentuk produk yang disebut tempe.
4) Mikroorganisme lainnya yang digunakan melalui proses fermentasi adalah
– Acetobacter xylinum dimanfaat dalam pembuatan nata de coco
– Saccharomyces cerevisiae berperan dalam pembuatan roti dan tapai
– Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti (keju)
– Lactobacillus bulgaricus digunkan dalam pembuatan keju dan yoghur
– Neurospora digunakan untuk pembuatan oncom
Contoh Produk dari Mikroorganisme Jadi Bahan Pangan
Beberapa mikroorgnisme dapat dikonversi menjadi sumber bahan pangan dengan kandungan protein tinggi seperti protein sel tunggal PST dan Mikroprotein.
Istilah protein sel tunggal digunakan untuk menyatakan protein mikroba dan membedakannya dengan protein yang berasal dari hewan dan tumbuhan.
1). Protein Sel Tunggal (PST). I
Protein Sel Tunggal PST mengacu kepada sel mikrobia yang dikeringkan seperti bakteri, alga, dan jamur yang sebelumnya ditumbuhkan di dalam sistem biakan yang berskala besar.
Protein Sel Tunggal (PST) disebut juga dengan Single Coll Protein (SCP) mempunyai kadar protein yang lebih tinggi bila dibandingkan kadar protein kedelai.
Contoh Mikroorganisme yang Dijadikan Bahan Pangan
Beberapa contoh mikroorganisme untuk pembuatan protein sel tunggal misalnya Spirullina, Chlorella, dan Saccharomycescereviceae.
Spirulina
Spirulina adalah mikroorganisme termasuk jenis Cyanobacteria atau ganggang biru yang dapat melakukan fotosintesis. Mikroorganisme Spirulina telah dikembangkan menjadi sumber bahan makanan di beberapa negara, seperti Perancis, Amerika Serikat, dan Meksiko.
Chlorella
Chlorella adalah ganggang hijau bersel tunggal yang mengandung sekitar 50% berat protein dalam keadaan kering. Chlorella digunakan sebagai bahan makanan suplemen yang biasanya dikemas dalam bentuk tablet.
Saccharomyces Cerevicae – Ragi dan Candida Utilus
Saccharomyces cerevicae (ragi) dan Candida utilus merupakan dua jenis mikroorganisme yang dapat menghasilkan protein dengan kandungan asam nukleat tinggi.
2). Mikroprotein.
Mikoprotein adalah bahan makanan sumber protein yang dihasilkan melalui proses fermentasi secara berkesinambungan dari miselium jamur Fusarium graminearum.
Jamur Fusarium graminearum ditumbuhkan pada substrat yang mengandung glukosa dan zat hara lain. Jamur Fusarium graminearum juga membutuhkan gas amonia serta garam amonia sebagai sumber nitrogen
Dalam skala pabrik mikroprotein dihasilkan melalui fermentasi berkesinambungan, menggunakan glukosa sebagai substrat dan zat hara lain serta gas amoniak dan garam amoniak sebagai sumber nitrogen.
Mikoprotein mempunyai nilai gizi yang tinggi dengan kandungan 47% protein, 14% lemak, 25% serat untuk diet, 10% karbohidrat, 1% RNA, dan 3% abu.
Dampak Positif – Negatif Bioteknologi
Bioteknologi memiliki dampak positif maupun negative yang diantaranya adalah sebagai berikut
Dampak Positif Bioteknologi
1). Dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
2). Dapat membantu mengatasi masalah- masalah lingkungan terutama pencemaran lingkungan
3). Dapat meningkatan produksi dan kesehatan hasil pertanian – peternakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
4). Meningkatan Kesehatan manusia dengan penemuaan obat, vaksin, antibody
5). Mendapat bahan dan sumber bahan pangan yang sehat dalam jumlah banyak
6). Mendapatkan sumber energi yang lebih ramah lingkungan
Dampak Negatif Bioteknologi
1). Menjadi kontroversi dalam masyarakat.
2). Dalam bidang kesehatan, timbulnya alergi yang diakibatkan karena mengonsumsi produk tanaman transgenik.
3). Adanya ketergantungan pada teknologi.
4). Terdesaknya atau bahkan menyebabkan kepunahan sebagian plasma nutfah asli karena yang dikembangkan sekarang hanyalah produk hasil rekayasa genetika saja.
5). Budidaya organisme cenderung seragam, sehingga sangat mempengaruhi mekanisme keberagaman alam.
6). Pembudidayaan makhluk transgenik dalam jumlah melimpah dan seragam (sama) dapat menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem.
7). Terjadinya pergeseran- pergeseran kelangsungan makhluk hidup, lingkungan, dan ekosistem
8). Pproduk- produk hasil rekayasa genetika akan menggusur penghasilan petani maupun peternak kecil
9). Produksi besar – besaran hasil varietas baru akan membuat terpuruknya nasib petani
10). Buah hasil rekayasa genetika dapat mengandung gen yang resistan terhadap antibiotik
Tempe kedelai adalah bahan makanan yang dihasilkan dari fermentasi biji kedelai oleh kapang (jamur).
Jenis jamur yang digunakan umumnua adalah jenis Rhizopus oligosporus, karena memiliki aktivitas enzim proteolitik (pengurai protein) tinggi.
Langkah Pembuatan Tempe Cara Tradisional – Konvensional
Secara tradisional tempe dibuat dengan tahapan berikut.
1). Penyortiran – Pemisahan – Biji Kedelai
Tujuannya penyortiran dan pemisaham adalah untuk memilih biji yang baik dan memisahkan kotoran – benda asing yang tidak diinginkan dari kedelai
Caranya, biji kedelai diletakkan pada tampah nyiru kemudian ditampi.
2). Pencucian Tahap I – Pembuatan Tempe Biji Kedelai
Cuci biji kedelai dengan cara dimasukkan ke dalam ember berisi air, dan sebaiknya pada air yang mengalir. Tujuan pencucian ini adalah menghilangkan kotoran yang melekat atau bercampur dengan biji kedelai.
3). Perebusan Tahap I – Pembuatan Tempe Biji Kedelai
Biji kedelai selanjutnya direbus selama kurang- lebih 30 menit, sehingga diperoleh biji kedelai setengah matang.
4). Perendaman – Biji Kedelai Setengah Matang
Biji kedelai setengah matang kemudian diredam semalam atau kurang lebih 8 jam hingga menghasilkan kondisi asam.
Tujuan perendaman adalah selain untuk melunakkan kedelai juga untuk mencegah pertumbuhan bakteri pembusuk selama fermentasi.
5). Pengupasan Kulit – Kedelai Hasil Peredaman
Kedelai yang sudah direndam keesokan harinya dikupas kulitnya. Caranya, kedelai diremas- remas dalam air sampai kulitnya terkelupas. Tujuan pengupasan kulit ini adalah agar ragi tumbuh dengan baik.
6). PencucianTahap II – Kedelai Hasil Kupas Kulit
Kedelai yang sudah dikupas kulitnya dicuci. Caranya, pencucian seperti mencuci beras yang akan dimasak.
Tujuan pencucian tahap du aini adalah untuk menghilangkan kotoran yang masih ada dan kulit kedelai yang terkelupas
7). Perebusan Tahap II – Kedelai Hasil Cucian Tahap 2
Kedelai hasil cucian kedua kemudian direbus hingga kedelai sampai matang. Tujuannya adalah agar kedelai lebih lunak, menghilangkan bau, menambah rasa, dan membunuh bakteri yang mungkin tumbuh selama perendaman.
8). Penirisan dan Pendinginan – Kedelai Matang
Kedelai yang sudah masak dituang ke tampah/ nyiru dan diratakan tipis- tipis. Kemudian diiarkan dingin dan permukaan kedelai tampak kering agar terhindar dari pertumbuhan mikroorganisme yang tidak diinginkan.
Tampah yang dipakai untuk penirisan dan pendinginan harus benar- benar bersih dan bebas dari kotoran dan zat yang akan menghambat pertumbuhan ragi, seperti garam.
9). Peragian – Kedelai Masak
Tahap peragian merupakan tahap utama yang menentukan keberhasilan dalam membuat tempe kedelai.
Taburkan ragi pada kedelai dan aduk sampai rata. kemudian, diangin- anginkan sebentar. Fungsi ragi adalah untuk fermenter, dan sebagai pengikat biji kedelai oleh miselium.
10). Pembungkusan – Kedelai Sudah Diragi
Adonan kedelai dan ragi dibungkus dengan menggunakan daun pisang yang bagian luarnya dilapisi kertas atau dibungkus menggunakan plastik dengan ukuran tertentu.
Tujuan pembungkusan adalah untuk menciptakan kondisi anaerob. Jamur Rhizopus akan bekerja dengan baik ketika menguraikan kedelai dalam keadaan anaerob (tanpa oksigen).
11). Pemeraman – Kedelai Terbungkus
Jika kedelai dibungkus daun, maka pemeraman dilakukan dalam bakul bambu yang ditutup karung goni dengan suhu kurang lebih 30°C.
Namun jika dibungkus oleh plastik, maka pemeramannya diletakkan di rak- rak bambu.
Kedelai diperam selama semalam, jika pembungkusnya plastik, maka plastik pembungkus tersebut dilubangi dengan cara ditusuk- tusuk dengan lidi.
Tujuan dilubangi adalah agar udara segar dapat masuk dalam bahan tempe, setelah itu tempe diperam satu malam lagi.
Ringkasan Rangkuman Bioteknologi: Prinsip dasar dari bioteknologi adalah adanya penggunaan agen biologi, menggunakan metoda tertentu, dihasilkannya suatu produk turunan, dan melibatkan banyak disiplin ilmu.
Mikroorganisme banyak digunakan dalam proses bioteknologi karena perkembangbiakannya yang relatif cepat, mudah dimodifikasi, dan mampu memproses bahan baku lebih cepat.
Bioteknologi dapat diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya bidang pengolahan makanan, bidang kesehatan, bidang pertaniaan dan perkebunan, serta bidang lingkungan.
Bioteknologi memiliki pengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Bioteknologi memberikan harapan baru bagi penyembuhan penyakit serta peningkatan kualitas dan kuantitas produksi dalam bidang lainnya.
Produk bioteknologi dapat menyebabkan perdebatan di masyarakat. Berbagai produk bioteknologi, seperti kloning menimbulkan perdebatan besar terutama jika teknologi tersebut dilakukan pada manusia.
Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
Ardra.Biz, 2019, “Kata dalam Artikel aplikasi penerapan bioteknologi konvensional atau tradisional dan bioteknologi modern. Ciri bioteknologi konvensional tradisional dan modern dan Contoh produk bioteknologi di bidang lingkungan dan perternakan.
Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
Ardra.Biz, 2019, “Contoh produk bioteknologi kesehatan dan kedokteran. Contoh produk bioteknologi konvensional tradisional dan modern. Contoh produk bioteknologi pangan makanan dan pertanian.
Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Ardra.Biz, 3Mikroorganisme dalam bioteknologi serta Pengertian antibodi monoklonal adalah peran bakteri dalam bioteknologi dan peran bioteknologi bidang pangan makanan dan pertanian.
Ardra.Biz, 2019, “Peran bioteknologi dalam bidang kedokteran dan kesehatan atau peran bioteknologi di bidang lingkungan dan perternakan
Berikut contoh contoh soal dan jawaban Keanekaragaman Hayati Gen Jenis Ekosistem In Situ Ex Situ,sebagai Latihan. Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan.
1). Contoh Soal Jawaban: Pelestarian In Situ Di Habitat Aslinya,
Pelestarian yang dilakukan di habitat tempat aslinya yang dilindungi oleh pemerintah, di mana segala flora dan fauna yang ada di dalamnya tidak boleh diganggu, agar sumber daya hayati di habitat aslinya tetap terjaga dan terpelihara. Pelestarian tersebut adalah….
a). pelestarian khusus
b). ex situ
c). pelestarian alami
d). in situ
e). ex flora fauna
Jawab: d
2). Contoh Soal Ujian: Pelestarian Ex Situ Di Luar Habitat Aslinya,
Pelestarian suatu spesies makhluk hidup di luar habitat aslinya untuk dikonservasi dan dilestarikan. Pelestarian dilakukan terhadap hewan yang langka dan hampir punah,
a). in situ
b). ex flora fauna
c). pelestarian khusus
d). pelestarian alami
e). ex situ
Jawab: e
3). Contoh Soal Jawaban: Jenis Bagian Keanekaragaman Hayati,
Berikut ini yang bukan merupakan bagian dari keanekaragaman hayati, yaitu ….
a). variasi bentuk
b). variasi kromosom
c). variasi penampilan
d). variasi jumlah
e). variasi sifat
Jawab: b
4). Contoh Soal Ujian: Hewan Endemik Hanya Terdapat Pada Daerah Negara Tertentu,
Hewan yang terdapat pada suatu wilayah atau daerah tertentu yang menjadikan wilayah tersebut memiliki ciri khas. Hewan ini tidak terdapat pada daerah atau negara lain disebut…
a). hewan oriental
b). hewan langka
c). hewan konservasi
d). hewan endemic
e). hewan margasatwa
Jawab: d
5). Contoh Soal Jawaban: Cagar Alam Punya Kekhasan Tumbuhan Satwa Ekosistem Dilindungi,
Kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami. Di tempat ini dapat dilakukan kegiatan untuk penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya.
a). tanam nasional
b). suaka margasatwa
c). taman hutan raya
d). cagar alam
e). hutan wisata
Jawab: d
6). Contoh Soal Ujian: Taman Nasional Pelestarian Alam Ekosiste Asli Sistem Zonasi,
Kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya pariwisata, dan rekreasi.
a). taman hutan raya
b). suaka margasatwa
c). tanam nasional
d). cagar alam
e). hutan wisata
Jawab: d
7). Contoh Soal Ujian: Fauna Peralihan
Contoh fauna yang terdapat pada zona peralihan adalah….
a). gajah
b). badak
c). kasuari
d). anoa
e). cenderawasih
Jawab: d
8). Contoh Soal Ujian: Pasangan Spesien Hasilkan Keturunan Fertil,
Berikut ini adalah pasangan spesies yang dapat menghasilkan keturunan fertil, yaitu ….
a). kuda dan keledai
b). keledai dan zebra
c). ayam dan itik
d). kucing dan harimau
e). kucing anggora dan kucing persia
Jawab: e
9). Contoh Soal Ujian: Suaka Margasatwa Keunikan Jenis Satwa,
Kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya. Di tempat ini dapat dilakukan kegiatan untuk pemeliharaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan, dan kegiatan lainnya yang menunjang budidaya.
a). taman hutan raya
b). suaka margasatwa
c). tanam nasional
d). cagar alam
e). hutan wisata
Jawab: b
10). Contoh Soal Jawaban: Taman Hutan Raya Pelestarian Koleksi Tumbuhan Satwa Alami Buatan,
Kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan atau bukan asli yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi.
a). hutan wisata
b). cagar alam
c). tanam nasional
d). taman hutan raya
e). suaka margasatwa
Jawab: d
11). Contoh Soal Ujian: Hutan Wisata Pelestarian Hutan Sebagai Objel Wisata,
Kawasan hutan dengan kondisi wilayahnya yang dipertahankan sebagai hutan. Tujuan mempertahankan kelestarian hutan wisata selain sebagai konservasi tanah dan ilmu pengetahuan juga sebagai objek wisata. Contoh hutan bakau di Cilacap.
a). tanam nasional
b). cagar alam
c). suaka margasatwa
d). taman hutan raya
e). hutan wisata
Jawab: e
12). Contoh Soal Jawaban: Persebaran Organisme Hanya Di Suatu Daerah,
Organisme yang hanya memiliki persebaran di suatu daerah saja dinamakan ….
a). endemik
b). organisme khas
c). in situ
d). ex situ
e). peralihan
Jawab: a
13). Contoh Soal Jawaban: Keanekaragaman Tingkat Gen Sifat Pisang Ambon Kepok Biji Raja,
Perbedaaan bentuk, penampilan dan sifat pada pisang kapok, pisang raja, pisang biji, pisang ambon pisang Nangka menunjukkan adanya keanekaragaman tingkat…
a). jenis
b). ekosistem
c). populasi
d). gen
e). komunitas
Jawab: d
14). Contoh Soal Jawaban: Wanawisata Hutan Produksi Sebagai Objek Wisata Konservai Lahan,
Kawasan hutan produksi yang dimanfaatkan sebagai objek wisata yang bertujuan selain sebagai konservasi lahan dan hasil hutannya, juga sebagai pendukung objek wisata lain.
a). tanam nasional
b). cagar alam
c). wanawisata
d). taman hutan raya
e). hutan wisata
Jawab: c
15). Contoh Soal Jawaban: Kebun Raya Kumpulan Tumbuhan Berbagai Daerah Untuk Ilmu Pengetahuan Sebagai Objek Wisata,
Kawasan yang terdiri dari kumpulan tumbuh-tumbuhan yang ditanam hidup di suatu tempat yang berasal dari berbagai daerah. Keberadaan kebun raya bertujuan untuk pendidikan, ilmu pengetahuan, konservasi lahan, dan sekaligus sebagai objek wisata.
a). tanam nasional
b). kebun raya
c). wanawisata
d). taman hutan raya
e). hutan wisata
Jawab: b
16). Contoh Soal Ujian: Perkawinan Silang Hewan Tumbuhan Sejenis Sifat Beda Hasil Keturunan Berbeda,
Usaha melakukan perkembangbiakan secara silang terhadap tumbuhan dan hewan sejenis dengan sifat berbeda dan akan dihasilkan keturunan baru yang berbeda dengan sifat induknya. Perkawinan bertujuan untuk menambah jumlah keanekaragaman hayati yang ada
a). penangkaran
b). pelestarian khusus
c). perkawinan silang
d). perlindungan silang
e). perlindungan alam
Jawab: c
17). Contoh Soal Ujian: Perlindungan Alam Pelestarian Tumbuhan Hewan Kelestarian Habitat Ekosistem,
Usaha untuk menjaga kelestarian tumbuhan dan hewan, termasuk air dan tanah. Bertujuan untuk mempertahankan kelestarian habitat suatu ekosistem di muka bumi.
a). penangkaran
b). pelestarian khusus
c). perkawinan silang
d). perlindungan silang
e). perlindungan alam
Jawab: e
18). Contoh Soal Jawaban: Pelestarian Exsitu Memindahkan Tumbuhan Hewan Ke Habitat Lain,
Usaha pelestarian dengan cara memindahkan tumbuhan dan hewan dari habitat aslinya ke tempat lain.
Salah satu faktor penyebab terjadinya penurunan biodiversitas adalah…
a). suaka margasatwa
b). perlindungan alam botani
c). pertanian monokultur,
d). pelestarian in situ
e). pemuliaan tanaman
Jawab: c
20). Contoh Soal Ujian: Insitu Pelestarian Tumbuhan Hewan Di Habitat Aslinya,
Usaha pelestarian tumbuhan dan hewan yang dilakukan di habitat aslinya. Contohnya hutan lindung, hutan wisata, taman nasional, dan taman wisata.
a). pelestarian exsitu
b). pelestarian khusus
c). perlindungan silang
d). pelestarian insitu
e). perlindungan alam
Jawab: d
21). Contoh Soal Jawaban: Penangkaran Pembiakan Tumbuhan Hewan Terkontrol Meningkatkan Jumlah Agar Tidak Punah,
Usaha mengembangbiakkan tumbuhan dan hewan dengan cara yang terkontrol. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan jumlah tumbuhan dan hewan agar tidak punah.
a). pelestarian exsitu
b). penangkaran
c). perlindungan silang
d). pelestarian insitu
e). perlindungan alam
Jawab: b
22). Contoh Soal Jawaban: Usaha Pelestarian Keanekaragaman Hayati,
Usaha yang dapat dilakukan untuk menjaga pelestarian keanekaragaman hayati adalah…
a). perburuan hewan
b). suaka margasatwa
c). fragmentasi hutan
d). pertanian monokultur
e). pembukaan lahan
Jawab: b
23). Contoh Soal Ujian: Hewan Endemik Daerah Timur,
Berikut adalah contoh hewan endemik dari daerah bagian timur, yaitu ….
a). bekantan
b). macan kumbang
c). burung merak
d). badak jawa
e). orangutan
Jawab: c
24). Contoh Soal Jawaban: Penghijauan Reboisasi Nanam Kembali Tumbuhan Kembalikan Lahan Rusak Jadi Linkungan Baru Untuk Tempat Tinggal,
Usaha manusia untuk menanamkembali pada lahan atau hutan yang telah gundul akibat penebangan atau pembakaran hutan yang bertujuan untuk mengembalikan kondisi lahan atau hutan yang telah rusak, sehingga diharapkan akan muncul suatu lingkungan baru yang dapat dijadikan tempat tinggal berbagai jenis organisme baru.
a). pelestarian exsitu
b). penangkaran
c). penghijauan
d). pelestarian insitu
e). perlindungan alam
Jawab: c
25). Contoh Soal Ujian: Pelestarian Insitu Hutan Lindung,
Pelestarian in situ dilakukan dengan pembuatan ….
a). penangkaran hewan
b). kebun raya
c). taman kota
d). hutan lindung
e). taman bermain
Jawab: d
26). Contoh Soal Ujian: Perlindungan Alam Ketat Membiarkan Alam Tanpa Campur Tangan Manusia,
Keadaan alam dibiarkan menurut kehendak alam tanpa campurtangan manusia, kecuali jika diperlukan. Biasanya, daerah ini digunakan untuk kepentingan ilmiah atau penelitian, misalnya, Ujung Kulon dan Pulau Panaitan.
a). perlindungan alam terbimbing
b). perlindungan alam ketat.
c). taman nasional
d). pengawetan hutan
e). margasatwa
Jawab: b
27). Contoh Soal Jawaban: Perlindungan Alam Terbimbing Tidak Dilepas Tapi Dibina Para Ahli,
Keadaan alam di suatu daerah tidak dilepaskan begitu saja, tetapi dibina oleh para ahli, misalnya, Kebun Raya Bogor.
Pelestarian yang dilakukan di habitat aslinya disebut pelestarian ….
a). in situ
b). ex situ
c). alami
d). khusus
e). cagar alam
Jawab: a
30). Contoh Soal Jawaban: Cagar Alam Apa Adanya Ekosistem Bebas Dari Eksploitasi,
Suatu dareah yang dibiarkan apa adanya sebagai suatu ekosistem yang bebas dari segala macam eksploitasi disebut ….
a). suaka margasatwa
b). cagar alam
c). taman bunga
d). taman nasional
e). kebun raya
Jawab: b
31). Contoh Soal Jawaban: Garis Pisah Jenis Fauna Indonesia Bagian Barat Dan Tengah,
Garis yang memisahkan jenis fauna Indonesia bagian barat dengan bagian tengah adalah…
a). ekuator
b). Weber
c). Wallace
d). bujur
e). lintang
Jawab: c
32). Contoh Soal Jawaban: Keanekaragaman Gen Berdasar Faktor Genetik Individu,
Keanekaragaman suatu jenis ditentukan oleh keanekaragaman susunan faktor genetik yang terkandung dalam jenis yang bersangkutan yang tidak sama dengan susunan genetik individu yang lain, meskipun dalam jenis yang sama.
a). Keanekaragaman ekosistem
b). Keanekaragaman jenis
c). Keanekaragaman gen
d). Keanekaragaman individu
e). Keanekaragaman lingkungan
Jawab: c
33). Contoh Soal Jawaban: Variasi Perbedaan Ciri Bentuk Penampilan Sifat Individu Satu Spesies,
Perbedaan ciri-ciri yang mencakup bentuk, penampilan serta sifat pada individu dalam satu spesies yang ditimbulkan oleh perbedaan struktur dan susunan gen dinamakan…
a). jenis
b). variasi
c). varian
d). gen
e). ekosistem
Jawab: b
34). Contoh Soal Jawaban: Hutan Lindung Cara Pelestarian In Situ,
Pelestarian in situ dapat dilakukan dengan cara pembuatan ….
a). penangkaran hewan
b). kebun raya
c). taman kota
d). hutan lindung
e). taman bermain
Jawab: c
35). Contoh Soal Jawaban: Varietas Individu Satu Spesies Menunjukkan Beda Ciri Ciri,
Individu dalam satu spesies yang menunjukkan perbedaan ciri-ciri disebut…
a). jenis
b). varietas
c). varian
d). genotif
e). fenotip
Jawab: b
36). Contoh Soal Ujian: Hewan Indonesia Peralihan,
Berikut adalah contoh hewan yang berasal dari Indonesia bagian peralihan, yaitu ….
a). orangutan
b). walabi
c). biawak
d). kanguru
e). babi rusa
Jawab: e
37). Contoh Soal Jawaban: Keanekaragaman Jenis Gabungan Jumlah Jenis Individu,
Keanekaragaman yang merupakan gabungan antara jumlah jenis dan jumlah individu masing-masing jenis dalam komunitas.
a). Keanekaragaman ekosistem
b). Keanekaragaman jenis
c). Keanekaragaman gen
d). Keanekaragaman individu
e). Keanekaragaman lingkungan
Jawab: b
38). Contoh Soal Jawaban: Ukuran Keanekaragaman,
Keanekaragaman atau kekayaan jenis dapat diukur dengan cara…
a). nomor keanekaragaman
b). angka keanekaragaman
c). system keanekaragaman
d). indeks keanekaragaman
e). jumlah keanekaragaman
Jawab: d
39). Contoh Soal Jawaban: Keanekaragaman Ekosistem Interaksi Antara Jenis Makhluk Hidup Dan Lingkungan Yang Bervariasi,
Keanekaragaman yang terbentuk karena adanya interaksi antara jenis makhluk hidup yang bervariasi dengan lingkungan yang beranekaragam.
a). Keanekaragaman ekosistem
b). Keanekaragaman jenis
c). Keanekaragaman gen
d). Keanekaragaman individu
e). Keanekaragaman lingkungan
Jawab: a
40). Contoh Soal Jawaban: Kaktus Vegetasi Khas Ekosistem Gurun,
Berikut adalah vegetasi khas yang terdapat pada ekosistem gurun, yaitu ….
a). tanaman semak
b). kaktus
c). rumput
d). lumut
e). tanaman paku
Jawab: b
41). Contoh Soal Ujian: Keanekaragaman Gen Variasi Satu Jenis Spesies,
Adanya variasi dalam satu jenis atau spesies makhluk hidup menunjukkan bukti keanekaragaman hayati. Keanekaragaman ini berdasarkan pada ….
a). tingkat filogenik
b). tingkat jenis
c). tingkat eksositem
d). tingkat gen
e). tingkat ekologi
Jawab: d
42). Contoh Soal Ujian: Anoa Hewan Peralihan Indonesia,
Salah satu contoh hewan peralihan di Indonesia adalah ….
a). kadal berjumbai
b). orangutan
c). anoa
d). macan kumbang
e). kangguru pohon
Jawab: c
43). Contoh Soal Jawaban: Fenotip Sifat Indivisu Yang Tampak Dapat Dikenali Dari Luar,
Sifat-sifat individu yang tampak dan dapat dikenali dari luar disebut…
a). jenis
b). variasi
c). varian
d). genotif
e). fenotip
Jawab: e
44). Contoh Soal Ujian: Keanekaragaman Gen Faktor Adanya Perbedaan Ciri Antarindividu Satu Spesies,
Adanya perbedaan ciri-ciri antarindividu dalam satu spesies menunjukkan adanya ….
a). Keanekaragaman ekosistem
b). Keanekaragaman jenis
c). Keanekaragaman gen
d). Keanekaragaman individu
e). Keanekaragaman lingkungan
Jawab: c
45). Contoh Soal Jawaban: Warna Ikan Koi Keanekaragaman Gen,
Warna- warni yang terdapat pada ikan koi menunjukkan ….
a). keanekaragaman individu
b). keanekaragaman gen
c). keanekaragaman hayati
d). keanekaragaman fenotipe
e). keanekaragaman spesies
Jawab: b
46). Contoh Soal Jawaban: Biodiversitas Istilah Keanekaragaman Hayati,
Istilah yang mencerminkan gambaran kekayaan keanekaragaman hayati suatu wilayah adalah…
a). bioprospeksi
b). biopestisida
c). bioteknologi
d). biodegradasi
e). biodiversitas
Jawab: e
47). Contoh Soal Ujian: Kebun Binatang Pelestarian Ex Situ,
Usaha pelestarian satwa langka di kebun binatang da tanam safari merupakan contoh dari…
Berikut contoh contoh soal dan Jawaban Petumbuhan Perkembangan Tumbuhan Eksternal Internal dan Hormon, sebagai Latihan. Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan.
1). Contoh Soal Ujian: Auksanometer Alat Ukur Pertumbuhan Memanjang Tanaman,
Suatu alat untuk mengukur pertumbuhan memanjang suatu tanaman, yang terdiri atas system kontrol yang dilengkapi jarum penunjuk pada busur skala atau jarum yang dapat menggaris pada silinder pemutar
a). Hidrometer
b). Auksanometer
c). Grow-meter
d). Epigealmeter
e). Embriometer
Jawab: b
2). Contoh Soal Jawaban: Pertumbuhan Primer Fase Embrio Sampai Perkecambahan,
Pertumbuhan yang terjadi selama fase embrio sampai perkecambahan merupakan contoh pertumbuhan primer.
a). pertumbuhan sekunder
b). pertumbuhan alami
c). pertumbuhan tersier
d), pertumbuhan awal
e). pertumbuhan primer
Jawab: e
3). Contoh Soal Jawaban: Tudung Akar Penghasil Lendir Akar Mudah Tembus Tanah,
Bagian pada ujung akar yang akan menghasilkan menghasilkan lendir yang dapat mempermudah akar menembus tanah.
a). xylem akar
b). radikula
c). serabut akar
d). tudung akar
e). hypogeal
Jawab: d
4). Contoh Soal Ujian: Epigeal Kotiledon Di Permukaan Tanah,
Perkecambahan yang kotiledonnya terangkat ke permukaan tanah dinamakan perkecambahan…
a). akar primer
b). epikotil
c). epigeal
d). akar sekunder
e). hipogeal
Jawab: c
5). Contoh Soal Ujian: Hipogeal Kotiledon Di Dalam Tanah,
Perkecambahan dimana biji masih tetap berada di dalam tanah dan memberi suplai makanan kepada kecambah yang sedang tumbuh. Perkecambahan seperti ini dinamakan perkecambahan…
a). akar primer
b). epikotil
c). epigeal
d). akar sekunder
e). hipogeal
Jawab: e
6). Contoh Soal Jawaban: Pertumbuhan Primer Karena Meristem Primer,
Pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem primer adalah…
a). pertumbuhan sekunder
b). pertumbuhan alami
c). pertumbuhan tersier
d), pertumbuhan awal
e). pertumbuhan primer
Jawab: e
7). Contoh Soal Jawaban: Pertumbuhan Sekunder Karena Meristem Sekunder,
Pertumbuhan yang terjadi karena adanya meristem sekunder adalah…
a). pertumbuhan sekunder
b). pertumbuhan alami
c). pertumbuhan tersier
d), pertumbuhan awal
e). pertumbuhan primer
Jawab: a
8). Contoh Soal: Jaringan Meristem Apex Pada Ujung Akar Berfungsi Sebagai Pertumbuhan Primer,
Jaringan yang terdapat pada ujung akar dan batang dan berfungsi menghasilkan pemanjangan akar dan batang untuk mewujudkan pertumbuhan primer..
a). jaringan meristem primer
b). jaringan meristem lateral
c). jaringan meristem apex
d). jaringan xilem
e). jaringan tudung akar
Jawab: c
9). Contoh Soal Ujian: Pertumbuhan Sekunder Oleh Kambium Bersifat Merismatik,
Pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan kambium yang bersifat meristematik kembali.
a). pertumbuhan tersier
b). pertumbuhan alami
c). pertumbuhan sekunder
d), pertumbuhan awal
e). pertumbuhan primer
Jawab: c
10). Contoh Soal Ujian: Pertumbuhan Primer Oleh Kegiatan Titik Tumbuh Primer,
Pertumbuhan yang disebabkan oleh kegiatan titik tumbuh primer yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang dimulai sejak tumbuhan masih berupa embrio..
a). pertumbuhan sekunder
b). pertumbuhan alami
c). pertumbuhan tersier
d), pertumbuhan awal
e). pertumbuhan primer
Jawab: e
11). Contoh Soal Ujian: Jaringan Meristem Lateral Membentuk Pertumbuhan Sekunder,
Jaringan yang dapat membentuk pertumbuhan sekunder adalah…
a). jaringan meristem primer
b). jaringan meristem lateral
c). jaringan meristem apex
d). jaringan xilem
e). jaringan tudung akar
Jawab: b
12). Contoh Soal Ujian: Daerah Meristematik Paling Ujung Akar Aktif Membelah Terbentuk Sel Baru,
Merupakan daerah yang paling ujung dan merupakan tempat terbentuknya sel-sel baru. Sel-sel di daerah ini mempunyai inti sel yang relatif besar, berdinding tipis, dan aktif membelah diri.
a). daerah pemanjangan
b). daerah meristematik
c). daerah kambium
d). daerah diferensiasi
e). daerah gabus
Jawab: b
13). Contoh Soal Ujian: Daerah Pemanjangan Dari Hasil Pembelahan Sel Meristem,
Daerah yang merupakan hasil pembelahan sel-sel meristem. Sel-sel hasil pembelahan tersebut akan bertambah besar ukurannya sehingga menjadi bagian dari daerah perpanjangan. Pada daerah ini, sel-sel mengalami pembesaran dan pemanjangan.
a). daerah pemanjangan
b). daerah meristematik
c). daerah kambium
d). daerah diferensiasi
e). daerah gabus
Jawab: a
14). Contoh Soal Ujian: Daerah Diferensiasi Di Bawah Daerah Pemanjangan Mengalami Diferensiasi,
Daerah yang terletak di bawah daerah pemanjangan. Daerah yang sel- selnya berdiferensiasi menjadi sel-sel yang memiliki struktur dan fungsi khusus. Sel sel di daerah ini umumnya mempunyai dinding yang menebal dan beberapa di antaranya mengalami diferensiasi menjadi epidermis, korteks, dan empulur.
a). daerah pemanjangan
b). daerah meristematik
c). daerah kambium
d). daerah diferensiasi
e). daerah gabus
Jawab: d
15). Contoh Soal Ujian: Jaringan Kambium Membesar Diameter Tumbuhan,
Jaringan yang selalu mengalami pertumbuhan sehingga diameter tumbuhan menjadi bertambah besar dan hanya terdapat pada tumbuhan dikotil, disebut jaringan . . . .
a). korteks
b). kambium
c). empulur
d). endodermis
e). stele
Jawab: b
16). Contoh Soal Ujian: Auksanometer Alat Ukur Kecepatan Tumbuh Tanaman,
Auksanometer merupakan alat yang berguna untuk . . . .
a). mengetahui banyak sedikitnya auksin yang diproduksi oleh tanaman
b). mengetahui arah penyebaran auksin pada tanaman
Jaringan yang berfungsi sebagai pelindung, dan menggantikan fungsi epidermis yang mati dan terkelupas, juga merupakan bagian dari jaringan sekunder yang disebut periderm.
a). cambium fasis
b). cambium gabus
c). cambium interfasis
d). cambium sekumder
e). cambium primer
Jawab: b
18). Contoh Soal Jawaban: Kambium Fasis Membentuk Xilem Sekunder Ke Dalam Floem Sekunder Ke Luar,
Jaringan yang berperan membentuk xilem sekunder ke arah dalam dan membentuk floem sekunder ke arah luar, juga menghasilkan sel-sel hidup yang berderet-deret menurut arah jari-jari dari bagian xilem ke bagian floem yang disebut jari-jari empulur.
a). cambium sekumder
b). cambium gabus
c). cambium interfasis
d). cambium fasis
e). cambium primer
Jawab: d
19). Contoh Soal Ujian: Radikula Bakal Akar Primer Berasal Dari Akar Embrionik,
Struktur pertama yang keluar dari biji yang akan membentuk akar primer, merupakan bagian dari hipokotil atau bagian bawah kotiledon.
a). epitokil
b). radikula
c). koleoptil
d). tudung akar
e). embrionik.
Jawab: b
20). Contoh Soal Jaaban: Auksin Hormon Pemanjangan Gerakan Tropisme Sesuai Rangsangan,
Hormon didominasi oleh senyawa golongan IAA (Indol Asetic Acid). Hormon bertanggung jawab dalam pemanjangan sel (batang) serta gerakan tropisme yaitu gerakan sel bagian tumbuhan sesuai dengan arah datangnya rangsangan pada tumbuhan. Juga membantu fototropisme dan geotropism.
a). Giberelin
b). Sitokinin
c). Auksin
d). Asam absisat
e). Etilen
Jawab: c
21). Contoh Soal Ujian: Fungsi Hormon Giberelin Pemanjangan Sel Buah Bunga Cadangan Makanan Pembentukan Akar,
Hormon yang berfungsi merangsang perkecambahan biji dan tunas, pemanjangan batang, dan petumbuhan daun; merangsang perbungaan dan perkembangan buah; memengaruhi pertumbuhan akar dan diferensiasi. Bentuk hormon diantaranya adalah GA3, GA1, GA4, GA5, GA19, GA20, GA37, dan GA38. Hormon tersebut adalah…
Hormon yang memengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar, merangsang pembelahan sel dan pertumbuhan, perkecambahan, dan perbungaan, menunda penuaan sel. Efek dari sitokinin berlawanan dengan auksin pada tumbuhan. Hormon tersebut adalah…
a). Giberelin
b). Sitokinin
c). Auksin
d). Asam absisat
e). Etilen
Jawab: b
23). Contoh Soal Ujian: Asam Absisat (ABA) Sebagai Inhibitor Kegiatan Tumbuhan,
Hormon yang dapat menghambat pertumbuhan tanaman (inhibitor) yaitu bekerja berlawanan dengan hormon auksin dan giberelin dengan jalan mengurangi atau memperlambat kecepatan pembelahan dan pembesaran sel. Hormon ini akan aktif pada saat tumbuhan berada pada kondisi yang kurang baik, seperti pada musim dingin, musim kering, dan musim gugur. Hormon tersebut adalah….
a). Giberelin
b). Sitokinin
c). Auksin
d). Asam absisat
e). Etilen
Jawab: d
24). Contoh Soal Ujian: Gas Etilen Memecahkan Dormansi Tanaman Pematangan Buah Menyebabkan Abscission Daun,
Hormon tumbuh yang dalam keadaan normal berbentuk gas yang dihasilkan oleh buah yang sudah tua sehingga buah menjadi matang. Fungsi hormone ini adalah menyebabkan buah menjadi masak, menyebabkan pertumbuhan batang menjadi kokoh dan tebal, dapat memacu pembungaan, yang bekerja bersamaan dengan auksin dan bersama giberelin dapat mengatur perbandingan bunga betina dan jantan pada tumbuhan berumah satu. Hormon tersebut adalah…
Bila tumbuhan terluka, luka tersebut dapat diperbaiki kembali. Hormon ini berperan apabila tumbuhan mengalami kerusakan jaringan. Kemampuan itu disebut restitusi atau regenerasi. Peristiwa ini dapat terjadi karena adanya…
a). Giberelin
b). Sitokinin
c). Auksin
d). Asam absisat
e). Asam traumalin
Jawab: e
26). Contoh Soal Ujian: Tumbuhan Berhari Pendek Berbunga Periode Gelap Lebih Panjang Dari Terang,
Tumbuhan yang dapat berbunga ketika periode gelap (malam) lebih panjang dari pada pencahayaan (siang). Misalnya bunga dahlia, aster, strawberi, krisan.
a). tumbuhan alami
b). tumbuhan berhari Panjang
c). tumbuhan buatan
d). tumbuhan berhari pendek
e). tumbuhan berhari netral
Jawab: d
27). Contoh Soal Jawaban: Tumbuhan Berhari Netral Berbunga Tidak Dipengaruhi Hari Penyinaran,
Tumbuhan yang berbunga dan tidak dipengaruhi oleh lamanya/panjangnya hari penyinaran. Misalnya bunga matahari, mawar, dan kipas.
a). tumbuhan alami
b). tumbuhan berhari Panjang
c). tumbuhan buatan
d). tumbuhan berhari pendek
e). tumbuhan berhari netral
Jawab: e
28). Contoh Soal Ujian: Tumbuhan Berhari Panjang Berbunga Pada Periode Pencahayaan Lebih Lama,
Tumbuhan yang berbunga ketika periode pencahayaan (siang) lebih lama/ panjang daripada periode gelap (malam). Misalnya bayam, selada, kentang, dan gandum.
Berikut contoh contoh soal dan jawaban Struktur Bakteri Kapsul Plasmid Flagela Cara Berkembang Biak Hidup sebagai Latihan. Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan.
1). Contoh Soal Jawaban: Transformasi Pemindahan DNA Dari Luar Ke Dalam Sel Bakteri Tanpa Kontak,
Pemindahan potongan materi genetik atau DNA dari luar ke sel bakteri penerima tanpa terjadi kontak langsung antara bakteri pemberi DNA dan penerima.
a). difusi
b). transfusi
c). transformasi
d). transduksi.
e). konjugasi,
Jawab: c
2). Contoh Soal Ujian: Konjugasi Penggabungan DNA Bakteri Dengan Kontak Langsung,
Penggabungan antara DNA pemberi dan DNA penerima melalui kontak langsung. Untuk dapat memasukkan DNA dari sel pemberi ke sel penerima, harus terjadi hubungan langsung.
a). transformasi
b). difusi
c). transduksi
d). transfusi
e). konjugasi,
Jawab: e
3). Contoh Soal Jawaban: Transduksi Pemindahan DNA Dengan Perantara Virus,
Pemindahan DNA dari sel pemberi ke sel penerima dengan perantaraan virus. Protein virus berfungsi sebagai cangkang digunakan untuk pembungkus dan membawa DNA bakteri pemberi menuju sel penerima.
a). konjugasi
b). difusi
c). transfusi
d). transduksi
e). transformasi
Jawab: d
4). Contoh Soal Jawaban: Bakteri Heterotrof Tidak Dapat Membuat Makanan Sendiri,
Bakteri yang hidup dan memperoleh makanan dari lingkungannya karena tidak dapat membuat makanan sendiri. Bakteri ini dapat hidup secara saprofit dan parasit…
a). bakteri autrotof
b). bakteri kemoautotrof
c). bakteri heterotrof
d). bakteri fotoatotrof.
e). bakteri nitrit
Jawab: c
5). Contoh Soal Ujian: Bakteri Saprofit Hidup Dari Jasad Mati,
Bakteri yang hidup pada jasad yang sudah mati, misalnya, sampah, bangkai, atau kotoran. Bakteri ini sering disebut sebagai bakteri pembersih karena dapat menguraikan sampah-sampah organik sehingga menguntungkan bagi manusia,
a). bakteri parasit
b). bakteri fotoatotrof
c). bakteri kemoautotrof
d). bakteri autrotrof
e). bakteri saprofit
Jawab: e
6). Contoh Soal Ujian: Bakteri Parasit Hidup Numpang Makhluk Hidup Lain,
Bakteri yang hidup menumpang pada makhluk hidup lain. Bakteri ini biasanya bersifat merugikan makhluk hidup yang ditumpanginya karena dapat menimbulkan penyakit.
a). bakteri autrotof
b). bakteri fotoatotrof
c). bakteri kemoautotrof
d). bakteri parasit
e). bakteri saprofit
Jawab: d
7). Contoh Soal Jawaban: Bakteri Autotrof Dapat Membuat Makanan Sendiri,
Bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri adalah…
a). bakteri autrotof
b). bakteri nitrit
c). bakteri heterotrof
d). bakteri parasit
e). bakteri saprofit
Jawab: a
8). Contoh Soal Ujian: Bakteri Kemoautotrof Membuat Makanan Dengan Energi Kimia,
Bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari reaksi-reaksi kimia, misalnya, proses oksidasi senyawa tertentu.
a). bakteriheterotrof
b). bakteri kemoautotrof
c). bakteri fotoautotrof
d). bakteri parasit
e). bakteri saprofit
Jawab: b
9). Contoh Soal Ujian: Bakteri Fotoautotrof Membuat Makanan Dengan Energi Cahaya,
Bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari cahaya matahari. Bakteri mengandung zat warna hijau untuk fotosintesis, seperti pada tumbuhan hijau.
a). bakteriheterotrof
b). bakteri kemoautotrof
c). bakteri fotoautotrof
d). bakteri parasit
e). bakteri saprofit
Jawab: c
10). Contoh Soal Ujian: Bakteri Aerob Hidup Membutuhkan Oksigen,
Bakteri yang hidupnya memerlukan oksigen bebas. Bakteri yang hidup secara aerob dapat mengurai gula menjadi air, CO2, dan energi.
a). bakteri anaerob
b). bakteri kemoautotrof
c). bakteri fotoautotrof
d). bakteri aerob
e). bakteri saprofit
Jawab: d
11). Contoh Soal Jawaban: Bakteri Anaerob Hidup Tanpa Oksigen,
Bakteri yang dapat hidup tanpa oksigen bebas, misalnya, bakteri asam susu, bakteri Lactobacillus bulgaricus, dan Clostridium tetani.
a). bakteri anaerob
b). bakteri kemoautotrof
c). bakteri fotoautotrof
d). bakteri aerob
e). bakteri saprofit
Jawab: a
12). Contoh Soal Jawaban: Flagela Alat Gerak Bakteri,
Bagian bakteri yang memungkinkan bakteri menyebar di habitat baru, melakukan migrasi menuju sumber nutrisi, atau meninggalkan lingkungan yang tidak memungkinkan untuk hidupnya.. Bagian bakteri tersebut adalah…
a). fimbriae
b). flagela
c). kapsul
d). pili
e). membran
Jawab: b
13). Contoh Soal: Atrik Bakteri Tidak Punya Flagela,
Bakteri yang tidak memiliki flagelum disebut…
a). monotorik,
b). lofotrik
c). atrik
d). amfitrik,
e). peritrik,
Jawab: c
14). Contoh Soal: Fimbriae Tempat Masuk Bahan Genetik Perkawinan Bakteri,
Bagian bakteri yang berfungsi sebagai pintu gerbang masuknya bahan genetik selama berlangsungnya perkawinan antarbakteri adalah…
a). kapsul
b). flagela
c). kapsul
d). fimbriae
e). membran
Jawab: d
15). Contoh Soal Ujian: Fungsi Fimbriae Untuk Menempel Pada Inang Bakteri,
Sebagai alat bakteri yang digunakan untuk menempel pada substrat atau inang bakteri….
a). kapsul
b). flagela
c). kapsul
d). fimbriae
e). membran
Jawab: d
16). Contoh Soal Ujian: Amfitrik Bakteri Dengan Flagela Pada Dua Ujungnya,
Bakteri yang memiliki flagela satu ataupun banyak pada kedua ujungnya…
a). monotorik,
b). lofotrik
c). atrik
d). amfitrik,
e). peritrik,
Jawab: d
17). Contoh Soal Ujian: Lofotrik Bakteri Banyak Flagela Pada Satu Ujungnya,
Baketri yang memiliki banyak flagela pada salah satu ujungnya…
a). monotorik,
b). lofotrik
c). atrik
d). amfitrik,
e). peritrik,
Jawab: b
18). Contoh Soal: Peritrik Bakteri Dengan Banyak Flagela Seluruh Tubuhnya,
Bakteri yang memiliki banyak flagela di seluruh tubuhnya…
a). monotorik,
b). lofotrik
c). atrik
d). amfitrik,
e). peritrik,
Jawab: e
19). Contoh Soal Fungsi Kapsul Bakteri Pelidung Dan Penyimpan Cadangan Makanan,
Bagian bakteri berupa lapisan lendir berbahan kental yang mengelilingi dinding sel bakteri. Merupakan pelindung dan sebagai penyimpan cadangan makanan. Pada bakteri penyebab penyakit, bagian ini berfungsi meningkatkan kemampuan bakteri dalam menginfeksi inangnya atau dengan kata lain meningkatkan daya virulensi.
a). kapsul
b). flagela
c). kapsul
d). fimbriae
e). membran
Jawab: a
20). Contoh Soal Ujian: Kista Bentuk Bakteri Pada Lingkungan Buruk,
Dalam keadaan lingkungan buruk, banyak bakteri yang mampu bertahan dengan berubah menjadi…
a). kristal
b). kista
c). subpolar
d). gram negative
e). gram positif
Jawab: b
21). Contoh Soal Jawaban: Pembelahan Biner Melintang Menjadi Dua Sel Anak Identik,
Proses pembelahan diri pada bakteri terjadi dengan diawali terbentuknya dinding melintang yang memisahkan satu sel bakteri menjadi dua sel anak yang mempunyai bentuk dan ukuran sama (identik). Pembelahan tersebut adalah….
a). reproduksi indentik
b). reproduksi sel
c). sel identik
d). biner melintang
e). biner identik
Jawab: d
22). Contoh Soal: Fungsi Plasmid Pertahanan Sel Bakteri Pada Lingkungan Buruk,
Pada umumnya bakteri memiliki DNA di luar DNA kromosom yang berbentuk seperti cincin yang terdapat di dalam sitoplasma. Fungsinya untuk pertahanan sel bakteri terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan. Bagian sel bakteri tersebut adalah…
a). endaplasma
b). plasmid
c). endospore
d). mesosoma
e). flagela
Jawab: b
23). Contoh Soal Ujian: Endospora Bentuk Struktur Bakteri Pada Lingkungan Buruk Panas,
Dalam keadaan lingkungan yang jelek, bakteri tersebut akan membentuk struktur yang berdinding tebal yang tahan terhadap panas dengan batas sekitar 120° C, pembentukannya terjadi di dalam sel bakteri. Struktur tahan panas tersebut adalah…
a). endaplasma
b). plasmid
c). endospore
d). mesosoma
e). flagela
Jawab: b
24). Contoh Soal Jawaban: Bakteri Gram Positif Warna Ungu Tidak Luntur,
Bakteri yang mempunyai dinding sel yang tebal sehingga pewarna ungu tidak akan larut ketika dicuci dengan alkohol atau aseton.
a). bakteri heterotrof
b). bakteri gam negatif
c). bakteri gram positif.
d). bakteri warna
e). bakteri colored
Jawab: c
25). Contoh Soal Jawaban: Bakteri Gram Negatif Warna Ungu Yang Luntur,
Bakteri yang dinding selnya tipis yang warna ungunya luntur ketika dicuci dengan alkohol atau aseton.
a). bakteri heterotrof
b). bakteri gam negatif
c). bakteri gram positif.
d). bakteri warna
e). bakteri colored
Jawab: c
26). Contoh Soal Ujian: Penyakit Kolera Disebabkan Bakteri Vibrio Chlolerae,
Bakteri yang menyebabkan terjadinya penyakit kencing nanah adalah…
a). Vibrio cholerae,
b). Shigella dysenterriae,
c). Neisseria meningitidis
d). Neisseria gonorrhoeae
e). Mycobacterium tuberculosis
Jawab: d
34). Contoh Soal: Lepra Disebabkan Oleh Mycobacterium Leprae
Bakteri yang dapat mengakibatkan penyakit lepra adalah…
a). Mycobacterium leprae
b). Shigella dysenterriae,
c). Neisseria meningitidis
d). Neisseria gonorrhoeae
e). Mycobacterium tuberculosis
Jawab: a
35). Contoh Soal Ujian: Kemotaksis Bergeral Menuju Rangsang Kimia,
Beberapa jenis bakteri melakukan pergerakan menuju rangsang kimia yang diberikan oleh makanan atau menjauhi rangsang kimia yang diberikan oleh bahan kimia toksik. Cara bergerak tersebut adalah…
a). fototaksis,
b). endospora.
c). magnetotatic.
d). amfitrik,
e). kemotaksis
Jawab: e
36). Contoh Soal Ujian: Fototaksis Bergerak Menuju Menjauh Cahaya,
Beberapa bakteri melakukan pergerakan menuju atau menjauhi cahaya, bergantung lingkungan yang mereka butuhkan. Cara bergerak tersebut adalah…
a). fototaksis,
b). endospora.
c). magnetotatic.
d). amfitrik,
e). kemotaksis
Jawab: a
37). Contoh Soal Jawaban: Bakteri Metanogenik Pembentuk Gas Metana,
Bakteri utama dalam pembentukan biogas atau gas metana adalah…
a). halofilik
b). metanogenik
c). termofilik
d). hidrofilik.
e). hidrofobik
Jawab: b
38). Contoh Soal Ujian: Halofilik Bakteri Pada Lingkungan Kadar Garam Tinggi,
Bakteri yang hidup pada lingkungan dengan berkadar garam tinggi dan bahkan sebagian memerlukan kadar garam 10 kali lebih tinggi daripada air laut untuk dapat hidup.
a). halofilik
b). metanogenik
c). termofilik
d). hidrofilik
e). hidroponik
Jawab: a
39). Contoh Soal Jawaban: Bakteri Termofilik Hidup Pada Tempat Panas 60 – 80 Celcius,
Bakteri yang hidup di tempat dengan suhu 60°C hingga 80°C. Beberapa bakteri mampu mengoksidasi sulfur, seperti Sulfolobus yang hidup di mata air sulfur. Bahkan, beberapa spesies mampu hidup dekat rekahan dasar laut dengan suhu 105°C
a). halofilik
b). metanogenik
c). termofilik
d). hidropobik
e). hidrofilik.
Jawab: c
40). Contoh Soal Ujian: Cyanobacteria Bakteri Jadi Produsen Makanan Ikan Udang Kecil,
Jenis bakteri yang berperan sebagai produsen dan makanan bagi ikan-ikan kecil dan udang-udang kecil adalah…
a). sulfolobus
b). cyanobacteria
c). bacteriorodhopsin.
d). metanogenik
e). hidrofilik
Jawab: b
41). Contoh Soal Ujian: Rhizobium Bersimbiosis Akar Leguminosarum Mengikat Nitrogen,
Bakteri yang bersimbiosis pada akar leguminosarum untuk mengikat nitrogen.
Berikut contoh contoh soal dan jawaban Fungi Jenis Hifa Miselium Spora Reproduksi, sebagai Latihan. Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan
1). Contoh Soal: Hifa Sel Memanjang Berupa Benang,
Jamur multiselular memiliki sel-sel memanjang menyerupai benang benang yang disebut…
Miselium pada basidiomycotina yang terdiri atas miselium sekunder yang terhimpun membentuk jaringan yang teratur pada pembentukan basidiokarp dan basidiofor yang menghasilkan basidiospora
a). miselium generatif
b). miselium sekunder
c). miselium tersier
d). miseliun prime
e). miselium senositik
Jawab: c
9). Contoh Soal Jawaban: Zigosporangium Alat Reproduksi Fungsi Jamur Zygomycota,
Tubuh Zygomycota terdiri atas hifa yang tidak bersekat. Pada saat akan bereproduksi, beberapa hifa berdiferensiasi membentuk alat reproduksi seksual yaitu…
a). sporangiospora
b). zigosporangium.
c). konidiospora.
d). plasmogami
e). kariogami
Jawab: b
10). Contoh Soal Ujian: Hifa Bersekat Hifa Septa,
Hifa jamur yang bersekat disebut…
a). hifa haustoria.
b). miselium primer
c). miselium generatif.
d). hifa septa
e). hifa senositik
Jawab: d
11). Contoh Soal Ujian: Konidia Perkembangbiakan Secara Aseksual Jamur,
Perkembangbiakan jamur Basidiomycotina secara aseksual dengan membentuk…
a). basidium.
b). basidiokarp
c). basidiospora.
d). konidia
e). plasmogami.
Jawab: d
12). Contoh Soal Jawaban: Basidiomycotina Untuk Obat Ganotherapi,
Beberapa jenis jamur digunakan untuk obat-obatan berupa kapsul dengan merek dagang “Ganotherapi”. Jamur yang digunakan untuk obat tersebut adalah ….
a). Zygomycotina
b). Ascomycotina
c). Kitridiomycotina
d). Basidiomycotina
e). Deuteromycotina
Jawab: d
13). Contoh Soal Jawaban: Zigosporangium Alat Reproduksi Seksual Zygomycota,
Zigosporangium merupakan alat reproduksi seksual pada jamur….
Kelompok jamur yang reproduksi seksualnya belum diketahui atau disebut juga jamurimperfect (jamur tidak sempurna) adalah…
a). Basidiomycota
b). Ascomycota
c). Chytridiomycota,
d). Deuteromycota.
e). Zygomycota
Jawab: d
15). Contoh Soal Ujian: Basidiospora Tubuh Buah Bentuk Payung Basidiomycotina,
Basidiomycotina memiliki tubuh buah yang bentuknya seperti payung yang terdiri dari bagian batang dan tudung. Pada bagian bawah tudung tampak adanya lembaran-lembaran (bilah) yang merupakan tempat terbentuknya basidium. Tubuh buah disebut..,
a). basidium.
b). basidiokarp
c). basidiospora.
d). konidia
e). plasmogami.
Jawab: b
16). Contoh Soal Ujian: Askus Kantong Kecil Spora Ascomycota,
Ascomycota adalah kelompok jamur yang berkembang biak dengan membentuk spora di dalam selnya (kantung kecil) yang disebut…
a). askospora
b). konidia
c). askus.
d). dikariotik
e). diploid
Jawab: c
17). Contoh Soal Ujian: Askus Sel Diploid Bentuk Panjang Hasil Konjugasi Ascomycota,
Reproduksi secara seksual pada Ascomycota uniselular terjadi dengan cara konjugasi. Hasil dari konjugasi adalah sel diploid. Sel diploid ini memiliki bentuk memanjang dan membentuk
a). askospora
b). konidia
c). askus.
d). dikariotik
e). askokarp
Jawab: c
18). Contoh Soal Jawaban: Konidiospora Terbentuk Secara Aseksual,
Spora jamur yang terbentuk secara aseksual adalah…
a). basidiospora dan konidospora
b). basidiospora
c). askospora
d). konidiospora
e). askospora dan basiospora
Jawab: d
19). Contoh Soal Ujian: Tubuh Buah Kumpulan Askus Hifa Dikariotik,
Hifa dikariotik pada Ascomycota Multiseluler, ujung- ujungnya akan membentuk askus. Askus tersebut akan berkelompok membentuk tubuh buah yang disebut…
Beberapa Ascomycota menyekresikan enzim yang dapat merusak kain katun dan kain wool, terutama di tempat yang hangat dan lembap. Enzim tersebut adalah…
a). protease dan amilase
b). selulase dan glukanase
c). selulase dan protease
d). amilase dan glukanase
e). pectinase dan amilase
Jawab: c
21). Contoh Soal Ujian: Neurospora Sitophila dari Golongan Deuteromycotina Jamur Fungi Oncom Merah Jawa Barat,
Oncom merah di Jawa Barat merupakan makanan tradisional dihasilkan oleh aktivitas jamur….
a). Neurospora crassa dari golongan Deuteromycotina
b). Neurospora crassa dari golongan Ascomycotina
c). Monilia sitophila dari golongan Deuteromycotina
d). Neurospora sitophila dari golongan Deuteromycotina
e). Neurospora sitophila dari golongan Zygomycotina
Jawab: d
22). Contoh Soal Jawaban: Makrokonidium Ukuran Besar Bersel Banyak,
konidium yang berukuran besar dan bersel banyak disebut…
a). makrokonidium.
b). mikrokonidium,
c). konidium primer
d). konidium sekunder
e). dikariotik
Jawab: a
23). Contoh Soal: Sporangiospora Bersel Satu Dalam Sporangium Pada Ujung Hifa,
Spora bersel satu yang terbentuk dalam kantung yang disebut sporangium, pada ujung hifa khusus…
a). sporangiospora
b). zigosporangium.
c). konidiospora.
d). plasmogami
e). kariogami
Jawab: a
24). Contoh Soal Jawaban: Oidium- Artrospora Bersel Satu Dari Sel Hifa Yang Putus,
Spora bersel tunggal yang terbentuk karena terputusnya sel- sel hifa.
a). Artrospora
b). zigosporangium.
c). konidiospora.
d). plasmogami
e). kariogami
Jawab: a
25). Contoh Soal Jawaban: Klamidospora Spora Sel Tunggal Dinding Tebal Tahan Lingkungan Buruk Dari Sel Hifa Somatik,
Spora bersel satu, berdinding tebal, dan sangat resisten terhadap keadaan yang buruk. Spora ini terbentuk dari sel-sel hifa yang somatik.
a). Artrospora
b). zigosporangium.
c). konidiospora.
d). plasmogami
e). Klamidospora
Jawab: e
26). Contoh Soal Jawaban: Askegonium Alat Kelamin Betina Hifa Ascomycota,
Pada Ascomycota terdapat hifa yang pada ujungnya membentuk alat kelamin betina dan biasanya mempunyai ukuran lebih besar dengan inti haploid (n) disebut…
a). anteridium
b). askegonium
c). artrospora
d). askospora
e). askokarp
Jawab: b
27). Contoh Soal: Anteridium Alat Kelamin Jantan Hifa Ascomycota,
Pada Ascomycota, di dekat ujung hifa terbentuk alat kelamin jantan berinti haploid (n) yang disebut…
a). anteridium
b). askegonium
c). artrospora
d). askospora
e). askokarp
Jawab: a
28). Contoh Soal Jawaban: Trikogen Saluran Penghubung Askegonium Dan Anteridium Ascomycota,
Askegonium dengan anteridium dihubungkan dengan saluran yang disebut…
a). glukogen
b). monogen
c). trikogen
d). askokarp.
e). askospora
Jawab: c
29). Contoh Soal Ujian: Ektomikoriza Jamur – Fungi Bersimbiosis Dengan Akar Tanaman Hifa Tidak Tembus Ke Akar Hanya Epidermis,
Jamur yang bersimbiosis dengan akar tanaman dimana hifanya tidak menembus ke dalam akar (korteks) hanya sampai epidermis…
a). endomikoriza
b). gonidium
c). Volvariella volvacea
d). ektomikoriza
e). Khamir Saccharomyces
Jawab: d
30). Contoh Soal Ujian: Gonidium Ganggang Bersimbiosis Mutualisme Dengan Jamur,
Lumut kerak tersusun atas jamur dan ganggang. Ganggang yang bersimbiosis mutualisme dengan jamur disebut…
a). deuteromycota
b). gonidium
c). basidiomycota
d). ganoderma pseudoferreum
e). puccinia graminis
Jawab: b
31). Contoh Soal Ujian: Volvariella Volvacea Hidup Media Selulosa Sebagai Bahan Makanan,
Jamur yang dibudidayakan untuk dimasak sebagai bahan makanan. Jamur ini umumnya ditanam pada medium yang mengandung selulosa misalnya jerami dengan kelembapan tinggi…
Jamur yang bersifat parasit pada tanaman jagung, menyerang sukam daun , tongkol, jumbai dan tangkai. Tanaman jagung yang diserang jamur ini menunjukkan adanya beberapa butiran jagung pada tongkolnya menjadi jauh lebih besar dari ukuran normal. Jamur tersebut adalah…
a). Ganoderma applanatum
b). Puccinia graminis
c). Ustilago maydis
d). Ganoderma pseudoferreum
e). Volvariella volvacea
Jawab: c
33). Contoh Soal Jawaban: Khamir Saccharomyces Untuk Fermentor Industri Keju Roti Bir,
Jamur yang berguna sebagai fermentor dalam industry keju, roti, dan bir adalah…
a). Ganoderma pseudoferreum
b). Ganoderma applanatum
c). Puccinia graminis
d). Khamir Saccharomyces
e). Rhizopus dan Mucor
Jawab: d
34). Contoh Soal Jawaban: Endomikoriza Hifa Yang Hidup Di Permukaan Akar Jaringan Epidermis,
Mikoriza yang hifa jamurnya menembus akar hingga masuk jaringan kortek, misalnya, jamur yang hidup pada akar sayuran.
a). endomikoriza
b). gonidium
c). Volvariella volvacea
d). ektomikoriza
e). Khamir Saccharomyces
Jawab: a
35). Contoh Soal Ujian: Mikoriza Jamur Fungi Bersimbiosis Dengan Akar Tanaman,
Jamur yang bersimbiosis mutualisme dengan akar tanaman. Jamur diuntungkan karena mendapat zat organik, sedangkan tanaman mendapatkan air dan unsur hara. Keduanya saling bergantung. Jamur bersimbiosis dengan akar tanaman disebut…
a). lumut
b). mikoriza
c). lichenes
d). gonidium.
e). lumut kerak
Jawab: b
36). Contoh Soal Ujian: Kitin Sel Jamur – Fungi Terdiri Karbohidrat Dan Protein,
Sel jamur mempunyai dinding sel yang tersusun atas karbohidrat dan protein, disebut…
a). hifa
b). miselium
d). spora
d). kitin.
e). septa
Jawab: d
37). Contoh Soal Ujian: Miselium Primer Sel Berinti Satu Hasil Pertumbuhan Basidiospora,
Miselium pada basidiomycotina yang memiliki sel- sel berinti satu yang merupakan hasil pertumbuhan basidiospore adalah…
a). miselium generatif
b). miselium sekunder
c). miselium tersier
d). miseliun prime
e). miselium senositik
Jawab: d
38). Contoh Soal Ujian: Miselium Generatif Alat Reproduksi Diferensiasi Miselium,
Sebagian Miselium ada yang berdiferensiasi membentuk alat reproduksi yang disebut…
a). hifa haustoria
b). miselium primer
c). miselium generatif.
d). hifa septa
e). hifa senositik
Jawab: c
39). Contoh Soal Ujian: Basidiospora Spora Generatif Perkembangbiakan Secara Seksual,
Perkembangbiakan jamur Basidiomycotina secara seksual dengan membentuk spora generatif yang disebut…
Ascomycota multiseluler melakukan reproduksi seksualnya dengan cara perkawinan antara hifa haploid (n) yang berbeda jenis, yaitu hifa positif dan hifa negatif. Pada saat penyatuan, akan terbentuk…
a). askospora
b). hifadikariotik
c). askus.
d). dikariotik
e). askokarp
Jawab: b
41). Contoh Soal Ujian: Mikrokonidium Ukuran Kecil Bersel Satu,
Konidium yang terbentuk di ujung atau di sisi hifa berukuran kecil, bersel satu disebut….
a). makrokonidium.
b). mikrokonidium,
c). konidium primer
d). konidium sekunder
e). dikariotik
Jawab: b
42). Contoh Soal Jawaban: Deuteromycotina Fungi Alat Reproduksi Secara Sekseual Belum Diketahui,
Jamur yang belum diketahui reproduksi secara seksualnya adalah ….
a). Oomycotina
b). Deuteromycotina
c). Zygomycotina
d). Ascomycotina
e). Basidiomycotina
Jawab: b
43). Contoh Soal Jawaban: Rhizopus Fungi Seksualnya Melalui Zygospore,
Rhizopus adalah fungi yang perkembangbiakan seksualnya dilakukan melalui ….