25+ Contoh Soal Ujian Dan Jawaban Pembelahan Sel Amitosis Mitosis Meiosis

Berikut Beberapa Contoh Soal Ujian Pembelahan Sel: Mitosis – Meiosis Amitosis  yang merupakan soal soal yang diujikan pada ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi negeri.

1). Contoh Soal: Susunan Kromatid – Calon Sel Anak – Tahap Anafase Mitosis

Perhatikan gambar pembelahan sel yang memiliki empat kromosom berikut

1 Contoh Soal Susunan Kromatid Calon Sel Anak Tahap Anafase Mitosis
Susunan Kromatid Calon Sel Anak Tahap Anafase Mitosis

Berdasarkan susunan kromatid dan jumlah calon sel anak, gambar tersebut menunjukkan fase…

a). Profase I, Meiosis

b). Metafase II, Meiosis

c). Telofase, Mitosis

d). Telofase II, Meiosis

e). Anafase, Mitosis

Jawab: e

2). Contoh Soal: Pembelahan Sel Bakteri – Amitosis

Pembelahan sel yang terjadi pada bakteri adalah…

a). meiosis

b). amitosis

c). pembelahan tidak langsung

d). mitosis

e). reduksi

Jawab: b

3). Contoh Soal: Fase Mitosis Sentriol Bergerak Memisah Pada Sel

Fase mitosis yang digambarkan dengan mulai bergerak dan memisahnya sentriol pada sel
hewan adalah…

a).  telofase

b).  anafase

c).  prometafase

d). metafase

e). profase

Jawab: e

4). Contoh Soal: Tahap Pembelahan Sel Telofase Kromoson Tertarik Ke Kutub Sel

Gambar berikut menunjukkan salah satu fase dalam pembelahan sel.

4 Contoh Soal Tahap Pembelahan Sel Telofase Kromoson Tertarik Ke Kutub Sel
Tahap Pembelahan Sel Telofase Kromoson Tertarik Ke Kutub Sel

Proses  yang  terjadi  pada  fase  tersebut  adalah…

a).  kromosom berderet di bidang pembelahan

b).  lenyapnya membran inti sel

c).  pembagian plasma sel

d).  lenyapnya intl sel

e). penarikan kromosom ke kutub

Jawab: e

5). Contoh Soal: Hasil Pembelahan Sel Meiosis – Dua Sel Anakan ½ Kromosom Induk

Meiosis adalah tipe pembelahan sel yang menghasilkan…

a). garnet pada kelenjar kelamin

b). sel anakan yang mempunyai dua kali kromosom induk

c). sel anakan yang mengandung kromosom diploid

d). sel anakan yang identik dengan sel induknya

e).  dua sel anakan yang mengandung setengah kromosom induknya

Jawab: e

6). Contoh Soal: Mikrografi Sel Tikus 19 Kromosom Satu Kromatid – Sitokinesis – Meiosis II

Mikrografi suatu sel tikus yang sedang membelah menunjukkan adanya 19 kromosom dan masing- masing terdiri dari satu kromatid. Dari informasi tersebut dapat diketahui bahwa mikrografi itu diambil pada fase…

a). akhir sitokinesis pada meiosis II

b). awal telofase pada meiosis I

c). akhir profase pada meiosis I

d). awal anafase pada meiosis II

e). awal profase pada meiosis II

Jawab: a

7). Contoh Soal: Pembelahan Sel Tahapan Mitosis – Telofase

Perhatikan pernyataan pada proses pembelahan sel di bawah berikut…

  • Kromatid berubah menjadi benang-benang kromatin
  • Mulai terbentuk nukleus

Pernyataan tersebut terjadi pada salah satu tahapan mitosis, yaitu…

a).  profase

b).  metafase

c).  telofase

d).  anafase

e).  interfase

Jawab: c

8). Contoh Soal: Tahap Mitosis Kromosom Di Ekuator Pembelahan Sel

Gambar  berikut  ini  menunjukkan  tahapan pembelahan mitosis.

8). Contoh Soal: Tahap Mitosis Kromosom Di Ekuator Pembelahan Sel
Tahap Mitosis Kromosom Di Ekuator Pembelahan Sel

Proses yang terjadi pada tahapan pembelahan mitosis tersebut adalah…

a).  kromosom bergerak dari bagian ekuator menuju dua kutub berbeda

b).  kromatid bergerak dari ekuator pembelahan menuju dua kutub berbeda

c).  nukleus menebal dan berada pada bagian ekuator pembelahan

d).  nukleolus menebal dan berada pada bagian ekuator pembelahan

e).  kromosom berada pada bagian ekuator pembelahan

Jawab: e

9). Contoh Soal: Pembelahan Sel – Fase Metafase

Perhatikan gambar diberikut yang menunjukkan pembelahan sel fase…

9). Contoh Soal: Pembelahan Sel - Fase Metafase
Pembelahan Sel – Fase Metafase

a). profase

b). interface

c). metafase

d). anafase

e). telofase

Jawab: c

10). Contoh Soal: Peristiwa Pada Fase Interfase

Berikut ini beberapa peristiwa dalam siklus sel…

1). terjadi pada duplikasi DNA

2).  struktur kromosom tampak dengan jelas

3). sel tumbuh dan bertambah volumenya

4). penyusunan benang gelendong

Peristiwa yang terjadi selama fase interfase adalah…

a). 1, 2, dan 3

b). 1 dan 3

c). 2 dan 4

d). 4

e). 1, 2, 3, dan 4

Jawab: b

11). Contoh Soal: Jumlah Kromosom Spermatozoa Manusia

Jumlah kromosom yang terdapat dalam spermatozoa manusia yang normal adalah sebanyak…

a). 46

b). 48

c). 23

d). 32

e). 26

Jawab: c

12). Contoh Soal: Organel Sel Berfungsi Gerakan Benang Spindel Ke Arah Kutub

Organel  sel  yang  berfungsi  menggerakkan benang- benang spindel ke arah kutub pada  saat pembelahan sel adalah…

a).  filamen antara

b).  sentromer

c).  filamen aktin

d).  sentrosom

e). kinetokor

Jawab: d

13). Contoh Soal: Struktur Mengalami Pembelahan Meiosis

Berikut ini struktur yang mengalami pembelahan meiosis adalah..

a).  lidah

b). kaki

c).  kuku

d). usus

e). sperma

Jawab: e

14). Contoh Soal: Kromoson 2n Pada Pembentukan Sel Gamet – Spermatogonium – Spermatosit Primer

Pada proses pembentukan sel gamet, kromosom 2 n dapat ditemukan pada tahap…

1). spermatogonium

2). pembentukan spermatid

3). pembentukan spermatosit primer

4). pembentukan spermatozoa

Pernyataan yang benar adalah

a). 1, 2, dan 3

b). 1 dan 3

c). 2 dan 4

d). 4

e). 1, 2, 3, dan 4

Jawab: b

15). Contoh Soal: Replikasi DNA Pada Pembelahan Mitosis

Replikasi DNA pada pembelahan mitosis terjadi pada tahap…

a).  profase

b). metafase

c).  anafase

d). interface

e). telofase

Jawab: d

16). Contoh Soal: Peristiwa Pembelahan Profase Mitosis

Pada profase mitosis terjadi peristiwa peristiwa seperti berikut:

1). pembentukan kromosom

2). muncul gelendong belah

3). pusat penggunaan energi terbesar

4). timbul bidang equator

Pernyataan yang benar adalah…

a). 1,2, dan 3

b). 1 dan 3

c). 2 dan 4

d). 4

e). 1, 2, 3, dan 4

Jawab: e

17). Contoh Soal: Sitokinesis – Tahap Telofase

Selama proses siklus pembelahan sel, proses sitokinesis terjadi pada tahap…

  1. profase
  2. telofase
  3. anafase
  4. metafase
  5. interfase

Jawab: b

18). Contoh Soal: Peristiwa Proses Mitosis

Pada proses pembelahan sel cara mitosis terjadi peristiwa berikut,

1). pada siklus sel ada interfase

2). terjadi duplikasi kromosoma

3). perbanyakan sel-sel somatik

4). pemisahan kromosom jadi haploid

kecuali

a). 1, 2, dan 3

b). 1 dan 3

c). 2 dan 4

d). 4

e). 1, 2, 3, dan 4

Jawab: d

19). Contoh Soal: Kromosom Sel Oreganisme Diploid

Kedua set kromosom yang terdapat dalam sel organisme diploid berasal dari…

a).  penggandaan sel haploid

b).  penggandaan   kromosom homolog

c).  proses reduksi di dalam sel tetrad

d). pembentukan kromosom bivalen

e).  kontribusi satu set haploid dari tiap-tiap induk

Jawab: e

20). Contoh Soal: Kromtid Hasil Duplikasi Kromosom Sejajar Bidang Ekuator

Kromatid rangkap hasil duplikasi kromosom (tetrad) akan berjajar sepanjang bidang ekuator merupakan ciri ciri dari fase…

a). profase I

b). profase II

c). metaphase I

d), metaphase II

e), anafase

Jawab: c

21). Contoh Soal: Metafase 2 Kromotid Sejajar Pada Ekuator Sel

Perhatikan gambar pembelahan meosis II berikut

21). Contoh Soal: Metafase 2 Kromotid Sejajar Pada Ekuator Sel
Metafase 2 Kromotid Sejajar Pada Ekuator Sel

Berdasarkan gambar di atas, fase dan ciri yang ditunjuk oleh ‘X’ adalah…

a).  profase ll, karena kromatid berjajar pada bidang ekuator dan membran inti tidak terlihat

b).  anafase II, kromatid telah memisahkan diri dan terletak pada bidang sejajar

c).  interfase, karena terbentuk kromatid pada bidang sejajar dan memasuki fase istirahat

d).  metafase II, karena kromosom masih terdiri atas 2 kromatid yang sejajar pada bidang ekuator

e). telofase II, karena terbentuk dua sel anakan yang terpisah dengan setengah kromosom

Jawab: d

22). Contoh Soal: Fungsi Sentromer Mengatur Arah Pembelahan Sel

Yang berfungsi mengatur arah pembelahan sel adalah…

a). sentromer

b). telomer

c). sentrosom

d). benang spindle

e). sentriol

Jawab: a

23). Contoh Soal: Pindah Silang – Tahap Pakiten – Profase 1

Pada peristiwa pembelahan sel, pindah silang sering terjadi pada tahap…

a). leptoten

b). zigoten

c). diakinesis

d). diploten

e). pakiten

Jawab: e

24). Contoh Soal: Tahap Gametogenesis Pteridophyta

Peristiwa gametogenesis pada pteridophyta terjadi pada saat…

1). anteridium membentuk sel sperma

2). sporogonium membentuk spora

3). arkegonium membentuk ovum

4). pembentukan strobilus

Pernyataan yang benar adalah…

a). 1, 2, dan 3

b). 1 dan 3

c). 2 dan 4

d). 4

e). 1, 2, 3, dan 4

Jawab: b

25). Contoh Soal: Fase Kromosom Ditarik Ke Kutub Berlawanan

Perhatikan gambar fase pembelahan sel berikut:

25). Contoh Soal: Fase Kromosom Ditarik Ke Kutub Berlawanan
 Fase Kromosom Ditarik Ke Kutub Berlawanan

Proses yang terjadi pada fase pembelahan sel tersebut adalah…

a). benang benang kromatin menebal

b). kromosom berderet pada bidang metaphase

c). terjadi sitokinesis di tengah bidang ekuator

d). kromosom ditarik ke kutub yang berlawanan

e). terbentuknya bidang pembelahan

Jawab: d

26). Contoh Soal: Pembentukan Kromosom Pertama Pada Oogenesis Mamalia

Pada peristiwa oogenesis mamalia, sel fungsional yang paling awal mempunyai kromosom haploid adalah…

a).  oogonium

b).  oosit primer

c).  ootid

d). oosit sekunder

e). polosit

Jawab: d

27). Contoh Soal: Proses – Proses Pada Siklus Sel Mitosis

Pada sikius sel mitosis terjadi proses proses seperti di bawah  ini kecuali…

a).  sintesa asam nukleat

b).  terjadi pertumbuhan

c).  terjadi perkembangan sel

d). ada replikasi kromosom

e).  terdapat pada organism uniselluler

Jawab: e

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.

30+ Contoh Soal Ujian Dan Jawaban Mikroorganisme: Virus Bakteri Jamur

Berikut Beberapa Contoh Soal Ujian Mikroorganisme: virus – bakteri – jamur yang merupakan soal soal yang diujikan pada ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi negeri.

1). Contoh Soal Manfaat Virus Bagi Kehidupan Manusia

Manfaat virus yang memberikan keutungan bagi kehidupan manusia adalah…

a). menyebabkan tanaman kerdil

b). menyebabkan bintik kuning pada daun tembakau

c). menurunkan kekebalan tubuh

d). menurunkan hasil panen

e). melemahkan bakteri

Jawab: e

2). Contoh Soal Alfatoksin Jamur Aspergillus Flavus – Ternak Ayam

Peternakan  ayam  sering  dirugikan  karena  adanya Alfatoksin di dalam stok pakan yang ada di dalam gudang. Alfatoksin ini bersifat toksik/ beracun  bagi ayam. Alfatoksin dihasilkan oleh jamur…

a). Candida Albicans

b).  Aspergillus wentli

c).  Saccharomyces ovate

d).  Rhizopus oryzae

e). Aspergillus flavus

Jawab: e

3). Contoh Soal Organisme Tingkat Molekuler – Virus

Organisme tingkat molekuler  ditunjukkan oleh…

a).  Amoeba

b). Paramecium

c). Eschericia coli

d). Cacing

e). Virus

Jawab: e

4). Contoh Soal Ciri Virus Bukan Makhluk Hidup

Virus tidak dikelompokkan  dalam  makhluk  hidup   karena   memiliki   karakteristik  yang berbeda, yaitu…

a).  memerlukan sel inang

b).  mampu menginfeksi

c).  memiliki ukuran sangat kecil

d).  merupakan parasit dalam set

e). bersifat aseluler

Jawab: e

5). Contoh Soal Ciri Virus Sebagai Makhluk Hidup

Virus memiliki ciri seperti makhluk hidup, yaitu…

a).  dapat dikristalkan

b).  menyerang bakteri

c). memperbanyak diri dalam sel hidup

d).  mengandung asam nukleat

e).  dapat melewati penyaring bakteri

Jawab: d

6). Contoh Soal Ciri Ciri Alga Crysophyta

Perhatikan ciri-ciri alga berikut

  • habitat di tempat lembap
  • tubuhnya ada yang bersel satu dan bersel banyak
  • klorofilnya mengandung pignnen karotin

Alga yang sesuai dengan ciri- ciri tersebut berasal dari golongan…

a).  clorophyta.           

b).  crysophyta          

c).  phaeophyta

d).  rhodophyta

e).  cyanophyta

Jawab: b

7). Contoh Soal Cabang Biologi Penyebaran AIDS

Penyebaran AIDS dipelajari dalam cabang ilmu Biologi yaitu…

a). Bakteriologi

b). Mikrobiologi

c). Mikologi

d). Zoologi

e). Virologi

Jawab: e

8). Contoh Soal Virus Sebagai Vektor Rekombinasi Genetik

Virus dapat digunakan sebagai vektor untuk  melakukan  rekombinasi  bahan  genetik dari
sel donor ke sel reseptor, yang dikenal dengan istilah…

a).  transmisi  

b).  transveksi

c).  transgenik

d).  transduksi

e).  transplantasi

Jawab: c

9). Contoh Soal Virus Penyerang Bakteri – Bakteriofag

Bakteriofag merupakan virus yang menyerang organisme…

a).  hewan       

b). tanaman    

c). bakteri

d).  manusia

e).  fungi

Jawab: c

10). Contoh Soal Senyawa Penyusun Dinding Sel Jamur – Chitin

Senyawa khas penyusun dinding sel jamur yang tidak dimiliki oleh sel tumbuhan adalah…

a).  pektin       

b).  selulosa    

c).  peptidogliken

d).  lignin

e). chitin

Jawab: e

11). Contoh Soal Bagian Bakteriofag Masuk Tubuh Inang

Bagian dari bakteriofag yang masuk ke dalam tubuh inangnya adalah…

a).  kapsid       

b).  DNA        

c).  leher

d). ekor

e). serabutekor

Jawab: b

12). Contoh Soal Struktur Terkecil Virus Berevolusi Menjadi Parasit Pada Sel Inang

Struktur terkecil yang memuat materi genetika dan berevolusi menjadi parasit dengan mengendalikan biosintesis pada sel inang untuk menjaga keberlanjutannya adalah…

a).  eukariot    

b).  parasit obligat      

c).  archaebacteria

d).  virus

e). prokariot

Jawab: d

13). Contoh Soal Jenis Inang Virus Untuk Bereproduksi

Virus memerlukan inang untuk  dapat bereproduksi. Berikut ini merupakan inang virus, kecuali…

a).  bakteri      

b).  fungi        

c). ayam

d). daging ayam

e). embrio ayam

Jawab:  d

14). Contoh Soal Tahapan Reproduksi Virus – Siklus Litik

Tahapan reproduksi virus yang benar pada siklus litik berikut ini adalah…

a). adsorbsi – penetrasi – pembelahan sel – penggabungan

b). adsorbsi-penetrasi – penggabungan – pembebasan

c). adsorbsi-penetrasi – penggabungan-pembelahan sel

d).  adsorbsi – penetrasi – replikasi – sintesis – pembebasan

e).  adsorbsi – replikasi – sintesis – pembelahan sel

Jawab: d

15). Contoh Soal Sintesis Asam Inti DNA – RNA Virus

Sintesis asam inti (DNA atau RNA) dilakukan oleh virus di dalam…

a).  tubuhnya virus sendiri

b).  dalam tubuh inangnya

c).  tubuh sendiri dan tubuh inang

d).  di alam bebas

e).  di dalam tubuh tumbuhan

Jawab: c

16). Contoh Soal Tanaman Yang Diserang Virus Citrus Leprosis

Citrus leprosis virus merupakan jenis virus yang menyerang tanaman…

a).  tembakau

b). tomat         

c). kedelai

d). anggrek

e). jeruk

Jawab: e

17). Contoh Soal Bakteri Pengikat Nitrogen – Simbiosis Tanaman Polong

Bakteri pengikat nitrogen yang hidup bersimbiosis dengan tanaman polong- polongan adalah jenis…

a).  Azotobacter         

b).  Rhizobium

c).  Clostridium

d).  Nitrobacter

e). Nitrosomonas

Jawab: b

18). Contoh Soal Jenis Penyakit Disebabkan Virus

Berikut penyakit yang disebabkan  oleh virus, kecuali…

  1. Rabies
  2. Hepatitis
  3. Campak
  4. Tetanus
  5. AIDS

Jawab: d

19). Contoh Soal Mikroorganisme Monoseluler – Vektor Nyamuk Anopheles

Mikroorganime monoseluler yang tidak mempunyai alat gerak , bersifat patogen, vektornya nyamuk Anopheles adalah dari kelompok…

a).  flagellata  

b).  cilliata      

c).  rhyzopoda

d).  sarcodina

e).  sporozoa

Jawab: e

20). Contoh Soal Bakteri Penyebab Penyakit Tetanus

Tetanus merupakan penyakit yang  disebabkan oleh bakteri…

a). Bakteriofag

b). Citrus leprosis virus

c). Eschericia coli

d). Clostridium  tetani

e). Paramecium

Jawab: d

21). Contoh Soal Morfologi Bakteri Bentuk Kokus Koloni Anggur – Stafilococcus

Morfologi bakteri yang berbentuk kokus berkoloni  membentuk anggur  disebut…

a).  diplococcus

b).  streptococcus

c). streptobacillus

d).  sarcina

e).  stafilococcus

Jawab: e

22). Contoh Soal Arti Bakteri Organisme Prokariotik – Tidak Memiliki Membran Nukleus

Bakteri merupakan organisme yang bersifat prokariotik, artinya…

a).  tidak memiliki dinding sel

b).  tidak memiliki sitoplasma

c). tidak memiliki ribosom

d).  tidak memiliki membran nukleus

e).  tidak memiliki membran plasma

Jawab: d

23). Contoh Soal Organisme Kawah Gunung Berapi – Archaebacteria

Pada kawah gunung berapi yang panas dan  kaya belerang, maka kemungkinan pasangan organisme dan cara hidupnya yang ditemukan adalah…

a).  virus – lisogenik

b).  fungi – heterotrof

c).  protista – fotoa utotrof

d).  eubacteria – kemoautotrof

e). archaebacteria – kemolitotrof

Jawab: e

24). Contoh Soal Bakteri Bersimbiosis Dengan Akar Tanaman Kacang – Kacangan

Jenis Bakteri yang bersimbiosis dengan  akar tanaman kacang- kacangan adalah…

a). Rhizobium sp.

b). Methanobacterium sp.

c). Nitrosococcus sp.

d). Nitrosomonas sp.

e). Nitrobacter sp.

Jawab: a

25). Contoh Soal Cara Reproduksi Bakteri Secara Aseksual

Bakteri bereproduksi secara aseksual dengan cara…

a).  Konjugasi

b). Transformasi

c).  Transduksi

d).  Pembelahan biner

e).  Rekombinasi genetik

Jawab: d

26). Contoh Soal Jenis Fungi Imperfecti

Kelompok jamur di bawah  ini yang dapat dimasukkan  ke dalam kelompok fungi imperfecti adalah…

a).  Neurospora sitophyla

b).  Rhyzopus orizae

c).  Aspergillus plavus

d). Monilia sitophyla

e).  Penicillium notatum

Jawab: d

27). Contoh Soal Jenis Flagellate Penyakit Tidur

Jenis flagellata yang hidup aktif dalam plasma  darah manusia sebagai penyebab penyakit tidur…

a).  Trypanosoma evansi

b).  Trypanosoma gambiense

c).  Trypanosoma brucei

d).  Trypanosoma donovani

e).  Giardia lambia

Jawab: b

28). Contoh Soal Jenis Jamur Hifa Bersekat Kelas Deuteromycotina

Sekelompok jamur yang hifanya sudah bersekat dan belum diketahui pembentukan spora seksualnya digolongkan dalam…

a).  kelas oomycotina

b).  Kelas zigomycotina

c).  Kelas basidiomycotina

d).  kelas deuteromycotina

e). kelas phycomycotina

Jawab: d

29). Contoh Soal Penyusun Dinding Sel Bakteri

Pernyataan yang benar tentang dinding sel bakteri adalah…

a).  bakteri gram negatif menyerap warna ungu

b).  lapisan terluar dari dinding sel bakteri gram negatif adalah lendir

c).  bakteri gram positif dalam suasana asam berwarna merah

d).  bakteri gram positif memiliki sedikit lipopolisakarida

e).  dinding sel bakteri tersusun atas peptidoglikan

Jawab: e

30). Contoh Soal Ciri Khas Jamur Yang Membedakan Dengan Tumbuhan – Hewan

Ciri khas kelompok jamur yang membedakannya dengan tumbuhan dan hewan adalah…

a).  tidak memiliki dinding sel, memiliki tubuh buah, saprofit

b).  tidak  memiliki  dinding  set,  berklorofil, kemoautrotof

c).  multiseluler, berklorofil, autotrof

d).  tersusun dari hifa, dinding dari kitin, saprofit

e). tersusun dari hifa, dinding sel dari selulosa, heterotrof

Jawab: d

31). Contoh Soal Proses Biologi virus

Proses biologi yang benar terkait dengan virus adalah…

a).  melakukan replikasi DNA dan RNA

b).  dapat  mensintesis  ATP  tanpa  bantuan inang

c).  merakit selubung protein dengan bantuan protein penotong (helper)

d).  memasukkan materi genetik ke dalam sel inang

e). menyerap makanan yang diperlukan dari lingkungannya

Jawab: d

32). Contoh Soal Organisme Peralihan Bakteri – Jamur

Organisme di bawah ini yang merupakan bentuk peralihan antara bakteri dan jamur

a).  fungi imperfecti

b).  phycomycetes

c).  deuteromycetes

d).  lichenes

e).  actinomycetes

Jawab: e

 

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.

25+ Contoh Soal Ujian Dan Jawaban Metabolisme: Anabolisme Katabolisme Fotosintesis

Berikut Beberapa Contoh Soal Ujian dan Jawaban Metabolisme: Anabolisme – Katabolisme – Fotosintesis yang merupakan soal soal yang diujikan pada ujian nasional dan ujian masuk perguruan tinggi negeri.

1). Contoh Soal Penyusunan Energi Kimia Anabolisme – Metabolisme

Proses penyusunan energi kimia melalui sintesis senyawa- senyawa organik disebut…

a).  fotosintesis

b). katabolisme

c). anabolisme

d).  metabolisme

e).  kemosintesis

Jawab: c

2). Contoh Soal Fotorespirasi Jalur C2 – Glikolat – Fotosintesis

Pernyataan berikut yang benar mengenai fotorespirasi adalah…

a).  terjadi di kloroplas

b).  menyebabkan kenaikan hasil panen

c).  merupakan karakteristik turnbuhan C3

d).  dimulai saat Rubisco memfiksasi CO2

f). terjadi setiap saat ketika temperatur lingkungan tinggi

Jawab: a

3). Contoh Soal Siklus Krebs – Asam Piruvat – Asam Sitrat – Fotosintesis

Sebelum masuk ke siklus Krebs, asam piruvat di mitokondria akan diubah terlebih dahulu menjadi…

a). asam sitrat

b). koenzim-A

c). etanol

d). asetil koenzim-A

e). asam laktat

Jawab: d

4). Contoh Soal Energi ATP Respirasi Anaerob Pada Fosforilasi – Fotosintesis

Respirasi anaerob menghasilkan energi dalam bentuk ATP jauh lebih sedikit dibandingkan
dengan respirasi aerob, karena pada respirasi anaerob ATP diperoleh dari…

a).  fosforilasi oksidatif saja

b).  fosforilasi tingkat substrat saja

c).  penguraian  sempurna  glukosa  di  tahap glikolisis

d).  fosforilasi tingkat substrat dan fosforilasi oksidatif

e). reduksi oleh NADH terhadap senyawa akhir glikolisis

Jawab: b

5). Contoh Soal Perbedaa Fotosintesis – Kemosintesis

Perbedaan mendasar antara  proses fotosintesis  dengan proses kemosintesis adalah dalam hal…

a). zat yang dihasilkan

b). energi yang dihasilkan

c). waktu berlangsungnya

d). bahan baku yang digunakan

e). energi yang digunakan

Jawab: e

6). Contoh Soal Susunan Enzim Lengkap – Holoenzim

Enzim lengkap atau holoenzim tersusun atas…

  1. koenzim dan apoenzim
  2. apoenzim dan kofaktor
  3. apoenzim dan gugus prostetik
  4. gugus prostetik dan inhibitor
  5. gugus prostetik dan kofaktor

Jawab: c

7). Contoh Soal Urutan Tahap Metabolisme Glukosa – Fotosintesis

Urutan tahap proses metabolisme untuk glukosa menjadi CO2, H2O, dan ATP adalah…

a).  glikolisis – betaoksidasi – dekarboksilasi asam ketokarboksilat – siklus asam piruvat

b).  glikolisis – dekarboksilasi asam piruvat – siklus asam sitrat – fosforilasi oksidatif

c).  glikolisis – deaminasi oksidatif  siklus krebs – rantai respirasi

d).  glukoneogenesi – transaminasi – siklus urea – fosforilasi oksidatif

e).  glukoneogenesis – siklus calvin – dekarboksilasi asam glukoronat – siklus krebs

Jawab: b

8). Contoh Soal Bentuk Energi Matahari Dalam Tumbuhan – Fotosintesis

Tumbuhan akan menyimpan energi cahaya matahari dalam bentuk…

a).  energi cahaya

b). energi radiasi

c). energi kimia

d). energi potensial

e).  energi panas

Jawab: c

9). Contoh Soal Tempat Reaksi Glikolisis Sel Eukariotik – 2 ATP

Pasangan  berikut yang menunjukkan lokasi berlangsungnya proses glikolisis pada sel eukariotik dan proses yang menghasilkan 2 molekul ATP adalah…

a). sitosol — fosforilasi tingkat substrat

b).  sitosol — fotofosforilasi

c).  matriks mitokondria — respirasi seluler

d). kristae mitokondria — fosforiasi oksidatif

e).  matriks mitokondria — fosforilasi oksidatif

Jawab: a

10). Contoh Soal Reaksi Pembentukan – Penimbunan Energi Fotosintesis

Perhatikan persamaan reaksi dibawah ini

6 CO2 + 6 H2O → C6H12O6 + 6 O2

Reaksi kimia di atas merupakan reaksi

a). pemecahan

b).  pembebasan energi

c). penguraian

d). pernapasan

e). penimbunan energi

Jawab: e

11). Contoh Soal Tempat Glikolisis Anaerob -Sitoplasma – Fotosintesis

Pernyataan berikut ini yang sesuai untuk proses glikolisis adalah…

a).  berlangsung di sitosol secara aerob

b).  berlangsung di sitosol secara anaerob

c).  berlangsung di mitokondria secara aerob

d).  berlangsung dalam sitoplasma secara anaerob

e).  berlangsung di mitokondria secara anaerob

Jawab: d

12). Contoh Soal Metabolisme Glukosa Tanpa Oksigen – Metabolisme

Pada metabolisme glukosa, proses penguraian karbohidrat menjadi laktat tanpa melibatkan O2, terjadi melalui peristiwa…

a).  bio-energi

b).  glikolisis anaerob

c).  fermentasi

d). glikolisis

e).  respirasi

Jawab: c

13). Contoh Soal Pengikatan Fosfat Anorganik P Ke ADP Membentuk ATP – Fotosintesis

Reaksi pengikatan fosfat anorganik (P) ke dalam molekul ADP melalui senyawa- senyawa antara untuk membentuk ATP terjadi pada tahap…

a).  glikolisis

b). dekarboksilasi oksidatif

c). sikius krebs

d).  sistem transpor elektron

e).  fosforilasi

Jawab: d

14). Contoh Soal Tahap Fiksasi Reaksi Gelap Fotosintesis – Rubisco Katalis Karboksilasi

Reaksi gelap fotosintesis terdiri atas 3 tahapan. Pada tahap fiksasi, Rubisco mengkatalis proses karboksilasi dan oksigenasi glukosa 1,5 bifosfat menghasilkan senyawa gliseraldehid 3 fosfat.

Pernyataan manakah yang tepat berkaitan  dengan proses yang terjadi pada tumbuhan
tersebut…

a). tumbuhan  menghasilkan  senyawa  yang memiliki 3 atom C

b).  tumbuhan menghasilkan senyawa 6 atom C tidak stabil

c).  tumbuhan  membutuhkan 3  ATP  dalam  proses pembentukannya

d). tumbuhan membutuhkan NADPH2 dalam mereduksi PGA 1,3 bifosfat

e). tumbuhan yang melakukan proses tersebut dinamakan tanaman C6

Jawab: a

15). Contoh Soal Total Energi Dihasilkan Glikolisis Sampai Transfer Elektron – Fotosintesis

Dari proses glikolisis sampai transfer elektron jumlah energi yang dihasilkan adalah sebanyak….

a). 32 ATP

b). 34 ATP

c). 35 ATP

d). 36 ATP

e). 38 ATP

Jawab: d

16). Contoh Soal Energi ATP Pengikatan Fiksasi CO2 Fotosintesis Tumbuhan

Proses pengikatan (fiksasi) CO2 dari udara pada tumbuhan memerlukan

a). CO2 dan sinar matahari

b). CO2 dan HO2

c). CO2 dan O2

d).  CO2 dan ATP

e). CO2 dan klorofil

Jawab: d

17). Contoh Soal Proses Fermentasi Oleh Saccharomyces Cereviseae – Metabolisme

Berikut ini adalah beberapa peristiwa yang terjadi dalam metabolisme:

1).  Penguraian glukosa

2). Pembebasan CO2

3). Pembentukan alkohol

4)). Pembebasan kalor

Pada  proses fermentasi yang  dilakukan oleh Saccharomyces cereviseae terjadi peristiwa…

a).  1,2,3, dan 4

b).  2, dan 4

c).  1,2, dan 3

d).  1 dan 3

e).  4

Jawab: a

18). Contoh Soal Fotolisis Air Sumber Oksigen Proses Fotosintesis

Oksigen yang dihasilkan pada proses fotosintesis berasal dari…

a). fosforilasi

b). fotolisis air

c). fotorespirasi

d). reduksi karbondioksida

e). glikolisis

Jawab: b

19). Contoh Soal Perbedaan Fosforilasi Siklik dan Nonsiklik – Fotosintesis

Perbedaan yang benar antara fosforilasi siklik dan nonsiklik adalah…

a).  fosforilasi siklik menghasilkan  NADPH sedangkan fosforilasi non siklik menghasilkan ATP

b). fotosistem I menangkap cahaya dengan panjang gelombang 700nm, sedangkan fotosistem
II mengangkap cahaya dengan panjang gelombang 680nm

c).  hanya fosforilasi siklik yang dapat berlangsung tanpa fotosistem II

d). fosforilasi siklik tidak dapat berlangsung tanpa fotosistem II

  1. fosforilasi non siklik menghasilkan ATP, O2 dan NADPH

Jawab: c

20). Contoh Soal Transfer Energi Elektron Non Siklik Menjadi ATP – Fotositesis

Pada    proses   fotosintesis   tumbuhan   tinggi, saat transfer elektron non siklik, elektron yang keluar dari klorofil akan…

a).  menetralkan H+ dan dengan NADP diubah menjadi NADPH2

b). kembali kedalam klorofil – a

c). ditangkap oleh sitokrom

d).   mengganti yang keluar dari klorofil – b

e). mentransfer energi  yang  ditangkap  menjadi ATP

Jawab: e

21). Contoh Soal Tahap Proses Fotofosforilasi Siklik – Fotosintesis

Yang  dirnaksud  dengan  proses  fotofosforilasi siklik adalah

a). sintesis ATP dalam kloroplas – elektron berawal dari P680 dan tidak kembali ke P680

b). sintesis  dalam  kloroplas –  elektron  berawal dari P700 dan tidak kembali ke P700

c). sintesis ATP dalam kloroplas – elektron berawal dari P680 dan kembali ke P680

d). sintesis ATP dalam kloroplas – elektron berawal dari P700 dan kembali ke P700

e). sintesis ATP berlangsung di mitokondria

Jawab: d

22). Contoh Soal Perubahan Energi Cahaya – ATP – NADPH – Fotofosforilasi – Anabolisme

Pernyataan  di  bawah  ini  adalah  tentang anabolisme.

1). fotosistem I menangkap  energi  cahaya dengan panjang gelombang 680 nm

2). fotosistem II menangkap energi cahaya matahari dengan panjang gelombang 700 nm

3). energi cahaya diubah menjadi energi kimia dalam bentuk ATP dan NADPH

4). dihasilkan oksigen dari peristiwa fotolisis air

5). proses fotofosforilasi berlangsung di membran tilakoid

Manakah yang berkaitan  dengan fosforilasi  nonsiklik reaksi terang fotosintesis

a). 1 dan 2

b). 2 dan 3

c). 3 dan 4

d). 3 dan 5

e). 4 dan 5

Jawab: d

23). Contoh Soal Proses Yang Terjadi Pada Metabolisme

Berikut adalah proses yang terjadi pada metabolisme:

1). sintesis protein dari asam amino yang melibatkan DNA, RNA, dan ribosom

2).  perubahan molekul glukosa menjadi CO2 dan H2O pada respirasi aerob

3).  sintesis lemak dari protein dan karbohidrat melalui ko-enzim A

4).  peristiwa glikolisis yang merubah glukosa menjadi asam piruvat

5).  reaksi terang yang menghasilkan ATP dan NADPH2 yang kemudian digunakan untuk pembentukan glukosa

6).  fermentasi  alkohol  pada  mikroorganisme yang menghasilkan energi karena perubahan asam piruvat menjadi asam asetat

Reaksi yang tergolong anabolisme adalah

a). 1, 2, dan 4

b). 1, 3, dan 5

c). 2, 3, dan 4

d). 3, 4, dan 6

e). 4, 5, dan 6

Jawab: b

24). Contoh Soal Anabolisme Proses Pembentukan Senyawa Sederhana Jadi Kompleks

Proses penyusunan senyawa yang sederhana menjadi lebih kompleks dinamakan …

a). Respirasi

b). Dekomposisi

c). Katabolisme

d). Disimilasi

e). Anabolisme

Jawab: e

25). Contoh Soal Perubahan Asam Piruvat Menjadi Asetil Koenzim – A – Glikolisis

Sebelum siklus asam sitrat, asam piruvat yang diproduksi pada glikolisis pertama sekali dikonversi menjadi :

a). Koenzim A

b). Etanol

c). Oksiasi piruvat

d). Sitrat

e). Asetil Koenzim A

Jawab:  e

26). Contoh Soal Tahapan Penguraian Glukosa Respirasi Aerob

Tahapan proses penguraian glukosa dalam respirasi aerob terdiri dari…

Jawab:

Glikolisis – Dekarboksilasi oksidatif – Siklus krebs – Sistem tranpor electron.

27). Contoh Soal Produk Hasil Reaksi Gliolisis 1 Molekul Glukosa

Hasil dari reaksi glikolisis dengan bahan dasar 1 molekul glukosa adalah…

Jawab:

2 Asam piruvat, 2 ATP dan 2 NADH

28). Contoh Soal Akseptor Hidrogen Fotosintesis Nonsiklik

Pada fotosintesis non siklik terjadi penguraian molekul air H2O menjadi oksigen dan hydrogen yang diikat oleh molekul akseptor. Yang merupakan akseptor hydrogen adalah…

a). Ribulose diphospat (RDP)

b). Flavin Adenin Dinukleotida (FAD)

c). Nikotiamin Adenin Dinukleotida (NAD)

d). Asam phospoenolpiruvat (PEP)

e). Nikotiamin Adenin Dinukleotida Phospat (NADP)

Jawab: e

29). Contoh Soal Produk Hasil Siklus Krebs Pada Respirasi Aerob,

Siklus Krebs pada respirasi aerab mengahasilkan …

a). 2 asam piruvat, 2 NADH dan 2 CO2

b). 6 NADH, 2 FADH2, 2 ATP, dan 4 CO2

c). 2 ko-A, 2 NADH, dam 2 CO2

d). 2 NADH, 2 ATP, dan asetil ko-A

e). 6 NADH, 2 FADH2 dan 2 asam piruvat

Jawab: b

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.

25+ Contoh Soal Ujian Dan Jawaban Teori Evolusi

Berikut Beberapa Contoh Soal Ujian Teori Evolusi yang merupakan soal soal yang pernah diujikan pada ujian nasional dan ujian masuk peguruan tinggi negeri.

1). Contoh Soal Organ Sisa Tubuh Manusia Bukti Evolusi

Organ sisa tubuh manusia yang menunjukkan bukti peristiwa evolusi adalah

a). Rambut di dada, rambut pada daun telinga, dan gigi taring

b). Otot penggerak telinga, tulang ekor, dan umbai cacing

c). Usus halus, limfa, otot penggerak telinga

d). Rambut pada daun telinga, gigi taring, dan usus halus

e). Tulang ekor, umbai cacing, dan rambut pada dada

Jawab: b

2). Contoh Soal Teori Evolusi Darwin Dan Lamarck

Pernyataan yang benar tentang teori Darwin dan Lamarck adalah sebagai berikut

a). Menurut Lamarck, perubahan  ciri  pada makhluk hidup yang tidak sesuai dengan lingkungannya menyebabkan   makhluk hidup tersebut tidak dapat mempertahankan diri.

b). Darwin berpendapat  bahwa  dulu  ada jerapah yang berleher pendek dan ada yang berleher panjang, karena letak makanannya tinggi, leher yang pendek menjadi panjang.

c). Lamarck berpendapat bahwa dulu leher jerapah pendek, tetapi karena tumbuhan yang dimakannya semakin tinggi, lehernya menjadi panjang dan diwariskan kepada keturunannya.

d). Menurut Darwin, perubahan ciri dan sifat pada makhluk hidup terjadi karena adaptasi terhadap lingkungan dan perubahan tersebut diwariskan kepada keturunannya.

e). Menurut Lamarck, jerapah yang berleher pendek akan mati karena tidak mendapatkan makanan yang letaknya lebih tinggi dari tubuhnya.

Jawab: c.

3). Contoh Soal Hubunga Variasi Individu – Teori Evolusi

Adanya variasi individu merupakan fakta langsung telah terjadinya evolusi. Penjelasan yang tepat tentang hubungan antara variasi individu  dengan evolusi adalah

a). Perbedaan individu menunjukkan terjadinya evolusi

b). Sifat yang berbeda antara mkhluk hidup akan diturunkan pada generasi berikutnya

c). Perbedaan ciri makhluk hidup menunjukkan terjadinya ikatan kekerabatan

d). Dapat dilacak hubungan filogenetis berdasarkan kesamaan ciri

e). Variasi individu terjadi karena terjadinya persilangan secara Edam

Jawab: a.

4). Contoh Soal Perhitungan Frekuensi Gen A Orang Kidal – Hukum Hardy Weinberg

Di dalam populasi yang terdiri dari 20.000 orang, terdapat 18 orang kidal. Frekuensi gen A  adalah

a). 0,03

b). 0,18

c). 0,3

d). 0,81

e). 0,97

Jawab:

Untuk mencari frekuensi Gen A dapat menggunakan rumus dari Hukum Hardy Weinberg yang dinyatakan dengan persamaan berikut

Rumus Hukum Hardy Weinberg

(p + q)2 = 1 atau

p2 +2 pq + q2 = 1

p + q = 1

Keterangan

p = homozigot dominan

2 pq = heterezigot

q = homozigot resesif

Menghitung Persentase Orang Kidal dan Frekueni Gen A – Homozigot Dominan)

Persentase orang kidal dapat dinyatakan dengan rumus berikut

q2 = n/N

n = Jumlah individu yang memiliki sifat resesif (kidal)

n = 18

N = Total individu = jumlah penduduk

N = 20.000

q2 = 18/20.000 = 0.0009

q2 = 0,0009

q = 0,03

p + q = 1

p = 1 – 0,03

p = 0,97

Jadi, frekuensi gen A atau homozigot dominan, p adalah 0,97

5). Contoh Soal Organ Organ Bersifat Anolog

Organ- organ yang menunjukkan sifat analog adalah…

a). Sayap kupu- kupu dan sayap kelelawar

b). Kaki depan katak dan kaki depan kadal

c).  Kaki depan katak dan sayap kupu- kupu

d). Kaki depan kadal dan sayap kelelawar

e).  Sayap burung dan sayap kelelawar

Jawab: a

6). Contoh Soal Faktor Penyebab Penurunan Populasi Biston Betullaria

Faktor utama yang menyebabkan terjadinya penurunan populasi  Biston  betullaria  bersayap  cerah setelah revolusi industri di Inggris adalah..

a). Warna gelap lebih adaptif dengan lingkungan

b). Perubahan warna cerah menjadi gelap

c). Persaingan dalam hal pangan

d). Adaptasi terhadap lingkungan

e). Seleksi alam

Jawab. a.

7). Contoh Soal Isolasi Penyebab Tidak Terbentuk Spesies Baru Lalat Buah

Proses isolasi yang menyebabkan tidak terbentuknya spesies baru pada lalat buah, adalah

a). Ekologi

b). Geografi

c). Perilaku

d). Musim

e). Mekanik

Jawab: d.

8). Contoh Soal Perbandingan Organ Analog Sayap Burung Serangga Petunjuk Evolusi

Sayap burung dan sayap serangga merupakan organ yang dapat dijadikan sebagai petunjuk evolusi. Berdasarkan perbandingannya organ tersebut tergolong

a). Analog, karena memiliki bahan dasar pembentukan yang sama

b). Comparative, karena memiliki bahan dasar pembentukan yang sama

c). Homolog,  karena  memiliki  bahan dasar pembentukan yang sama

d). Analog, karena memiliki bahan dasar pembentukan yang tidak sama

e). Homolog,  karena  memiliki  bahan  dasar pembentukan yang tidak sama

Jawab: e.

9). Contoh Soal Keistimewaan Kelebihan Fosil Kuda Sebagai Bukti Evolusi

Keistimewaan fosil kuda dibandingkan fosil lainnya sebagai bukti evolusi adalah

a). Telah terjadi pengurangan jumlah jari kaki depan dari 5 menjadi 1

b). Ditemukan dari zaman Hyracoterium sampai zaman Pleistosen

c). Fosil kuda ditemukan secara lengkap di setiap zaman geologi

d). Membuktikan adanya perubahan ukuran tubuh makin kecil

e). Ditemukan adanya perubahan permukaan gigi geraham dari datar menjadi bergelombang

Jawab: c

10). Contoh Soal  Fosil Paling Lengkap Bukti Evolusi

Fosil paling lengkap yang pernah ditemukan adalah fosil

a).  Kuda

b). Gajah

c)Burung

d). Manusia

e). Reptil

Jawab: b

11). Contoh Soal Alasan Pohon Filogeni Jadi Diskripsi Teori Evolusi

Alasan pohon filogeni dianggap paling tepat untuk mendeskripsikan tentang evolusi adalah

a). Gambaran hipotesis tentang kekerabatan dalam evolusi

b). Gambaran yang paling akurat tentang kekerabatan genetik di antara taksa

c). Gambaran yang paling dekat dengan klasifikasi modern

d). Gambaran yang tepat tentang kekerabatan dalam evolusi

e). Gambaran yang paling akurat untuk pembuktian teori evolusi modern

Jawab: a.

12). Contoh Soal Jenis Kera Yang Dekat Kekerabatannya Dengan Manusia

Jenis kera yang dianggap paling dekat hubungan kekerabatannya dengan manusia menurut teori evolusi, adalah

a). Simpanse

b). Gibon

c). Lutung

d). Gorilla

e). Orang utan

Jawab: a.

13). Contoh Soal Fosil Nenek Moyang Manusia dan Kera

Jenis Fosil yang dianggap sebagai nenek moyang bersama antara manusia dan kera adalah

a).  Australopithecus

b).  Dryopiyhecus

c).  Ramapithecus

d).  Egyptopithecus

e). Pithecanthropus

Jawab: a.

14). Contoh Soal Perkembangan Radiasi Primata Primitif – Manusia

Perkembangan radiasi  primata  mulai  dari yang paling primitif sampai pada manusia berturut turut adalah

a).  Pongidae –  Tupaidae –  Lemuroidae Homonidae

b).  Lemuroidae –  Tupaidae –  Pongidae – Homonidae

c).  Tupaidae –  Pongidae –  Lemuroidae Homonidae

d).  Tupaidae –  Lemuroidae –  Pongidae  Homonidae

e). Tupaidae –  Homonidae –  Pongidae Lemuroidae

Jawab: d.

14). Contoh Soal Filogeni Ontogeni Evolusi

Filogeni menjelaskan perkembangan makhluk hidup dalam evolusi, sedangkan ontogeny mempersoalkan perkembangan zigot sampai dewasa, pernyataan berikut yang benar adalah

a). Filogeni sangat bertentangan dengan ontogeni

b). Filogeni sangat erat hubungannya dengan evolusi

c).  Ontogeni merupakan rekapitulasi dari filogeni

d). Ontogeni   sangat   erat hubungannya dengan evolusi

e).  Filogeni merupakan rekapitulasi dari ontogeni

Jawab: c

15). Contoh Soal Kepulauan Galapagos Tempat Bahan Bukti Teori Evolusi Charles Darwin

Tempat yang  banyak  memberikan  bahan bukti untuk penyusunan Teori Evolusi Charles Darwin adalah

a).  Kepulauan Cape Verde

b).  Kepulauan Hawai

c).  Pulau Hijau

d).  Pulau Canary

e). Kepulauan Galapagos

Jawab: e.

16). Contoh Soal Faktor Penyebab Terbentuknya Spesies Baru

Spesiasi merupakan faktor yang memungkinkan terbentuknya  spesies  baru  seperti pernyataan di bawah ini, kecuali

a).  Adanya isolasi garnet

b). Adanya  Modifikasi

c).  Terjadi hibridisasi

d). Terjadi seleksi alam

e). Adanya aliran gen

Jawab: b.

17). Contoh Soal Bahan Buah Tanpa Bijih Poliploid

Bahan yang diperoleh untuk membuat buah tanpa biji yang bersifat poliploid adalah

a). Digitonin

b). Kalkusol

c). Asam klorida

d). Kolkisin

e). Asam traumalin

Jawab: d.

18). Contoh Soal Unit Biologi Tercepat Proses Evolusi

Unit biologi yang menunjukkan laju paling cepat dan jelas dalam melakukan proses evolusi adalah

a). Sel

b). Jaringan

c). Individu

d). Spesies

e). Ekosistem

Jawab: c.

19). Contoh Soal Bukti Evolusi Reptilia – Aves

Petunjuk evolusi dari golongan reptilia menuju golongan Aves ditandai dengan adanya struktur organ pada Aves dalam bentuk…

a).  Sisik

b). Bulu

c). Cakar

d). Kaki

e).  Paruh

Jawab: a

20). Contoh Soal Perubahan Organisme Bersifat Adatif Teori Evolusi Darwin

Menurut Teori Darwin bahwa perubahan organisme yang bersifat adaptif akan mampu bertahan hidup dan menghasilkan keturunan, merupakan konsep  yang terkait dengan proses

a). Variasi fenotip

b). Mutasi genetik

c). Isolasi reproduksi

d). Seleksi alam

e). Adaptasi lingkungan

Jawab: d.

21). Contoh Soal Pendapat Malthus Pada Teori Evolusi Darwin

Pendapat Malthus yang menginspirasi dalam mengembangkan Teori evolusi Darwin, terutama berkaitan dengan fenomena

a). Adaptasi terhadap lingkungan

b). Kompetisi untuk mendapatkan pasangan hidup

c). Adaptasi terhadap cara reproduksi

d). Adaptasi terhadap kondisi geologi

e). Kompetisi untuk mendapatkan makanan

Jawab: e.

22). Contoh Soal Keseimbangan Hukum Hardy – Weinberg Sama Dengan 1

Berdasarkan teori Hardy- Weinberg, keseimbangan Hardy-Weinberg akan sama  dengan 1 jika terjadi …

a). Alel pada gen dalam populasi berubah

b). Populasi dalam jumlah besar

c). Frekuensi mutasi pada gen tidak sama

d). Perkawinan tidak acak dalam populasi

e). Terjadi aliran gen

Jawab: b.

23). Contoh Soal Perhitungan Frekuensi Gen Warna Hewan Sapi – Hukum Hardy – Weinberg

Populasi sapi yang menghuni suatu kawasan padang rumput berjumlah 10.000. Sebanyak 9984 ekor sapi berwarna putih dan sisanya berwarna coklat. Populasi sapi tersebut dalam keadaan kesetimbangan. Tentukanlah

  • Frekuensi gen warna putih dan coklat
  • Frekuensi genotype sapi warna putih dan coklat

Diketahui:

n = 1000 – 9984 = 16 ekor

N = 10.000 ekor

p = frekuensi alel dominan S (putih)

q = frekuensi alel resesif s (coklat)

Rumus Menghitung Frekuensi Gen – Alel Dominan Resesif

Frekuensu gen – alel dominan – resesif dapat dinyatakan dengan rumus berikut

p2 +2 pq + q2 = 1

(S + s)2 = S.S + 2 S.s + s.s = 1

q2 = n/N = 16/10.000

q2 = 0,0016

q = 0,04 atau

s = 0,04

p + q = 1

p = 1 – 0,04

p = 0,96 atau

S = 0,96

Jadi frekuensi alel putih S = 0,96 dan frekuensi alel coklat s = 0,04

Rumus Menghitung Frekuensi Genotype Hewan Sapi Warna Putih Coklat

Frekuensi genotipe dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut

(S x S)p2 + 2(S x s)pq + (s x s)q2

(0,96 x 0,96)p2 + 2(0,96×0,04)pq + (0,04×0,04)q2

(0,9216)p2 + (0,0768)pq + (0,0016)q2

Jadi :

p2 : pq : q2

576 : 48 : 1

24). Contoh Soal Evolusi Daun Kaktus Duri Duri – Lamarck

Daun kaktus yang tereduksi seperti duri- duri merupakan suatu bentuk penyesuaian terhadap lingkungan hidup di daerah gurun. Pendapat tersebut sejalan dengan yang dikemukakan oleh…

a). Wallace

b). Morgan

c). Sutton

d). Lamarck

e). Darwin

Jawab: d

25). Contoh Soal Perhitungan Rumus Hukum Hardy – Weinberg

Pada suatu populasi manusia terdapat 9 orang albino dari 10.000 orang penduduk, maka hitunglah frekuensi gen normalnya..

a). 0,03

b). 0,18

c). 0,30

d). 0,81

e). 0,97

Diketahui

n = jumlah albino

n = 9

N = jumlqh penduduk

N = 10.000

Rumus Menghitung Frekuensi Gen Albino (q)

Frekuensi Gen albino q dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut

q2 = n/N

q2 = 9/(10.000)

q2 = 0,0009

q = 0,03

Menghitung Frekuensi Gen Normal p

Frekuensi gen normal p dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus seperti berikut

p + q = 1

p = 1 – q = 1 = 0,03

p = 0,97

Jawab = e.

26). Contoh Soal Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Spesies Baru

Faktor yang tidak berpengaruh pada perkembangan spesies baru adalah…

a). Seleksi alam

b). Mutasi

c). Perubahan kondisi lingkungan

d). Kondisi lingkungan yang tetap

e). Variasi

Jawab: d

27). Contoh Soal Evolusi Penyebab Perubahan Leher Jerapah

Pernyataan di bawah ini menyebabkan perubahan leher jerapah menjadi panjang.

1). Jerapah berleher panjang berasal dari jerapah berleher pendek

2). Pada masa lampau terdapat jerapah berleher panjang maupun berleher pendek

3). Bertambah panjangnya leher jerapah karena pengaruh lingkungan

4). Jerapah berleher pendek mati – musnah, sedangkan leher panjang tetap lestari -hidup

Menurut teori evolusi Darwin yang ada hubungannya dengan teori evolusi adalah

a). 1 dan 2

b). 1 dan 4

c). 2 dan 3

d). 2 dan 4

e). 3 dan 4

Jawab: d.

28). Contoh Soal Adaptasi Makhluk Hidup Dalam Evolusi

Adaptasi adalah contoh kegiatan makhluk hidup dalam melakukan

a). Respon terhadap perubahan lingkungan

b). Anabolisme dan katabolisme

c). Pertumbuhan dan perkembangan

d). Perkembangbiakan

e). Gerak aktif

Jawab: a

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.

30+ Contoh Soal Ujian Dan Jawaban Bioteknologi

Berikut Beberapa Contoh Soal Ujian Bioteknologi yang merupakan soal soal yang pernah diujikan pada ujian nasional dan ujian masuk peguruan tinggi negeri.

1). Contoh Soal Transplantasi Gen Bibit Unggul Bioteknologi Pertanian

Pemuliaan  tanaman  untuk mendapatkan bibit unggul dengan  cara memindahkan gen tertentu  dari suatu species lain dengan  perantaraan mikroorganisme dikenal  sebagai…

a).  Rekayasa genetik

b). Transplantasi gen

c).  Radiasi induksi

d). Mutasi buatan

e).  Hibridisasi

Jawab: b.

2). Contoh Soal Penyebab Nilai Gizi Tempe Lebih Baik Dari Kedelai

Tempe kedelai memiliki nilai gizi yang lebih  baik daripada kedelai itu sendiri. Penyebab perbedaan nilai gizi tersebut adalah terjadinya  hal berikut selama fermentasi oleh Rhizopus sp.  yaitu…

1). Penyederhanaan protein kompleks dalam kedelai

2).  Pembentukan vitamin B12

3).  Penambahan nilai serat

4).  Pembentukan asam lemak esensial

a). 1,2,3

b). 2,3,4

c), 1,3,4

d). 3,4

e). 1,2,3,4,

Jawab : e

3). Contoh Soal Ujian Bioproses / Bioteknologi Pembuatan Insulin Diabetes Melitus

Untuk menolong penderita diabetes meilitus, dibuat insulin melalui bioteknologi. Bioproses yang digunakan untuk memperoleh insulin adalah…

a). Penyisipan gen manusia pembentuk insulin pada plasmid ke dalam bakteri Escherichiacoli

b).  Escherichia coli dibiakkan  pada  medium ekstrak pankreas manusia

c). Escherichia coli dikloning setelah gennya diradiasi menjadi gen pembentuk insulin

d). Fusi sel pankreas manusia dengan sel kanker yang cepat membelah

e). Fermentasi oleh bakteri Escherichia coli terhadap ekstrak pankreas tikus

Jawab: a

4). Contoh Soal Pengaruh Buruk Tanaman Transgenik Pada Lingkungan

Pengembangbiakan tanaman transgenic tahan  hama memberikan banyak keuntungan dari  sisi produktivitas dan kualitas gizi zat makanan, tetapi keberadaan tanaman ini dapat memberikan pengaruh buruk bagi kelestarian lingkungan, yaitu…

a). Ekosistem menjadi labil akibat terjadinya penurunan kualitas tanah pertanian, karena tanaman transgenik mengakibatkan kematian serangga

b).  Terjadi penurunan populasi serangga akibat racun yang dikeluarkan tanaman transgenik yang tahan terhadap serangan hama dan penyakit

c).  Tanaman  transgenik  menyerap  banyak  oksigen,  sehingga  dapat  menyebabkan peningkatan suhu lokal di daerah tersebut

d). Tanaman transgenik lebih efisien dalam penggunaan  lahan  pertanian,  sehingga akan banyak muncul lahan tidur (lahan yang tidak terpakai)

e). Tanah yang ditanami tanaman transgenik menjadi lebih tandus dibandingkan tana- man konvensional karena cacing tanah di tempat tersebut mati

Jawan: a

5), Contoh Soal Kelebihan Pengawetan Makanan Cara Radiasi

Berikut ini merupakan kelebihan pengawetan makanan dengan  menggunakan radiasi, kecuali…

a).  Kesegaran bahan pangan tidak berubah

b). Tidak menimbulkan  polusi lingkungan

c). Tidak membusuk selamanya

d). Meningkatkan mutu dan hygiene bahan pangan

e).  Tidak menimbulkan residu zat kimia pada makanan

Jawab: c

6). Contoh Soal Ujian Fungsi Streptococcus thermophilus Pada Pembuatan Yogurt

Yogurt dibuat dari susu dengan kadar lennak rendah dan memanfaatkan salah satu mikroorganisme Streptococcus thermophilus yang berguna untuk…

a). Menggumpalkan susu

b). Meningkatkan pH larutan

c). Menghambat pertumbuhan bakteri lain

d). Meningkatkan cita rasa susu

e). Meningkatkan keasamannya

Jawab; e

7). Contoh Soal Peran Bioteknologi Pada Pencemaran Oleh Tambang Emas Tembaga

Pencemaran lingkungan karena kegiatan penambangan emas dan tembaga dapat menghasilkan limbah yang sangat beracun. Peran bioteknologi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah…

a). Melakukan rekayasa genetik terhadap bakteri agar dapat memisahkan logam-logam

b). Mengembangkan teknologi mutakhir untuk mengubah sifat logam supaya lebih menguntungkan

c). Memanfaatkan   bakteri   Thiobacillus   sp. untuk memisahkan bijih logam

d). Mengganti air raksa dengan zat lain yang tidak berbahaya

e). Memanfaatkan bakteri Bacillus thuringiensis untuk  memisahkan  batuan  yang  kadar emas dan tambangnya tinggi

Jawab: c

8). Contoh Soal Peran Candida Albicans Pada Keputihan Wanita

Berikut ini adalah pasangan yang benar antara mikroorganisme prokariotik dan perannya dalam kehidupan manusia, kecuali…

a). Clostridium botulinum  –  penghasil toksin
b). Lactobacillus bulgaricus – sebagai probiotik

c).Candida albicans –  penyebab  keputihan  pada wanita

d). Streptomyces coelicolor  penghasil antibiotik

e). Pseudomonas aeruginosa – pendegradasi  limbah organik

Jawab: c

9). Contoh Soal Manfaat Bioteknologi Bidang Kesehatan

Salah  satu  cara  pemanfaatan bioteknologi  dalam  bidang kedokteran adalah menyambungkan…

a). DNA bakteri ke dalam pankreas manusia

b). Kromosom bakteri ke dalam DNA manusia

c). Gen yang memproduksi insulin ke dalam DNA bakteri

d). DNA virus ke dalam DNA bakteri

e).  Gen virus ke dalam gen bakteri

Jawab: c

10). Contoh Soal Jenis Penyakit Akibat Kemajuan Bioteknologi Rekayasa Genetika

Berikut  ini  beberapa  penyakit yang  sering  diderita   masyarakat   perkotaan  yang   berhubungan dengan segala kemajuan teknologi  di berbagai bidang:

1). Influenza  

2). Alergi       

3). Dermatitis

4). Migren

5). Hipertensi

Dari macam penyakit tersebut yang diperkirakan akibat adanya kemajuan bioteknologi di bidang rekayasa genetika adalah…

a). 1, 2, dan 3

b). 1, 3, dan 4

c). 2, 3, dan 4

d). 2, 3, dan 5

e). 2, 4, dan 5

Jawab: a  

11). Contoh Soal Dampak Negatif Tanaman Kapas Transgenik Pada Lingkungan

Pembudidayaan  tanaman  kapas  transgenik yang mampu memproduksi delta endotoksin sebagai insektisida alami dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan berupa…

a).  Berkurangnya bibit unggul

b).  Keanekaragaman hayati meningkat

c).  Populasi hama serangga meningkat

d).  Berkurangnya plasma nutfah

e). Banyak organisme yang mati akibat keracunan

Jawab: d

12). Contoh Soal Proses Teknologi Plasmid Pembuatan Insulin

Kemajuan di bidang kedokteran memungkinkan penderita Diabetes Mellitus (kencing manis) dapat menggunakan insulin buatan. Insulin ini merupakan hormon yang menjaga keseimbangan gula darah yang dihasilkan melalui proses…

a).  Fermentasi

b).  Fusi sel bakteri

c).  Teknologi plasmid

d).  Transplantasi inti

e). Kultur jaringan

Jawab: c

13). Contoh Soal Bioteknologi Konvensional Fermentasi Yogurt Keju

Pembuatan yoghurt dan  keju  menggunakan prinsip dasar bioteknologi konvensional yaitu…

a).  Transfer gen

b).  Fermentasi

c).  Plasmid

d). Fusi sel

e). Kultur jaringan

Jawab: b.

14). Contoh Soal Bioteknologi Kedokteran Antibodi Monoklonal Teknologi Hibridoma

Salah satu temuan penting dibidang kedokteran adalah pembuatan antibodi monoklonal.
Terobosan bioteknologi ini didasarkan pada  …

a).  Pencangkokan gen

b).  Teknologi palsmid

c).  Teknologi hibridoma

d).  pencangkokan nukleus

e). Teknik kultur jaringan

Jawab; c

15). Contoh Soal Penerapan Rekayasa Genetika Manusia Pertama Kali

Penerapan teknologi rekayasa genetika pada manusia pertama kali adalah pada penderita…

a).  Asma

b). Malaria

c).  Diabetes

d). Ginjal

e). Jantung

Jawab: c

16). Contoh Soal Keunggulan Tanaman Jagung Transgenik

Dalam  bidang  pertanian,  tanaman  jagung transgenic yang mengandung bakteri Rhizobium sp. mempunyai keunggulan karena…

a).  Tahan terhadap serangan hama serangga dan jamur

b).  Produksinya tinggi dan rasa manis serta enak

c).  Kandungan protein dan karbohidrat sangat tinggi

d).  Tahan hidup pada daerah yang kering dan tandus

e). Dapat   memupuk  diri   sendiri   dengan mengikat nitrogen

Jawab: e

17). Contoh Soal Dampak Negatif Rekayasa Genetika Tumbuhan Bioteknologi

Keberhasilan rekayasa genetika menghasilkan tumbuhan unggul dan pengembangan hasilnya terus- menerus telah meningkatkan kekhawatiran banyak kalangan, terutama ahli biologi karena…

a).  Memberikan keunggulan yang sesaat pada manusia

b).  Menurunkan populasi plasma nutfah

c).  Sifat unggul tidak dapat dipertahankan

d).  Sifat unggul memiliki toleransi yang tinggi terhadap lingkungan

e).  Gen-gen unggul plasma nutfah  menjadi inaktif

Jawab; b

18). Contoh Soal Penerapan Prinsip Bioteknologi Konvensional

Kasus-kasus berikut yang dapat diatasi melalu penerapan prinsip bioteknologi konvensional adalah…

a). Produksi yoghurt menggunakan Lactobacillus bulgaricus

b). Produksi tanaman tahan hama dan penyakit

c). Produksi kentang berkarbohidrat tinggi

d). Produksi hormon insulin bagi penderita diabetes mellitus

e). Pengobatan penyakit hemofilia dan thalasemia

Jawab: a

19). Contoh Soal Kelebihan Bioteknologi

Perhatikan pernyataan pernyataan berikut

1). Tanaman transgenik dapat meningkatkan resistensi pada predatornya

2). Rekayasa  genetika  dapat  meningkatkan kualitas dari tanaman pangan

3). Cara konvensional   peningkatan   mutu pengadaan pangan umumnya lebih mudah diterima   masyarakat  dari  produk bioteknologi

4). Produk bioteknologi dikhawatirkan menjadi bahan polutan biologi

Yang menunjukkan kelebihan dari bioteknologi adalah…

a). 1 dan 4

b). 1 dan 2

c). 1 dan 3

d). 2 dan 3

e). 3 dan 4

Jawab: b.

20). Contoh Soal Fungsi Pseudomonas sp Minyak Tumpah Di Laut Teknologi Bioremediasi

Tumpahan minyak mentah dari kapal tanker di laut dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang mengganggu kehidupan biota laut. Cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan mengembangkan teknologi  bioremediasi yang memanfaatkan  bakteri…

a). Methanobacterium sp.

b). Pseudomonas sp.

c). Thiobacillus ferrooxidans

d). Bacillus thuringiensis

e). Clostridium sp.

Jawab: b.

21). Contoh Soal Dampak Negatif Poliploidi  Pada Tanaman

Dampak negatif terbentuknya poliploidi pada tanaman yang dilakukan secara sengaja adalah…

a). Tidak terbentuk buah

b). Tanaman menjadi mati

c). Pertumbuhan tanaman menjadi lambat

d). Tanaman bersifat steril

e). Kandungan gizi menurun

Jawab: d.

22). Contoh Soal Pengaruh Rekayasa Genetika Pada Sumber Daya Protein Hewani

Pengaruh rekayasa genetic terhadap sumber daya protein hewani adalah…

a). Meningkatnya  biaya pemeliharaan hewan

b). Menurunkan variasi pada hewan

c). Meningkatnya Jaya tahan hewan terhadap virus

d). Meningkatnya populasi hewan

e). Menurunnya jumlah makanan yang dibutuhkan hewan

Jawab: c

23). Contoh Soal Penolakan Produk Rekayasa Genetikan Bioteknologi

Peran rekayasa genetika lebih ditujukan pada peningkatan kuantitas produk, misalnya kedelai, jagung, kanola, kapas. Sebagian anggota  masyarakat menolak kehadiran produk hasil  rekayasa genetika tersebut karena…

a). Teknik budidaya sangat sulit

b). Isu keamanan produk bagi kesehatan

c). Ketersediaan benih tidak kontinu

d).Tidak sesuai ditanam di daerah tropis

e). Perubahan pengelolaan pasca panen

Jawab: b.

24). Contoh Soal Prinsip Dasar Teknik Transplantasi Inti Domba Dolly Bioteknologi Peternakan

Melalui  teknik  transplantasi  inti  diperoleh  domba Dolly yang memiliki sifat unggul dari
induk yang mendonorkan inti sel yang disisipkan pada sel ovum. Apakah prinsip dasar teknik
tersebut…

a). Inti dari sel  induk dapat meningkatkan kualitas gen-gen unggul

b). Seluruh sifat-sifat induk pendonor diwariskan kepada keturunannya

c). Sebagian besar sifat induk pendonor diwariskan kepada keturunannya

d). Mengganti inti sel telur haploid dengan inti sel tubuh diploid membentuk sifat unggul

e). Muatan inti diploid pendonor ke sel haploid mengaktifkan gen-gen unggul

Jawab: d.

25). Contoh Soal Bakteri Fermentasi Kotoran Hewan Ruminansia Jadi Biogas

Pemanfaatan kotoran hewan ruminansia menjadi biogas dilakukan melalui proses fermentasi oleh bakteri…

a).  Eschericia coli secara anaerob

b). Methanobacterium omelianski secara anaerob

c).  Bacillus thuringiensis secara anaerob

d).  Rhizobium radicicola secara anaerob

e).  Thiobacillus ferooxidans secara anaerob

Jawab: b.

26). Contoh Soal Bioteknologi Konvensional Fermentasi

Fermentasi  merupakan  teknik  bioteknologi  konvensional yang banyak diterapkan dalam  kehidupan   sehari-hari.   Pernyataan   berikut  yang menjelaskan tentang fermentasi adalah…

1). Terjadi modifikasi DNA substrat

2). Mengurai   senyawa   kompleks             menjadi sederhana

3). Tidak mengubah fisik substrat

4). Menghasilkan asam dan gas

a). 1 dan 4

b). 1 dan 2

c). 1 dan 3

d). 2 dan 3

e). 2 dan 4

Jawab: e

27). Contoh Soal Bioteknologi – Tranformasi Gen Pada Organisme

Berikut adalah peristiwa transformasi gen pada organisme…

1). Konjugasi

2). Fertilisasi

3). Kloning

4). Fermentasi

a). 1 dan 4

b). 1 dan 2

c). 1 dan 3

d). 2 dan 3

e). 2 dan 4

Jawab: c.

28). Contoh Soal Prinsip Penerapan Kultur Jaringan Konsep Totipotensi Sel

Prinsip penerapan teknologi kultur jaringan berdasarkan konsep totipotensi sel, yaitu…

1). Dapat dilakukan dalam kondisi non-steril

2). Memiliki sel-sel yang berbentuk relatif kecil

3). Hanya jaringan tertentu yang dapat berdiferensiasi

4). Memiliki sifat meristematis sel tanaman

a). 1 dan 4

b). 1 dan 2

c). 1 dan 3

d). 2 dan 3

e). 2 dan 4

Jawab: e.

29). Contoh Soal Fermentasi Tempe Gembus Dengan Jamur Rhizopus oryzae

Tempe gembus adalah makanan fermentasi  tradisional Indonesia yang menggunakan ampas tahu yang dicampur dengan…

a).  Aspergillus soyae

b).  Aspergillus wentii

c).  Mucor hiemali

d).  Monilia sitophila

e). Rhizopus oryzae

Jawab: e.

30). Contoh Soal Kegagalan Kloning Gen Eukariot Ke Sel Prokariot

Faktor yang dapat menyebabkan kegagalan kloning gen dari eukariot ke dalam sel prokariot adalah…

1). Keberadaan native exonuclease
2). Ketidakmampuan menghilangkan intron
3). Gagalnya pengenalan promotor oleh RNA polimerase sel prokariota

4).  Adanya situs pengikatan ribosom yang berbeda

a). 1, 2, dan 3

b). 1, 3, dan 4

c). 2, 3, dan 4

d). 1 dan 4

e). 2 dan 4

Jawab: a

31). Contoh Soal Bapak Bioteknologi Alexander Flemming

Ilmuwan yang dikenal sebagai bapak Bioteknologi adalah…

a).  Alexander Flemming

b).  Robert Hooke

c).  Robert Cock

d).  Louise Pasteur

e).  Lazzaro Spalanzani

Jawab: a

32). Contoh Soal Manfaat Mendapatkan Varietas Unggul Bioteknologi

Penerapan bioteknologi untuk mendapatkan varietas varietas unggul akan menjurus pada …

a). Meningkatnya jenis  hama tanaman

b). Meningkatnya keanekaragaman genetik

c). Meningkatnya keanekaragaman ekologi

d). Menurunkan kualitas produk pertanian

e). Menurunkan kualitas lingkungan

Jawab: b

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.

Sistem Gerak Manusia: Fungsi Jenis Bentuk Tulang Rawan Rangka

Pengertian. Gerak merupakan tanggapan atau reaksi tubuh terhadap rangsangan baik dari dalam maupun dari luar tubuh. Gerak dapat berupa gerakan sebagian dari anggota tubuh maupun seluruh tubuh.

Gerak merupakan hasil kerja kerja sama antara dua komponen, yaitu tulang dan otot. Tulang disebut sebagai alat gerak pasif sedangkan otot disebut alat gerak aktif.

Tulang disebut sebagai alat gerak pasif karena tulang tidak dapat bergerak sendiri, namun harus digerakkan oleh otot. Otot harus berkontraksi agar tulang dapat bergerak.

Fungsi Tulang

Berikut adalah beberapa fungsi tulang pada manusia.

  1. Sebagai pelindung alat- alat organ vital tubuh
  2. Sebagai penyusun rangka tubuh
  3. Sebagai penunjang dan pemberi bentuk tubuh
  4. Sebagai tempat melekatnya otot
  5. Sebagai tempat pembentukan sel-sel darah
  6. Sebagai empat penyimpanan cadangan zat mineral (yaitu kalsium dan fosfor)
  7. Sebagai alat gerak bersama dengan otot;

 Jenis Tulang.

Berdasarkan jaringan penyusunnya, tulang dibedakan menjadi tulang rawan (kartilago) dan tulang keras (sejati).

Tulang Rawan (Kartilago)

Tulang rawan terdiri dari sel -sel tulang rawan (atau kondrosit), serabut kolagen, dan matriks. Sel tulang rawan dibentuk oleh bakal sel- sel tulang rawan yang disebut kondroblas. Sel-sel kondroblas ini berfungsi mengeluarkan matriks yang disebut kondrin.

Dengan berjalannya waktu, kondroblas akan terlapisi oleh matriksnya sendiri dalam ruangan yang disebut lakuna. Di dalam lakuna terdapat kondroblas yang bersifat tidak aktif disebut kondrosit (sel tulang rawan).

Lacuna berfungsi sebagai tempat kondroblas tidak aktif, sedangkan Kondrosit berfungsi sebagai sel tulang rawan.

Tulang Rawan Anak Anak

Tulang rawan pada embrio dan anak- anak berasal dari sel- sel mesenkim. Pada embrio, bagian dalam tulang rawan terdapat rongga rongga yang berisi sel- sel pembentuk tulang yang disebut osteoblas.

Tulang rawan pada anak-anak lebih banyak mengandung sel-sel tulang rawan daripada matriksnya.

Tulang Rawan Orang Dewasa

Tulang rawan pada orang dewasa terbentuk dari selaput rawan yang disebut perikondrium, yang banyak mengandung sel-sel pembentuk tulang rawan yang disebut kondrioblas.

Tulang rawan pada orang dewasa lebih banyak mengandung matriksnya dari pada sel tulang rawannya.

Jenis Tulang Rawan

Berdasarkan susunan serabutnya, tulang rawan dapat digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu Tulang rawan hialin, Tulang rawan elastis, Tulang rawan fibrosa,

Tulang Rawan Hialin,

Tulang rawan hialin merupakan tulang rawan yang mempunyai serabut tersebar dalam anyaman yang halus dan rapat. Tulang rawan hialin terdapat di ujung-ujung tulang rusuk yang menempel ke tulang dada

Tulang Rawan Elastis,

Tulang rawan elastis merupakan tulang rawan yang susunan sel dan matriksnya mirip tulang rawan hialin, tetapi tidak sehalus dan serapat tulang rawan hialin. Tulang rawan elastis terdapat di daun telinga, laring, dan epiglotis

Tulang Rawan Fibrosa,

Tulang rawan fibrosa merupakan tulang rawan yang matriksnya tersusun kasar dan tidak beraturan. Tulang rawan fibrosa terdapat di cakram antartulang belakang dan simfisis pubis (pertautan tulang kemaluan)

Tulang Keras (Osteon)

Tulang keras merupakan kumpulan sel tulang yang mengeluarkan matriks yang mengandung zat kapur dan fosfat. Kedua zat ini menyebabkan tulang menjadi keras.

Pengerasan Tulang Osifikasi,

Tulang terbentuk dari tulang rawan yang telah mengalami penulangan (atau osifikasi). Proses pengerasan tulang disebut penulangan atau osifkasi. Jenis osifkasi terdiri dari desmal dan kondral. Kondral meliputi perikondral dan enkondral. Desmal merupakan penulangan pada tulang keras, sedangkan kondral adalah penulangan pada tulang rawan.

Ketika tulang rawan (kartilago) terbentuk, rongga- rongga matriksnya terisi oleh sel osteoblas. Osteoblas merupakan lapisan sel tulang muda. Osteoblas berasal dari monosit. Osteoblas berfungsi untuk merawat dan memperbaiki tulang serta berperan pada proses perkembangan

Osteoblas akan menyekresikan zat interseluler seperti kolagen yang akan mengikat zat kapur. Zat kapur ini akan melapisi osteoblast. Kemudian osteoblast mengeras dan menjadi osteosit (sel tulang keras). Osteosit ini merupakan sel-sel tulang yang telah dewasa.

Antara sel tulang yang satu dan sel tulang yang lain dihubungkan oleh juluran- juluran sitoplasma yang disebut kanalikuli. Fungsi kanalikuli adalah sebagai penghubung antar sel tulang.

Setiap satuan sel osteosit akan mengelilingi suatu sistem saraf dan pembuluh darah sehingga membentuk suatu sistem Havers.

Di dalam saluran Havers terdapat pembuluh kapiler yang berfungsi untuk mengangkut sari makanan dan oksigen pada sel tulang.

Jenis Tulang Keras Osteon

Berdasarkan matriksnya, bagian tulang dapat dikelompokkan menjadi dua bagian, yaitu tulang kompak dan tulang spons.

Tulang Kompak

Tulang kompak memiliki matriks yang padat dan rapat, misalnya terdapat pada tulang pipa.

Tulang Spons

Tulang spons memiliki matriks yang berongga. Misalnya, terdapat pada tulang pipih dan pendek.

Bentuk Bentuk Tulang

Menurut bentuknya tulang dibagi menjadi tiga, yaitu tulang pipa, tulang pipih, dan tulang pendek.

Tulang Pipa

Tulang pipa terbagi atas tiga bagian, yaitu bagian ujung disebut epifisis, bagian tengah disebut diafisis tersusun atas tulang keras. Bagian antara epifisis dan diafisis disebut cakraepifisis atau metafisis yang terdiri dari tulang rawan dan mengandung banyak osteoblas.

Bagian cakraepifisis merupakan bagian yang dapat bertambah panjang terutama dalam usia pertumbuhan.

Cakraepifisis orang dewasa tidak tumbuh lagi karena sudah menulang semua. Sebaliknya, bagian tengah tulang pipa terdapat sel-sel osteoblas yang merusak tulang sehingga tulang menjadi berongga, kemudian rongga tersebut terisi sumsum tulang.

Contoh tulang pipa adalah tulang paha, tungkai bawah, dan tungkai atas.

Tulang Pipih

Disebut tulang pipih karena tulangnya berbentuk pipih atau gepeng yang di dalamnya berongga seperti spons.

Tulang pipih ini tersusun atas dua lempengan tulang, yaitu lempengan tulang kompak dan tulang spons. Tulang pipih banyak ditemukan sebagai bagian dari penyusun dinding rongga, sehingga fungsi tulang pipih sangat cocok sebagai pelindung atau memperkuat bagian tubuh.

Tulang pipih mempunyai dua lapisan tulang kompak, yaitu lamina eksterna dan interna ossis karnii. Kedua lapisan dipisahkan oleh satu lapisan tulang spongiosa disebut diploe.

Contoh tulang pipih adalah tulang belikat, tulang tengkorak, dan tulang rusuk.

Tulang Pendek

Disebut Tulang pendek karena bentuknya yang bulat dan pendek. Di dalam tulang pendek terdapat sumsum merah yang cukup banyak. Contoh tulang pendek adalah Pangkal kaki, pangkal lengan, dan ruas-ruas tulang punggung.

Jenis Rangka Tubuh Skeleton

Tulang- tulang yang tersusun sedemikian rupa dengan system tertentu disebut rangka. Rangka tubuh dibedakan menjadi tiga jenis yaitu rangka hidrosttik, rangka eksoskleton, dan endoskeleton.

Rangka Hidrostatik

Rangka Hidrostatik merupakan Rangka yang terdapat pada hewan yang tubuhnya lunak, misalnya cacing tanah.

Rangka Luar (Eksoskeleton)

Rangka Luar atau Eksoskeleton merupakan Rangka yang terdapat pada insekta berupa lapisan luar yang membungkus tubuh, dan terbuat dari zat kitin.

Rangka Dalam (Endoskeleton)

Rangka Dalam atau Endoskeleton adalah rangka hewan vertebrata yang merupakan kumpulan tulang rawan dan tulang keras yang membentuk suatu rangkaian menurut aturan tertentu.

Tulang-tulang pembentuk kerangka (skeleton) tubuh pada manusia, dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu skeleton aksial dan skeleton apendikuler.

Skeleton aksial

Skeleton aksial merupakan rangka penyusun tubuh yang terdiri dari tengkorak, tulang belakang, tulang dada, dan tulang rusuk.

Kelompok tulang tengkorak

Tengkorak disebut pula tulang kepala (cranium) memiliki hubungan antartulang yang disebut suture, artinya tidak dapat digerakkan. Tengkorak memiliki fungsi utama sebagai pelindung organ otak.

Ruas tulang belakang

Tulang belakang memiliki ruas-ruas tulang belakang yang berfungsi untuk menyangga berat dan memungkinkan manusia untuk melakukan berbagai jenis posisi dan gerakan, seperti berdiri, duduk, atau berlari

Hioid

Rangka tulang hioid dibentuk oleh tulang yang berbentuk huruf U, terletak pada laring dan mandibula. Hioid berfungsi sebagai tempat melekatnya beberapa otot, yaitu otot mulut dan lidah.

Tulang dada dan rusuk

Fungsi tulang dada dan rusuk adalah ber-samasama tulang dada dan rusuk membentuk rongga dada sebagai pelindung bagi organ-organ penting yang terdapat di dalam rongga dada, seperti paru-paru dan jantung.

skeleton apendikuler

Sedangkan, skeleton apendikuler (anggota tubuh) terdiri atas tungkai atas dan anggota gerak atas, serta tungkai bawah dan anggota gerak bawah.

Rangka apendiks dibedakan menjadi rangka anggota tubuh bagian atas dan rangka anggota tubuh bagian bawah.

Rangka anggota tubuh (apendikular) bagian atas

Rangka anggota tubuh (apendikular) bagian atas tersusun oleh beberapa tulang yang terdiri dari tulang selangka, tulang belikat, tulang lengan atas, tulang pengumpil, dan tulang hasta, tulang pergelangan tangan, tulang jari tangan, serta tulang telapak tangan.

Tulang apendiks bagian bawah

Tulang apendiks bagian bawah adalah tulang-tulang yang membentuk anggota gerak bagian bawah, yaitu kaki. Bagian-bagian kaki terdiri dari tulang-tulang pembentuk kaki dan tulang-tulang pembentuk telapak kaki.

Tulang kaki tersusun oleh tulang paha, tempurung lutut, tulang kering, dan tulang betis, sedangkan tulangtulang telapak kaki tersusun oleh tulang tumit, kalkanaeus, talus, kuboid, navikular, kuneiformis, dan jari-jari.

Contoh Soal Ujian Fungsi Sistem Gerak Manusia Tulang dan Rangka

Soal 1. Proses pembentukan tulang disebut ….

  1. kalsifikasi
  2. osteoklas
  3. osifikasi
  4. osteoblas
  5. osteosit

Soal 2. Tulang yang berfungsi melindungi organ dalam adalah ….

  1. tulang dada dan tengkorak
  2. tulang dada dan tulang rusuk
  3. tulang rusuk dan tengkorak
  4. tengkorak dan tulang belakang
  5. tulang belakang dan tulang rusuk

Soal 3. Yang tidak termasuk fungsi rangka tubuh adalah ….

  1. tempat melekatnya otot/daging
  2. sebagai pelindung organ-organ tubuh yang penting
  3. pemberi bentuk tubuh
  4. sebagai alat gerak aktif
  5. menahan dan menegakkan tubuh

Daftar Pustaka

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “============

Ekstravaskular Intravaskular: Pengangkutan Zat Tumbuhan Teori Vital Dixon Joly

Pengertian. Zat zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan sebagian besar diambil dari lingkungan, misalnya mineral, air, karbon dioksida, dan oksigen.

Tumbuhan mengambil oksigen dan karbon dioksida melalui daun. Air dan garam- garam mineral diserap oleh tumbuhan dari dalam tanah melalui rambut -rambut akar yang terdapat pada epidermis akar.

Pada dasarnya, proses pengangkutan air, mineral atau zat lainnya dari tanah ke dalam tumbuhan melibatkan tiga proses yaitu proses osmosis, proses difusi, dan proses transpor aktif.

Osmosis adalah perpindahan molekul atau zat dari larutan yang memiliki konsentrasi rendah (hipotonis) ke larutan yang berkonsentrasi tinggi (hipertonis) melalui suatu membran selektif permeable (semipermeable).

Difusi adalah proses perpindahan zat dari lauratan berkonsentrasi tinggi (atau hipertonis) ke larutan yang berkonsestrasi rendah (atau hipotonis) baik melalui selaput pemisah maupun tidak.

Transpor aktif adalah transpor melalui membrane plasma dengan bantuan energi agar dapat mengeluarkan atau memasukkan molekul atau ion melalui membrane.

Teori yang membahas tentang pengangkutan air dan mineral dari bawah ke atas tubuh tumbuhan melalui pembuluh xilem diantaranya adalah

Teori Vital

Teori vital menyatakan bahwa perjalanan air dari akar menuju daun dapat terlaksana karena adanya sel- sel hidup, misalnya sel- sel parenkim dan jari- jari empulur di sekitar xilem.

Teori Dixon Joly

Teori Dixon Joly menyatakan bahwa naiknya air ke atas karena tarikan dari atas, yaitu ketika daun melakukan transpirasi. Air selalu mengalir atau bergerak dari daerah yang basah ke daerah kering.

Teori Tekanan Akar

Teori tekanan akar menyatakan bahwa air dan mineral naik ke atas karena adanya tekanan akar. Tekanan akar ini terjadi karena perbedaan konsentrasi air dalam air tanah dengan cairan pada saluran xilem.

Tekanan akar paling tinggi terjadi pada malam hari dan dapat menyebabkan meresapnya tetes- tetes air dari daun tumbuhan (gutasi).

Jenis Pengangkutan Tumbuhan

Tumbuhan mempunyai sistem pengangkutan air dan garam mineral yang diperoleh dari tanah agar air tetap tersedia.

Pada tumbuhan tingkat tinggi terdapat dua macam cara pengangkutan air dan garam mineral yang diperoleh dari tanah, yaitu ekstravaskular dan intravaskular.

Pengangkutan Ekstravaskular Zat Tumbuhan

Pengangkutan ekstravaskular adalah transpotasi atau pengangkutan zat air mineral yang dilakukan di luar berkas pembuluh. Pengangkutan zat ini dimulai dari permukaan akar menuju ke bagian- bagian yang letaknya lebih dalam dan menuju ke berkas pembuluh.

Pada pengangkutan ekstravaskular, air akan masuk melalui sel epidermis akar dan bergerak di antara sel- sel korteks. Kemudian air harus melewati sitoplasma sel- sel endodermis untuk dapat memasuki silinder pusat (stele). Setelah berada di dalam  stele, air akan bergerak lebih leluasa di antara sel- sel.

Transportasi zat air dan mineral secara ekstravaskular terbagi menjadi dua jenis, yaitu apoplas dan simplas.

Transpor Zat Tumbuhan Ekstravaskular Intravskular Apoplas Simplas
Transpor Zat Tumbuhan Ekstravaskular Intravaskular Apoplas Simplas

Transportasi apoplas adalah transportasi dimana air tanah bergerak atau berpindah secara difusi bebas atau secara transpor pasif melalui semua bagian yang tidak hidup dari tumbuhan, contohnya adalah dinding sel dan ruang- ruang antarsel.

Transportasi apoplas tidak dapat melewati atau menembus endodermis. Hal ini disebabkan sel- sel endodermis memiliki pita kaspari yang mampu menghalangi gerakan air masuk ke dalam xilem.

Pita kaspari ini tersusun dari zat suberin (gabus) dan lignin. Oleh karena itu, apoplas dapat terjadi di semua bagian kecuali endodermis. Namun demikian, Air yang menuju endodermis ditranspor secara simplas melalui sel peresap

Transportasi simplas yaitu pengangkutan air tanah dan zat terlarut melalui bagian hidup dari sel tumbuhan.

Pada transportasi simplas ini, perpindahan zat terjadi secara osmosis dan transpor aktif melalui plasmodesmata. Transportasi simplas dimulai dari sel- sel rambut akar ke sel- sel parenkim korteks yang berlapis- lapis, kemudian ke sel- sel endodermis, terus ke sel- sel perisikel, dan akhirnya ke berkas pembuluh kayu atau xilem.

Pada Pengangkutan zat atau mineral melalui transpor aktif, mineral mampu masuk ke dalam akar karena melawan gradien konsentrasi, yaitu dari daerah berkonsentrasi rendah ke daerah yang memiliki konsentrasi tinggi.

Pengangkutan Intravaskular Zat Tumbuhan

Pengangkutan intravascular adalah pengangkutan yang dilakukan melalui berkas pembuluh dari akar menuju bagian atas tumbuhan.

Pengangkutan intravaskular merupakan pengangkutan yang menggunakan berkas pembuluh (xilem) dari akar menuju bagian atas tumbuhan.

Pengangkutan air dan mineral dimulai dari xilem akar ke xylem batang menuju xilem tangkai daun dan ke xilem tulang daun.

Pada tulang daun terdapat ikatan pembuluh. Air dari xilem tulang daun ini masuk ke sel-sel bunga karang pada mesofil.

Ketika sudah mencapai sel-sel bunga karang, air dan garam- garam mineral kemudian disimpan untuk digunakan saar proses fotosintesis dan transportasi.

Transportasi pada trakea lebih cepat daripada transportasi pada trakeida. beberapa jenis tumbuhan yang tidak mempunyai trakea sehingga trakeida merupakan satu-satunya saluran pengangkutan air tanah.

Tumbuhan yang tidak mempunyai trakea misalnya pada tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji terbuka.

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “ ===============

Struktur Bakteri: Ciri Membran Sel, Cara Berkembang Biak Eubacteria

Pengertian. Kata bakteri berasal dari kata bakterion yang artinya batang kecil. Kata awal Eu pada kata Eubacteria berarti sesungguhnya. Jadi, Eubacteria berarti bakteri yang sesungguhnya atau sebenarnya. Selanjutnya disebut bakteri saja atau bisa disebut dengan kuman atau basil.

Bakteri termasuk organisme prokariotik dari kingdom monera. Organisme prokariotik merupakan organisme yang inti selnya tidak memiliki membran inti. Monera adalah makhluk hidup yang terdiri atas satu sel (uniselular) sesuai dengan asal kata dari bahasa Yunani, moneres yang berarti tunggal.

Ciri-ciri Bakteri Eubacteria

Adapun bakteri Eubacteria memiliki ciri- ciri sebagai berikut.

  1. Bersel tunggal, prokariotik, tidak berklorofil.
  2. Bersifat heterotroph atau autotroph
  3. Dinding sel mengandung peptidoglikan
  4. Mempunyai organel sel ribosom
  5. Membran plasmanya dari lipid dan ikatan ester
  6. Ukuran tubuh 1 – 5 mikron.
  7. Reproduksi vegetatif dengan membelah diri dan generatif dengan paraseksual.
  8. Adaptasi terhadap lingkungan buruk membentuk endospora.

Struktur Bakteri Eubacteria

Susunan bagian- bagian utama sel bakteri terdiri dari,

Struktur dan Fungsi Bakteri, Pili, Membran Sel Ribosom Flagela
Struktur dan Fungsi Bakteri, Pili, Membran Sel Ribosom Flagela

Membran sel

Membran sel atau membran plasma adalah selaput yang membungkus sitoplasma beserta isinya. Membran sel terletak di sebelah dalam dinding sel. Membran sel tidak terikat kuat dengan dinding sel.

Membran sel merupakan batas antara bagian dalam sel dengan lingkungannya. Sehingga, jika membran sel pecah atau rusak, maka sel bakteri akan mati.

Membran sel terdiri atas dua lapis molekul fosfolipid. Pada lapisan fosfolipid terdapat senyawa protein dan karbohidrat dengan kadar yang bervariasi untuk berbagai sel bakteri.

Fungsi Membran Sel adalah mengendalikan keluar masuknya substansi atau zat  dalam larutan sel. Membran sel mampu mengambil dan menahan nutrien seperti gula, asam amino, mineral, dalam jumlah yang sesuai dan membuang kelebihan nutrien atau produk- produk buangannya.

Membran sel berfungsi juga sebagai tempat perlekatan flagellum.

Ribosom

Ribosom merupakan bagian sel yang berfungsi sebagai tempat sintesa protein. Bentuknya berupa butir- butir kecil dan tidak diselubungi membran. Ribosom tersusun atas protein dan RNA.

DNA (Deoxyribonucleic Acid)

DNA merupakan materi genetic yang terdapat dalam sitoplasma. DNA bakteri berupa benang sirkuler (melingkar).

Fungsi DNA Bakteri adalah sebagai pengendali sintesis protein bakteri dan pembawa sifat.

DNA bakteri terdapat pada bagian menyerupai inti yang disebut nukleoid. Bagian ini tidak memiliki membran.

Sitoplasma dan Struktur di Dalamnya

Sitoplasma merupakan cairan yang bersifat koloid dan berisi semua zat yang diperlukan untuk kehidupan sel. Struktur Sitoplasma terdiri dari

Daerah sitoplasma, berisi partikel- partikel RNA protein (ribosom). Ribosom ini merupakan biosintesis protein, dijumpai pada semua sel, baik eukariotik/ prokariotik.

Daerah nukleus, bahan nukleus/ DNA di dalam sel bakteri menempati posisi dekat pusat sel dan terikat pada mesosom sitoplasma. Bahan ini sebagai alat genetik yang terdiri atas kromosom.

Bagian zat alir, mengandung nutrien terlarut. Zat alir terdiri dari lipid, glikogen, polifosfat, dan pati. Jika zat zat ini menumpuk, maka akan membentuk granul/ globul. Contohnya pada bakteri Thiobacillus thioparus yang menumpuk sebagian sulfur yang tampak seperti granul.

Sel bakteri tidak mengandung organel reticulum endoplasmik, badan golgi, mitokondria, lisosom, dan sentriol.

Plasmid dan Endospora

Pada umumnya bakteri memiliki plasmid berbentuk seperti cincin yang terletak di dalam sitoplasma.

Fungsi Plasmid adalah untuk pertahanan sel bakteri terhadap lingkungan yang tidak menguntungkan. Ketika lingkungan dalam keadaan buruk, bakteri akan membentuk endospora. Endospora ini sebenarnya adalah spora/struktur yang berdinding tebal, pembentukannya terjadi di dalam sel bakteri.

Endospora tahan terhadap panas sekitar 120° C. Jika kondisi telah membaik, maka endospora akan tumbuh menjadi bakteri seperti semula. Endospora bakteri tidak berfungsi sebagai alat perkembangbiakan, tetapi hanya sebagai alat perlindungan diri.

Kapsul

Kapsul merupakan suatu bahan kental berupa lapisan lender yang mehelubungi dinding sel bakteri. Pada umumnya kapsul tersusun atas senyawa polisakarida, polipeptida atau protein-polisakarida (glikoprotein).

Ukurannya dipengaruhi oleh medium tempat tumbuhnya. Kapsul berfungsi sebagai penutup atau pelindung dan juga sebagai gudang makanan cadangan. Selain itu, berfungsi juga untuk menambah kemampuan bakteri untuk menginfeksi.

Kapsul berfungsi untuk perlindungan diri terhadap antibodi yang dihasilkan sel inang. Oleh karenanya kapsul hanya didapatkan pada bakteri pathogen.

Dinding sel

Dinding sel bakteri tersusun atas makromolekul peptidoglikan yang terdiri dari monomer-monomer tetrapeptidaglikan (polisakarida dan asam amino).

Berdasarkan susunan kimia dinding selnya, bakteri dibedakan atas bakteri gram-positif dan bakteri gramnegatif.

Susunan kimia dinding sel bakteri gram-negatif lebih rumit daripada bakteri gram-positif. Dinding sel bakteri gram positif hanya tersusun atas satu lapis peptidoglikan yang relatif tebal, sedangkan dinding sel bakteri gram-negatif terdiri atas dua lapisan.

Lapisan luar terbentuk dari protein dan polisakarida. Sedangkan lapisan dalamnya tersusun dari peptidoglikan yang lebih tipis dibanding lapisan peptidoglikan pada bakteri gram-positif.

Fungsi Dinding Sel Bakteri adalah untuk memberi bentuk sel, memberi kekuatan, melindungi sel dan menyelenggarakan pertukaran zat antara sel dengan lingkungannya.

Flagela Atau Flagel

Bentuk flagela menyerupai rambut yang tipis, mencuat menembus dinding sel. Fungsi Flagela adalah  untuk pergerakan sel bakteri, meskipun tidak semua gerakan bakteri disebabkan oleh flagel.

Flagel berpangkal pada protoplas, tersusun atas senyawa protein yang disebut flagelin, sedikit karbohidrat dan pada beberapa bakteri mengandung lipid.

Jumlah dan letak flagel pada berbagai jenis bakteri bervariasi. Jumlahnya bisa satu, dua, atau lebih, dan letaknya dapat di ujung, sisi, atau pada seluruh permukaan sel. Jumlah dan letak flagel dijadikan salah satu dasar penggolongan bakteri.

Flagela terdiri dari tiga bagian, yaitu tubuh dasar, struktur seperti kait, dan sehelai filamen panjang di luar dinding sel. Panjang flageal beberapa kali lebih panjang dari selnya, tetapi diameternya jauh lebih kecil dari diameter selnya.

Pili atau Pilus (Fimbriae)

Pili berbentuk seperti filamen, tetapi bukan flagela, banyak terdapat pada bakteri gram negatif. Ukurannya lebih kecil, lebih pendek, dan lebih banyak dari flagela.

Fungsi Pili adalah sebagai pintu gerbang masuknya bahan genetik selama berlangsungnya perkawinan antarbakteri.

Pili juga memiliki fungsi lain, yaitu sebagai alat untuk melekatkan pada berbagai permukaan jaringan hewan atau tumbuhan yang merupakan nutriennya. Contohnya, Sex pilus.

Jenis Macam Bakteri Eubacteria

Berdasarkan kebutuhan oksigen

1) Bakteri Aerob

Bakteri aerob adalah bakteri yang membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi. Bakteri yang hidup secara aerob dapat memecah gula menjadi air, CO2, dan energi, misalnya, bakteri Nitrosomonas, Nitrobacter, dan Nitrosococcus.

2) Bakteri Anaerob

Bakteri anaerob adalah bakteri yang tidak membutuhkan oksigen bebas untuk mendapatkan energi, misalnya Micrococcus denitrificans.

Berdasarkan cara memperoleh makanan (bahan organik)

1) Autotrof

Autotrop merupakan bakteri yang dapat memproduksi makanan sendiri dari bahan-bahan anorganik.

Bakteri autotrop, berdasarkan sumber energinya dibedakan atas: fotoautotrop (sumber energi dari cahaya) dan kemoautotrop (sumber energi dari hasil reaksi kimia).

Bakteri fotoautotrof adalah bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari cahaya matahari. Bakteri ini adalah bakteri yang mengandung zat warna hijau sehingga dapat melakukan fotosintesis, seperti tumbuhan hijau.

Contoh bakteri fotoautotrof adalah bakteri bakteri yang mempunyai zat warna, antara lain, dari golongan Thiorhodaceae (bakteri belerang berzat warna).

Bakteri kemoautotrof adalah bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari reaksi-reaksi kimia, misalnya, proses oksidasi senyawa tertentu.

Contoh bakteri kemoautotrof adalah bakteri nitrit dengan mengoksidkan NH3, bakteri nitrat dengan mengoksidkan HNO2, bakteri belerang dengan mengoksidkan senyawa belerang, Nitosococcus, dan Nitrobacter.

2) Heterotrof

Heterotrop merupakan jenis bakteri yang tidak membuat makanan sendiri, sehingga memanfaatkan bahan organik jadi yang berasal dari organisme lain. Bakteri ini dapat hidup secara saprofit dan parasit.

Bakteri biasa disebut sebagai bakteri pembersih karena mampu menguraikan sampah- sampah organik sehingga menguntungkan bagi manusia,

Bakteri saprofit adalah bakteri yang hidup pada jasad yang sudah mati, misalnya, sampah, bangkai, atau kotoran.

Contoh bakteri heterotrop adalah bakteri saprofit, yaitu bakteri yang mendapat makanan dengan menguraikan sisa-sisa organisme.

Bakteri parasit adalah bakteri yang hidup menumpang pada makhluk hidup lain. Bakteri ini biasanya bersifat merugikan makhluk hidup yang ditumpanginya karena dapat menimbulkan penyakit.

Contoh Bakteri parasite adalah bakteri Shigella dysenterriae, Treponema pallidum, Diplococcus pneumoniae.

Cara Bakteri Eubacteria Berkembang Biak, Reproduksi

Bakteri Berkembang Biak Aseksual

Bakteri melakukan reproduksi aseksual melalui proses pembelahan sederhana yang disebut pembelahan biner melintang.  

Pembelahan biner melintang adalah pembelahan secara langsung yang diawali dengan terbentuknya dinding melintang yang memisahkan satu sel bakteri menjadi dua sel anak.

Sel anakan hasil pembelahan ini akan membentuk suatu koloni yang dapat dijadikan satu tanda pengenal untuk jenis bakteri. Misalnya, bakteri yang terdiri dari sepasang sel (diplococcus), delapan sel membentuk kubus (sarcina), dan berbentuk rantai (streptococus).

Pada kondisi yang ideal, bakteri dapat membelah satu kali setiap 20 menit atau sekitar 1 × 1021 anakan baru setiap harinya.

Proses pembelaha biner mampu mereproduksi salinan genetik dari sel induk secara tepat. Dua sel bakteri hasil pembelahan mempunyai bentuk dan ukuran sama (identik). Proses pembelahan biner diawali dengan proses replikasi DNA menjadi dua kopi DNA identik, diikuti pembelahan sitoplasma dan akhirnya terbentuk dinding pemisah di antara kedua sel anak bakteri.

Bakteri Berkembang Biak Seksual

Bakteri eubacteria dapat juga berkembangbiak secara seksual, Namun demikian Bakteri tidak melakukan pembiakan seksual yang sebenarnya, seperti yang terjadi pada makhluk hidup eukariot. Bakteri tidak mengalami penyatuan sel kelamin atau fertilisasi dan Meiosis.

Meskipun demikian, pada bakteri terjadi pertukaran materi genetik dengan sel pasangannya. Perkembangbiakan bakteri yang terjadi dengan cara ini disebut perkembangbiakan paraseksual.

Paraseksual bukan merupakan peleburan gamet jantan dan gamet betina, tetapi berupa pertukaran materi genetik yang disebut dengan rekombinasi genetik.

Perkembangbiakan parasekual bakteri dapat terjadi dengan tiga cara, yaitu transformasi, konjugasi, dan transduksi

Transformasi adalah pemindahan potongan atau sebagian materi genetik atau DNA dari luar ke dalam sel bakteri penerima. Pada transformasi akan terjadi perubahan suatu genotipe sel bakteri akibat mengambil DNA asing dari lingkungan sekitarnya. Dalam proses ini, tidak terjadi kontak langsung antara bakteri pemberi DNA dan penerima.

Contoh bakteri yang melakukan transformasi seksual adalah bakteri Streptococcus  pneumoniae.

Konjugasi adalah penggabungan antara DNA pemberi dan DNA penerima melalui kontak langsung. Jadi, untuk memasukkan DNA dari sel pemberi ke sel penerima, harus terjadi hubungan langsung.

Beberapa konjugasi bakteri menggunakan pili seksual. Proses konjugasi dapat memproduksi kombinasi genetik baru dan menghasilkan bakteri dengan sifat baru.

Contoh bakteri yang melakukan konjugasi adalah bakteri Gram negatip, misalnya: Escherichia, Shigella, Salmonella, Pseudomonas aeruginea.

Transduksi adalah pemindahan DNA dari sel pemberi ke sel penerima dengan perantaraan virus. Reproduksi bakteri dengan cara transduksi tidak melalui kontak langsung dua bakteri, tetapi diperlukan adanya materi sebagai perantara yaitu virus yang hidup pada inang bakteri (Bacteriofage).

Protein virus yang berfungsi sebagai cangkang digunakan untuk pembungkus dan membawa DNA bakteri pemberi menuju sel penerima.

Peranan Manfaat dan Kegunaan Bakteri Bagi Kehidupan

Beberapa bakteri yang menguntungkan bagi kehidupan diantaranya adalah:

Bakteri Untuk Produksi Bahan Makanan:

a) Lactobacillus casei dan Lactobacillus bulgaricus, untuk membuat yoghurt.

b) Acetobacter xylinum, untuk membuat nata de coco

c) Acetobacter, untuk membuat asam cuka.

d) Streptococcus lactis, untuk membuat mentega.

e) Lactobacillus sp untuk membuat terasi.

Bakteri Penghasil Antibiotik:

a) Streptomyces griceus, penghasil streptomisin.

b) Stretomyces aureofacien, penghasil aureomisin.

c) Streptomyces venezuele, penghasil kloramfenikol.

Bakteri Penyubur Tanah:

a) Rhizobium leguminosarum bersimbiosis pada akar tanaman kacang-kacangan dan dapat mengikat nitrogen. Azetobacter, Chlorococcum, Clostridium pasteurianum, Rhodospirillum rubrum yang hidup bebas dan dapat mengikat nitrogen.

b) Nitrosomonas dan Nitrosococcus, dapat mengubah amonia menjadi nitrit, dan Nitrobacter, dapat mengubah nitrit menjadi nitrat.

Bakteri Eubacteria yang Merugikan

Bakteri yang merugikan bagi kehidupan manusia, antara lain, sebagai berikut:

a) Salmonella typhosa penyebab penyakit tifus,

b) Shigella dysenteriae penyebab penyakit disentri,

c) Neisseria meningitidis penyebab penyakit meningitis,

d) Neisseria gonorrhoeae penyebab penyakit kencing nanah,

e) Mycobacterium tuberculosis penyebab penyakit tuberkulosis, dan

f) Mycobacterium leprae penyebab penyakit lepra.

Bakteri yang Merugikan Pada Hewan

a) Actynomices bovis meyebabkan bengkak rahang pada sapi.

b) Bacillus anthraxis menimbulkan penyakit antraks pada ternak.

c) Streptococcus menyebabkan radang payudara sapi.

d) Cytopage columnaris menimbulkan penyakit pada ikan.

Bakteri yang Merugikan Pada tanaman

a) Xanthomonas oryzae menyerang dan merusak pucuk batang padi.

b) Xanthomonas campestris menyerang dan merusak tanaman kubis.

c) Pseudomonas solanacearum menyebabkan layu pada terung-terungan.

d) Erwina carotovora menyebabkan busuk pada buah-buahan.

Bakteri Yang Merugikan dan Merusak Bahan Makanan:

a) Acetobacter dapat merubah etanol (alkohol) menjadi asam cuka sehingga merugikan perusahaan anggur.

b) Pseudomonas dapat membentuk asam bongkrek (racun) pada tempe bongkrek.

c) Clostridium botulinum merupakan penghasil racun makanan.

Seandainya materi ini memberikan manfaat, dan anda ingin memberi dukungan Donasi pada ardra.biz, silakan kunjungi SociaBuzz Tribe milik ardra.biz di tautan berikuthttps://sociabuzz.com/ardra.biz/tribe

Contoh Soal Ujian Materi Fungsi Struktur Jenis Bakteri

Soal 1. Kandungan spesifik dinding sel bakteri adalah ….

  1. peptidoglikan
  2. selulosa
  3. kitin
  4. pektin
  5. lignin

Soal 2. Salah satu bakteri yang menguntungkan, antara lain mampu mengikat nitrogen yang hidupnya bersimbiosis dengan polongpolongan, yaitu ….

  1. Rhizobium
  2. Azotobacter
  3. Nitrobacter
  4. Nitrosomonas
  5. Agrobacterium

Soal 3. Kelompok Eubacteria adalah kelompok bakteri pada umumnya yang mempunyai sel ….

  1. prokariot
  2. heterotrof
  3. eukariot
  4. autrotof
  5. bersel banyak

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “============

Struktur Jamur Fungi: Ciri, Klasifikasi, Manfaat, Cara Berkembang Biak

Pengertian. Jamur merupakan makhluk hidup yang sudah mempunyai membran inti (eukariot), tetapi tidak dapat membuat makanan sendiri karena tidak mengandung klorofil. Jamur memperoleh makanan dari lingkungan di sekitarnya.

Jamur merupakan organisme heterotrop, yaitu organisme yang cara memperoleh makanannya dengan mengabsorbsi nutrisi dari lingkungannya atau substratnya. Sebelum mengabsorbsi makanan yang masih berupa senyawa kompleks, jamur mensekresikan enzim hidrolitik ekstraseluler atau ferment untuk mengurai zat kompleks lebih dahulu di luar selnya

Jamur hidup sebagai parasite dan bersifat saprofit. Sebagian jamur ada yang bersimbiosis dengan organisme lain secara mutualisme.

Sebagai organisme parasit, jamur mengambil makanan langsung dari inangnya. Jamur jenis ini memiliki haustorium, yaitu hifa khusus untuk menyerap makanan langsung dari inangnya.

Sebagai organisme saprofit, jamur mendapatkan makanan dari sisa- sisa organisme lain yang telah mati.

Jamur yang bersimbiosis, mengambil nutrisi berupa zat organik dari organisme lain dan organisme itu mendapatkan zat tertentu yang bermanfaat dari jamur tersebut.

Pada umumnya jamur merupakan organisme bersel banyak (atau multiseluler), tetapi ada juga yang bersel tunggal (atau uniseluler).

Contoh jamur yang mempunyai sel banyak (multiseluler) adalah jamur penisilin (Penicillium notatum), jamur tempe (Rhizopus oryzae), dan jamur merang (Volvariella volvacea). Contoh jamur bersel satu adalah jamur ragi tape (Saccharomyces cerevisiae).

Ciri Ciri Jamur Fungi

Ciri Ciri yang Dimiliki Jamur Diantaranya adalah

  1. Tubuh bersel satu atau banyak.
  2. Tidak berklorofil, bersifat parasit atau saprofit dan mutualisme
  3. Dinding sel dari zat kitin.
  4. Tubuh terdiri dari benang-benang halus yang disebut hifa.
  5. Hifa bercabang-cabang membentuk anyaman yang disebut miselium.
  6. Keturunan diploid singkat.
  7. Reproduksi secara aseksual dan seksual
  8. Tumbuhan jamur merupakan generasi haploid (n).
  9. Bersifat heterotroph,
  10. Termasuk Organisme Memiliki membran inti (eukariotik)

Struktur Tubuh Jamur

Dinding sel jamur umumnya tersusun dari kitin. Jamur multiseluler memiliki morfologi atau bentuk tubuh yang bermacam- macam, ada yang seperti kuping, payung, bulat, ataupun setengah lingkaran.

Jamur multiselular memiliki sel- sel memanjang menyerupai benang benang halus yang disebut hifa. Hifa akan membentuk cabang- cabang seperti anyaman yang disebut miselium. Miselium merupakan kumpulan beberapa filamen (hifa). Miselium ada yang berdiferensiasi membentuk alat reproduksi yang disebut miselium generatif.

Struktur dan Fungsi Hifa Septa Senositik Pada Jamur
Struktur dan Fungsi Hifa Septa Senositik Pada Jamur

Hifa jamur terdiri dari dua jenis hifa yaitu hifa bersekat dan hifa tidak bersekat. Hifa jamur yang bersekat disebut hifa septa.  Hifa jamur yang tidak bersekat (asepta) disebut hifa senositik.

Jamur yang bersekat umumnya berinti satu dan disebut sebagai jamur monositik (atau monocytic).

Jamur yang hifanya tidak bersekat disebut jamur senositik (atau coenocytic). Jamur senositik inti selnya tersebar di dalam sitoplasma dan berinti banyak.

Selain itu ada pula hifa khusus yang dimiliki jamur parasit. Hifa pada jamur parasite  berfungsi untuk menyerap makanan dari inangnya. Hifa ini disebut hifa haustorium atau haustoria.

Struktur dan Fungsi Hifa Haustorium Pada Jamur Fungi Parasit
Struktur dan Fungsi Hifa Haustorium Pada Jamur Fungi Parasit

Cara Berkembang Biak Jamur, Reproduksi Fungi

Jamur fungsi dapat berkembangbiak dengan cara seksual maupun secara aseksual. Ketika bereproduksi secara aseksual, miselium terbagi- bagi menjadi bagian -bagian kecil yang nantinya tumbuh menjadi individu baru.

Struktur Dan Fungsi Pembentuk Jamur Fungi Hifa dan Miselium
Struktur Dan Fungsi Pembentuk Jamur Fungi Hifa dan Miselium

Banyak spesies jamur yang melakukan reproduksi aseksual dan seksual menggunakan spora. Spora dibentuk di bagian atas miselium. Struktur ini memungkinkan spora menyebar dengan mudah, baik melalui angin atau perantara makhluk hidup lain.

Terdapat juga jamur yang dapat menyemburkan sporanya meski oleh sentuhan air hujan, yaitu Gaestrum triple.

Perkembangan secara aseksual dilakukan dengan pembelahan sel (fragmentasi) dan pembentukan spora. Pembentukan spora berfungsi untuk menyebarkan spesies dalam jumlah besar.

Spora jamur dibedakan menjadi dua, yaitu spora aseksual dan spora seksual. Spora aseksual membelah secara mitosis dan spora seksual membelah secara meiosis. Contoh spora aseksual adalah zoospora, endospora, dan konidia. Beberapa tipe spora seksual adalah askospora, basidiospora, zigospora, dan oospora.

Perkembangbiakan secara seksual dilakukan dengan peleburan dua sel inti yaitu melalui kontak gametangium dan konjugasi. Kontak gametangium menyebabkan terjadinya Singami, yaitu penyatuan sel dari dua individu.

Singami terjadi dalam tiga tahap, yaitu plasmogami, kariogami, dan meiosis. Pada tahap plasmogami, terjadi penyatuan dua protoplas membentuk sel yang mengandung dua inti yang tidak menyatukan diri selama pembelahan sel (stadium dikariot).

Pada saat bersamaan, terjadi pula pembelahan inti bersama. Setelah pembentukan benda buah, terjadilah peleburan sel haploid (kariogami) inti zigot yang diploid. Setelah ini, baru terjadi meiosis, yaitu pembelahan sel dan pengurangan jumlah kromosom menjadi haploid kembali.

Klasifikasi Jamur

Klasifikasi jamur terutama didasarkan pada ciri- ciri spora seksual dan tubuh buah selama tahap- tahap seksual dalam daur hidupnya.

Jamur yang diketahui tingkat seksualnya disebut jamur perfek (sempurna). Jamur yang belum diketahui tingkat seksualnya disebut imperfek. Selama belum diketahui tingkat perfeknya digolongkan pada Fungi imperfecti atau Deuteromycotina.

Berdasarkan cara reproduksinya Jamur diklasifikasikan  menjadi tiga divisi, yaitu Zygomycota, Ascomycota, dan Basidiomycota.

Zygomycota

Ciri ciri Zygomycota adalah Tidak memiliki septa, spora seksual dengan zigospora, dan spora aseksual dengan sporangiospora. Contohnya, Rhizopus.

Ascomycota

Ciri Ciri Ascomycota adalah memiliki septa, spora seksual dengan askospora, dan spora aseksual dengan konidiospora. Contohnya, Saccharomyces.

Basidiomycota

Ciri Ciri Basidiomycota adalah memiliki septa, spora seksual dengan basidiospora, dan umumnya tidak memiliki spora aseksual. Contohnya, Auricularia.

Peran Manfaat Fungsi Jamur bagi Kehidupan Manusia

Bebarapa contoh Jamur yang menguntungkan diantaranya adalah

  1. Khamir Saccharomyces dimanfaatkan sebagai fermentor dalam industry keju, roti, dan bir.
  2. Penicillium notatum berfungsi sebagai penghasil antibiotik.
  3. Higroporus dan Lycoperdon perlatum berperan sebagai dekomposer.
  4. Volvariella volvacea (jamur merang) berguna sebagai bahan pangan berprotein tinggi.
  5. Rhizopus dan Mucor berguna dalam industri bahan makanan, yaitu dalam pembuatan tempe dan oncom.

Beberapa jamur yang merugikan diantaranya adalah

  1. Pneumonia carinii menimbulkan penyakit pneumonia pada paru paru manusia.
  2. Albugo bersifat parasit pada tanaman pertanian.
  3. Candida sp. mengakibatkan timbunya keputihan dan sariawan pada manusia.

Contoh Soal Ujian Ciri Fungsi Struktur Jamur Fungi

Soal 1. Saccharomyces adalah jamur bersel satu yang dapat berkembang biak secara vegetatif dengan cara . . . .

  1. membentuk tunas
  2. membentuk spora
  3. membentuk askospora
  4. membentuk konidiospora
  5. membelah diri

Soal 2. Jenis jamur yang dimanfaatkan dalam pembuatan oncom adalah . . . .

  1. Saccharomyces ovale
  2. Aspergillus wentii
  3. Neurospora sitophila
  4. Penicillium requeforti
  5. Rhizopus stoloniferus

Soal 3. Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri umum dari jamur, yaitu ….

  1. tidak berklorofil
  2. heterotrof
  3. eukariot
  4. berklorofil
  5. berproduksi secara aseksual dan seksual

Soal 4. Absorpsi nutrien oleh jamur dengan cara menguraikan organisme mati disebut ….

  1. parasit
  2. dekomposer
  3. haustoria
  4. mutualisme
  5. saprofit

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “===================

Fungsi Organ Pernapasan: Dada Perut Paru Paru Eksternal Internal Selular

Pengertian. Respirasi atau Pernapasan dapat diartikan sebagai suatu proses pengambilan oksigen O2 dari lingkungan luar ke dalam tubuh dan pelepasan karbon dioksida CO2 dari dalam tubuh ke lingkungan yang bertujuan untuk mendapatkan energi.

Organ  Pernapasan Manusia

Sistem pernapasan manusia memiliki organ-organ pernapasan yang menunjang proses pernapasan.

Organ-organ pernapasan tersebut memiliki struktur dan fungsi yang berbeda-beda. Organ-organ pernapasan manusia terdiri atas hidung, faring, laring, trakea, bronkus, dan alveous.

Organ Pernapsan Hidung

Hidung berfungsi sebagai alat pernapasan dan indra pembau. Hidung terdiri atas lubang hidung, rongga hidung, dan ujung rongga hidung.

Rongga hidung memiliki rambut, memiliki banyak kapiler darah, dan selalu lembap dengan adanya lendir yang dihasilkan oleh selaput mukosa.

Di dalam rongga hidung, udara akan disaring oleh rambut rambut kecil (silia) dan selaput lendir yang berperan untuk menyaring kotoran debu, melekatkan kotoran pada rambut hidung, mengatur suhu udara pernapasan, maupun merespon adanya bau.

Pada pangkal rongga mulut yang berhubungan dengan rongga hidung terdapat katup yang disebut anak tekak.

Fungsi anak tekak adalah menutup rongga hidung saat menelan makanan sehingga makanan tidak dapat masuk ke dalam rongga hidung.

Fungsi Hidung

Hidung (atau rongga hidung) memiliki beberp fungsi diantaranya adalah menyaring udara yang masuk hidung, menghangatkan udara sehingga udara dari luar akan sama suhunya dengan tubuh dan melembapkan udara yang masuk saluran pernapasan.

Organ Pernapasan Faring atau Tekak

Setelah melewati rongga hidung, udara selanjutnya masuk ke faring. Faring merupakan saluran penghubung antara rongga hidung dan tenggorokan.

Faring memiliki panjang antara 12,5–13 cm. Faring terdiri atas tiga bagian, yaitu  nasofaring, orofaring, dan laringofaring.

Faring merupakan pertemuan antara saluran pernapasan dan saluran pencernaan. Oleh karena itu, ketika menelan makanan, suatu katup (epiglotis) akan menutup saluran pernapasan (glotis) sehingga makanan akan masuk ke saluran pencernaan.

Fungsi Faring Tekak

Epiglotis yang terdapat dalam farings berfungsi untuk  mengatur pergantian perjalanan udara pernapasan dan makanan pada persimpangan tersebut.

Organ Pernapasan Laring

Setelah melewati faring, udara akan menuju laring. Laring sering disebut sebagai kotak suara karena di dalamnya terdapat pita suara.

Laring merupakan suatu saluran yang dikelilingi oleh sembilan tulang rawan.

Salah satu dari sembilan tulang rawan tersebut adalah tulang rawan tiroid yang berbentuk menyerupai perisai.

Pada laki-laki dewasa, tulang rawan tiroid lebih besar daripada wanita sehingga membentuk apa yang disebut dengan jakun.

Organ Pernapasan Trakea (Batang Tenggorokan)

Trakea merupakan tabung berbentuk pipa, seperti huruf C yang dibentuk oleh tulang tulang rawan yang berbentuk cincin yang terdiri atas 15 – 20 cincin.

Trakea tersusun atas empat lapisan, yaitu lapisan mukosa, lapisan submukosa, lapisan tulang rawan, dan lapisan adventitia. Lapisan submukosa terdiri atas jaringan ikat.

Lapisan tulang rawan terdiri atas kurang lebih 18 tulang rawan berbentuk huruf C. Lapisan adventitia terdiri atas jaringan ikat.

Fungsi Trakea

Lapisan mukosa terdiri atas sel-sel epitel berlapis semu bersilia yang mengandung sel goblet penghasil lendir (mucus).

Silia dan lendir berfungsi menyaring debu atau kotoran yang masuk.

Organ Pernapasan Bronkus (Cabang Batang Tenggorokan)

Tenggorokan ( trakea) bercabang menjadi dua bagian, yaitu bronkus kanan dan bronkus kiri. Kedua cabang tersebut dinamakan bronkus.

Setiap bronkus terhubung dengan paru-paru sebelah kanan dan kiri. Bronkus bercabang-cabang lagi, cabang yang lebih kecil disebut bronkiolus.

Dinding bronkus juga dilapisi lapisan sel epitel selapis silindris bersilia.

Fungsi Bronkus

Bronkus adalah saluran yang berfungsi menghubungkan trakea dengan paru paru. Bronkus kanan menghubungkan trakea dengan paruparu kanan dan bronkus kiri menghubungkan trakea dengan paru-paru kiri.

Bronkus di dalam paru-paru bercabang-cabang yang semakin kecil disebut bronkiolus.

Organ pernapasan Alveolus

Bronkiolus bermuara pada alveoli (tunggal: alveolus), struktur berbentuk bola-bola ukuran kecil yang dikelilingi oleh pembuluh- pembuluh darah.

Fungsi Alveolus

Epitel pipih yang melapisi alveoli yang berfungsi memudahkan darah di dalam kapiler-kapiler darah mengikat oksigen dari udara dalam rongga alveolus.

Organ Pernapasan Paru Paru ( Pulmo)

Paru- paru terletak di dalam rongga dada (thoraks). Rongga dada dan rongga perut dipisahkan oleh suatu selaput yang disebut diafragma.

Paru- paru terdiri atas paru- paru kiri ( pulmo sinister) dan paru- paru kanan (pulmo dekster). Paru- paru kiri terdiri atas dua lobus, sedangkan paru- paru kanan terdiri atas tiga lobus.

Paru- paru dilapisi oleh selaput atau membran serosa rangkap dua disebut pleura yaitu pleura parietalis dan pleura viseralis.

Di antara kedua lapisan pleura itu terdapat eksudat untuk meminyaki permukaannya sehingga mencegah terjadinya gesekan antara paru-paru dan dinding dada yang bergerak saat bernapas.

Dalam keadaan sehat kedua lapisan itu saling erat bersentuhan. Namun dalam keadaan tidak normal, udara atau cairan memisahkan kedua pleura itu dan ruang di antaranya menjadi jelas.

Tekanan pada rongga pleura atau intratoraks lebih kecil daripada tekanan udara luar (3 – 4 mmHg).

Di bagian dalam paru-paru terdapat gelembung halus yang merupakan perluasan permukaan paru- paru yang disebut alveolus dan jumlahnya lebih kurang 300 juta buah.

Dengan adanya alveolus, luas permukaan paru-paru diperkirakan mencapai 160 m2 atau 100 kali lebih luas daripada luas permukaan tubuh.

Fase Inspirasi dan Ekspirasi

Inspirasi merupakan proses ketika udara masuk ke dalam saluran pernapasan, sedangkan ekspirasi merupakan proses ketika udara keluar dari saluran pernapasan.

Inspirasi terjadi ketika menghirup napas dan ekspirasi terjadi ketika mengembuskan napas atau mengeluarkan udara dari paru-paru.

Terdapat dua macam pernapasan, yaitu pernapasan dada dan pernapasan perut.

Pernapasan Dada

Otot yang berperan aktif dalam pernapasan dada adalah otot antartulang rusuk (interkostal).

Otot ini dapat dibedakan menjadi dua, yaitu otot antartulang rusuk luar (intercostal eksternal) yang berperan mengangkat tulang-tulang rusuk, dan otot antartulang rusuk dalam (interkostal internal) yang berperan menurunkan tulang rusuk ke posisi semula.

1). Fase Inspirasi atau Inhalasi Pernapasan Dada

Fase inspirasi adalah fase terjadinya kontraksi otot antartulang rusuk sehingga volume rongga dada mengembang.

Pengembangan volume rongga dada menyebabkan volume paru- paru juga mengembang.

Akibat Perubahan volume ini, maka tekanan dalam rongga dada menjadi lebih kecil daripada tekanan di luar sehingga  udara luar yang kaya oksigen masuk ke dalam salaura pernapasan.

2) Fase Ekspirasi atau Ekshalasi Pernapassan Dada

Fase ini merupakan fase relaksasi atau kembalinya otot antartulang rusuk ke posisi semula yang dikuti dengan turunnya tulang rusuk sehingga volume rongga dada menjadi lebih kecil.

Rongga dada yang mengecil menyebabkan volume paru-paru juga mengecil.

Akibat perubahan volume ini, maka tekanan di dalam rongga dada menjadi lebih besar daripada tekanan luar, sehinggal udara dalam rongga dada yang kaya karbon dioksida keluar.

Pernapasan Perut

Pada pernapasan perut, otot yang berperan aktif adalah otot diafragma dan otot dinding rongga perut. Otot -otot diafragma adalah otot yang membatasi rongga perut dan rongga dada.

Adapun mekanisme pernapasan perut terdiri dari dua fase yaitu fase inspirasi dan fase ekspirasi

1) Fase Inspirasi Pernapasan Perut

Selama fase inspirasi otot diafragma berkontraksi sehingga posisi permukaan diafragma menjadi mendatar.

Akibatnya, volume rongga dada dan paru-paru membesar. Membesarnya volume paru- paru menyebabkan tekanan udara di dalamnya menjadi lebih rendah daripada tekanan udara di luar paru-paru sehingga udara dari luar dapat masuk ke dalam paru-paru.

2) Fase Ekspirasi Pernapasan Perut

Fase ekspirasi merupakan fase relaksasi otot diafragma (kembali ke posisi semula) sehingga menyebabkan posisi permukaan diafragma menjadi melengkung ke atas.

Akibat volume rongga dada dan paru paru mengecil dan tekanan udara di dalam paru paru lebih besar daripada tekanan udara luar, sehingga udara dapat keluar dari paru-paru.

Volume Udara dalam Paru-paru

Volume udara pernapasan dapat diukur menggunakan alat yang disebut dengan respirometer.

Sedangkan besarnya volume udara di dalam paru- paru dapat dibagi menjadi volume tidal, volume komplementer, volume suplementer, kapasitas vital, dan volume residual.

Volume Tidal (VT) (tidal volume),

Volume tidal merupakan volume udara yang dapat diinspirasikan maupun diekspirasikan. Setiap pernapasan normal volume tidal adalah  lebih kurang 500 cc (cm3) atau 500 mL.

Volume cadangan inspirasi (VCI)

Volume cadangan inspirasi (inspiratory reserve volume) atau udara komplementer, yaitu volume udara yang masih dapat dimasukkan secara maksimal setelah bernapas (inspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.

Volume cadangan ekspirasi (VCE)

Volume cadangan ekspirasi (expiratory reserve volume) atau udara suplementer, yaitu volume udara yang masih dapat dikeluarkan secara maksimal setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) biasa, yang besarnya lebih kurang 1.500 cc (cm3) atau 1.500 mL.

Volume sisa (Volume Residu)

Volume sisa/residu (residual volume), yaitu volume udara yang masih tersisa di dalam paru- paru setelah mengeluarkan napas (ekspirasi) maksimal, yang besarnya lebih kurang 1.000 cc (cm3) atau 1.000 mL.

Pada peristiwa pernapasan diperlukan penyatuan dua volume paru-paru atau lebih. Hal ini disebut kapasitas paruparu. Kapasitas paru-paru meliputi:

Kapasitas vital (KV)

Kapasitas vital (vital capacity), yaitu volume udara yang dapat dikeluarkan semaksimal mungkin setelah melakukan inspirasi semaksimal mungkin juga, yang besarnya lebih kurang 3.500 cc (cm3) atau 3.500 mL.

Jadi, kapasitas vital adalah jumlah dari volume tidal + volume cadangan inspirasi + volume cadangan ekspirasi.

Jumlah KV + 4600 ml.

KV = VCI + VCE + VT.

Kapasitas total paru-paru (KTP)

  1. Volume total paru -paru (total lung volume), yaitu volume udara yang dapat ditampung paru- paru semaksimal mungkin, yang besarnya lebih kurang 4.500 cc (cm3) atau 4.500 mL. Jadi, volume total paru-paru adalah jumlah dari volume sisa + kapasitas vital.

Jumlah KTP + 5800 ml. KTP = KV + VR.

Mekanisme Pertukaran Gas Oksigen Karbon Dioksida

Bernapas merupakan kegiatan mengambil dan mengeluarkan udara pernapasan melalui paru-paru.

Arti yang lebih khusus yaitu pertukaran gas yang terjadi di dalam sel dengan lingkungannya.

Jenis Pernapasan

Pernapasan atau pertukaran gas pada manusia berlangsung melalui dua tahap yaitu pernapasan luar (eksternal) dan pernapasan dalam (internal).

Pernapasan Eksternal (External Respiration),

Pernapasan eksternal merupakan pertukaran O2 dari udara dengan CO2 dari kapiler darah dalam alveolus.

Pernapasan eksternal terjadi di dalam paru- paru. Dalam proses ini, oksigen masuk ke dalam darah dan karbon dioksida keluar menuju atmosfer.

Pada system pernapasan ekternal, O2 di dalam elveolus paru paru  masuk ke kapiler arteri darah dengan cara berdifusi.

Proses difusi dapat berlangsung karena adaya perbedaan tekanan parsial antara O2 dalam alveolus dengan oksigen O2 dalam kapiler darah.

Tekanan parsial oksigen O2 dalam alveolus lebih tinggi dibanding oksigen O2 dalam kapiler darah.

Proses difusi akan terjadi dari daerah yang bertekanan parsial tinggi ke daerah yang bertekanan parsial rendah.

Di dalam kapiler arteri darah O2 kemudian diikat oleh hemoglobin. Proses reaksi pengikatan oksigen O2 oleh hemoglobin melalui reaksi berikut.

Hb + O2 HbO2

Oksigen atau O2 yang diikat hemoglobin akan dibawa ke seluruh tubuh untuk diberikan ke sel (mitokondria) untuk proses oksidasi.

Oksidasi dalam sel akan menghasilkan CO2 yang kemudian akan diangkut lewat kapiler vena darah menuju alveolus.

Karbon dioksida CO2 dalam alvelous ini akan dikeluarkan lewat paru-paru. Karbon dioksida CO2 diangkut sebagai ion bikarbonat (HCO3). Reaksi yang terjadi adalah sebagai berikut.

H+ + HCO3 →   H2CO3 → H2O + CO2

Proses Reaksi ini dibantu oleh enzim karbonat anhidrase, yang terdapat dalam sel-sel darah merah.

Pernapasan Internal (Internal Respiration)

Pernapasan internal, yaitu proses pertukaran O2 dan CO2 dari kapiler darah ke sel-sel tubuh (pertukaran gas di dalam jaringan tubuh).

Oksigen dan karbon dioksida bergerak berlawanan. Oksigen berdifusi dari darah ke dalam sel. Sedangkan karbon dioksida berdifusi dari dalam sel menuju darah.

Hemoglobin dalam darah berfungsi untuk mengikat dan melepaskan oksigen. Pada pernapasan internal O2 yang sudah terikat pada hemoglobin dalam bentuk oksihemoglobin diangkut menuju sel.

Selanjutnya, oksi hemoglobin akan melepaskan O2 ke dalam jaringan tubuh atau sel. Sesuai reaksi berikut

HbO2 → Hb+O2

Kemudian O2 diterima oleh mitokondria untuk digunakan pada proses oksidasi. Proses oksidasi mengahasilkan karbon dioksida.

Kemudian Karbon dioksida CO2 akan berdifusi masuk ke kapiler vena darah. Karbon dioksida CO2 ini akan diangkut oleh kapiler vena darah menuju alveolus dalam paru paru.

Proses pengangkutan gas karbon dioksida CO2 melalui tiga cara berikut.

1). Karbon dioksida CO2 larut dalam plasma dan membentuk asam karbonat. Mekanisme terjadinya reaksi ini hanya menggunakan 5 persen dari total karbon dioksida yang ada dalam plasma. Reaksinya seperti berikut.

CO2 + H2O → H2CO3

2). Karbon dioksida diangkut dengan membentuk karbominohemoglobin. Karbon dioksida ini berdifusi ke dalam sel darah merah dan berikatan dengan Amin (-NH2). Amin merupakan protein dari hemoglobin.

Proses ini hanya memanfaatkan 30 persen dari total karbon dioksida yang ada. Secara sederhana,

reaksi CO2 dengan Hb dapat ditulis sebagai berikut.

CO2+ Hb → HbCO2

3). Karbon dioksida diangkut dalam bentuk ion bikarbonat (HCO3). Proses ini berantai dan disebut pertukaran klorida.

Karbon dioksida bersenyawa dengan air membentuk asam karbonat, yang mengurai menjadi H+ + HCO3. Reaksinya seperti berikut

 CO2 + H2O →H2CO3 + H+ + HCO3

Reaksi ini dibantu oleh enzim karbonat anhydrase. Ion bikarbonat HCO3 akan keluar dari sel darah merah dan masuk plasma darah.

Kedudukan HCO3 diganti dengan ion klorida. Proses reaksi memanfaatkan sekitar 65 persen dari total karbon dioksida.

Pernapasan Selular (Cellular Respiration)

Pernapasan  selular adalah proses kimia yang terjadi di dalam mitokondria sel-sel tubuh. Dalam proses ini, oksigen bereaksi dengan molekul makanan (glukosa) sehingga energi dihasilkan.

Energi ini tersimpan dalam bentuk adenosin triphosphate, ATP. Pernapasan selular menghasilkan Karbon dioksida dan air.

Contoh Soal Ujian Sistem Pernapasan Dada dan Perut, Pertugaran Gas Okigen Karbon Dioksida,

Soal 1. Udara yang masuk atau keluar waktu kita bernapas normal disebut udara . . . .

  1. residu
  2. komplementer
  3. cadangan
  4. cadangan pernapasan
  5. tidal

Soal 2. Di dalam hidung udara pernapasan akan mengalami hal-hal berikut . . . .

  1. pembebasan kuman
  2. penghangatan sesuai suhu tubuh
  3. penetralan zat racun
  4. pemisahan oksigen dan CO2
  5. pembebasan O2 dari uap air

Soal 3. Pertukaran O2 darah dengan CO2 dalam sel-sel tubuh disebut pernapasan . . . .

  1. internal
  2. dada
  3. perut
  4. aerob
  5. anaerob

Soal 4. Urutan saluran pernapasan manusia dari luar ke dalam adalah ….

  1. hidung–faring–laring–trakea–bronkus–alveolus
  2. hidung–laring–faring–trakea–bronkus–alveolus
  3. hidung–faring–laring–trakea–alveolus–bronkus
  4. hidung–laring–faring–alveolus–trakea–bronkus
  5. hidung–alveolus–bronkus–trakea–laring–faring

Fungsi Organ Pernapasan: Dada Perut Paru Paru Eksternal Internal Selular

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Fatehiyah. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “===============
error: Content is protected !!