Massa Defek dan Energi Ikat Inti Atom: Pengertian Rumus Contoh Soal Perhitungan 5

Pengertian: Inti atom tersusun oleh dua partikel yaitu proton dan neutron, proton bermuatan positif sedangkan neutron tidak bermuatan atau netral. Kemudian proton dan neutron ini disebut dengan nukleon atau nuklida. Dengan kata lain, nucleon merupakan inti atom.

Inti atom dilambangkan dengan ZXA dan X menyatakan nama inti atom, Z menyatakan nomor atom, dan A menyatakan nomor massa atom. Misalnya inti atom karbon memiliki nomor atom 6 sedangkan nomor massanya 12, dengan demikian lambang atom karbon tersebut dapat dituliskan 6C12.

Nomor atom Z menyatakan jumlah proton (P) dalam inti atom atau jumlah electron (E) yang mengelilingi inti dan nomor massa A menyatakan jumlah proton (P) dan neutron (N) yang terdapat pada inti atom atau jumlah nukleon.

Jadi A = P + N dan Z = P atau E (electron).

(Z=P/E)X(P+N=A)

Pengertian Massa Defek Inti Atom

Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa inti adalah tersusun dari proton dan neutron, sehingga massa inti adalah jumlah massa proton dan massa neutron (yaitu massa nucleon).

Namun  demikian, kenyataannya, massa inti selalu lebih kecil dari pada massa nucleon (atau lebih kecil dari pada massa proton + neutron). Jadi ada selisih antara massa nucleon dengan massa inti. Selisih ini disebut dengan massa defek. Massa defek ini berubah menjadi energi yang mengikat inti.  Energi ini disebut energi ikat inti.

Rumus Massa Defect Inti Atom

Inti atom dengan lambang ZXA memiliki sejumlah Z proton dan sejumlah (A – Z) neutron. Jika massa proton mp dan massa neutron mn maka jumlah total massa proton dan massa neutron (atau massa nucleon) adalah:

Z . mp + (A – Z) . mn.

Dan jika massa inti atom adalah m, maka massa defeknya dapat dihitung berdasarkan formulasi rumus berikut.

Δm = Z . mp + (A – Z) . mn. – m

Pengertian Gaya Ikat Inti Atom

Gaya ikat inti adalah Gaya yang menyebabkan nulkeon bisa bersatu (mengikat) di dalam inti. Gaya inti atau gaya nuklir ini menyebabkan proton dan neutron tetap berada dalam inti.

Gaya gravitasi menyebabkan gaya Tarik -menarik antarmassa nukleon, yaitu proton dengan proton, proton dengan neutron, atau neutron dengan neutron. Sedangkan gaya elektrostatis menyebabkan gaya tolak -menolak antara muatan proton dan proton. Gaya ikat inti lebih besar dibandingkan gaya gravitasi dan gaya elektrostatis.

Gaya ikat inti bekerja antara proton dengan proton, proton dengan neutron, atau neutron dengan neutron. Gaya ikat inti bekerja pada jarak yang sangat dekat sampai dengan jarak pada diameter inti atom (10-15 m).

Pengertian Energi Ikat Inti Atom

Energi ikat inti inti (atau binding energy) merupakan jumlah energi yang harus diberikan untuk memecahkan inti menjadi proton dan neutron. Dengan kata lain, Energi inti menggambarkan energi yang diperlukan untuk melepas ikatan proton dan neutron menjadi terpisah.

Rumus Satuan Lambang Energi Ikat Inti Atom

Besarnya Energi ikat inti dapat dihitung dengan rumus persamaan berikut:

ΔE =Δm c2

Dengan keterangan

Δm = massa defek, kg

c = 3.0 x 108 m/s merupakan cepat rambat gelombang cahaya,

ΔE = energi ikat inti, joule

Jika massa defek dinytakan dalam satuan sma, maka energi ikat inti menjadi seperti berikut:

ΔE = Δm 931,5 MeV

Dalam hal ini, energi ikat inti ini merupakan energi yang harus diberikan untuk memecah inti menjadi proton dan neutron pembentuknya.

Jika Energi ikat inti dibagi dengan nomor massa atom A, maka energi ini menjadi energi ikat rata- rata setiap nucleon dan dinyatakan dengan persamaan berikut

Eo = ΔE/A

E0 = energi ikat rata – rata setiap nukleon.

1). Contoh Soal Perhitungan Massa Defect Inti Atom Uranium

Hitung defek massa inti atom Uranium 92U238, dengan massa atom 92U238 adalah 238,02891 sma, massa neutron = 1.00867 sma dan massa proton = 1,00728 sma!

Diketahui :

m = 238,02891 sma

mp = 1,00728 sma

mn = 1,00867 sma

Rumus Menghitung Massa Defect Inti Atom Uranium U

Massa defect inti uranium 92U238 dapat dihitung dengan menggunakan rumus seperti berikut:

Δm = Z . mp + (A – Z) . mn. – m

Untuk 92U238 maka A – Z adalah

(A – Z) = (238 – 92) = 146

Δm = (92 x 1,00728) + (146 x 1,00867) – 238,02891  

Δm = (92,66976 + 147,26582) – 238,02891

Δm = 239,93558 – 238,02891

Δm = 1,90667 sma

Jadi, defek massanya adalah 1,90667 sma.

2). Contoh Soal Perhitungan Energi Ikat Inti Atom Uranium

Hitung energi ikat per nukleon dari inti atom Uraniuam 92U238 yang memiliki massa defect 1,90667 sma.

Diketahui:

Δm = 1,90667 sma

Rumus Mencari Energi Ikat Inti Atom Uranium

Energi ikat inti atom Uranium dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus seperti berikut:

ΔE = Δm 931,5 MeV

ΔE = (1,90667) x 931,5

ΔE = 1776,0631 MeV

Rumus Menentukan Energi Ikat Per Nukleon Dari Inti Atom Uranium

Energi ikat per nucleon dapat dihitung dengan menggunakan persamaann berikut

 Eo = ΔE/A

Eo = 1776,0631/238

 Eo = 7,4624 MeV

Jadi, energi ikat per nukleon adalah 7,4624 MeV

3). Contoh Soal Menentukan Energi Ikat Inti Atom Isotop Hidrogen

Tentukan eneri ikat inti 1H2 jika massa isotop 1H2 adalah 2,014102 sma dan massa atom 1H1 adalah 1,007825 sma sedangkan massa neutron adalah 1,008665 sma

Diketahui

m 1H2 =  2,014102 sma

m 1H1 = 1,007825 sma

mn =  1,008665 sma

Rumus Menghitung Massa Defect Inti Atom Isotop 1H2

Massa defect inti Hidrogen 1H2 dapat dihitung dengan menggunakan rumus seperti berikut:

Δm = Z . mp + (A – Z) . mn. – m

Untuk inti atom 1H2 maka A – Z adalah

(A – Z) = (2 – 1) = 1

Δm = (1 x 1,007825) + (1 x 1,008665) – 2,014102

Δm = 2,01649 – 2,014102

Δm = 0,002388 sma

Rumus Menghitung Energi Ikat Inti Atom Rata Rata Isotop Hidrogen

Energi ikat rata rata inti atom dapat dihitung dengan rumus berikut

Eo = ΔE/A

ΔE = Δm x 931,5

ΔE = 0,002388 x 931,5

ΔE = 2,2244 MeV

Sehingga energi ikat rata ratanya adalah

Eo = ΔE/A

Eo = 2,2244/2

Eo = 1,1122 MeV

Jadi energi ikat per nucleon inti isotop atom 1H2  adalah 1,1122 MeV

4). Contoh Soal Perhitungan Massa Defect Dan Energi Ikat Into Atom Litium

Tentukanlah energi ikat inti dan energi ikat per nukleon inti Litium 3Li7, jika massa inti atom Li adalah 6,941 sma

Diketahui :

m = 6,941 sma

mp = 1,00728 sma

mn = 1,00867 sma

Rumus Menghitung Massa Defect Inti Atom Lithium Li

Massa defect inti  Litium 3Li7   dapat dihitung dengan menggunakan rumus seperti berikut:

Δm = Z . mp + (A – Z) . mn. – m

Untuk atom Litium 3Li7  maka A – Z adalah

(A – Z) = (7 – 3) = 4

Δm = (3 x 1,00728) + (4 x 1,00867) – 6,941

Δm = (3,02184 +4,03468) – 6,941

Δm = 7,05652 – 6,941

Δm = 0,11552 sma

Jadi, defek massanya adalah 0,11552 sma.

Rumus Menentukan Energi Ikat Per Nukleon Dari Inti Atom Lithium,

Energi ikat per nucleon dapat dihitung dengan menggunakan persamaann berikut

Eo = ΔE/A

Perlu menghitung energi ikat inti atom lithium ΔE dahulu

Rumus Menghitung Energi Ikat Inti Atom Lithium

Energi ikat inti atom lithium dapat dihitung dengan rumus berikut

ΔE = Δm 931,5 MeV

ΔE = (0,11552) 931,5 MeV

ΔE = 107,6069 MeV

Sehingg Energi ikat rata rata per nucleon inti atom litium dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut

Eo = ΔE/A

Eo = (107,6069)/7

Eo = 15,3724 MeV

Jadi Energi Ikat rata rata nucleon adalah 15,3724 MeV

5). Contoh Soal Perhitungan Massa Defek dan Energi Ikat Inti Atom Nitrogen.

Hitung besarnya Energi rata – rata setiap nucleon untuk inti 7N14 jika diketahui massa 7N14 = 14,003074 sma, dan massa proton = 1,007825 sma, dengan massa neutron adalah 1,008665 sma.

Rumus Menentuka Massa Defect Inti Atom Nitrogen

Inti 7N14 terdiri dari Z=7 proton, dan (A – Z)=14-7=7 neutron, sehingga massa defeknya adalah:

Δm = Z . mp + (A – Z) . mn. – m

Δm = (7)(1,007825)+(7)(1,008665)-(14,003074)

Δm = 0,112356 sma

Rumus Perhitungan Energi Ikat Inti Atom Nitrogen

Energi ikat inti atomnya adalah:

ΔE = Δm 931,5 MeV

ΔE = (0,112356 sma)( 931,5)

ΔE = 104,7 MeV

Rumus Menentukan Energi Ikat Rata Rata Nukleon Inti Atom Nitrogen

Sedangkan Energi rata – rata setiap nucleon dihitung dengan persamaan berikut

E0 =ΔE/A =104,7 MeV/(14)

E0= 7,43 MeV

Daftar Pustaka:

  1. Ganijanti Aby Sarojo, 2002, “Seri Fisika Dasar Mekanika”, Salemba Teknika,
  2. Giancoli, Douglas, 2001, “Fisika Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  3. Halliday, David, Robert Resnick, Jearl Walker. 2001. Fundamentals of Physics, Sixth Edition. New York, John Wiley & Sons.
  4. Tipler, Paul, 1998, “Fisika untuk Sains dan Teknik”, Jilid 1,Pernerbit Erlangga, alih bahasa: Prasetyo dan Rahmad W. Adi, Jakarta.
  5. Tipler, Paul, 2001, “Fisika untuk Sains dan Teknik”, Jilid 2, Penerbit Erlangga, alih bahasa: Bambang Soegijono, Jakarta.
  6. Ganijanti Aby Sarojo, 2002, “Seri Fisika Dasar Mekanika”, Salemba Teknika,
  7. Giancoli, Douglas, 2001, “Fisika Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  8. Sears, F.W – Zemarnsky, MW , 1963, “Fisika untuk Universitas”, Penerbit Bina Cipta, Bandung,
  9. Giancoli, Douglas C. 2000. Physics for Scientists & Engineers with Modern Physics, Third Edition. New Jersey, Prentice Hall.
  10. Massa Defek dan Energi Ikat Inti Atom: Pengertian Rumus Contoh Soal Perhitungan 5, Contoh Soal Perhitungan Massa Defect Inti Atom, Rumus Satuan Lambang Massa Defect Inti Atom, Rumus Menentukan Energi Ikat Per Nukleon Dari Inti Atom, Rumus Satuan Lambang Energi Ikat Inti Atom,

Nomor Massa Atom: Pengertian Rumus Contoh Soal Perhitungan

Pengertian Atom: Atom terdiri atas inti atom yang terletak di pusat atom dan sejumlah elektron yang letaknya di luar inti atom. Inti atom terdiri atas proton dan netron,

Inti atom terdiri dari parikel bermuatan positif dan partikel netral yang dikelilingi oleh partikel elektron yang bermuatan negatif. Partikel positif disebut proton, partikel netral disebut neutron dan partikel negative disebut electron.

Jadi, Partikel partikel dasar pembentuk atom adalah proton, elektron, dan neutron yang disebut dengan Nucleon.

Struktur Partikel Penyusun Atom ditunjukkan pada gambar berikut:

Contoh Struktur Partikel Penyusun Nomor Massa Atom
Contoh Struktur Partikel Penyusun Nomor Massa Atom

Atom-atom suatu unsur mempunyai jumlah proton yang berbeda dengan atom unsur lain. Jumlah proton ini disebut nomor atom. Inti atom mengandung sejumlah netron yang diperhitungkan dalam menentukan massa atom.

Karena hanya proton yang merupakan partikel bermuatan di dalam inti, maka jumlah proton juga menyatakan Muatan inti.

Untuk dapat membedakan isotop yang satu dengan isotop yang lainnya maka digunakan tanda atom lengkap yang menunjukkan jumlah proton dan neutron atau nomor atom dan nomor massa.

Penulisan atom tunggal dilengkapi dengan nomor atom di sebelah kiri bawah dan nomor massa di sebelah kiri atas dari lambang atom tersebut. Notasi semacam ini disebut dengan nuklida.

Tanda atom yang lengkap ditulis sebagai berikut:

A ZXN

Dengan:

X = lambang atau simbol atau tanda atom suatu unsur dan disebut Nuklide

Z = nomor atom

Z = jumlah proton (p) dalam atom

A = nomor massa

A = jumlah proton (p) + jumlah neutron (n)

N = nomor neutron,

N = jumlah neutron, sering kali nomor neutron tidak dituliskan

Pengertian Nomor Atom

Nomor atom menunjukkan jumlah muatan positif dalam inti atom yaitu jumlah proton. Menurut Henry Moseley (1887–1915) jumlah muatan positif setiap unsur bersifat karakteristik, jadi unsur yang berbeda akan mempunyai nomor atom yang berbeda. Untuk jumlah muatan positif (nomor atom) diberi lambang Z.

Jika atom bersifat netral, maka jumlah muatan positif (proton) dalam atom harus sama dengan jumlah muatan negatif atau elektron. Jadi untuk atom netral, jumlah proton sama dengan jumlah electron. Sehingga nomor atom juga menyatakan jumlah elektron.

Jadi, nomor atom Z sama dengan jumlah proton np, dan nomor atom Z sama dengan jumlah elektron ne. Sehingga dapat dijabarkan sebagai berikut:

Z = np = ne

Z = nomor atom

np = jumlah proton

ne = jumlah elektrom

Atom yang melepaskan elektron berubah menjadi ion positif, sebaliknya atom yang menerima elektron berubah menjadi ion negatif.

Pengertian Nomor Massa

Atom terdiri atas proton, neutron, dan elektron. Sehingga massa atom merupakan penjumlahan dari massa proton, massa neutron dan massa electron yang dinyatakan dengan rumus berikut:

Massa atom = (massa proton + massa neutron) + massa elektron

A = p + N + e

A = massa atom

p = massa proton

N = massa neutron

e = massa elektron

Satuan Massa Atom (Unsur)

Massa atom dinyatakan dalam satuan massa atom, sma atau atomic mass unit, smu. Dengan ketentuan seperti berikut:

1 sma = 1/12 massa atom 126C = 1,66 x 10-27 kg yang diperoleh dari rumus perhitungan berikut:

1 sma = 10-3/NA

NA = bilangan Avogadro

NA = 6,022 x 1023

1 sma = 10-3/(6,022 x 1023)

1 sma = 1,66 x 10-27 kg

Menentukan Massa Partikel Proton Dalam Satuan Massa Atom, sma

Massa sebuah proton adalah 1.673 × 10-27 kg

Massa Proton = (1.673 × 10-27 kg)/(1,66 x 10-27 kg)

Massa Proton = 1, 007 sma

Menentukan Massa Partikel Neutron Dalam Satuan Massa Atom, sma

Massa sebuah neutron adalah 1.675 × 10-27 kg

Massa neutron = (1.675 × 10-27 kg)/(1,66 x 10-27 kg)

Massa neutron = 1, 009 sma

Menentukan Massa Partikel Elektron Dalam Satuan Massa Atom, sma

Massa sebuah elektron adalah 9,10 x 10-31kg

Massa electron  = (9,10 x 10-31)/(1,66 x 10-27 kg)

Massa elektron = 0,00054 sma

Perbandingan Massa Proton Terhadap Massa Elektron

Diketahui massa sebuah proton adalah 1.673 × 1027 kg dan massa satu Elektron adalah  9.10 × 1031 kg. Artinya massa proton lebih besar sekitar 1838 kali massa sebuah elektron. Dihitung seperti berikut:

Massa proton/massa electron

= (1,673 x 10-27)/(9,10 x 10-31)

= 1838

atau

Massa proton/massa electron

= 1,007 sma/0,00054 sma

= 1865

Jadi, Massa elektron jauh lebih kecil dari pada massa proton dan massa neutron, maka massa elektron dapat diabaikan.

Dengan demikian massa atom dapat dinyatakan dengan rumus berikut:

Massa atom = massa p + massa N atau

A = p + N atau

A = Z + N

Rumus Menghitung Nomor Massa Atom

Massa atom dinyatakan sebagai nomor massa dan diberi lambang A. Jadi nomor massa dihitung sebagai berikut:

Nomor massa = jumlah proton + jumlah neutron

Dimana Proton dan neutron merupakan partikel penyusun atom dan disebut dengan nukleon.

Massa Dan Muatan Partikel Proton, Neutron, dan Elektron

Massa Dan Muatan Partikel Proton, Neutron, dan Elektron
Massa Dan Muatan Partikel Proton, Neutron, dan Elektron

Rumus Menghitung Jumlah Neutron Atom

Untuk mendapatkan jumlah partikel neutron N dalam atom dapat dihitung dengan cara berikut:

N = A Z

Menghitung Elektron Pada Atom Bentuk Ion

Atom dapat melepas atau menerima elektronnya dan membentuk ion bermuatan positif atau negative.

a). Atom yang melepaskan elektron akan menjadi ion positif yang disebut kation.

b). Atom yang menerima elektron akan menjadi ion negatif yang disebut anion.

c). Dalam suatu ion, baik ion positif maupun negatif, yang berubah hanyalah jumlah elektronnya, sedangkan jumlah proton dan neutronnya tetap.

Rumus Menghitung Jumlah Elektron Atom Bentuk Ion

Jumlah electron dalam atom ion, X(y) dapat dinyatakan dengan rumus berikut:

e = Z – (y)

e = jumlah electron

Z = nomor atom

y = muatan ion (positif atau negative)

1). Contoh Soal Perhitungan Jumlah Neutron Atom Hidrogen, Fluor dan Lithium.

Tentukanlah Nomor massa, nomor atom, jumlah proton p, neutron N, dan electron e dari atom hydrogen 11H, fluor 199F dan lithium 73Li.

Jawab

Secara lengkap nomor massa atom jumlah proton neutron dan electron dapat dilihat pada table berikut

Jumlah Neutron Hidrogren, Fluorin dan Litium

Jumlah Neutron Hidrogren, Fluorin dan Litium
Jumlah Neutron Hidrogren, Fluorin dan Litium

2). Contoh Soal Penentuan Nomor Massa Atom dan Proton Neutron Electron:

Tentukan nomor massa, nomor atom, jumlah proton, neutron dan elekton dari isotop 3919K..

Jawab

Isotop K memiliki

Nomor massa, A = 39

Nomor atom, Z = 19

Jumlah proton, np = 19

Jumlah elektron ne = 19

Jumlah neutron N = 39 – 19 = 20

3). Contoh Soal Menentukan Nomor Massa dan Nomor Atom

Atom natrium mempunyai Z = 11 proton,  dan N = 12 neutron, berapa nomor massa A natrium  tuliskan lambangnya

Jawab

Diketahui

Z = 11

N = 12

A = N + Z

A = 11 + 12

A = 23 nukleon.

Maka lambang atom natrium dapat ditulis seperti berikut:

2311Na12 atau 2311Na

Neutron tidak selalu dituliskan dalam lambang unsur.

4). Contoh Soal Ujian Mengitung Isotop Helium

Tuliskan lambang yang sesuai untuk Isotop Helium yang memiliki nomor massa 4

Penyelesaian:

Diketahui

Nomor massa Helium adalah

A = 4

A = Proton + Neutron

Dari daftar berkala dapat diketahui bahwa helium memiliki nomor atom seperti berikut:

Z = 2.

Z = Proton

sehingga N dapat dihitung dengan rumus berikut:

N = A – Z

N = 4 – 2 = 2

Dengan demikian lambangnya isotop Helium dapat ditulis seperti berikut:

42He2

5). Contoh Soal Ujian Mengitung Isotop Timah

Tuliskan lambang yang sesuai untuk Isotop Timah Sn yang memiliki 66 neutron

Jawaban

Dari daftar berkala diketahui bahwa untuk timah (Sn) memiliki data seperti berikut

Z=50.

N = 65,

Sehingga A dapat dinyatakan dengan rumus berikut:

A = Z + N

A = 116.

Jadi Lambang untuk Isotop Timah adalah

11650Sn66

6). Contoh Soal Menentukan Menghitung Isotop Suatu Unsur

Tuliskan lambang yang sesuai untuk isotop dengan nomor massa 235 yang mengandung 143 neutron..

Jawaban:

Diketahui

A = 235

N = 143

Menghitung dan Menentukan nilai Z Unsur

Nilai Z unsur dapat dinyatakan dengan rumus berikut

Z = A – N

Z = 92.

Dari daftar berkala dapat diketahui bahwa unsure ini adalah Uranium, Sehingga lambang yang sesuai untuk isotop ini adalah

Isotop Uranium = 23592U143

7). Contoh Soal Ujian Menghitung Nomor Massa Atom Bentuk Ion

Perhatikan lambang atom berikut:

3316X

Jika atom X membentuk ion yang bermuatan -2. Hitung jumlah proton, electron, neutron atom X

Jawab

Atom X sebelum membentuk ion memiliki sifat netral jumlah proton = jumlah elektron

Z = 16

Z = jumlah proton = jumlah elekron

Jadi jumlah proton, p

p = Z = 16

jumlah electron, e

e = Z = 16

Jumlah neutron, N adalah

A = 32

N = A – Z

N = 32 – 16

N = 16

Setelah atom X membentuk ion bermuatan -2  dinotasikan menjadi X-2. ini artinya atom X menerima dua electron yang dilepas oleh atom lain.

Nomor atom, Z = 16

Z = jumlah proton, p

p = Z = 16

Jumlah electron, e

e = Z – (y)

y = muatan ion = -2

e = Z – (-2) = 16 + 2

e = 18

Jumlah neutron, N

N = A – Z

N = 32 – 16

N = 16

Jadi, setelah membentuk ion, atom X bertambah dua electron menjadi 18 elektron. Sedangkan nomor massa dan proton tetap tidak berubah.

8). Contoh Soal Ujian Menghitung Jumlah Elektron Proton Neutron Nomor Massa Atom

Tentukan nomor massa dan atom unsur besi 5626Fe dan hitung jumlah electron dan neutron yang dimiliki atom besi

Jawab

Nomor massa A = 56

Nomor atom Z = 26

Jumlah electron, e

e = Z = 26

Jumlah neutron, N

N = A – Z

N = 56 – 26

N = 30

9). Contoh Soal Menentukan Simbol Ion Atom

Tuliskan simbol yang sesuai untuk atom yang memiliki 17 proton, 25 neutron, dan 19 elektron.

Jawab

Diketahui

Proton, p = 17

Neutron, N = 25

Elektron, e = 19

Nomor massa A

A = p +  N

p =jumlah proton

N = jumlah netron

A  = 17 + 25 = 42.

Karena Jumlah proton pada atom ini tidak sama dengan jumlah elektronnya,

np ¹ ne

maka atom akan memiliki muatan listrik (ion). Adapun muatan listrik atom ion dapat dihitung dengan rumus berikut:

e = Z – (y)

y = Muatan ion

Z = jumlah proton

Muatan ion, y

y = p e

Muatan ion, y = 17 – 19 = –2.

Maka simbol atom dalam bentuk ion adalah

4217X-2

Alkohol: Pengertian Rumus Menentukan Tatanama IUPAC Struktur Jenis Sifat Isomer Posisi Gugus Fungsi Optik Karbon Asimetrik Kiral Contoh Soal 6

Pengertian  Alkohol. Alkohol merupakan senyawa organik yang memiliki satu atau lebih gugus fungsi hidroksil (-OH) yang terikat pada atom karbon pada ...

Cara Menghitung Energi Kalor Reaksi Bahan Bakar: LPG, Bensin, Metanol, Etanol, Metana, Arang Kayu, Contoh Soal.

Pengertian Pembakaran: Reaksi pembakaran adalah reaksi antara bahan bakar dengan oksigen yang akan menghasilkan panas (kalor) dan gas hasil pembakaran...

Contoh Soal Perhitungan Entalpi Reaksi Kimia.

1). Contoh Soal Perhitungan Kalor Pembakaran Karbon Perhatikan reaksi pembakaran karbon menjadi gas karbon dioksida seperti ditunjukan dengan persamaan...

Elektron - Proton - Neutron: Partikel Dasar Struktur Atom - Pengertian - Rumus Perhitungan Contoh Soal.

Pengertian Atom: Atom dibangun oleh partikel- partikel subatom yaitu elektron, proton dan neutron. Proton dan neutron terletak dalam inti atom, sedangkan...

Gaya van der Waals. Pengertian, Penjelasan Contohnya.

Pengetian Gaya Van de Waals.   Gaya van der waals adalah  gaya tarik listrik yang terjadi antara partikel – partikel yang memiliki muatan. Partikel – pa...

Hipotesis Hukum Tetapan Avogadro: Pengertian Rumus Volume Molar Standar STP RTP Non Standar Contoh Soal Perhitungan 14

Pengertian Hukum Avogadro.  Hukum Avogadro menyatakan, bahwa  pada temperatur dan tekanan yang sama, gas- gas dengan volume yang sama, akan mempunyai j...

Hukum 1 Termodinamika: Pengertian Perubahan Energi Internal Usaha Kalor Sistem Lingkungan Contoh Soal Rumus Perhitungan 12

Pengertian Sistem Pada Termokimia: Sistem adalah bagian dari semesta, baik nyata maupun konseptual yang dibatasi oleh batas batas fisik  tertentu atau ...

Hukum Faraday: Pengertian, Reaksi Sel Elektrokimia, Elektrolisis, Contoh Soal Rumus Perhitungan.

Pengertian Hukum Faraday: Michael Faraday adalah seorang pakar Kimia-Fisika Inggris. Faraday menyatakan bahwa sel elektrolisis dapat digunakan untuk menentukan...

Hukum Gas Boyle Charles Gay Lussac: Pengertian Tekanan Volume Suhu Contoh Soal Perhitungan 11

Hukum Boyle – Gay Lussac merupakan gabungan dari tiga hukum yang menjelaskan tentang perilaku variabel gas, yaitu hukum Boyle, Hukum Charles, dan hukum G...

Hukum Hess: Rumus Contoh Perhitungan Kalor Perubahan Entalpi Reaksi Kimia.

Pengertian Hukum Hess.  Hukum Hess menyatakan bahwa kalor (dalam hal ini entalpi) yang menyertai suatu reaksi kimia tidak bergantung pada jalan yang d...

Daftar Pustaka:

  1. Sunarya, Yayan, 2014, “Kimia Dasar 1, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Ketiga, Yrama Widya, Bandung.
  2. Hiskia Achmad,  1996, “K imia Larutan”, Citra Aditya Bakti,  Bandung.
  3. Sunarya, Yayan, 2013, “Kimia Dasar 2, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Kedua, Yrama Widya, Bandung.
  4. Syukri, S., 1999, “Kimia Dasar 2”, Jillid 2, Penerbit ITB, Bandung
  5. Chang, Raymond, 2004, “Kimia Dasar, Konsep -konsep Inti”, Edisi Ketiga, Jilid Satu, Penerbit, Erlangga, Jakarta.
  6. Brady, James, E,1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Satu, Binarupa Aksara, Jakarta,
  7. Ringkasan Rangkuman: Atom tersusun atas beberapa partikel yaitu proton, electron dan netron. Proton merupakan partikel bermuatan positif 1.6 × 1019 Coulomb dengan massa 1.673 × 1027 kg.
  8. Elektron bermuatan negatif sebesar -6 × 1019 Coulomb dan memiliki massa sebesar 9.10 × 1031 kg.
  9. Sedangkan netron tidak bermuatan namun memiliki massa yang besarnya 1.675 × 1027
  10. Tanda atom dituliskan sebagai AZX dimana X adalah nama unsur, A adalah nomor massa merupakan jumlah proton dan netron, sedangkan Z adalah nomor atom merupakan jumlah proton atau jumlah elektron.
  11. Pembeda antara satu atom dengan atom lainnya adalah jumlah elektronnya, karena setiap atom memiliki jumlah proton dan netron yang bervariasi,
  12. Inti atom terdiri atas proton dan neutron. Kedua partikel penyusun inti ini disebut nukleon.
  13. Jumlah proton ini disebut nomor atom. Karena hanya proton yang merupakan partikel bermuatan di dalam inti, maka jumlah proton juga menyatakan muatan inti.
  14.  Pengertian Nomor Atom: Nomor atom menunjukkan jumlah muatan positif dalam inti atom (jumlah proton).
  15. Pengertian Nomor Massa: Berdasarkan hasil dari percobaan tetes minyak Millikan diketahui bahwa massa elektron = 9,109 x 10–28 gram.
  16. Nomor Massa Atom: Pengertian Rumus Contoh Soal Perhitungan, Pengertian Contoh Rumus Nomor Massa Atom, Satuan Massa Atom, Contoh Soal Ujian Nomor Massa Atom,
  17. Menentukan Muatan Inti Atom, Pengertian Nomor Atom Dan Nomor Massa, Struktur Partikel Penyusun Atom, Nucleon, Pengertian Contoh Nucleon Atom, Muatan Inti Atom, Pengertian Muatan Inti Atom, Nuklide, Pengertian Contoh Nuklide Atom, Pengertian Nomor Atom,
  18. Rumus Nomor Massa Atom , Contoh Perhitungan Nomor Massa Atom, Pengertian Nomor Massa, Satuan Massa Atom (Unsur), Menentukan Massa Partikel Proton Dalam Satuan Massa Atom,
  19. Menentukan Massa Partikel Neutron Dalam Satuan Massa Atom, Rumus Perhitungan Satuan Atom sma, Menentukan Massa Partikel Elektron Dalam Satuan Massa Atom, satuan atom sma,
  20. Perbandingan Massa Proton Terhadap Massa Elektron, Rumus Menghitung Nomor Massa Atom, Massa Dan Muatan Partikel Proton, Neutron, dan Elektron, Rumus Menghitung Jumlah Neutron Atom,
  21. Menghitung Elektron Pada Atom Bentuk Ion, Rumus Menghitung Jumlah Elektron Atom Bentuk Ion, Contoh Soal Perhitungan Jumlah Neutron Atom Hidrogen, Fluor dan Lithium, Jumlah Neutron Hidrogren,
  22. Fluorin dan Litium, Contoh Soal Penentuan Nomor Massa Atom dan Proton Neutron Electron, Contoh Soal Menentukan Nomor Massa dan Nomor Atom, Contoh Soal Ujian Mengitung Isotop Helium , Contoh Soal Ujian Mengitung Isotop Timah, Contoh Soal Menentukan Menghitung Isotop Suatu Unsur,
  23. Contoh Soal Ujian Menghitung Nomor Massa Atom Bentuk Ion, Contoh Soal Ujian Menghitung Jumlah Elektron Proton Neutron Nomor Massa Atom, Contoh Soal Menentukan Simbol Ion Atom,
  24. besar massa proton neutron dan electron, cara menentukan nomor massa atom, Inti atom terdiri, jumlah neutron Fluorin, Jumlah neutron hydrogen, Jumlah proton disebut nomor atom, lambang symbol massa atom, muatan proton neutron dan electron,
  25. Pengertian Massa Atom adalah, Pengertian Nomor Atom, Pengertian Nomor Massa, Pengertian nucleon adalah, symbol lambang nomor atom, yang menunjukkan jumlah muatan positif dalam inti atom, Yang menyatakan muatan inti,
error: Content is protected !!