Jenis Pemanis Makanan. Berdasarkan pada bahan sumbernya, Bahan pemanis dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu pemanis berbahan alami dan pemanis berbahan buatan.
Pemanis Bahan Alami
Pemanis alami merupakan bahan pemberi rasa manis yang diperoleh dari bahan-bahan nabati maupun hewani. Contoh pemanis alami gula tebu, gula merah, madu, dan kulit kayu manis.
- Gula tebu mengandung zat pemanis fruktosa yang merupakan salah satu jenis glukosa. Gula tebu atau gula pasir yang diperoleh dari tanaman tebu merupakan pemanis yang paling banyak digunakan. Selain memberi rasa manis, gula tebu juga bersifat mengawetkan.
- Gula merah merupakan pemanis dengan warna coklat. Gula merah merupakan pemanis kedua yang banyak digunakan setelah gula pasir. Kebanyakan gula jenis ini digunakan untuk makanan tradisional, misalnya pada bubur, dodol, kue apem, dan gulali.
- Madu merupakan pemanis alami yang dihasilkan oleh lebah madu. Selain sebagai pemanis, madu juga banyak digunakan sebagai obat.
- Kulit kayu manis merupakan kulit kayu yang berfungsi sebagai pemanis. Selain itu kayu manis juga berfungsi sebagai pengawet.
Pemanis alami tentu lebih aman untuk dikonsumsi dibanding bahan buatan kimia. Namun harga bahan alami umumnya relatif lebih mahal. Pemanis buatan lebih murah, namun demikian, aturan dalam pemakaiannya sangat ketat karena bisa menyebabkan efek negatif yang cukup berbahaya terhadap kesehatan manusia.
Pada kadar yang rendah atau tertentu, di bawah ambang batas yang ditentukan, pemanis buatan masih diijinkan untuk digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Pada pemakaian dengan kadar yang tinggi, bahan ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan manusia.
Bahan alami memiliki kandungan kalor yang relatif lebih tinggi dibanding bahan buatan. Namun demikian Pewarna buatan memiliki kestabilan yang lebih baik ketika dipanaskan dibanding dengan bahan yang alami. Bahan alami lebih mudah terurai pada temperatur yang tinggi.
Perbedaan Pemanis Alami Dangan Pemanis Buatan
Perbandingan, Kelebihan dan Kekurangan Pemanis Alami dibanding dengan pemanis Buatan dapat dilihat pada tabel di bawah.
| No | Pemanis Alami | Pemanis Buatan |
| 01 | Mengandung kalori Tinggi | Mengandung kalori rendah |
| 02 | Terurai pada suhu tinggi | Stabil pada saat pemanasan |
| 03 | Manis rasa normal/alami | Ratusan kali rasa manis gula |
| 04 | Aman dikonsumsi | Terbatas pada jumlah tertentu |
Alkohol: Pengertian Rumus Menentukan Tatanama IUPAC Struktur Jenis Sifat Isomer Posisi Gugus Fungsi Optik Karbon Asimetrik Kiral Contoh Soal 6
Cara Menghitung Energi Kalor Reaksi Bahan Bakar: LPG, Bensin, Metanol, Etanol, Metana, Arang Kayu, Contoh Soal.
Contoh Soal Perhitungan Entalpi Reaksi Kimia.
Elektron - Proton - Neutron: Partikel Dasar Struktur Atom - Pengertian - Rumus Perhitungan Contoh Soal.
Gaya van der Waals. Pengertian, Penjelasan Contohnya.
Hipotesis Hukum Tetapan Avogadro: Pengertian Rumus Volume Molar Standar STP RTP Non Standar Contoh Soal Perhitungan 14
Hukum 1 Termodinamika: Pengertian Perubahan Energi Internal Usaha Kalor Sistem Lingkungan Contoh Soal Rumus Perhitungan 12
Hukum Faraday: Pengertian, Reaksi Sel Elektrokimia, Elektrolisis, Contoh Soal Rumus Perhitungan.
Hukum Gas Boyle Charles Gay Lussac: Pengertian Tekanan Volume Suhu Contoh Soal Perhitungan 11
Hukum Hess: Rumus Contoh Perhitungan Kalor Perubahan Entalpi Reaksi Kimia.
Daftar Pustaka:
Kata dalam artikel. Pengertian pemanis alami dengan Jenis Pemanis Makanan dan pemanis berbahan alami dan pemanis berbahan buatan. Bahan Pemanis Alami dengan Contoh pemanis alami. Manfaat pemanis alami dan Keuntungan pemanis alami. Pemanis alami gula tebu dan pemanis alami madu.
Pemanis alami kulit kayu manis dan Pemanis fruktosa gula tebu. Gula merah pemanis alami makanan dan Pemanis alami madu. Perbedaan Pemanis Alami Dangan Pemanis Buatan dengan Contoh tumbuhan pamanis alami. Contoh Soal ujian Bahan Pemanis alami.
