Pengertian Analisis Ayak, Sieve Analysis

Pengertian Definisi Ukuran Dan Distribusi Ukuran Partikel

Ukuran partikel mineral atan bahan lainnya akan mudah ditentukan jika ukurannya relative besar dan bentuknya teratur seperti kubik atau bola. Namun dalam kenyataan bijih memiliki bentuk yang tidak beraturan, sehingga sangat sulit untuk menentukan ukuran dengan tepat. Dimensi panjang, lebar, tebal atau diameter menjadi tidak mempunyai arti, karena terlalu banyak nilai ukuran yang dapat ditentukan. Tergantung pada bagaimana cara mengukurnya.

Agar diperoleh nilai ukuran bijih atau bahan lain yang representative dan dapat diterima oleh banyak kalangan, maka dibuat standar nilai yang dapat memperkirakan ukuran yang disebut diameter nominal. Nilai diameter nominal tergantung pada metoda menentukannya. Terdapat dua metoda untuk mendapatkan diameter nominal pada pengolahan mineral.

  1. Metoda ayakan, atau sieve. Diameter nominal ditentukan dengan menggunakan ayakan. Diameter nominal adalah ukuran lubang ayakan, dinotasikan dengan da Metoda ini biasanya dilakukan untuk partikel yang memiliki ukuran lebih besar daripada 44 mikron.
  2. Metoda Sedimentasi atau elutriasi. Diameter nominal ditentukan berdasakan hukum Stoke, dinotasikan dengan ds oleh karena itu, diameternya disebut diameter Stoke. Metoda ini dilakukan untuk partikel yang memiliki ukuran lebih kecil daripada 44 mikron.

Analisis Ayak, Sieve Analysis

Analisis ayak dilakukan dengan menggunakan ayakan seri yang ukuran lubangnya tertentu,  biasanya berbanding √2. Sebagai ukuran standar adalah lubang ayakan yang dibuat dari kawat berdiameter 0,0021 inci, dianyam sehingga menghasilkan lubang sebanyak 200 buah untuk tiap inci linear. Lubang ayakan ini dinyatakan berukuran 0,0029 inci atau 74 mikron dan disebut 200 mesh.

Analisis ayak dilakukan dalam suatu alat yang terdiri dari susunan ayakan dan mesin penggetar atau vibrator. Ayakan disusun dengan lubang ayakan besar di atas dan ayakan berlubang kecil di bawah secara berurutan. Sampel dimasukkan di ayakan teratas.

Sieve Analisis

Peralatan Untuk Analisis Ayak, Sieve Analysis

Representasi Ukuran Dan Distribusi Partikel

Cara yang paling umum merepresentasikan ukuran dan distribusi partikel adalah menggunakan grafik atau kurva dengan memplot data berat kumulatif lolos dan ukuran lubang ayakan. Jika persen berat kumulatif lolos dan ukuran lubang ayakan dinyatakan dalam bilangan logaritmik, maka grafiknya disebut grafik Gaudin-Schuhman.

Distribusi ukuran hasil operasi peremukan atau crushing yang direpresentasikan dengan grafik Gaudin-Schuhman dapat dinyatakan dengan persamaan berikut:

Y = 100 (x/k)m

Y = persen kumulatif berat lolos

x = ukuran partikel/lubang ayakan, micron

k = modulus ukuran, menunjukkan ukuran terbesar teoritis, perpotongan grafik dengan ukuran pada 100 persen lolos.

m = modulus distribusi, menunjukkan rentang, atau selang ukuran, merupakan kemiringan dari kurva.

Rentang ukuran (size range) menunjukkan ukuran dari sekelompok partikel yang dinyatakan dengan ukuran terbesar dan ukuran terkecil. Fraksi

Fraksi ukuran menyatakan bagian dari kelompok partikel yang mempunyai dua batas ukuran. Analisis ayak membagi kelompok partikel dalam fraksi-fraksi.

Distribusi ukuran menyataka distribusi fraksi ukuran dari suatu kelompok partikel.

Bentuk  Dan Dimensi Partikel

Bentuk partikel dapat dinyatakan dengan dimensi yang dinotasikan A, B, dan C yang ditentukan berdasarkan ketentuan berikut:

A merupakan dimensi terpanjang dari pertikel

B merupakan dimensi terpanjang yang tegak lurus A

C merupakan dimensi terpanjang yang tegak lurus A dan B

Jika A > B partikel berbentuk acicular atau bentuk jarum.

Jika C < B partikel berbentuk flat, tabular, atau pipih.

Jika A dan C mendekati B, partikel berbentuk kubus dan bila bersudut tumbul membentuk spheriodal.

Pengertian Analisis Ayak, Sieve Analysis

Pengertian Definisi Ukuran Dan Distribusi Ukuran Partikel Ukuran partikel mineral atan bahan lainnya akan mudah ditentukan jika ukurannya relative besar...

Mekanisme, Faktor Unjuk Kerja Pengayakan, Screening, Sieving

Mekanisme gerakan atau getaran yang ditimbulkan oleh vibrator menyebabkan material di atas permukaan akan bergerak maju dan membentuk lapisan atau stratifikasi....

Pengertian, Tujuan, Jenis Pengayakan Pengolahan Mineral, Screening

Pengertian Definisi Pengayakan Partikel Mineral Bijih. Screening, sieving atau pengayakan merupakan operasi pemisahan partikel atau material secara mekanis...

Kurva Dan Persamaan Distribusi Ukuran Partikel

Pengertian Defeinsi Persamaan Distribusi Partikel Cara yang paling umum merepresentasikan ukuran dan distribusi partikel adalah menggunakan grafik atau...

Menentukan Nilai k Dan m Untuk Persamaan Distribusi Ukuran Partikel

Untuk dapat menentukan nilai k dan m harus dimulai dengan melogaritmikkan nilai kolom 1 dan kolom 5 dari tabel hasil sieve analysis. Table hasil sieve...

Menentukan Kecepatan Pengendapan Partikel Dalam Fluida

Kecepatan pengendapan partikel dalam fluida dapat ditentukan dengan menggunakan persamaan menurut hukum Stoke atau Hukum Newton. Keduanya  dibedakan berdasarkan ...

Tahap Pengolahan Mineral-Bijih, Bahan Galian

Pengolahan Bijih, Mineral, Bahan Galian. Pengolahan Bijih atau dalam pengertian yang lebih luas lagi biasa disebut dengan pengolahan bahan galian (Mineral...

Kebutuhan- Material Balance, Reduksi Bijih Besi Pada Rotary Kiln, Consumption Rate.

Pengertian, Definisi Material/Burden Pada gambar di bawah dapat dilihat kebutuhan bahan baku/material yang dibutuhkan untuk terjadinya proses reduksi...

Menentukan Diameter Dan Berat Media Gerus, Grinding Media

Diameter dan berat total grinding media yang akan digunakan dalam ball mill dapat ditentukan dengan menggunakan lembar kerja di bawah. Masukkan data yang...

Pengolahan Bijih Emas Dan Perak

Karakteristik Bijih Emas Bijih  emas secara umum dapat diklasifikasikan menjadi  bijih free milling dan refractory . Tipe free milling merupakan b...

Pustaka:

  1. Kelly, G., W., 1982,”Introduction to Mineral Processing”, John Wiley & Son, New York
  2. Gupta, A., Yan, S.D., 2006,”Mineral Processeing Design And Operation”,Perth, Australia.
  3. Wills, B. A., 1989, “Mineral Processing Techonology”, Maxwell MacMillan International Edition, Pergamon Press, Oxford.

Gambar:

  1. http://www.cleanair.com/Services/AnalyticalServices