Seni Musik: Pengertian, Fungsi Simbol, Nilai Estetika, Unsur Dasar, Jenis Bentuk Ekpresi, Aliran Genre Alat Musik

Pengertian Seni Musik: Musik adalah hasil olahan dari suara atau bunyi yang diberikan irama, sehingga memiliki nilai keselarasan.

Musik merupakan seni yang timbul dari perasaan atau pikiran manusia sebagai pengungkapan ekspresi diri, yang diolah dari suatu nada-nada atau suara-suara yang diatur dengan irama atau hitungan, dan mengandung unsur harmonis atau keselarasan.

Pengertian Musik Menurut Para Ahli

Beberapa pengertian music menurut para ahli di antaranya  sebagai berikut :

a). Pengertian Musik Menurut Koentjaraningrat,

Menurut Koentjaraningrat, musik merupakan bagian dari kesenian. Kesenian merupakan salah satu unsur kebudayaan manusia.

b). Pengertian Musik Menurut Goethe

Menurut Goethe: musik adalah mengangkat dan memuliakan apa saja yang diekspresikannya

c). Pengertian Musik Menurut Jamalus

Menurut Jamalus: Musik adalah suatu hasil karya seni berupa bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur pokok musik yaitu irama, melodi, harmoni, dan bentuk atau struktur lagu serta ekspresi sebagai suatu kesatuan.

d). Pengertian Musik Menurut Pythagoras

Menurut Pythagoras: musik bukan sekedar hadiah atu bakat dari para dewa- dewi, namun musik terjadi karena akal budi manusia dalam membentuk teori-teori.

e). Pengertian Musik Menurut Djohan,

Menurut Djohan: Musik adalah produk pikiran. Maka elemen vibrasi dalam bentuk frekuensi, amplitudo, dan durasi belum menjadi musik, sampai semua itu di tranformasi secara neurologis dan di interpretasikan melalui otak menjadi pitch (nada-harmoni), timbre (warna suara), dinamika (keras-lembut), dan tempo (cepat-lambat).

f). Pengertian Musik Menurut Soeharto M,

Menurut pendapat Soeharto. M musik adalah pengungkapan melalui gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa melodi, irama, dan harmoni dengan unsur pendukung berupa gagasan, sifat dan warna bunyi.

g). Pengertian Musik Menurut Klapinglelang

Menurut Klapinglelang: musik adalah bunyi yang tersusun rapi dan mengandung beberapa unsur utama. Nada, harmoni, tempo, dinamika, dan warna suara itulah yang termasuk warna music.

Fungsi Seni Musik

Beberapa fungsi seni music diantarannya adalah:

a). Fungsi Musik Sebagai Pengungkapan Emosional,

Musik berfungsi sebagai suatu media bagi seseorang untuk mengungkapkan perasaan atau emosinya. Pelaku musik dapat mengungkapkan perasaan atau emosinya melalui musik.

Para pencipta musik menggunakan kebebasannya untuk mengungkapkan ekspresi emosinya yang dikaitkan dengan berbagai objek cerapan seperti alam, cinta, suka-duka, amarah, pikiran, dan bahkan mereka telah mulai dengan cara-cara mengotak-atik nada-nada sesuai dengan suasana hatinya.

b). Fungsi Musik Sebagai Penghayatan Estetis,

Musik merupakan suatu karya seni. Suatu karya dapat dikatakan karya seni apabila dia memiliki unsur keindahan atau estetika di dalamnya. Melalui musik akan dapat merasakan nilai-nilai keindahan baik melalui melodi ataupun dinamikanya.

Untuk menikmati rasa indah (estetis), maka seseorang perlu belajar dengan cara membiasakan diri mendengarkan musik-musik kesukaannya sendiri. Kemudian mulai mencoba mendengarkan musik-musik jenis lain yang baru didengarnya dan kemudian akan menyukainya.

c). Fungsi Musik Sebagai Media Hiburan,

Musik memiliki fungsi hiburan mengacu kepada pengertian bahwa sebuah musik pasti mengandung unsur- unsur yang bersifat menghibur. Hal ini dapat dinilai dari Melodi ataupun liriknya.

Sebagai hiburan, musik dapat memberikan rasa santai dan nyaman atau penyegaran pada pendengarnya.

Kini music bahkan ditengarai lebih berfungsi hiburan karena industri music berkembang dengan sangat cepat.

d). Fungsi Musik Sebagai Media Komunikasi,

Musik memiliki fungsi komunikasi yang berarti bahwa sebuah musik yang berlaku di suatu daerah mengandung isyarat-isyarat tersendiri yang hanya diketahui oleh masyarakat pendukung kebudayaan tersebut. Hal ini dapat dilihat dari teks atau pun melodi music tersebut.

e). Fungsi Musik Sebagai Perlambangan Atau Simbol

Musik mempunyai fungsi sebagai lambang atau simbol suatu keadaan. Misalmya tempo sebuah music yang lambat, akan mencerminkan hal- hal yang menyedihkan. Sehingga musik itu melambangkan akan kesedihan

Kesenangan, kesedihan, kesetiaan, kepatuhan, penghormatan, rasa bangga, dan rasa memiliki, atau perasaan-perasaan khas mereka disimbolkan melalui musik baik secara sendiri maupun menjadi bagian dari tarian, syair-syair, dan upacara upacara.

f). Fungsi Musik Sebagai Reaksi Jasmani

Musik dapat merangsang sel-sel saraf manusia sehingga menyebabkan tubuh kita bergerak mengikuti irama musik tersebut. Jika musiknya cepat maka gerakan penikmat menjadi cepat, demikian juga sebaliknya.

g). Fungsi Musik Sebagai Media Norma Sosial,

Musik berfungsi sebagai media pengajaran akan norma- norma atau peraturan- peraturan. Penyampaian kebanyakan melalui teks nyanyian yang berisi aturan aturan.

Sebagian para pencipta music dan lagu melakukan kritik sosial dan bahkan protes keras terutama ditujukan kepada pemerintah malalui music.

h). Fungsi Musik Sebagai Pengesahan Lembaga Sosial,

Musik merupakan salah satu unsur yang penting dan menjadi bagian dalam sebuah upacara, dan tidak sebagai pengiring saja,

i). Fungsi Musik Untuk Kesinambungan Pelestarian Budaya

Musik berisi tentang ajaran-ajaran untuk meneruskan sebuah sistem dalam kebudayaan kepada generasi selanjutnya.

Lagu-lagu daerah banyak sekali berfungsi sebagai pelestari budayanya, karena tema-tema dan cerita di dalam syair menggambarkan budaya secara jelas.

j). Fungsi Musik Sebagai Pemersatu Bangsa

Setiap bangsa memiliki lagu kebangsaan (national anthem) yang mewakili citarasa estetik, semangat kebangsaan, dan watak dari budaya masing-masing.

Lagu kebangsaan Indonesia Raya ciptaan Wage Rudolf Soepratman adalah lagu atau musik yang diciptakan untuk mempersatukan bangsa Indonesia yang mendiami daerah-daerah di wilayah Nusantara yang terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil.

k). Fungsi Musik Sebagai Promosi Dagang

Musik dikreasi untuk kepentingan promosi dagang yang banyak berkembang seiring dengan laju pertumbuhan iklan yang disiarkan melalui radio-radio siaran dan televisi-televisi swasta terutama kota-kota besar di Indonesia.

Musik- musik iklan bisa saja dirancang oleh penciptanya secara baru, tetapi juga ada yang berbentuk penggalan lagu yang sudah ada, sudah populer, dan digemari segmen pasar yang dituju.

Simbol Seni Musik

Seni musik merupakan simbolisasi pencitraan dari unsur-unsur music dengan substansi dasarnya suara dan nada atau notasi.

Notasi sebagai salah satu elemen musik merupakan simbol musik utama yang berupa nadanada.

Melalui notasi dapat ditunjukkan secara tepat tinggi rendahnya nada. Nada ditulis dengan simbol. Simbol musik itu dinamakan not. Simbol musik adalah berupa notasi dan tanda-tanda musik.

Nilai Estetika Seni Musik

Seni musik merupakan pengejawantahan rasa estetis manusia sebagai tuntutan rohaniah akan keindahan.

Seni musik dapat dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan estetis, selain dapat dipergunakan dalam berbagai kepentingan budaya mulai dari kegiatan ritual keagamaan sampai kepada propaganda politik dan kegiatan pendidikan.

Nilai Estetis dalam seni yang merupakan untaian mutiara nilai estetis yang artistik, dapat mendekatkan manusia pada nilai-nilai keindahan.

Keindahan yang identik dengan estetis, dapat terlukiskan dalam bentuk karya seni musik. Keindahan yang mau dicapai dalam seni musik didukung oleh unsur pokok musik dan unsur penunjangnya, seperti sastra lagu dan media ungkapnya.

Unsur- Unsur Seni Musik

Unsur-unsur musik terdiri dari beberapa kelompok yang secara bersama merupakan satu kesatuan membentuk suatu lagu atau komposisi musik.

Pada dasarnya unsur musik dapat dikelompokkan menjadi unsur-unsur pokok dan unsur-unsur ekspresi. Unsur-unsur pokok meliputi: irama, melodi, harmoni dan bentuk atau stuktur lagu. Sedangkan  Unsur-unsur ekspresi meliputi: tempo, dinamik dan warna nada

Unsur Unsur Pokok Utama Musik

Adapun unusr unsur pokok music adalah suara

a). Unsur Seni Musik: Suara

Suara merupakan perubahan getaran udara yang memiliki panjang gelombang, periode dan frekuensi. Aspek-aspek dasar suara dalam musik adalah tala (tinggi nada), durasi (beberapa lama suara ada), intensitas dan timbre (warna bunyi).

b). Unsur Seni Musik Nada

Suara dibagi menjadi nada berdasarkan tinggi nada atau tala tertentu. Tinggi nada atau tala disusun menurut frekuensinya ataupun jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval.

Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Tangga nada yang paling umum adalah tangga nada mayor, minor, dan pentatonik. Nada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut.

Tangga Nada: adalah susunan berjenjang nada- nada pokok sebuah sistem nada, dari salah satu nada dasar sampai dengan nada oktafnya.3

c).Unsur Seni Musik Ritme atau Irama

Irama adalah suatu ketertiban terhadap gerakan melodi dan harmoni atau suatu ketertiban terhadap tinggi rendahnya nada-nada.

d). Unsur Seni Musik Melodi

Melodi adalah rangkaian nada-nada dalam sebuah musik yang dinyanyikan secara berurutan. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendiri yaitu tanpa iringan atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu

e). Unsur Seni Musik Harmoni

Harmoni adalah kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan.

Harmoni merupakan kombinasi dan hubungan antara melodi utama dan unsur akor, yang di dalamnya terdapat interval atau jarak-jarak nada yang sudah ditentukan.

Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akor. 

f). Unsur Seni Musi Notasi

Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Dalam notasi balok, tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu digambarkan secara horizontal.

Kedua unsur tersebut membentuk paranada, disamping petunjuk-petunjuk nada dasar, tempo, dinamika, dan sebagainya.

g). Unsur Seni Musik Akor

Akor merupakan susunan harmoni nada yang interval atau susunan nadanya sudah diatur sedemikian rupa. Pola Liau pun tidak akan lepas dari pengaruh pergerakan akor.

Unsur Unsur Ekspresi Seni Musik

Unsur- unsur ekspresi dalam musik terdiri dari tempo atau tingkat kecepatan musik, dinamika atau tingkat volume suara, keras lembutnya suara dan warna nada yang tergantung dari bahan, sumber serta cara memproduksi suaranya.

Ekspresi seni musik adalah ungkapan pemikiran dan perasaan yang mencakup semua suasana dari tempo, dinamika, dan warna nada dari unsur-unsur pokok musik, dalam penyampaian yang diwujudkan oleh seniman musik atau penyanyi kepada pendengarnya.

a). Unsur Ekspresi Musik: Tempo

Tempo adalah kecepatan lagu yang dituliskan berupa kata- kata dan berlaku untuk seluruh lagu dan istilah itu ditulis pada awal tulisan lagu.

Fungsi Tempo: tempo berfungsi untuk mempermudah dalam menyanyikan lagu yang ada.

b). Unsur Ekspresi Seni Musik: Dinamik

Dinamik adalah kekuatan bunyi, dan tanda dinamik adalah tanda pernyataan kuat dan lemahnya penyajian bunyi.

Fungsi Dinamik: Dinamik berfungs untuk menciptakan ketegangan (tensi) musik. Pada umumnya semakin keras suatu musik, maka semakin kuat ketegangan yang dihasilkan dan sebaliknya, semakin lembut musiknya maka semakin lemah ketegangannya.

c). Unsur Ekpresi Seni Musik: Warna Nada

Warna nada merupakan ciri khas bunyi yang terdengar bermacam- macam, yang dihasilkan oleh bahan sumber bunyi yang berbeda- beda, dan yang dihasilkan oleh cara memproduksi nada yang berbeda pula.

Struktur Seni Musik

Struktu musik terdiri dari beberapa bentuk komponen, antara lain motif, tema, frase, dan kalimat.

a). Bentuk Struktur Motif Seni Musik

Motif adalah unit terkecil dari struktur lagu yang mengandung suatu unsur musikal. Tetapi harus didukung dengan semua unsur-unsur musik seperti melodi, ritmis, dan harmoni.

Meskipun unsur terkecil dalam musik adalah nada, tetapi nada yang berdiri sendiri belum merupakan suatu musik.

b). Bentuk Struktur Tema Seni Musik

Tema merupakan ide-ide pokok yang mempunyai unsur-unsur musikal utama pada sebuah komposisi, yang masih harus dikembangkan lagi, hingga terbentuknya sebuah komposisi secara utuh.

Dalam sebuah karya bisa mempunyai lebih dari satu tema pokok dimana masing-masing akan mengalami pengembangan.

c). Bentuk Struktur Frase Seni Musik

Frase adalah satu kesatuan unit yang secara konvensional terdiri dari 4 birama panjangnya dan ditandai dengan sebuah kadens.

Frase dibagi menjadi dua yaitu frase antesenden, dan frase konsekuen. Berikut dijelaskan pengertian frase antesenden dan konsekuen.

  • Frase Anteseden Seni Musik

Frase anteseden adalah frase tanya atau frase depan dalam suatu kalimat lagu yang merupakan suatu pembuka kalimat dan biasanya diakhiri dalam kadens setengah dan pada umumnya jatuh pada akord dominan.

  • Frase Konsekuen Seni Musik

Frase konsekuen adalah frase jawab atau frase belakang dalam suatu kalimat dalam lagu dan pada umumnya jatuh pada akord tonika.

d). Bentuk Struktur Kadens Seni Musik

Kadens merupakan sejenis fungtuasi dan untuk mencapai efeknya menggunakan rangkaian akord-akord tertentu pada tempat tertentu dalam struktur musik. Terdapat beberapa macam kadens, antara lain:

– Kadens Authentic:  progresi akor V – I

– Kadens Plagal:  progresi akor IV –I

– Deceptif Kadens: progresi akor V – VI

– Kadens Setengah: progresi akor I – V – I – IV

e). Bentuk Struktur Periode atau Kalimat Seni Musik

Periode adalah gabungan dua frase atau lebih dalam sebuah wujud yang bersambung sehingga bersama-sama membentuk sebuah unit seksional. Dalam kalimat atau periode, frase yang terdapat didalamnya bisa dibentuk dari frase antesedenanteseden, ataupun frase anteseden-konsekuen.

Jenis Fungsi Alat Musik

Sesuai dengan fungsi dan perannya, maka alat musik musik dapat dibedakan menjadi beberapa macam, diantaranya adalah:

a). Fungsi Alat Musik Melodis

Alat musik melodis adalah alat musik yang berfungsi untuk memainkan rangkaian nada-nada yang merupakan melodi dari sebuah lagu.

Fungsi ini berarti bahwa alat musik yang disajikan dalam pertunjukan musik hanya memainkan melodi sebagai susunan dari notasi nada yang dimainkan oleh musik vokal dalam bentuk lagunya.

Contoh Alat Musik Melodis:

Beberapa contoh alat musuk melodis adalah biola,, pianika, dan gitar, serta saron dalam gamelan, bonang pada gamelan degung, angklung melodi, suling, recorder dan lain-lain.

Contoh Alat Musik Melodis Biola
Contoh Alat Musik Melodis Biola

Sumber: tokopedia.com

b). Fungsi Alat Musik Ritmis

Alat musik ritmis berfungsi untuk menghidupkan irama atau ritme dalam penyajian musik. Jenis alat musik Ritmis merupakan bentuk alat musik yang tidak bernada.

Selain memberikan irama (ritme/ritmis), alat musik ritmis mampu memberikan warna terhadap suasana pertunjukan. Melalui bunyi ritmis yang ditimbulkan dalam sajian komposisi musik, biasanya suasana atau karakter pertunjukan akan lebih terasa berbeda.

Contoh Alat Musik Ritmis

Beberpa contoh alat musik yang sering dimainkan sebagai ritmis diantaranya adalah triangle, tamborin dan timpani, waditra kendang, drum, tamburin, dog-dog, terbang, bongo, tifa, bedug, genjring, dan tam-tam.

Contoh Alat Musik Ritmis
Contoh Alat Musik Ritmis

Sumber: tokopedia.com

c). Fungsi Alat Musik Harmonis

Alat musik harmonis adalah alat musik yang berfungsi untuk mengiringi perjalanan melodi (dengan menggunakan akord-akord tertentu).

Dalam pertunjukan musik terdapat alat musik yang dimainkan untuk mengharmoniskan atau menyelaraskan antara melodi dan ritme.

Fungsi harmoni diperankan oleh alat bantu musik lain, atau bisa disebutkan sebagai alat musik penyelaras dari alat musik yang lain.

Contoh Alat Musik Harmonis

Beberapa Contoh Alat music sebagai alat hamornis adalah Contoh: piano dan gitar. keyboard atau piano, dan gitar, serta alat musik daerah misalnya kacapi, saron, suling yang difungsikan selain sebagai melodi juga sebagai harmoni.

Contoh Alat Musik Harmonis Piano
Contoh Alat Musik Harmonis Piano

Sumber: tokopedia.com

Aliran- Aliran Musik

Aliran utama dalam musik sering disebut genre. Masing-masing genre terbagi lagi menjadi sub-genre. Pengelompokan musik merupakan hal yang subyektif, namun merupakan bagian dari satu ilmu yang dipelajari dan ditetapkan oleh para ahli musik dunia.

a). Aliran Genre Musik Klasik

Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengacu pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra. Mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21.

b). Aliran Genre Musik Keagamaan

Musik ini dapat berupa musik gambus, kasidah, hadrah dan nasyid. Bentuk musik ini sering dipentaskan dalam berbagai upacara keagamaan. Misalnya perkawinan, menyambut kelahiran bayi dan sebagainya.

c). Aliran Genre Musik Blues

Blues adalah sebuah aliran musik vokal dan instrumental yang berasal dari Amerika Serikat (AS). Musik blues berangkat dari musik-musik spiritual dan pujian yang muncul dari komunitas mantan budak-budak afrika di AS.

d). Aliran Genre Musik Jazz

Jazz adalah aliran musik yang berasal dari Amerika Serikat pada awal abad ke-20 dengan akar-akar dari musik Afrika dan Eropa. Musik jazz banyak menggunakan gitar, trombon, piano, terompet, dan saksofon. Salah satu elemen penting dalam jazz adalah sinkopasi.

e). Aliran Genre Musik Rock

Rock adalah salah satu aliran musik yang berirama keras. Aliran-aliran dalam rock adalah Progressive Rock, Alternative Rock, Punk Rock, Heavy Metal.

f). Aliran Genre Musik Populer

Musik populer adalah nama bagi aliran-aliran musik yang didengar luas oleh pendengarnya dan kebanyakan bersifat komersial. Musik populer memiliki aliran seperti Aliran R & B, Pop, Reggae, Musik Elektronik.

Daftar Pustaka:

  1. Setiawati, Puspita, 2004, “Kupas Tuntas Teknik Proses Membatik”, Absolut, Yogyakarta.
  2. Wartono, Teguh, 1984, “Pengantar Pendidikan Seni Rupa”, Penerbit Yayasan Kanisius, Yogyakarta.
  3. Darmawan, Budiman, 1988, “Penuntun Pelajaran Seni Rupa”, Ganeca Exact, Bandung.
  4. Sumardjo J., 2010, “Filsafat Seni”, Penerbit PT. Gramedia, Jakarta
  5. Sumardjo, J., 2000, “Filsafat Seni”, Penerbit ITB, Bandung.
  6. Soedarsono, sp., 1990, “Tinjauan seni. Sebuah pengantar untuk apresiasi seni”, Suku Dayar Sana, Yogyakarta.
  7. Hadiatmojo, Supardi, 1990, “Sejarah Seni Rupa Eropa”, IKIP Semarang Press, Semarang.
  8. Agus, 1986, “Seni, Desain dan Teknologi”, Pustaka, Bandung.
  9. Sahman, Humar, 1993, “Mengenal Dunia seni Rupa”, IKIP Semarang, Semarang
  10. Rangkuman Ringkasan: Musik adalah suatu hasil karya seni melalui media bunyi atau suara dalam bentuk lagu atau komposisi musik yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur musik.
  11. Unsur musik terdiri dari: irama, melodi, harmoni, bentuk/struktur, dan ekspresi sebagai satu kesatuan yang utuh.
  12. Musik yang bersifat auditif merupakan seni pengungkapan gagasan melalui bunyi, yang unsur dasarnya berupa irama, melodi, dan harmoni, dengan unsur pendukung berupa bentuk ekspresi yang mengungkapkan gagasan, sifat, tempo, dinamik, timbre atau warna bunyi.
  13. Seni suara yang sifatnya auditif adalah bentuk-bentuk panyampaian isi hati manusia melalui suara yang indah. Suara dapat dibedakan atas desah dan nada.
  14. Media dari jenis seni suara atau bunyi-bunyian wujudnya adalah sebagailagu atau nyanyian. Unsur-unsur lagu adalah nada, irama, syair/lirik.
  15. Karya seni musik yang tumbuh dan berkembang di Indonesia terdiri dari karya musik vokal dan karya musik instrumen.
  16. Musik yang lahir di wilayah Indonesia ini memiliki hasil karya seni yang beraneka ragam, baik berupa musik vokal maupun musik instrumen. Kedua rumpun bentuk musik ini sebagai cerminan seni budaya daerah masing-masing di Indonesia.
  17. Media seni musik adalah suara atau bunyi alat, nada, dan kata syair. Medium dari jenis bunyi-bunyian wujudnya adalah sebagai lagu, nyanyian, dan instrumentalia. Berdasarkan karakteristik dan asalnya, ragam seni music instrumen dapat dibedakan atas instrumen musik barat (Internasional), musik nusantara (Nasional) dan musik daerah.
  18. Jika dipandang dari sudut seniman, seni berfungsi sebagai: (1) Alat ekspresi yaitu sebagai alat komunikasi untuk menyampaikan pesan isi hati sang seniman pencipta, (2) Mata pencaharian yang dapat menghasilkan materi, dan bisa membiayai hidupnya.
  19. Adapun jika dilihat dari sudut pandang sosial sebagai apresiator, seni dapat berfungsi sebagai (1) Alat hiburan dan mampu memenuhi kebutuhan estetik, (2) Alat pendidikan untuk mengajak masyarakat berbuat sesuatu dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang tidak baik menjadi baik, dari yang tidak biasa menjadi biasa, dari yang sukar menjadi mudah, artinya melalui pendidikan seni masyarakat dapat berubah dan berkembang positif, (3) Alat komunikasi untuk menyampaikan pesan.