Pengertian Proses Anil, Annealing. Proses annealing atau anil merupakan perlakuan panas yang dilakukan pada logam hasil pengerjaan dingin atau cold working. Perlakuan panas ini bertujuan untuk mendapatkan kembali atau merecoveri sifat-sifat fisik yang berubah selama proses deformasi dingin dan mendapatkan sifat-sifat mekanik yang lebih sesuai dengan aplikasinya.
Salah satu sifat yang berubah selama proses pengerjaan dingin adalah kekerasan. Kekerasan logam baja menjadi tinggi diikuti dengan sifat getas yang juga menjadi tinggi. Kekerasan yang tinggi akan menyulitkan proses berikutnya seperti pembentukan atau machining. Sifat getas akan menyebabkan kegagalan proses manufaktur. Untuk mendapatkan kembali sifat lunak dan keuletan dari baja tersebut, maka dilakukan proses annealing.
Kekerasan dan keuletan yang dapat dicapai setelah proses anil sangat tergantung daripada temperatur yang diterapkan. Secara umum dapat dikatakan, bahwa kekerasan akan turun dengan semakin tingginya temperatur anil, sedangkan keuletan akan semakin tinggi dengan semakin tingginya temperatur anil.
Perubahan nilai kekerasan baja setelah di anil pada temperatur antara 200 sampai 800 celcius dapat dilihat pada Gambar di bawah. Perubahan kekerasan logam baja tidak terlalu besar setelah dianil sampai temperatur 400 derajat. Hal ini menunjukkan bahwa temperatur proses anil belum cukup untuk dapat memberikan proses rekristalisasi terjadi secara optimal terhadap perubahan kekerasan.
Kekerasan turun sangat tajam ketika anil dilakukan pada temperatur 600 sampai 800 celcius. Hal ini menunjukkan bahwa proses rekritalisasi yang diikuti oleh pertumbuhan butir memberikan pengaruh yang cukup bessar terhadap penurunan kekerasan baja.

Pengaruh Temperatur Annealing-Anil Terhadap Kekerasan
Pengaruh Temperatur Annealing-Anil Terhadap Kuat Tarik-Keuletan
Pengaruh Temperatur Annealing-Anil Terhadap Struktur Mikro
Pengaruh Temperatur Pemanasan Terhadap Besar Butir Austenite
Pengaruh Temperatur Quenching Terhadap Kekerasan Dan Struktur Mikro Baja.
Pengaruh Temperatur Tempering Terhadap Struktur Mikro Martensite Baja.
Perlakuan Panas Logam Metoda Direct Quenching, Quenching Tempering
Perlakuan Panas Logam Metoda Martempering
Perlakuan Panas Normalisasi Pada Bahan Logam, Baja
Perlakuan Panas Speroidisasi Pada Bahan Logam, Baja
- Backofen, W. A., 1972, “Deformation Processing”, Addison-Willey Publishing Company, Massachusett.
- Dieter, G.E., 1986,”Mechanical Metallurgy”, Mc. Graw-Hill, New Jersey
Kata dalam Artikel Pengaruh Temperatur Annealing-Anil Terhadap Kekerasan keuletan elongasi. Pengaruh pengerjaan dingin terhadap sifat mekanik logam baja. Pengaruh cold working pada sifat kuat Tarik kekerasan elongasi dan Pengaruh temperature annealing teadap kekerasan atau temperature proses annealing.
