15+ Contoh Soal: Jenis Skala Numerik Verbal Grafik Peta Diperbesar Diperkecil

Berikut contoh contoh soal Jenis, Skala, Peta, yang dapat dipelajari untuk Latihan. Soal merupakan modifikasi dari bentuk soal soal ujian agar lebih mudah dipahami dan tentu mudah untuk dihafalkan.

1). Contoh Soal: Skala Numerik Perbandingan Jarak Peta Dan Sebenarnya,

Skala yang menyatakan perbandingan jarak pada peta dengan jarak sebenarnya di lapangan yang dinyatakan dalam bentuk angka adalah pengertian dari ….

a). skala verbal

b). skala garis


c). skala inci

d). skala numerik

e). skala grafik

Jawab; d

2). Contoh Soal: Skala Garis Berupa Garis Lurus Satuan Panjang Sama,

Skala yang ditunjukkan dengan garis lurus, yang dibagi menjadi beberapa bagian dengan panjang yang sama. Pada setiap bagian menunjukkan satuan panjang yang sama pula.

a). skala verbal

b). skala garis

c). skala inci

d). skala numerik

e). skala grafik

jawab : b

3). Contoh Soal: Skala Kata (Verbal),

Yang merupakan merupakan contoh penulisan skala verbal yaitu

a).  skala: satu sentimeter pada peta berbanding dengan lima ratus meter di muka bumi.

b). skala 1 : 10.000

c). skala 1 cm : 1 km

d). skala 500.000 : 1

e). skala 1 cm : 10.000 cm

jawab a

4). Contoh Soal: Pengertian Skala Verbal,

Skala pada peta yang dinyatakan dalam bentuk kalimat lengkap adalah…

a). skala verbal

b). skala garis

c). skala inci

d). skala numerik

e). skala grafik

jawab : b

5). Contoh Soal Ujian Menentukan Arti Skala Peta,

Suatu peta tertulis skala 1 : 500.000. Hal tersebut berarti ….

a). setiap 1 cm di peta sama dengan 500.000 km di lapangan

b). setiap 1 cm di peta sama denan 500.000 cm di lapangan

c). setiap 500.000 cm di peta sama dengan 1 cm di lapangan

d). setiap 500.000 cm di peta sama dengan 1 km di lapangan

e). setiap 1 cm di peta sama dengan 500 km di lapangan

Jawab : b

6). Contoh Soal Ujian Mengitung Jarak Antar Kota Pada Peta Skala Numerik Angka,

Diketahui jarak Kota X ke Kota Y pada peta dengan skala 1: 50.000 adalah 5 cm. Berapakah jarak Kota X ke Kota Y sebenarnya.

Diketahui:

Skala = 1 : 50.000

Jarak pada peta 5 cm

Rumus Menentukan Jarak Sebenarnya Antar Kota Dari Peta Skala Numerik,

Jarak antar kota yang ditentukan dari peta berskala dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut…

JS = JP x S

JS = Jarak sebernarnya

JP = jarak pada peta

S = skala

JS = 5 x 50.000

JS = 250.000 cm atau

JS = 2500 m atau

JS = 2,5 km

Jadi jarak sebenarnya Kota X ke Kota Y adalah 2,5 km.

7). Contoh Soal: Menentukan Skala Peta Dari Jarak Peta Dan Sebenarnya,

Jika jarak dua titik di peta 5 cm dan jarak sebenarnya di muka bumi 5 km, maka skala petanya adalah ….

a). 1: 1.000

b). 1: 10.000

c). 1: 100.000

d). 1 : 50.000

e). 1: 1.000.000

Jawab: c

Diketahui

Jarak sebenarnya = JS

JS = 5 km = 500.000 cm

Jaral pada peta = JP

JP = 5 cm

Menentukan Skala Peta,

Skala peta dapat ditentukan dengan rumus seperti berikut

JS = JP x S atau

S = Skala

S = JS/JP

S = 500.000/5

S = 100.000 cm

Jadi, skala peta adalah 1 : 100.000

8). Contoh Soal: Peta Kontur Tinggi Rendah Permukaan Bumi,

Peta yang menggambarkan tinggi rendahnya permukaan bumi disebut peta ….

a). kontur

b). arkeologi

c). geologi

d). geomorfologi

e). isohyet

Jawab: a

9). Contoh Soal: Pengertian Ukuran Skala Peta Kadaster,

Peta yang berskala 1 : 100 sampai 1 : 5.000 disebut peta ….

a). skala kecil

b). kadaster

c). skala sedang

d). skala besar

e). geografi

Jawab: b

10). Contoh Soal: Peta Sertifikat Hak Milik Tanah ,

Peta yang berguna untuk menggambarkan peta tanah dalam sertifikat hak milik tanah adalah…

a). skala kecil

b). kadaster

c). skala sedang

d). skala besar

e). geografi

Jawab: b

11). Contoh Soal: Pengertian Peta Skala Geografi,

Peta yang memiliki Skala kurang dari 1 : 1.000.000 disebut peta…

a). skala kecil

b). kadaster

c). skala sedang

d). skala besar

e). geografi

Jawab: e

12). Contoh Soal Fungsi Peta Skala Geografi Untuk Gambar Peta Benua Dunia,

Peta yang digunakan untuk menggambar benua atau dunia.

a). skala kecil

b). kadaster

c). skala sedang

d). skala besar

e). geografi

Jawab: e

13). Contoh Soal: Peta Geologi Peta Struktur Batuan,

Peta yang menggambarkan struktur batuan disebut peta ….

a). geografi

b). geologi

c). arkeologi

d). geomorfologi

e). tanah

Jawab: b

14). Contoh Soal: Peta Topografi Konfigurasi Kontur Permukaan Bumi,

Peta yang menggambarkan konfigurasi permukaan bumi. Peta ini dilengkapi dengan penggambaran, antara lain, perairan (hidrografi).

a). geografi

b). geologi

c). arkeologi

d). geomorfologi

e). topografi

Jawab: e

15). Contoh Soal Ujian Menentukan Ketinggian Tempat Peta Kontur Topografi,

Titik x pada peta adalah 75 m, maka titik Y terletak di keringgian …. dan dimanfaatkan untuk….

Contoh Soal Ujian Menentukan Ketinggian Tempat Peta Kontur Topografi,
Contoh Soal Ujian Menentukan Ketinggian Tempat Peta Kontur Topografi,

a). 125 m, perkebunan jagung

b). 100 m, pertanian padi

c). 75 m, perkebunan the

d). 50 m, tumbuhan bunga

e). 15 m, tanaman sayuran

Jawab : a

Diketahui.

Skala peta 1 : 50.000

Menentukan Interval Kontur Pada Peta Topografi,

Jarak Interval garis kontur dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus seperti berikut:

CI =(1/2000)  x PS

CI = counter interval

PS = penyebut skala

CI = (1/2000) x 50.000

CI = 25 m

Menentukan Ketinggian Tempat Peta Topografii,

Ketinggian titik Y pada peta topografi dapat rumuskan dengan cara berikut…

Y = 75 + 2 (25)

Y = 75 + 50

Y = 125 m

Jadi, ketinggian titik Y adalah 125 meter, pada ketinggian 125 m, lahat dapat dimanfaatkan untuk perkebunan jagung.

16). Contoh Soal Jawaban Menentukan Skala Peta Dengan Contour Interval,

Suatu peta wilayah mempunyai Ci = 20 meter. Hitung Berapa skala peta tersebut?

Diketahui

Ci = 20 m

Menentukan Skala Pada Peta Topografi,

Skala pada peta topografi dapat ditentukan dengan rumus  contour interval seperti berikut:

CI =(1/2000)  x PS atau

PS = CI x 2000

CI = counter interval

PS = penyebut skala

PS = 20 x 2000

PS = 40.000 m

Jadi, penyebut skala adalah 40.000, Ini Artinya peta tersebut memiiki skala 1 : 40.000.

17). Contoh Soal Menentukan Ketinggian Tempat Gambar Peta Kontur,

Jika jarak titik X ke Z pada gambar peta kontur adalah 12 cm, sedangkan jarak titi Y ke Z adalah 3 cm, maka ketinggian titik Y adalah…. dan tanah cocok untuk…

Contoh Soal Menentukan Ketinggian Tempat Gambar Peta Kontur,
Contoh Soal Menentukan Ketinggian Tempat Gambar Peta Kontur,

a). 710 m , perkebunan sawit

b). 720 m, tanaman jeruk,

c). 730 m, perkebunan coklat,

d). 740 m, tanaman kopi,

e), 750 m, pertambangan

Jawab: d

Ketinggian Z = Z = 770 m

Ketinggian X = X = 650 m

Menentukan Ketinggian Titik / Tempat Y Pada Peta Kontur

Ketinggian suatu tempat titik pada peta kontur dapat dihitung dengan cara berikut

CI = Z – X

CI = 770 – 650

CI = 120 m

d2 = jarak X – Z = 12 cm

d3= jarak Y – Z = 3 cm

d1 = jarak X – Y

d1  = d2 – d3

d1 = 12 – 3

d1 = 9 cm

Maka ketinggian pada titik Y adalah

Y = [(d1/d2) x CI]+ X

Y = [(9/12) x 120] + 650

Y = 90 + 650

Y = 740 m

Jadi, ketinggian titik Y adalah 740 dan cocok untuk perkebunan kopi

18). Contoh Soal: Proyeksi Azimuthal Proyeksi Bidang Datar,

Proyeksi azimuthal ialah proyeksi yang menggunakan bidang datar sebagai bidang proyeksinya.

a). Proyeksi Azimuthal

b). Proyeksi Kerucut

c). Proyeksi Silinder

d). Proyeksi Universal Transverse Mercator

e). Proyeksi normal

Jawab: a

Contoh Soal: Warna Dasar Biru Penampakan Hidrografi, 

Warna dasar biru pada peta biasaya digunakan untuk menggambarkan ….

a). hipsografi

b). warna dasar peta

c). hidrografi

d). vegetasi

e). budaya

Jawab: c

Contoh Soal: Pembesaran Pengecilan Peta Skala Grafik Batang Garis,

Pembesaran dan pengecilan peta dapat dilakukan dengan mesin potokopi agar mudah menghitung perubahan skala peta hasil pembesaran atau pengecilan, sebaiknya peta asli menggunakan skala

a). angka.

b). numerik.

c). grafik

d). verbal

e). sebenarnya

Jawab. c

Contoh Soal: Menentukan Skala Hasil Pembesaran Dengan Fotocopy,

Apabila sebuah peta berskala 1:2.000.000 diperbesar 5 kali, maka berapa skala perubahannya?

Rumus Menentukan Skala Peta Sebelum – Setelah Pembesaran,

Rumus untuk peta sebelum dibesarkan

JS1 = JP1 x S1

JP1 = jarak pada peta sebelum dibesarkan (Peta awal)

S1 = skala sebelum dibesarkan

Rumus untuk peta setelah dibesarkan

JS2 = JP2 x S2

JP2 = jarak pada peta setelah dibesarkan (peta hasil perbesaran)

S2 = skala setelah dipebesarkan,

Rumus Menentukan Besar Skala Setelah Diperbesar

Besar skala setelah diperbesar dapat dinyatakan dengan rumus berikut

JS1 = JS2

JP2 x S2 = JP1 x S1

S2 = (JP1/JP2) x S1

anggap saja JP1 = 1

pembesaran 5 kali, sehingga JP2

JP2 = 5 x 1 = 5

maka skala setelah peta diperbesar adalah

S2 = (1/5) x 2000.000

S2 = 400.000

Jadi, skala peta setelah diperbesar 5 kali adalah 1: 400.000

Contoh Soal: Menentukan Skala Peta Yang Tidak Diketahui,

Jarak antar kota A dan B pada peta berskala 1: 100.000 adalah 5 cm, jika peta diperbesar 4 kali, tentukan skala peta dan jarak kota A dan B setelah diperbesar,

Diketahui

S1 = 100.000

JP1 = 5 cm

Perbesaran = 4 kali

Rumus untuk peta sebelum dibesarkan

JS1 = JP1 x S1

JP1 = jarak pada peta sebelum dibesarkan (Peta awal)

S1 = skala sebelum dibesarkan

Rumus untuk peta setelah dibesarkan

JS2 = JP2 x S2

JP2 = jarak pada peta setelah dibesarkan (peta hasil perbesaran)

S2 = skala setelah dipebesarkan,

Rumus Menentukan Jarak Antar Kota Pada Peta Setelah Diperbesar

Jarak antar kota A da B setelah peta diperbesar 4 kali dapat dinyatakan dengan rumus berikut

JP2 = 4 x JP1

JP2 = 4 x 5 = 20 cm

Jadi jarak antar Kota A dan B pada peta yang diperbesar adalah 20 cm

Rumus Menentukan Skala Peta Diperbesar,

JS2 = JS1 maka

JP2 x S2 = JP2 x S2    atau

S2 = (JP1/JP2) x S1

maka skala setelah peta diperbesar adalah

S2 = (5/20) x 100.000

S2 = 25.000

Jadi, skala peta setelah diperbesar adalah 1: 25.000

Contoh Soal: Skala Peta Setelah Diperkecil Dua Kali,

Jika terdapat sebuah peta dengan skala 1:50.000 diperkecil 2 kali, maka skalanya akan berubah menjadi ….

a). 1:12.500

b). 1:25.000

c). 1:100.000

d). 1:125.000

e). 1:150.000

Diketahui

S1 = 50.000

diperkecil 2 kali sama dengan diperbesar ½  kali.

Rumus Menentukan Skala Peta Diperkecil,

Skala peta yang diperkecil dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus seperti berikut

S2 = (JP1/JP2) x S1

anggap saja  JP1 = 1 sehingga

diperkecil 2 kali sama dengan diperbesar ½ kali

JP2 = (½) x 1

JP2 = (½)

maka skala peta yang diperbesar adalah

S2 = (JP1/JP2) x S1

S2 = (1/½) x 50.000

S2 = 2 x 50.000

S2 = 100.000

Jadi skala peta setelah diperkecil 2 kali menjadi 1:100.000

Ringkasan Materi Peta

Pengertian Peta,

Peta adalah gambaran konvensional permukaan bumi yang digambarkan pada bidang mendatar dengan menggunakan skala.

Jenis Peta

Peta dapat dibedakan berdasarkan jenisnya, skalanya, objek yang dipetakan, dan informasi/isinya,

Fungsi Peta,

Fungsi peta antara lain untuk menyajikan data tentang potensi suatu daerah, membantu dalam pembuatan suatu desain misalnya desain jalan, sebagai penunjuk arah suatu lokasi atau posisi, untuk memperlihatkan ukuran, karena melalui peta dapat diukur luas daerah dan jarak di permukaan bumi, untuk memperlihatkan atau menggambarkan bentuk-bentuk permukaan bumi sehingga dimensinya dapat terlihat dalam peta.

Tujuan Pembuatan Peta,

Tujuan pembuatan peta antara lain menyimpan data yang ada di permukaan bumi, menganalisis data spasial seperti perhitungan volume, memberikan informasi dalam perencanaan tata kota dan permukiman, memberikan informasi tentang ruang yang bersifat alami, baik manusia maupun budaya

Komponen – Peta,

Komponen-komponen peta antara lain judul peta, garis astronomis, inset, garis tepi peta, skala peta, sumber peta, tahun pembuatan, arah mata angin (orientasi), simbol peta, warna peta, legenda, lettering, dan proyeksi peta.

Analisis Lokasi Industri,

Analisis lokasi industri terbagi atas dua yaitu berdasarkan teori susut dan biaya angkut barang, dan berdasarkan teori Weber.

Ciri Lokasi Industri,

Berdasarkan teori lokasi industri maka lokasi industri memiliki kecenderungan untuk didirikan dekat dengan tenaga kerja, sumber tenaga, bahan mentah, dan pasar.

Analisis Lokasi Pertanian,

Analisis lokasi pertanian terdiri atas dua tahap. Pertama pengumpulan data. Ke dua tahap penentuan kelas lahan.

Data Analisis Lokasi Pertanian,

Data yang perlu dikumpulkan dalam analisis lokasi pertanian adalah iklim, topografi, proses geomorfik, tanah, dan tata air.

Klasifikasi Lahan Pertanian,

Kelas lahan pertanian di bagi menjadi 8 kelas lahan pertanian, yaitu kelas I, kelas II, kelas III, kelas IV, kelas V, kelas VI, kelas VII, dan kelas VIII.