Pengertian Definisi Operasi Penggerusan, Grinding Plant
Operasi pengerusan atau grinding merupakan tahap pengecilan ukuran lanjutan dari operasi peremukan. Operasi ini bertujuan untuk menyiapkan bijih agar dapat dipisah sesuai dengan ukuran dan liberasinya. Bijih akan mengalami dua tahapan grinding. Hal ini dilakukan sesuai dengan data yang diperoleh mineralogy, simulasi grinding dan pemisahan magnetic seperti yang telah dibahas di artikel sebelumnya. Tahap pertama, bijih digerus dari ukuran 20 mm atau 20000 mikron menjadi berukuran kurang daripada 400 mikron. Tahap kedua bijih digerus sampai berukuran kurang daripada 75 mikron.
Operari grinding dilakukan dengan Ball Mill. Tiap tahapan digandeng dengan operasi sizing atau classifiying. Operasi Sizing dilakukan dengan classifier. Tujuan operasi sizing ini adalah untuk memastikan bahwa ukuran bijih yang keluar dari Ball Mill merupakan ukuran yang sesuai dengan target ukuran pemisahan. Over flow dari tiap-tiap classifier lansung dipisah secara magnetic. Sedangkan under flow-nya dikembalikan ke Ball Mill.
Rancangan Grinding Plant Tahap Satu
Tahapan operasi grinding dapat dilihat pada Gambar 1 dan 2. Kedua gambar menunjukkan alat dan alur operasi yang sama. Yang membedakan adalah neraca bahan dan ukuran dari bijih yang diolah. Pada Grinding Plant tahap satu, Ball Mill menerima bijih yang berukuran kurang daripada 20 mm dan under flow classifier yang berukuran lebih besar daripada 400 mikron. Sedangkan Over flow dari classifier lansung dipisah menggunakan magnetic separator.

Rancangan Grinding Plant Tahap Dua
Pada grinding plant tahap dua, Ball Mill menerima umpan berukuran kurang daripada 400 mikron yang merupakan konsentrat dari pemisahan magnetik tahap dua dan under flow classifier yang berukuran lebih besar daripada 75 mikron. Sedangkan Over flow dari classifier yang berukuran kurang daripada 75 mikron langsung masuk ke magnetic separator untuk dipisah secara magnetik.

