Pengolahan Mineral Zeolit

Pengolahan Batuan Mineral Zeolit

Pengolahan batuan mineral zeolit meliputi empat jenis operasi  utama, yaitu operasi sizing, kominusi, granulasi, dan drying. Secara umum alur operasi pengolahan batuan zeolit ditunjukkan seperti pada gambar di bawah.

Operasi sizing tahap pertama dilakukan pada umpan yang akan masuk jaw crusher dengan menggunakan Grizzly Feeder. Tujuan sizing ini adalah untuk mengeluarkan batuan mineral zeolit yang berukuran lebih kecil daripada ukuran setting jaw crusher. Grizzly Feeder juga berfungsi sebagai pengatur laju pengumpanan. Sehingga jaw crusher dapat bekerja secara optimal.

Operasi Sizing yang kedua dilakukan terhadap zeolit hasil operasi grinding. Sizing ini akan memisah zeolit berdasarkan ukuran yang siap untuk operasi granulasi. Sizing ketiga dilakukan terhadap granul zeolit yang baru saja keluar dari proses pemanasan. Operasi sizing ini didasarkan pada ukuran granul antara 2 – 5 mm.

Diagram Alir Pengolahan Batuan Mineral Zeolit

Diagram Alir Pengolahan Batuan Mineral Zeolit

Kominusi melibatkan dua tahap operasi  yaitu operasi peremukan atau crushing dengan menggunakan jaw crusher dan operasi penggerusan atau grinding, dengan menggunakan pulveriser. Jaw crusher akan mengecilkan ukuran batuan zeolit sampai ukuran secara teknis siap untuk masuk pada operasi grinding. Pada umumnya ukuran umpan untuk operasi grinding adalah sekitar 20 mm.

Operasi grinding akan mengecilkan ukuran zeolit sampai ukuran yang dapat dibuat menjadi granul. Umumnya keluaran pulverizer berukuran kurang daripada 100 mikron.

Operasi granulasi dilakukan dengan disc granulator atau biasa juga disebut dengan pelletizer. Operasi ini akan menggranulasi serbuk zeolit menjadi granul-granul atau kelereng-kelereng kecil yang berukuran kurang daripada 5 mm. Pada proses granulasi biasanya ditambahkan perekat untuk memperkuat hasil granul.

Operasi pemanasan dilakukan dengan menggunakan dryer yang berbentuk pipa besar berukuran diameter 1 – 2 meter dengan panjang 10 – 20 meter. Dryer ini berputar dengan sudut kemiringan tertentu. Sumber panas dimasukan melalui tempat keluaran granul. Dryer ini biasa juga disebut dengan rotary dryer atau rotary kiln. Tujuan operasi ini adalah untuk mengurangi kandungan air termasuk hidrat dan zat-zat  yang terdapat pada perekat atau zat yang mudah menguap lainnya. Siklus pemanasan yang terkontrol dapat mengaktivasi zeolit secara fisika, sehingga zeolit granul siap diaplikasikan untuk pemakaian tertentu.

Daftar Pustaka:

Karakteristik, Sifat-Sifat Zeolit

Karakteristik-Sifat-Sifat Zeolit. Sifat Dehidrasi. Zeolit mempunyai sifat dehidrasi yaitu melepaskan molekul H2 O apabila dipanaskan. Pada umumnya...

Aktivasi Mineral Zeolit

Pengertian Aktivasi Mineral Zeolit Pada umumnya Zeolit alam berbentuk  batuan dengan ukuran yang sangat besar yang tidak mungkin dapat secara langsung ...

Pengolahan Mineral Zeolit

Pengolahan Batuan Mineral Zeolit P engolahan batuan mineral zeolit meliputi empat jenis operasi  utama, yaitu operasi sizing , kominusi, granulasi, ...

1. Mineral Zeolit

2. Karakteristik Mineral Zeolit.

3. Pengolahan Mineral Zeolit