Aktivasi Mineral Zeolit

Pengertian Aktivasi Mineral Zeolit

Pada umumnya Zeolit alam berbentuk  batuan dengan ukuran yang sangat besar yang tidak mungkin dapat secara langsung digunakan. Zeolit alam mengandung sejumlah pengotor yang dapat mengganggu atau mengurangi nilai atau kemampuan atau fungsi dari sifat-sifat khusus yang dimilikinya. Untuk itu, sebelum dapat digunakan zeolit diolah melalui serangkaian operasi mulai dari pengecilan ukuran, sizing, granulasi, pemansan, dan perlakuan kimia. Proses yang bertujuan agar zeolit dapat digunakan sesuai dengan aplikasinya disebut aktivasi. Aktivasi zeolit dapat dilakukan secara fisika atau kimia.

Aktivasi Secara Fisika

Aktivasi secara fisika dilakukan dengan pemanasan pada suhu antara 300 sampai dengan 400 celcius dengan udara panas atau dengan sistem vakum untuk melepaskan molekul air atau hidrat alkali. Proses pemanasan zeolit atau biasa disebut kalsinasi harus terkontrol, artinya temperatur dan waktunya harus benar-benar terjaga. Pemanasan yang berlebihan akan menyebabkan terjadinya kerusakan pada struktur zeolit.

Pada  Gambar 1. dapat dilihat pengurangan kandungan air setelah pemanasan dengan temperatur yang berbeda. Kandungan air pada zeolit granul berkurang dengan naiknya temperatur pemanasan. Temperatur pemanasan 400 celcius mampu menurunkan kandungan air sampai tersisa sekitar 3,5 persen. Hilangnya molekul air ini dapat menaikkan volume atau rongga kosong pori-pori zeolit.

Pengaruh Temperatur Pamanasan Terhadap Kandungan Air Zeolit Granul

Pengaruh Temperatur Pamanasan Terhadap Kandungan Air Zeolit Granul

Aktivasi Secara Kimia

Secara Kimia aktivasi dilakukan dengan mencuci zeolit menggunakan larutan-larutan asam anorganik seperti HCL, HF, dan H2SO4 atau dengan larutan Na2EDTA. Larutan-larutan ini dapat menghilangkan oksida pengotor yang terdapat pada permukaan pori-pori zeolit. Aktivasi asam menyebabkan terjadinya dekationisasi. Kation-kation akan lepas dari pori-pori zeolit. Untuk aplikasi tertentu atau khusus  kation dapat ditukar dengan kation lainnya. Hilangnya pengotor juga akan menyebabkan permukaan zeolit menjadi lebih luas.

Karakteristik, Sifat-Sifat Zeolit

Karakteristik-Sifat-Sifat Zeolit. Sifat Dehidrasi. Zeolit mempunyai sifat dehidrasi yaitu melepaskan molekul H2 O apabila dipanaskan. Pada umumnya...

Aktivasi Mineral Zeolit

Pengertian Aktivasi Mineral Zeolit Pada umumnya Zeolit alam berbentuk  batuan dengan ukuran yang sangat besar yang tidak mungkin dapat secara langsung ...

Pengolahan Mineral Zeolit

Pengolahan Batuan Mineral Zeolit P engolahan batuan mineral zeolit meliputi empat jenis operasi  utama, yaitu operasi sizing , kominusi, granulasi, ...