Pengolahan Air Minum Dengan Penyaringan, Filtrasi

Konsep dasar dari pengolahan air dengan cara penyaringan adalah memisahkan padatan atau koloid dari air dengan menggunakan alat penyaring, atau saringan. Air yang mengandung padatan, dilewatkan pada media saring dengan ukuran pori-pori atau lubang tertentu. Ukuran pori atau lubang saringan harus lebuh kecil dari ukuran bahan padatan yang akan dipisah.

Pada proses pengolahan air minum, air limbah, air kotor, penyaringan air ini bisa merupakan tahap awal, atau tahap lanjutan. Pada pengolahan tertentu, penyaringan dilakukan setelah proses koagulasi, atau penggumpalan. Di sini penyaringan merupakan tahap lanjutan dari proses koagulasi.

Beberapa bahan padat dapat dilihat secara langsung karena terapung di permukaan air, seperti ranting, daun, batang tanaman, sampah rumah tangga, dan sebagainya.   Beberapa bahan padat lainnya mungkin tidak akan terlihat dengan mudah, seperti potongan logam, atau bahan lain yang memiliki densitas lebih besar daripada air.

Untuk bahan  padat yang berukuran besar, dapat disaring dengan saringan kasar atau sedang menggunakan pasir kasar pada proses penyaringan awal. Bahan padat yang berukuran sangat kecil, atau sangat halus dan yang terlarut, mungkin  akan lebih baik jika dilakukan proses koagulasi terlebih dahulu. Hasil proses koagulasi merupakan endapan berukuran relative besar. Baru kemudian dilakukan penyaringan untuk memisah produk koagulasi dari air.

Ukuran Pori Atau Lubang Saringan.

Untuk penyaringan bahan padat kasar digunakan saringan yang memiliki lubang berukuran antara 5 – 20 mm. Untuk bahan padatan ukuran halus atau hiperfiltrasi digunakan saringan berlubang sangat halus, tergantung pada diameter padatan.

Pada Gambar di bawah ditunjukkan jenis dan ukuran media saring yang umum digunakan pada pengolahan air minum. Ukuran media saring kecil akan menghasilkan pori atau lubang yang kecil, sedangkan ukuran media yang besar akan menghasilkan pori atau lubang yang besar.

Berdasarkan tipenya, saringan dibedakan menjadi single medium, dual medium, dan three medium. Skematika ketiga tipe medium ini dapat dilihat pada gambar di bawah.

Single medium digunakan untuk menyaring bahan padatan yang memiliki rentang ukuran sempit, atau seragam. Dual medium digunakan untuk memisahkan bahan padatan yang memiliki dua selang ukuran. Padatan memiliki dua ukuran rata-rata yang berbeda. Sedangkan three medium digunakan untuk menyaring bahan padatan yang memiliki lebih dari dua ukuran atau memiliki ukuran yang sangat bervariatif, atau memiliki rentang ukuran yang lebar.

Media Saring Tipe Single Medium
Media Saring Tipe Single Medium
Media Saring Tipe Dual Dan Three Medium
Media Saring Tipe Dual Dan Three Medium

Ukuran Media Penyaringan/Saring

Berdasarkan ukuran media saring dikelompokan sebagai berikut:

Pasir berukuran sangat besar, very coarse sand: 1,0 – 2,0 mm

Pasir berukuran kasar, coarse sand: 0,5 – 1,0 mm

Pasir berukuran sedang, medium sand: 0,25 – 0,5 mm

Pasir berukuran halus, fine sand: 0,1 – 0,25 mm

Pasir berukuran sangat halus, very fine sand: 0,05 – 0,1 mm.

Sistem Aliran Fluida/Air Pada Pengolahan.

Pada gambar di bawah ditunjukkan pola atau sistem aliran fluida atau air yang diolah. Sistem aliran air dibagi menjadi empat sistem yang berbeda, yaitu: sistem aliran horisontal atau horizontal filtration, sistem aliran gravitasi atau gravitation filtration atau vertikal dari atas ke bawah, sistem aliran dari bawah ke atas atau up flow filtration, dan sistem aliran ganda atau biflow flitration.

Sistem Aliran Horisantal Dan Gravitasi Pada Pengolahan Air Minum
Sistem Aliran Horisantal Dan Gravitasi Pada Pengolahan Air Minum
Sistem Aliran Bawah Ke Atas Dab Ganda Pada Pengolahan Air Minum
Sistem Aliran Bawah Ke Atas Dab Ganda Pada Pengolahan Air Minum

Beberapa materi yang membahas tentang pengolahan limbah, baik limbah rumah tangga, seperti minyak jelantah atau limbah lainnya seperti pertenakan, limbah pertanian dapat dibaca pada artikel di bawahl Klik Judul yang sesuai:

Bensin: Pengertian Standar Uji Penentuan Komposisi Bilangan Oktan Reaksi Pembuatan Kegunaan Dampak Kesehatan Lingkungan

Pengertian Bensin – Gasoline: Bensin merupakan fraksi minyak bumi yang terdiri dari campuran senyawa hidrokarbon yaitu alkana berrantai karbon lurus b...

Hukum Newton 1, 2, 3 : Pengertian Contoh Soal Rumus Perhitungan

Pengertian Hukum Pertama Newton.  Hukum Newton merupakan pengembangan dari teori yang dikemukakan oleh ilmuwan bernama Galileo. Hukum Newton I menjelaskan, ...

Menghitung Biaya Energi Listrik Rumah/Kantor

Pengertian Energi Listrik. Energi listrik merupakan daya listrik yang terpakai selama waktu tertentu. Besarnya Energi listrik yang digunakan untuk suatu...

Pengertian Contoh Perhitungan Hukum Ohm

Pengertian Hukum Ohm.  George Simon Ohm adalah orang  pertama yang menemukan hubungan antara kuat arus listrik yang mengalir melalui penghantar yang b...

Pengertian Perhitungan Gerak Lurus Beraturan

Pengertian Gerak Lurus Beraturan.  Suatu benda dapat dikatakan bergerak apabila posisi atau kedudukannya atau tempatnya berubah terhadap sebuah titik ...

Pengolahan Air Limbah Secara Adsorpsi.

Pengertian Pengolahan Air Metoda Adsorpsi. Pengolahan air secara adsorpsi merupakan proses pemisahan air dari pengotornya dengan cara penyerapan pengotor...

Pengolahan Air Minum Dengan Penyaringan, Filtrasi

Konsep dasar dari pengolahan air dengan cara penyaringan adalah memisahkan padatan atau koloid dari air dengan menggunakan alat penyaring, atau saringan....

Pengolahan Air Minum, Water Treatment

Pengertian Pengolahan Air Minum Pengolahan air minum merupakan proses pemisahan air dari pengotornya secara fisik, kimia dan biologi. Tujuan utama dari...

Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel.

Pengertian Minyak Jelantah, Sebagai Limbah Cair Rumah Tangga. Istilah minyak jelantah merujuk pada suatu jenis minyak yang diperoleh dari sisa penggorengan...

Proses Gasifikasi Konversi Batubara Menjadi Gas

Pengertian Gasifikasi.  Gasifikasi adalah proses konversi bahan bakar padat menjadi gas melalui reaksi dengan satu atau campuran reaktan udara, oksigen, ...

1.  Konversi Limbah Organik Menjadi Biogas.

2. Pengolahan Air Minum Dengan Penyaringan, Filtrasi

3. Pengolahan Air Minum, Water Treatment

4. Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Biodiesel.

 

error: Content is protected !!