Teori Tingkat Bunga Neo Klasik Keynes Hicks.

Pengertian Tingkat Bunga

Bunga merupakan suatu bentuk pendapatan bagi pemilik dana yang telah mengorbankan dananya yang dalam beberapa waktu melepaskan kesempatan tidak menggunakan dananya karena digunakan oleh pihak lain. Bunga ini merupakan harga yang harus dibayar oleh peminjam atau pengguna untuk memperoleh dana dari pemberi atau pemilik dana dalam jangka waktu yang telah disepakati.

Bunga sesungguhnya merupakan suatu angka perbandingan, yaitu jumlah biaya pinjaman dibagi dengan jumlah uang yang sebenarnya dipinjam. Umumnya bunga dinyatakan dalam persentase per tahun. Bunga bank 10 persen pertahun, artinya rasio biaya nilainya 10 persen dari uang yang dipinjam. Jika pinjam Rp 100 juta, maka bunganya adalah 10 Persen X Rp 100,juta yaitu sama dengan Rp 10 juta per tahun. Jadi uang Rp 10 juta merupakan biaya atau harga atas pinjaman yang nilainya Rp 100 juta.

Teori Bunga Klasik

Teori klasik menjelaskan kebutuhan tabungan (saving) dan kebutuhan investasi sebagai penentu dari tingkat bunga yang berlaku. Menurut teori ini, tingkat bunga ditemtukan oleh dua faktor yaitu, permintaan (demand) dan penawaran (supply) atas modal (capital). Hal ini menunjukkan bahwa modal menjadi seperti barang dan jasa lainnya yang diperjual belikan dimana harganya ditentukan antara permintaan dan penawaran.

Permintaan terhadap modal datang akibat ada keinginan sebagian masyarakat untuk berinvestasi atau menanam modal dalam suatu usaha atau membeli saham. Hal ini akan menyebabkan timbulnya permintaan terhadap uang atau dana.

Penawaran terhadap modal timbul akibat ada sebagaian masyarakat yang menyimpan dana atau menabung (saving). Tabungan ini kemudian menyebabkan tersedianya dana yang dapat ditawarkan untuk digunakan sebagai modal.

Aliran klasik menjelaskan bahwa tinggi rendahnya tingkat bunga ditentukan oleh pertemuan antara fungsi permintaan dengan fungsi penawaran. Fungsi permintaan terhadap modal merepresentasikan keinginan untuk berinvestasi. Sedangkan fungsi penawaran terhadap modal dinunjukkan keinginan untuk menabung.

Teori Bunga Neo Klasik

Teori bunga Neo Klasik menjelaskan bahwa tingkat bunga merupakan harga dari kredit atau loan yang ditentukan oleh permintaan dan penawaran dari kredit. Menurut Neo Klasik, tingkat bunga tidak ditentukan oleh permintaan dan penawaran tabungan atau supply and demand of saving pada saving market. Namun, tingkat bunga ditentukan dalam pasar kredit atau market of credit atau market of loanable fund. Loanable fund atau dana kredit merupakan dan yang sengaja disediakan untuk dipinjamkan atau dikreditkan.

Permintaan atas loanable fund datang dari adanya keinginan untuk berinvestasi baik dari masyarakat atau swata atau pemerintah. Selain itu adanya keinginan untuk menyimpan kekayaan dalam bentuk uang atau hoarding.

Panawaran loanable fund datang dari keinginan masyarakat untuk menabung yang kemudian ditawarkan untuk modal. Selain itu adanya penciptaan uang baru atau newly created money, baik uang kartal maupun giral. Penawaran loanable fund juga datang dengan mengaktikan uang yang sedang menganggur atau idle money atau dishoeding.

Dengan demikian menurut Neo Klasik, keseimbangan antara permintaan dengan penawaran loanable fund inilah yang menentukan tinggi rendahnya tingkat bunga yang berlaku di masyarakat.

Teori Bunga Modern Keynes

John Maynard Keynes dikenal sebagai monetary theory of interest atau liquidiy preference (keringingan/hasyrat untuk menahan/memegang uang tunai) dan maney supply (atau penawaran uang). Dalam teori ini dijelaskan bahwa setiap aset atau kekayaan memiliki tingkat likuid yang berbeda beda. Tingkat kelikuidan kekayaan tergantung pada bentuk kekayaannya. Uang tunai merupakan kekayaan yang paling likuid. Uang dalam bentuk tabungan, saham atau uang yang dipinjamkan merupakan kekayaan yang relatif kurang likuid, atau tidak dapat segera digunakan untuk transaksi, perlu waktu untuk merubah jadi uang tunai,.

Teori bunga Keynes menjelaskan bahwa bunga atau interest dibayarkan karena ada kesediaan untuk melepaskan kekayaan dalam bentuk uang tunai. Dalam hal ini uang tunai merupakan kekayaan yang paling likuid, dapat segera digunakan untuk bertransaksi. Sehingga bunga atau interest merupakan harga dari uang atau merupakan the price of money. Jadi bunga merupakan kompensasi atau berubahnya uang tunai yang likuid menjadi kurang likuid karena dipinjamkan atau ditabungkan.

Teori Bunga Hicks

Teori bunga Hicks menjelaskan bahwa tinggi rendahnya tingkat bunga ditentukan oleh faktor-faktor seperti Tabungan, Investasi, jumlah unag tunai dan jumlah uang yang beredar. Teori bunga Hicks merupakan perpaduan atau gabungan dari dua teori sebelumnya yaitu Teori Klasik dan Teori Keynes.

Hicks menjelaskan bahwa tingkat bunga ditentukan oleh fungsi  (kurva) gabungan investasi (I) dan tabungan (S) dengan fungsi (kurva) gabungan liquidity preference (L) dan money supply (M). Perpotongan antara kedua fungsi (kurva) gabungan inilah tingkat bunganya ditentukan.

Alasan Motif Orang Menyimpan Memegang Uang Tunai

Pengertian Uang Tunai Alasan atau motif seseorang memegang uang dijelaskan oleh ilmuwan bernama Keynes dalam teori permintaan uang yang popular dengan ...

Cara Pemerintah Mengatasi Menanggulangi Pengangguran.

Ringkasan . Pengangguran terjadi ketika jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih sedikit dibandingkan jumlah tenaga kerja yang butuh pekerjaan. Penawaran...

Cara Pemerintah Mengatasi-Menanggulangi Inflasi

Ada beberapa metoda atau cara yang diambil pemerintahan untuk mengatasi masalah inflasi yang umumnya dituangkan dalam kebijakan. Pemerintah dapat menanggulangi...

Dampak-Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran

Ringkasan . Konsep  yang mempelajari hubungan antara tingkat pengangguran dengan Gross Domestic Product, GDP dikenal dengan Hukum Okun yang dikemukakan ...

Faktor Yang Mempengaruhi Investasi

Setidaknya terdapat dua faktor utama yang cukup berpengaruh terhadap tinggi rendahnya tingkat investasi, yaitu tingkat suku bunga dan tingkat pengembalian...

Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Beredar

Pengertian Jumlah Uang Beredar Jumlah uang beredar dapat didefinisikan menjadi dua pengertian. Pertama, uang beredar didefinisikan dalam arti sempit...

Faktor Penyebab Terjadinya Deflasi

Pengertian Deflasi. Deflasi merupakan  kebalikan dari fenomena inflasi. Walaupun demikian, dampak terhadap perekonomian tidak persis berlawanan dengan ...

Faktor Penyebab Terjadinya Inflasi

Pengetian Istilah Dan Definisi Inflasi. Inflasi adalah kenaikan harga-harga umum yang terjadi secara terus-menerus selama periode tertentu. Inflasi menunjukkan...

Faktor Penyebab Terjadinya Pengangguran.

Pengertian Pengangguran. Pengangguran atau orang yang menganggur adalah  mereka yang tidak mempunyai perkerjaan dan sedang aktif mencari pekerjaan. ...

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi.

Ringkasan. Faktor-factor penting yang dianggap berpengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu Negara diantaranya, tanah dan kekayaan alam,...

Fungsi Sistem Moneter Indonesia

Pengertian Sistem Moneter Indonesia Sistem moneter Indonesia adalah  lembaga-lembaga atau institusi yang dapat menciptakan uang kartal, uang giral dan ...

Fungsi, Jenis Dan Ciri-Ciri Dari Uang

Definisi Pengertian Uang Uang diciptakan untuk memperlancar kegiatan transaksi ekonomi. Dalam perekonomian, uang merupakan benda yang disetujui atau...

Incremental Capital Output Ratio, ICOR

Pengertian Definisi Incremental Capital Output Ratio , ICOR Secara sederhana ICOR dapat diartikan sebagai ukuran yang menyatakan besarnya tambahan modal...

Indeks Harga Konsumen, Tingkat Inflasi, Contoh Perhitungan

Pengertian Definisi Indeks Harga Konsumen dan Tingkat Inflasi Perubahan harga-harga yang berlaku dari waktu ke waktu tidak menunjukkan adanya konsistensi....

Indikator Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Ringkasan . Setiap Negara akan selalu berusaha untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal untuk membawa bangsanya kepada kehidupan yang lebih baik....

Instrumen Kebijakan Moneter.

Pengertian Kebijakan Moneter. Secara sederhana, kebijakan monoter dapat diartikan sebagai tindakan pemerintah dalam hal ini bank sentral untuk mempengaruhi...

Jenis-Jenis, Sifat, Dan Ciri-Ciri, Pengangguran

Pengertian Pengangguran. Pengangguran merupakan angkatan kerja yang tidak sedang memiliki pekerjaan namun sedang aktif mencari pekerjaan. Pengangguran...

Jenis-Jenis, Sifat, Sebab, Dan Asal Inflasi.

Pengertian Inflasi. Inflasi merupakan proses kenaikan harga-harga umum secara terus-menerus. Inflasi adalah suatu keadaan perekonomian yang menunjukkan...

Masalah Pokok Utama Perekonomian Suatu Negara

Ringkasan. Pada dasarnya masalah perekonomian yang dihadapi oleh suatu negara adalah bagaimana dapat terhindar dari masalah-masalah seperti: lambatnya...

Pengaruh Inflasi Terhadap Pengangguran, Kurva Phillips

Pengertian, Istilah Dan Definisi Tingkat Inflasi. Inflasi adalah kecenderungan naiknya harga barang dan jasa pada umumnya yang berlangsung secara terus ...

Pustaka:

  1. Darmawi. H., 2006,”Pasar Finansial dan Lembaga-Lembaga Finansial”, Cetakan Pertama, PT Bumi Aksara, Jakarta.
  2. Firdaus. R., Ariyanti. M., 2011, “Pengantar Teori Moneter Serta Aplikasiny Pada Sistem Ekonomi Konvensionl & Syariah”, Cetakan Kesatu, Penerbit Alfabeta, Bandung.
  3. Sukirno. S., 2008,”Makro Ekonomi Teori Pengantar”, Edisi Ketiga, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  4. Mishkin. F. S.,2009,”Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Keuangan”, Buku 2, Edisi 8, Penerbit Salemba Empat, Jakarta
  5. Artikel. PDF., Tahun, 2016, “Teori Tingkat Bunga Neo Klasik Keynes Hicks” Edisi Jurnal, Cetakan Laporan, Penerbit Yogyakarta.