Wewenang Dan Tugas Otoritas Jasa Keuangan.

Wewenang Otoritas Jasa Keuangan

Adapun wewenang yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan adalah sebagai berikut:

Wewenang yang terkait khusus dengan pengawasan dan pengaturan lembaga jasa keuangan bank melikputi:

  1. Perizinan untuk pendirian bank, pembukaan kantor bank, anggaran dasar, rencana kerja, kepemilikan, kepengurusan dan sumber daya manusia, merger, konsolidasi dan akuisis bank, serta pencabutan izia uasaha bank.
  2. Kegiatan usaha bank siantaranya, sumber dana, penyediaan dana, produk hibridasi, dan aktivitas di bidang jasa.
  3. Pangaturan dan pengawasan mengenai kesehatan bank yang meliputi: likuitidas, rentabilitas, solvabilitas, kualitas asat, rasio kecukupan modal minimum, batas maksimum pemberian kredit, rasio pinjaman terhadap simpanan dan percadangan bank, laporan bank yang terkait dengan kesehatanbank, sistem informasi debitur, pengujian kedit, dan standat akuntansi bank.
  4. Pengaturan dan pengawasan mengenai aspek kehati-hatian bank meliputi manajemen resiko, tata kelola bank, prinsip mengenal nasabah dan anti pencucian uang, dan pencegahan pembiayaan teroris dan kejahatan perbankan serta pemeriksaan bank.

Wewenang yang terkait dengan pengaturan lembaga jasa keuangan bank dan non bank diantaranya meliputi:

  1. Menetapkan peraturan dan keputusan Otoritas Jasa Keuangan.
  2. Menetapkan peraturan mengenai pengawasan di sektor jasa keuangan
  3. Menetapkan kebijakan mengenai pelaksanaan tugas Otoritas Jasa Keuangan
  4. Menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan perintah tertulis terhadap lembaga jada keuangan dan pihak tertentu.
  5. Menetapkan peraturan mengenai tata cara penetapan pengelola statuter pada lembaga jasa keuangan
  6. Menetapkan struktur organisasi dan infrasutruktur, serta mengelola, memelihara, dan menata usahakan kekayaan dan kewajiban.
  7. Menetapkan peraturan mengenai tata cara pengenaan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan di sektor jasa keuangan.

Wewenang yang terkait dengan pengawasan lembaga jasa keuangan bank dan non bank melikputi:

  1. Menetapkan kebijakan operasional pengawasan terhadap kegiatan jasa keuangan
  2. Mengawasi pelaksanan tugas pengawasan yang dilaksanakan oleh kepala eksekuif
  3. Melakuan pengawasan, pemeriksaan, penyelidikan, perlindungan konsumen da tindakan lain terhadap lembaga jasa keuangan, pelaku, dan/atas penunjang kegiatan jasa keuangan sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundang – undangan di sektor jasa keuangan.
  4. Memberikan perintah tertulis keada lembaga jasa dan/atau pihak tertentu
  5. Melakukan penunjukan pengelola statuter
  6. Menetapkan penggunaan pegelola statuter
  7. Menetapkan sanksi administratif terhadap pihak yang melakukan penlanggaran terhadap peraturan perundang – undangan di sektor jasa keuangan.
  8. Memberikan dan/atau mencabut izi usaha, izin orang perseorangan, efektifnya peryataan perdaftaran, surat tanda terdaftar, persetujuan melakukan kegiatan usaha, pengesahanm persetujuan ata penetapan pembubaran dan penetapan lain.

Tugas Otoritas Jasa Keuangan.

Adapun tugas yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan adalah melaksanakan pengaturan dan pengawasan terhadap:

  1. Kegiatan jasa keuangan di sektor Perbankan,
  2. Kegiatan jasa keuangan di sektor Pasar Modal,
  3. Kegiatan jasa keuangan di sektor Asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, Penggadaian, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya.

Fungsi, Tujuan, Tugas Otoritas Jasa Keuangan, OJK

Pengertian. Otoritas Jasa Keuangan atau OJK merupakan lembaga yang independen dan bebas dari campur tangan pihak lain. Lembaga negara ini dibentuk berdasarkan...

Jenis Pembiayaan Perusahaan Modal Ventura.

Perusahaan Modal Ventura merupakan badan usaha yang melakukan usaha pembiayaan dalam bentuk pernyertaan modal ke dalam usatu perusahaan yang menerima bantuan...

Jenis Perusahaan Leasing, Sewa Guna Usaha

Pengertian Leasing. Pergertian sewa guna usaha secara umum adalah perjanjian antara lessor (perusahaan leasing) dengan lessee (nasabah) di mana pihak...

Mekanisme Transaksi Perusahaan Anjak Piutang, Factoring.

Pengertian Perusahaan Anjak Piutang. Perusahaan Anjak Piutang atau disebut juga dengan Factoring merupakan badan usaha yang kegiatannya melakukan penagihan...

Pengertian, Jenis Jenis Obligasi.

Oblogasi atau biasa disebut bond adalah surat utang jangka panjang yang memiliki kewajiban membayar bunga pinjaman secara periodik dan mengembalikan pinjaman...

Wewenang Dan Tugas Otoritas Jasa Keuangan.

Wewenang Otoritas Jasa Keuangan Adapun wewenang yang dimiliki oleh Otoritas Jasa Keuangan adalah sebagai berikut: Wewenang yang terkait khusus dengan...