Dasar Negara: Pengertian Fungsi Jenis Ciri Nilai Asas Ideologi Pancasila Contoh Soal 8

Pengertian Dasar Negara: Dasar negara adalah pedoman dasar dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatanegaraan suatu negara dalam berbagai bidang kehidupan.

Dasar negara merupakan suatu norma tertinggi yang merupakan sumber bagi pembentukan tata hukum dan peraturan perundangan di suatu negara.

Dalam bahasa Belanda istilah dasar negara disebut dengan philosophiesche grondslag yang berarti norma dasar yang memiliki sifat filsafat.

Dalam Bahasa Jerman istilah dasar negara disebut dengan weltanschauung yang artinya pandangan mendasar tentang dunia.

Kedua istilah itu memiliki kesamaan makna yaitu ajaran atau teori sebagai hasil pemikiran yang mendalam mengenai dunia dan kehidupan di dunia.

Di Indonesia, istilah dasar negara diterjemahkan sebagai ideologi. Sedangkan dalam Ensiklopedia Indonesia, kata dasar memiliki arti “asal yang pertama”. Sehingga jika dikaitkan dengan kata negara, maka menjadi dasar negara yang bermakna suatu ajaran/pedoman untuk mengatur kehidupan dalam konteks penyelenggaraan ketatanegaraan suatu negara yang mencakup berbagai aspek kehidupan.

Pengertian Ideologi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ideologi mempunyai tiga arti.

Arti Pertama Ideologi:

Ideologi adalah kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup.

Arti Kedua Ideologi,

Ideologi adalah cara berpikir seseorang atau suatu golongan.

Arti Ketiga Ideologi,

Ideologi adalah paham, teori, dan tujuan yang merupakan satu program sosial politik.

Ideologi adalah nilai-nilai dasar (hasil konsensus) yang ingin diwujudkan di dalam negara yang bersangkutan. Ideologi selalu berupa gagasan- gagasan yang memiliki sifat- sifat pokok.

Pengertian Ideologi Menurut Para Ahli

Berikut adalah definisi ideologi menurut para ahli :

Pengertian Ideologi Menurut Karl Marx

Menurut Karl Marx: Ideologi merupakan alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam masyarakat.

Pengertian Ideologi Menurut Menurut Machiavelli

Menurut Machiavelli: Ideologi adalah sistem perlindungan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa.

Pengertian Ideologi Menurut Menurut Descartes

Menurut Descartes: Ideologi adalah inti dari semua pemikiran manusia.

Pengertian Ideologi Menurut Menurut Francis Bacon

Menurut Francis Bacon: Ideologi adalah sintesa (paduan berbagai pengertian agar semuanya menjadi selaras, cara mencari hukum yang umum dari hukum-hukum yang khusus) pemikiran mendasar dari suatu konsep hidup.

Pengertian Ideologi Menurut Menurut Dr. Hafidh Shaleh

Menurut Dr. Hafidh Shaleh: Ideologi adalah sebuah pemikiran yang memiliki ide konsepsi rasional, yang terdiri dari akidah dan solusi terhadap seluruh permasalaham kehidupan manusia.

Pemikiran tersebut harus didukung dengan adanya metode, yang meliputi metode untuk mengaktualisasikan ide dan solusi tersebut, metode mempertahankannya, serta metode menyebarkannya ke seluruh dunia.

Fungsi Dasar Negara

Beberapa fungsi ideologi atau dasar negara diantaranya adalah:.

1). Fungsi Ideologi Sebagai Dasar Berdirinya  Kedaulatan Negara.

Setiap negara yang akan berdiri dan berdaulat harus memenuhi persyaratan konstitutif dan persyaratan deklaratif. Salah satu pernyataan mendasar yang menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara adalah dasar negara.

2). Fungsi Ideologi Sebagai Dasar Kegiatan Penyelenggaraan Negara.

Para penyelenggara negara di dalam mewujudkan segala cita-cita dan tujuan nasional harus berdasarkan pada dasar negara, yaitu di dalam melaksanakan segala kegiatan ketatanegaraan.

3). Fungsi Ideologi Sebagai Dasar dan Sumber Hukum Negara.

Kedudukan dasar negara dalam suatu negara merupakan suatu norma dasar bagi negara yang besangkutan.

Dasar negara menjadi sumber bagi undang undang negara serta norma tertinggi dalam suatu negara sehingga semua kegiatan negara harus berdasarkan pada hukum yang berlaku.

4) Fungsi Ideologi Sebagai Dasar Hubungan Antarwarga Negara.

Semua aktivitas warga negara harus didasarkan pada dasar negara. Sehingga kebebasan individu tidak merusak semangat kerja sama antara warga danbegitu pula sebaliknya, kerja sama antarwarga tidak merusak kebebasan individu.

5). Fungsi Ideologi Sebagai Dasar Hak Kewajiban Warga Negara.

Semua warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk mempertahankan negara dan berpartisipasi dalam upaya bersama mencapai tujuan bangsa.

6). Fungsi Idelogi Sebagai Dasar Sikap Bangsa Berpolitik

Dasar negara menjadi arah sikap dan tingkah laku politik para elite dan warganya. Konsep dasar negara yang tertanam dalam diri para penyelenggara negara dan warga negaranya akan membentuk sikap dan perilaku politik

7). Fungsi Ideologi Sebagai Dasar Persatuan dan Kesatuan Negara.

Dasar negara adalah perekat dari keragaman yang ada dalam masyarakat. Biasanya dasar negara sengaja disusun dengan mempertimbangkan keragaman latar belakang dan budaya masyarakat.

Jenis Macam Dasar Negara

Macam-macam dasar negara atau ideologi yang dikenal di dunia diantaranya adalah Sosialisme, Liberalisme, Marxisme – Komunisme dan Fasisme.

1). Dasar Negara Ideologi Sosialisme,

Sosilalisme adalah ideologi yang berpandangan adanya persamaan dan kesamaan dalam menjalani hidup. Dalam ideologi sosialisme, persamaan merupakan konsekuensi logis dari keprihatinan terhadap suatu kemiskinan.

Paham Sosialisme yang menghendaki segala sesuatu harus diatur bersama dan hasilnya dinikmati bersama-sama. Dengan kata lain sosialisme adalah paham yang menghendaki kemakmuran bersama.

Ciri Ciri Ideologi Sosialisme

Ciri-ciri paham sosialisme diantaranya menciptakan masyarakat sosialis yang dicita-citakan dengan kejernihan dan kejelasan argument, bukan dengan cara-cara kekerasan dan revolusi.

Contoh Negara Sosialisme

Negara yang menganut paham sosialisme adalah negara-negara di Eropa Barat serta Kuba dan Venezuela,

2). Dasar Negara Ideologi Liberalisme,

Liberalisne merupakan ideologi yang berlandaskan pada kebebasan. Kebebasan yang pengakuan hak-hak individual yang harus dilindungi dari campur tangan negara dan badan-badan yang lain.

Dalam liberalisme manusia dipandang sebagai makhluk yang bebas dan rasional. Pemerintahan harus didasarkan pada persetujuan rakyat.

Ciri-Ciri Ideologi Liberalisme

Anggota masyarakat memiliki kebebasan intelektual penuh, termasuk kebebasan berbicara Pemerintah hanya mengatur kehidupan masyarakat secara terbatas, sedangkan rakyat dapat membuat keputusan untuk diri sendiri.

Kekuasaan dari seseorang terhadap orang lain merupakan hal yang buruk. Oleh karena itu pemerintahan dijalankan sedemikian rupa sehingga penyalahgunaan kekuasaan dapat dicegah.

Contoh Negara Liberalisme

Beberapa contoh liberalisme adalah Amerika, Argentina, Kanada, Jerman, Francis, Itali, Jepang, Singapura.

3). Dasar Negara Ideologi Marxisme-Komunisme,

Marxisme-Komunisme merupakan salah satu jenis sosialisme yang mengajarkan tentang teori pertentangan kelas.

Dalam konsep marxisme, negara hendaknya dipimpin dan lebih mengutamakan kelas pekerja (buruh) atau diktaktor proletariat. Marxisme berawal dari konsep- konsep politik, ekonomi, dan sosial Karl Marx dan selanjutnya diteruskan oleh Lenin, Stalin, dan Mao Tze Tung (Mao Zedong) menjadi paham komunisme.

Menurut ajaran ini, suatu tujuan dapat dicapai dengan cara menghalalkan semua jalan.

Ideologi komunisme lebih cenderung meniadakan kehadiran Tuhan dan lebih berdasarkan pada materialism. Sehingga paham ini menindas kebebasan dalam beragama dan kebebasan individual.

Ciri Ciri Ideologi  Komunisme

Monoisme, yaitu suatu prinsip yang menolak keberadaan golongan golongan (strata) dalam suatu masyarakat;

Kekerasan dianggap sebagai cara atau alat yang sah untuk mencapai suatu tujuan (menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan),

Semua alat negara (polisi, tentara, birokrasi, media massa, intelektual, dan perundang-undangan) dipergunakan untuk mewujudkan tujuan komunisme.

Ateisme, artinya penganut ini tidak percaya adanya Tuhan. Agama dianggap sebagai penghalang kemajuan.

Dogmatisme, tidak mempercayai pikiran orang lain, artinya ajaran-ajaranyang baku berdasarkan atas pikiran Marx-Engel harus diterima begitu saja.

Otoritas, pelaksanaan politik berdasarkan kekerasan.  Pengkhianatan terhadap HAM, artinya tidak mengakui adanya hak-hak asasimanusia.

Contoh Negata Komunisme

Beberapa contoh Negara yang masih menganut ideologi komunisme adalah Tiongkok, Vietnam, Korea utara, dan Laos.

4). Dasar Negara Ideologi Fasisme,

Fasisme merupakan ideologi dilandasi dengan kediktatoran yang dapat dipersamakan dengan otoritarian.

Fasisme adalah paham yang berdasarkan prinsip kepemimpinan dengan otoritas yang mutlak absolut di mana perintah pemimpin dan kepatuhan berlaku tanpa pengecualian.

Ciri Ciri Ideologi Fasisme

Di dalam ideologi fasisme terdapat unsure- unsur kekerasan dan hal- hal lain yang bersifat mengerikan seperti pembantaian, diskriminasi ras, ekspansi ke negara lain, penghilangan hak-hak asasi manusia.

Fasisme sangat pengabaian hak-hak asasi warga negara. Fasisme ini menitikberatkan pada pola khusus aksi dan sangat tergantung pada pemimpin yang kharismatik.

Contoh Negara Ideologi Fasisme

Beberapa negara yang pernah mengunakan ideologi fasisme adalag Jerman Itali dan Jepang

5). Dasar Negara Ideologi Fundamentalisme,

Fundamentalisme merupakan ideologi untuk menetapkan agama tertentu sebagai suatu sistem politik dalam negara.

Ciri Ciri Ideologi Fundamentalisme

Paham fundamentalisme menganggap dirinya lebih murni dan lebih benar daripada lawan-lawan mereka yang iman atau ajaran agama yang lain

Agama menjadi basis ideologinya dan agama dipakai sebagai pusat pemerintahannya. Pemimpin tertinggi negara tersebut haruslah seorang petinggi agama.

Segala kegiatan pemerintahan dan hukum- hukumnya diambil dari kitab suci.  Dasar negara sendiri memakai ideologi agama.

Contoh Negara Ideologi Fundamentalisme

Beberapa negara yang menganut faham atau ideologi fungamentalisme adalah, Afganistan pada masa pemerintahan Taliban dan Iran sekarang setelah Revolusi Islam Iran). Negara-negara ini menerapkan hukum Islam secara keras kepada warga negaranya.

Nilai Asas Dasar Ideologi Pancasila

Dasar negara bangsa Indonesia disusun sesuai dengan nilai- nilai budaya, sosial, dan nasionalisme bangsa dalam mewujudkan cita-cita dan tujuan negara adalah Pancasila.

Adapun nilai-nilai atau asas yang terkandung di dalam Pancasila adalah

1). Nilai Asas Gotong Royong Pancasila

Asas gotong royong menunjukkan adanya kekuatan dalam kebersamaan. Ini artinya bekerja secara bersama- sama untuk kepentingan bersama dan hasilnya untuk dinikmati secara bersama;

2). Nilai Asas Kekeluargaan Pancasila

Asas kekeluargaan menunjukkan bahwa semua warga adalah keluarga yang sama. Ini berarti adanya penghargaan dan penghormatan terhadap hak dan kewajiban anggota masyarakat;

3). Nilai Asas Musyawarah Pancasila

Asas musyawarah menunjukkan adanya pemahaman dan menerima pendapat pikiran orang lain. Adanya nilai kekeluargan dalam menentukan keputusan yang menyangkut orang banyak atau rakyat;

4) Nilai Asas Keseimbangan Keselarasan Pancasila

Asas keseimbangan dan keselarasan, berarti adanya keseimbangan antara kehidupan jasmani dan rohani, keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan masyarakat, serta keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan alam sekitarnya;

5). Nilai Asas Bhineka Tungga Ika Pancasila

Asas Bhinneka Tunggal Ika menunjukkan saling menghormati keragaman. Adanya toleransi kehidupan antara suku-suku bangsa yang berbeda dan antarumat beragama;

6). Nilai Asas Kebersamaan Hidup Pancasila

Asas kebersamaan hidup menunjukkan bahwa manusia sebagai mahkluk sosial. Seseorang tidak dapat hidup sendiri, melainkan harus hidup dengan orang lain secara bersama- sama dengan menjunjung tinggi asas kekeluargaan dan gotong royong.

Peran Dasar Negara Pancasila

Dasar Negara Pancasila digunakan sebagai dasar unutk mengatur pemerintahan negara. Artinya, Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.

Adapun peran Pancasila sebagai dasar negara, antara lain, sebagai berikut.

1). Pancasila berperan mempersatukan bangsa Indonesia yang memiliki keanekaragaman suku bangsa dan memelihara kerukunan antarumat beragama.

2). Pancasila berperan mengarahkan dan membimbing terwujudnya cita-cita dan tujuan bangsa.

3). Pnacasila berperan memberikan motivasi, mengembangkan dan memelihara identitas diri bangsa Indonesia.

4). Pancasila berperan memberikan pandangan unutk mewujudkan cita- cita yang terkandung dalam Pancasila.

Fungsi Kedudukan Pancasila Negara Indonesia

Adapun Kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia adalah sebagai berikut.

1). Fungsi Kedudukan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Dasar negara, merupakan sumber hukum dasar nasional seperti yang tercantum pada pembukaan UUD 1945 alinea ke-4. Sebagai dasar negara, Pancasila memiliki pengertian sebagai cita-cita hukum bangsa Indonesia dan cita-cita moral bangsa Indonesia.

Penetapan Pancasila sebagai dasar negara menunjukkan bahwa negara Indonesia adalah negara Pancasila. Artinya negara harus tunduk, membela, dan melaksanakannya dalam seluruh perundang undangan.

2). Fungsi Kedudukan Pancasila Sebagai Kepibadian Bangsa

Kepribadian bangsa Indonesia, merupakan tatanan kehidupan seluruh bangsa Indonesia yang secara menyeluruh terpola pada nilai yang dimiliki dan diyakini kebenarannya oleh bangsa Indonesia.

Seluruh perilaku, sikap dan kepribadian dalam berbangsa berdasarkan pada nilai nilai Pancasila. Sehingga jika perilaku sikap dan kepribadian yang tidak sesuai dengan nilai Pancasila berarti bukan perilaku sikap dan kepribadian masyarakat Indonesia.

Pancasila memberikan corak yang khas bagi bangsa Indonesia yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa -bangsa lain.

3). Fungsi Kedudukan Pancasila Sebagai Pandangan Hidup

Pandangan hidup, merupakan pemersatu bangsa dalam mencapai kesejahteraan dan kebahagian lahir dan batin dalam bangsa Indonesia yang memiliki keanegaraman suku bangsa.

Pancasila sebagai pandangan hiduk way of life berarti semua aktivitas bangsa Indonesia harus sesuai dengan nilai Pancasila.

Kristalisasi Nilai Pancasila

. Nilai dan jiwa ktuhan / keagamaan

. Nilai dan jiwa kemanusiaan

. Nilai dan jiwa persatuan

. Nilai dan jiwa kerakyatan dan demokrasi

. Nilai dan jiwa keadilan sosial

4). Fungsi Kedudukan Pancasila Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa

Perjanjian luhur bangsa Indonesia, merupakan perjanjian antarrakyat Indonesia menjelang proklamasi kemerdekaan dan telah mampu membuktikan kebenarannya dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Sebagai bangsa yang merdeka, bangsa Indonesia sepakat untuk menjadikan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Contoh Soal Dan Jawaban Dan Pmbahasan Ideologi Dasar Negara

1). Istilah lain dari dasar negara yang berasal dari bahasa Jerman adalah ….

a). ideology

b). weltanschauung

c). philosophisce grondslag

d). gronwet

e). ideologi

Jawab: B

2). Suatu ideologi yang memiliki pandangan tentang adanya persamaan dan kesamaan dalam menjalani hidup disebut sebagai ideologi ….

a). liberalisme

b). komunisme

c). marxisme-komunisme

d_. sosialisme

e). fundamentalisme

Jawab: D

3). Prinsip-prinsip dasar dalam suatu negara yang merupakan sumber hukum bagi peraturan perundang-undangan yang ada, yaitu ….

a). undang-undang dasar

b). hukum tata negara

c). konstitusi

d). dasar negara

e). undang-undang

Jawab: A

4). Dibawah ini adalah kedudukan dan fungsi Pancasila bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, kecuali ….

a). pandangan hidup

b). dasar negara

c). kepribadian bangsa Indonesia

d). perjanjian luhur bangsa Indonesia

e). lambang negara

Jawab: E

5). Dalam penyelenggaraan ketatanegaraan, Pancasila memiliki arti sebagai ….

a). dasar negara

b). pandangan hidup

c). pedoman dasar

d). orientasi pembangunan

e). dasar moral bangsa

Jawab: A

Contoh Soal Uraian dan Penjelasan

1). Jelaskan apa yang dimaksud dengan dasar negara dan Berikanlah contohnya

Jawab:

Dasar Negara adalah merupakan suatu norma tertinggi yang merupakan sumber bagi pembentukan tata hukum dan peraturan perundangan di suatu negara.

Contoh Dasar Negara: sosialisme, liberalisme, marxisme-komunisme, fasisme, fundamentalisme.

2). Sebutkan dan jelaskan fungsi dasar negara

Jawab:

– Sebagai Dasar untuk berdirinya kedaulatan negara.

– Sebagai Dasar untuk kegiatan dalam penyelenggaraan negara.

– Sebagi  Dasar  dan sumber hukum nasional.

– Sebagai Dasar bagi hubungan antarwarga negara

3). Jelaskan kedudukan dan fungsi Pancasila bagi kehidupan berbangsa dan bernegara

Jawab:

– Pancasilai Sebagai Dasar negara.

– Pancasila Sebagai Kepribadian bangsa Indonesia.

– Pancasila seagai Pandangan hidup.

– Pancasila sebagai  Perjanjian luhur bangsa Indonesia.

Daftar Pustaka:

  1. Ditjen Dikti, 2001, “Kapita Selekta Pendidikan Kewarganegeraan”, Penerbit Dikti, Jakarta.
  2. Kaelan, 2002, “ Pendidikan Pancasila”, Penerbit Nagatirta, Yogyakata.
  3. Kansil, Prof CST., 2002, “Pendidikan Kewarganegaraan”, Pradnya Paramita, Jakarta.
  4. Musanef,1989, “Sistem Pemerintahan Indonesia”, Penerbit CV Mas Agung, Jakarta.
  5. Chamim, Asykuri Ibn, 2003, “Pendidikan Kewarganegaraan Menuju Kehidupan yang Demokratis dan Berkeadaban”, Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang), Yogyakarta.
  6. Pasha, Musthafa, Kamal, 2003, “Pendidikan Kewarganegaraan”, Citra Karsa Mandiri, Yogyakarta.
  7. Bakry, Noor Ms, 2009, “Pendidikan Kewarganegaraan”, Penerbit, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.
  8. Rangkuman Ringkasan: Dasar negara atau ideologi negara ialah suatu pedoman untuk dipakai dalam mengatur kehidupan dan penyelenggaraan ketatanegaraan di suatu negara yang mencakup berbagai aspek kehidupan (politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan).
  9. Istilah dasar negara dapat disamakan dengan philosophiesche grondslag (Bahasa Belanda) yang berarti norma dasar yang memiliki sifat filsafat. Istilah dasar negara juga dapat disejajarkan dengan weltanschauung (bahasa Jerman) yang artinya pandangan mendasar tentang dunia. Kedua istilah itu memiliki kesamaan makna, yaitu ajaran atau teori sebagai hasil pemikiran yang mendalam mengenai dunia dan kehidupan di dunia.
  10. Beberapa macam dasar negara (ideologi negara) besar yang dianut di berbagai belahan dunia antara lain, liberalisme, sosialisme, marxisme-komunisme, fasisme, dan fundamentalisme.
  11. Fungsi dasar negara adalah sebagai Dasar berdiri dan tegaknya suatu negara. Dasar kegiatan penyelenggaraan negara. Dasar partisipasi warga negara. Dasar pergaulan antarwarga negara. Dasar dan sumber hukum nasional. Dasar sikap dan tingkah laku bangsa. Dasar bagi persatuan dan kesatuan bangsa.
  12. Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki ideologi negara, yaitu Pancasila, yang berkedudukan sebagai dasar negara, kepribadian bangsa Indonesia, pandangan hidup, dan perjanjian luhur bangsa Indonesia.
  13. Hubungan dasar negara dan konstitusi Pokok pikiran dalam dasar negara terjabar dalam konstitusi. Konstitusi merupakan realisasi dari dasar negara. Hubungan secara formal antara Pancasila dengan Pembukaan UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 memuat Pancasila sebagai satu kesatuan nilai dan norma yang terpadu. Konstitusi lahir sebagai usaha untuk melaksanakan dasar negara. Dasar negara, pembukaan, dan pasal-pasal UUD 1945.