Khasiat-Manfaat Daun Teh Hijau Bagi Kesehatan

Khasiat-Manfaat Daun Teh Hijau

Pada tahun 2737 sebelum Masehi, teh hijau sudah dikenal oleh sebagian penduduk di Negara Cina. Bahkan sejak abad ke 4 Masehi, secara tradisional teh telah dimanfaatkan sebagai salah satu bagian dari ramuan obat.

Sebagai komoditas perdagangan, Teh pertama kali diperkenalkan oleh pedagang asal Belanda di Eropa pada tahun 1610 Masehi. Kemudian teh menjadi minuman yang sangat terkenal di Inggris sejak tahun 1664 Masehi.

Dalam perkembangannya, lebih dari 30 negara di dunia dapat menghasilkan tanaman teh. Walaupun pada awalnya hanya terdiri dari satu jenis teh, namun sekarang terdapat sekitar 3000 jenis tanaman teh yang dihasilkan melalui perkawinan silang.

Teh Di Indonesia

Di Indonesia, teh pertama kali diperkenalkan oleh seorang berkebangsaan Belanda yang bernama Dr Andreas Cleyer pada tahun 1686. Pada saat itu teh masih dijadikan sebagai tanaman hias. Pada tahun 1728 teh asal Negara Cina mulai dibudidayakan di pulau Jawa. Perkebunan teh di Indonesia baru dimulai pada tahun1828 yang dipelopori oleh Jacobson. Karena teh merupakan komoditas yang sangat menguntungkan, maka pemerintahan Gubernur Van den Bosh dengan melalui politik tanam paksa, memaksa rakyat Indonesia untuk menaman teh dibanyak perkebunan.

Di Indonesia, produk teh yang dikenal dan dikonsumsi secara tradisi adalah jenis teh  hitam. Dalam perkembangannya, teh hijau dengan berbagai keunggulannya mulai menjadi produk diminati oleh masyarakat. Berbagai produk teh hijau dalam beragam kemasan dengan berbagai khasiat yang ditawarkan sudah banyak dijual di berbagai tempat.

Pada awalnya, teh hanya dinikmati dari daun teh alami atau sedikit dicampur dengan melati. Perkembangan selanjutnya, cita rasa teh telah diperkaya dengan menambah berbagai zat yang dapat memberikan cita rasa dan aroma tertentu sesuai yang diinginkan. Zat  yang umum digunakan dalam proses pengkayaan cita rasa dan aroma teh adalah etanol, gliserol, atau pelarut lain yang lebih diminati.

Karakteristik Pertumbuhan Tanaman Teh.

Tanaman teh dapat tumbuh dari daerah dataran pantai sampai pegunungan. Tanaman teh dapat tumbuh dan berkembang secara baik pada tanah dengan ketinggian antara 200 sampai 2300 meter di atas permukaan laut. Di India, di pegunungan Assam, teh ditanam pada daerah dengan ketinggian lebih daripada 2000 meter di atas permukaan laut.

Pada umumnya tanaman teh dikembangkan di daerah pegunungan yang memiliki iklim sejuk. Pada dataran rendah teh tumbuh dengan mutu yang kurang baik. Tanaman teh akan memberikan mutu yang tinggi, jika tumbuh di dataran tinggi. Tanaman teh dapat tumbuh dan berkembang dengan baik pada daerah dengan kelembaban tinggi dan temperatur 13 – 29,5 celcius.

Karena sering dilakukan pemotongan, tanaman teh umumnya berukuran kecil dan tampak rimbun seperti perdu. Tanaman teh akan tumbuh ramping dengan bentuk tajuk seperti kerucut dan mencapai ketinggian antara 5 – 10 meter jika tidak pernah dipotong.

Tanaman teh memiliki daun dengan bentuk elips memanjang berukuran antara 6 -18 cm, dan lebar antara 2 – 6 cm.  Bunga teh muncul diketiak daun antara satu atau beberapa bunga bergabung menjadi satu. Bunga berwarna putih cerah dengan kepala sari kekuningan dan beraroma harum. Buah teh berbentuk kotak dengan dinding tebal dan berwarna hijau ketika muda dan kecoklatan ketika sudah tua.

Pada Tanaman teh, yang  dimanfaatkan adalah daun pucuk dan muda. Perkembangbiakannya dapat dilakukan dengan cara menaman  biji, setek, sambung atau cangkok.

Manfaat-Khasiat Daun Teh Untuk-Bagi Kesehatan Tubuh.

Dibanding dengan teh hitam, teh hijau lebih memiliki banyak khasiat dan diklaim lebih bermanfaat bagi perawatan kesehatan bahkan untuk kecantikan. Teh hijau dinyakini mampu mencegah berbagai penyakit seperti: kanker, osteoporosis, kardiovaskular,  dan aterosklorosis. Selain itu, teh hijau mampu menyembuhkan penyakit ginjal dan meningkatkan kekekalan tubuh.

Dalam dunia kecantikan, teh hijau berperan sebagai antioksidan yang dapat mencegah terjadinya penuaan dini, menghilangkan bau mulut, dan bahkan dapat digunakan sebagai obat yang mampu melangsingkan tubuh. Kelebihan yang dimilikinya telah mendorong industri untuk memproduksi produk dari ekstrak daun teh menjadi berbagai  produk perawatan kecantikan, seperti sampo, obat kumur, sabun, lotion, pasta gigi dan lainnya.

Beda Teh Hijau Dengan Teh Hitam

Teh hijau dan Teh hitam dibuat dari bahan yang sama. Nama dan wujud menjadi berbeda karena proses pengolahan/pembuatan yang dialami oleh daun teh berbeda.

Teh hijau dibuat dengan cara menginaktivasi enzim oksidase dan fenolase yang ada pada pucuk daun teh segar. Kedua enzim diinaktivasi dengan cara pemanasan atau penguapan menggunakan uap panas. Kedua enzim menjadi tidak aktiv.  Dengan cara ini oksidase enzimatik terhadap katekin dapat dicegah. Sehingga dalam pembuatan teh hijau tidak terjadi proses fermentasi. Sedangkan teh hitam dibuat dengan cara memanfaatkan terjadinya oksidase enzimatik terhadap kandungan yang terdapat pada daun teh. Pada pembuatan teh hitam akan terjadi fermentasi penuh.

Daftar Artikel Yang Membahas Tentang Manfaat Buah Dan Sayuran Untuk Kesehatan Tubuh, Klik Judul Di Bawah Yang Sesuai:

1. Khasiat Buah Dan Sayuran Bagi Bagi Kesehata Tubuh

2. Khasiat Sirsak Untuk Kesehatan Tubuh

3. Ramuan Sirsak Untuk Berbagai Penyakit

4. Khasiat Senyawa Yang Terkandung Dalam Propolis Bagi Kesehatan Tubuh