Kesehatan Anak

Kesehatan, Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak

Balita merupakan kependekan dari kata Bawah Lima Tahun, atau anak berusia lima tahun ke bawah. Usia di atasnya, yaitu anak berusia 6 – 12 tahun disebut dengan anak usia awal sekolah.

Anak balita akan tumbuh dan berkembang dengan pesat, oleh sebab itu balita membutuhkan baik jumlah asupan atau makan maupun zat gizi yang relative tinggi. Balita yang berusia 2 – 2,5 tahun sudah memiliki gigi susu secara lengkap. Gigi susu ini masih belum dapat digunakan untuk mengunyah makanan yang keras.

Pertumbuhan  balita umumnya didasarkan pada berat dan tinggi badannya. Rata-rata berat badan balita bertambah dua kilogram per tahun, dan tinggi badannya  bertambah 6 – 8 cm pertahun. Estimasi berat dan tinggi badan anak untuk usia tertentu dapat ditentenkan/dihitung dengan formula berikut:

Berat Badan = (8 + 2n) kg

Tinggi Badan = (80 +5n) cm, untuk anak berusia di atas tiga tahun.

n adalah usia anak dalam tahun.

Masa balita merupakan masa pertumbuhan dan perkembangan fisik dan mental anak.  Pada usia ini anak masih sangat rentan terhadap berbagai keluhan atau gangguan kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Secara psikologi, usia balita merupakan masa pembentukan karakter yang akan menentukan karakter anak dikemudian hari.

Kebutuhan Gizi Balita

Anak balita usia antara satu sampai tiga tahun membutukan energy sekitar 1000 kilokalori, dan anak usia antara empat sampai lima tahun membutuhkan energy 1550 kkal.

Gizi yang terdapat pada makanan harus mengandung 15 persen protein, 35 persen lemak, 50 persen karbohidrat dan mengadung vitamin dan mineral yang memadai. Beberapa mineral yang dibutuhkan missal zat besi, seng, kalsium. Kebutuhan gizi bagi anak tergantung pada usia, jenis kelamin, aktivitas dan kondisi fisik anak.

Dalam kesehariannya anak harus mendapatkan makanan dengan nilai gizi yang cukup sesuai dengan kebutuhannya. Kekurangan gizi pada usia balita akan mengakibatkan rendahnya nilai kesehatan si anak dan akan berdampak pada tingkat kesehatan dan pertumbuhan saat anak menjadi dewasa.

Imunisasi Pada Balita

Salah satu usaha yang dapat dilakukan orang tua agar anaknya selalu dalam kondisi kesehatan yang optimal adalah dengan melakukan imunisasi pada anak. Imunisasi merupakan metoda untuk mencegah terjadinya serangan penyakit. Imunisasi biasanya dilakukan dengan memberikan vaksin melalui suntikan atau diteteskan pada mulut. Vaksin akan membantu tubuh untuk menghasilkan antibodi. Antibodi yang dihasilkan akan melindungi tubuh anak dari serangan penyakit tertentu. Jadi vaksin berperan dalam menjaga tubuh menjadi tetap sehat dan membantu membunuh penyakit yang timbul dalam tubuh anak.

Ciri-Ciri Pertumbuhan Anak Yang Sehat

Pengertian Definisi Anak Sehat Kesehatan bagi anak tidak terlepas dari pengertian kesehatan secara umum. Kesehatan di sini meliputi kesehatan badan,...

Faktor Penyebab Kesulitan Makan Pada Anak

Pengertian Definisi Kesulitan Makan Salah satu masalah yang dihadapi oleh para orang tua adalah anak kesulitan makan. Diketahui bahwa makan merupakan...

Faktor Yang Menyebabkan Anak Ngompol

Pengeluaran urine atau air seni dari kandung kemih diatur oleh otot-otot sphincter. Tubuh manusia memiliki  dua buah otot sphincter, yaitu sphincter bagian ...

Jenis, Manfaat Imunisasi, Kekebalan Tubuh

Pengertian Imunisasi. Imunisasi merupakan salah satu metoda atau cara untuk mendapatkan dan meningkatkan pertahanan tubuh terhadap serangan penyakit...

Mengatasi Demam Pada Anak.

Pengertian Demam Deman merujuk pada kejadian dimana temperature tubuh naik di atas temperature normal. Temperature normal tubuh anak adalah sekitar 36...

Pengertian Pertumbuhan Dan Perkembangan Makhluk Hidup

Pengertian Pertumbuhan Makhluk Hidup Pertumbuhan merujuk kepada fenomena terjadinya penambahan atau peningkatan biomassa dari makhluk hidup. Penambahan...