Faktor Penyebab Kesulitan Makan Pada Anak

Pengertian Definisi Kesulitan Makan

Salah satu masalah yang dihadapi oleh para orang tua adalah anak kesulitan makan. Diketahui bahwa makan merupakan salah satu sumber untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang cukup dalam kelangsungan hidupnya, pemulihan kesehatan sesudah sakit, untuk aktivitas, pertumbuhan dan perkembangan. Kesulitan makan adalah ketidakmampuan untuk makan dan menolak makan tertentu

Jika Anak mengalami kesulitan makan dalam periode yang  relative lama, maka pertumbuhan dan perkembangan anak tersebut akan terhambat. Dengan demikian, mengetahui factor penyebab anak sulit makan harus diketahui.

Ada beberapa factor yang menjadi penyebab kesulitan makan pada anak, antara lain:

Kelainan Pada Neuro-Motorik

Seorang bayi secara naluriah sudah dapat menghisap dan kemudian menelan karena dalam tubuh seorang bayi terdapat refleks menghisap dan menelan beserta refleks-refleks yang lainnya. Bila ada kerusakan atau kelainan pada otak, maka bayi tidak dapat menghisap dan menelan.

Kelainan neuro-motorik ini berupa retardasi mental, kelainan otot, inkoordinasi alat-alat tubuh, kelainan esophagus, atau saluran menelan, dan lainnya.

Kelainan Pada Kongenital

Kelainan ini mencakup kelainan yang terkait dengan sistem pencernaan seperti lidah, atau saluran pencernaan.  Kelainan congenital merupakan kelainan yang secara mekanis menyebabkan anak mengalami kesulitan untuk makan atau menimbulkan muntah-muntah. Penyebab lainnya adalah kelainan jantung bawaan akan mengakibatkan masukan kalori yang kurang adekuat disebabkan hipermetabolisma, infeksi yang berulang dan lainnya.

Kelainan Pada Gigi

Adanya Kerusakan pada gigi atau ketidaksempurnaan pada gigi seperti tanggal, berlubang, keropos, atau sakit akan menyulitkan anak mengunyah atau menggigit makan. Anak  merasa sakit pada giginya, sehingga tidak mau makan. Hal ini terjadi terutama pada anak-anak balita, anak usia ini masih sulit untuk dibawa ke rumah sakit untuk berobat gigi.

Adanya Penyakit Infeksi Akut Dan Menahun

Terjadinya infeksi akut pada saluran napas bagian atas akan menimbulkan sulit makan dan hilangnya nafsu makan. Infeksi ini dapat menyulitkan anak untuk menerima makanan.

Defisiensi Nutrient Atau Gizi

Anak yang mengalami defisiensi nutrient terutama kalori dan protein akan mengalami gejala anorexia karena produksi enzim pencernaan dan asam lambung yang kurang. Defisiensi ini menyebabkan anak dalam keadaan apatis. Keadaan yang sama terjadi ketika anak mengalami defisiensi zat besi.

Psikologi

Aspek psikologi lebih disebabkan oleh Kekeliruan orang tua dalam mengatur dan mengelola pola makan ini menyebabkan secara psikologi dapat menimbulkan kesulitan makan pada anak. Sebagian orang tua bersikap terlalu over protektif dan sebagian orang tua lainnya terlalu memaksakan anak untuk makan banyak atau berlebih dari kebutuhan anak. Sebagian anak sulit makan jika jauh dari orang tua atau ibunya. Beberapa kasus diketahui perasaan takut berlebihan pada makanan menyebabkan anak tidak mau makan.