Usaha Energi Daya: Pengertian Contoh Rumus Satuan Soal Perhitungan,

Pengertian Usaha.  Dalam ilmu fisika Usaha umumnya didefinisikan sebagai hasil kali antara gaya dan perpindahan benda.  Satuan usaha dalam SI adalah Joule (J). Usaha secara matematis dapat diformulasikan dengan rumus sebagai berikut

W = F s

W = usaha (satuan Joule, J)

F = gaya (satuan Newton, N)

s = perpindahan (satuan meter, m)

Persamaan tersebut menyatakan Usaha sebesar satu Joule dihasilkan atau dikeluarkan oleh gaya sebesar satu Newton untuk memindahkan benda sejauh satu meter.

Rumus Efisiensi Pakai Daya Energi Usaha

Konsep efisiensi adalah suatu perbandingan antara energi atau daya yang dihasilkan dibandingkan dengan usaha atau daya masukan. Efisiensi dirumuskan sebagai berikut.

η = (Wo/Wi) x100% atau

η = (Po/Pi) x 100%

η = efisiensi (%)

Wo = usaha yang dihasilkan (joule)

Wi = usaha yang dimasukkan atau diperlukan (joule)

Po = daya yang dihasilkan (watt)

Pi = daya yang dimasukkan atau dibutuhkan (watt)

Contoh Soal Ujian Perhitungan Rumus Usaha.

Berapakah besarnya usaha yang harus dikeluarkan untuk memindahkan lemari sejauh lima meter dari tempat semula, jika berat lemari adalah 1000 Newton..

Pembahasan:

Diketahui:

F = 1000 N

s = 5 meter

Ditanya Usaha W =…

Jawab

W = F x s

W = 1000 N x 5 m

W = 5000 Nm

W = 5 kJ

Jadi usaha yang diperlukan untuk memindahkan lemari seberat 1000 Newton sejauh lima meter adalah lima kilo joule.

Contoh Contoh Soal Lainnya Beserta Jawaban Ada Di Akhir Artikel

Pengertian Energi

Pengertian Energi. Dalam ilmu fisika Energi dapat didefinisika sebagai kemampuan untuk melakukan suatu usaha atau kerja. Energi kehidupan biasa lebih umum disebut sebagai tenaga.

Energi merupakan besaran turunan dengan satuan Joule (J) sama dengan satuan usaha. Energi merupakan sesuatu yang tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Energi hanya dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk yang lainnya.

Terdapat suatu hukum yang menguatkan pernyataan di atas dan dikenal dengan Hukum Kekekalan Energi.

Adapun Bunyi pernyataan dari hukum kekekalan energi adalah:

“Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, energi hanya dapat diubah dari satu bentuk ke bentuk lain”.

Jenis Bentuk Energi

Adapun Bentuk atau jenis – jenis energi adalah energi mekanik, energi kimia, energi panas atau kalor, energi listrik, dan energi cahaya.

Energi Mekanik

Energi mekanik adalah energi yang berkaitan dengan gerak atau kemampuan untuk melakukan Gerakan. Energi mekanik dapar diformuasikan secara matematis dengan rumus sebagai berikut

Em = Ek + Ep

Dengan keterangan:

Em = energi mekanik

Ek = energi kinetik

Ep = energi potensial

Jadi energi mekanik merupakan total energi yang dimiliki oleh benda yang merupakan penjumlahan dari energi kinetic dan potensial. Energi ini menunjukkan benda yang bergerak dengan memiliki jarak tertentu dari permukaan acuan.

Sebuah pesawat terbang yang sedang terbang maka pesawat tersebut mempunyai dua energi sekaligus, yaitu energi kinetik dan energi potensial.

Energi Kinetik

Energi kinetik merupakan energi yang dimiliki oleh benda karena geraknya atau Kelajuannya. Jadi Energi kinetik dimiliki oleh benda yang sedang bergerak. Besar energi kinetik sebanding dengan massa benda dan sebanding dengan kuadrat kelajuan atau kecepatannya.

Energi kinetic secara matematis dapat diformulasikan dengan rumus sebagai berikut:

Ek = ½ mv2

Dengan keterangan:

Ek = energi kinetik (satuan Joule, J)

m = massa benda (satuan kg)

v = kecepatan gerak benda (satuan m/s)

Contoh Soal Ujian Perhitungan Rumus Energi Kinetik

Sebuah sepeda motor dengan massa 100 kg bergerak dengan kecepatan 36 km/jam. Hitunglah Berapakah energi kinetik yang dimiliki oleh sepeda motor tersebut.

Penyelesaian:

Diketahui :

m = 100 kg

v = 36 km/jam atau

v = 10 m/s

Ditanya Energi kinetic Ek = …

Jawab :

Ek = 1⁄2 . m . v2

Ek = 1⁄2 . 100 kg . 102 (m/s)2

Ek = 5.000 joule atau

Ek = 5 kJ

Jadi energi kinetic yang dimiliki oleh sepeda motor yang sedang melaju dengan kecepatan 10 m/detik adalah 5 kilo joule.

Contoh Contoh Soal Lainnya Beserta Jawaban Ada Di Akhir Artikel

Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena posisi atau kedudukannya. Energi potensial dimiliki oleh benda yang diam pada jarak tertentu dari suatu permukaan acuan (tanah/ bumi). Energi potensial secara matematis dapat diformulasikan dengan rumus sebagai berikut

Ep = m g h

Ep = mgh

Dengan Keterangan:

Ep = energi potensial (satuan Joule, J)

m = massa benda (satuan kg)

g = percepatan gravitasi (satuan m/s2)

h = ketinggian benda dari acuan (satuan meter, m)

Contoh Soal Perhitungan Rumus Energi Potensial

Buah pepaya yang memiliki massa 500 gram tergantung pada pohonnya pada ketinggian 5 meter di atas tanah. Jika percepatan gravitasi di tempat itu adalah10 m/s2. Hitunglah berapa energi potensial yang dimiliki oleh pepaya tersebut?

Penyelesaian :

Diketahui : m = 500 gram = 0,5 kg

h = 5 m

g = 10 m/s2

Ditanyakan energi potensial Ep = …?

Jawab :

Ep = m . g . h

Ep = 0,5 m x 10 m/s2 x 5 m = 25 joule

Jadi energi potensial yang tersimpan dalam buah papaya pada ketinggian lima meter dari tanah adalah 25 joule.

Contoh Contoh Soal Lainnya Beserta Jawaban Ada Di Akhir Artikel

Pengertian Daya

Daya didefinisikan sebagai laju atau kecepatan dalam suatu usaha. Daya merupakan usaha persatuan waktu.  Daya dapat diformulasikan secara matematis dengan rumus sebagai berikut

P = W/t

Dengan keterangan

P = daya (satuan watt, W)

W = usaha (satuan Joule, J)

t = selang waktu (satuan detik, s)

Contoh Soal Perhitungan Rumus Daya

Sebuah alat pendingin AC rumah dengan daya 1 pk digunakan selama satu jam. Berapakah usaha yang telah dilakukan oleh pendingin AC tersebut.

Pembahasan :

Diketahui :

P = 1 pk = 746 watt

t = 1 jam = 3600 detik

Ditanya usaha W =…

Jawab :

P = W/t atau

W = P . t = 746 x 3600

W = 2.685.600 joule atau 2.685,6 kJ

Jadi usaha yang telah dilakukan oleh pendingin AC selama satu jam adalah: 2.685,6 kJ atau dibulatkan menjadi 2,7 MegaJ.

Contoh Contoh Soal Lainnya Beserta Jawaban Ada Di Akhir Artikel

Energi Kimia

Energi kimia adalah energi yang tersimpan dalam persenyawaan kimia. Energi kimia terdapat pada bahan makanan yang biasa dikonsumsi manusia, seperti nasi, ikan, telur, dan susu. Selain itu energi kimia juga terdapat dalam bahan bakar, seperti kayu arang, batubara, minyak, dan gas alam.

Energi Panas

Energi panas yang lebih dikenal dengan sebutan kalor adalah energi yang dihasilkan oleh gerak internal partakel partikel dalam suatu zat. Sumber energi panas yang sangat besar berasal dari Matahari.

Energi Listrik

Energi listrik adalah energi yang disebabkan oleh adanya arus listrik yaitu muatan listrik yang mengalir. Energi listrik dipindahkan dalam bentuk aliran muatan listrik melalui kawat logam konduktor yang disebut arus listrik.

Energi listrik dapat diubah menjadi bentuk energi yang lain seperti energi gerak, energi cahaya, energi panas, atau energi bunyi. Energi listrik sangat dekat dengan kehidupan manusia karena sangat dibutuhkan untuk mempermudah segala aktivitas kehidupan.

Penggunaan energi listrik di antaranya untuk penerangan di malam hari dan mengoperasikan alat- alat elektronik dan alat komunikasi.

Energi Cahaya

Energi cahaya adalah energi yang dihasilkan oleh gelombang elektromagnet. Energi cahaya alami dan terbesar adalah energi cahaya yang berasal dari matahari.

Perubahan Bentuk Energi

Energi dapat berubah dari satu bentuk energi menjadi energi yang lainnya. Berikut beberapa Conoh Perubahan energi di antaranya adalah:

  1. a) Perubahan energi listrik menjadi energi panas, misalnya pada kompor listrik.
  2. b) Perubahan energi listrik menjadi energi mekanik, misalnya gergaji listrik.
  3. c) Perubahan energi mekanik menjadi energi listrik, misalnya turbin atau generator.
  4. d) Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya, misalnya pada lampu.
  5. d) Perubahan energi kimia menjadi energi mekanik, misalnya pada accu atau akumulator.

1).Contoh Soal Perhitungan Usaha Gaya Benda Bergerak Bidang Datar,

Sebuah benda bermassa m = 4 kg ditarik dengan gaya 60 N yang membentuk sudut 600 terhadap permukaan bidang datar  (lihat gambar). Hitung Usaha yang dilakukan gaya tersebut untuk memindahkan benda sejauh 10 m adalah …

Contoh Soal Perhitungan Usaha Gaya Benda Bergerak Bidang Datar,
Contoh Soal Perhitungan Usaha Gaya Benda Bergerak Bidang Datar,

Penyelesaian

Menghitung Usaha Pada Gaya Miring Benda Bergerak

W = F.s

W= 60 cos (60°). 10

W = (60) (1/2) (10)

W = 300 joule

2). Contoh Soal Rumus Perhitungan Gaya Gesek Benda Bergerak

Sebuah benda dengan massa 40 kg ditarik sejauh 50 m sepanjang lantai horizontal dengan gaya tetap 200 N dan membentuk sudut 60o terhadap arah mendatar. Jika gaya gesek terhadap lantai 50 N, maka tentukan usaha yang dilakukan oleh masing-masing gaya!

Contoh Soal Rumus Perhitungan Gaya Gesek Benda Bergerak
Contoh Soal Rumus Perhitungan Gaya Gesek Benda Bergerak

Diketahui:

F = 200 N

a1 = 60o

Fg = 50 N

s = 50 m

Ditanya:

W = … ?

Jawab:

Menghitung Usaha Gaya Pada Benda Bergerak

Usaha yang dilakukan oleh Gaya F adalah:

W1 = F1.s.cos a1

W1= 200 x 50 x cos 60o

W1 = 10.000 x (0,5)

W1= 5.000J

Mnghitung Usaha Dari Gaya Gesek  Benda

Usaha yang dilakukan oleh gaya gesek Fg adalah:

W2 = Fg. s. cos a2

W2 = 50 x 50 x cos 180o

W2 = 2500 x (-1)

W2 = -2500 J

Wt = W1 + W2

Wt = 5000 J – 2.500 J = 2.500 J

Soal ini dapat juga diselesaikan dengan cara seperti berikut

∑Fx = F.cos a1 – Fg

∑Fx = 200 . cos 60o – 50 N

∑Fx = 200 x (1/2) – 50 N

∑Fx = 100 N – 50 N

∑Fx = 50 N

W = ∑Fx . s

W = 50 N x 50 m = 2500 J

3). Contoh Soal Perhitungan Usaha Sepeda Motor Saat Rem

Massa pengerndara dan sepeda motor sebesar 200 kg meluncur dengan kelajuan 50 m/s dan kemudian motor direm melambat hingga berhenti setelah 10 detik. Hitung usaha yang dilakukan selama pengereman berlangsung.

Diketahui:

m = 200 kg

vo = 50 m/s

t = 10 detik

vt = 0

Menghitung perlambatan kecepatan (percepatan tanda negative) dapat dihitung dengan rumus berikut:

vt = vo + a.t

0 = 50 m/s + a (10 s)

a = – 5 m/s2

Menghitung Jarak Pengereman Sepeda Motor

s = v0 t + ½ a t2

s = (50) (10) + ½ (-5) (10)2

s = 500 – 250

s = 250 m

Menghitung Usaha Selama Motor Ngerem

W = F.s

W = m.a.s

W = 200 x (-5) x 250

W = -250.000J

W = -250 kJ

Jadi besarnya usaha yang dilakukan selama pengereman adalah –250 kJ.

4). Contoh Soal Perhitungan Usaha Gaya Angkat Benda Ke Atas

Sebuah balok dengan massa 40 kg di atas lantai diangkat sampai di atas meja dengan ketinggian 5 m. Jika g = 10 m/s2, maka hitung besarnya usaha yang dilakukan pada balok tersebut!

Diketahui :

m = 40 kg

g = 10 m/s2

s = 5 m

Ditanyakan:

W = Usaha

Jawab :

Menghtiung Usaha Ngakat Benda Ke Atas Meja

Usaha yang dibutuh untuk angkat benda ke atas dapat dinyatakan dengan rumus berikut

F = w = m · g

W = F · s

W = m · g · s

W= 40 · 10· 5

W = 2.000 J

W = 2 kJ

Jadi, besarnya usaha yang dilakukan adalah 2 kJ.

5). Contoh Soal Perhitungan Energi Potensial

Sebuah benda yang bermassa 4 kg berada di permukaan tanah. Kemudian, benda tersebut dipindahkan ke atas meja yang memiliki ketinggian 1,0 m dari tanah. Berapakah perubahan energi potensial benda tersebut? (g = 10 m/s2).

Jawab

Diketahui:

m = 4 kg,

h2 = 1,0 m, dan

g = 10 m/s2.

Menghitung Perubahan Energi Potensial Benda Ke Atas:

ΔEp = m.g (h2 – h1)

ΔEp = (4 kg) (10 m/s2) (1,0 m – 0 m)

ΔEp = 40 kg.m/s2 x 1,0 m

ΔEp = 40 joule

Jadi, perubahan energi potensialnya 25 joule.

6). Contoh Soal Perhitungan Energi Potensial Bola Dilempar Vertikal Ke Atas

Sebuah bola bermassa 400 gram dilempar vertikal ke atas hingga mencapai ketinggian 5 m. Bila g = 10 m/s2, hitunglah energi potensial benda pada ketinggian tersebut!

Diketahui :

m = 400 g = 0,4 kg

h = 5 m

g = 10 m/s2

Ditanyakan :

Ep = ….?

Jawab:

Menghitung Energi Potensial Bola Dilempar

Ep = m g h

Ep = 0,4 · 10 · 5

Ep = 20 J

Jadi, energi potensial yang dimiliki benda sebesar 20 J.

7). Contoh Soal Perhitungan Energi Kinetik Burung Terbang

Seekor burung terbang dengan kelajuan 20 m/s. Bila massa burung tersebut adalah 400 gram, maka hitunglah energi kinetic yang dimiliki burung?

Diketahui :

v = 20 m/s

m = 400 g = 0,4 kg

Ditanyakan:

Ek = …. ?

Jawab:

Menghitung Energi Kinetik Burung Terbang

Ek = ½ mv2

Ek = ½ (0,4) x (20)2

Ek = 0,2 x 400

Ek = 80 J

Jadi, energi kinetik yang dimiliki burung sebesar 80 J.

8). Contoh Soal Energi Kinetik Benda Diam Dan Gerak

Sebuah benda bermassa 2 kg mula-mula diam, kemudian bergerak lurus dengan percepatan 5 m/s2. Berapakah usaha yang diubah menjadi energi kinetik setelah 2 sekon?

Diketahui:

m = 2 kg

a = 5 m/s2

v0 = 0

t = 2 s

Ditanya:

W=… ?

Jawab:

v = v0 + a.t

v = 0 + (5)(2) = 10 m/s

Menghitung Energi Kinetik Benda Bergerak

W = ΔEk

W = Ek – Ek0

W = ½ m.v2 – ½ m. v02

W = ½ x 2 x (10)2 – 0

W = 100 J

9). Contoh Soal Perhitungan Gaya Pengereman Mobil Bidang Miring

Sebuah mobil bermassa 1200 kg menuruni sebuah bukit bersudut 300 seperti ditunjukkan pada gambar. Pada saat laju mobil 12 m/s, pengemudi mengunjak rem. Hitung berapa gaya konstan F yang sejajar dengan jalan yang terjadi jika mobil berhenti setelah menempuh jarak 100 meter.

Contoh Soal Perhitungan Gaya Pengereman Mobil Bidang Miring
Contoh Soal Perhitungan Gaya Pengereman Mobil Bidang Miring

Diketahui

m = 1200 kg

a = 30o

v1 = 12 m/s

v2 = 0

h2 = 0

h1 = 100 sin(300)

h1 = 50 m

s = 100 m

Besar energi total mobil adalah

Ek + EP = W

Menghitung Energi Kinetik Mobil

Ek = ½ m.v22 – ½ m. v12

Ek = (0) – ½ (1200) (12)2

Ek = – 86.400 J

Menghitung Energi Potensial Mobil

Ep = m.g.h2 – m.g.h1

Ep = (1200)(9,8)(0) –  (1200)(9,8)(100 sin30o)

Ep = 0 – (11760)(50)

Ep = 588.000 J

Menghitung Usaha Pengereman Mobil

W = Ek + EP

W = – 86.400 + – 588.000

W = 674.000 J

Menghitung Gaya Pengereman Mobil

W = F.s

F = W/s

F = 674.000/100

F = 6740 J

F = 6,74 kJ

10). Contoh Soal Perhitungan Energi Kinetik dan Jarak Benda Bergerak

Sebuah benda bermassa 4 kg berada dalam keadaan diam pada sebuah bidang datar yang licin. Kemudian, pada benda tersebut bekerja sebuah gaya F = 50 N sehingga kecepatannya menjadi 10 m/s. Tentukanlah usaha yang dilakukan oleh gaya F, dan jarak yang telah ditempuh benda tersebut.

Jawab

Diketahui:

v1 = 0, awal benda diam,

v2 = 10 m/s,

m = 4 kg.

F = 50 N

Rumus Menghintung Usaha Benda Bergerak

Usaha Yang dilakukan Gaya F adalah energi kinetic dan dapat dinyatakan dengan persamaan berikut:

W = ½ m.v22 – ½ m.v12

W = ½(4 kg) x (10m/s)2 – 0

W = 200 Joule

Rumus Menghitung Jarak Tempuh Benda Energi Kinetik

Jarak yang ditempuh benda akibat adanya energi kinetic dapat dihitung dengan rumus berikut

W = F . s

s = W/F

s = 200/50

s = 4 sekon

11). Contoh Soal Rumus Perhitungan Daya Naik Tangga

Seseorang yang massanya 60 kg berlari menaiki tangga yang tingginya 5 m dalam waktu 6 sekon. Berapakah daya yang dihasilkan orang tersebut? (g = 10 m/s2).

Diketahui:

m = 60 kg

h = 5 m

t = 6 s

g = 10 m/s2

Ditanya:

P = … ?

Jawab:

Rumus Menghitung Daya Banda Gerak Naik

P = (F.s)/t = (m.g.h)/t

P = (60 x 10 x 5)/6

P = 500 watt

12). Contoh Soal Perhitungan Daya Orang Naik Tangga Tower

Seorang petugas PLN yang massanya 60 kg menaiki tangga sebuah tower yang tingginya 20 m dalam waktu 4 menit. Jika g = 10 m/s2, berapakah daya yang dikeluarkan petugas PLN tersebut?

Jawab

Diketahui:

m = 60 kg,

h = 20 m,

t = 4 menit x 60 = 240 sekon

g = 10 m/s2.

Jawab:

Rumus Mengitung Usaha Naik Tangga Tower

Usaha untuk menaiki tangga tower dapat dinyatakan dengan rumus berikut

W = m.g.h

W= (60kg)(10m/s2)(20m)

W = 12000 Joule

Rumus Menghitung Daya Naik Tangga

Daya Yang dikeluarkan dapat dihitung dengan rumus berikut

P = W/t

P = 12000/240

P = 50 watt

13). Contoh Soal Perhitungan Daya Pesawat Terbang

Sebuah mesin pesawat terbang mampu memberikan gaya dorong sebesar 400 kN. Berapakah daya yang dihasilkan mesin ketika pesawat mengangkasa dengan kecepatan 500 m/s?

Jawab

Diketahui:

F = 400.000 N dan

v = 500 m/s

P = F.v

P = (400.000 N)(500 m/s)

P = 200.000.000 watt

P = 200 Mega watt

15). Contoh Soal Perhitungan Daya Pacu Kelajuan Mobil

Sebuah mobil bermassa 1 ton dipacu dari kelajuan 36 km/jam menjadi 144 km/jam dalam 3 sekon. Jika efisiensi mobil 80 %, tentukan daya yang dihasilkan mobil!

Diketahui:

m = 1 ton = 1000 kg

v1 = 36 km/jam

v1 = 10 m/s

v2 = 144 km/jam

v2 = 40 m/s

t = 3 s

Ditanyakan:

P = . . .?

Jawab:

Menentukan Usaha Yang Dilakukan Mobil

Usaha yang dilakukan mobil merupakan perubahan energi kinetic, karena mobil bergerak di jalan tidak memiliki energi potensial. Sehingga dapat dinyatakan dengan rumus berikut:

W = Ek = ½ m.v22 – ½ m.v12

W = ½ (1000)x (402 – 102)

W = 500 x (1500)

W = 750.000 J

W = 750 kJ

Menentukan Daya Yang Dibutuhkan Oleh Mobil

Pi = W/t

Pi = 750kJ/3

Pi = 250 kJ

Menentukan Daya Dihasilkan Mobil

eff = (Po/Pi) x 100%

Po = eff x Pi

Po = 80% x 250 kJ

Po = 200 kWatt

16). Contoh Soal Rumus Perhitungan Daya Pompa Air

Sebuah mesin pompa air dapat memindahkan air sebanyak 600 liter ke dalam bak pada ketinggian 10 meter selama 5 menit. Jika efisiensi mesin pompa adalah 80 persen, hitung daya listrik rata rata yang diperlukan.

Jawab:

Diketahui:

m = 600 liter = 600 kg

h = 10 meter

t = 5 menit = 300 sekon

Menghitung Daya Pompa

Daya yang diperlukan untuk memindahkan air dapat dinyatakan dengan rumus seperti berikut:

P = W/t

P = m.g.h/t

P = (600x10x10)/300

P = 200 watt

Efisiensi Mesin Pompa 80 % sehingga daya yang harus disiapkan adalah:

P = (200watt)/(80%)

P = 250 watt

Jadi daya pompa yang harus disiapkan agar dapat memberikan daya rata rata sebesar 200 watt adalah 250 watt.

17). Contoh Soal Perhitungan Energi Mekanik Benda

Sebuah benda berada dalam keadaan diam pada ketinggian 200 cm dari permukaan tanah. Massa benda 4 kg dan percepatan gravitasi bumi g = 10 m/s2. Tentukan energi mekanik benda tersebut.

Jawab

Diketahui:

v = 0 m/s,

m = 4 kg

h = 200 cm = 2 m,

g = 10 m/s2.

Rumus Menghitung Energi Mekanik Benda

EM = EP + EK

EM = m.g.h + ½ m.v2

EM= (4 kg)(10 m/s2)(2 m) + 0 = 40 joule

Jadi, energi mekanik benda yang diam di ketinggian tertentu akan sama dengan energi potensialnya, karena energi kinetiknya nol.

Daftar Pustaka:

  1. Halliday, David, Robert Resnick, Jearl Walker. 2001. Fundamentals of Physics, Sixth Edition. New York, John Wiley & Sons.
  2. Tipler, Paul, 1998, “Fisika untuk Sains dan Teknik”, Jilid 1,Pernerbit Erlangga, alih bahasa: Prasetyo dan Rahmad W. Adi, Jakarta.
  3. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian Usaha, Pengertian Energi, Pengertian Daya, Satuan usaha dalam SI,
  4. Sears, F.W – Zemarnsky, MW , 1963, “Fisika untuk Universitas”, Penerbit Bina Cipta, Bandung,
  5. Giancoli, Douglas C. 2000. Physics for Scientists & Engineers with Modern Physics, Third Edition. New Jersey, Prentice Hall.
  6. Tipler, Paul, 2001, “Fisika untuk Sains dan Teknik”, Jilid 2, Penerbit Erlangga, alih bahasa: Bambang Soegijono, Jakarta.
  7. Ganijanti Aby Sarojo, 2002, “Seri Fisika Dasar Mekanika”, Salemba Teknika,  Jakarta.
  8. Giancoli, Douglas, 2001, “Fisika Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  9. Rangkuman Ringkasan: Usaha adalah perkalian antara gaya dan perpindahan benda. Satuannya dalam joule, dan dinyatakan dengan rumus: W = F x s
  10. Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Energi tidak dapat dimusnahkan. Energi hanya dapat berubah bentuk.
  11. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena kedudukannya (posisinya), yaitu: EP = mgh
  12. Energi kinetik adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak, yaitu: EK =1/2 mv2
  13. Energi mekanik adalah jumlah energi potensial dan energi kinetik yang terdapat pada benda, yaitu EM = EP + EK
  14. Hukum Kekekalan Energi Mekanik menyatakan bahwa energi mekanik benda tetap. Hukum ini berlaku apabila tidak terdapat gaya luar yang bekerja pada benda. Dinyatakan dengan rumus: EM1 = EM2 atau EK1 + EK1 = EP2 + EK2
  15. Daya dinyatakan sebagai usaha per satuan waktu. Satuannya dalam joule/sekon atau watt. Dan dinyatakan dengan rumus:  P=W/t
  16. Efisiensi adalah perbandingan antara energi atau daya keluaran dan masukan yang dinyatakan dengan rumus: Efisiensi = energi keluaran/energi masukan x 100%
  17. Pengertian Usaha, Pengertian Energi, Pengertian Daya, Satuan usaha dalam SI, rumus perhitungan usaha, satuan gaya, Contoh Soal Ujian Perhitungan Rumus Usaha,
  18. Pengertian Energi, Jenis dan Contoh Energi, satuan energi Joule (J), Bunyi Pernyataan Hukum Kekekalan Energi, Jenis Bentuk Energi, Pengertian dan Contoh Energi Mekanik,
  19. Pengertian Energi Kinetik, Contoh Energi Kinetik, Rumus Energi kinetic, Contoh Soal Perhitungan Rumus Energi Potensial, Contoh Soal Ujian Perhitungan Rumus Energi Kinetik,
  20.  Pengertian  Energi Potensial, Contoh Energi potensial, Rumus Energi Potensial, Pengertian dan contoh soal Daya, Contoh Daya, Satuan daya watt, Contoh Soal Ujian Perhitungan Rumus Daya,
  21. Energi Kimia, Contoh Energi kimia, Fungsi Energi Kimia, Fungsi dan Contoh Energi Panas, Fungsi Contoh Energi Energi Listrik, Fungsi Contoh Energi Cahaya,
  22. Perubahan bentuk  energi, Perubahan energi listrik menjadi energi cahaya, Perubahan energi listrik menjadi energi mekanik, Perubahan energi mekanik menjadi energi listrik, Perubahan energi kimia menjadi energi mekanik, Perubahan energi listrik menjadi energi panas,