Kolase Montase Mozaik Origami: Pengertian, Cara Membuat Bahan Alat, Contoh Soal

A). Pengertian Karya Seni Kolase. Kata kolase dalam  bahasa Inggris disebut ‘collage’ berasal dari kata ‘coller’ dalam bahasa Prancis, yang berarti merekat atau menempel. Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kolase dapat diartikan sebagai komposisi artistik yang dibuat dari berbagai bahan seperti kain, kertas, kayu yang ditempelkan pada permukaan gambar.

Kolase merupakan karya seni rupa dua dimensi, yang dibuat dengan menggunakan bahan yang beragam dan dipadukan dengan bahan dasar lain yang akhirnya dapat menyatu menjadi karya yang utuh.

Kolase dibuat dengan menempel berbagai macam unsur ke dalam satu frame sehingga menghasilkan karya seni yang baru. Dengan demikian, kolase adalah karya seni rupa yang dibuat dengan cara menempelkan bahan apa saja ke dalam satu komposisi yang serasi sehingga menjadi satu kesatuan karya.

Kata kunci yang menjadi esensi dari kolase adalah “menempel atau merekatkan” bahan apa saja yang serasi dan ditempelkan pada benda lain seperti kertas, kotak bekas kemasan, vas bunga, kendi, kaleng bekas minuman dan lainnya

Unsur dekorasi kolase sangat sulit menggambarkan dengan gaya naturalis karena materialnya terdiri dari bahan – bahan yang beraneka dan berbentuk benda utuh, sehingga untuk menggambarkan bentuk elastis naturlis sangat sulit.

Seni kolase memiliki sifat yang berlawanan dengan seni lukis, pahat atau cetak dimana karya yang dihasilkan tidak lagi memperlihatkan bentuk asal material yang dipakai. Pada seni lukis, misalnya, dari kanvas putih menjadi lukisan yang berwarna-warni.

Dalam seni kolase bentuk asli dari material yang digunakan harus tetap terlihat. Jadi kalau menggunakan bahan dari kerang- kerangan atau potongan potongan foto, maka bahan bahan itu wajib masih dapat dikenali bentuk aslinya meskipun sudah dirakit menjadi satu kesatuan.

Artinya, pada karya kolase bahan kerang harus terlihat sebagai kerang, potongan foto harus terlihat potongan foto dan seterusnya.

Pemanfaatan bahan baku kolase yang bermacam- macam akan menghasilkan karakter bentuk kolase yang unik dan menarik yang dapat dibedakan menjadi: kolase dua dimensi dan kolase tiga dimensi dengan fungsi yang berbeda.

Contoh Karya Kolase

Kolase dapat dibuat dengan bahan hanya satu jenis seperti foto utuh atau potongan batu kerikil yang ditata sedemikian sehingga membentuk wujud dua dimensi yang sangat unik, seperti ditunjukkan pada gambar berikut:

Contoh Gambar Buat Karya Seni Kolase
Contoh Gambar Buat Karya Seni Kolase

Sumber: id.pinterest.com

Unsur Unsur Seni Rupa Kolase

Kolase memiliki unsur- unsur seni rupa seperti unsur seni lukis dari bentuk dua dimensi yang datar yang menggambarkan suatu bentuk namun diwakili oleh benda atau bahan yang beragam sebagi pengganti titik, garis, bidang, tekstur, dan warnanya.

a). Unsur Titik dan bintik Kolase.

Titik adalah unit unsur rupa terkecil yang tidak memiliki ukuran panjang dan lebar. Sedangkan bintik adalah titik yang sedikit lebih besar.

Unsur titik pada kolase dapat diwujudkan dengan bahan seperti butiran pasir yang kecil. Sedangkan bintik dapat diwujudkan dengan bahan seperti kerikil kecil atau biji bijian yang berukuran sedikit lebih besar dan sejenisnya.

b). Unsur Garis Kolase

Merupakan perpanjangan dari titik yang memiliki ukuran panjang namun relative tidak memiliki lebar. Ditinjau dari jenisnya, garis dapat dibedakan menjadi garis lurus, garis lengkung, garis putus-putus, dan garis spiral.

Unsur garis pada kolase dapat diwuujdkan dengan potongan kawat, lidi, batang korek api, benang, dan sebagainya. Garis dapat pula terbentuk dari batas warna yang berdempetan antara bahan kolase.

c). Unsur Bidang Kolase

Unsur bidang adalah area yang merupakan unsur rupa yang terjadi karena pertemuan beberapa garis dan memiliki dimensi panjang dan lebar. Bidang dapat dibedakan menjadi bidang horizontal, vertical, dan diagonal. Dapat pula dibedakan menjadi bidang geometris dan non geometris.

Yang termasuk bidang geometris adalah lingkaran, segitiga, segi empat, elips, setengah lingkaran, dan sebagainya. Bidang geometris memiliki kesan formal sedangkan non geometris bentuknya tidak beraturan, memiliki kesan tidak formal, santai, dan dinamis.

Unsur bidang pada kolase diwujudkan dengan potongan bahan kolase yang berbentuk bidang datar (dua dimensi) dan bidang bervolume (tiga dimensi).

d). Unsur Warna Kolase

Warna merupakan unsur rupa yang terpenting dan salah satu wujud keindahan yang dapat diserap oleh indra penglihatan manusia. Warna secara nyata dapat dibedakan menjadi warna primer, sekunder, dan tensier.

Unsur warna pada kolase dapat diwujudkan dari unsur cat, pita warna, kertas warna, kain warna warni dan sebagainya.

e). Unsur Bentuk Kolase

Bentuk dapat diartikan bangun, rupa, wujud. Bentuk dalam pengertian dua dimensi akan berupa gambar yang tak bervolume, sedang dalam pengertian tiga dimensi memiliki ruang dan volume. Bentuk juga bisa dibagi menjadi bentuk geometris dan non-geometris.

Dalam karya kolase, bentuk diwujudkan dengan bahan kolase yang memang dibuat berbentuk seperti bentuk kubus, bola, balok, kerucut dan sebagainya.

f). Unsur Gelap Terang Kolase

Gelap-terang adalah tingkatan value yang terjadi antara hitam dan putih atau antara warna gelap dan warna terang.

Dalam membuat karya kolase, unsur visual gelap-terang diwujudkan dengan membentuk penonjolan pada unsur tertentu atau untuk memberikan kesan jauh-dekat, dan kesan volume atau gempal.

g). Unsur Tekstur Kolase

Tekstur merupakan nilai, sifat, atau karakter dari permukaan suatu benda, seperti halus, kasar, bergelombang, lembut, lunak, keras, dan sebagainya.

Tekstur secara visual, dapat dibedakan menjadi tekstur nta (terlihat kasar, atau kalau diraba kasar) dan tekstur semu (terlihat kasar, namun diraba halus).

Unsur tekstur nyata pada kolase dapat berupa kapas, karung goni, kain sutra, amplas, sabut kelapa, karet busa, dan lain-lain. Sedangkan tekstur semu dapt berupa hasil cetakan irisan belimbing, tekstur koin di kertas, dan sebagainya.

Prinsip Dasar Karya Seni Kolase

Prinsip menata komposisi suatu kolase, ditentukan oleh ketepatan dalam mengolah beragam unsur rupa sesuai prinsip dasar seni rupa. Beberapa prinsip dasar karya seni kolase, diantaranya adalah:

a). Prinsip Irama Kolase.

Pengulangan unsur-unsur kolase yang diatur sedemikian rupa. Jenis pengulangan antara lain: pengulangan sejenis (repetitive), pengulangan alternatif, dan pengulangan progesif.

b). Prinsip Keseimbangan Kolase.

Keseimbangan atau kesamaan bobot dari berbagai unsur kolase yang dipadukan mungkin tidak sama, namun memiliki nilai bobot yang seimbang. Keseimbangan ada beberapa jenis, antara lain: keseimbangan sentral/terpusat, keseimbangan diagonal, simetris, dan keseimbangan asimetris.

c). Prinsip Kesatuan Kolase.

Unsur-unsur kolase harus disusun yang saling bertautan dan membentuk komposisi yang harmoni dan utuh, sehingga tidak ada bagian yang berdiri sendiri. Untuk menciptakan kesatuan, unsur kolase yang digunakan tidak harus seragam, tetapi dapat bervariasi dalam bentuk, warna, tekstur, dan bahan.

d). Prinsip Pusat Perhatian Kolase.

Untuk memberi puasat perhatian, maka harus digunakan unsur yang sangat menonjol, atau berbeda dengan unsur-unsur yang ada disekitarnya. Untuk menciptakan pusat perhatian dalam kolase, perlu menempatkan unsur yang paling dominan atau kontras di sekitar unsur lainnya dengan cara memberikan perbedaan dari segi tekstur bentuk, ukuran, ataupun warna.

Fungsi Karya Kolase

Beberapa fungsi dan manfaat karya kolase diantaranya adalah:

1). Fungsi kolase sebagai karya seni murni, dibuat untuk ditampilkan keindahan atau nilai estetisnya tanpa ada pertimbangan fungsi praktis. Karya kolase mungkin hanya digunakan sebagai pejangan pada dinding atau hiasan dalam ruangan.

2). Kolase sebagai seni terapan berarti dibuat pada benda pakai yang mempunyai fungsi praktis.

3). Aplikasi kolase sebagai seni terapan umumnya lebih menampilkan komposisi dengan kualitas artistic yang bersifat dekoratif.

4). Aplikasi kolase yang lebih bebas, sebagai seni murni, tampak lebih berani dalam mengeksplorasi ide-ide kreatif, bahan, dan teknik untuk menghasilkan karya kolase yang unik.

Teknik Membuat Karya Seni Kolase

Karya kolase dapat dibuat dengan beberapa cara seperti: teknik sobek, teknik gunting, teknik potong, teknik rakit, teknik rekat, teknik jahit, teknik ikat, dan sebagainya. Dua atau lebih teknik dapat dikombinasikan untuk membuat sebuah karya kolase.

Beberapa cara yang dapat dipilih untuk membuat sebuah karya kolase diantarannya adalah:

a). Tumpang tindih atau saling tutup (overlapping)

b). Penataan ruang (satial arrangement)

c). Repetisi/ pengulangan (repetition)

d). Komposisi/ kombinasi beragam jenis tekstur dari berbagai material.

Alat Bahan Karya Seni Kolase

Pada prinsipnya, bahan apa pun dapat digunakan untuk membuat kolase, yang terpenting dapat ditata menjadi komposisi yang menarik atau unik. Berbagai bahan kolase dapat ditempelkan pada beragam jenis permukaan, seperti kayu, plastic, kertas, kaca, keramik, gerabah, karton, dan sebagainya asalkan relative rata atau memungkinkan untuk ditempeli.

Secara umum, jenis bahan baku kolase dapat dikelompokkan menjadi dua,yaitu bahan alam dan bahan bekas sintetis.

1). Bahan alam diantaranya adalah daun, ranting, bunga kering, kerang, biji-bijian, kulit, batu-batuan dan lain-lain.

2). Bahan bekas sintetis adalah plastic, serat sintetis, logam, kertas bekas, tutp botol, bungkus permen/coklat, kain perca dan lain-lain.

Peralatan Membuat Karya Seni Kolase

Peralatan dan teknik yang digunakan untuk membuat kolase perlu disesuaikan dengan karakter bahan baku yang dipilih untuk digunakan.

Jenis peralatan dan teknik yang digunakan untuk membuat kolase berbahan alam berbeda dengan yang digunakan untuk membuat kolase berbahan sintesis.

Secara umum, peralatan utama yang dibutuhkan untuk membuat kolase adalah sebagai berikut:

a). Alat potong: gunting, tang, pisau, dan sebagainya.

b). Bahan perekat: lem kertas, perekat vinyl, lem putih, lem plastik, jarum dan benang jahit, serta jenis perekat lainnya (disesuaikan dengan jenis bahan).

B). Pengertian Karya Seni Montase

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, montase (montage) dapat diartikan sebagai komposisi gambar- gambar yang dihasilkan dari percampuran unsur dari beberapa sumber.

Montase dibuat dengan cara memotong objek- objek gambar dari berbagai sumber kemudian ditempelkan pada suatu bidang sehingga menjadi satu kesatuan karya dan tema. Istilah lain yang digunakan untuk merujuk pada karya montase adalah rakitan gambar.

Pada perkembangannya montase yang semula terbatas pada karya dua dimensi sekarang telah merambah kepada karya tiga dimensi.

Karya montase kurang dikenal oleh masyarakat umum, karena bentuk karyanya masih mempunyai kemiripan dengan seni lukis, seni kriya, seni patung sehingga jenis karya ini dianggap sebagai salah satu dari jenis karya tersebut.

Karya montase dihasilkan dari menata letakan (mengkomposisikan) kembali beberapa gambar yang sudah jadi.

Montase dua dimensi sering dianggap sebagai karya lukisan karena bahannya terdiri dari gambar- gambar yang sudah jadi, kemudian dipotong- potong dan dipadukan Kembali membentuk satu kesatuan karya ilustrasi.

Contoh Karya Montase

Montase dapat dibuat dengan bahan yang diambil dari beberapa gambar secara individu atau kolektif seperti foto utuh atau potongan gambar bendera yang ditata sedemikian sehingga membentuk karya tempelan objek objek binatang seperti gambar berikut:

Contoh Gambar Buat Karya Seni Montase
Contoh Gambar Buat Karya Seni Montase

Sumber: lookandlearn.com.

Fungsi dan Manfaat Montase

Beberapa fungsi dan manfaat karya montase diantaranya adalah:

a). Fungsi Praktis Montase, yaitu fungsi pada benda sehari-hari, karya tersebut dapat digunakan sebagai bahan dekorasi.

b). Fungsi Edukatif Montase , yaitu dapat membantu mengembangkan daya piker, daya serap, emosi, estetika, dan kreativitas.

c). Fungsi Ekspresi Montase, yaitu dengan menggunakan berbagai bahan dan tekstur dapat membantu melejitkan ekspresi.

d). Fungsi Psikologis Montase, yaitu dengan menuangkan ide, emosi yang menimbulkan rasa puas dan kesenangan sehingga dapat mengurangi beban psikologis.

e). Fungsi Sosial Montase, yaitu dapat menyediakan lapangan pekerjaan dengan banyaknya karya yang dimiliki diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan dengan model kreativitas.

Teknik Pembuatan Karya Montase

Karya montase dihasilkan dari menata letakan (mengkomposisikan) kembali beberapa gambar yang sudah jadi. Artinya karya montase adalah cara menggambar dengan menempel potongan gambar.

Tahapan Membuat Karya Montase

Bahannya berupa gambar sudah jadi atau gambar bekas, gambar- gambar yang dipilih digunting rapi, beberapa gambar lalu disusun dan dipadukan letak gambar ditandai dengan pensil gambar diolesi lem dan ditempel.

a). Siapkan beberapa gambar (majalah, foto, koran dan lainnya)

b). Siapkan media atau alas gambar (kertas, papan, atau lainnya)

c). Gunting beberapa gambar dari majalah, poster, Koran, dan lainnya yang akan digunakan.

d). Beri lem pada permukaan belakang dari potongan gambar yang akan ditempel

e). Tempelkan potongan gambar pada alas yang sudah disediakan dan susunlah potongan gambar satu dengan yang lainnya sehingga membentuk susunan gambar yang memiliki tema atau cerita.

Alat Bahan Seni Montase

Adapun Alat dan Bahan yang digunakan untuk membuat Seni Montase adalah sebagai berikut:

a). Majalah, Koran, buku, poster dan macam-macam media gambar

b). Gunting

c). Lem

d). Kertas atau alas yang digunakan untuk ditempel oleh bahan montase

C). Pengertian Karya Mozaik (Mosaic)

Secara terminologi Mozaik berasal dari kata Yunani yaitu Mouseios yang berarti kepunyaan para Muse (yaitu sekelompok dewi yang melambangkan seni).

Dalam dunia seni, mozaik dapat diartikan sebagai pembuatan karya seni rupa dua atau tiga dimensi yang menggunakan material atau bahan dari kepingan- kepingan yang sengaja dibuat dengan cara dipotong-potong atau sudah berbentuk potongan kemudian disusun dengan ditempelkan pada bidang datar dengan dengan menggunakan lem perekat.

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, mozaik adalah seni dekorasi bidang dengan kepingan bahan keras berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan perekat.

Karya Mosaic dibuat dengan cara menempelkan potongan bahan tertentu yang ukurannya kecil-kecil pada media kertas, kanvas, bisa juga lantai atau dinding atau yang lainnya.

Bahan kepingan kecil kecil untuk karya mosaic adalah benda- benda berukuran kecil yang buat dari bahan pecahan keramik, potongan kaca, potongan kertas, potongan daun, potongan kayu.

Unutk sebuah tema gambar mosaic menggunakan satu jenis material. Contohnya, jika menggunakan pecahan keramik, maka dalam satu tema gambar tersebut menggunakan pecahan keramik semua, dengan warna yang mungkin berbeda beda.

Fungsi dan Tujuan Teknik Mozaik

Beberapa fungsi mosaic di antaranya adalah fungsi praktis,  fungsi edukatif,  fungsi ekspresi,  fungsi psikologis, fungsi sosial:

a). Fungsi Praktis Mozaik. Mozaik bersifat individual dimana media untuk mengekspresikan ide, karena manusia dalam kehidupannya secara naluri menyukai keindahan dan berusaha membuat suatu keindahan dalam aspek kehidupannya. Manusia juga memiliki sifat praktis sebagai benda-benda kebutuhan sehari-hari.Sehingga kecintaan manusia pada keindahan disalurkan pada pembuatan dan penikmatan pembuat dan benda-benda pakai yang indah.

b). Fungsi Edukatif Mozaik. Mozaik membantu mengembangkan berbagai fungsi perkembangan dalam diri seseorang, yang meliputi kemampuan fisik motorik (khususnya motorik halus), daya fikir, daya serap, emosi, cita rasa keindahan, kreatifitas.

c). Fungsi Ekspresi Mozaik. Mozaik dapat digunakan seseorang untuk kepentingan seni. Saat membuat karya seni seseorang dapat secara bebas mengekspresikan idenya dan tidak terikat pada kepentingan lainnya.

Fungsi Ekspresi Mozaik dibuat dengan menampilkan ide kreatif dari pembuatnya. Mozaik dibuat bukan untuk benda hias atau benda pakai, tetapi untuk sebuah karya yang memiliki keindahan.

d). Fungsi Psikologis Mozaik. Mosaic dapat digunakan sebagai sublimasi, relaksasi, yaitu sebagai penyaluran berbagai permasalahan psikologis yang dialami seseorang. Melalui seni mosaic, seseorang dapat memperoleh kesimbangan emosi dan mencapai ketenangan.

e). Fungsi Sosial Karya Mozaik. Moazik diharapkan dapat membantu memecahkan permasalahan social. Adanya seni mosaic dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui pengembangan industry pembuatan kriya.

f). Fungsi Hias Mozaik pada umumnya menggunakan bahan yang memiliki kualitas artistic yang memiliki sifat dekoratif.

Contoh Karya Mosaic, Mozaik

Karya Mozaik dapat dibentuk dengan menggunakan pecahan kaca, keramik atau yang lainnya dengan ukuran yang sama, atau hampir sama seperti bentuk persegi, segi tiga, dan sebagainya. Namun dapat pula menggunakan pecahan yang tidak sama atau tidak beraturan. 

Contoh karya mozaik yang menggunakan keramik dengan bentuk persegi dan ukuran relative sama dapat dilihat pada gambar sebelah kiri.

Sedangkan contoh gambar karya mosaic yang mengunakan pecahan yang beragam bentuk seperti persegi, segitiga, lingkaran, oval dan sebagainya dapat dilihat pada gambar sebelah kanan.

Contoh Gambar Karya Mosaic, Mozaik
Contoh Gambar Karya Mosaic, Mozaik

Sumber: amazon.com, dan id.pinterest.com.

Teknik Membuat Karya Mozaik

Tahapan dalam membuat karya mosaic adalah sebagai berikut:

a). Siapkan media gambar seperti kertas, kanvas, atau lainya.

b). Buat atau siapkan gambar atau pola yang akan ditempeli oleh percahan kecil (media gambar dapat kertas, kanvas, dan lainnya).

c). Olesi lem pada permukaan pecahan bahan (keramik, kaca, dll) yang sudah siap untuk digunakan

d). Tempel bahan yang sudah disiapkan pada pola (media gambar kertas, kanvas, dll)

e). Susun sedemikian rupa warna yang ada sehingga menutupi seluruh permukaan, kombinasikan warna yang serasi agar menarik.

Alat Bahan Membuat Karya Mosaic

a). Siapkan bahan potongan bisa kerikil, kaca,keramik  atau yang lainnya

b). Siapkan alas media gambar, kertas, papan, kanvas atau yang lainnya

c). Gunting

d). Lem kayu, atau lem kertas

Contoh Soal Kolase Montase dan Mosaic

1). Apa yang dimaksud dengan karya kolase? Jelaskan

Jawaban:

Kolase adalah karya seni rupa dua dimensi yang menggunakan bermacam- macam potongan  beragam bahan.

2). Apa perbedaan karya kolase dengan montase? Jelaskan

Jawaban:

Kolase terbuat dari potongan atau susunan beberapa bahan yang berbeda, sedangkan montase dibuat dari beberapa gambar atau potongan gambar jadi yang berbeda.

Daftar Pustaka:

  1. Sumardjo, J., 2000, “Filsafat Seni”, Penerbit ITB, Bandung.
  2. Soedarsono, sp., 1990, “Tinjauan seni. Sebuah pengantar untuk apresiasi seni”, Suku Dayar Sana, Yogyakarta.
  3. Hadiatmojo, Supardi, 1990, “Sejarah Seni Rupa Eropa”, IKIP Semarang Press, Semarang.
  4. Agus, 1986, “Seni, Desain dan Teknologi”, Pustaka, Bandung.
  5. Setiawati, Puspita, 2004, “Kupas Tuntas Teknik Proses Membatik”, Absolut, Yogyakarta.
  6. Wartono, Teguh, 1984, “Pengantar Pendidikan Seni Rupa”, Penerbit Yayasan Kanisius, Yogyakarta.
  7. Darmawan, Budiman, 1988, “Penuntun Pelajaran Seni Rupa”, Ganeca Exact, Bandung.
  8. Sumardjo J., 2010, “Filsafat Seni”, Penerbit PT. Gramedia, Jakarta
  9. Sahman, Humar, 1993, “Mengenal Dunia seni Rupa”, IKIP Semarang, Semarang
  10. Rangkuman: Pengertian Kolase Montase Mozaik Contoh Cara Buat Bahan Alat, Pengertian Contoh Kolase, Pengertian Contoh Montase, Pengertian Contoh Mozaik, Fungsi Contoh Kolase Montase Mosaic, Pengertian Karya Seni Kolase, Contoh Karya Kolase, Fungsi Karya Kolase,
  11. Teknik Membuat Karya Seni Kolase, Alat Bahan Karya Seni Kolase, Tahap Buat Kolase, Peralatan Membuat Karya Seni Kolase, Pengertian Karya Seni Montase, Pengertian Montase, Contoh Karya Montase, Alat Bahan Montase, Fungsi dan Manfaat Montase, Alat Bahan Mozaik,
  12. Fungsi Praktis Montase, Fungsi Edukatif Montase , Fungsi Ekspresi Montase, Fungsi Psikologis Montase, Fungsi Sosial Montase, Teknik Pembuatan Karya Montase, Tahapan Membuat Karya Montase, Alat Bahan Seni Montase, Pengertian Karya Mozaik (Mosaic),
  13. Pengertian Mozaik (Mosaic), Fungsi dan Tujuan Teknik Mozaik, Fungsi Praktis Mozaik, Fungsi Edukatif Mozaik, Fungsi Ekspresi Mozaik, Fungsi Ekspresi Mozaik, Fungsi Psikologis Mozaik, Fungsi Sosial Karya Mozaik, Fungsi Hias Mozaik, Contoh Karya Mosaic, Mozaik , Mosaic, Teknik Membuat Karya Mozaik, Tahapan Membuat Mozaik, Alat Bahan Membuat Karya Mosaic, Contoh Soal Kolase Montase dan Mosaic,

Mobilitas Sosial Horizontal Vertikal, Pengertian Ciri Faktor Contoh Saluran

Pengertian Mobilitas Sosial Masyarakat.  Di dalam bahasa Indonesia, mobilitas diartikan sebagai gerak. Sehingga, mobilitas sosial atau social mobility  adalah suatu gerak dalam struktur sosial atau social structure. Artinya ada proses perpindahan sosial atau adanya perpindahan dari suatu status sosial ke status sosial yang lain.

Mobilitas sosial mempunyai kaitan yang erat dengan stratifikasi sosial atau pelapisan sosial, mengingat mobilitas sosial merupakan gerak pindah dari suatu lapisan ke lapisan yang lainnya, baik dari bawah ke atas maupun dari atas ke bawah.

Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Para Ahli

Beberapa definisi mobilitas sosial diantaranya adalah

1). Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Horton dan Hunt

Mobilitas Sosial adalah  gerak perpindahan dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya. Perpindahan kelas sosial ini dapat diartikan sebagai peningkatan maupun penurunan.

2). Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Kimball Young dan RaymW. Mack,

Mobilitas sosial adalah suatu gerak dalam struktur sosial yaitu pola -pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial. Struktur sosial mencakup sifat- sifat hubungan antara individu dengan kelompoknya.

3). Pengertian Mobilitas Sosial Menurut Robert M.Z. Lawang

Mobilitas sosial adalah perpindahan posisi dari satu lapisan ke lapisan yang lain atau dari satu dimensi ke dimensi yang lainnya.

Jenis-Jenis Mobilitas Sosial

Pada dasarnya jenis mobilitas sosial dibedakan menjadi mobilitas horizontal dan mobilitas vertikal.

1). Mobilitas Sosial Horizontal

Mobilitas horizontal adalah perpindahan kedudukan secara mendatar atau perpindahan dalam lapisan yang sama. Tidak terjadi perubahan derajat atau kedudukan seseorang. Mobilitas sosial horizontal pada dasarnya merupakan perpindahan dari suatu posisi ke posisi lainnya yang sederajat.

Contoh Mobilitas Sosial Horizontal misalnya seorang menteri dalam cabinet sekarang menjadi menteri pula dalam kabinet sebelumnya.

Mobilitas horizontal memiliki dua bentuk yaitu bentuk intragenerasi dan antargenerasi.

a). Mobilitas Horizontal Intragenerasi

Mobilitas sosial horizontal intragenerasi adalah mobilitas horizontal yang terjadi dalam diri seseorang, atau terjadi secara individual.

Contoh Mobilitas Sosial Horizontal Intragenerasi

Misalnya seorang guru sebuah sekolah swasta ingin memperbaiki nasibnya. Kemudian mengikuti serangkaian tes agar diterima sebagai guru di sekolah negeri. Akhirnya diterima dan menjadi guru di sekolah negeri.

b). Mobilitas Horizontal Antargenerasi

Mobilitas horizontal antargenerasi adalah mobilitas horizontal yang terjadi dalam dua generasi atau lebih.

Contoh Mobilitas Horizontal Antargenerasi

Misalnya, orang tua adalah seorang anggota TNI dengan pangkat perwira menengah. Sedangkan, anaknya lebih memilih menjadi seorang dosen di perguruan tinggi negeri yang berada pada lapisan menengah pula.

Jenis Mobilitas Vertikal

Mobilitas vertikal merupakan perpindahan status atau strata atau jenjang atau tingkatan atau kelas social yang disandang individu atau sekelompok warga masyarakat pada lapisan sosial yang berbeda. Ada perpindahan atau perubahan status sosial atau kedudukan sosial dari yang lebih rendah menuju status sosial atau kedudukan sosial yang lebih tinggi atau sebaliknya.

Mobilitas sosial vertikal terbagi menjadi dua, yaitu: Sosial Climbing dan Sosial Sinking

a). Mobilitas Vertikal Naik (Sosial Climbing)

Mobilitas vertikal naik adalah perpindahan dari suatu tingkatan ke tingkatan yang lebih tinggi. Mobilitas vertikal naik memiliki dua bentuk utama, yaitu:

– Masuknya individu-individu yang mempunyai kedudukan rendah ke dalam kedudukan yang lebih tinggi, Contoh Mobilitas Vertikal Naik adalah sebelumnya sebagai camat, kemudian jadi wali kota.

– Pembentukan suatu kelompok baru yang kemudian ditempatkan pada derajat yang lebih tinggi.

b). Mobilitas Vertikal Turun (Sosial Sinking)

Mobilifias vertikal turun adalah perpindahan dari suatu tingkatan tingkatan yang lebih rendah. Mobilitas vertikal turun memiliki dua bentuk utama, yaitu:

– Turunnya kedudukan individu ke kedudukan yang lebih rendah derajatnya. Contoh mobilitas vertikal turun adalah sebelum wali kota, kemudian menjadi warga masyarakat biasa lagi.

– Turunnya derajat sekelompok individu yang dapat berupa distntegrasi kelompok sebagai kesatuan.

Selain itu  Mobilitas vertikal dapat dibedakan menjadi mobilitas vertikal intragenerasi dan mobilitas vertikal antargenerasi.

Mobilitas Sosial Vertikal Intragenerasi.

Mobilitas sosial vertikal intragenerasi adalah mobilitas social yang terjadi pada individu atau seseorang atau anggota masyarakat. Status sosial berpindah dari suatu status social tertentu ke status social lainnya. Perpindahan status ini, dapat menaik atau menurun.

Contoh Mobilitas Sosial Vertikal Intragenerasi.

Misalnya, seorang tentara atau militer mula-mula pangkatnya adalah sersan, kemudian naik menjadi letnan, dan seterusnya. Di sini terjadi perpindahan status atau jenjang atau tingkatan social individu yaitu seorang tentara. Mobiltas sosialnya dinyatakan dengan kepangkatan pada system tentara atau militer.

Mobilitas sosial intragenerasi dapat terjadi menaik maupun menurun. Contoh mobilitas sosial intragenerasi yang menurun adalah seorang tentara yang diturunkan pangkatnya karena pelanggaran disliplin. Semula pangkatnya letnan diturunkan menjadi seran. Dalam hal ini, mobilitas socialnya direpresentasikan oleh kepangkatan pada system militer.

Contoh lainnya, pegawai yang diturunkan jabatannya karena tidak mampu meningkatan keuntungan perusahaan dalam beberapa tahun. Semula jabatannya manager, kemudian diturunkan menjadi staf. Pada kasus ini, mobilitas socialnya direpresentasikan oleh jabatan yang dipegang pegawai.

Mobilitas sosial vertikal antargenerasi

Mobilitas sosial vertikal antargenerasi adalah mobilitas sosial yang tidak terjadi dalam satu orang atau individu, tetapi terjadi dalam duagenerasi. Kakek dengan orangtua, bapak atau ibu, orang tua dengan anak – anaknya. Dibandingkan dengan mobilitas horizontal, mobilitas vertikal lebih banyak memberikan dampak atau pengaruh terhadap masyarakat.

Contoh Mobilitas sosial vertikal antargenerasi

Misalnya, bapak atau orangtuanya dahulu berprofesi seorang dosen, sedangkan sekarang anaknya hanya lulus sekolah menengah atas saja. Hal itu menunjukkan mobilitas vertical yang menurun. Pada kasus ini terjadi perpindahan status atau strata antargererasi dari orang tua yang berprofesi dosen ke anaknya yang hanya lulusan sekolah menengah saja. Strata social direpresentasikan dengan prosfesi atau pekerjaan.

Ciri- Ciri Mobilitas Sosial Vertikal

Ciri-ciri mobilitas vertikal adalah sebagai berikut.

a). Mobilitas vertikal terjadi pada masyarakat yang menganut sistem pelapisan sosial terbuka maupun sistem pelapisan sosial tertutup.

2). Mobilitas vertikal terjadi menurut norma dan nilai yang berlaku dalam masyarakat yang bersangkutan.

3). Kondisi politik dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan mempengaruhi laju mobilitas vertikal.

4). Saluran-.saluran dalam masyarakat merupakan sarana berlangsungnya mobilitas vertikal.

Faktor Yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial

Mobilitas social selalu terjadi dalam kehidupan masyarakat. Terjadinya fenomena  mobilitas sosial didorong oleh beberapa faktor, seperti perbedaan status ekonomi, perbedaan status sosial, masalah kependudukan, ambisi pribadi, situasi politik yang selalu berubah, dan motif  bersifat keagamaan.

Faktor Yang Mempengaruhi Mobilitas Sosial Masyarakat

Setidaknya ada dua faktor yang memengaruhi tingkat mobilitas pada masyarakat modern, yaitu faktor struktural dan faktor individu.

a). Faktor Struktural

Faktor struktural adalah jumlah relatif dari kedudukan tinggi yang bisa dan harus diisi serta kemudahan untuk memperolehnya.

Contoh Faktor Struktural

Contoh faktor struktural adalah ketidakseimbangan lapangan pekerjaan dengan jumlah pelamar.

b). Faktor Individu

Faktor individu adalah kualitas tiap-tiap orang ditinjau dari tingkat pendidikan, penampilan, dan keterampilan pribadi. Faktor nasib juga dikategorikan sebagai factor individu.

Contoh Faktor Individu

Misalnya, suatu daerah membuka banyak lowongan pekerjaan, tetapi penduduknya tidak memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan.

c). Perbedaan Status Sosial

Pada dasarnya, manusia akan berusaha meningkatkan statusnya demi perbaikan atau kesejahteraan hidupnya. Sehingga selalu ada kecenderungan untuk terjadinya mobilitas sosial.

d). Perbedaaan  Status Ekonomi

Sebagian Penduduk berusaha pindah ke daerah lain atau berimigrasi atau ke kota besar atau urbanisasi dengan harapan dapat memperbaiki keadaan ekonomi atau taraf hidupnya.

e). Situasi Politik

Mobilitas sosial dapat juga disebabkan oleh politik. Sebagian masyarakat memilih untuk meninggalkan tanah airnya dan pindah ke negara lain yang mereka anggap cocok dengan pola pikir dan aspirasi politiknya, untuk mendapatkan kenyamanan hidupannya.

f). Motif-Motif Keagamaan

Dalam fakta sejarah telah mencatat bahwa di dalam masyarakat juga terdapat mobilitas penduduk yang disebabkan latar belakang atau motif keagamaan. Contohnya ketika Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah untuk dakwah agama Islam, atau adanya tugas suci dari para misionaris untuk mengajarkan agama ke negara lain.

g). Faktor Kependudukan (Demografi)

Faktor kependudukan biasanya menyebabkan mobilitas dalam arti geografik. Pada daerah yang padat penduduknya, terutama di kota-kota besar, anggota masyarakat cenderung melakukan mobilitas sosial untuk menduduki lapisan yang lebih tinggi.

Saluran Mobiltas Sosial Masyarakat

Proses mobilitas sosial vertikal memiliki beberapa saluran penting, yaitu: (1) perkawinan, (2) organisasi politik, ekonomi, dan keahlian, (3) lembaga pendidikan, (4) lembaga keagamaan, dan (5) angkatan bersenjata. Proses mobilitas sosial vertikal melalui saluran-saluran tersebut disebut sebagai social circulation.

a). Saluran Mobiltas Bersenjata

Angkatan bersenjata berperan dalam masyarakat dengan sistem militerisme. Misalnya, dalam keadaan perang. Suatu negara akan mengharap kemenangan dari suatu peperangan.

Jasa seorang prajurit Angkatan bersenjata akan dihargai tinggi oleh masyarakat. Karena jasanya pula seorang prajurit memperoleh kedudukan yang lebih tinggi.

b). Saluran Mobiltas Lembaga Keagamaan

Dapat dikatakan bahwa pemuka-pemuka agama bekerja keras untuk menaikkan kedudukan orang-orang ini dari lapisan rendah dalam masyarakat. Pemuka agama selalu dihormati dan dipandang sebagai orang yang memiliki kedudukan yang sangat terhormat

c). Saluran Mobiltas Sekolah

Lembaga pendidikan merupakan ssaluran nyata dalam mobilitas sosial vertikal. Sekolah juga dapat dikatakan sebagai sosial elevator bergerak dari yang paling rendah ke paling tinggi.

d). Saluran Mobiltas Organisasi Politik

Organisasi politik dapat memberi peluang besar bagi para anggotanya untuk mendapatkan kedudukan, jabatan dan posisi pemimpin dalam masyarakat. Melalui pemilihan umum seseorang bisa menjadi seorang bupati, wali kota dan gubernur.

e). Saluran Mobiltas Organisasi Ekonomi

Keadaan ekonomi seseorang di masyarakat akan menentukan kedudukan dan lapisan sosial seseorang. Bagi orang yang berhasil dalam bidang ekonomi berarti yang bersangkutan berada pada lapisan atas di masyarakat.

f). Saluran Mobiltas Organisasi- Organisasi Keahlian Atau Profesi

Organisasi-organisasi keahlian merupakan suatu wadah yang dapat menampung individu-individu dengan masing masing keahliannya untuk diperkenalkan dalam masyarakat. Jika seseorang memiliki keahlian, orang tersebut berharap dapat menduduki lapisan sosial yang tinggi di masyarakat.

Contoh organisasi keahlian adalah Ikatan Dokter Indonesia, persatuan insinyur Indonesia,  himpunan sarjana ilmu pengetahuan, persatuan sastrawan, dan organisasi pelukis.

Contoh Soal Ujian Mobilitas Vertikal.

Keberhasilan seseorang di bidang pembibitan tanaman pangan mendapatkan penghargaan kalpataru dari pemerintah, ilustrasi ini menunjukkan cara memperoleh status tersebut melalui….

A..Lembaga ekonomi.    B..Pendidikan formal.   C. Prestasi kerja.   D. Struktur social.   E. Interaksi social.

Jawaban: C

Pembahasan:

Mobilitas vertical ke atas atau social Climbing adalah mobilitas yang terjadi karena adanya peningkatan status atau kedudukan seseorang. Social climbing memiliki dua bentuk yaitu:

Naiknnya orang- orang berstatus social rendah status social yang lebih tinggi karena adanya peningkatan prestasi kerja.

Terbentuknya suatu kelompok  baru yang lebih tinggi daripada lapisan social yang sudah ada akibat adanya proses peralihan generasi.

Ilustrasi pada soal adalah termasuk social climbing dengan cara memperoleh status akibat prestasi kerja.

Contoh Soal Ujian Mobilitas Sosial Masyarakat, 

Soal 1. Ahli sosiologi yang berpendapat bahwa tujuan mempelajari mobilitas sosial adalah untuk mendapatkan keterangan tentang kelanggengan dan keluwesan struktur sosial masyarakat adalah ….

a). Horton

b). Hunt

c). Kimball Young

d). Pitirim A Sorokin

e). Selo Soemardjan

Soal 2. Perpindahan kedudukan sosial dari kedudukan yang rendah ke yang lebih tinggi atau sebaliknya disebut mobilitas sosial ….

a). khusus

b). perorangan

c). kelompok

d). horisontal

e). vertikal

Soal 3. Social climbing adalah salah satu jenis gerak sosial vertical yang arahnya ….

a). naik

b). turun

c). tetap

d). standar

e). menyeluruh

Daftar Pustaka:

Hukum Coulomb, Pengertian Pembahasan Contoh Soal Ujian

Pengertian Hukum Coulomb. Hukum Coloumb merupakan sebuah aturan yang mengemukakan tentang hubungan antara gaya listrik dan besar masing masing muatan listrik.

Hukum Coulomb menyatakan bahwa Gaya tarik – menarik atau tolak – menolak antara dua muatan listrik berbanding lurus dengan muatan- muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan tersebut.

Secara matematis hukum Coulomb dapat dinyatakan dengan formulasi menggunakan rumus  persamaan berikut.

F = k (q1 x q2)/r2

F = gaya Coulomb, N

q = muatan listrik, Coulomb, C

r = jarak antara kedua muatan, m

k = konstanta kesebandingan, Nm2/C2

Konstanta k merupakan permitivitas listrik ruang hampa yang biasa dinotasikan dengan ε0 dan dinyatakan dengan persamaan berikut:

k = 1/(4πε0)

jika nilai ε0 = 8,85 x 10-12 C2/Nm2, dengan demikian k adalah

k = 9 x109 Nm2/C2

Gaya Coulomb

Gaya Coulomb adalah gaya elektrostatik yang merupakan gaya tolak atau tarik yang ditimbulkan oleh dua muatan listrik pada jarak tertentu.

Gaya Coulomb mirip dengan gaya gravitasi dimana keduanya merupakan  gaya yang nilainya berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Gaya Coulomb dan gaya gravitasi ini merupakan gaya yang bersifat alamiah. Gaya alamiah lainnya di antaranya adalah gaya gravitasi, gaya elektromagnetik, gaya lemah, dan gaya kuat.

Gaya Gravitasi.

Gaya gravitasi merupakan gaya yang bekerja pada semua partikel dan menjaga planet- planet selalu tetap pada orbitnya selama mengitari matahari.

Gaya Elektromagnetik.

Gaya elektromagnetik adalah gaya yang bekerja di antara partikel bermuatan dan merupakan gaya yang mengikat atom- atom dan molekul- molekul.

Gaya Lemah (Weak Force).

Gaya lemah (weak force) merupakan gaya yang terjadi dalam peristiwa peluruhan radioaktif.

Gaya Kuat (Strong Force).

Gaya kuat (strong force) merupakan gaya yang berperan dalam menjaga neutron- neutron dan proton- proton bersama- sama dalam sebuah inti atom.

Ketentuan dari hukum Coulomb.

Jika gaya Coulomb F bernilai positif, maka kedua muatan akan saling tolak menolak. Sebaliknya, jika nilai gaya Coulomb F adalah negative, maka kedua muatan akan saling tarik menarik.

Contoh Soal Ujian Hukum Coulomb.

Dua buah muatan listrik masing – masing 20 mC dan -20 mC terpisah pada jarak 30 cm, tentukan besar dan arah gaya pada muatan di setiap muatannya.

Jawab.

q1 = 20 mC = 20 x 10-6 C

q2 = -20 mC = -20 x 10-6C

r = 30 cm = 0,3m

besar gaya F pada setiap muatan adalah:

F = (9 x 109 Nm2/C2) (20 x 10-6 C x – 20 x 10-6 C) / (0,3m) = -40N

Karena kedua muatan saling berlawanan yaitu q1 positif dan q2 negatif maka gaya Coulomb bertanda negative. Ini artinya gaya yang timbul adalah Tarik menarik. Arah gaya pada muatan q1 menuju ke q2, sedangkan arah gaya  q2 menuju ke q1.

Daftar Pustaka:

  1. Tipler, Paul, 1998, “Fisika untuk Sains dan Teknik”, Jilid 1,Pernerbit Erlangga, alih bahasa: Prasetyo dan Rahmad W. Adi, Jakarta.
  2. Ganijanti Aby Sarojo, 2002, “Seri Fisika Dasar Mekanika”, Salemba Teknika,
  3. Ardra. Biz, 2019, “Contoh Soal Jawaban dan Pembahasan Hukum Coulomb dengan Pengertian Gaya Coulomb dengan Gaya Listrik.
  4. Sears, F.W – Zemarnsky, MW , 1963, “Fisika untuk Universitas”, Penerbit Bina Cipta, Bandung,
  5. Giancoli, Douglas C. 2000. Physics for Scientists & Engineers with Modern Physics, Third Edition. New Jersey, Prentice Hall.
  6. Halliday, David, Robert Resnick, Jearl Walker. 2001. Fundamentals of Physics, Sixth Edition. New York, John Wiley & Sons.
  7. Tipler, Paul, 2001, “Fisika untuk Sains dan Teknik”, Jilid 2, Penerbit Erlangga, alih bahasa: Bambang Soegijono, Jakarta.
  8. Giancoli, Douglas, 2001, “Fisika Jilid 1, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  9. Ardra. Biz, 2019, “Contoh Soal Jawaban dan Pembahasan Hukum Coulomb, Pengertian Gaya Coulomb dengan Gaya Listrik, Pembahasan Contoh Soal Ujian Hukum Coulomb,
  10. Ardra.Biz, 2019, Pengerian Hukum Coulomb, Pengertian Elektrostatik, Pengertian Gaya Elektromagnetik,  Pengertian Gaya Gravitasi, Pengertian Strong Force, Pengertian Weak Force, Satuan Gaya Coulomb, Satuan muatan listrik,
  11. Ardra.Biz, 2019, “Rumus Persamaan Hukum Coulomb, Pengertian permitivitas listrik Hukum Coulomb, Satuan konstanta kesebandingan hukum Coulomb, Pengertian konstanta kesebandingan hukum Coulomb, Bunyi Pernyataan Hukum Coulomb, Contoh Gaya alamiah, Contoh Gaya Strong, Contoh Weak Force,

Ciri Pasar Persaingan Monopolistik

Pengertian Pasar Monopolisitk. Bentuk pasar monopoli dan bentuk pasar persaingan murni merupakan dua bentuk pasar yang ekstrem. Namun pada kenyataannya, bentuk pasar baik untuk barang maupun untuk jasa, kebanyakan berada di tengah – tengah kedua sisi ekstrem tersebut.

Kebanyakan pasar berada di antara bentuk pasar monopoli dan pasar persaingan murni. Bentuk pasar yang berada di antara kedua pasar ekstrem tersebut dikenal dengan istilah pasar persaingan monopolisitk.

ciri-pasar-persaingan-monopolisitk
ciri-pasar-persaingan-monopolisitk

Pasar Persaingan monopolistik sering disebut juga sebagai pasar monopolistik atau pasar monopolistis yaitu salah satu jenis pasar yang memiliki banyak produsen yang menghasilkan barang sejenis atau serupa namun mempunyai perbedaan dalam beberapa aspek.

Penjual dalam pasar monopolistic tidak terbatas jumlahnya, namun demikian produk- produk yang dihasilkan memiliki karakter sendiri – sendiri, sehingga terdapat perbedaan antara satu produk dengan produk lainnya.

Ciri – Ciri Pasar Persaingan Monopolistik.

Di dalam pasar monopolistic barang yang diperjualbelikan hanya satu jenis, namun memiliki perbedaan – perbedaan dalam hal tertentu. Perbedaan bisa karena bentuknya, mutunya, atau ukuran dan sebagainya. Struktur pasar persaingan monopolistic mempunyai ciri utama sebagai berikut:

  • Banyak Perusahaan dan Banyak Pembeli

Ciri ini merupakan ciri dari pasar persaingan sempurna. Ini artinya struktur pasar persaingan monopolistic terdapat banyak perusahaan dan pembeli yang dapat bertindak secara bebas dalam bertransaksi.

  • Produk Yang Dibedakan

Produk yang ditawarkan di pasar mempunyai perbedaan dalam satu hal atau lebih (barang diferensiasi). Perbedaan ini terjadi akibat adanya promosi penjualan dan iklan. Perbedaan mungkin saja dari segi fisik, seperti kemasan produk, dan juga bias dalam bentuk image konsumen terhadap produk tersebut.

  • Promosi Penjualan Sangat Aktif

Harga tidak menjadi penentu utama besarnya pasar untuk perusahaan-bperusahaan dalam pasar persaingan monopolistik. Untuk memengaruhi cita rasa pembeli, para pengusaha melakukan persaingan bukan harga. Caranya antara lain dengan memperbaiki mutu dan desain barang, melakukan kegiatan iklan yang terus-menerus, memberi bonus penjualan, dan sebagainya.

Perusahaan mungkin dapat menjual barangnya dengan harga relatif tinggi, tetapi masih dapat menarik banyak pembeli. Sebaliknya suatu perusahaan lain mungkin harga barang yang ditawarkan rendah tetapi tidak banyak menarik pembeli.

Keadaan seperti ini disebabkan oleh sifat barang yang mereka hasilkan, yaitu barang yang bersifat berbeda corak. Ini menimbulkan daya tarik yang berbeda kepada para pembeli.

Dengan demikian untuk memenangkan persaingan, setiap penjual produsen harus aktif melakukan promosi iklan.

  • Barang yang Diperjualbelikan Terdiferensiasi (memiliki perbedaan corak)

Para penjual memiliki kekuatan monopolis atas barang produksinya sendiri. Oleh karena itu, harus memperhitungkan persaingan dengan barang-barang lain yang sama, tetapi berbeda corak.

  • Adanya Kemampuan Penjual Untuk Memengaruhi Harga

Dalam pasar persaingan monopolistik, produsen mempuyai kemampuan untuk memengaruhi harga walaupun tidak sekuat pada pasar monopoli. Kemampuan mempengaruhi harga terlihat dari upaya produsen untuk mempertahankan ciri khas dan keunggulan dari produk yang dihasilkannya.

Misalnya untuk industri deterjen, produk dari perusahaan A terkenal dengan keharumannya sedangkan  produk dari peusahaan B terkenal dengan lebih lembut di tangan.

  • Bebas Masuk dan Bebas Keluar.

Hal ini berbeda dengan pasar monopoli atau duopoly, pasar persaingan monopolistic tidak mempunyai hambatan untuk dimasuki oleh para pelaku, sehingga perusahaan dapat keluar dan masuk pasar secara bebas.

Dalam jangka pendek, perusahaan yang berada dalam pasar persaingan monopolistic biasanya mendapatkan laba super normal. Laba super normal ini diperoleh dari kombinasi harga dan output ketika biaya marginal sama dengan pendapatan marginal

Dalam jangka panjang, laba super normal yang diperoleh pelaku pasar persaingan monopolistic akan menyebabkan datangnya pesaing – pesaing baru di pasar. Para pesaing baru ini akan berlangsung terus sampai menyebabkan laba super normal menjadi tidak ada lagi.

Contoh Pasar Monopolistik.

Contoh pasar monopolistic adalah: pasar produk – produk untuk peralatan mandi seperti shampoo, pasta gigi, sabun mandi dan sebagainya. Meskipun fungsi semua produk – produk tersebut adalah  sama yaitu untuk keperluan saat mandi, tetapi setiap produk memiliki ciri khusus sesuai dengan produsennya. Misalnya perbedaan kemasan, aroma, komposisi bahan, warna, dan sebagainya.

Contoh lainnya adalah pasar kendaraan bermotor seperti mobil dan sepeda motor. Produk sepeda motor cenderung bersifat homogen, namun demikian masing – masing memiliki ciri yang khas sendiri. Ciri khususnya misalkan pemakaian bahan bakar yang irit. Atau bisa saja memiliki keunggulan pada mesin yang stabil dan untuk jarak jauh. Karena setiap merek mempunyai ciri khas maka, tiap-tiap merek mempunyai pelanggan setia tersendiri.

Pada pasar persaingan monopolistik, harga bukan merupakan faktor utama untuk meningkatkan nilai penjualan. Namun lebih kepada kemampuan perusahaan dalam menciptakan citra yang baik pada masyarakat.

Citra yang baik mampu membuat masyaratakat untuk membeli produk atau barang produksi dari suatu perusahaan walaupun dengan harga mahal. Oleh karena itu, perusahaan yang berada dalam pasar monopolistik harus aktif berinovasi dalam mempromosikan produk yang disertai dengan peningkatan citra perusahaan.

Faktor Penyebab Terbentuknya Pasar Monopolistik, 

Beberapa factor yang menimbulkan terbentukna pasar monoplistik adalah:

1). Produsen dapat dengan mudah masuk ataupun keluar dari pasar monopolistik.

2). Banyak alternative untuk membuat produk yang sebenarnya sama namun berbeda corak dari desain, kemasan, mutu dan sebagainya.

3). Dapat menentukan harga sesuai dengan keingingan keuntungan dan kemampuan pasar.

4). Dapat mempengaruhi atau mengikuti keinginan pasar dengan melakukan promosi dan iklan.

5). Jumlah produser tidak terlalu banyak, sehingga persaingannya juga tidak terlalu banyak.

Fungsi Iklan Pada Pasar Monopolistik.

Kegiatan promosi atau iklan dalam pasar monopolistik bertujuan untuk dapat memengaruhi citra masyarakat terhadap produk yang dihasilkan perusahaan, karena dalam pasar persaingan monopolistik, harga bukanlah satu- satunya faktor yang bisa memengaruhi konsumen.

Cara Penentuan Harga Produk Pasar Monopolistik

Dalam pasar persaingan monopolistik, produsen mempuyai kemampuan untuk memengaruhi harga walaupun tidak sekuat pada pasar monopoli. Kemampuan mempengaruhi harga terlihat dari upaya produsen untuk mempertahankan ciri khas dan keunggulan dari produk yang dihasilkannya.

Kebaikan Keunggulan Pasar Monopolistik

Adapun kelebihan pasar monoplistik antara lain sebagai berikut.

1) Konsumen memiliki banyak pilihan barang. Setiap perusahaan persaingan monopolistik akan berusaha memproduksi barang yang mempunyai sifat khusus. Sehingga konsumen menerima imbalan berupa tersedianya bermacam-macam mutu, model, dan warna dari barang-barang yang dihasilkan persaingan monopolistik.

2) Produsen dapat menentukan harga sendiri- sendiri dalam satu pasar karena tidak ada persaingan.

3) Masing-masing monopolistik mempunyai keuntungan sendiri- sendiri karena memiliki pasar (konsumen) sendiri sendiri.

4) Dari segi distribusi pendapatan, pasar persaingan monopolistik lebih merata karena tidak ada perusahaan yang dominan dan tidak terdapat keuntungan lebih dalam jangka panjang.

Kelemahan Kekurangan Pasar Monopolistik

Kelemahan pasar monopolistik  antara lain sebagai berikut.

1) Tidak efisiennya produksi karena produsen tidak berproduksi dengan biaya rata-rata (Average Cost AC) yang minimum. Perusahaan dalam persaingan monopolistik umumnya berukuran kecil sehingga masih bekerja kurang efisien dalam memanfaatkan sumber daya ekonomi disbanding dengan pasar monopoli.

2) Terlalu banyak perusahaan kecil.

3) Konsumen masih harus membayar harga produk yang lebih tinggi dari biaya produksi untuk menghasilkan produk tersebut, atau harga P lebih besar dari marginal cost MC. Sebaliknya, tenaga kerja dibayar hanya setinggi MC, yang lebih rendah dari nilai barang yang diproduksi (harga). Hal ini karena harga P lebih besar dari marginal cost MC. Jadi, ini mirip pasar monopoli tetapi dalam derajat atau tingkat yang kecil.

4). Persaingan sangat berat karena pasar biasanya didominasi oleh produk-produk yang telah ternama.

Contoh Soal Ujian Bentuk Pasar Monopolistik

Soal 1. Perhatikan bentuk pasar berikut!

1) Pasar oligopoli.

2) Pasar monopoli.

3) Pasar persaingan monopolistik.

4) Pasar persaingan sempurna.

5) Pasar monopsoni.

Penggunaan iklan akan efektif dalam bentuk pasar . . . .

  1. 1) dan 2)
  2. 3) dan 4)
  3. 1) dan 3)
  4. 4) dan 5)
  5. 1) dan 5)

Daftar Pustaka:

  1. Sukirno, S, 2011, “Mikroekonomi Teori Pengantar”, PT Raja Grafindo Persada, Edisi Ketiga, Cetatakan Ke 26, Jakarta.
  1. Joesron, Suharti, Tati. Fathorrrazi, M., 2012, “Teori Ekonomi Mikro”, Edisi Pertama, Graha Ilmu, Yogyakarta.
  2. Sartono, Agus, R., “ 2001, “Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi”, Edisi Keempat, BPFE Yogyakarta, Yogyakarta.
  3. Ahman H., Eeng. Rohmana, Yana, 2007, “Ilmu Ekonomi dalam PIPS”, Edisi Pertama, Penerbit Unuversitas Terbuka, Jakarta.
  4. Jhingan, M.L., 2008, “Ekonomi Pembangunan Perencanaan”, Edisi Pertama, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  5. Ahman, H., E., Rohmana, Y., 2007,”Ilmu Ekonomi Dalam PIPS”, Edisi Kedua, Cetakan Pertama, Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.
  6. Kata dalam artikel Pengertian Pasar Monopolisitk atau Bentuk antara pasar monopoli dan pasar persaingan murni. Pasar Persaingan monopolistic, adalah pasar memiliki banyak produsen. Ciri – Ciri Pasar Persaingan Monopolistik, atau contoh produk pasar monopolistic yaitu Pasar Banyak Perusahaan dan Pembeli,.
  7. Produk Yang Dibedakan barang diferensiasi yang Pasar yang Bebas Masuk maupun Keluar. Pengertian laba super normal pada monopilstik dan Pasar tanpa hambatan. Contoh Pasar Monopolistik maupun factor yang menyebabkan timbulnya pasar monopolistic.

Pengertian, Contoh Perhitungan Deposit On Call

Pengertian Deposit On Call, Deposit on call dapat diartikan sebagai simpanan yang  berjangka waktu  antara  3 hari sampai 30 hari atau satu bulan.  Jadi jangka waktu deposit terpendek adalah 3 hari, dan deposit terlama 30 hari, tergantung perjanjian antara nasabah dengan bank penerbit.

Uang yang disimpan dalam bentuk Deposit ini biasanya bernilai relatif besar, misal 100 juta rupiah, tergantung bank penerbit yang bersangkutan. Pencairan bunganya dilakukan pada saat pencairan deposit on call itu sendiri. Sebelum melakukan pencairan bunganya, nasabah harus sudah memberikan informasi terlebih dahulu tiga hari sebelumnya.

Besar bunga yang dibayarkan biasanya dihitung per bulan dan nilai bunga ditentukan dengan negosiasi antara nasabah dengan pihak bank penerbit. Tiap bank bisa saja memberikan nilai bunga yang berbeda-beda.

Contoh Perhitungan Bunga Deposit On Call

Hitung jumlah bunga yang diperoleh jika Uang senilai Rp 300.000.000 disimpan dalam Deposit on Call selama 10 hari dengan bunga 5 persen dan pajak untuk deposit on call adalah 10 persen ?

Catatan: bunga yang dibayarkan dihitung dengan ketentuan bahwa satu bulan adalah 30 hari.

Jawab:

Jumlah Bunga = 5% x (10hari/30hari) x Rp 300.000.000

Jumlah Bunga = Rp 5.000.000

Pajak = 10% x 5.000.000 = Rp 500.000

Jumlah Bunga bersih = Rp 5.000.000 – Rp 500.000

Jumlah Bunga bersih = Rp 4.500.000

Bank Garansi, Pengertian Manfaat Biaya Tujuan Proses

Pengertian Bank Garansi.  Bank Garansi merupakan jaminan pembayaran yang diberikan kepada pihak penerima jaminan, apabila pihak yang dijamin tidak memenuhi ...

Cara Menilai, Menentukan Kesehatan Bank

Pengertian Kesehtan Bank . Kesehatan bank dapat dilihat dari beberapa aspek dengan kriteria dan tata cara penilaian sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan...

Faktor Penyebab, Cara Penyelesaian, Penyelamatan Kredit Macet

Faktor Penyebab Terjadinya Kredit Macet.  Kredit macet dapat ditimbulkan oleh dua kemungkinan yaitu disebabkan oleh pihak perbankan dan atau disebabkan ...

Faktor Yang Menentukan Bunga Kredit Bank, Pengertian Contoh Soal Perhitungan.

Pengertian Bunga Bank.  Bunga bank merupakan balas jasa yang diberikan oleh bank berdasarkan prinsip konvensional kepada nasabah yang membeli atau menjual ...

Fungsi Peran Bank Perkreditan Rakyat BPR. Pengertian Contoh

Pengertian Bank Perkreditan Rakyat BPR. Istilah Bank Perkreditan Rakyat BPR baru pertama kali diperkenalkan oleh Bank Rakyat Indonesia BRI pada akhir...

Jenis Instrumen Pasar Modal

Pengertian Instrumen Pasar Modal.  Instrumen pasar modal adalah sekuritas yang memiliki waktu jatuh tempo lebih dari satu tahun. Instrumen utamanya adalah ...

Jenis Instrumen Pasar Uang, Pengertian Contoh Soal

Pengertian Instrumen Pasar Uang.  Instrumen yang diperdagangkan pada pasar uang merupakan surat berharga jangka pendek yang memiliki jatuh tempo kurang...

Jenis Jenis Bank, Pengertian Contoh

Pengertian Bank. B ank merupakan suatu perusahaan atau lembaga yang dipercaya masyarakat untuk mengamankan yang mengelola uangnya dengan memberi imbala...

Jenis Jenis Kredit Bank, Pengertian Contoh Kredit

Pengertian Kredit . Kredit berasal dari kata Italia yaitu Credere yang memiliki arti kepercayaan, yaitu kepercayaan dari kreditor bahwa debitornya akan...

Jenis Jenis Letter Of Credit, Penjelasan L/C.

Pengertian Letter Of Credit.   Letter of credit merupakan suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah yaitu importir untuk menyediakan dan membayar ...

Daftar Pustaka:

  1. Djumhana, Muhamad, 2006, “Hukum Perbankan di Indonesia”, Cetakan Kelima, PT Citra Aditya Bakti,
  2. Kasmir, 2015, “Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya”, Edisi Revisi 2014, Rajawali Pers, Jakarta.
  3. Mangani, Silvanita, Ktut, 2009, “Bank dan Lembaga Keuangan Lain”, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kasmir, 2012, “Dasar Dasar Perbankan”, Edisi Revisi, Rajawali Pers, Jakarta.
  5. Mishkin, S., Frederic, 2008’ “Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Uang”, Edisi Kedelapan, Salemba Empat, Jakarta.
  6. Joesoef, Jose Rizal, 2008, “Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing”, Salemba Empat, Jakarta.
  7. Djamil, Fathurrakman, 2012, “Penerapan Hukum Perjanjian dalam Transaksi di Lembaga Keuangan Syariah”, Cetakan Pertama, Sinae Grafika, Jakarta.
  8. Machmud, A. Rukmana, H., 2010, “Bank Syariah, Teori, Kebijakan, dan Studi Empiris di Indonesia”, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  9. Fuady, Munir, 2004, “Hukum Perbankan Modern”, Buku Kedua, Citra Aditya Bakti, Bandung.
  10. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian dan Contoh Deposit on call dengan simpanan berjangka 3 hari sampai 30 hari. Fungsi Tujuan Deposit On Call dengan Contoh Perhitungan Bunga Deposit On Call dan Rumus Persamaan Menghitung Deposit On Call.
  11. Ardra.biz, 2019, “Contoh Soal Perhitungan Bunga Deposit on Call dan Menghitung Pajak Bunga Deposit On Call dengan Contoh Menghitung Bunga Bersih Deposit On Call. Waktu Terpendek Deposit On Call dari Bank,
  12. Ardra.Biz, 2019, ” Rumus perhitungan bunga Deposit on call, Pengertian Deposit On Call, Jangka Waktu Hari Deposite On Call,

Proses Ekstraksi Emas Cara-Metoda Amalgamasi

Pengolahan Bijih Emas Perak. Secara industrial, proses ekstraksi emas dengan menggunakan merkuri praktis sudah tidak dilakukan lagi. Hal ini karena merkuri merupakan logam berat yang sangat mencemari lingkungan dan mengancam pada kesehatan manusia.

Namun demikian, proses amalgamasi masih banyak dilakukan oleh tambang-tambang rakyat. Beberapa argumen mengapa proses amalgamasi masih banyak dilakukan adalah karena metodanya sangat mudah, biayanya sangat murah, tidak memerlukan peralatan yang rumit dan mahal, dan yang paling penting  lagi adalah recoveri emasnya relatif tinggi.

Amalgamasi  merupakan  metode  ekstraksi  logam  emas  yang  lebih  sesuai  untuk  bijih  dalam  bentuk emas murni  yang  bebas  atau free  native  gold dengan  kadar  emas  tinggi. Dan memiliki ukuran partikel kasar atau lebih besar daripada 74  mikron.

Proses amalgamasi dilakukan dengan cara mencampur bijih emas dengan merkuri cair hingga membentuk suatu paduan Hg-Au. Pada dasarnya, amalgamasi merupakan proses kimia fisika. Air raksa menyelimuti partikel-partikel emas membentuk pasta yang disebut amalgam. Prosesnya mengikuti mekanisme berikut:

Aupadat + Hgcair = (Au,Hg)

Proses amalgamasi pada umumnya dilakukan pada saat proses penggerusan atau grinding.  Hal ini dilakukan untuk mempersingkat jalur operasi dan penghomogenan dari pencampuran. Selama penggerusan merkuri akan teraduk bersama dengan bijih yang digerus. Hal ini akan meningkatkan efektivitas pencampuran.

Beberpa langkah yang dapat dilakukan untuk mengurangi konsumsi merkuri adalah: melakukan upgrading atau proses konsentrasi terlebih dahulu untuk membuang sebagian tailing. Aplikasi konsentrasi dengan menggunakan metoda gravitasi seperti sluice box, atau palong, meja goyang atau shaking table, humprey spiral atau jig consentrator merupakan langkah yang cukup efektif dalam menurunkan pemakai merkuri.

Untuk mengambil emas dari paduan amalgam atau proses Recovery Au, maka amalgam dipanaskan dalam sebuah retort. Proses pemanasan ini akan mengurai paduan amalgam menjadi unsur-unsur pembentuknya yaitu emas dan merkuri. Temperatur tinggi akan menguapkan merkuri menjadi uap merkuri, sedangkan emas tertinggal sebagai padatan yang disebut bullion. Proses pemanasan ini biasa disebut dengan retorting. Proses pemanasan selama recoveri emas ini mengukuti mekanisme berikut:

(Au,Hg)amalgam = Aupadat +  Hguap

Merkuri atau Hg adalah logam berat yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengancam kesehatan operator. Sehingga, jika uap merkuri dibiarkan bebas ke udara maka akan sangat berbahaya untuk kesehatan para penambang dan lingkungan sekitarnya.

Uap Air raksa  dari proses pemanasan dapat dikonversi menjadi bentuk cair kembali dengan cara kondensasi. Air raksanya  dapat  dipergunakan  untuk proses amalgamasi selanjutnya.

 

Proses Ekstraksi Emas Cara-Metoda Amalgamasi

Pengolahan Bijih Emas Perak . Secara industrial, proses ekstraksi emas dengan menggunakan merkuri praktis sudah tidak dilakukan lagi. Hal ini karena merkuri...

Daftar Pustaka:

  1. Schlesinger, Mark E. , King Matthew, J., Sole, Kathryn, C., Davenport, William G., 2011, ” Extractive Metallurgy of Copper”, Fifth Edition, Elviser Ltd, Amsterdam.
  2. Ardra.Biz, 2019, “Contoh proses ekstraksi emas dan perak dan Ekstraksi Bijih Emas Perak Amalgamasi dengan Pengolahan emas perak cara amalgamasi. Ekstraksi Emas Perak dengan Merkuri air raksa dan  amalgamasi recoveri emas tinggi.
  3. Ardra.Biz, 2019, “Contoh Reaksi Pengolahan Emas Amalgamasi Merkuri. Fungsi Merkuri pada Pengolahan Emas Perak Amalgamasi atau Bijih Emas Free Native Gold yang  Prinsip Kerja Proses Amalgamasi.
  4. Ardra.Biz, 2019, ” kadar Emas hasil Amalgamasi tapi Proses Kimia Fisika Amalgamasi. Proses Recovery Au melalui Proses Pemanasan Amalgam Retorting Emas. Cara Pengolahan Emas Perak dengan Air Raksa dan Teori Pengolahan Emas Perak dengan Air Raksa Amalgamasi.
  5. Ardra.Biz, 2019, “Reagent Pengolahan Emas, Peralatan Pengolahan Emas, Alur Proses Pengolahan Emas, Cara Pemurnian bijih Emas, Diagram pengolahan emas, Fungsi Reagent Merkuri pada pengolahan Bijih emas,

Manfaat-Khasiat Daun Seledri

Pengertian Daun Seledri. Seledri berasal dari seledri liar yang tumbuh di Mediteranian. Seledri merupakan tanaman dataran tinggi yang tumbuh pada ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Di dataran tinggi, seledri dapat tumbuh dengan baik dan memiliki batang daun yang tebal dan daunnya berwarna hijau muda. Sedangkan jika tumbuh di dataran rendah, seledri akan memiliki batang daun yang lebih kecil.

Seledri dapat tumbuh subur pada iklim, atau cuaca yang lembab. Pada umumnya seledri dapat dipetik, atau dipanen setelah berusia enam minggu sampai enam belas minggu sejak ditanam.

Di kawasan Amerika, tumbuh juga seledri jenis yang lain. Selain tumbuh seledri yang berwarna hijau, juga tumbuh seledri dengan warna putih.

Umumnya seledri digunakan sebagai bumbu masak untuk penyedap sup, kuah baso, dan kuah sayuran yang lain. Seledri juga dapat dimakan langsung sebagai lalapan tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Sedangkan biji seledri, selain dapat digunakan sebagai bumbu masak, juga dapat digunakan untuk pengobatan, terutama sebagai diuretic.

Kandungan Zat Pada Tanaman Seledri.

Kandungan terbanyak yang dimiliki oleh seledri adalah air, mencapai 93 persen dari total berat seledri. Sedangkan kandungan lainnya adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin C, serat dan beberapa mineral seperti kalium, zat besi dan fosfor.

Senyawa yang terkandung dalam seledri diantaranya adalah: flavonoids, apiin, saponin, tannin, minyak asiri, neocnidilide, coumarins, alpha-selinene, phenolic acid, glycolic acid, acetylenics, kolin, lipase, asam folat, sejumlah mineral dan vitamin seperti sodium, kalium, kalsium, fosfor, besi, magnesium, vitamin A, C, B1, B2, B6, dan serat. Seledri memiliki kandungan sodium yang lebih tinggi dibanding dengan kebanyakan sayuran lainnya.

Dalam seratus gram seledri terdapat protein 0,9 gram, karohidrat 4 gram, lemak 0,1 gram, serat 0,9 gram, kalsium 50 miligram, zat besi 1 miligram, serat 0,9 gram, kalium 400 miligram.

  1. Kandungan Zat Pada Biji Seledri.

Biji seledri mengandung minyak esensial dengan komposisi utamannya adalah: limonene, beta-selinene, senyawa phthalide, sedanoid, dan neocnilide. Selain itu seledri mengandung senyawa flavonoid, furocoumarins,  dan fatty oil atau lemak.

2.Kandungan Zat Pada Akar Seledri.

Akar seledri mengandung asparagin, zat pati, manit, minyak asiri, pentosan, tirosin, glutamine, niasin, asam folat, dan sejumlah mineral dan vitamin seperti kalium, fosfor, magnesium, kalsium dan vitamin C dan B6.

Khasiat-Manfaat Dari Tanaman Seledri.

Dengan berbagai senyawa atau zat yang terkandung di dalamnya, tanaman seledri memberikan berbagai manfaat-khasiat bagi kesehatan manusia. Berbagai penyakit atau keluhan yang terkait dengan penyakit dan kesehatan dapat diatasi atau dikurangi atau diobati dengan mengkonsumsi seledri dalam takaran yang aman.

Seluruh bagian dari tanaman seledri telah diketahui dan dinyakini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kehidupan manusia. Mulai dari akar sampai bijinya. Akar seledri dapat digunakan untuk membantu pengluaran enzim pencernaan dan memperbanyak produksi urin. Buah dan bijinya dapat dimanfaatkan sebagai peluruh kecing, pereda kolik, atau antispasmodic, dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah, peluruh haid, dan sebagai obat penenang.

Senyawa acetylenics dalam seledri dinyakini dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker. Sedangkan senyawa phenolic acid dimanfaatkan untuk menghambat kerja prostaglandin yang merangsang pertumbuhan sel tumor. Mineral seperti Silicon yang terkandung dalam seledri dapat membantu kesehatan tulang dan jaringan seperti: perbaikan persendian, tulang, arteri, dan jaringan ikat.

Berbagai penyakit atau keluhan terkait kesehatan yang dapat diatasi dengan mengkonsumsi seledri adalah: tekanan darah tinggi yang disertai rasa pusing, muka merah, dan sakit kepala atau vertigo, tungkai bengkak akibat retensi cairan, masuk angin, mual, diare, rematik sendi, pegal linu, dan asam urat.

Secara tradisional seledri juga telah dimanfaatkan sejak lama untuk mengatasi brokhitis, batuk yang disertai rasa penuh di dada karena banyak dahak, mata kering, tidak nafsu makan, keluhan menopause, darah haid berlebihan, dan bahkan dapat digunakan untuk penyubur rambut.

Cara Pemakaian Daun Seledri

Untuk mendapatkan khasiat yang dimiliki oleh zat yang terkandung dalam seledri, maka  sebaiknya dipilih seledri yang segar. Untuk konsumsi sehari-hari dapat merebus tiga sampai empat tangkai seledri, lalu minum airnya, atau dapat juga dimakan dengan seledrinya. Seledri dapat juga dikonsumsi sebagai salad, atau sup atau jus.

Sebagai penurun tekanan darah, seledri dapat dikonsumsi sebanyak tiga sampai lima tangkai setiap hari, lalu hentikan selama tiga minggu, kemudian ulangi lagi seperti sebelumnya. Tidak dianjurkan mengkonsumsi seledri secara berlebihan. Satu tangkai seledri mengandung natrium sebanyak 35 miligram. Untuk sebagian orang kandungan natriun sebanyak ini, dapat meningkatkan kadar garam dalam tubuh, yang justru dapat meningkatkan tekanan darah.

Cara mengkonsumsi lainnya adalah dengan menggoreng seledri bersama telur. Telur seledri ini, selain dapat menurunkan tekanan darah, juga dapat menenangkan saraf.

Kandungan saponin yang tinggi dalam seledri dapat menyebabkan rasa sebah di lambung. Ketika dibuat jus, akan terbentuk busa yang mengindikasikan kadar saponin yang tinggi. Untuk menghindari pengaruhnya, maka jus harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum diminum. Atau untuk mudahnya, seledri cukup direbus lalu airnya diminum.

Yang Terlarang Dari Tanaman Seledri.

Jangan mengkonsumsi seledri secara berlebihan. Gunakanlah sewajarnya.

Seledri menjadi sayuran terlarang bagi penderita infeksi ginjal. Artinya penderita infeksi ginjal dilarang minum rebusan yang dibuat dari seledri.

Biji Seledri menjadi tanaman terlarang bagi wanita hamil. Biji seledri dapat menyebabkan kontraksi uterus.

Senyawa psoralens yang terdapat pada tangkai merupakan senyawa pestisida yang dihasilkan oleh seledri untuk melindungi diri dari serangan jamur. Senyawa ini membuat orang menjadi sensiti terhadap cahaya matahari. Maka dari itu cucilah seledri sampai bersih dengan air mengalir.

 

Khasiat Daun Sirih Merah Untuk Kesehatan

Manfaat Sirih Merah Untuk Kesehatan.  Tanaman sirih merah atau dalam bahasa keilmuannya disebut dengan piper crocatum termasuk dalam keluarga piperaceae ...

Mengolah Resep Ramuan Daun Sirih Merah.

Tanaman sirih merah atau dalam bahasa keilmuannya disebut dengan piper crocatum. Tanaman ini  termasuk dalam keluarga piperaceae . Dinamakan sirih merah ...

Khasiat Daun Sirsak Buah Batang Akar Biji Bunga Anti Kanker

Khasiat Tanaman Sirsak Untuk Kesehatan.  Di Indonesia,  sirsak merupakan tanaman yang sudah dikenal oleh masyarakat sejak lama. Masyarakat mengenal s...

Senyawa Acetogenins Sirsak

Khasiat Senyawa Annonaceous acetogenins .  Pada awalnya, senyawa yang terkandung dalam tanaman sirsak ditemukan sebagai senyawa yang dapat digunakan untuk ...

Mengolah Resep Ramuan Daun Sirsak Bagi Kesehatan

Ramuan Sirsak Untuk Berbagai Penyakit.  Obat atau ramuan atau racikan yang dibuat dari bahan-bahan alami, yang diambil dari bagian tumbuhan seperti  a...

Khasiat Manfaat Buah Daun Pepaya Bagi Kesehatan Tubuh

Pengertian Buah Pepaya. Seperti juga buah-buahan yang lainnya, buah pepaya mengandung sejumlah zat, vitamin, mineral dan senyawa lainnya yang dapat bermanfaat...

Khasiat Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan

Pengertian Buah Pisang Bagi Kesehatan.  Sejumlah zat dan senyawa yang terkandung dalam buah pisang mampu memberikan efek atau pengaruh positif terhadap t...

Khasiat Manfaat Buah Sayuran Wortel Untuk Kesehatan Tubuh

Pengertian Manfaat Buah dan Sayuran Wortel Kandungan zat atau senyawa dalam sayuran wortel bermanfaat sebagai penguat dan penjaga fungsi hati, penguat...

Khasiat-Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan

Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Bawang putih merupakan tanaman yang berasal dari Asia Tengah dan sudah mulai dibudi dayakan lebih dari 5000 tahun...

Khasiat-Manfaat Buah Semangka Untuk Kesehatan

Beberpa khasiat atau manfaat dari buah semangka adalah: sebagai peluruh air seni atau diuretik, pembersih ginjal, antiradang atau antiinflamasi, pelumas...

Daftar Pustaka:

  1. Dalimartha, Setiawan. Adrian, Felix, 2011, “Khasiat Buah dan Sayur”, Penebar Swadaya, Jakarta.
  2. Beck, E. Mery, 2011, “Ilmu Gizi dan Diet, Hubungannya dengan Penyakit- Penyakit untuk Perawat dan Dokter”, Edisi Pertama, CV Andi Offset, Yogyakarta.
  3. Santoso, Soegeng. Ranti, Lies, Anne, 1998, “Kesehatan dan Gizi”, Cetakan Pertama, PT Rineka Cipta, Jakarta.
  4. Ardra.biz, 2019, “Pengertian Daun Seledri adalah Seledri berasal dari Manfaat Seledri sebagai diuretic. Kandungan Zat Pada Tanaman Seledri diantaranya kandungan seledri adalah kandungan mineral dalam seledri adalah kalium zat besi dan fosfor.
  5. Ardra.biz, 2019, “khasiat Senyawa dalam seledri adalah, Seledri memiliki kandungan sodium tinggi, Manfaat Kandungan Zat Pada Biji Seledri, manfaat fungsi Kandungan Zat Pada Akar Seledri,
  6. Ardra.biz, 2019, “Khasiat-Manfaat Dari Tanaman Seledri. Senyawa acetylenics dalam seledri obat kanker, seledri untuk kesehatan tulang dan persendian dan tulang, seledri menurunkan tekanan darah tinggi.
  7. Ardra.Biz, 2019, “Khasiat seledri untuk batu ginjal diabetes dan kolesterol Seledri  untuk penyubur rambut. Cara Pemakaian konsumsi menggunakan Daun Seledri Cara mengkonsumsi seledri  adalah.
  8. Ardra.Biz, 2019, “Terlarang Dari Tanaman Seledri Seledri terlarang untuk penderita infeksi ginjal atau Biji Seledri terlarang bagi wanita hamil dan Biji seledri menyebabkan kontraksi uterus,
  9. Ardra.Biz, 2019, ” Seledri untuk kesehatan kulit dan wajah, Manfaat Seledri untuk kesehatan,

Belajar Indikator Forex, Stochastic Oscillator

Pengetian Indikator Stochastic Oscillator. Stochastic Oscillator  merupakan metoda analisiss teknikal yang diperkenalkan oleh George C Lane pada akhir 1950-an.  Stochastic memiliki Rentang (range) nilai antara nol sampai seratus. Sehingga sering disebut pula dengan Stochastic oscillator. Pada dasarnya metoda Stochcastic digunakan untuk mengukur posisi relatif nilai kurs terakhir terhadap rentang pergerakan kurs yang dicapai selama periode yang ditentukan.

Formula-Rumus Indikator Teknikal Stochastic Oscillator

Stochastic Oscillator terdiri dari dua garis yang disebut % K dan % D. Inti dari metoda ini adalah % K, sedangkan % D adalah moving average dari % K. Bisa dikatakan bahwa % D adalah rata-rata dari % K yang diinterpretasikan sebagai penentu arah dari garis % K. Nilai % K dihitung dengan formula sebagai berikut.

rumus stochastic

  • % D = MA 3 dari % K
  • kurs penutupant = kurs penutupan terakhir
  • kurs terrendahn  = kurs terrendah pada periode n
  • kurs tertinggin     = kurs tertinggi pada periode n
  • MA 3 = moving average periode 3.

Jika dilihat dari rentang nilai yang dimiliki Stochastic Oscillator yaitu 0–100, dapat dikatakan bahwa rentang metoda ini sama dengan rentang nilai RSI. Formula untuk perhitungan nilai % K melibatkan nilai kurs tertinggi, terrendah dan penutupan. Nilai % K menunjukkan posisi relatif nilai kurs saat ini terhadap rentang pergerakan kurs pada periode n. Rentang pergerakan kurs adalah jarak antara kurs terrendah dan tertinggi yang dicapai dalam periode n.

Dari persamaan matematisnya dapat dijelaskan beberapa hal penting terkait dengan nilai-nilai batasnya. Namun untuk menyingkat penulisan, maka pada bahasan ini tidak disertakan metoda pembuktian matematisnya.

Batas Psikologis Indikator Stochatic Oscillator.

Nilai %K mencapai nilai 100 ketika kurs penutupan terakhir sama dengan kurs tertinggi untuk periode n yang ditentukan.  Sedangkan nilai % K = 0 diperoleh ketika kurs penutupan terakhir sama dengan kurs terrendah untuk periode n yang ditentukan.

Sebenarnya formula untuk % K dapat memiliki nilai lebih kecil daripada nol dan dapat pula memiliki nilai lebih besar daripada seratus. Namun jika kurs penutupan terakhir lebih rendah daripada kurs terrendah atau kurs penutupan lebih tinggi daripada kurs tertinggi periode n, maka bahasa pemograman Stochastic secara otomastis memproses nilai kurs terakhir, sehingga nilai %K menjadi nol atau seratus.

Nilai % K = 20 menunjukkan bahwa nilai kurs yang berjalan memiliki jarak 20 persen dari kurs terrendah atau 80 persen dari kurs tertingginya. Artinya nilai kurs baru saja naik sebanyak 20 persen atau penurunan kurs sudah mencapai 80 persen dari rentang pergerakannya. Secara keseluruhan pergerakan kurs dalam kondisi downtrend.

Nilai % K = 80, artinya jarak relatif nilai kurs yang berjalan adalah 80 persen dari kurs terrendah atau 20 persen dari kurs tertingginya. Kenaikan kurs sudah mencapai 80 persen atau kurs baru saja mengalami penurunan sebanyak 20 persen dari rentang pergerakanya. Secara keseluruhan pergerakan kurs adalah uptrend.

Nilai % K = 20 dan % K = 80 sering digunakan sebagai titik acuan untuk memprediksi arah pergerakan kurs dimasa akan datang. Hal ini didasarkan pada anggapan bahwa kurs tertinggi sebagai titik resisten dan kurs terrendah sebagai titik support. Pada titik resisten atau support, kurs mempunyai kemungkinan untuk berbalik arah. Jika nilai % K > 20 maka kurs sudah mulai berbalik arah, semula downtrend menjadi uptrend, dengan jarak sekitar 20 persen dari titik support. Ketika nilai % K < 80, pergerakan kurs sudah mulai berubah dari uptrend menjadi downtrend dengan jarak 20 persen dari titik resisten.

Contoh Soal Indikator Fast Stochastic Oscillator.

Contoh aplikasi Stochastic yang digunakan untuk pergerakan kurs EUR/USD dapat dilihat pada Gambar 1. Pergerakan kurs EUR/USD direpresentasikan dalam bentuk line chart . Pada contoh ini % K periode enam dinotasikan % K (6) dan % D periode tiga dinotassikan % D (3). Untuk menghemat waktu dan penulisan, maka contoh perhitungan untuk % K periode 6 dan % D periode tiga tidak ditunjukkan pada bahasan ini.

Aplikasi Stochastic dengan % K (6) dan % K (24) pada line chart kurs EUR/USD timeframe H1 ditunjukkan pada Gambar 1. Data diambil dari trading platform metratrader pada tanggal 08 April 2009.

Nilai % K yang ditentukan oleh formula di atas disebut % Kfast dan % D yang dihitung dari rata-rata % Kfast dengan MA (3) disebut % Dfast. Metoda Stochastic yang dibangun dengan % Kfast dan % Dfast disebut Fast Stochastic. Dengan demikian Stoch (6, 3) artinya % Kfast dihitung untuk periode enam dan % Dfast dihitung dari rata-rata % Kfast dengan MA (3) dan dinotasikan dengan Stochastic (6, 3) atau Fast Stochastic (6, 3). Sedangkan Stochastic dengan % K (24) dan % D (3) dinotasikan Fast Stochastic (24,3).

Kurva Indikator Fast Stochastic Oscillator
Gambar 1. Kurva Indikator Fast Stochastic Oscillator Pada Line Chart Kurs EUR/USD

Terdapat beberapa titik potong antara kurva % K dengan kurva % D dan antara kurva % K dengan garis nilai 20 dan 80. Titik potong merupakan titik yang menjadi acuan prediksi pergerakan kurs selanjutnya. Terlihat kurva % K (6) lebih sering membentuk titik potong dibanding dengan kurva % K (24). Beberapa titik potong memberikan prediksi pergerakan kurs yang salah, para trader menyebutnya sebagai signal palsu. Hal ini mengindikasikan pemakaian bilangan periode yang lebih besar dapat mengurangi titik potong yang tidak perlu terjadi.

Pemakaian periode besar mempunyai probabilitas kesalahan yang lebih rendah dibanding pemakaian periode kecil. Dengan demikian penentuan periode yang digunakan pada perhitungan menjadi bagian penting dalam analisis teknikal.

Analisis Indikator Slow Stochastic Oscillator

Untuk mengurangi terjadinya titik potong yang memberikan tiitik acuan yang salah, maka para analis teknikal melakukan modifikasi terhadap nilai % K dan % D. Modifikasi dilakukan dengan merata-ratakan % K dengan MA periode tiga, sehingga diperoleh % Kslow. Kemudian % Kslow dirata-ratakan dengan MA periode Y untuk mendapatkan nilai % Dslow. Dengan demikian diperoleh Slow Stochastic yang terdiri dari % Kslow dan % Dslow. Dalam hal ini, MA periode tiga yang digunakan untuk merata-ratakan % K disebut sebagai faktor penghalus atau smoothing factor.

Contoh Analisis Indikator Slow Stochastic Oscillator

Contoh aplikasi penggunaan metoda Slow Stochastic ditunjukkan pada Gambar 2. Slow Stochastic mampu mengurangi titik potong yang tidak perlu ditunjukkan. Baik titik potong antara % K dengan % D maupun antara % K dengan garis 20 dan 80. Pada contoh aplikasi ini periode MA yang digunakan untuk merata-ratakan % K atau % Kfast adalah tiga, maka Stochastic-nya disebut Slow Stochastic yaitu Stochastic (24,3,3).

Kurva Indikator Slow Stochastic Oscillator
Gambar 2. Kurva Indikator Slow Stochastic Oscillator Pada line Chart Kurs EUR/USD

Titik potong yang menjadi acuan pada Stochastic adalah titik potong antara kurva % K dengan % D atau % K dengan garis 20 dan 80. Titik acuan ditentukan dengan melihat posisi atau nilai kurva %K terhadap kurva % D. Jika setelah perpotongan  kurva % K di atas kurva % D atau nilai % K lebih besar daripada % D maka pergerakan kurs ke depan diprediksi cenderung naik. Sebaliknya jika kurva % K di bawah % D, atau nilai % K lebih rendah daripada % D maka pergerakan kurs selanjutnya dipredikasi turun.

Titik acuan lainnya adalah perpotongan antara kurva % K dengan garis 20 dan 80. Setelah perpotongan antara kurva % K dengan garis 20, nilai % K lebih tinggi daripada garis 20, maka pergerakan kurs ke depan diprediksi naik. Jika setelah perpotongan nilai % K lebih rendah daripada garis 80, maka diinterpretasikan pergerakan kurs adalah turun.

Pada Gambar 2 ditunjukkan perpotongan antara kurva % K (6) dan % K (24) dengan %D (3) terjadi pada pukul 03.00. Setelah perpotongan nilai % K (6) dan %K (24) lebih rendah daripada % D (3), maka pergerakan kurs EUR/USD selanjutnya diprediksi turun. Pada contoh ini ditunjukkan bahwa penggunaan Slow Stochastic mampu mengurangi titik potong yang memberikan prediksi salah.

Perpotongan kurva % K (24) dengan garis 20 dan 80 sepanjang 24 jam hanya terjadi dua kali. Pada pukul 10.00, setelah perpotongan nilai % K (24) lebih tinggi daripada garis 20, artinya kurs EUR/USD baru saja bergerak naik sekitar 20 persen dari rentang pergerakannya yang dibentuk selama 24 jam yang lalu. Nilai kurs ini memiliki jarak 20 persen dari kurs terrendah. Kurs EUR/USD diprediksi akan bergerak naik.

Pada pukul 21.00 terjadi perpotongan kurva % K (24) dengan garis 80. Setelah perpotongan nilai % K (24) lebih rendah daripada garis 80. Artinya kurs EUR/USD baru saja bergerak turun sebanyak 20 persen dari rentang pergerakan kurs yang dibentuk selama 24 jam yang lalu. Kurs ini memiliki jarak 20 persen dari kurs tertinggi. Pergerakan kurs EUR/USD diramalkan cenderung turun.

Analisis Harian Forex, Indikator Teknikal

Analisis Indikator Teknikal Forex, Untuk Pergerakan Kurs Valuta Asing Hari Ini. Rangkuman analisis indikator untuk beberapa valuta asing pada hari ini...

Belajar Indikator Forex, Williams’ Percent Range, % R

Pengertian Indikator Williams Percent Range, % R Metoda ini pertama kali diperkenalkan tahun 1979 oleh seorang trader yang juga penulis buku bernama...

Belajar Indikator Teknikal Forex Online Trading

Para palaku pasar valuta asing menggunakan diagram atau chart sebagai alat utama dalam melakukan analisis pergerakan kurs. Selain itu, para pelaku juga...

Cara Menghitung Pivot Point Forex Margin Trading

Pengertian Harga Dari Metoda Pivot Point.  Pivot point merupakan suatu harga yang cukup penting dalam analisis teknikal untuk kondisi pasar keuangan d...

Indikator Forex Moving Average Convergence/Divergence, MACD

Rumus Moving Average Convergence/Divergence , MACD. Metoda Moving Average Convergence/Divergence diperkenalkan pertama kali oleh Gerald Appel pada tahun...

Indikator Forex, Exponential Moving Average, EMA.

Pengertian Exponential  Moving Average.   Metoda Moving Average merupakan modifikasi dari metoda Simple Moving Average. Nilai yang diindikasikan ole...

Tipe Grafik Analisis Teknikal Forex

Data yang digunakan dalam analisis teknikal adalah data kurs yang divisualisasikan dalam bentuk diagram atau grafik . Grafik pergerakan kurs merupakan...

Belajar Indikator Forex, Stochastic Oscillator

Pengetian Indikator Stochastic Oscillator. Stochastic Oscillator   merupakan metoda analisiss teknikal yang diperkenalkan oleh George C Lane pada akhir ...

Indikator Forex Simple Moving Average, SMA.

Pengertian Definisi Indikator Moving Average.  Metoda Moving Average l ebih dikenal sebagai trend following indicator . Fungsi utamanya adalah untuk ...

Belajar Indikator Forex, Relative Strength Index. RSI

Pengertian Indikator Relative Strength Index. Relative Strength Index , RSI merupakan metoda yang cukup populer dikalangan pelaku perdagangan mata uang...

Cara Menggunakan, Interpretasi Indikator Teknikal Forex

Analisi Indikator Teknikal. Nilai yang ditunjukkan oleh sebuah indikator ditentukan oleh formula dan periode atau variabel lain di dalamnya. Sehingga...

Cara Menggunakan, Indikator SMA Dan Stochastic

Analisis Indikator Teknikal Moving Average. Karakteristik yang berbeda ditunjukkan oleh Simple Moving Average , SMA. Metoda ini memiliki formula yang...

Daftar Pustaka:

  1. http://belajarforex.com/indikator-teknikal.html
  2. http://www.babypips.com/school/leading-indicators-oscillators.html
  3. ardraviz, 2011, “Simple Comcept Untuk Forex Online Trading”, ardra.biz

Gambar

  1. http://ardra.biz
  2. Ardra.Biz, 2019, “Belajar indikator  dalam indikator mt4 terbaik dengan indikator Stochastic Oscillator. Indikator trend paling akurat dengan indicator  Stochastic Oscillator terbaik untuk scalping dan indikator Stochastic Oscillator akurat. 
  3. Ardra.Biz, 2019, “Cara menggunakan indikator Stochastic Oscillator atau cara membaca indikator Stochastic Oscillator. Indikator teknikal emas dan fungsi indikator Stochastic Oscillator dengan indikator trend paling akurat.
  4. Ardra.Biz, 2019, “Indikator overbought oversold paling akurat dengan cara baca indikator Stochastic Oscillator dan trading dengan indicator Stochastic Oscillator. Rumus Stochastic Oscillator untuk Trading dengan indicator  Stochastic Oscillator.
  5. Ardra.Biz, 2019, “Cara belajar indicator  Stochastic Oscillator untuk sinyal dari indicator  Stochastic Oscillator dengan rumus indicator  Stochastic Oscillator. Contoh Analisis Indikator Slow Stochastic Oscillator adalah Contoh Soal Indikator Fast Stochastic Oscillator dengan Jenis Indikator Fast Stochastic Oscillator.
  6. Ardra.Biz, 2019, “Penjelasan Stochastic Oscillator, Pengertian indikator Stochastic Oscillator, Fungsi indikator Stochastic Oscillator, Cara Baca indikator Stochastic Oscillator, Cara trading dengan indikator Stochastic Oscillator, indikator Stochastic Oscillator, Stochastic Oscillator,  Stochastic ,