Arsip Tag: Teori Sifat Fungsi Larutan Penyangga Buffer Asam Basa

Teori Sifat Fungsi Larutan Penyangga Buffer Asam Basa

Pengertian 

Larutan penyangga atau buffer solution adalah larutan yang berfungsi untuk mempertahankan pH meskipun ditambahkan sedikit asam, basa ataupun pengenceran. Larutan penyangga terdiri dari dua jenis buffer yaitu buffer asam dan buffer basa.

Buffer Asam

Buffer asam merupakan campuran asam lemah dengan garam atau basa konjugasi yang berasal dari basa kuat.

[H+] = Ka x (mol asam/ mol garam)

pH = – log[H+]

Buffer Basa

Buffer Basa  merupakan campuran antara basa lemah dengan garam atau asam konjugasi yang berasal dari asam kuat

[OH] = Kb x (mol basa/ mol garam)

pOH = – log[OH]

pH = 14 – pOH

sifat-larutan-penyangga

sifat-larutan-penyangga

Fungsi Larutan Penyangga

  • Di dalam tubuh manusia, larutan penyangga berfungsi untuk menjaga pH darah, sehingga darah memiliki keasaman yang sesuai dengan karakteristik reaksi enzim.
  • Dalam kehidupan sehari – hari, larutan penyangga digunakan untuk menjaga pH makanan yang dikemas menggunakan kaleng. Sehingga makanan tidak mudah rusak oleh serangan bakteri.

Pembahasan Contoh Soal Perhitungan

Larutan penyangga dibuat dengan mencampurkan 50 ml larutan CH3COOH 0,1 M dengan 50 ml NaCH3COO  0,1M. Dengan Ka CH3COOH = 1,8 x 10-5, maka pH larutan tersebut adalah:

Pembahasan Jawaban Soal

Hitung jumlah mol masing – masing larutan.

50 ml CH3COOH 0,1 M + 50 ml NaCH3COO  0,1M

Jumlah mol CH3COOH adalah:

mol CH3COOH = 50 ml x 0,1 mmol/ml

mol CH3COOH = 5 mmol/ml

jumlah mol NaCH3COO  adalah

mol NaCH3COO  = 50 ml x 0,1 mmol/ml

mol NaCH3COO =  5 mmol

substitusi nilai-nilai yang ada dari soal maupun dari hasil perhitungan ke persamaan berikut:

[H+] = Ka x (mol asam/ mol garam)

[H+] = 1,8 x 10-5 x (5 mmol/ 5 mmol)

[H+] = 1,8 x 10-5

pH = – log [H+]

pH = – log (1,8 x 10-5)

pH = 5 – log1,8

Daftar Pustaka