Fungsi Gen dan Alel. Pengertian, Contoh Soal dan Pembahasan

Pengertian Gen. Gen adalah substansi hereditas yang merupakan persenyawaan kimiawi dan penentu sifat individu.

Sifat -Sifat Gen

Adapun beberapa sifat yang dimiliki oleh gen diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Gen Mengandung informasi genetika
  • Gen Dapat menduplikasi diri pada peristiwa pembelahan sel
  • Setiap gen mempunyai tugas dan fungsi tertentu
  • Sifat gen ditentukan oleh kombinasi basa nitrogennya

Gen tersimpan pada kedudukan tertentu dalam kromosom yang disebut lokus. Manusia setidaknya memiliki 100.000 gen. Secara skematika, lokus merupakan simpul berbentuk bulat yang berderet dengan jarak yang diukur oleh satuan milimorgan, mM.

pengertian fungsi -gen-dan-alel-materi-laporan
pengertian fungsi -gen-dan-alel-materi-laporan

Pengertian Alel.

Alel adalah gen – gen yang terletak pada lokus yang bersesuaian pada kromosom homolog.

Gen terdiri dari sepasang alel yang sejenis atau berlainan. Gen pengendali sifat tertentu biasa diberi symbol dengan huruf pertama dari sifat tersebut. Lambang huruf besar merupakan karakter dominan, sedangkan huruf kecil merupakan karakter resesif.

Karakter dominan dan resesif yang dimiliki oleh gen menyebabkan penampakan organisme tidak selalu mengungkapkan komposisi genetiknya.

Contoh Soal Pembahasan dan Penjelasan :

Gen B (huruf besar) adalah symbol untuk sifat bijih bulat, sedangkan gen b (huruf kecil) untuk sifat biji keriput. Istilah dominan digunakan karena gen ini dapat mengalahkan ekspresi gen alelnya.

Jadi gen B mengalahkan ekspresi gen b, sehingga ekspresi tanaman yang bergenotip Bb adalah tanaman biji bulat. Walaupun dalam tanaman tersebut mengandung gen untuk sifat keriput.

Gen b menimbulkan karakter resesif, yang artinya ekspresi gen b ditutupi (tidak memiliki efek yang jelas pada penampakan organisme bila bersama – sama dengan gen B. Pengertian resesif adalah sifat yang ditutup oleh sifat lain sehingga tidak terlihat, tidak tampil, atau tidak tampak.

Gen B menimbulkan karakter dominan terhadap gen b karena geb B diekspresikan sepenuhnya pada penampakan fisik organisme. Dominan adalah sifat yang menutupi sifat lain.

Homozigot.

Homozigot adalah individu yang kromosom – kromosomnya memiliki gen – gen identic dari sepasang atau suatu seri alel. Individu homozigot BB hanya membentuk gamet B saja. Oleh karenanya individu homozigot selalu berkembang biak secara murni.

Heterezigot

Heterezigot adalah individu yang kromosom – kromosomnya memiliki gen – gen berlainan dari sepasang ata suati seri alel tertentu.

Misalnya individu dengan genotip Aa, Bb, AaBb adalah heterezigot. Individu heterezogot membentuk lebih dari satu macam gamet. Contohnya individu Aa membentuk gamet – gamet A dan a.

Fungsi Gen

Adapun beberapa fungsi gen diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Gen berfungsi sebagai pengatur pertumbuhan atau perkembangan dan metabolism individu.
  • Gen berperan dalam Menyampaikan informasi genetic dari generasi ke generasi berikutnya
  • Gen juga berfungsi Sebagai penentu sifat yang diturunkan ke generasi berikutnya

Daftar Pustaka:

  1. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  2. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  3. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  4. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.
  5. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  6. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “Kata dalam artikel Pengertian Gen substansi hereditas dan penentu sifat individu. Sifat -Sifat Gen yang Mengandung informasi genetika dengan  Letak Posisi Gen. Jumlah gen manusia dan Fungsi lokus pada kromoson.
  8. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian Alel dan Letak posisi alel pada Kromosom Homolog. Karakter dominan dan resesif pada gen. Lambang huruf pada karakter gen pada Contoh soal ujian Gen dan Alel. Homozigot kromosom gen – gen identic dengan Cara berkembang biak Homozigot.
  9. Ardra,Biz, 2019, “Heterezigot dan Kromosom gen – gen berlainan dengan Jumlah gamet heterezigot. Jumlah gamet homozigot dengan Fungsi Gen. Pembawa informasi genetic dan Gen pengatur pertumbuhan dan perkembangan.

 

Fungsi Jenis Struktur Kromosom.

Pengertian Kromosom. Kromosom berasal dari kata chrome yang artinya berwarna dan kata soma yang artinya badan atau tubuh. Secara sederhana, istilah kromosom dapat diartikan sebagai badan yang dapat menyerap warna.

Kromosom terletak di dalam inti sel atau nukleus di setiap sel. Kromosom mulai dapat diamati ketika berada pada tahap metafase saat proses pembelahan mitosis maupun pembelahan meiosis. Ketika tidak sedang membelah diri, kromosom tidak berbentuk badan, namun dalam bentuk benang-benang yang terurai yang disebut dengan benang kromatin.

Kromosom yang dapat diamati saat pembelahan sel merupakan kromosom dengan dua kromatid. Kedua kromatid ini merupakan hasil dari replikasi DNA, dan kromosom membentuk huruf X. Bentuk kromosom seperti ini disebut sebagai kromosom dupleks. Kromatid hasil pembelahan dari setiap kromosom sel akan terpisah ke dalam dua sel anak. Setiap kromatid tersebut berfungsi sebagai kromosom utuh dan disebut juga kromosom simpleks

Ukuran kromosom dalam sebuah sel berbeda-beda. Panjangnya antara 0,2 sampai 50 mikron dan diameternya antara 0,2 sampai 20 mikron.

Struktur Kromosom.

Kromosom terdiri dari sentromer dan lengan kromosom. Sentromer tidak mengandung gen dan merupakan tempat melekatnya kromosom. Secara  mikroskopis, sentromer terlihat terang karena kemampuan menyerap zat warna yang rendah. Sentromer memiliki fungsi penting dalam pembelahan sel mitosis dan meiosis.

Secara umum, sebuah kromosom terdiri atas lengan kromosom, kromonema, sentromer, telomer, dan satelit.

Fungsi Jenis Tipe Struktur Kromosom
Fungsi Jenis Tipe Struktur Kromosom

Lengan Kromosom

Lengan kromosom merupakan bagian badan utama kromosom yang mengandung gen. Setiap kromosom memiliki satu atau dua lengan. Setiap lengan kromosom, terdapat benang halus yang terpilin. Lengan dibungkus oleh selaput tipis dan di dalamnya terdapat matriks yang berisi cairan bening yang mengisi seluruh bagian lengan. Cairan ini mengandung benang-benang halus berpilin yang disebut kromonema.

Kromomer

Kromonema berupa pita spiral yang terdapat penebalan. Bagian kromonema yang mengalami pembelahan disebut kromomer. Kromomer berfungsi untuk membawa sifat keturunan sehingga disebut sebagai lokus gen.

Sentromer

Sentromer merupakan bagian kepala kromosom yang berbentuk bulat. Bagian kepala ini merupakan pusat kromosom dan membagi kromosom menjadi dua lengan. Bagian ini merupakan daerah penyempitan pertama pada kromosom yang khusus dan tetap.

Daerah ini disebut juga sebagai kinetokor atau tempat melekatnya benang-benang gelendong (spindle fober). Elemen-elemen ini berfungsi untuk menggerakkan kromosom selama mitosis atau sebagian dari mitosis. Pembelahan sentromer ini akan memulai gerakan kromatid pada masa anafase.

Telomere

Pada bagian ujung kromosom terdapat suatu tambahan yang disebut telomere. Telomer merupakan bagian ujung-ujung kromosom yang dapat  menghalangi atau menghindari tersambungnya ujung kromosom yang satu dengan kromosom yang lain.

Satelit

Satelit yaitu suatu tambahan atau tonjolan yang terdapat pada ujung kromosom. Namun demikian, Tidak semua kromosom mempunyai satelit.

Jumlah Sentromer Kromosom

Berdasarkan jumlah sentromernya, terdapat tiga jenis kromosom berikut.

Kromosom Monosentris

Kromosom Monosentris merupakan kromosom yang hanya memiliki sebuah sentromer.

Kromosom Disentris

Kromosom Disentris merupakan kromosom yang memiliki dua sentromer.

Kromosom Polisentris

Kromosom Polisentris Merupaka kromosom yang memiliki banyak sentromer.

Letak Sentromer Kromosom,

Sentromer (atau kinetokor) merupakan bagian kepala kromosom yang berfungsi mengatur pergerakan kromosom pada waktu pembelahan mitosis.

Berdasarkan letak sentromernya, kromosom dibedakan menjadi empat macam, yaitu metasentris, submetasentris, akrosentris, dan telosentris.

Tipe Jenis Letak Sentromer Kromosom
Tipe Jenis Letak Sentromer Kromosom

Kromosom Metasentris

Kromosom Metasentris merupakan kromosom yang sentromernya terletak di tengah- tengah kromosom sehingga kromosom berbentuk seperti huruf V. Panjang masing- masing lengan sama.

Kromosom Submetasentris

Kromosom Submetasentris merupakan kromosom yang sentromernya terletak di submedian atau Kira kira ke arah salah satu ujung kromosom. Kedua lengan hampir sama Panjang. Bentuk kromosom ini mirip huruf J atau huruf L.

Kromosom Akrosentris

Kromosom Akrosentris merupakan kromosom yang  sentromernya terletak pada subterminal ataudi dekat ujung kromosom. Kedua lengan kromosom ini tidak sama panjang, Satu lengan kromosom sangat pendek dan satu lengan lainnya sangat panjang. Bentuk kromosom lurus atau seperti batang.

Kromosom Telosentris

Kromosom Telosentris merupakan kromosom yang sentromernya terletak pada ujung kromosom. Kromosom hanya memiliki satu lengan saja.

Jenis Tipe Kromosom.

berdasarkan pengaruhnya terhadap penentuan jenis kelamin dan sifat tubuh dibedakan menjadi dua, yaitu: Kromosom Tubuh (Autosom) dan b. Kromosom Kelamin (Gonosom).

Kromosom Tubuh (Autosom)

Autosom berfungsi mengatur dan mengendalikan sifat- sifat tubuh makhluk hidup. Kromosom ini tidak berperan dalam mengatur jenis kelamin. Autosom terdapat pada individu jantan dan individu betina dengan jumlah yang sama dan berpasangan (diploid).

Pada manusia dengan jumlah kromosom sel somatis 46 buah, memiliki 44 autosom. Selebihnya, 2 kromosom, adalah kromosom kelamin. Penulisan autosom dilambangkan dengan huruf A sehingga penulisan autosom sel somatis manusia adalah 44A atau 22AA.

Kromosom Kelamin (Gonosom)

Gonosom memiliki banyak nama lain, di antaranya aelosom atau heterokromosom atau kromosom kelamin. Kromosom ini memiliki susunan pasangan yang berbeda pada individu jantan dan betina.

Pada manusia gonosom berjumlah satu pasang atau dua buah kromosom. Jumlah tersebut sama dengan gonosom yang terdapat pada lalat buah.

Tubuh manusia memiliki jumlah kromosom sel somatis 46 buah yang terdiri dari 44 autosom dan 2 gonosom.

Kedua jenis gonosom tersebut adalah X dan Y. Umumnya pada makhluk hidup, gonosom X menentukan jenis kelamin betina dan gonosom Y menentukan jenis kelamin jantan. Susunan gonosom wanita XX dan gonosom pria XY.

Keseluruhan kromosom pada individu atau spesies dinamakan genom. Seorang perempuan dewasa normal dalam kromosomnya memiliki 22 pasang kromosom autosom dan satu pasang kromosom seks (XX) serta formula kromosomnya adalah 22AA + XX atau 44A + XX.

Pada laki-laki dewasa normal memiliki sebuah kromosom X dan sebuah kromosom Y serta 22 pasang kromosom autosom. Formula kromosomnya adalah 22AA + XY atau 44A + XY.

Letak Kromosom Individu

Berdasarkan lokasinya pada individu, kromosom dibedakan menjadi 2, yaitu: Kromosom prokariotik dan Kromosom eukariotik

Kromosom Prokariotik

Kromosom prokariotik merupakan kromosom yang sangat sederhana dan hanya terdapat pada organisme prokariotik. Contoh kromosom prokariotik adalah kromosom virus mozaik pada tembakau hanya berupa pita ARN tunggal dan kromosom pada bakteri E. coli berupa benang ADN tunggal yang melingkar atau diikuti oleh molekul ARN.

Kromosom Eukariotik

Kromosom eukariotik merupakan kromosom yang terdapat pada organisme multiseluler. Pada umumnya terdiri dari dua pita ADN (sense dan antisense) yang sangat panjang dan terbungkus oleh membran inti.

Ukuran dan Jumlah Kromosom

Pada setiap sel tubuh, kromosom selalu dalam keadaan berpasangan. Kromosom yang berpasangan mempunyai bentuk, ukuran, dan komposisi sama atau hampir sama disebut kromosom homolog.

Pada setiap sel tubuh lalat buah terdapat 8 buah kromosom berarti terdapat 4 pasang kromosom homolog. Pada sel tubuh manusia terdapat 46 buah kromosom berarti terdapat 23 pasang kromosom homolog.

Pengaturan kromosom secara standar berdasarkan panjang, jumlah, serta bentuk kromosom sel somatis disebut kariotipe. Sementara itu, hasil dari pengaturan kromosom disebut kariogram.

Jumlah macam kromosom disebut ploid atau set, perangkat atau genom. Dalam sel tubuh setiap kromosom terdapat berpasangan, berarti terdiri 2 set sehingga disebut diploid (2n).

Sebaliknya, pada sel gamet satu sel kelamin memiliki kromosom yang tidak berpasangan, berarti hanya terdapat satu set kromosom sehingga disebut haploid.

Jumah Kromosom Makhluk Hidup
Jumah Kromosom Makhluk Hidup

Fungsi Kromoson

  1. Fungsi utama dari kromosom adalah menyimpan dan membawa materi genetik atau unit hereditas. Kromosom akan membawa sifat – sifat induk (individu) dari generasi ke generasi berikutnya. Kromosom mengkopi seluruh informasi genetik ke generasi berikutnya. Dengan kata lain kromosom merupakan pembawa faktor keturunan pada proses pewarisan sifat dari induk kepada turunannya.
  2. Menentukan jenis kelamin. Terdapat dua jenis kromosom yaitu X dan Y. Apabila kromosom embrio XX, maka terlahir dengan jenis kelamin perempuan. Dan jika kromosomnya adalah XY maka terlahir dengan jenis kelamin laki-laki.
  3. Kromosom berfungsi melindungi materi genetik (DNA) dari kerusakan selama pembelahan sel. Histon dan protein yang terdapat pada kromosom akan melindungi materi genetik dari kerusakan akibat bahan kimia seperti enzim dan kekuatan fisik lainnya.
  4. Sebagai pembawa materi genetik, kromosom berperan dalam proses transkripsi DNA pada sintesis protein.
  5. Melakukan proses replikasi selama pembelahan sel dan memastikan setiap sel yang membelah mendapatkan gen yang sama.

Fungsi dan Model Struktur DNA, Deoxyribo Nucleic Acid.

Pengertian  Dioxyribo Nucleic Acid (DNA) atau dalam bahasa Indonesia Asam Deoksiribo Nukleat adalah senyawa kimia berupa polimer asam nukleat yang tersusun ...

Fungsi Ginjal Bagi Tubuh Manusia Struktur

Pengertian Definisi Ginjal.  Jika dilihat dari bentuknya, Ginjal manusia menyerupai bentuk biji kacang merah atau menyerupai kacang buncis dan berwarna ...

Fungsi Insulin Hormon Kelenjar Pankreas Pada Manusia, Pengertian Glukagon

Pengertian Kelenjar Pankreas.   Beberapa sel endokrin dapat ditemukan pada pankreas. Sel-sel tersebut terdapat pada pulau-pulau Langerhans. Dua tipe s...

Fungsi Jenis Struktur Kromosom.

Pengertian Kromosom.  Kromosom berasal dari kata chrome yang artinya berwarna dan kata soma yang artinya badan atau tubuh. Secara sederhana, istilah kromosom ...

Fungsi Pembuluh Darah Manusia

Pengertian Pembuluh Darah.  Selain jantung yang berfungsi sebagai alat pendorong, darah juga memerlukan sarana lain agar dapat mencapai ke seluruh bagian ...

Fungsi Sistem Ekskresi Hati, Cairan Empedu pada Manusia.

Pada tubuh manusia, posisi hati terletak di sebelah kanan atas rongga perut di bawah diafragma, dan memiliki warna cokelat. Hati merupakan kelenjar terbesar...

Fungsi Sistem Organ Pernapasan Hidung, Paru-Paru Manusia. Pengertian, Penjelasan

Pengertian Sistem Pernapasan Manusia.  Sistem pernapasan manusia meliputi semua struktur yang menghubungkan udara ke dan dari paru-paru. Organ pernapasan ...

Fungsi Struktur Otak Sistem Saraf Pusat Manusia. Pengertian, Penjelasan

Pengertian Sistem Saraf Pusat . Sistem saraf pada manusia seluruhnya dikendalikan oleh otak. Pada orang dewasa, otak memiliki berat sekitar 2 persen dari...

Fungsi, Manfaat Darah Manusia

Pengertian Darah.  Darah merupakan bagian atau komponen dari sistem peredaran darah yang ada dalam tubuh besama dengan jantung dan pembuluh darah. Secara ...

Jenis Contoh Simbiosis Mutualisme Komensalisme Parasitisme

Pengertian Simbiosis.  Beberapa jenis makhluk hidup dapat hidup saling berdampingan tanpa harus melakukan kompetisi atau predasi atau saling memangsa. ...

Jenis Piramida Jumlah Biomassa Energi, Ekologi.

Pengertian Piramida Ekologi.  Struktur bangun trofik yang dimiliki oleh ekosistem dapat direpresentasikan dalam bentuk sebuah piramida ekologi. Trofik ...

Kandungan Komposisi Darah Manusia

Pengertian Kandungan Darah.  Tubuh Manusia memiliki darah antara lima sampai enam liter. Nilai ini setara dengan delapan persen dari total berat tubuh ...

Pembelahan Mitosis, Meiosis, Amitosis. Pengertian, Penjelasan, Fungsi.

Pengertian Mitosis.  Mitosis merupakan mekanisme pembelahan nukleus (inti) yang terjadi di sel somatik dalam eukariota multisel.  Pembelahan mitosis a...

Pengertian Jenis Rantai Makanan Pada Ekosistem

Pengertian Rantai Makanan.  Rantai makanan merupakan jalur perpindahan materi dan energi yang dimulai dari satu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya ...

Pengertian Metabolisme, Katabolisme, Anabolisme

Pengertian Metabolisme.  Metabolisme adalah semua proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh makhluk hidup. Metabolisme berasal dari bahasa Yunani yaitu ...

Pengertian Metamorfosis Dan Metagenesis

Pengertian, Definisi Metamorfosis.  Metamorfosis merupakan fenomena perubahan bentuk pada tubuh hewan tertentu selama proses pertumbuhan dan perkembangannya. ...

Pengertian, Fungsi Sistem Gerak, Sifat Kerja Otot Manusia.

Pengertian Otot. Di kehidupan sehari – hari,  otot lebih dikenal dengan sebutan daging. Tubuh manusia memiliki lebih kurang  600 jenis otot yang berbeda. Oto...

Daftar Pustaka:

  1. Starr, Cecie. Taggart, Ralph. Evers, Christine. Starr, Lisa, 2012, “Biologi Kesatuan dan Keragaman Makhluk Hidup”, Edisi 12, Buku 1, Penerbit Salemba Teknika, Jakarta.
  2. Arumingtyas, Laras, Estri. Widyarti, Sri. Rahayu, Sri, 2011, “Biologi Molekular, Prinsip Dasar Analisis”, PT Penerbit Erlangga Jakarta.
  3. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri,1983, “Biologi”, Jilid 1, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Kimballl, J.W., Siti Soetarmi Tjitro dan Nawangsari Sugiri. 1983, “Biologi”, Jilid 2, Edisi Kelima, Erlangga, Jakarta.
  5. Schlegel, H.G., 1994, “Mikrobiologi Umum”, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
  6. Hartanto, L.N., 2004, “Biologi Dasar”, Edisi Ketiga, Penerbit Penebar Swadaya, Yogyakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian Kromosom, Tempat Letak Kromosom, Pengertian dan Fungsi Kromatin, Kromatid Replikasi DNA, Kromosom Dupleks, Kromosom Simplek, Ukuran Panjang kromosom, Kromosom Tahap Metafase, Fungsi Kromatid,
  8. Ardra.Biz, 2019, “Fungsi sentromer kromosom,  Fungsi lengan kromosom, Struktur Kromosom, Gambar Bagian Kromosom, Fungsi kromonema Kromosom, lokus gen, Fungsi Kromomer, Fungsi Sentromer, Fungsi Kinetokor kromosom, spindle fober kromosom, Fungsi Telomere Kromosom,
  9. Ardra.Biz, 2019, “Fungsi Satelit Kromosom, bagian kromosom dan fungsinya, bentuk kromosom saat pembelahan, Fungsi Jenis Tipe Struktur Kromosom, Fungsi Manfaat Kromoson, Fungsi replikasi kromosom, fungsi Sentromer pada pembelahan sel mitosis dan meiosis,
  10. Ardra.Biz, 2019, “Fungsi utama dari kromosom, jenis kromosom, kromosom menyerap warna, Letak Kromosom, Mengamati kromosom pembelahan sel, Pembawa sifat – sifat induk (individu) dari generasi ke generasi, pengertian bentuk kromosom dupleks, Pengertian Fungsi Lengan Kromosom dan Fungsi Kromomer,
  11. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian Kromosom. Kromosom berasal dari kata chrome yang artinya berwarna dan kata soma yang artinya badan atau tubuh, Penyimpan dan Pembawa materi genetik atau unit hereditas, sentromer dan lengan kromosom Kromosom, Struktur Kromosom,
  12. Jumlah Sentromer Kromosom, Kromosom Monosentris, Kromosom Disentris Kromosom Polisentris, Letak Sentromer Kromosom, Fungsi Sentromer (atau kinetokor), Gambar sentromer, Kromosom Metasentris, kromosom seperti huruf V, Kromosom Submetasentris, kromosom mirip huruf J atau huruf L, Kromosom Akrosentris, Kromosom Telosentris, Jenis Tipe Kromosom, Kromosom Tubuh (Autosom), Kromosom Kelamin (Gonosom),
  13. Ardra.Biz, 2019, “Jumlah gonosom manusia, pengertian genom, Jumlah Kromosom Manusia, Lambang Formula kromosom seks laki laki dan wanita, Jenis gonosom  X dan Y, Formula kromosom seks laki laki dan wanita, Letak Kromosom Individu, Kromosom Prokariotik, Contoh kromosom prokariotik,
  14. Ardra.Biz, 2019, “kromosom bakteri E coli, kromosom virus mozaik, Kromosom Eukariotik, Ukuran dan Jumlah Kromosom, Pengertian contoh kromosom homolog, bentuk kromosom sel somatis kariotipe, Pengaturan kromosom kariogram, Kromosom diploid (2n), Kromosom haploid (n),