Arsip Tag: Pengertian Isobar

Konsep Hidrolisis Garam Asam Basa

Pengertian

Hidrolisis merupakan istilah yang yang berasal dari kata Hydro artinya air dan lysis artinya penguraian. Hidrolisis adalah reaksi kation atau anion dari suatu garam dengan molekul air. Istilah Hydrolysis digunakan untuk reaksi zat dengan air. Hidrolisis kation menghasilkan H3O+ (H+), sedangkan hidrolisis anion menghasilkan OH.

Asam Kuat dan Basa Lemah

Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah akan mengalami reaksi hidrolisis kation, sehingga larutannya bersifat asam dengan pH kurang daripada tujuh. Sebagai contoh adalah Amonium klorida, NH4Cl.

Amonium klorida, NH4Cl terdiri dari kation NH4+  dan anion Cl

Ion NH4+ berasal dari basa lemah yaitu NH3

Ion Cl berasal dari asam kuat HCl

NH4Cl (aq) → NH4+ (aq)  +  Cl (aq)

Ketika ion – ion dari garam amonium ini bereaksi dengan air maka yang terjadi adalah:

NH4+ + H2O (l) → NH3(aq) + H3O+(aq)

Pada Reaksi ini terjadi hidrolisis dan menghasilkan ion H3O+, sehingga sifat larutan menjadi asam.

Cl(aq) + H2O (l) ≠ tidak terjadi reaksi.

konsep-hidrolisis-garam-dari-asam-dan-basa

konsep-hidrolisis-garam-dari-asam-dan-basa

Asam Lemah dan Basa Kuat

Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat akan mengalami hidrolisis anion, sehingga larutannya bersifat basa dengan pH lebih daripada tujuh. Sebagai contoh adalah Natrium Asetat, NaCH3COO dan KCN.

Natrium asetat terdiri dari kation Na+ dan anion CH3COO

Ion Na+ berasal dari basa kuat NaOH,

Ion CH3COO berasal dari asam lemah CH3COOH

NaCH3COO (aq) →Na+ (aq) + CH3COO(aq)

CH3COO(aq) + H2O (l) →CH3COOH(aq) + OH(aq)

Pada reaksi ini terjadi hidrolisis dan menghasilkan ion OH, sehingga sifat larutan menjadi basa.

Na+ + H2O (l) ≠ tidak terjadi reaksi.

Asam Kuat dan Basa Kuat

Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat tidak akan mengalami hidrolisis. Baik kation maupun anion dari garam ini tidak dapat bereaksi dengan air. Sehingga perbandingan konsentrasi ion H3O+ dan ion OH akan tetap sama. Kondisi ini menghasilkan larutan yang bersifat netral.

Sebagai contoh adalah NaCl yang terdiri dari kation Na+ dan anion Cl.

Ion Na+ berasal dari basa kuat

Ion  Cl berasal dari larutan asam kuat.

Kedua ion ini tidak mengalami hidrolisis, tidak bereaksi dengan air.

NaCl (aq) →Na+(aq) + Cl(aq)

Na+(aq) + H2O (l) ≠ tidak ada reaksi

Cl(aq) + H2O (l) ≠ tidak ada reaksi

NaCl tidak merubah perbandingan konsentrasi ion H+ dan OH dalam air, sehingga larutan NaCl bersifat netral.

Teori Sifat Fungsi Larutan Penyangga Buffer Asam Basa

Pengertian 

Larutan penyangga atau buffer solution adalah larutan yang berfungsi untuk mempertahankan pH meskipun ditambahkan sedikit asam, basa ataupun pengenceran. Larutan penyangga terdiri dari dua jenis buffer yaitu buffer asam dan buffer basa.

Buffer Asam

Buffer asam merupakan campuran asam lemah dengan garam atau basa konjugasi yang berasal dari basa kuat.

[H+] = Ka x (mol asam/ mol garam)

pH = – log[H+]

Buffer Basa

Buffer Basa  merupakan campuran antara basa lemah dengan garam atau asam konjugasi yang berasal dari asam kuat

[OH] = Kb x (mol basa/ mol garam)

pOH = – log[OH]

pH = 14 – pOH

sifat-larutan-penyangga

sifat-larutan-penyangga

Fungsi Larutan Penyangga

  • Di dalam tubuh manusia, larutan penyangga berfungsi untuk menjaga pH darah, sehingga darah memiliki keasaman yang sesuai dengan karakteristik reaksi enzim.
  • Dalam kehidupan sehari – hari, larutan penyangga digunakan untuk menjaga pH makanan yang dikemas menggunakan kaleng. Sehingga makanan tidak mudah rusak oleh serangan bakteri.

Pembahasan Contoh Soal Perhitungan

Larutan penyangga dibuat dengan mencampurkan 50 ml larutan CH3COOH 0,1 M dengan 50 ml NaCH3COO  0,1M. Dengan Ka CH3COOH = 1,8 x 10-5, maka pH larutan tersebut adalah:

Pembahasan Jawaban Soal

Hitung jumlah mol masing – masing larutan.

50 ml CH3COOH 0,1 M + 50 ml NaCH3COO  0,1M

Jumlah mol CH3COOH adalah:

mol CH3COOH = 50 ml x 0,1 mmol/ml

mol CH3COOH = 5 mmol/ml

jumlah mol NaCH3COO  adalah

mol NaCH3COO  = 50 ml x 0,1 mmol/ml

mol NaCH3COO =  5 mmol

substitusi nilai-nilai yang ada dari soal maupun dari hasil perhitungan ke persamaan berikut:

[H+] = Ka x (mol asam/ mol garam)

[H+] = 1,8 x 10-5 x (5 mmol/ 5 mmol)

[H+] = 1,8 x 10-5

pH = – log [H+]

pH = – log (1,8 x 10-5)

pH = 5 – log1,8

Daftar Pustaka