Kesetimbangan Derajat Ionisasai Asam Basa Lemah

Pengertian. Asam lemah akan mengalami ionisasi sebagian. Sehingga dalam pelarutan asam lemah terjadi kesetimbangan reaksi antara ion yang dihasilkan asam dengan molekul asam yang terlarut dalam air.

Pada reaksi kesetimbangan akan didapat suatu tetapan kesetimbangan ketika reaksi sudah dalam keadaan setimbang. Dengan kata lain, konsentrasi reaktan sudah berkurang ketika mengalami reaksi.

Pengertian Derajat Ionisasi,

Derajat ionisasi (α) adalah perbandingan antara jumlah molekul zat yang terionisasi dengan jumlah molekul zat mula -mula.

Banyaknya konsentrasi yang bereaksi atau menjadi ion tergantung pada derajat ionisasi (α), yang dirumuskan sebagai berikut.

α = (jumlah zat yang mengion)/(jumlah mula-mula zat yang dilarutkan)

Tetapan Setimbang Ionisasi Asam Lemah

Asam lemah yaitu senyawa asam yang dalam larutannya hanya sedikit terionisasi menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi asam lemah merupakan reaksi kesetimbangan.

Jumlah zat yang mengion = α x jumlah mula-mula zat yang dilarutkan.  Secara umum persamaan reaksi ionisasi asam lemah dapat dituliskan sebagai berikut.

HnA(aq) = H+(aq) + A-n(aq)

[HA] mula- mula = M

derajat ionisasi HA = α  

HA yang terionisasi = α. M

HA sisa = M – M .α

Tetapan kesetimbangan ionisasi asam lemah diberi symbol Ka.

Tetapan kesetimbangan untuk reaksi ionisasi asam disebut tetapan ionisasi asam (Ka) sehingga tetapan kesetimbangan reaksi di atas dapat dinyatakan sebagai berikut.

Ka = [H+][A]/[HA] atau kalua ditulis dalam konsentrasi dari masing masing komponen reaksinya adalah:

Ka = (α M ×α M)/M (1 – α)

Keterangan  [H+] = [A] (ini karena koefisien sama), dan [HA] sisa = [HA] mula- mula (ini karena derajat ionisasi HA sangat kecil).

Ka = [H+]2/M

[H+]2 =  Ka . M

[H+] =  √(Ka . M)

HnA(aq) = H+(aq) + A-n(aq) atau kalau ditulis dalam konsentrasi masing masing komponen maka reaksinya adalah:

M = M. α + M. α

Dengan Keterangan

[H+] =  M.α dan

[HA] =M

Tulis kembali persamaan di atas

[H+] =  √(Ka . M) maka

M . α2 =  √(Ka . M)

M2 .a2 =  (Ka . M)

α2 =Ka/M atau

Dengan demikia derajat ionisasi larutan elektrolit asam lemah dapat dinyatakan dengan persamaan rumus berikut:

α = √(Ka/M)

Contoh Soal Rumus Hitungan Derajat Ionisasi Asam Lemah

Berapa konsentrasi ion H+ dalam larutan CH3COOH 0,01 M dalam air jika harga Ka = 1,75 x10–5…? Tentukan pula harga derajat ionisasi asam tersebut…!

Jawab:

CH3COOH(aq) –> H+(aq) + CH3COO(aq)

Konsentrasi [H+] adalah

[H+] =  √(Ka . M) maka

[H+] =  √(1,75×10-5 x 0,01) maka

[H+] =  √(1,75×10-7) maka

[H+] =  4,18×10-4

Derajat ionisasinya adalah

α =√(Ka/M)

α = √[(1,75×10-5)/0,01]

α = 0,0418

Kekuatan, Derajat Keasaman, pH Larutan Asam Lemah

Besarnya konsentrasi ion H+ sangat dipengaruhi oleh nilai derajat disosiasi ( a) dan tetapan kesetimbangan ionisasi (Ka). Keasaman atau pH laruatan elektrolit asam lemah dapat dinyatakan dengan persamaan berikut:

Konsentrasi ion H+ pada asam lemah dapat dinyatakan dengan digunakan persamaan rumus  berikut:

[H+] =  √Ka . M) atau

[H+] = M . α atau

[H+] = [HA] · α atau

[H+] = √(Ka x [HA])

Keasaman atau  pH asam lemah dapat dinyatakan dengan menggunakan persamaan rumus berikut:

pH=- log √(Ka x [HA])

pH = – log [H+]

Soal Derajat Keasaman pH Laruatan Asam Lemah

Tentukan pH 0,01 M asam format bila harga Ka asam format tersebut = 1,8x 10–4!

HCOOH(aq) = HCOO(aq) + H+(aq)

Jawab:

[H+] = √(Ka x M)

[H+] = √(1,8x 10-4x 0,01)

[H+] = √(1,8x 10-6)

[H+] = 1,34x 10-3

pH = -log 1,34x 10-3

Jadi, pH = 3 – log 1,34

pH= 3 – 0,127

pH= 2,873

Tetapan Ksetimbangan Ionisasi Basa Lemah

Basa lemah yaitu senyawa basa yang dalam larutannya hanya sedikit terionisasi menjadi ion-ionnya. Reaksi ionisasi basa lemah juga merupakan reaksi kesetimbangan.

Secara umum persamaan reaksi ionisasi basa lemah dapat dituliskan sebagai berikut.

LOH(aq) = L+(aq) + OH(aq)

[LOH] mula- mula = M

Derajat ionisasi LOH = α

LOH yang terionisasi = M.α

LOH sisa = M – M.α= M(1 – α)

Tetapan kesetimbangan Ionisasi Basa Lemah (Kb) dapat dinyatakan dengan menggunakan persamaan rumus berikut:

Kb = [L+] [OH]/[LOH]

Dengan keterangan

 [L+] = [OH] maka

[LOH]= M, maka

Kb = [OH]2/[M]

 [OH]2= Kb . M atau

[OH]= √(Kb . M)

Dengan menggunakan cara yang sama pda asam lemah, maka diperoleh derajat ionisasi basa lemah adalah:

α = √(Kb/M)

Contoh Soal Rumus Hitungan Derajat Ionisasi Basa Lemah

Tentukan harga konsentrasi ion OH yang terdapat dalam larutan dimetil amino (CH3)2NH 0,01 M jika harga Kb larutan tersebut = 5,1 x 10–4…! Tentukan pula harga derajat ionisasi dari larutan tersebut!

Jawab:

M (CH3)2NH = 0,01 M

Kb = 5,1 x 10–4

Konsentrasi OH dapat dihitung dengan persamaan berikut;

[OH]=√(Kb . M)

[OH]= √(5,1×10-4 . 0,01)

[OH]= √(5,1×10-6)

[OH]= 2,26 x 10-3

Derajat Ionisasi Basa Lemahnya dapat dihitung dengan persamaan berikut:

α= √(Kb/M)

α = √(Kb/M)

α = √(5,1×10-4/0,01)

α=√(5,1×10-2)

α = 0,226

Kekuatan, Derajat Kebasaan, pOH Larutan Basa Lemah

Konsentrasi ion OH pada basa lemah dapat dinyatakan dengan menggunakan perasamaan rumus berikut:

[OH]= √(Kb . M)

[OH]= α. M

[OH] = α . [LOH]

[OH]= √(Kb . [LOH])

Dengan keterangan:

Kb = tetapan ionisasi basa lemah

α = derajat ionisasi

M = konsentrasi basa

pOH = – log √(Kb x [LOH])

pOH = – log [OH]

Contoh Soal Derajat Keasaman, pOH Larutan Elektrolit Basa Lemah

Tentukan pH larutan amonia (NH3) 0,1 M dalam air bila derajat ionisasinya 0,014!

NH3(aq) + H2O(l) = NH+(aq) + OH(aq)

Jawab:

[OH] = α. M

[OH] = 0,014 x 0,1

[OH] = 0,0014

[OH] = 1,4 x 10–3

Derajat keasaman larutan basanya pOH adalah

pOH = –log 1,4 x 10–3

pOH = 3 – log 1,4

pOH = 2,85

Keasaman pH larutan adalah

pH = 14 – pOH

pH = 14 – 2,85

pH = 11,15

Daftar Pustaka:

  1. Sunarya, Yayan, 2014, “Kimia Dasar 1, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Ketiga, Yrama Widya, Bandung.
  2. Sunarya, Yayan, 2013, “Kimia Dasar 2, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Kedua, Yrama Widya, Bandung.
  3. Syukri, S., 1999, “Kimia Dasar 2”, Jillid 2, Penerbit ITB, Bandung
  4. Chang, Raymond, 2004, “Kimia Dasar, Konsep -konsep Inti”, Edisi Ketiga, Jilid Satu, Penerbit, Erlangga, Jakarta.
  5. Brady, James, E,1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Satu, Binarupa Aksara, Jakarta,
  6. Brady, James, E., 1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Dua, Binarupa Aksara, Jakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “Derajat Ionisasai Asam Basa Lemah, Kesetimbangan Asam Basa Lemah, Pengertian Derajat Ionisasi, rumus derajat ionisasi, satuan lambang derajat ionisasi, Tetapan Kesetimbangan Ionisasi Asam Lemah, Pengertian asam lemah,
  8. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian asam kuat, Contoh Asam Kuat Lemah, satuan konsentrasi asam lemah, symbol lambang tetapan kesetimbangan ionisasi asam lemah, rumus kesetimbangan ionisasi asam lemah, Tetapan ionisasi asam, Rumus tetapan ioniasi asam,
  9. Ardra.Biz, 2019, “Contoh Soal Rumus Hitungan Derajat Ionisasi Asam Lemah,  Kekuatan asam lemah, Derajat Keasaman asam lemah, pH Larutan Asam Lemah, rumus derajat keasaman larutan asam lemah,
  10. Ardra.Biz, 2019, “rumus pH larutan asam lemah,  Contoh Soal Derajat Keasaman pH Laruatan Asam Lemah, Tetapan Kesetimbangan Ionisasi Basa Lemah, Pengertian dan Contoh Basa Lemah, persamaan reaksi ionisasi basa lemah,
  11. Ardra.Biz, 2019, “persamaan reaksi ionisasi asam lemah, Rumus Tetapan kesetimbangan Ionisasi Basa Lemah, Contoh Soal Rumus Hitungan Derajat Ionisasi Basa Lemah, cara menuntukan pH larutan,
  12. Ardra.Biz, 2019, “cara menentukan keasaman larutan, cara menentukan derajat keasaman, cara menentukan derajat ionisasi basa lemah, Rumus Derajat Ionisasi Basa Lemah, Kekuatan basa lemah, Derajat Kebasaan basa lemah, pOH Larutan Basa Lemah,
  13. Ardra.Biz, 2019, “Rumus keasaman pOH Larutan Basa Lemah, rumus tetapan ionisasi basa lemah,  Contoh Soal Derajat Keasaman, Contoh Soal pOH Larutan Elektrolit Basa Lemah,

Teori Asam Basa Arrhenius

Pengertian Asam dan Basa. Senyawa asam dan basa banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum zat- zat yang berasa masam mengandung asam, misalnya asam sitrat pada jeruk, asam cuka, asam tartrat pada anggur, asam laktat ditimbulkan dari air susu yang rusak.

Sedangkan basa umumnya mempunyai sifat yang licin dan berasa pahit, misalnya sabun, para penderita penyakit maag selalu meminum obat yang mengandung magnesium hidroksida

Konsep tentang asam dan basa sudah dikenal sejak abad 18-an. Untuk pertama kalinya, pada tahun 1884 seorang ilmuwan asal Swiss yang bernama Svante August Arrhenius, menyatakan suatu teori tentang asam basa.

Arrhenius berpendapat bahwa dalam air, larutan asam dan basa akan mengalami penguraian menjadi ion- ionnya.

Senyawa Asam

Pengertian Senyawa Asam. Menurut Arrhenius, larutan bersifat asam jika senyawa tersebut melepaskan ion hidronium (H3O+) saat dilarutkan dalam air. Sebagai contohnya, asam asetat (CH3COOH) yang dilarutkan dalam air melepaskan ion hidronium seperti reaksi berikut.

CH3COOH(aq) + H2O(l) –>H3O+(aq) + CH3COO(aq)

Untuk memudahkan dalam pembahasan, biasanya digunakan H+ sebagai pengganti dari ion hidronium (H3O+) dan penghilangan molekul air yang melarutkan senyawa tersebut sehingga reaksi di atas dapat ditulis seperti di bawah ini.

CH3COOH(aq) –> H+(aq) + CH3COO(aq)

Para ahli kimia berpendapat bahwa ion H+ hampir tidak bisa berdiri sendiri dalam larutan. Hal ini dikarenakan ion H+ merupakan ion dengan jari- jari ion yang sangat kecil. Oleh karena itu, ion H+ terikat dalam suatu molekul air dan sebagai ion oksonium (H3O+). Akan tetapi, ion H3O+ lebih sering ditulis ion H+.

Berdasarkan teori Arrhenius, yang menyebabkan asam suatu larutan adalah ion H+ yang dihasilkan saat proses ionisasi. Jumlah ion H+ dari ionisasi 1 mol asam disebut valensi asam, sedangkan anionnya yang bermuatan negative disebut sebagai ion sisa asam.

Ion H+ inilah yang sebenarnya pembawa sifat asam dan yang menyebabkan warna kertas lakmus biru menjadi merah. Dengan demikian, larutan asam adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air menghasilkan ion H+.

Menurut teori Arrhenius, hidrogen klorida adalah asam karena dapat mengionisasi ketika larut dalam air dan memberikan ion hidrogen (H+) dan klorida (Cl) seperti yang ditunjukkan pada reaksi berikut.

HCl(g) –> H+(aq) + Cl(aq)

Hidrogen klorida –> ion hydrogen + ion klor

Larutan Asam yang banyak menghasilkan ion hidrogen H+ disebut asam kuat, sedangkan asam yang menghasilkan sedikit ion H+ disebut asam lemah.

Sifat kuat atau lemah dari asam dapat diketahui dengan menggunakan alat uji elektrolit. Jumlah ion H+ yang dilepaskan oleh asam disebut valensi asam.

Jenis Jenis Senyawa Asam

Satu molekul asam yang dalam pelarut air dapat memberikan satu ion H+ disebut asam monoprotik dan yang dapat memberikan dua ion H+ dalam larutannya disebut asam diprotik, sedangkan yang dapat memberikan tiga ion H+ dalam larutannya disebut asam triprotik.

Berikut ini diberikan beberapa contoh asam monoprotik, diprotik, dan tripotik serta reaksi ionisasinya.

Asam Monoprotik.

Asam monoprotic adalah senyawa asam yang dapat melepaskan satu ion H+.

Contoh Asam monoprotic adalah Asam Fluorida HF, asam bromide HBr, asam sianida HCN, asam perklorat HClO4 dan asam nitrit HNO2

Asam Diprotik

Asam diprotik adalah senyawa asam yang dapat melepaskan dua ion H+.

Contoh asam diprotic adalah asam sulfida H2S, asam sulfit H2SO3, Asam karbonat H2CO3, asam oksalat H2C2O4, dan asam sulfat H2SO4.

Asam Triprotik

Asam triprotik adalah senyawa asam yang dapat melepaskan tiga ion H+.

Contoh asam tripotik adalah asam fosfit H3PO3, asam fosfat H3PO4, asam arsenit H3AsO3 dan asam arsenat H3PO4.

Senyawa Basa

Arrhenius juga berpendapat bahwa basa adalah senyawa yang mengionisasi dalam air untuk memberikan ion OH- dan ion positif.

Contoh Senyawa Basa

Natrium hidroksida dalam air.

NaOH(aq) –> Na+(aq) + OH(aq)

Gas amonia dalam air.

Gas amonia akan bereaksi dengan air dan setelah itu menghasilkan ion OH.

NH3(g) + H2O(l) = NH4+ (aq) + OH(aq)

Berdasarkan pada persamaan reaksi ionisasi basanya dapat diketahui bahwa senyawa basa dalam air akan terionisasi menghasilkan ion OH. Dengan demikian, sifat basa suatu senyawa atau larutan disebabkan oleh adanya ion OH .

Ion OH merupakan ion yang berkontribusi dan pembawa sifat basa yang menyebabkan warna kertas lakmus merah berubah menjadi biru.

Basa yang dalam larutan banyak menghasilkan ion OH disebut basa kuat, sedangkan yang sedikit menghasilkan ion OH disebut basa lemah.

Jenis Jenis Senyawa Basa

Senyawa basa dapat dikelompokan berdasarkan jumlah gugus OH yang dapat dilepas, yaitu basa monohidroksi dan polihidroksi.

Senyawa Basa Monohidroksi

Basa monohidroksi adalah senyawa basa yang dapat melepaskan satu ion OH.

Contoh Senyawa Basa Monohidroksi adalah NaOH, KOH, dan NH4OH.

Basa  Polihidroksi

Basa polihidroksi adalah senyawa basa yang dapat melepaskan lebih dari satu ion OH. Basa ini dapat dibagi menjadi

Basa Dihidroksi

Basa dihidroksi adalah senyawa basa yang dapat melepaskan dua ion OH.

Contoh Senyawa Basa Dihidroksi Mg(OH)2 dan Ba(OH)2.

Basa Trihidroksi

Basa trihidroksi adalah senyawa basa yang melepaskan tiga ion OH.

Contoh Senyawa Basa Trihidroksi Fe(OH)3 dan Al(OH)3.

Daftar Pustaka:

  1. Brady, James, E,1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Satu, Binarupa Aksara, Jakarta,
  2. Brady, James, E., 1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Dua, Binarupa Aksara, Jakarta.
  3. Sunarya, Yayan, 2014, “Kimia Dasar 1, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Ketiga, Yrama Widya, Bandung.
  4. Sunarya, Yayan, 2013, “Kimia Dasar 2, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Kedua, Yrama Widya, Bandung.
  5. Syukri, S., 1999, “Kimia Dasar 2”, Jillid 2, Penerbit ITB, Bandung
  6. Chang, Raymond, 2004, “Kimia Dasar, Konsep -konsep Inti”, Edisi Ketiga, Jilid Satu, Penerbit, Erlangga, Jakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “Teori Asam Basa Arrhenius dengan Pengertian Senyawa asam dan basa sebagai contoh senyawa asam dan Contoh senyawa basa. Konsep teori asam basa Arrhenius dengan Pengertian Asam Kuat dan
  8. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian asam lemah sebagai contoh asam kuat. Contoh asam lemah dengan Jumlah ion Hsebagai pengertian valensi asam. Pengaruh jumlah ion H terhadap keasaman larutan senyawa dan Jenis Jenis Senyawa Asam.
  9. Ardra.Biz, 2019, “Asam Monoprotik sebagai Contoh Asam monoprotic dan Asam Diprotik dengan Contoh asam diprotic. Asam Triprotik dengan Contoh asam tripotik dengan Senyawa Basa beserta Contoh Senyawa Basa.
  10. Ardra.Biz, 2019, “Pengaruh jumlah Ion OH terhadap keasaman senyawa dan senyawa basa lemah. Contoh basa lemah dengan Jenis Jenis Senyawa Basa dan Senyawa Basa Monohidroksi sebagai Contoh Senyawa Basa Monohidroksi.
  11. Ardra.Biz, 2019, “Basa  Polihidroksi dengan contoh Basa polihidroksi. Basa Dihidroksi dengan Contoh Senyawa Basa Dihidroksi dan Basa Trihidroksi sebagai Contoh Senyawa Basa Trihidroksi.

Teori Sifat Larutan Asam Basa

Teori Arrhenius

Asam adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ sebagai satu satunya ion positf (+). Sedangnkan basa adalah senyawa yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OH sebagai satu satunya ion negative (-). Contohnya adalah:

Basa  : H2SO4 → 2H+ + SO42-

Asam : KOH → K+ + OH

Teori Bronsted – Lowry

Asam adalah senyawa yang memberikan atau mendonor proton (H+). Sedangkan basa adalah senyawa yang menerima atau akseptor proton (H+). Contoh larutan asam basa dari teori Bronsted – Lowry  adalah

NH3 + H2O → NH4+ + OH

Basa I + Asam II →Asam I + Basa II

Pasangan asam I dengan basa I dan asam II dengan basa II disebut sebagai pasangan asam basa konjugasi.

Teori Lewis

Teori asam basa yang dikemukakan oleh Lewis didasarkan pada transfer pasangan electron. Asam adalah senyawa yang menerima atau akseptor pasangan electron bebas. Sedangkan basa adalah senyawa yang memberikan atau donor pasangan elekron bebas.

teori-sifat-larutan-asam-basa
teori-sifat-larutan-asam-basa

Derajat Keasaman Larutan. pH

Derajat keasaman merupakan konsentrasi ion H+ dalam larutan. Konsentrasi pH diajukan oleh Sorensen dan dinotasikan dengan pasangan huruf kecil ‘p’ dan huruf besar ‘H’ ditulis pH. Huruf p berasal dari kata potenz yang berarti pangkat dan H menyatakan atam hydrogen.

Untuk menentukan nilai pH dapat menggunakan persamaan berikut:

pH = – log [H+]

sedangkan untuk menghitung pOH dapat menggunakan persamaan berikut:

pOH = – log [OH] atau

pOH = 14 – pH

Pembahasan Contoh Soal Perhitungan

Hitung nilai pH dari 100 ml Ca(OH)2 0,02M ?

Untuk dapat menjawab soal ini, maka tulis lebih dahulu persamaan reaksi kimianya agar dapat diketahui valensi yang terlibat.

Persamaan reaksi dari Ca(OH)2 adalah:

Ca(OH)2 → Ca+2  + 2OH-1

Untuk menghitung pH larutan basa bisa menggunakan rumus – rumus  berikut

[OH] = b . Mb

b = valensi basa = 2

Mb = konsentrasi asam = 0,02M

[OH] = 2 . 0,02 M

[OH] = 4. 10-2M

pOH = – log [OH]

pOH = – log [4. 10-2]

pOH = 2 – log 4

pH = 14 – pOH

pH = 14 – (2 – log4)

pH = 12 + log 4

Daftar Pustaka:

  1. Chang, Raymond, 2004, “Kimia Dasar, Konsep -konsep Inti”, Edisi Ketiga, Jilid Satu, Penerbit, Erlangga, Jakarta.
  2. Brady, James, E,1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Satu, Binarupa Aksara, Jakarta,
  3. Ardra.biz, 2019, “Konfigurasi oktet teori asam Lewis dengan Keunggulan Teori  Asam Basa Lewis dan sifat basa zat organic DNA dan RNA.
  4. Sunarya, Yayan, 2014, “Kimia Dasar 1, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Ketiga, Yrama Widya, Bandung.
  5. Sunarya, Yayan, 2013, “Kimia Dasar 2, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Kedua, Yrama Widya, Bandung.
  6. Syukri, S., 1999, “Kimia Dasar 2”, Jillid 2, Penerbit ITB, Bandung
  7. Brady, James, E., 1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Dua, Binarupa Aksara, Jakarta.
  8. Ardra.Biz, 2019, “Teori Asam Basa Arrhenius dengan Pengertian Senyawa asam dan basa sebagai contoh senyawa asam dan Contoh senyawa basa. Konsep teori asam basa Arrhenius dengan Pengertian Asam Kuat dan Pengertian asam lemah sebagai contoh asam kuat.
  9. Ardra.Biz, 2019, “Contoh asam lemah dengan Jumlah ion Hsebagai pengertian valensi asam. Pengaruh jumlah ion H terhadap keasaman larutan senyawa dan Jenis Jenis Senyawa Asam.
  10. Ardra.Biz, 2019, “Asam Monoprotik sebagai Contoh Asam monoprotic dan Asam Diprotik dengan Contoh asam diprotic. Asam Triprotik dengan Contoh asam tripotik dengan Senyawa Basa beserta Contoh Senyawa Basa. Pengaruh jumlah Ion OH terhadap keasaman senyawa dan senyawa basa lemah.
  11. Ardra.Biz, 2019, “Contoh basa lemah dengan Jenis Jenis Senyawa Basa dan Senyawa Basa Monohidroksi sebagai Contoh Senyawa Basa Monohidroksi. Basa  Polihidroksi dengan contoh Basa polihidroksi. Basa Dihidroksi dengan Contoh Senyawa Basa Dihidroksi dan Basa Trihidroksi sebagai Contoh Senyawa Basa Trihidroksi.
  12. Ardra.Biz, 2019, “Teori Asam Basa Lewis dengan Pengertian Asam Basa Lewis dan Teori asam basa beradasarkan serah terima pasangan elektron bebas. Senyawa Asam Lewis menerima pasangan electron dan Senyawa Basa Lewis memberikan pasangan electron.
  13. Ardra.Biz, 2019, “Senyawa Asam sebagai akseptor pasangan electron sedangkan senyawa basa donor pasangan electron. Contoh Asam Basa Teori Lewis sebagai Contoh gambar teori asam basa Lewis.