Faktor Penyebab Terjadinya Pengangguran.

Pengertian Pengangguran. Pengangguran atau orang yang menganggur adalah  mereka yang tidak mempunyai perkerjaan dan sedang aktif mencari pekerjaan. Kriteria orang yang menganggur umumnya adalah mereka yang tidak memiliki pekerjaan pada usia kerja dan masanya kerja.

Pengangguran dapat diartikan sebagai angkatan kerja yang tidak bekerja dan sedang mencari pekerjaan. Pengangguran yang termasuk ke dalam kriteria mencari pekerjaan adalah penduduk usia kerja yang belum pernah bekerja dan sedang berusaha untuk mendapatkan Pekerjaan atau sudah pernah bekerja, karena sesuatu hal berhenti atau diberhentikan dan sedang berusaha memperoleh pekerjaan;

Faktor Yang Menyebabkan Terjadinya Pengangguran.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya pengangguran dalam perekonomian suatu negara adalah:

1. Turunnya Output dan pengeluaran total. Jika output dan pengeluaran total menurun, maka permintaan terhadap tenaga kerja sangat rendah. Ini artinya sama dengan terjadi peningkatan pengangguran. Hal ini terjadi ketika kemampuan ekonomi suatu negara lebih rendah dari kemampuan yang seharusnya dicapai.

Ketika siklus perekonomian sedang menurun, maka para pencari pekerjaan dipaksa untuk menganggur kerena terlalu banyaknya tenaga kerja yang ingin bekerja, namun pekerjaan itu tidak tersedia. Pengangguran yang disebabkan oleh turunnya output dan pengeluaran total ini disebut dengan pengangguran cyclical.

2. Tidak sebandingnya penawaran dengan perimintaan pekerja. Ketidaksebandingan dapat terjadi karena permintaan terhadap satu jenis tenaga kerja meningkat, sedangkan permintaan untuk jenis lainnya menurun, sementara penawaran tidak cukup mampu menyesuaikannya.

Para pekerja tidak dipekerjakan bukan karena sedang mencari perkerjaan yang paling cocok dengan keahlian mereka, namun pada tingkat upah berlaku, penawaran tenaga kerja melebihi permintaannya. Ketika terjadi perubahan struktur agraris ke struktur industri, maka permintaan tenaga kerja tidak serta merta dapat dipenuhi oleh penawaran tenaga kerja.

Pengangguran yang disebabkan oleh tidak sebandingnya penawaran dengan permintaan pekerja disebut pengangguran struktural.

3. Waktu Yang Dibutuhkan Untuk Mencari Pekerjaan. Para pekerja memiliki preferensi serta kemampuan yang berbeda, dan pekerjaan memiliki karakteristik yang berberda. Mencari pekerjaan yang tepat membutuhkan waktu dan usaha. Hal ini cenderung mengurangi tingkat perolehan kerja.

Pekerjaan yang berbeda membutuhkan keahlian yang berbeda dan memberikan upah yang juga berbeda. Para penganggur mungkin tidak menerima atau menolak pekerjaan ini. Dan mencari pekerjaan lainnya yang lebih cocok dengan keahlian dan upahnya.

Ketika sebagian pekerja ingin berpindah atau bergeser atau mencari pekerjaan yang lebih baik dengan meninggalkan pekerjaan lamanya, maka pekerja ini untuk sementara menganggur. Para pekerja ini mencoba mencari pekerjaan dengan upah dan keahlian yang lebih cocok. .

Para pekerja ini menganggur sambil mencari pekerjaan, dan dengan sukarela meluangkan waktu untuk mencari perkerjaan yang cocok. Pengangguran yang disebabkan oleh waktu yang dibutuhkan seseorang untuk mencari dan mendapatkan pekerjaan disebut pengangguran friksional.

4. Perubahan Teknologi. Teknologi selalu berkembang dan ini membutuhkan tenaga kerja yang mampu menyesuaikan perkembangan teknologinya. Sebagian perkerjaan memang digantikan oleh mesin yang membutuhkan operator lebih sedikit. Sehingga jumlah tenaga kerja untuk suatu pekerjaan yang dapat digantikan oleh mesin tersebut menjadi berkurang.

Teknologi telah mampu membuat Mesin yang dapat menggantikan sebagian pekerjaan manusia. Dengan kata lain, Perkembangan teknologi telah mengurangi kesempatan para pancari kerja yang tidak mampu mengadaptasi perkembangan ilmu dan teknologinya.

Alasan Motif Orang Menyimpan Memegang Uang Tunai

Pengertian Uang. Pada kenyataannya definisi uang selalu berubah sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat dalam perekonomian. Namun demikian, para...

Cara Pemerintah Mengatasi Menanggulangi Pengangguran.

Ringkasan . Pengangguran terjadi ketika jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih sedikit dibandingkan jumlah tenaga kerja yang butuh pekerjaan. Penawaran...

Cara Pemerintah Mengatasi-Menanggulangi Inflasi

Ada beberapa metoda atau cara yang diambil pemerintahan untuk mengatasi masalah inflasi yang umumnya dituangkan dalam kebijakan. Pemerintah dapat menanggulangi...

Dampak-Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran

Ringkasan . Konsep  yang mempelajari hubungan antara tingkat pengangguran dengan Gross Domestic Product, GDP dikenal dengan Hukum Okun yang dikemukakan ...

Faktor Yang Mempengaruhi Investasi

Pengertian dan Contoh Investasi. Dalam ilmu ekonomi dijelaskan bahwa investasi merupakan pembelian modal atau barang yang tidak untuk dikonsumsi, namun...

Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Beredar

Pengertian Jumlah Uang Beredar.  Jumlah uang beredar dapat didefinisikan menjadi dua pengertian. Pertama, uang beredar didefinisikan dalam arti sempit ...

Faktor Penyebab Terjadinya Deflasi

Pengertian Deflasi.  Deflasi merupakan  kebalikan dari fenomena inflasi. Walaupun demikian, dampak terhadap perekonomian tidak persis berlawanan dengan i...

Faktor Penyebab Terjadinya Inflasi

Pengetian Inflasi.  Inflasi adalah kenaikan harga-harga umum yang terjadi secara terus-menerus selama periode tertentu. Inflasi menunjukkan kecenderungan ...

Faktor Penyebab Terjadinya Pengangguran.

Pengertian Pengangguran.  Pengangguran atau orang yang menganggur adalah  mereka yang tidak mempunyai perkerjaan dan sedang aktif mencari pekerjaan. K...

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi.

Ringkasan.  Faktor-factor penting yang dianggap berpengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu Negara diantaranya, tanah dan kekayaan alam, ...

Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran

Konsep  yang mempelajari hubungan antara tingkat pengangguran dengan Pertumbuhan Ekonomi dikenal dengan Hukum Okun yang dikemukakan oleh ekonom bernama Arthur Okun………..

Cara Pemerintah Mengatasi-Menanggulangi Inflasi

Ada beberapa metoda atau cara yang diambil pemerintahan untuk mengatasi masalah inflasi yang umumnya dituangkan dalam kebijakan………

Faktor Penyebab Terjadinya Inflasi

Beberapa factor yang dapat menyebabkan terjadinya inflasi dalam perekonomian suatu Negara dapat dijelaskan berdasarkan gejala dan mekanisme begaimana perubahan……….

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi.

Beberapa faktor penting yang dianggap berpengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu Negara diantaranya adalah: Tanah Dan Kekayaan Al……….

Indikator Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Indikator pertumbuhan ekonomi merupakan besaran kuantitaif yang digunakan untuk menyatakan perkembangan ekonomi,…………

Masalah Pokok Utama Perekonomian Suatu Negara

Masalah fundamental dalam kegiatan ekonomi suatu Negara dapat dikelompokan menjadi dua masalah yaitu: masalah jangka pendek dan masalah jangka panjan……….

Model Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Model Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara Pada tahun 1956, Abramovitz menulis makalah pertama yang kemudian diikuti oleh Kendrick dan Solow, dalam upaya………..

Pengaruh Inflasi Terhadap Pengangguran,Kurva Phillips

Hubungan antara tingkat inflasi dengan tingkat pengangguran untuk jangka pendek dapat dijelaskan dengan menggunakan Kurva Phillip yang dikemukakan oleh ekonom be……….

Daftar Pustaka:

  1. Samuelson, A., Paul. Nordhaus, D., William, 2004, “Ilmu Makro Ekonomi”, Edisi 17, PT Media Global Edukasi, Jakarta.
  2. Sukirno, Sadono, 2008, “Makroekonomi Teori Pengantar”, Edisi Ketiga, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  3. Prasetyo, P., Eko, 2011, “Fundamental Makro Ekonomi”, Edisi 1, Cetakan Kedua, Beta Offset, Yogyakarta.
  4. Mankiw, N., Gregory, 2003, “Teori Makroekonomi”, Edisi Kelima, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  5. Jhingan, M.L., 2008, “Ekonomi Pembangunan Perencanaan”, Edisi Pertama, PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
  6. Putong, Iskandar. Andjaswati, N.D., 2008, “Pengantar Ekonomi Makro”, Edisi Pertama, Penerbit Mitra Wacana Media, Jakarta.
  7. Firdaus, R., Ariyanti, M., 2011, ”Pengantar Teori Moneter serta Aplikasinya pada Sistem Ekonomi Konvensional dan Syariah”, Cetakan Kesatu, AlfaBeta, cv, Bandung.
  8. Ardra.Biz, Artikel, 2019, ” Pengertian Pengangguran dan Aktif Mencari Pekerjaan atau Angkatan Kerja Yang Menyebabkan Pengangguran. Penduduk Usia Kerja dengan Permintaan Tenaga Kerja dan Pengangguran Cyclical. Pengangguran Struktural.
  9. Ardra.Biz, Artikel, 2019, “Pengangguran Akibat Penawaran Permintaan Tidak Seimbang dengan Pengangguran Akibat Output dan Pengeluaran Total Turun. Pengangguran Friksional, Pengangguran Akibat Preferensi dan Kemampuan Tidak Sesuai. Pengangguran Akibat Perubahan Teknologi.

Indikator Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Ringkasan. Setiap Negara akan selalu berusaha untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal untuk membawa bangsanya kepada kehidupan yang lebih baik. Setiap pemerintahan akan mengukur keberhasilan perekonomian Negaranya dengan berbagai metode atau indicator yang paling representative terhadap perubahan perekonominya.

Pengertian Pertumbuhan Ekonomi Negara.

Istilah pertumbuhan ekonomi sering digunakan untuk menyatakan perkembangan ekonomi, kesejahteraan ekonomi, kemajuan ekonomim dan perubahan fundamental ekonomi  jangka panjang suatu Negara.

Pertumbuhan ekonomi  atau economic growth adalah pertambahan pendapatan nasional agregatif atau pertambahan output dalam periode tertentu, misal satu tahun. Atau dengan kata lain, pertumbuhan ekonomi menunjukkan peningkatan kapasitas produksi barang dan jasa secara fisik dalam kurun waktu tertentu.

Dalam kegiatan perekonomian yang sebenarnya, pertumbuhan ekonomi menunjukkan peningkatan secara fisik terhadap produksi barang dan jasa yang berlaku di suatu Negara. Peningkatan ini dapat dilihat dari bertambahnya produksi barang industry, berkembangnya infrastruktur, bertambahnya jumlah sekolah, bertambahnya produksi barang modal dan bertambahnya sektor jasa.

Setiap Negara akan selalu berusaha untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang optimal untuk membawa bangsanya kepada kehidupan yang lebih baik. Setiap pemerintahan akan mengukur keberhasilan perekonomian Negaranya dengan berbagai metode atau indicator yang paling representative terhadap perubahan perekonominya. Hal ini tentunya untuk mengetahui unjuk kerja elemen pemerintahan dan semua pihak yang berkepentingan.

Indikator Pendapatan Nasional Riil

Indicator pertama yang umum digunakan diberbagai Negara untuk menilai perkembangan ekonomi adalah perubahan pendapatan nasional riil dalam jangka waktu panjang. Pendapatan nasional riil menunjukkan output secara keseluruhan dari barang-barang jadi dan jasa suatu Negara.

Negara dikatakan tumbuh ekonominya jika pendapatan nasional riil-nya naik dari periode sebelumnya. Tingkat petumbuhan ekonomi dihitung dari pertambahan pendapatan nasional riil yaitu Produk Nasional Bruto riil yang berlaku dari tahun ke tahun.

Contoh Perhitungan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi:

Jika pada tahun 2011 Produk Nasional Bruto riil bernilai 150 trilyun rupiah dan pada tahun 2012 menjadi 160 trilyun rupiah, berapa tingkat pertumbuhan ekonomi negara tersebut pada tahun 2012 ?

Pertumbuhan ekonominya adalah:

Tingkat pertumbuhan ekonomi tahun 2012 =

= [(Rp 160 trilyun – Rp 150 trilyun)/Rp 150 trilyun ] x 100%

= 6,67 %

Indikator Pendapatan Riil Per Kapita

Indicator kedua yang dapat digunakan untuk menilai perkembangan ekonomi adalah pendapatan riil per kapita dalam jangka waktu panjang. Ekonomi suatu Negara dikatakan tumbuh jika pendapatan masyarakat nya meningkat dari waktu kewaktu.

Contoh Perhitungan Tingkat Pendapatan Per Kapita:

Pada tahun 2011 jumlah penduduk suatu Negara adalah 15  juta dengan nilai Produk Nasional Bruto Riil-nya Rp 150 trilyun. Satu tahun kemudian, pada tahun 2012 jumlah penduduknya bertambah menjadi 15,5 juta dan nilai Produk Nasional Bruto Riil-nya sebesar Rp 160 trilyun. Hitung perubahan pendapatan per kapitanya.

Tingkat pendapatan per kapita 2011 = Rp 150 trilyun/15 juta = Rp 10,00 juta

Tingkat pendapatan per kapita 2012 = Rp 160 trilyun/15,5 juta = Rp 10,323 juta

Pertambahan pendapatan per kapita 2012 =

= [(Rp 10,323 juta – Rp 10,000 juta)/Rp 10 juta ] x 100%

= 3,23 %

Indikator Kesejahteraan Penduduk

Indicator ketiga yang juga digunakan untuk mengukur perkembangan ekonomi adalah nilai kesejahteraan penduduknya. Terjadi peningkatan kesejahteraan material yang terus-menerus dan berjangka panjang. Hal ini dapat ditinjau dari kelancaran distribusi barang dan jasa. Distribusi yang lancar menunjukkan distribusi pendapatan per kapita pada seluruh wilayah Negara. Peningkatan kesejateraan terjadi secara merata pada seluruh kawasan. Tingkat kesejahteraan dapat pula diukur dengan pendapatan riil per kapita.

Indikator Tenaga Kerja Dan Pengangguran.

Indikator keempat yang dapat digunakan untuk menilai pertumbuhan ekonomi adalah jumlah tenaga kerja dan tingkat pengangguran.  Pengangguran merupakan selisih antara angkatan kerja dengan penggunaan tenaga kerja yang sebenarnya. Angkatan kerja adalah jumlah tenaga kerja yang terdapat dalam suatu perekonomian pada suatu waktu tertentu.

Contoh Perhitungan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja:

Jumlah penduduk usia kerja pada suatu Negara adalah 15 juta, dan yang dianggap sebagai angkatan kerja adalah 9 juta. Sebanyak 8 juta di antara angkatan kerja tersebut memiliki perkerjaan. Hitung tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkata pengangguran Negara tersebut.

Tingkat partisipasi angkatan kerja negara tersebut adalah:

Tingkat partisipasi angkatan kerja = (9 juta/15 juta) x 100% = 60 %

Jumlah pengangguran di Negara tersebut  adalah

Jumlah pengangguran = 9 juta – 8 juta = 1 juta orang.

Maka tingkat pengangguran dari Negara tersebut adalah:

Tingkat pengangguran = (1juta/9 juta) x 100% = 11,11 %

Suatu Negara dipandang sudah mencapai tingkat penggunaan tenaga kerja penuh atau kesempatan kerja penuh apabila tingkat pengagguran kurang daripada empat persen.

Pengaruh Pengangguran Terhadap Perekonomian Negara

Pengangguran sangat berpengaruh terhadap perekonomian dan sosial masyarakat suatu negara. Pertumbuhan ekonomi yang menurun, dan juga tingkat kesejahte……….

Alasan Motif Orang Menyimpan Memegang Uang Tunai

Pengertian Uang. Pada kenyataannya definisi uang selalu berubah sesuai dengan dinamika perkembangan masyarakat dalam perekonomian. Namun demikian, para...

Cara Pemerintah Mengatasi Menanggulangi Pengangguran.

Ringkasan . Pengangguran terjadi ketika jumlah lapangan kerja yang tersedia lebih sedikit dibandingkan jumlah tenaga kerja yang butuh pekerjaan. Penawaran...

Cara Pemerintah Mengatasi-Menanggulangi Inflasi

Ada beberapa metoda atau cara yang diambil pemerintahan untuk mengatasi masalah inflasi yang umumnya dituangkan dalam kebijakan. Pemerintah dapat menanggulangi...

Dampak-Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Tingkat Pengangguran

Ringkasan . Konsep  yang mempelajari hubungan antara tingkat pengangguran dengan Gross Domestic Product, GDP dikenal dengan Hukum Okun yang dikemukakan ...

Faktor Yang Mempengaruhi Investasi

Pengertian dan Contoh Investasi. Dalam ilmu ekonomi dijelaskan bahwa investasi merupakan pembelian modal atau barang yang tidak untuk dikonsumsi, namun...

Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Uang Beredar

Pengertian Jumlah Uang Beredar.  Jumlah uang beredar dapat didefinisikan menjadi dua pengertian. Pertama, uang beredar didefinisikan dalam arti sempit ...

Faktor Penyebab Terjadinya Deflasi

Pengertian Deflasi.  Deflasi merupakan  kebalikan dari fenomena inflasi. Walaupun demikian, dampak terhadap perekonomian tidak persis berlawanan dengan i...

Faktor Penyebab Terjadinya Inflasi

Pengetian Inflasi.  Inflasi adalah kenaikan harga-harga umum yang terjadi secara terus-menerus selama periode tertentu. Inflasi menunjukkan kecenderungan ...

Faktor Penyebab Terjadinya Pengangguran.

Pengertian Pengangguran.  Pengangguran atau orang yang menganggur adalah  mereka yang tidak mempunyai perkerjaan dan sedang aktif mencari pekerjaan. K...

Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi.

Ringkasan.  Faktor-factor penting yang dianggap berpengaruh cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi suatu Negara diantaranya, tanah dan kekayaan alam, ...

  1. Sukirno. S, 2008,” Makroekonomi, Teori dan Pengantar”, RajaGrafindo Persada, Edisi 3, Jakarta.
  2. Hanafi. M. M., 2003,”Manajemen Keuangan Internasional”, BPFE, Yogyakarta.

Kata Dalam Artikel. Contoh Perhitungan Tingkat Pendapatan Perkapita adalah Contoh Perhitungan Tingkat Pengangguran. Sedangkan Contoh Perhitungan Tingkat Pertumbuhan Ekonomi merupakan Distribusi Pendapatan.

Indikator Kesejahteraan Penduduk dan Indikator Pendapatan Nasional Riil, atau Indikator Pendapatan Riil Per Kapita adalah Indikator Pertumbuhan Ekonomi Pendapatan Rill Per Kapita. Indikator Tenaga Kerja Dan Pengangguran atau penduduk usia kerja merupakan Pengertia Tingkat pengangguran yang Pengertian dan Indikator Pertumbuhan Ekonomi Negara.

Pengertian economic growth atau pertambahan pendapatan nasional agregatif atau pertambahan output adalah Tingkat partisipasi angkatan kerja. Namun tingkat penggunaan tenaga kerja penuh atau kesempatan kerja penuh.