Arsip Tag: Fungsi Distribusi APBN

Tujuan dan Fungsi APBN

Pengertian.

Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara adalah daftar terinci yang memuat penerimaan dan pengeluaran negara dalam jangka satu tahun. APBN ditetapkan  oleh undang – undang dan menjadi pedoman pelaksanaan perekonomian dan digunakan sebesar – besar untuk kemakmuran rakyat.

Sejak  tahun 2000 pada Era Reformasi, APBN dirancang dan dilaksanakan untuk satu tahun mulai 1 Januari – 31 Desember tahun yang sama. Pada zaman Orde Baru (Orba), APBN dirancang dan dilaksanakan untuk satu tahun mulai 1 April – 31 Maret tahun berikutnya, misalnya mulai 1 April 1990 – 31 Maret 1991.

Landasan Hukum APBN

Landasan hukum yang digunakan dalam pembuatan APBN adalah:

  1. Undang – undang Dasar UUD 1945 Pasal 23 (sesudah diamandemen) yang pada intinya berisi:

. APBN ditetapkan setiap tahun dengan Undang-Undang.

. Rancangan APBN dibahas oleh DPR dengan memperhatikan pendapat dari DPD, Dewan Perwakilan Daerah.

.  Apabila DPR tidak menyetujui rancangan anggaran yang diusulkan pemerintah, maka pemerintah memakai APBN tahun sebelumnya.

  1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1994 tentang Pendapatan dan Belanja Negara.
  2. Keppres Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pedoman Pelaksanaan APBN.

Tujuan APBN

Adapun tujuan dari APBN adalah:

Memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemerintah negara dan kemampuan menghimpun pendapatan negara dalam rangka mewujudkan perekonomian nasional berdasarkan asas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan, berkeadilan, efisiensi, berkelanjutan, berwawasan lingkungan, dan kemandirian guna mencapai Indonesia yang aman, adil, damai, dan demokratis, meningkatkan kesejahteraan rakyat, serta menjaga kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional.

APBN disusun dengan tujuan sebagai pedoman pendapatan dan belanja dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan negara.

Dengan APBN, pemerintah sudah mempunyai gambaran yang jelas mengenai apa saja yang akan diterima sebagai pendapatan dan pengeluaran apa saja yang harus dilakukan selama satu tahun.

Dengan APBN diharapkan kesalahan, pemborosan, dan penyelewengan yang merugikan dapat dihindari. APBN disusun untuk dilaksanakan sesuai aturan, sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, dan kemakmuran bangsa.

Fungsi APBN

Adapun Beberapa Fungsi APBN di antaranya adalah:

Fungsi Alokasi

Fungsi alokasi adalah fungsi penyediaan barang publik (public good provision). Sumber anggaran biaya harus dikeluarkan oleh negara untuk melaksanakan pembangunan. Pemerintah dapat mengalokasikan atau membagikan pendapatan yang diterima sesuai dengan target atau sasaran yang diinginkan. Misalnya, menetapkan besarnya anggaran untuk belanja (atau gaji) pegawai, untuk belanja barang, dan besarnya anggaran untuk proyek.

Fungsi Distribusi

Fungsi distribusi pendapatan adalah fungsi APBN dalam rangka memperbaiki distribusi pendapatan. Penerimaan pemerintah disalurkan kembali kepada masyarakat. Pemerintah dapat mendistribusikan pendapatan yang diterima secara adil dan merata. Fungsi distribusi dilaksanakan dengan tujuan agar dapat memperbaiki distribusi pendapatan di masyarakat. Dengan demikian masyarakat yang kurang mampu atau miskin dapat dibantu. Hal ini dapat dilakukan antara lain dengan melakukan kebijakan subsidi seperti subsidi BBM dan gas LPG.

Fungsi Stabilisasi

Fungsi APBN ini bersifat kondisional artinya sesuai dengan kondisi perekonomian yang dihadapi. Sumber anggaran digunakan untuk memelihara dan mengupayakan keseimbangan fundamental perekonomian. Pemerintah  dapat menstabilkan keadaan perekonomian agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Misalnya, pada saat inflasi (yaitu harga barang dan jasa naik), pemerintah dapat menstabilkan perekonomian dengan cara menaikkan pajak. Dengan menaikkan pajak, jumlah uang yang beredar dapat dikurangi sehingga harga-harga dapat kembali turun.

Fungsi Otoritas

Sebagai anggaran negara yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan pendapatan dan belanja pada tahun berjalan.

Fungsi Perencanaan

Sebagai anggaran pemerintah yang menjadi pedoman bagi manajemen dalam merencanakan kegiatan pada tahun berjalan.

Fungsi Pengawasan

Sebagai anggaran pemerintah yang menjadi pedoman dalam menilai kesesuaian kegiatan penyelenggaraan pemerintahan.

Contoh Soal Ujian Materi APBN

Berikut ini merupakan fungsi dan tujuan APBN sebagai berikut:

(1) Membangun sarana umum di daerah. (2) Sebagai pedoman pendapatan dan belanja negara.   (3) Meningkatkan produksi barang dan jasa.   (4) Meningkatkan pertumbuhan ekonomi secra nasional.   (5) Pedoman distribusi/ pembagian anggaran untuk tiap daerah/ kementerian.

Yang merupakan fungsi APBN adalah:

A. (1), (2), dan (3).   B. (1), (2), dan (4).   C. (2), (3), dan (4).   D. (2), (4), dan (5).   E. (3), (4), dan (5)

Jawaban: C

Pembahasan:

Fungsi APBN yaitu:

  • Sebagai pedoman pendapatan dan belanja negara (2)
  • Meningkatkan produksi barang dan jasa (3)
  • Meningkatkan pertumbuhan ekonomi secara nasional (4)

Daftar Pustaka: