Tipe Lembaga Sosial

Pengertian Lembaga Sosial. Lembaga sosial disebut juga sebagai pranata sosial atau institusi sosial. Lembaga sosial adalah seperangkat aturan tentang suatu kegiatan atau kebutuhan sosial tertentu. beragam kegiatan atau kebutuhan sosial menyebabkan timbulnya berbagai pranata di banyak bidang kehidupan.

Lembaga sosial merupakan suatu sistem nilai dan system norma yang secara khusus menata serangkaian pola perilaku untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam kehidupan bersama.

Lembaga sosial mencakup cara- cara pemenuhan kebutuhan manusia dalam masyarakat yang diatur sedemikian rupa sesuai dengan orientasi nilai budaya, sehingga berlangsung secara tertib dan teratur.

Agar dapat mengetahui dan memahami berbagai macam tipe dari lembaga sosial, maka dapat dipelajari Batasan batasan yang mengacu pada teori J.L.Gillin dan J.P.Gillin yang mengelompokkannya ke dalam beberapa tipe seperti yang akan dijelaskan berikut.

Tipe- tipe lembaga sosial, dapat diklasifikasikan menjadi beberapa jenis berdasarkan pada macam sudut pandang. Klasifikasi tipe- tipe lembaga sosial menyebabkan dalam setiap masyarakat akan dapat dijumpai bermacam- macam Lembaga sosial.

Hal ini dikarenakan setiap kelompok masyarakat memiliki sistem nilai yang menentukan lembaga sosial manakah yang dapat dipakai atau berlaku sebagai patokan dalam pergaulan kehidupan bermasyarakat. Dalam hal ini lembaga sosial dianggap berada di atas lembaga-lembaga sosial lainnya.

Tipe Lembagan Berdasarkan Fungsinya

Lembaga sosial mempunyai fungsi peran nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Fungsi peran Lembaga sosial yang dapat diterapkan sebagai berikut:

  1. Operatif Institutions adalah lembaga sosial yang memiliki fungsi peran dalam menghimpun pola- pola atau tata cara yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan telah ditetapkan masyarakat yang bersangkutan. Misalnya lembaga industry, perusahaan, perseroan, klub olah raga, dan lain – lain.
  2. Regulative Institusions adalah lembaga sosial yang mempunyai tujuan untuk monitoring tata kelakuan yang berada dalam masyarakat. Contohnya, lembaga hukum seperti kejaksaan, pengadilan, perundangan – undangan, dan lain-lain. Jumlah lembaga yang ada dalam masyarakat sangat dipengaruhi oleh keadaan dari masyarakat itu sendiri.

Makin besar dan kompleks suatu masyarakat, maka semakin berkembang atau bertambah pula jumlah lembaga yang terdapat di dalamnya.

Adapun pembagian Lembaga sosial berdasarkan fungsi regulative adalah sebagai berikut.

  1. Lembaga yang memiliki peran dalam memenuhi keperluan kekerabatan (atau domestic institutions). Contohnya adalah perkawinan, tolong menolong, pengasuhan anak -anak, sopan- santun antar kerabat.
  2. Lembaga yang memiliki fungsi dalam memenuhi keperluan dalam mata pencarian hidup (atau economic institutions). Contohnya pertanian, perdagangan, perbankan.
  3. Lembaga yang memiliki fungsi dalam memenuhi keperluan penerangan dan Pendidikan manusia (atau educational institutions).
  4. Lembaga yang memiliki fungsi dalam memenuhi keperluan ilmiah manusia (atau scientific institutions), Contohnya adalah penelitian, pendidikan ilmiah, dan sebagainya.
  5. Lembaga yang mempunyai fungsi dalam memenuhi keperluan manusia untuk menyatakan rasa keindahannya (atau aesthetic and recreational institutions). Contohnya seperti seni rupa, seni suara, olah raga.
  6. Lembaga yang mempunyai peran dalam memenuhi keperluan manusia untuk hubungan dan berbakti kepada Tuhan (atau religious institutions).
  7. Lembaga yang memiliki peran dalam memenuhi keperluan mengatur dan memelihara wewenag dan kekuasaan (atau political institutions).
  8. Lembaga yang memiliki fungsi dalam memenuhi keperluan fisik dan kenyamanan hidup manusia (atau somestic institutions). Misalnya pemeliharaan kecantikan, kesehatan.

Lembaga Sosial Berdasarkan Sistem Nilai dan Norma

  1. Basic Institutions merupakan lembaga sosial yang berperan dalam memelihara dan mempertahankan tata tertib kehidupan Contoh dari Lembaga sosial ini adalah, keluarga. sekolah, kepolisian, peradilan, pemerintahan, dan lain sebagainya.
  2. Subsidiary Institutions merupakan lembaga sosial yang berhubungan dengan masalah- masalah sekunder (atau kurang penting atau bukan utama). Contoh dari Lembaga sosial ini adalah, kesenian, rekreasi, klub olah raga, paguyuban, patembayan dan lain sebagiya.

Lembaga Sosial Berdasarkan pada Penerimaan Masyarakat

  1. Aproved Institutions atau biasa disebut juga sanctioned institutions, merupakan lembaga sosial yang diterima keberadaannya oleh masyarakat. Lembaga sosial ini bahkan sangat diperlukan dalam menunjang kehidupan masyarakat. Contoh Lembaga sosial ini adalah, lembaga pendidikan seperti sekolah, lembaga agama, dan lain sebagainya.
  2. Unsactioned Institutions merupakan lembaga sosial yang ditolak keberadaannya oleh masyarakat. Lembaga sosial ini terkadang sulit untuk ditiadakan ataupun diberantas. Contoh Lembaga sosial ini Misalnya, kelompok preman, penodong, komplotan mafia peradilan, kelompok penjahat, geng- geng yang suka membuat keonaran,dan lain sebagainya.

Lembaga Sosial Berdasarkan Penyebaran

  1. General Institutions, merupakan lembaga sosial yang bersifat universal. Lembaga sosial ini dikenal secara luas oleh masyarakat, baik dalam skala nasional maupun internasional. Contoh dari Lembaga sosial ini adalah, lembaga agama, badan olah raga, dan lain sebagainya.
  2. Restricted Institutions, merupakan lembaga sosial yang hanya dikenal oleh sekelompok masyarakat tertentu saja. Lembaga sosial yang secara khusus dibentuk oleh kelompok masyarakat dengan tujuan tertentu. Contoh dari Lembaga sosial ini adalah, sekte dan sistem kepercayaan tertentu, perkumpulan kesenian daerah, aliranaliran kepercayaan, dan lain sebagainya.

Lembaga Sosial Berdasarkan Perkembangan

  1. Cresive Institutions, merupakan lembaga sosial yang keberadaannya tidak disengaja tumbuh dari adat- istiadat masyarakat. Lembaga sosial ini merupakan lembaga yang paling primer. Contoh Lembaga sosial ini adalah, Lembaga perkawinan dan kepemilikan atau hak milik dan lain sebagainya.
  2. Enacted Institutions, merupakan lembaga sosial yang dibentuk dengan sengaja dalam rangka mencapai tujuan tertentu dalam masyarakat. Contoh dari Lembaga sosial ini adalah, lembaga peradilan, lembaga perbankan, lembaga pendidikan, lembaga kemiliteran, dan lain sebagainya.

 

Daftar Pustaka:

  1. Bouman, PJ., 1980, “Ilmu Masyarakat Umum”, Penerbit PT Pembangunan, Jakarta.
  2. Bouman, P.J., 1982, “Sosiologi Fundamental”, Terjemahan Ratmoko, Penerbit Djambatan,
  3. Kamanto, Sunarto., 1990, “Pengantar Sosiologi”, Penerbit LPFE Universitas Indonesia, Jakarta.
  4. Horton, Paul B. dan Hunt, Chester L., 1999, “Sosiologi”, Jilid 1, Edisi Keenam, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  5. Horton, Paul B. dan Hunt, Chester L., 1999,” Sosiologi”, Jilid 2., Edisi Keenam, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  6. Johnson, Doyle Paul., 1994, “Teori Sosiologi: Klasik dan Modern “, Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
  7. Ardra.Biz, 2019, “Tipe Lembaga Sosial, Contoh Lembaga Sosial, Lembaga sistem nilai dan system norma, Tipe Lembaga Berdasarkan Fungsinya, Operatif Institutions, Contoh Operatif Institutions, Regulative Institusions, Contoh Lembaga sosial Regulative Institusions,
  8. Ardra.Biz, 2019, 2019, “domestic institutions, Contoh domestic institutions, economic institutions, Contoh Lembaga economic institutions, educational institutions, Contoh Lembaga educational institutions, scientific institutions, contoh lembaga scientific institutions,
  9. Ardra.Biz, 2019, “aesthetic and recreational institutions, contoh aesthetic and recreational institutions, religious institutions, contoh religious institutions, political institutions, contoh political institutions, somestic institutions, contoh somestic institutions,
  10. Ardra,Biz, 2019, “Lembaga Sosial Berdasarkan Sistem Nilai dan Norma, Contoh Lembaga Sosial Berdasarkan Sistem Nilai dan Norma, Basic Institutions, contoh Lembaga Basic Institutions, Subsidiary Institutions, contoh Subsidiary Institutions, Lembaga Sosial Berdasarkan pada Penerimaan Masyarakat,
  11. Ardra,Biz, 2019, “Contoh Lembaga Sosial Berdasarkan pada Penerimaan Masyarakat, Aproved Institutions, contoh  Aproved Institutions, Unsactioned Institutions, contoh Unsactioned Institutions, Lembaga Sosial Berdasarkan Penyebaran, contoh Lembaga Sosial Berdasarkan Penyebaran,
  12. Ardra.Biz, 2019, “General Institutions, Contoh General Institutions, Restricted Institutions, Contoh Restricted Institutions, Lembaga Sosial Berdasarkan Perkembangan, Contoh Lembaga Sosial Berdasarkan Perkembangan, Cresive Institutions, Contoh Cresive Institutions, Enacted Institutions, Contoh Enacted Institutions, Contoh soal ujian Lembaga sosial,

Tujuan dan Ciri Lembaga Sosial

Pengertian Lembaga Sosial. Lembaga sosial disebut juga sebagai pranata sosial atau institusi sosial. Lembaga sosial adalah seperangkat aturan tentang suatu kegiatan atau kebutuhan sosial tertentu. beragam kegiatan atau kebutuhan sosial menyebabkan timbulnya berbagai pranata di banyak bidang kehidupan.

Beberapa Definisi lembaga sosial yang terdapat dalam ilmu sosiologi adalah sebagai berikut.

Lembaga sosial merupakan suatu sistem norma khusus yang menata serangkaian tindakan yang berpola untuk keperluan khusus manusia dalam kehidupan bermasyarakat.

Lembaga sosial adalah merupakan prosedur atau tata cara yang diciptakan untuk mengatur hubungan antar manusia yang bergabung dalam suatu kelompok masyarakat yang disebut asosiasi (oleh Robert Mac Iver dan C.H. Page).

Lembaga sosial merupakan suatu sistem yang mengatur hubungan sosial yang mengandung nilai- nilai dan prosedur tertentu dalam upaya memenuhi kebutuhan pokok masyarakat (oleh Harton).

Lembaga sosial merupkan suatu jaringan proses hubungan antar manusia dan antar kelompok sosial yang berperan sebagai pemelihara hubungan serta polanya sesuai dengan minat dan kepentingan manusia dalam kelompoknya (oleh Liopold Von Wilse dan Becher).

Ciri ciri Lembaga Sosial

Lembaga social secara khusus memiliki ciri ciri tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Adapun Ciri ciri khusus yang melekat pada Lembaga sosial adalah sebagai berikut.

  1. Lembaga sosial merupakan suatu organisasi yang di dalamnya terdapat pola pemikiran dan pola perilaku yang terwujud dalam aktivitas hidup masyarakat yang berupa adat istiadat, tertib perilaku, kebiasaan, serta unsur-unsur kebudayaan yang secara langsung atau tidak langsung tergabung dalam suatu unit yang bersifat fungsional.
  2. Lembaga sosial merupakan organisasi yang bersifat tetap. Sifat tetap yang ada pada lembaga sosial lebih disebabkan oleh adanya kebutuhan-kebutuhan setiap orang dalam lembaga sosial yang bersangkutan juga bersifat relatif tetap.
  3. Terdapat kebiasaan-kebiasaan atau tradisi, baik yang tertulis maupun tidak tertulis, yang merupakan landasan bagi suatu lembaga sosial dalam upaya mencapai tujuan sekaligus menjalankan fungsinya.
  4. Keberadaan lembaga sosial berkaitan dengan kebutuhan utama manusia dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun kebutuhan utama yang dimaksudkan dalam hal ini berkaitan dengan kebutuhan material, spiritual, sosial, ekonomi, dan lain sebagainya.
  5. Lembaga sosial mempunyai alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuannya, misalnya pembangunan, mesin- mesin, dan peralatan lain. Penggunaan tiap- tiap alat tersebut berbeda antara masyarakat yang satu dengan lainnya.
  6. Tingkat kekekalan merupakan ciri semua pranata sosial. Sistem kepercayaan dan aneka macam tindakan menjadi bagian institusi setelah melalui waktu relatif lama. Lembaga sosial sebagai himpunan norma- norma yang terkait dengan kebutuhan pokok masyarakat.
  7. Lembaga sosial mempunyai berbagai tujuan tertentu. Tujuan – tujuan terebut tidak selalu sejalan dengan fungsi pranata itu sendiri.
  8. Lambang merupakan ciri khas dari pranata sosial. Lambang secara simbolis merepresentasikan misi, visi, tujuan dan fungsi pranata sosial.

Tujuan Lembaga Sosial

Lembaga sosial mempunyai beberapa tujuan agar dapat memenuhi kebutuhan kebutuhan pokok manusia. Adapun tujuan tujuan dari Lembaga social diantaranya adalah

  1. Memberikan pedoman atau landasan kepada anggota masyarakat tentang bertingkah laku atau bersikap dalam menghadapi masalah- masalah yang timbul dalam masyarakat, terutama yang menyangkut kebutuhan manusia.
  2. Menjaga atau mengamankan semua kebutuhan masyarakat.
  3. Memberikan pegangan atau patokan untuk masyarakat dalam mengadakan system pengendalian sosial terhadap tingkah laku anggota masyarakatnya.

Fungsi Lembaga Sosial.

Lembaga social memiliki beberpa fungsi dalam kehidupan masyarakat dalam melaksanakan kegiatannya, Adapun beberapa fungsi dari lembaga sosial antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Lembaga sosial berperan dalam memberi arahan dan pedoman kepada warga masyarakat untuk dapat menyelaraskan diri dengan norma yang berlaku dalam masyarakat dalam mencapai atau memenuhi kebutuhan pokoknya.
  2. Memberikan pedoman kepada seluruh anggota masyarakat dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku dalam menjalani kehidupan sehari-hari mereka,
  3. Lembaga sosial berfungsi sebagai stabilisator dan dinamisator dalam kehidupan bermasyarakat, dalam rangka untuk mengembangkan kualitas proses sosial.
  4. Memberikan patokan kepada seluruh anggota masyarakat dalam melaksanakan pengendalian sosial (Social control) dalam perilaku sehari-harinya
  5. Menjaga keutuhan dan keterpaduan sistem dalam kehidupan sosial pada masyarakat yang bersangkutan.

Contoh Soal Ujian Lembaga Sosial 1.

Di bawah ini yang dapat artikan sebagai pengertian lembaga sosial adalah ….

  1. lembaga sosial adalah cara bertindak yang mengikat dalam masyarakat
  2. lembaga sosial merupakan organisasi kemasyarakatan yang sistematis
  3. lembaga sosial adalah badan pendidikan yang bersifat formal
  4. lembaga sosial adalah norma-norma yang berlaku dalam masyarakat
  5. lembaga sosial merupakan perwujudan dari badan sosial

Contoh Soal Ujian Lembaga Sosial 2.

Lembaga sosial adalah sistem sosial yang tersusun secara rapi dan bersifat permanen, memuat perilaku tertentu yang kokoh dan terpadu dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok manusia dalam kehidupannya. Pengertian lembaga sosial ini merupakan pendapat dari ….

  1. August Comte
  2. Bruce J. Cohen
  3. Soelaeman Soemardi
  4. P.B. Horton
  5. Soerjono Soekanto

Contoh Soal Ujian Lembaga Sosial 3.

Di bawah ini adalah contoh dari lembaga sosial, kecuali ….

  1. Lembaga Penelitian
  2. Pendidikan Agama
  3. Pendidikan Teknologi
  4. Pusat Studi Amerika
  5. Universitas Cenderawasih

Daftar Pustaka:

  1. Bouman, P.J. 1982, “Sosiologi Fundamental”, Terjemahan Ratmoko, Penerbit Djambatan,
  2. Kamanto, Sunarto., 1990, “ Pengantar Sosiologi”, Penerbit LPFE Universitas Indonesia, Jakarta.
  3. Horton, Paul B. dan Hunt, Chester L., 1999, “Sosiolog”,i Jilid 1, Edisi Keenam, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  4. Horton, Paul B. dan Hunt, Chester L., 1999, ” Sosiologi”, Jilid 2., Edisi Keenam, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  5. Johnson, Doyle Paul., 1994, “ Teori Sosiologi: Klasik dan Modern “, Penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
  6. Biz, 2019, “Tujuan Lembaga Sosial, Ciri Lembaga Sosial, Fungsi Lembaga Sosial, Pengertian Lembaga Sosial, pranata sosial atau institusi social, Lembaga social dalam ilmu sosiologi, sistem norma khusus, sistem hubungan social, Ciri material Sosial,
  7. Biz, 2019, “Ciri Spiritual Sosial, ciri khas dari pranata sosial, misi visi pranata sosial, pedoman dan landasan sosial, Fungsi Fundamental Lembaga Masyarakat, Fungsi pemberi pedoman Lembaga social, Fungsi stabilisator dan dinamisator Lembaga social, Fungsi kontrol atau social control Lembaga social, Fungsi menjaga keutuhan persatuan masyarakat Lembaga social,