Proses Penarikan Dalam, Deep Drawing

Pengertian Istilah Dan Definisi Deep Drawing.

Deep drawing merupakan proses pengerjaan logam yang digunakan untuk membentuk lembaran/plat menjadi bentuk seperti mangkuk, panel mobil, panci dan lain-lain. Pembentukannya dengan melakukan penekanan terhadap bagian tengah dari bakalan (Blank) dengan sebuah penekan (punch) ke dalam rongga cetakan (dies) sampai terjadi aliran material masuk ke dalam cetakan.

Contoh Produk Yang Menggunakan Proses Deep Drawing (Penarikan Dalam)

Produk akhir yang melibatkan proses deep drawing dalam pembentukaannya dapat dilihat pada Gambar 1. Panci, mug, dan rantang merupakan beberapa peralatan yang ada di dapur, yang dalam pembentukannya menggunakan proses deep drawing.

Produk Yang Menggunakan Proses Deep Drawing

Gambar 1. Produk Yang Menggunakan Proses Deep Drawing

Daerah deformasi untuk proses deep drawing ditunjukkan pada Gambar 2. terbatas pada daerah flens yaitu di daerah radius punch dan radius dies. Di daerah radius punch deformasi yang terjadi relatif kecil.

Tahapan Proses Deep Drawing

Proses pembentukannya dimulai saat Punch mendorong flens masuk cetakan atau dies, di sini terjadi proses deformasi bending. Kemudian terjadi pembentukan dinding mangkuk atau cup. Baja lembaran bagian luar atau  flens akan berkurang secara kontunyu dari ukuran lingkaran awal Db menjadi lingkaran berdiameter Dp.

Pada proses deep drawing, luas lembaran yang digunakan lebih besar daripada luas produk akhir.  Sehingga setelah terbentuk produk akhir akan tersisa bagian flens untuk dipotong sesuai tinggi mangkuk yang di rancang. Skematika deep drawing ditunjukkan pada gambar 2.

Skematika Deep Drawing

Gambar 2.  Skematika Deep Drawing

Animasi Proses Deep Drawing dapat dilihat pada gambar di bawah.  Proses diawali dengan pembuatan blank atau bakalan berbentuk lingkaran dilakukan secara otomatis pada mesin press. Blank holder akan menjepit dengan besar gaya tertentu. Kemudian penekan (punch) bergerak turun untuk mendesak/menekan blank sampai terbentuk mangkuk.

Deep Drawing

Gambar Animasi Proses Deep Drawing, Pembentukan Mangkuk/Kup

Pada proses deep drawing bagian flange (flens) akan mengalami pengecilan diameter, hal ini disebabkan oleh adanya tegangan tarik dalam arah radial. Selain itu juga ada tegangan tekan dalam arah tangensial. Tegangan tangensial tekan ini dapat menimbulkan buckling pada flange. Bila ini terjadi maka akan terbentuk wrinkling (keriput) pada flange  dan selanjutnya proses deep drawing akan gagal karena flange yang keriput tidak akan dapat mengalir melalui radius dies. Oleh karena itu wrinkling harus dihindari dengan memberikan tegangan tekan pada permukaan flange. Gaya tekan ini diberikan oleh Blank holder (pemegang bakalan). Adanya Blank holder dapat pula dianggap sebagai penghalang terjadinya penebalan flange.

Pemberian gaya tekan pada pemegang bakalan yang terlalu rendah/kecil akan menyebabkan terjadinya keriput, namun bila gaya tekan yang diberikan terlampau besar akan menyebabkan aliran material akan terhambat, sehingga pada dinding mangkuk akan terjadi penipisan dan selanjutnya menjadi robek. Dengan demikian besar gaya tekan yang diberikan merupakan variabel yang menentukan batas operasi deep drawing.

Pengaruh Deformasi Plastis Terhadap Struktur Mikro Baja

Selain terjadi perubahan pada sifat mekanik, besarnya deformasi yang diterapkan pada bahan baja juga berpengaruh terhadap perubahan struktur mikro. Perubahan...

Pengertian Deformasi Elastis Dan Plastis

Perubahan bentuk pada bahan/logam dapat dibedakan menjadi dua yaitu deformasi elastis dan deformasi plastis. Deformasi Elastis Deformasi elastis adalah...

Pengertian, Penentuan, Pengerasan Regangan, Strain Hardening

Pengertian Definisi Strain Hardening , Pengerasan Regangan Proses pembentukan logam, metal forming pada temperatur rendah, dibawah temperatur rekristalisasi...

Koefisien Pengerasan Regang, Strain Hardening Coefficient

Pengukuran  Koefisien Pengerasan Regang, n, Strain Hardening Coefficient Efek penguatan yang disebut sebagai efek pengerasan regang dapat direpresentasikan ...

Produk Hasil Hot Rolling, Cold Rolling, Cold Rolled Forming.

Pengertian Definisi, Produk Hasil Rolling Beberapa contoh produk yang diproduksi dengan menggunakan teknologi rolling dapat dilihat pada gambar di bawah....

Proses Ekstrusi Bahan Logam, Extrusion

Pengertian Definisi Proses ekstrusi merupakan proses pembentukan logam yang bertujuan untuk mereduksi atau mengecilkan penampang dengan cara menekan...

Proses Penarikan Dalam, Deep Drawing

Pengertian Istilah Dan Definisi Deep Drawing . Deep drawing merupakan proses pengerjaan logam yang digunakan untuk membentuk lembaran/plat menjadi bentuk...

Contoh Produk Yang Menggunakan Proses Deep Drawing, Penarikan Dalam

Proses deep drawing diaplikasikan untuk memproduksi berbagai macam produk mulai peralatan rumah tangga seperti paralatan dapur hingga suku cadang automotif...

Sifat Mampu Bentuk Bahan Logam, Deep Drawability

Deep Drawability Baja Lembaran Limtting Drawing Ratio, LDR Sifat material yang cukup berpengaruh terhadap proses pembentukan deep drawing adalah...

Variabel-Parameter Yang Mempengaruhi Proses Deep Drawing

Variabel-Parameter Proses Penarikan Dalam, Deep Drawing Gaya Tekan Pemegang Bakalan, Blank Holder Force, BHF Pemegang bakalan (blank holder )...

Pustaka:

  1. Hosford, W. F., 1993, “Metal Forming, Mechanics & Metallurgy”, Second edition, Printice-Hill, Inc., New Jersey.
  2. Lange, K. 1985, “Handbook of Metal Forming”, MC Graw-Hill, New Jersey.
  3. Backofen, W. A., 1972, “Deformation Processing”, Addison-Willey Publishing Company, Massachusett.
  4. Dieter, G.E., 1986,”Mechanical Metallurgy”, Mc. Graw-Hill, New Jersey.
  5. Dieter, G.E., 1988,”Workability Testing Techniques”, ASM, Metal Park, Ohio.
  6. Hobbs,R.M., 1974,”BPH Technical Bulletin”, Broken-Hill Proprietary Co., Ltd., Vol. 18.N0. 2.
  7. Hutchinson, W.B., 1984, “International Metal Riviews”, vol 29, No. 1.

Gambar:

  1. http://ardra.biz
  2. http://www.youtube.com/