Spesifikasi, Komposisi Kimia Baja Karbon Rendah, Standar JIS

Pengertian Baja Karbon Rendah. Berdasarkan kandungan karbonnya, baja karbon rendah memiliki kadar karbon antara 0,1 persen sampai dengan 0,3 %. Dengan kandungan karbon yang rendah ini menyebabkan Struktur yang dimiliki oleh baja karbon rendah didominasi oleh struktur ferit dan diikuti oleh sedikit perlit.

Kandugan karbon rendah juga menyebabkan sifat mekanik yang dimiliki oleh bajanya menjadi sangat terbatas. Sehingga aplikasi atau pemakaian menjadi terbatas juga.

Perbedaan mikro struktur baja karbon rendah dari baja yang memiliki karbon lebih tinggi dapat dilihat pada gambar.

Struktur Mikro Baja Karbon Rendah, Sedang, dan Tinggi
Struktur Mikro Baja Karbon Rendah, Sedang, dan Tinggi

Struktur baja terdiri dari ferit dan pearlit dengan perbandingannya tergantung pada kandungan karbonnya. Semakin tinggi karbon semakin banyak perlitnya.

Struktur mikro hasil pengamatan metalografi dengan mikroskop optic pada pembesaran 100x dengan jelas menunjukkan perbedaan dari baja karbon rendah dengan baja karbon medium dan tinggi.

Yang paling tampak bedanya adalah jumlah dari struktur pelit (struktur dengan warna gelap). Stuktur perlit merupakan struktur yang terdiri dari fasa ferit dan carbide dalam satu butiran.

Jenis Baja Karbon Kendah

Pada tabel di bawah dapat dilihat komposisi baja karbon rendah berdasarkan standard dari Japan Industrial Standard, JIS G 3055 SWRM. Dari tabel tersebut terlihat bahwa JIS, Japanase Industrial Standard hanya memberikan batasan pada unsur Karbon, Mangan, Silikon, Alumunium, Phosfor dan Sulfur.

Spesifikasi Baja Karbon Rendah Menurut standar dari JIS

Spesifikasi atau batasan dari tiap kelasnya hanya ditentukan oleh unsur karbon. Unsur lainnya seperti Mangan, Silikon, Alumunium, Phosfor dan Sulfur tetap sama.

Komposisi Kimia Baja Karbon Rendah

Komposisi kimia untuk beberapa jenis spesifikasi baja karbon yang dapat dikatagorikan sebagai baja karbon rendah dapat dilihat pada tabel.

Komposisi Kimia Baja Karbon Rendah
Komposisi Kimia Baja Karbon Rendah

Sifat Mekanik Baja Karbon Rendah

Pada tabel komposisi kimia diketahui bahwa perbedaan dari jenis baja karbon rendah ini adalah pada rentang atau batasan kandugan karbonnya.

Sedangkan Unsur unsur yang lain memiliki rentang yang sama, sehingga sifat atau karakteristik dari baja karbon rendah ini hanya tergatung pada kandungan karbonnya.

Sifat mekanik baja karbon rendah umumnya diwakili oleh kuat tarik dan elongasi atau perpanjangan. Tabel di bawah menunjukkan karakter mekanik baja karbon rendah. Secara umum dapat dikatakan, bahwa kuat tarik semakin tinggi dengan tingginya kandungan karbon.

Elongasi baja ini cenderung menurun ketika kandungan karbonnya semakin tinggi. Pada baja karbon rendah ini menunjukkan pengaruh karbon terhadap kuat tarik dan elongasi yang saling berlawanan.

Spek Kuat Tarik Perpanjangan
N/mm2 % Min
SWRM 1008 440 25
SWRM 1010 460 23
SWRM 1012 510 22
SWRM 1015 520 21
SWRM 1018 560 20

Contoh Penggunaan Baja Karbon Rendah

Baja karbon rendah ini umumnya digunakan untuk aplikasi general yang tidak memiliki persyaratan khusus. Seperti untuk wire mesh, kawat ikat, kawat pagar berduri, kawat rivet, kawat binding dan lainnya.

Diagram Continuous Cooling Transformation, CCT Diagram

Pengertian Diagram Continuous  Cooling  Transformation , atau biasa disebut CCT Diagram, merupakan diagram yang menggambarkan hubungan antara laju pendinginan ko...

Diagram Fasa Sistem Besi - Besi Karbida

Diagram Fasa Sistem Besi - Besi Karbida.  Diagram kesetimbangan besi-besi karbida dapat dijadikan sebagai dasar untuk mempelajari paduan besi baja. Diagram ...

Mekanisme Pembentukan Struktur Pearlite

Pengertian Definisi Pearlite Mekanisme terjadinya perlit dapat dijelaskan dengan menggunakan  Gambar 1 di bawah. Pertumbuhan perlit meliputi pertumbuhan ...

Pembentukan Struktur Bainite,

Pengertian Struktur Bainit.  Bainit menggambarkan struktur mikro pada baja yang dihasilkan dari dekomposisi austenit ke ferit (α)  dan sementit (Fe3 C...

Struktur Kristal Austenit, Ferit, Martensit, Baja

Pengertian, Istilah Dan Definisi Struktur Kristal Besi Baja Austenite Austenit mempunyai struktur sel FCC, face centered cubic, atau kubik pusat...

Jenis Baja Tahan Karat, Stainless Steel, Tipe,Klasifikasi

Pengertian Baja Tahan Karat.  Baja tahan karat merupakan kelompok dari baja paduan yang mempunyai sifat atau karakterisasi khusus. Ciri umum dari baja ...

Tipe Jenis Baja Tahan Karat Duplex

Pengertian/ Definisi Baja Tahan Karat Duplex.  Baja tahan karat duplex merupakan baja tahan karat dengan dua fasa. Baja ini mempunyai struktur austenit ...

Karakteristik Sifat Material Bahan Logam

Pengertian Definisi Sifat Material Bahan logam. Secara umum sifat atau karakteristik bahan atau material dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu: Sifat...

Kurva Tegangan Regangan Rekayasa, Nominal Logam.

Pengertian Tegangan Rekayasa/Nominal/Tekink.  Sifat-sifat mekanik bahan atau logam yang dikuantifikasikan dengan kuat tarik, kuat luluh, perpanjangan ...

Kurva Tegangan Regangan Sejati, Sebenarnya

Kurva regangan regangan sejati atau biasa juga disebut kurva tegangan regangan sebenarnya dapat dihitung dengan menggunakan data dari kurva tegangan regangan...

Pengertian Dan Menentukan Kekuatan Luluh, Yield Strength Bahan Logam

Pengertian Kuat Luluh Bahan, Yield Strength Material.  Tegangan luluh adalah tegangan yang dibutuhkan untuk menghasilkan sejumlah kecil deformasi plastis ...

Pengertian-Menentukan Kekuatan Tarik Bahan Logam, Tensile Strength

Kekuatan tarik yang dimiliki bahan logam akan menunjukkan kemampuan bahan dalam menahan gaya tarik sebelum mengalami perubahan penampang atau penciutan....

Pengertian-Menentukan Keuletan Bahan Logam, Ductility

Keuletan bahan logam adalah sifat yang menunjukkan kemampuan bahan logam untuk bertambah panjang ketika diberi beban atau gaya tarik.  Besaran ini biasa ...

Pengertian, Perhitungan Modulus Elastisitas, Modulus Young

Pengertian Modulus Young.  Gradien dari bagian linear pada awal kurva tegangan-regangan merupakan modulus elastisitas, atau biasa disebut modulus Young. ...

Pengujian Sifat Mekanik Bahan Logam

Pengertian Definisi Sifat Mekanik Bahan Logam.  Pengujian bahan atau logam bertujuan untuk mendapatkan atau mengetahui beberapa sifat bahan logam dengan ...

Pengujian Sifat Mekanik, Kekerasan Bahan Logam, Baja

Pengertian Kekerasan Bahan Logam.  Kekerasan adalah ketahanan bahan atau logam terhadap deformasi yaitu deformasi tekan atau indentasi. Pada umumnya pengujian ...

Sifat Mampu Bentuk Bahan Logam, Formability

Pengertian Formability.  Sifat mampu bentuk atau formability merupakan sifat yang dimiliki oleh bahan atau logam yang menunjukkan kemampuan untuk...

Sifat Mampu Cor Bahan Logam, Castability

Pengertian Dan Istilah Castability.  Sifat mampu cor atau castability adalah sifat yang dimiliki oleh bahan yang menunjukkan kemampuan bahan logam untuk ...

Sifat Mampu Mesin Bahan Logam, Machinability

Pengertian Definisi Sifat mampu mesin adalah sifat yang dimiliki oleh bahan logam yang menunjukkan kemampuan untuk dibentuk dengan proses pemesinan....

Klasifikasi Baja Perkakas, Tool Steel

Pengertian Tool Steel Baja Perkakas.  Baja perkakas adalah baja khusus atau spesial atau special steel yang memiliki mutu tinggi dan digunakan sebagai ...