Pengertian Ikatan Ion

Pengertian Definsi dan Istilah

Ikatan ion adalah suatu ikatan yang terjadi pada atom yang mempunyai muatan yang besarnya sama namun memiliki muatan yang berlawanan tanda. Ikatan ion terbentuk sebagai akibat adanya gaya tarik menarik antara ion positif dan ion negatif. Ion positif terbentuk karena unsure logam melepaskan elektronnya, sedangkan ion negatif terbentuk karena unsur nonlogam menerima elektron.

Ikatan ion terjadi karena adanya serah terima elektron. Atom-atom membentuk ikatan ion karena masing-masing atom ingin mencapai keseimbangan/kestabilan seperti struktur elektron gas mulia.

Contoh Ikatan Ion

Sebagai contoh, ikatan yang terjadi pada ikatan garam yaitu ikatan antara atom sodium dan chlor . Nomor atom sodium adalah sebelas dan nomor atom klor adalah 17. Electron-elektron  dari kedua unsure tersebut terdapat pada tiga kulit atau orbitnya.

Kulit pertama dan kedua dari sodium maupun chlor memiliki konfigurasi electron yang sama dengan atom Neon. Sedangkan kulit ketiganya diisi oleh sisa electron yang dimilikinya. Kulit ketiga sodium diisi oleh satu electron, sedangkan kulit ketiga chlor diisi oleh tujuh electron.

Atom sodium memiliki satu electron pada kulit terluar dan electron ini memiliki ikatan yang sangat lemah dengan inti atomnya. Sedangkam atom chlor memiliki tujuh electron pada kulit terluarnya. Ikatan electron dari kulit terluar ini memiliki ikatan yang sangat kuat dengan inti atomnya.

Agar atom sodium mencapai kesetimbangannya, maka jumlah electron pada kulit terluar harus sama dengan delapan. Hal ini dapat dicapai dengan melepas satu electron yang terdapat pada kulit terluar. Sehingga konfigurasi elektronnya sama dengan konfigurasi electron gas Neon.

Dengan hilangnya satu electron ini, maka muatan atom sodium menjadi bermuatan satu positif. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut. Muatan atom merupakan selisih dari muatan electron dengan muatan proton pada inti atom. Muatan electron adalah negative satu, sedangkan muatan proton adalah positif satu.

Diketahui bahwa jumlah proton yang berada pada inti sama dengan nomor atom tersebut. Atom sodium memiliki jumlah proton sebanyak 11 dan jumlah proton pada atom chlor adalah 17 proton.

Akibat hilangnya satu electron, maka sodium memilki 10 elektron. Sedangan jumlah protonnya ada 11. Dengan demikian selisihnya adalah satu proton dengan muatan positif. Artinya atom sodium bermuatan positif satu. Dan dinotasikan dengan Na1+ atou Na+

Atom Na

Ion Na+

Proton (+)

11

Proton (+)

11

Electron (-)

11

Elektron (-)

10

Total Muatan Na

0

Total Muatan Na+

1+

 

Atom chlor memiliki tujuh electron pada kulit terluarnya. Agar dapat mencapai jumlah electron menjadi delapan, maka atom chlor dapat menerima satu electron. Hal ini akan lebih mudah dicapai jika dibandingkan chlor harus melepas tujuh electron pada kulit terluarnya. Karana ikatan electron dengan inti atomnya sangat kuat.

Dengan menerima satu electron pada kulit terluarnya, maka jumlah electron pada atom chlor menjadi 18 elektron. Sedangkan jumlah protonnya adalah 17. Dengan demikian selisih muatan antara 18 muatan negative dari electron  dan 17 muatan positif dari proton adalah sama dengan satu muatan negative. Dan dinotasikan dengan Cl1- atau Cl

Atom Cl

Ion Cl

Proton (+)

17

Proton (+)

17

Electron (-)

17

Elektron (-)

18

Total Muatan Cl

0

Total Muatan Cl

1-

 

Gambar di bawah menunjukkan animasi pelepasan satu electron yang dimiliki kulit terluar atom sodium dan penerimaan satu electron oleh kulit terluar atom chlor.

 

ikatan-ion-pengertian-penjelasan-contoh-soal-perhitungan

ikatan-ion-pengertian-penjelasan-contoh-soal-perhitungan

Dari sini diketahui bahwa atom sodium dan atom chlor memiliki muatan yang berlawanan. Atom sodium cenderung melepaskan satu electron, sedangkan chlor membutuhkan satu electron. Ikatan ion terjadi ketika satu electron dari kulit terluar sodium pindah ke kulit terluar chlor. Sehingga masing-masing atom mencapai jumlah delapan electron pada kulit terluarnya.

Atom sodium bermuatan positif dan disebut dengan ion positif atau kation, sedangkan atom chlor bermuatan negative dan disebut ion negative atau anion. Ikatan yang terjadi antara kedua ion ini disebut ikatan ion.

Secara umum unsure logom memiliki electron pada kulit terluar sama atau kurang daripada tiga electron. Ini artinya unsure logam cenderung melepaskan elektronnya dan atom logam lebih cenderung menjadi ion positif atau menjadi kation.

Jika muatan yang dimiliki oleh unsure-unsur yang membentuk ikatan tidak sama, maka pembentukannya dapat menjadi molekul dari unsure-unsurnya. Missal H2O atau molekul air, yang dibentuk oleh dua atom hydrogen dan satu atom oksigen.

Pengertian Ikatan Ion

Pengertian Definsi dan Istilah Ikatan ion adalah suatu ikatan yang terjadi pada atom yang mempunyai muatan yang besarnya sama namun memiliki muatan yang...

Pengertian Ikatan Kovalen, Ikatan Kimia Atom.

Pengertian Ikatan Kovalen Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur nonlogam yang lain dengan cara pemakaian bersama...

Pengertian Ikatan Logam

Pengertian, Definisi Ikatan Logam Ikatan logam adalah ikatan yang terjadi antara atom-atom logam, baik atom-atom logam sejenis maupun yang berlainan....

Pengertian Ikatan Van der Waals

Ikatan Van der Waals  merupakaan ikatan yang dimiliki oleh gas-gas mulia yang mengalami proses kondensasi, sehingga fasanya berubah menjadi fasa cair ...