Diagram Continuous Cooling Transformation, CCT Diagram

Pengertian Definisi

Diagram Continuous  Cooling  Transformation, atau biasa disebut CCT Diagram, merupakan diagram yang menggambarkan hubungan antara laju pendinginan kontinyu dengan fasa atau struktur yang terbentuk setelah terjadinya transformasi fasa.

Gambar 1 menunjukkan diagram CCT untuk baja secara skematika. Terlihat bahwa Kurva-Kurva pendinginan kontinyu dengan laju pendinginan yang berbeda akan menghasilkan fasa atau struktur baja yang berbeda. Setiap kurva pendinginan yaitu kurva (a), (b), dan (c) memperlihatkan permulaan dan akhir dari dekomposisi austenite menjadi fasa atau struktur baja akhir.

Diagram CCT

Gambar 1. Diagram Continuous Cooling Transformation, CCT Diagram

Sebagai ilustrasi, baja mengandung 0,2 persen karbon yang telah diaustenisasi pada temperatur 920 celcius, kemudian didinginkan dengan laju yang berbeda sampai temperature 200 dan 250 celcius.

Kurva pendinginan (a) menunjukkan pendinginan secara kontinyu yang sangat cepat dari temperature austenite sekitar 920 celcius ke temperature 200 celcius. Laju pendinginan cepat ini menghasilkan dekomposisi fasa austenite menjadi martensit.  Fasa Austenite akan mulai terdekomposisi menjadi martensit pada Temperature  Ms, martensite start. Sedangkan akhir pembentukan martensit akan berakhir ketika pendinginan mencapai temperature Mf, martensite finish.

Kurva pendinginan (b) menunjukkan pendinginan kontinyu dengan laju sedang/medium dari temperature 920 celcius ke 250 celcius. Dengan laju pendinginan kontinyu ini fasa austenite terdekomposisi menjadi struktur bainit.

Kurva pendinginan (c) menunjukkan pendinginan kontinyu dengan laju pendinginan lambat dari temparatur 920 celcius ke 250 celcius. Pendinginan lambat ini menyebabkan fasa austenite terdekomposisi manjadi fasa ferit dan perlit.

Secara mikroskopik, pengaruh perbedaan laju pendinginan untuk kurva (a), (b), dan (c) terhadap fasa atau struktur baja akhir  dapat dilihat pada Gambar 2 di bawah.

Struktur Mikro Pada Laju Pendinginan Berbeda

Gambar 2. Struktur Mikro Pada Laju Pendinginan Berbeda

Diagram Continuous Cooling Transformation, CCT Diagram

Pengertian Definisi Diagram Continuous  Cooling  Transformation, atau biasa disebut CCT Diagram, merupakan diagram yang menggambarkan hubungan antara l...

Diagram Fasa Sistem Besi - Besi Karbida

Diagram Fasa Sistem Besi - Besi Karbida Diagram kesetimbangan besi-besi karbida dapat dijadikan sebagai dasar untuk mempelajari paduan besi baja. Diagram...

Mekanisme Pembentukan Struktur Pearlite

Pengertian Definisi Pearlite Mekanisme terjadinya perlit dapat dijelaskan dengan menggunakan  Gambar 1 di bawah. Pertumbuhan perlit meliputi pertumbuhan ...

Pembentukan Struktur Bainite

Pengertian Definisi Struktur Bainit Bainit menggambarkan struktur mikro pada baja yang dihasilkan dari dekomposisi austenit ke ferit (α)  dan sementit (...

Struktur Kristal Austenit, Ferit, Martensit, Baja

Pengertian, Istilah Dan Definisi Struktur Kristal Besi Baja Austenite Austenit mempunyai struktur sel FCC, face centered cubic, atau kubik pusat...

Jenis Baja Tahan Karat, Stainless Steel, Tipe,Klasifikasi

Pengertian Definisi Baja Tahan Karat Baja tahan karat merupakan kelompok dari baja paduan yang mempunyai sifat atau karakterisasi khusus. Ciri umum dari...

Tipe Jenis Baja Tahan Karat Duplex

Pengertian Definisi Baja tahan karat duplex merupakan baja tahan karat dengan dua fasa. Baja ini mempunyai struktur austenit dan ferit secara bersamaan....

Karakteristik Sifat Material Bahan Logam

Pengertian Definisi Sifat Material Bahan logam. Secara umum sifat atau karakteristik bahan atau material dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu: Sifat...

Kurva Tegangan Regangan Rekayasa, Nominal Logam.

Pengertian Definisi Tegangan Rekayasa/Nominal/Tekink Sifat-sifat mekanik bahan atau logam yang dikuantifikasikan dengan kuat tarik, kuat luluh, perpanjangan...

Kurva Tegangan Regangan Sejati, Sebenarnya

Kurva regangan regangan sejati atau biasa juga disebut kurva tegangan regangan sebenarnya dapat dihitung dengan menggunakan data dari kurva tegangan regangan...

Pengertian Dan Menentukan Kekuatan Luluh, Yield Strength Bahan Logam

Pengertian Kuat Luluh Bahan, Yield Strength Material Tegangan luluh adalah tegangan yang dibutuhkan untuk menghasilkan sejumlah kecil deformasi plastis...

Pengertian-Menentukan Kekuatan Tarik Bahan Logam, Tensile Strength

Kekuatan tarik yang dimiliki bahan logam akan menunjukkan kemampuan bahan dalam menahan gaya tarik sebelum mengalami perubahan penampang atau penciutan....

Pengertian-Menentukan Keuletan Bahan Logam, Ductility

Keuletan bahan logam adalah sifat yang menunjukkan kemampuan bahan logam untuk bertambah panjang ketika diberi beban atau gaya tarik.  Besaran ini biasa ...

Pengertian, Perhitungan Modulus Elastisitas, Modulus Young

Gradien dari bagian linear pada awal kurva tegangan-regangan merupakan modulus elastisitas, atau biasa disebut modulus Young. Modulus elastisitas adalah...

Pengujian Sifat Mekanik Bahan Logam

Pengertian Definisi Sifat Mekanik Bahan Logam Pengujian bahan atau logam bertujuan untuk mendapatkan atau mengetahui beberapa sifat bahan logam dengan...

Pustaka:

  1. Thelning, K. E., 1984, “Steel And Its Heat treatment”, Second Edition, Butterworth.

Gambar:

  1. http://ardra.biz