Keton: Pengertian Sifat Fisis Kimia Tata Nama Rumus Struktur Reaksi Isomer Posisi Rangka Gugus Fungsi Pembuatan Kegunaan

Pengertian Keton: Keton merupakan suatu senyawa organic yang memiliki sebuah gugus fungsional karbonil C=O, yang terikat pada dua gugus alkil (R) atau gugus aril (Ar) atau alkil dan aril. Pada senyawa keton yang mengikat dua gugus alkil adaah atom karbon.


Sifat Sifat Gugus Karbonil (C=O)

Gugus karbonil bersifat polar yang disebabkan oleh oksigen yang lebih elektronegatif dibandingkan atom karbon. Ikatan rangkap karbon – oksigen (C=O) dalam gugus karbonil mengandung iakatan sigma dan ikatan phi .

Ikatan rangkap karbon – oksigen (C=O) dalam gugus karbonil elektronya lebih polar daripada ikatan tunggal karbon oksigen (C-O) dalam alcohol. Elektron phi yang berasal dari ikatan phi karbonil lebih jauh dari inti, sehingga ikatannya lebi lemah dan lebih mudah dipolarsasikan.

Atom oksigen pada gugus karbonil mempunyai sepasang electron valensi yang dapat bereaksi dengan sebuah proton untuk menambah muatan positif dari karbon karbonil. Penambahan proton ini memiliki peran panting dalam berbagai reaksi yang terjadi pada gugus karbonil.

Rumus Umum Senyawa Keton – Alkanon

Keton memiliki rumus umum yang sama dengan aldehid yaitu CnH2nO. Sedangkan rumus struktur keton hampir sama dengan aldehid hanya dengan mengganti satu atom H yang terikat pada gugus karbonil dengan gugus alkil.

Berdasarkan rumus strukturnya keton memiliki rumus umum R-CO-R’ dengan R dan R’ adalah gugus alkil atau aril yang dapat sama atau berbeda.

Rumus Umum Struktur Gugus Karbonil Keton - Alkanon
Rumus Umum Struktur Gugus Karbonil Keton – Alkanon

Tata Nama Senyawa Keton

Ada dua cara pemberian nama alkanon (keton), yaitu cara trivial dan sistem IUPAC.

Tata Nama Trivial Lazim Umum Senyawa Keton

Menuliskan terlebih dulu nama gugus alkilnya baik gugus alkil dari R maupun gugus alkil dari R, kemudian diikuti kata keton. Penulisan gugus alkil menurut urutan abjad.

Contoh Tata Nama Trivial Keton

Beberapa contoh senyawa keton diantaranya adalah dimetil keton (aseton), atil metil keton, dietil keton, dan sebagainya. Rumus struktur dari beberapa senyawa keton adalah seperti berikut:

Contoh Tata Nama Trivial Keton
Contoh Tata Nama Trivial Keton

Perhatikan rumus struktur senyawa keton ‘etil metil keton’ dapat dibuat seperti pada nomor 2 atau no 3. Sesuai dengan aturan penulisan menurut trivial, bahwa penulisan nama keton untuk nama gugus alkil berdasarkan urutan abjad, jadi penulisannya, etil lebih dulu baru kemudian metil. Penulisan gugus alkil ini tanpa memperhatikan posisi etil atau metil dalam rumus strukturnya.

Tata Nama IUPAC Senyawa Keton

Tata nama keton menurut sistem IUPAC diturunkan dari nama alkana dengan mengganti akhiran –a dengan –on. Oleh karena itu, keton secara umum disebut golongan alkanon. Suku terendah dari alkanon adalah propanon.

Untuk alkanon yang mempunyai isomer pemberian nama senyawanya mengikuti ketentuan berikut:

1). Rantai induk atau pokok adalah rantai karbon terpanjang yang mengandung gugus fungsi karbonil C=O dan diberi nama alkanon.

2). Penomoran dimulai dari atom karbon yang terdekat dengan posisi gugus fungsi sehingga karbon yang mengikat gugus fungsi mendapat nomor terkecil.

3). Pemberian nama sama seperti alkanol. Cabang cabang disebut lebih dulu, disusun menurut abjad dan diberi awalan yang menyatakan jumlah cabang tersebut. Letak gugus fungsi dinyatakan dengan awalan angka pada nama rantai pokok.

Urutan Penamaan Nama Senyawa Keton

Urutan penamaan adalah sebagai berikut

– Nomor cabang

– Nama cabang

– Nomor atom karbon dalam gugus karbonil

– Nama rantai induk (alkanon)

Contoh Soal Menentukan Nama IUPAC Senyawa Keton 4-Metil-2-Pentanon

Tentukan nama senyawa keton yang memiliki rumus struktur seperti berikut

Contoh Soal Menentukan Nama IUPAC Senyawa Keton 4-Metil-2-Pentanon
Contoh Soal Menentukan Nama IUPAC Keton 4-Metil-2-Pentanon

Cara Menentukan Rantai Induk Terpanjang Senyawa Keton

Rumus struktur senyawa keton tersebut dibangun oleh rangka karbon bercabang. Jumlah cabangnya ada satu yang mengikat gugus alkil metil (CH3).

Rantai induk atau terpanjang adalah rantai karbon yang mengikat gugus fungsi (gugus karbonil C=O) dengan atom karbon terbanyak. Rantai karbon induknya mengandung 5 atom karbon. Senyawa keton yang mengandung 5 atom karbon adalah ‘pentanon’.

Cara Penomoran Atom Karbon Senyawa Keton

Berilah nomor pada atom karbon yang dimulai dari ujung rantai dimana karbon yang terdekat dengan karbon gugus alkil sehingga karbon yang mengikat oksigen mendapat nomor kecil, Perhatikan rumus struktur berikut:

Cara Penomoran Atom Karbon Senyawa Keton
Cara Penomoran Atom Karbon Senyawa Keton

Setelah dinomori, diketahui bahwa atom karbon yang mengikat oksigen (karbon gugus fungsi karbonil) mendapat nomor 2. Jadi, penomoran dari sebelah kiri akan menyebabkan atom karbon gugus karbonil mendapat nomor terkecil yaitu nomor dua. Kalau penomoran mulai dari sisi kanan, maka karbon tersebut mendapat nomor 4.

Dari rumus struktur yang sudah diberi nomor tersebut dapat diketahui, bahwa cabang terdapat pada karbon nomor 4 dan atom karbon gugus karbonil pada atom karbon nomor 2.

Dengan demikian tata nama senyawa keton tersebut adalah

Nomor karbon cabang = 4

Nama gugus alkil cabang CH3 = metil

Nomor karbon gugus karbonil = 2

Nama Rantai induk alkanon (5 karbon ) = pentanon

Cara Penamaan Senyawa Keton

Penamaan senyawa keton mengikuti ketentuan berikut;

Nomor-Nama Cabang-Nomor-Nama Alkanon

Jadi, nama ketonnya adalah “4-metil-2-pentanon”.

Contoh Soal Pembahasan Penamaan Senyawa Keton 4,5-Metil-2-Heksanon,

Buatkanlah nama IUPAC untuk senyawa keton yang memiliki rumus struktur berikut:

Contoh Soal Pembahasan Penamaan Senyawa Keton 4,5-Metil-2-Heksanon,
Contoh Soal Pembahasan Penamaan Senyawa Keton 4,5-Metil-2-Heksanon,

Langkap pertama adalah menentukan rantai induk terpanjang yang mengadung gugus fungsi kabonil (C=O).

Cara Menentukan Rantai Induk Senyawa Keton,

Dari rumus strukturnya dapat diketahui bahwa keton tersebut dibangun oleh rangka atau rantai karbon bercabang. Jumlah cabang ada dua dengan rumus struktur yang sama yaitu gugus alkil yang mengandung satu atom karbon yaitu metil CH3.

Rantai induk atau rantai terpanjang yang mengandung gugus karbonil pada keton tersebut tersusun dari 6 atom karbon. Rantai alkanon yang mengikat 6 atom karbon adalah ‘heksanon’.

Cara Pemberian Nomor Karbon Rantai Terpanjang Senyawa Keton,

Penomoran dilakukan pada karbon terdekat gugus fungsi karbonil (C=O), sehingga karbon dalam gugus fungsi mendapat nomor terkecil. Dari rumus strukturnya dapat diketahui bahwa untuk mendapat nomor terkecil, maka penomoran dimulai dari sisi kanan, seperti berikut:

Cara Pemberian Nomor Karbon Rantai Terpanjang Senyawa Keton,
Cara Pemberian Nomor Karbon Rantai Terpanjang Senyawa Keton,

Karbon pada gugus karbonil mendapat nomor 3 dan ini digunakan untuk nomor alkanonnya.

Cabang yang mengikat senyawa metil terdapat pada karbon nomor 4 dan 5. Kedua gugus alkil ini memiliki jumlah atom karbon yang sama yaitu satu karbon dan nama gugusnya adalah metil CH3.

Karena kedua gugus alkil ini sama, maka penulisannya digabung menjadi “dimetil”, dan nomor karbonnya disusun menjadi ‘4,5’ (empat koma lima).

Dengan demikian tata nama senyawa keton tersebut adalah

Nomor karbon cabang = 4,5

Nama gugus alkil cabang CH3 = metil

Nomor karbon gugus karbonil = 3

Nama Rantai induk alkanon (6 karbon) = heksanon

Cara Penamaan Senyawa Keton

Penamaan senyawa keton mengikuti ketentuan berikut;

Nomor-Nama Cabang-Nomor-Nama Alkanon

Jadi, nama ketonnya adalah “4,5-metil-2-heksanon”.

Contoh Soal Membuat Rumus Struktur 2-Metil-3-Pentanon

Tuliskan rumus struktur IUPAC dari senyawa keton 2-metil-3-pentanon

Pengertian Tata Nama IUPAC Senyawa  Keton 2-Metil-3-Pentanon

Untuk dapat membuat rumus struktur senyawa keton, maka harus mengetahui tata nama penulisan senyawa keton. Adapun tata nama IUPAC untuk senyawa keton adalah sebagai berikut:

Cabang- Alkanon” lengkapnya adalah

Nomor-Nama Cabang-Nomor-Nama Alkanon

dengan keterangan sebagai berikut:

Nomor = nomor karbon dimana cabang terikat

Nama Cabang = nama gugus alkil pada cabang

Nomor = nomor karbon dimana gugus karbonil terikat

Alkanon = nama IUPAC rantai induk keton

Dengan demikian dapat diketahui untuk senyawa keton dengan nama IUPAC “2-Metil-3-Pentanon” diperoleh:

Cabang = 2-metil

Alkanon = 3-pentanon

Arti lengkapnya adalah

Nomor Cabang = 2 (gugus metil CH2 terikat pada karbon nomor 2)

Nama cabang = metil (gugus alkil pada cabang)

Nomor = 3 (gugus karbonil (C=O) terikat pada karbon nomor 3)

Alkanon = Pentanon (rantai induk dengan 5 atom karbon)

Cara Menuliskan Rumus Struktur 2-Metil-3-Pentanon”,

1). Membuat rantai induknya yaitu 3-pentanon yang tersusun dari 5 atom karbon dengan atom ketiga adalah karbinol sepeti berikut:

Cara Menuliskan Rumus Struktur 2-Metil-3-Pentanon
Cara Menuliskan Rumus Struktur 2-Metil-3-Pentanon

Rantai induk 3-pentanon adalah rantai tanpa cabang sehingga pada karbon nomor 2 terikat 2 hidrogen.

2). Membuat cabang gugus 2-metil yaitu metil yang terikat di karbon nomor 2 pada rantai induknya seperti berikut:

Pengertian Tata Nama IUPAC Senyawa  Keton 2-Metil-3-Pentanon
Pengertian Tata Nama IUPAC Senyawa Keton 2-Metil-3-Pentanon

Ketika gugus metil diikatkan pada karbon nomor 2, maka satu atom hydrogen harus dilepas, agar lengan karbon tetap empat.

Senyawa keton dengan nama 2-Metil-3-Pentanon dibangun oleh rangka karbon bercabang. Rantai induk tersusun dari 5 atom karbon dengan gugus karbonil terikat pada karbon nomor 2. Jumlah cabangnya adalah satu yaitu metil yang terikat pada karbon nomor 2.

Isomer Senyawa Keton

Isomer adalah senyawa karbon yang mempunyai rumus molekul sama, tetapi memiliki rumus struktur berbeda.

Keton mempunyai isomer rangka, posisi, karena letak gugus cabang dan gugus fungsi dapat berbeda. Isomer posisi mulai terdapat pada pentanon. Selain itu, keton mempunyai rumus molekul sama dengan adehida tetapi gugus fungsinya berbeda, sehingga keton memiliki isomer fungsi dengan aldehid.

Isomer Rangka Senyawa Keton

Isomer rangka adalah senyawa- senyawa yang mempunyai rumus molekul sama namun memiliki struktur rangka karbonnya yang berbeda. Keton mempunyai isomer karena rangka rantai karbon dapat berbeda.

Contoh Isomer Struktur – Rangka Pada Senyawa Keton – Alkanon

Contoh rumus struktur senyawa keton yang memiliki rumus molekul C6H12O diantaranya dapat berbentuk 2-heksanon dan 4-metil-2pentanon seperti berikut:

Contoh Isomer Struktur - Rangka Pada Senyawa Keton - Alkanon
Contoh Isomer Struktur – Rangka Pada Senyawa Keton – Alkanon

Kedua isomer keton tersebut memiliki rumus molekul sama C6H12O, namun memiliki rangka rantai karbon yang berbeda.

Senyawa keton 2-heksanon dibangun oleh rangka karbon lurus tanpa cabang dan gugus fungsinya (C=O) terikat pada karbon nomor 2.

Sedangkan, keton 4-metil-2-pentanon dibangun oleh rangka karbon bercabang. Gugus fungsi karbonil (C=O) terikat pada atom karbon nomor 2, dan gugus cabang metil terikat pada karbon nomor 4.

Isomer Posisi Senyawa Keton

Isomer posisi senyawa keton adalah senyawa- senyawa keton dengan rumus molekul sama, namun memiliki posisi gugus fungsi yang berbeda.

Contoh Isomer Posisi Senyawa Keton – Alkanon

Contoh isomer posisi pada senyawa keton yang memiliki rumus molekul C6H12O diantaranya berbentuk 2-heksanon dan 3-heksanon seperti berikut:

Contoh Isomer Posisi Senyawa Keton - Alkanon C6H12O
Contoh Isomer Posisi Senyawa Keton – Alkanon C6H12O

Kedua isomer keton tersebut memiliki rumus molekul sama C6H12O. Kedua isomer keton ini tersusun dari rangka karbon lurus tanpa cabang. Namun kedua isomer ini memiliki posisi gugus fungsi karbonil (C=O) berbeda

Senyawa keton 2-heksanon memiliki gugus fungsi karbonil yang terikat pada karbon nomor 2. Ini artinya, posisi gugus fungsi karbonil pada 2-heksanon terletak pada karbon nomor 2.

Sedangkan pada keton 3-heksanon, posisi gugus fungsi karbonil-nya terikat pada atom karbon nomor 3.

Isomer Gugus Fungsi Senyawa Keton

Isomer gugus fungsi keton adalah senyawa- senyawa yang mempunyai rumus molekul sama namun gugus fungsinya berbeda. Senyawa keton memiliki isomer fungsi dengan aldehid.

Contoh Isomer Gugus Fungsi Senyawa Keton

Contoh isomer gugus fungsi pada senyawa keton yang memiliki rumus molekul C6H12O diantaranya adalah senyawa keton 2-heksanon berisomer dengan senyawa aldehida heksanal seperti berikut;

Contoh Isomer Gugus Fungsi Senyawa Keton C4H8O
Contoh Isomer Gugus Fungsi Senyawa Keton C6H12O

Senyawa keton memiliki gugus fungsi dengan rumus C=O sedangkan senyawa aldehida memiliki rumus gugus fungsi COOH. Kedua gugus fungsi ini berada pada rantai induk yaitu  rangka karbon lurus yang memiliki jumlah karbon 6 atom.

Rantai induk keton yang memiliki 6 atom karbon adalah heksanon, sedangkan pada aldehid adalah heksanal. Dalam senyawa heksanon, posisi atau letak gugus fungsinya terikat di karbon nomor dua, maka diberi nama 2-heksanon.

Dalam senyawa aldehid heksanal, posisi gugus fungsi terikat di karbon normor 1. Namun tidak ditulis menjadi 1-heksanal, karena gugus fungsi aldehid selalu pada karbon nomor 1.

Sifat Fisis Senyawa Keton

Beberapa sifat yang dimiliki oleh senyawa keton diantaranya adalah: Titik Didih 0C

1). Keton merupakan senyawa yang bersifat polar. Adanya kepolaran menimbulkan antaraksi antarmolekul keton sehingga senyawa keton umumnya memiliki titik didih relatif tinggi dibandingkan dengan senyawa nonpolar yang massa molekulnya relatif sama.

2). Keton dengan jumlah atom C rendah (C1 – C5) berwujud cair pada suhu kamar.

3). Oleh karena keton memiliki gugus karbonil yang polar maka senyawa keton larut dalam pelarut air maupun alkohol. Kelarutan senyawa keton berkurang dengan bertambahnya rantai alkil.

4). Secara terbatas, keton dapat mensolvasi ion. Contoh NaI dapat larut dalam aseton.

Titik didih beberapa senyawa keton dapat dilihat pada table berikut

Sifat Fisis Senyawa Keton Titik Didih Aseton Metil Etil Keton Dietil Keton
Sifat Fisis Senyawa Keton Titik Didih

Sifat Kimia Senyawa Keton

Senyawa keton dapat mengalami reaksi- reaksi kimia sebagai berikut.

1). Reaksi Adisi Senyawa Keton Oleh Hidrogen

Adisi dengan hydrogen pada senyawa keton akan menghasilkan alkohol sekunder. Alkohol sekunder adalah alcohol yang gugus OH-nya terikat pada atom karbon C sekunder. Atom karbon sekunder adalah atom karbon C yang telah terikat pada dua buah atom karbon C lain.

Reaksi adisi hidrogen merupakan reaksi reduksi seperti persamaan reaksi berikut:

Reaksi Adisi Senyawa Keton Oleh Hidrogen
Reaksi Adisi Senyawa Keton Oleh Hidrogen

Reaksi antara propanon dengan gas hydrogen akan mengahasilkan 2-propanol. Reaksi adisi oleh hydrogen ini akan memecah ikatan rangkap karbon – oksigen C=O yang terdapat pada gugus karbonil keton.

Pembentukan gugus alcohol terjadi ketika oksigen mengikat satu atom hidrogen yang diikuti dengan terjadinya pengikatan atom hydrogen yang satunya oleh atom karbon pada gugus karbonil.

2). Reaksi Adisi Senyawa Keton Oleh Natrium Bisulfit (NaHSO3)

Senyawa keton yang bereaksi dengan Natrium Bisulfit akan menghasilkan senyawa berupa Natrium Keton Bisulfit.

Reaksi Adisi senyawa aseton oleh natrium bisulfit akan menghasilkan natrium aseton bisulfit melalui persamaan reaksi berikut:

CH3COCH3 + NaHSO3 →   (CH3)2C(OH)SO3–Na+

Reaksi adisi ini memecah ikatan rangkap karbon – oksigen (C=O) pada gugus karbonil. Pemecahan ikatan rangkap disertai dengan pengikatan natrium bisulfit oleh karbon gugus fungsi dan terjadinya ikatan hydrogen membentuk gugus hidroksi (OH)

3). Reaksi Adisi Senyawa Keton Dengan HCN

Reaksi adisi senyawa keton oleh hydrogen sianida adalah sebagai berikut:

Reaksi Adisi Senyawa Keton Dengan HCN
Reaksi Adisi Senyawa Keton Dengan HCN

Reaksi adisi dengan hydrogen sianda menyebabkan ikatan rangkap karbon – oksigen (C=O) pada gugus fungsi karbonil terlepas. Adisi disertai dengan pengikatan gugus siano oleh karbon gugus karbonil dan terbentuknya gugus hidroksi yang terikat pada karbon gugus karbonil.

Reaksi Cara Membedakan Senyawa Aldehid dan Keton

Untuk membedakan aldehid dan keton dapat dilakukan dengan cara oksidasi. Aldehid mudah dioksidasi menghasilkan asam karboksilat, sedangkan keton tahan terhadap oksidasi.

Penyebab Keton Tidak Dapat Dioksidasi

Aldehid (R-COH) memiliki atom hidrogen (H) yang berikatan dengan gugus karbonil (C=O) sehingga jika dioksidasi akan membentuk “hydrate formation” yang sangat mudah teroksidasi membentuk asam karboksilat dalam larutan, sedangkan keton tidak memiliki atom hidrogen tersebut sehingga tidak mudah teroksidasi.

Uji Aldehid Keton

Tes Tollen (larutan AgNO3 dalam amonia berlebih) merupakan metode yang digunakan untuk membedakan aldehid dan keton di laboratorium.

Prinsip dasarnya adalah kemudahan untuk dioksidasi dari kedua golongan senyawa ini. Perak (I) mudah direduksi menjadi logam perak oleh aldehid, tetapi tidak oleh keton.

Cara lain untuk membedakan aldehid dan keton adalah dengan pereaksi ehling (larutan Cu2+ dalam Basa kuat seperti KOH). Aldehid dapat mereduksi larutan Fehling membentuk endapan merah Cu2O, sedangkan keton tidak terjadi reaksi.

Jadi, aldehid dan keton dapat dibedakan dengan cara mereaksikannya dengan oksidator seperti pereaksi Fehling dan pereaksi Tollens.

Senyawa Aldehid bereaksi positif dengan kedua pereaksi itu. Aldehid bereaksi dengan Fehling menghasilkan endapan merah bata. Aldehide bereaksi dengan Tollens menghasilkan cermin perak.

Sedangkan keton tidak dapat dioksidasi atau reaksi negatif.. Keton tidak bereaksi dengan larutan Fehling maupun Tollens.

Aldehid + Fehling → endapan merah bata

Aldehid + Tollens → cermin perak

Keton + Fehling → tidak bereaksi

Keton +Tollens → tidak bereaksi

Pembuatan Senyawa Keton

Senyawa keton dapat dibuat dengan cara mengoksidasi alkohol sekunder. Ketika alkohol sekunder direaksikan dengan KMnO4 maka akan menghasilkan senyawa keton. Pada reaksi pembuatan keton,  KMnO4 bertindak sebagai oksidator. Oksidator yang biasa digunakan dalam pembuatan keton adalah larutan KMnO4 atau larutan K2Cr2O7.

1). Contoh Reaksi Pembuatan Keton Dari Alkohol Sekunder,

Dalam skala industri senyawa keton seperti propanon dibuat dari reaksi oksidasi alkohol sekunder dengan udara (oksigen), sebagai katalisnya digunakan tembaga. Reaksi pembuatan propanon dari alcohol sekunder seperti berikut:

Contoh Reaksi Pembuatan Keton Dari Alkohol Sekunder
Contoh Reaksi Pembuatan Keton Dari Alkohol Sekunder

2). Pembuatan Senyawa Keton Okidasi Oppenauer

Oksidasi Oppenauer, yaitu dengan cara mereaksikan alcohol sekunder dengan aluminium–t–butoksida dan aseton yang berlebih sehingga akan menghasilkan keton dan dehidrogenasi alcohol.

R–CH(OH)–R′ + CH3COCH3 → R–CO–R′ + (CH3)2CHOH

3). Pembuatan Metil Etil Keton Dari Alkohol

Persamaan reaksi pembuatan metil etil keton dengan cara oksidasi alkohol sekunder dalah sebagai berikut

CH3-CH2-CH(OH)-CH3 → CH3-CH2-CO-CH3

Kegunaan Senyawa Keton – Aseton

Senyawa keton yang paling dikenal dalam kehidupan sehari- hari adalah aseton (propanon).

Manfaat Kegunaan Aseton

Kegunaan aseton yaitu sebagai berikut.

1). Aseton deigunakan sebagi pelarut senyawa karbon, misalnya untuk membersihkan cat kuku (kutek), melarutkan lilin, dan plastik.

2). Aseton dapat digunakan untuk membuat kloroform (obat bius), iodoform, dan isopren.

3). Pelarut untuk selulosa dalam produksi rayon.

4). Sebagai bahan pengering alat-alat laboratorium.

5). Beberapa keton siklik yang beraroma harum digunakan untuk membuat parfum.

Daftar Pustaka:

  1. Sunarya, Yayan, 2014, “Kimia Dasar 1, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Ketiga, Yrama Widya, Bandung.
  2. Hiskia Achmad,  1996, “Kimia Larutan”, Citra Aditya Bakti,  Bandung.
  3. Sunarya, Yayan, 2013, “Kimia Dasar 2, Berdasarkan Prinsip Prinsip Kimia Terkini”, Cetakan Kedua, Yrama Widya, Bandung.
  4. Syukri, S., 1999, “Kimia Dasar 2”, Jillid 2, Penerbit ITB, Bandung
  5. Chang, Raymond, 2004, “Kimia Dasar, Konsep -konsep Inti”, Edisi Ketiga, Jilid Satu, Penerbit, Erlangga, Jakarta.
  6. Brady, James, E,1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Satu, Binarupa Aksara, Jakarta,
  7. Brady, James, E., 1999, “Kimia Universitas Asas dan Struktur”, Edisi Kelima, Jilid Dua, Binarupa Aksara, Jakarta.
  8. Keton: Pengertian Sifat Fisis Kimia Tata Nama Rumus Struktur Reaksi Isomer Posisi Rangka Gugus Fungsi Pembuatan Kegunaan, Contoh Isomer Struktur Rangka Posisi Gugus Fungsi Keton, Sifat Fisis Kimia Reaksi Adisi Keton Hidrogen Natrium Bisulfit HCN, Contoh Reaksi Pembuatan Keton Alkohol Sekunder Okidasi Oppenauer Rumus Struktur, Kegunaan Keton Aseton Sehari Hari Industri,