Senyawa Yang Terkandung Dalam Propolis

Pengertian Definisi Propolis

Kata propolis berasal dari bahasa Yunani yaitu  pro dan polis. Pro artinya di depan, sedangkan polis artinya kota. Istilah propolis merujuk pada fungsi dan manfaat dari zat yang terdapat di lubang masuk sarang lebah madu . Di sini propolis berperan sebagai pelindung kerajaan lebah dari serangan binatang lain atau dari cuaca yang buruk.

Propolis merupakan suatu senyawa dengan kandungan terbesarnya adalah resin dan lilin lebah. Lebah mengambil sumber propolis dari berbagai bagian tanaman atau tumbuhan, terutama dari bagian bunga atau pucuk daun.

Salah satu sifat yang khas dari propolis adalah kelengketanya. Lebah menggantungkan sarangnya pada batang pohon dengan menggunakan propolis sebagai perekatnya. Ini merupakan  peran lain dari propolis dalam kehidupan lebah madu.

Lebah memanfaat propolis sebagai penutup sel-sel ruang berbentuk heksagonal pada sarang lebahnya. Lebah menggunakan propolis untuk menutupi celah-celah kecil yang berukuran antara 4 sampai 6 mm. Sedangkan celah yang berukuran lebih besar ditutupi oleh lilin lebah.

Propolis memiliki warna yang bervariasi, tergantung pada sumber tanaman yang diambilnya. Namun propolis warna coklat gelap merupakan propolis yang paling banyak dijumpai. Warna propolis berubah sesuai dengan usianya. Propolis yang baru diproduksi cenderung berwarna kemerahan, dan bila sudah relative lama berubah menjadi lebih gelap. Selain warna yang bervariasi, propolis juga, memiliki aroma yang beragam, tergantung pada tanaman yang di ambilnya.

Propolis sudah digunakan sebagai bahan yang dapat memberikan berbagai manfaat sejak zaman purba. Dengan berbagai keistimeawaan yang dimilikinya, propolis telah digunakan oleh masyarakat secara tradisional untuk berbagai kebutuhan hidup, seperti menjaga kesehatan, pengobatan, dan pengawetan barang.

Bangsa Yunani sudah mengembangkan pertenakan lebah madu sejak 400 SM di daerah Attica. Di daerah ini setidaknya ada sekitar  20.000 pertenakan lebah madu dan hingga kini dikenal sebagai daerah penghasil madu. Bangsa Yunani memanfaatkan propolis sebagai bahan utama parfum yang dikenal polyanthus.

Hipocrates sekitar tahun 460 – 377 SM telah menggunakan propolis untuk pengobatan pada penderita tukak dan luka di bagian dalam maupun luar tubuh.

Pemakaian lain dari propolis adalah untuk pengawetan atau memperindah barang. Sebagai pengawet, propolis dicampur dengan alcohol untuk melindungi dan sekaligus mengkilapkan patung, hasil seni pahatan, serta ornament dinding dan kayu. Secara tradisional dalam pengolahan makanan propolis sering dicampur untuk tembakau kunyah, minuman anggur atau minunam berkadar alcohol tinggi.

Komposisi Senyawa Yang Terkandung Pada Propolis

Propolis mengandung resin antara 45 -55 persen, lilin dan asam lemak antara 25 – 35 persen, minyak esensial sekitar 10 persen, pollen sekitar 5 persen dan sejumlah mineral, vitamin dan zat organic lainnya.

Resin dalam tanaman merupakan zat daya tahan tumbuhan yang berperan sebagai pelindung dari serangan penyakit dan ancaman cuaca. Tumbuhan akan memproduksi resin lebih banyak ketika tumbuhan dalam keadaan rusak, seperti ketika ada bagian tumbuhan yang terluka.

Bebapa senyawa yang terkandung dalam Resin adalah flavonoid, bioflavonoid, fenol dan berbagai bentuk asam. Selain itu resin mengadung beberapa senyawa organic seperti keton, lakton, steroid, asam benzoate, dan sejumlah vitamin.

Kandungan / Senyawa dalam Lilin Produksi  Pada Lebah

Lilin lebah atau beewax merupakan lilin yang diproduksi oleh lebah pekerja dan disekresikan melalui kelenjar lilin yang terdapat di bawah perut lebah. Terdapat dua jenis lilin, yaitu lilin putih, atau cera alba dan lilin kuning, atau cera flava.

Sebagian besar lilin yang terkandung dalam propolis merupakan turunan dari lilin lebah. Dan sebagian lagi lilin berasal dari tanaman. Beberapa senyawa yang terkandung dalam lilin lebah adalah asam lemak, ikatan ester, dan rantai alcohol hidrokarbon. Sebagian rantai alcohol ini tidak active secara kimia.

Pollen merupakan tepung sari bunga jantan yang dibawa oleh lebah pekerja pada kakinya. Lebah mencampur sari bunga jantan ini dengan cairan kelenjarnya menjadi berbentuk butiran.

Senyawa yang terkandung dalam pollen adalah protein, asam amino seperti arginin dan prolin. Sekitar 45 persen kandungan asam amino dalam propolis adalah arginin dan prolin.

Sejumlah mineral yang terdapat dalam propolis diantaranya: zat besi, seng, kalsium, magnesium, fosfor, kalium, natrium, mangan, dan flour. Zat besi dan seng merupakan mineral yang terbanyak ditemukan dalam propolis.

Beberapa vitamin yang terkandung dalam propolis adalah: vitamin B1, B2, B6, C, E, dan A. Vitamin-vitamin ini terdapat dalam resin.

Baca Artikel Terkait Propolis, Klik Judul Di Bawah.

  1. Khasiat Dan Penyakit Yang Dapat Diobati Dengan Propolis.