Jenis Keuntungan Koperasi Simpan Pinjam, Sumber Dana

Pengertian.

Koperasi adalah suatu kumpulan dari orang – orang yang mempunyai tujuan atau kepentingan bersama. Artinya, koperasi dibentuk atau didirikan oleh sekelompok orang yang memiliki tujuan bersama.

Kelompok orang – orang ini kemudian secara otomatis menjadi anggota koperasi yang didirikannya. Asas pendirian koperasi adalah kekeluargaan dan gotong royong dalam membantu para anggotanya yang memerlukan bantuan dalam bentuk barang ataupun dalam bentuk pinjaman dana.

Arti Lambang Koperasi Indonesia dan Maknanya

Lambang Koperasi Indonesia berupa gambar bunga yang memberikan kesan terhadap perkembangan dan kemajuan koperasi di Indonesia. Gambar bunga mengandung makna bahwa Koperasi Indonesia harus selalu berkembang, cemerlang, berwawasan, variatif, inovatif sekaligus produktif dalam kegiatannya serta berwawasan dan berorientasi pada keunggulan dan teknologi yang selalu berubah.

jenis-keuntungan-koperasi-simpan-pinjam-sumber-dana

lambang jenis-keuntungan-koperasi-simpan-pinjam-sumber-dana

Sumber Dana Koporasi

Setiap anggota koperasi diwajibkan untuk menyetor sejumlah dana sebagai sumbangan pokok anggota, disamping itu, ditetapkan juga sumbangan wajib kepada para anggotannya. Sumber dana lain umumnya diperoleh dari berbagai lembaga keuangan atau non keuangan baik pemerintah ataupun swasta. Adapun Secara umum sumber – sumber dana koperasi adalah:

Dari anggota

  • Iuran Wajib
  • Iuran Pokok
  • Iuran Sukarela

Dari luar anggota

  • Badan pemeriantah
  • Perbankan
  • Lembaga swasta lainnya

Pembagian keuntungan diberikan kepada anggota tergantung pada keaktifan para anggotannya dalam meminjam dana.

Contoh, seorang anggota yang sering meminjam dana atau membeli barang dari koprasi akan memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan anggota yang kurang aktif dalam meminjam dana atau membeli barang dari koperasi.

Jenis – Jenis Koperasi

Yang membedakan jenis koperasi adalah perbedaab usaha yang mereka lakukan. Kegiatan usahannya disesuaikan dengan tujuan pendirian koperasinya. Perbedaan ini menyebabkan koperasi dibentuk dalam beberapa jenis sesuai dengan kebutuhan anggotannya.

  • Koperasi Produksi

Koperasi produksi diutamakan untuk para anggotanya yang memiliki usaha produksi yang menghasilkan barang dan jasa. Produksi dapat dilakukan dalam beragam bidang industri seperti industri rumah tangga, pengolahan hasil pertanian, perikanan, ternak dan jasa layanan lainnya.

  • Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi utamanya melakukan kegiatan usaha dalam penyediaan kebutuhan akan barang – barang pokok sehari – hari. Contoh koperasi sandang, papan dan kebutuhan yang berbentuk barang lain seperti barang elektronik.

Koperasi konsumsi banyak didirikan oleh karyawan suatu perusahaan dengan menyediakan berbagai kebutuhan bagi para anggotanya.

  • Koperasi Simpan Pinjam.

Koperasi simpan pinjam melakukan kegiatan usahanya dengan memberikan fasilitas pinjaman sejumlah dana atau uang untuk keperluan para anggotanya.

Koperasi ini disebut juga koperasi kredit yang khusus menyediakan dana bagi anggota yang membutuhkannya dengan biaya lebih murah dibanding lembaga keuangan lain.

  • Koperasi Serbaguna

Koperasi serbaguna memberikan produk layanan yang lebih beragam, mulai dari konsumsi, pinjaman dana / kredit dan lainnya.

Keuntungan Koperasi

Keuntungan koperasi adalah bunga (untuk simpan pinjam dan produksi) atau selisih harga (untuk konsumsi) yang dibebankan kepada anggota yang memanfaatkan fasilitas atau menggunakan membeli produk koperasi.

Keuntungan lain adalah biaya administrasi yang dibebankan kepada anggotanya setiap yang menggunakan fasilitas dan produk koperasi. Koperasi juga mendapatkan bunga bank untuk dana yang disetor / didepositkan di bank.

Keuntungan anggota diberikan kepada anggota yang tidak pernah lalai dalam memenuhi kewajibannya. Keuntungan akan diberikan sesuai dengan jumlah atau keaktifan anggota dalam melakukan transaksi atau menggunakan fasilitas dan produk dari koperasi.

Semakin aktif anggota dalam melakukan transaksi dengan koperasi, maka semakin besar anggota tersebut mendapatkan keuntungan dari koperasi.

Daftar Pustaka