Bank Garansi, Pengertian Manfaat Biaya Tujuan Proses

Pengertian Bank Garansi. Bank Garansi merupakan jaminan pembayaran yang diberikan kepada pihak penerima jaminan, apabila pihak yang dijamin tidak memenuhi kewajibannya.

Bank Garansi adalah jaminan dalam bentuk sebuah sertifikat yang diberikan oleh bank dalam penyelesaian suatu proyek ketika pelaksana atau kontraktor sebagai penerima kontrak ingkar/cedera janji. Dengan adanya Bank Garansi pemilik proyek akan mendapat kepastian bahwa proyek akan berjalan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

Sertifikat ini merupakan jaminan tertulis dari bank yang diberikan/ditujukan kepada nasabahnya (pihak terjamin) untuk memenuhi suatu kewajiban, dan apabila pihak terjamin di kemudian hari ternyata tidak memenuhi kewajiban kepada pihak ketiga atau penerima jaminan sesuai dengan persetujuan (wanprestasi), maka bank sebagai pihak penjamin dapat mengambil tindakan untuk menginkasokan sertifikat kepada pihak penerima jaminan (beneficiary).

Manfaat Bank Garansi

Beberapa manfaat Bank Garansi bagi Bank yang mengeluarkannya adalah :

  1. Sebagai penerimaan biaya administrasi dalam bentuk Provisi atau komisi
  2. Pengendapan dana Stor Jamiman  yang merupakan dana murah
  3. Sebagai pelayanan kepada nasabahnya agar nasabah menjadi loyal kepada bank

Tujuan Bank Garansi

Beberapa tujuan diadakanya bank garansi diantaranya adalah

a). Bank garansi dapat memberikan rasa aman dan ketenteraman selama melakukan kegitan uasah, baik bagi bank maupun bagi pihak lainnya. Pemberi pekerjaan akan terjamin bahwa pekerjaannya dapat terlaksana. Bank sebagai pemberi jaminan tidak akan menderita kerugian karena jaminan lawan yang diberikan benar dan sesuai persyaratan yang ditetapkan. Nasabah pun tidak akan ingkar janji karena menaruh jaminan lawan yang ditinggalkan di bank.

b). Untuk pihak bank, Bank garansi bertujuan untuk memudahkan atau memperlancar transaksi nasabah dalam mengerjakan suatu usaha atau proyek atau yang akan mengikuti sebuah tender. Dengan adanya bank garansi, maka nasabah dapat menjalankan usaha atau proyeknya.

c). Bank garansi dapat menumbuhkan tingkat kepercayaan antara pemberi jaminan, yang dijaminkan dan yang menerima jaminan. Kepercayaan ini diikat dalam suatu perjanjian yang saling menguntungkan dalam suatu sertifikat bank garansi.

d). Untuk pemegang jaminan (pemberi pekerjaan) bank garansi bertujuan untuk memberikan keyakinan bahwa pemegang jaminan tidak akan mengalami kerugian ketika pihak yang dijaminkan ingkar dari kewajibannya. Karena pemegang jaminan akan mendapat ganti rugi dari pihak perbankan yang menerbitkan bank garansi.

e). Tujuan bank adalah mendapatkan keuntungan. Bank akan memperoleh keuntungan dari biaya- biaya yang harus dibayar nasabah serta jaminan lawan yang diberikan. Tingkat kepercayaan dunia usaha terhadap bank akan menigkat.

Sifat Karakteristik Bank Garansi

Bank Garansi hanya berlaku untuk satu kali transaksi. Waktu berlaku bank garansi sampai dengan tanggal berakhirnya jangka waktu yang ditetapkan sesuai dengan klausa yang tercantum dalam surat bank garansi yang bersangkutan.

Bank garansi tidak dapat diperpanjang. Namun demikian bank garansi dapat diperbaharui dengan mengajukan permohonan kembali oleh nasabah atas persetujuan tertulis dari pemegang surat bank garansi.

Biaya Bank Garansi

Biaya- biaya yang timbul akan dikenakan terhadap nasabah yang mengajukan permohonan bank garansi. Biaya bank garansi merupakan balas jasa atau pendapatan bagi bank. Biaya- biaya ini merupakan kompensasi dari risiko yang akan dihadapi oleh bank yang mungkin akan terjadi dikemudian hari. Adapun biaya- biaya untuk bank garansi diantarnya  adalah:

a). Biaya Provisi Bank Garansi

Biaya provisi adalah sejumlah dana yang wajib dibayar oleh terjamin kepada bank sebagai balas jasa untuk pemberian bank garansi. Besarnya provisi ditentukan berdasarkan tujuan penggunaan bank garansi dan ditetapkan berdasarkan persentase.

Pemerintah melalui Bank Indonesia menetapkan besarnya provisi bank garansi secara umum tanpa membedakan tujuan penggunaan garansi bank.

Contoh Perhitungan Biaya Bank Garansi

Jumlah bank garansi yang diajukan ke pihak bank adalah Rp300 juta dengan jangka waktu selama empat bulan, provisi ditetapkan sebesar satu persen per tahun.

Menghitung Biaya Provisi Bank Garansi

Besarnya biaya provisi dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut.

BP = (n/12) x PP x BG

BP = biaya provisi

n = jangka waktu bank garansi (bulan)

PP = persentase provisi (persen)

BG = nilai bank garansi

dengan demikian biaya provisinya adalah

BP = 4/12 x 1% x Rp300 juta

BP = 1 juta rupiah

Jadi biaya provisi yang harus dikeluarkan oleh pemohon bank garansi untuk nilai  bnk garansi sebesar 300 juta rupiah adalah 1 juta rupiah.

b). Biaya Administrasi Bank Garansi

Biaya administrasi adalah biaya yang umum dipungut dalam pelaksanaan administrasi di Bank. Jumlah yang dikenakan terhadap terjamin ditentukan oleh bank masing- masing.

c). Bea Meterai

Bea Materai adalah biaya materai yang ditempelkan pada surat perjanjian bank garansi yang ditandatangani oleh bank dan pihak terjamin.

Para Pelaku Bank Garansi

Mekanisme proses penerbitan sebuah sertifikat bank garansi oleh sebuah bank direpresentasikan dalam gambar di bawah.

Mekanisme penerbitan Bank Garansi melibatkan tiga pihak yaitu, penjamin, terjamin, dan penerima jaminan.

a). Penjamin

Penjamin adalah  bank yang menerbitkan jaminan bank kepada nasabahnya.

b). Terjamin

Terjamin adalah nasabah (kontraktor) sebagai pihak yang dijamin, nasabah yang melakukan permohonan kepada bank untuk menerbitkan jaminan bank atas dari nasabah tersebut.

c). Penerima Jaminan

Peneriman jaminan adalah pihak ketiga (pemilik projek) yang menerima jaminan atas suatu perjanjian dengan pihak terjamin atau pihak yang menerima jaminan atas suatu konsekuensi kesalahan (wanprestasi) yang dilakukan oleh pihak terjamin dan berhak untuk memperoleh penggantian atas kejadian tersebut.

Mekanisme Proses Bank Garansi

Mekanisme Proses Transaksi yang menggunakan garansi bank dapat dilihat pada gambar berikut:

Gambar Skema, Contoh Mekanisme Transaksi Bank Garansi
Gambar Skema, Contoh Mekanisme Transaksi Bank Garansi
  1. Perundingan rencana kerja proyek antara kontraktor yang akan menerima projek dengan pemilik projek.
  2. Kontraktor mengajukan Bank Garansi pada suatu bank dengan membayar provisi atau komisi
  3. Bank memberikan Sertifikat Bank Garansi kepada kontraktor
  4. Sertifikat diberikan pada pemilik proyek pada saat Pemilik Proyek memberikan proyek pada kontraktor
  5. Ketika kontraktor cedera janji atau gagal menepati janji, maka pemilik proyek dapat mencairkan sertifikat Bank Garansi pada bank yang mengeluarkan sertifikat.
  6. Bank penjamin akan membayar sertifikat Bank Garansi pada pemilik proyek
  7. Ketika pekerjaan atau projek dapat diselesaikan oleh kontraktor, maka sertifikat Bank Garansi harus dikembalikan

Jaminan Lawan Bank Garansi

Agar bank dapat menerbitkan bank garansi, maka pihak terjamin/ nasabah harus memiliki simpanan pada bank penjamin. Simpanan tersebut dapat berupa deposito atau dalam bentuk simpanan giro setidaknya sama dengan jumlah uang yang ditetapkan sebagai jaminan, yang gunanya sebagai jaminan lawan atas bank garansi yang akan diterbitkan.

Bank garansi selalu disertai dengan jaminan lawan yang sepadan. Jaminan lawan yang diberikan oleh nasabah kepada bank merupakan jaminan terhadap risiko yang mungkin timbul di kemudian hari.

Pihak bank menentukan besar jaminan lawan dengan berpedoman pada ketentuan bank sentral dan yang berlaku di dunia perbankan. Karena bank garansi mengandung suatu risiko yang cukup tinggi, maka pertimbangan tentang risiko ini menjadi bagian yang harus dilakukan. Dengan demikian, setiap bank garansi yang dikeluarkan oleh bank akan didampingi oleh jaminan lawan yang disediakan oleh pihak pemohon. Jaminan lawan biasa disebut dengan counter guarantee.

Adapun bentuk jaminan lawan diantaranya adalah

a). Uang tunai

b). Giro atau tabungan yang dibekukan

c). Sertifikat Deposito

d). Surat-surat berharga, seperti saham dan obligasi

e). Sertifikat tanah

f). Jaminan lawan lainnya

Jenis Jenis Bank Garansi

Bank Garansi yang dapat dimanfaatkan oleh nasabah tergantung pada jenis usaha atau kegiatan bisnisnya. Adapun beberapa jenis bank garansi diantaranya adalah….

Fungsi Peran Bank Perkreditan Rakyat BPR.

Walaupun Pada prinsipnya kegiatan Bank Perkreditan Rakyat adalah sama dengan kegiatan Bank Umum. Namun yang membedakan adalah jumlah jasa yang dapat dilakukannya.  Jumlah produk atau jasanya lebih sedikit dibanding ……

Pengertian Mekanisme Penciptaan Uang Kartal Giral Bank

Salah satu fungsi dari bank adalah sebagai pencipta uang. Bank sentral dalam hal ini Bank Indonesia menciptakan uang kartal dan bank umum menciptakan uang giral. Sedangkan uang kuasi dapat diciptakan oleh bank umum dan Bank…….

Pengertian, Contoh Perhitungan Deposit On Call

Deposit on call dapat diartikan sebagai simpanan yang  berjangka waktu  antara  3 hari sampai 30 hari atau satu bulan.  Jadi jangka waktu deposit terpendek adalah 3 hari, dan deposit terlama 30 hari, tergantung perjanjian antar…….

Pengertian, Contoh Perhitungan Bunga Bank

Bunga bank merupakan balas jasa yang diberikan oleh bank berdasarkan prinsip konvensional kepada nasabah yang membeli atau menjual produknya. Dari sisi bank, bunga merupakan harga yang harus dibayar oleh bank kepada nasabah yang…

Pengertian, Contoh Perhitungan Simpanan Deposito

Simpanan deposito dapat diartikan sebagai simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu berdasarkan perjanjian nasabah penyimpan dengan bank. Deposito atau Time Deposito merupakan salah satu tempat……

Bank Garansi, Pengertian Manfaat Biaya Tujuan Proses

Pengertian Bank Garansi.  Bank Garansi merupakan jaminan pembayaran yang diberikan kepada pihak penerima jaminan, apabila pihak yang dijamin tidak memenuhi ...

Cara Menilai, Menentukan Kesehatan Bank

Pengertian Kesehtan Bank . Kesehatan bank dapat dilihat dari beberapa aspek dengan kriteria dan tata cara penilaian sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan...

Faktor Penyebab, Cara Penyelesaian, Penyelamatan Kredit Macet

Faktor Penyebab Terjadinya Kredit Macet.  Kredit macet dapat ditimbulkan oleh dua kemungkinan yaitu disebabkan oleh pihak perbankan dan atau disebabkan ...

Faktor Yang Menentukan Bunga Kredit Bank, Pengertian Contoh Soal Perhitungan.

Pengertian Bunga Bank.  Bunga bank merupakan balas jasa yang diberikan oleh bank berdasarkan prinsip konvensional kepada nasabah yang membeli atau menjual ...

Fungsi Peran Bank Perkreditan Rakyat BPR. Pengertian Contoh

Pengertian Bank Perkreditan Rakyat BPR. Istilah Bank Perkreditan Rakyat BPR baru pertama kali diperkenalkan oleh Bank Rakyat Indonesia BRI pada akhir...

Jenis Instrumen Pasar Modal

Pengertian Instrumen Pasar Modal.  Instrumen pasar modal adalah sekuritas yang memiliki waktu jatuh tempo lebih dari satu tahun. Instrumen utamanya adalah ...

Jenis Instrumen Pasar Uang, Pengertian Contoh Soal

Pengertian Instrumen Pasar Uang.  Instrumen yang diperdagangkan pada pasar uang merupakan surat berharga jangka pendek yang memiliki jatuh tempo kurang...

Jenis Jenis Bank, Pengertian Contoh

Pengertian Bank. B ank merupakan suatu perusahaan atau lembaga yang dipercaya masyarakat untuk mengamankan yang mengelola uangnya dengan memberi imbala...

Jenis Jenis Kredit Bank, Pengertian Contoh Kredit

Pengertian Kredit . Kredit berasal dari kata Italia yaitu Credere yang memiliki arti kepercayaan, yaitu kepercayaan dari kreditor bahwa debitornya akan...

Jenis Jenis Letter Of Credit, Penjelasan L/C.

Pengertian Letter Of Credit.   Letter of credit merupakan suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah yaitu importir untuk menyediakan dan membayar ...

Daftar Pustaka:

  1. Kasmir, 2012, “Dasar Dasar Perbankan”, Edisi Revisi, Rajawali Pers, Jakarta.
  2. Djumhana, Muhamad, 2006, “Hukum Perbankan di Indonesia”, Cetakan Kelima, PT Citra Aditya Bakti,
  3. Kasmir, 2015, “Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya”, Edisi Revisi 2014, Rajawali Pers, Jakarta.
  4. Mangani, Silvanita, Ktut, 2009, “Bank dan Lembaga Keuangan Lain”, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  5. Mishkin, S., Frederic, 2008’ “Ekonomi Uang, Perbankan, dan Pasar Uang”, Edisi Kedelapan, Salemba Empat, Jakarta.
  6. Joesoef, Jose Rizal, 2008, “Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing”, Salemba Empat, Jakarta.
  7. Djamil, Fathurrakman, 2012, “Penerapan Hukum Perjanjian dalam Transaksi di Lembaga Keuangan Syariah”, Cetakan Pertama, Sinae Grafika, Jakarta.
  8. Fuady, Munir, 2004, “Hukum Perbankan Modern”, Buku Kedua, Citra Aditya Bakti, Bandung.
  9. Machmud, A. Rukmana, H., 2010, “Bank Syariah, Teori, Kebijakan, dan Studi Empiris di Indonesia”, Penerbit Erlangga, Jakarta.
  10. Jusup. A. H., 2005,”Dasar Dasar Akuntansi”, Jilid 1, Edisi ke 6, Cetakan kelima, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, Yogyakarta.
  11. Kasmir., 2008, “Analisis Laporan Keuangan”, PT Rajagrafindo, Jakarta
  12. Kuswadi., 2007,”Analisis Keekonomian Proyek    “,CV Andi Offset, Yogyakarta.
  13. Ardra.Biz, 2019, “Pengertian format contoh jenis manfaat fungsi kegunaan garansi bank seperti format bank garansi dan jasa bank tanpa agunan dan dasar hukumnya. Bank  garansi jaminan pembayaran dengan surat manfaat fungsi dan kegunaan dan jasa pembuatan bank garansi.
  14. Ardra.biz, 2019, “Ketentuan jasa penerbitan bank garansi dan agen jaminan garansi letter dengan jaminan pelaksanaan pekerjaan konstruksi biaya pembuatan. Syarat bank garansi dengan Jaminan pembayaran cara membuat contoh surat permohonan dan jaminan uang muka adalah jaminan pemeliharaan performance bond seperti pengertian surety bond. Bank garansi adalah mekanisme jaminan pelaksanaan proyek.
  15. Ardra.Biz, 2019, “Tujuan bank garansi maupun pengertian dan  jaminan pelaksanaan disertai fungsi bank contoh besar jaminan pelaksanaan dan macam macam atau jenis jenis bank garansi termasuk proses terlibat seperti jenis bank.
  16. Ardra.Biz, 2019, “Pertanyaannya adalah garansi bank adalah, Apa itu bank garansi dan pengertian bank notes. Ada jaminan uang muka atau kontra bank garansi sebagai pengertian bank garansi.