Faktor Penyebab, Cara Penyelesaian, Penyelamatan Kredit Macet

Faktor Penyebab Terjadinya Kredit Macet

Kredit macet dapat ditimbulkan oleh dua kemungkinan yaitu disebabkan oleh pihak perbankan dan atau disebabkan oleh pihak nasabah.

  1. Disebabkan Pihak Perbankan.

Kredit dapat macet atau gagal bayar karena pihak perbankan kurang teliti ketika melakukan analisis terhadap kelayakan suatu kredit yang akan diberikan. Bank kurang teliti dalam memberikan penilaian terhadap seluruh aspek yang ada.

Penilaian terhadap studi kelayakan kurang teliti atau salah penilaian. Seharusnya nasabah tidak layak menerima kredit, namun karena kurang teliti atau salah penilaian nasabah menjadi layak menerima kredit.

Pihak bank tidak cukup atau kurang mampu menganalisis resiko yang sebenarnya akan terjadi.  Kredit macet dapat pula terjadi akibat adanya kolusi dari pihak analis kredit dengan pihak debitur (penerima kredit).

Kolusi pada akhirnya membuat seorang analis  menjadi bersifat subjektif dan cenderung tidak akurat atau manipulatif.

  1. Disebabkan Pihak Nasabah.

Kredit dapat macet karena adanya kesengajaan dari nasabah. Nasabah sangaja untuk tidak bermaksud membayar kewajibannya kepada bank. Sehingga kredit yang telah diberikan menjadi macet.

Kredit dapat macet walaupun nasabah berniat membayarnya, namun nasabah tidak mampu membayar kewajibabnya karena alasan tertentu. Misal, kredit yang diterima nasabah digunakan untuk pertanian, kemudian pertaniannya mengalami musibah terkena hama, banjir, kebakaran. Sehingga nasabah tidak mampu membayar kreditnya.

Cara Penyelesaian Atau Penyelamatan Kredit Macet

Pihak perbankan dapat melakukan penyelamatan terhadap kredit macet dengan mengambil langkah- langkah atau cara- cara sebagai berikut:

  1. Rescheduling.

Bank mengambil langkah dengan memberikan keringanan kepada nasabah (debitur). Keringan tersebut berupa penjadwalan ulang untuk pembayaran utang kreditnya. Misalkan perpanjangan jangka waktu kredit dari enam bulan menjadi satu tahun. Sehingga debitur memiliki waktu lebih lama untuk mengembalikannya.

Bank dapat juga memperpanjang jangka waktu angsuran, misalkan dari 36 kali angsuran menjadi 48 kali. Dengan memperpanjang jangka waktu angsuran, maka nilai angsuran menjadi lebih kecil. Dengan demikian nasabah akan lebih ringan dalam membayar kewajibannya.

2. Reconditioning

Bank dapat melakukan perubahan berbagai persyaratan yang ada sehingga nasabah menjadi lebih ringan dalam membayar kreditnya. Perubahan yang dapat dilakukan adalah:

  • Kapitalisasi bunga menjadi utang pokok
  • Penundaan pembayaran bunga sampai waktu tertentu, namun pinjaman pokok tetap dibayar seperti biasanya.
  • Bank dapat menurunkan suku bunga kredit.
  • Atau bank dapat membebaskan nasabah dari bunga yang telah ditetapkan.

3. Restructuring

Untuk menyelamatkan kredit macet, Bank dapat merestuktur dengan menambah jumlah kredit atau dengan menambah ekuity baik dengan menyetor uang tunai atau dengan tambahan dari pemilik.

4. Kombinasi

Bank dapat menyelesaian dan bahkan menyelamatkan kredit macet dengan melakukan kombinasi antara langkah Rescheduling, Reconditioning dan atau Restructuring.

5. Penyitaan Jaminan.

Bank dapat menyelamatkan kredit yang macet melalui penyitaan terhadap jaminan yang sudah disepakati. Penyitaan jaminan merupakan langkah terakhir, jika nasabah sudah benar- benar tidak punya niat dan etika baik. Penyitaan jaminan juga dilakukan ketika nasabah sudah tidak mampu lagi untuk membayar kewajiban atas semua utang- utangnya.

Cara Menilai, Menentukan Kesehatan Bank

Kesehatan bank dapat dilihat dari beberapa aspek dengan kriteria dan tata cara penilaian sesuai dengan ketentuan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia....

Faktor Penyebab, Cara Penyelesaian, Penyelamatan Kredit Macet

Faktor Penyebab Terjadinya Kredit Macet Kredit macet dapat ditimbulkan oleh dua kemungkinan yaitu disebabkan oleh pihak perbankan dan atau disebabkan...

Fungsi Peran Bank Perkreditan Rakyat BPR.

Pengertian Bank Perkreditan Rakyat Walaupun Pada prinsipnya kegiatan Bank Perkreditan Rakyat adalah sama dengan kegiatan Bank Umum. Namun yang membedakan...

Jenis Instrumen Pasar Modal

Pengertian Instrumen Pasar Modal Instrumen pasar modal adalah sekuritas yang memiliki waktu jatuh tempo lebih dari satu tahun. Instrumen utamanya adalah...

Jenis Instrumen Pasar Uang

Pengertian Instrumen Pasar Uang Instrumen yang diperdagangkan pada pasar uang merupakan surat berharga jangka pendek yang memiliki jatuh tempo kurang...

Jenis Jenis Kredit Bank

Secara umum jenis- jenis kredit yang disalurkan oleh bank umum maupun bank perkreditan rakyat dapat dikelompokan berdasarkan kegunaannya, tujuan, jangka...

Jenis Jenis Letter Of Credit, Penjelasan L/C.

Pengertian Letter Of Credit. Letter of credit merupakan suatu pernyataan dari bank atas permintaan nasabah yaitu importir untuk menyediakan dan membayar...

Jenis Jenis Manfaat Asuransi Jiwa.

Pengertian Asuransi. Permintaan asuransi muncul oleh karena pada dasarnya manusia bersifat risk averse (tidak suka resiko), sehingga mereka memiliki...

Pengertian dan Fungsi Bank Umum Pada Perekonomian Negara

Pengertian, Definisi Bank Umum Bank umum disebut juga sebagai bank komersial. Bank umum pada dasarnya melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional...

Pengertian Jenis Jenis Bank Garansi

Pengertian Bank Garansi Bank garansi dapat diartikan sebagai jaminan pembayaran yang diberikan oleh bank kepada suatu pihak, baik perusahaan, perorangan,...

Pengertian Mekanisme Penciptaan Uang Kartal Giral Bank

Pengertian Penciptaan Uang. Salah satu fungsi dari bank adalah sebagai pencipta uang. Bank sentral dalam hal ini Bank Indonesia menciptakan uang kartal...

Pengertian, Contoh Perhitungan Deposit On Call

Pengertian Deposit On Call Deposit on call dapat diartikan sebagai simpanan yang  berjangka waktu  antara  3 hari sampai 30 hari atau satu bulan.  Jadi...

Pengertian, Fungsi Letter Of Credit, Tujuan L/C

Pengertian Definisi Letter of Credit Letter of credit adalah suatu surat pernyataan yang dikeluarkan oleh issuing bank atas permintaan pembeli/importer...

Pengertian, Jenis-Jenis Bank.

Pengertian Bank. Bank merupakan suatu perusahaan atau lembaga yang dipercaya masyarakat untuk mengamankan yang mengelola uangnya dengan memberi imbala...

Pengertian, Manfaat, Proses Bank Garansi

Pengertian Bank Garansi Bank Garansi merupakan jaminan pembayaran yang diberikan kepada pihak penerima jaminan, apabila pihak yang dijamin tidak memenuhi...