Teori Harga Keseimbangan Pasar, Pengertian Contoh Soal Perhitungan

Pengertian dan Contoh Harga.  Setiap barang yang memiliki nilai akan mampu ditukar dengan barang lain secara bebas. Dan ketika nilai yang dimiliki barang tersebut dinyatakan dengan uang, maka nilai itu disebut dengan harga.

Jadi harga adalah nilai barang. Dengan demikian, secara sederhana, harga dapat didefinisikan sebagai nilai tukar suatu barang yang dinyatakan dengan uang.

Pembentukan Harga

Harga terbentuk ketika terjadi pertemuan antara permintaan dan penawaran. Dalam hal ini, Ada kesepakatan antara harga yang diminta pembeli dengan harga yang ditawarkan oleh penjual.

Barang akan memiliki harga ketika barang tersebut berguna atau bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat. Selain itu barang menjadi bernilai karena jumlahnya yang terbatas.

Pengertian kesimbangan Harga Pasar.

Pada prinsipnya, harga terbentuk ketika tercapainya tingkat keseimbangan antara permintaan dan penawaran. Dapat dikatakan bahwa harga keseimbangan atau harga pasar atau equilibrium price  adalah harga yang terjadi apabila jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan.

Ada kesepakatan antara harga yang diminta oleh pembeli dan harga yang ditawarkan penjual untuk suatu barang yang sedang ditransaksikan. Titik temu kedua harga ini kemudian disepakati sebagai harga keseimbangan pasar.

Bila ditunjukkan dalam bentuk kurva, maka harga keseimbangan merupakan perpotongan antara kurva permintaan dengan kurva penawaran.

Dalam harga keseimbangan berlaku hukum permintaan dan penawaran yang berbunyi bila jumlah permintaan lebih besar daripada jumlah penawaran, maka harga akan naik, sedangkan jika jumlah penawaran lebih besar dari jumlag permintaan, maka harga akan turun.

Contoh Soal Menentukan Harga Keseimbangan Pasar

Dalam suatu perekonomian, permintaan terhadap suatu produk oleh masyarakat memenuhi fungsi permintaan sebagai berukut,

Qd = 160 – 2 P

Sedangkan produk produk yang dihasilkan oleh produsen memenuhi fungsi penawaran berikut

Qs = -80 +4 P

Tentukan harga keseimbangan pasar yang berlaku pada perekonomian tersebut.

Qd = jumlah barang yang diminta

Qs = jumlah barang yang ditawarkan

P = harga barang (dalam rupiah)

Jawab

pada keadaan keseimbangan maka

Qd = Qs sehingga

160 – 2P = -80 +4P

240 = 6P

P = 40

Substitusikan P = 40 ke fungsi permintaan dan fungsi penawaran, maka diperoleh jumlah barang Q keseimbangannya

Fungsi Permintaan

Qd = 160 – 2 P

P = 40

Qd = 160 – 2 (40)

Qd = 80

Fungsi Penawaran

Qs = -80 +4 P

P = 40

Qs = -80 +4 (40)

Qs = 80

Berdasarkan perhitungan terhadap fungsi  permintaan dan penawaran diketahui bahwa bahwa harga keseimbangan adalah Rp 40 dan jumlah barang keseimbangannya adalah 80 unit.

Tabel Schedule Daftar Permintaan Penawaran Harga  Barang

Hubungan jumlah permintaan dan penawaran terhadap suatu barang pada berbagai tingkat harga untuk fungsi permintaan Qd = 160 – 2 P dan pernawaran Qs = -80 +4 P dapat dilihat pada table berikut.

Tabel Daftar Skedul Harga Kuantitas Fungsi Permintaan Penawaran
Tabel Daftar Skedul Harga Kuantitas Fungsi Permintaan Penawaran

Dari table tersebut dapat diketahui bahwa keseimbangan pasar terjadi pada harga Rp 40 dengan jumlah barang 80 unit, (pada table tulisan warna merah).

Keseimbangan Kurva Fungsi Permitaan dan Penawaran

Kurva fungsi permintaan Qd = 160 – 2P (pada gambar, garis biru) dan penawaran Qs = -80 +4P (pada gambar, garis merah) terhadap suatu barang pada berbagai tingkat harga dapat dilihat pada gambar berikut.

Kurva Keseimbangan Pasar, Fungsi Permintaan Penawaran Harga dan Barang
Kurva Keseimbangan Pasar, Fungsi Permintaan Penawaran Harga dan Barang

Dari gambar dapat diketahui bahwa Harga keseimbangan ditunjukkan oleh titik E (Equilibrium). Keseimbangan pasar terjadi ketika harga barang Rp 40 dengan jumlah barang 80 unit.

Perubahan Harga Keseimbangan

Harga keseimbangan dapat mengalami pergeseran atau perubahan yang disebabkan oleh pergeseran kurva permintaan dan kurva penawaran.

a. Pengeseran Kurva Permintaan

Harga keseimbangan di pasar akan mengalami perubahan karena adanya faktor-faktor yang memengaruhi permintaan. Pada keadaan ini, ceteris paribus tidak berlaku. Perubahan kurva permintaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut.

Pengeseran kurva permintaan ke kanan berarti adanya kenaikan jumlah barang yang diminta. Jika penawaran tidak berubah, maka akan mengakibatkan kenaikan harga dan kenaikan jumlah barang yang terjual/terbeli. Sebaliknya pergeseran kurva permintaan ke kiri berarti terjadi penurunan permintaan, sehingga harga barang akan mengalami penurunan.

b. Pergeseran Kurva Penawaran

Pergeseran kurva penawaran ke kanan berarti terjadi kenaikan jumlah barang yang ditawarkan. Jika permintaan tetap, maka harga akan mengalami penurunan. Sebaliknya pergeseran kurva penawaran ke kiri berarti terjadi penurunan jumlah penawaran barang, maka harga akan mengalami kenaikan.

Pengaruh Pajak Terhadap Harga Keseimbangan Pasar

Fungsi Penawaran Sebelum Pajak

Qs = -a + b P atau

P = (Qs/b) + (a/ b)

Fungsi Penawaran Setelah Pajak

Qs = -a + b (P – t)  atau

P = (Qs/b) + (a/ b) + t

Fungsi Permintaan Sebelum Pajak

Fungsi permintaan dan kurva permintaan tidak mengalami perubahan akibat adanya pajak.

Qd = a – b P atau

P = a/b – Qd/b

Dengan keterangan:

Qs = jumlah barang yang ditawarkan

Qd = jumlah barang yang diminta

P = harga barang per unit

a = konstanta (berupa angka)

b = gradien atau kemiringan

t = besar pajak

Contoh Soal Pengaruh Pajak Pada Harga Keseimbangan Pasar.

Suatu perekonomian memiliki fungsi penawaran Qs = – 400 + 4P dan fungsi permintaan Qd = 4.400 – 4P. Jika pemerintah memungut pajak sebesar Rp 400 per unit barang. Tentukan harga keseimbangan sebelum dan setelah pajak. Buatkan Kurva permintaan dan penawaran sebelum dan setelah dikenakan pajak.

Jawab.

Fungsi Permintaan dan Penawaran sebelum Pajak

Fungsi permintaan

Qd = 4.400 – 4P

Fungsi penawaran

Qs = – 400 + 4P

Pajak t = Rp 400 per unit barang

Harga Keseimbangan Pasar Sebelum Pajak

Harga keseimbangan sebelum pajak dapat ditentukan dengan kondisi berikut

Qd = Qs

4.400 – 4P = – 400 + 4P

4.800 = 8P

P = 600

Jadi harga keseimbangan sebelum pajak adalah Rp 600 per unit

Jumlah Barang Keseimbangan Sebelum Pajak

Untuk mencari jumlah barang keseimbangan substitusikan harga P = 600 ke fungsi permintaan

Qd = 4.400 – 4P

P = 600

Qd = 4.400 – 4(600)

Qd = 2000

Atau Substitusikan harga P = 600 ke fungsi penawaran

Qs = – 400 + 4(600)

Qs = 2000

Berdasarkan perhitungan diketahui bahwa keseimbangan permintaan dan penawaran sebelum dikenakan pajak terjadi pada harga Rp 600 per unit dengan jumlah barang keseimbangannya adalah 2000 unit.

Pengaruh Pajak Pada Fungsi Penawaran

Apabila pemerintah menerapkan pajak Rp 400 per unit barang, maka persamaan penawaran berubah menjadi sebagai berikut:

Qs = – 400 + 4(P – 400)

Qs = – 400 + 4P – 1600

Qs = – 2000 + 4P

Pengaruh Pajak Pada Harga Keseimbangan Pasar

Pada kondisi keseimbangan berlaku

Qd = Qs

4.400 – 4P = – 2000 + 4P

P = 6.400/8 = 800

Harga keseimbangan setelah dikenakan pajak adalah Rp 800 per unit.

Jumlah Barang Keseimbangan Pasar Setelah Pajak

Untuk mencari jumlah barang dalam keseimbangan, maka substitusikan harga P = 800 ke persamaan fungsi permintaan atau penawaran

Qd = 4.400 – 4P

P = 800

Qd = 4.400 – 4(800)

Qd = 1200 unit

Setelah dikenakan pajak, harga keseimbangan naik menjadi Rp 800 (naik sebesar Rp 200), sedangkan jumlah barang berkurang dari 2000 unit menjadi 1200 unit (turun 800 unit).

Pergeseran Kurva Keseimbangan Pasar Setelah Pajak

Data dari table skedul fungsi permintaan dan penawaran dapat dibuatkan kurva permintaan dan penawarannya  seperti ditunjukkan seperti pada gambar berikut

Pergeseran Titik Keseimbangan Pasar Permintaan Penawaran Setelah Pajak
Pergeseran Titik Keseimbangan Pasar Permintaan Penawaran Setelah Pajak

Kurva fungsi penawaran sebelum dikenakan pajak ditunjukkan oleh garis A-B (warna merah) sedangkan fungsi penawaran setelah dikenakan pajak ditunjukkan oleh garis C-D (warna hijau).

Titik keseimbangan pasar sebelum dikenakan pajak ditunjukkan oleh titik E1, sedangkan keseimbangan pasar setelah dikenakan pajak ditunjukkan oleh titik E2.

Dari gambar dapat diketahui bagaiman pengaruh pajak terhadap posisi kurva penawaran. Pungutan pajak menyebabkan Kurva penawaran bergeser ke arah kiri. Sehingga titik keseimbangannya bergeser ke arah kiri atas.

Daftar Skedul Permintaan dan Penawaran Sebelum Pajak

Skedul permintaan dan penawaran sebelum dikanakan pajak dapat dilihat pada table berikut. Jumlah barang yang diminta dan ditawarkan pada baris yang sama dihitung dengan menggunakan harga P yang sama pula.

Tabel Daftar Skedul Harga Kuantitas Fungsi Permintaan Penawaran Sebelum Pajak
Tabel Daftar Skedul Harga Kuantitas Fungsi Permintaan Penawaran Sebelum Pajak

Pada table dapat dilihat kesetimbangan harga permintaan dan penawaran terjadi pada harga Rp 600 per unit dengan jumlah barang yang diminta dan ditawarkan sama yaitu 2.000 unit (ditulis warna merah)

Contoh Perhitungan Menentukan Jumlah Barang Fungsi Permintaan dan Penawaran

Jumlah barang Fungsi permintaan

Qd = 4.400 – 4P

P = 600

Qd = 4.400 – 4(600)

Qd = 2000

Jadi Pada tingkat harga Rp 600 per unit, jumlah barang yang diminta adalah 2000 unit.

Menentukan Jumlah Barang Fungsi penawaran

Qs = – 400 + 4P

P = 600

Qs = – 400 + 4(600)

Qs = 2000

Jadi Pada tingkat harga Rp 600 per unit, jumlah barang yang ditawarkan adalah 2000 unit.

Daftar Skedul Permintaan dan Penawaran Setelah Pajak

Skedul permintaan dan penawaran setelah dikanakan pajak dapat dilihat pada table berikut.

Tabel Daftar Skedul Harga Kuantitas Fungsi Permintaan Penawaran Setelah Pajak
Tabel Daftar Skedul Harga Kuantitas Fungsi Permintaan Penawaran Setelah Pajak

Pada table dapat dilihat harga kesetimbangan setelah pajak terjadi pada harga Rp 800 per unit dengan jumlah barang yang diminta dan ditawarkan sama yaitu 1.200 unit (ditulis warna merah).

 

Penawaran Elastis Uniter Inelastis Sempurna Pengertian Jenis Contoh Soal Pembahasan Elastisitas

Pengertian Definisi Elastisitas Penawaran.  Elastisitas penawaraan atau elasticity of supply dapat diartikan sebagai tingkat kelenturan atau tingkat kepekaan ...

Pengertian Permintaan Elastis Inelastis Sempurna Uniter, Penjelasan Contoh Soal

Pengertian dan Istilah Elastisitas Permintaan.  Kata Elastisitas atau dalam bahasa asingnya elasticity dapat diartikan sebagai kekenyalan, kelenturan ...

Pengertian, Fungsi, Jenis Pasar

Pengertian Pasar - Market.  Pasar atau market adalah tempat bertemunya pembeli dan penjual untuk melakukan transaksi ekonomi yaitu membeli atau menjual ...

Ciri-Ciri Pasar Monopoli. Pengertian Dan Contohnya

Pengertian Pasar Monopoli . Pasar monopoli adalah suatu bentuk atau jenis pasar yang hanya terdapat satu kekuatan atau satu penjual atau satu perusahaan...

Ciri-Ciri Pasar Oligopoli. Pengertian Jenis dan Contoh

Penegrtian Pasar Oligopoli.  Oligopoli berasal dari kata olio yang berarti beberapa, dan kata poli yang berarti penjual. Secara sederhana Oligopoli adalah ...

Faktor Penyebab Timbulnya Pasar Monopoli

Pengrtian Pasar Monopoli.  Pasar atau perusahaan menjadi monopoli karena memiliki sejumlah faktor pendukung kuat yang dapat menjamin berlangsungnya kegiatan ...

Faktor Penyebab Timbulnya Pasar Oligopoli

Pengertian Ciri-Ciri Pasar Oligopoli.  Oligopoli berasal dari kata olio yang berarti beberapa, dan kata poli yang berarti penjual. Secara sederhana Oligopoli ...

Pasar Persaingan Sempurna, Perfect Competition Market

Penegertian Pasar Persaingan Sempurna.  Pasar persaingan sempurna merupakan salah satu pasar yang terdiri dari banyak pembeli dan penjual, namun demikian...

Teori Biaya Produksi, Pengertian dan Contohnya

Pengertian Biaya Produksi.  Biaya produksi merupakan biaya dari semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk mendapatkan faktor-faktor produksi ...

Teori Fungsi Produksi Satu Input Variabel, Pengertian Contoh Soal

Pengertian Teori Fungsi Produksi. Secara umum, produksi dapat diartikan sebagai kegiatan optimalisasi dari faktor-faktor produksi seperti, tenaga kerja,...

  1. Ahman, H., E., Rohmana, Y., 2007,”Ilmu Ekonomi Dalam PIPS”, Edisi Kedua, Cetakan Pertama, Penerbit Universitas Terbuka, Jakarta.
  2. Sukirno, S, 2011, “Mikroekonomi Teori Pengantar”, PT Raja Grafindo Persada, Edisi Ketiga, Cetatakan Ke 26, Jakarta.
  3. Pengertian dan Contoh Harga dengan  Pengertian nilai tukar suatu barang dan Nilai Barang ditentukan Oleh Uang. Fungsi Harga pada Pengertian dan Contoh Harga Pasar dengan tingkat keseimbangan antara permintaan dan penawaran.
  4. Harga pasar atau equilibrium price dan harga keseimbangan dengan Harga Kesepakatan Pembeli dan Penjual. Hukum permintaan dan penawaran dengan harga perpotongan kurva permintaan dengan kurva penawaran.
  5. Perubahan Harga Keseimbangan dan Pengeseran Kurva Permintaan adalah factor yang mempenaruhi permintaan. Keadaan ceteris paribus dengan factor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan dan Pengeseran kurva permintaan ke kanan.
  6. Pergeseran kurva permintaan ke kiri dan Pergeseran Kurva Penawaran. Factor yang mempengaruhi penawaran dan factor yang mempengaruhi pergesran kurva penawaran. Pergeseran kurva penawaran ke kanan dan pergeseran kurva penawaran ke kiri.