Manfaat-Khasiat Daun Seledri

Seledri berasal dari seledri liar yang tumbuh di Mediteranian. Seledri merupakan tanaman dataran tinggi yang tumbuh pada ketinggian 900 meter di atas permukaan laut. Di dataran tinggi, seledri dapat tumbuh dengan baik dan memiliki batang daun yang tebal dan daunnya berwarna hijau muda. Sedangkan jika tumbuh di dataran rendah, seledri akan memiliki batang daun yang lebih kecil.

Seledri dapat tumbuh subur pada iklim, atau cuaca yang lembab. Pada umumnya seledri dapat dipetik, atau dipanen setelah berusia enam minggu sampai enam belas minggu sejak ditanam.

Di kawasan Amerika, tumbuh juga seledri jenis yang lain. Selain tumbuh seledri yang berwarna hijau, juga tumbuh seledri dengan warna putih.

Umumnya seledri digunakan sebagai bumbu masak untuk penyedap sup, kuah baso, dan kuah sayuran yang lain. Seledri juga dapat dimakan langsung sebagai lalapan tanpa harus dimasak terlebih dahulu. Sedangkan biji seledri, selain dapat digunakan sebagai bumbu masak, juga dapat digunakan untuk pengobatan, terutama sebagai diuretic.

Kandungan Zat Pada Tanaman Seledri.

Kandungan terbanyak yang dimiliki oleh seledri adalah air, mencapai 93 persen dari total berat seledri. Sedangkan kandungan lainnya adalah karbohidrat, protein, lemak, vitamin C, serat dan beberapa mineral seperti kalium, zat besi dan fosfor.

Senyawa yang terkandung dalam seledri diantaranya adalah: flavonoids, apiin, saponin, tannin, minyak asiri, neocnidilide, coumarins, alpha-selinene, phenolic acid, glycolic acid, acetylenics, kolin, lipase, asam folat, sejumlah mineral dan vitamin seperti sodium, kalium, kalsium, fosfor, besi, magnesium, vitamin A, C, B1, B2, B6, dan serat. Seledri memiliki kandungan sodium yang lebih tinggi dibanding dengan kebanyakan sayuran lainnya.

Dalam seratus gram seledri terdapat protein 0,9 gram, karohidrat 4 gram, lemak 0,1 gram, serat 0,9 gram, kalsium 50 miligram, zat besi 1 miligram, serat 0,9 gram, kalium 400 miligram.

Biji seledri mengandung minyak esensial dengan komposisi utamannya adalah: limonene, beta-selinene, senyawa phthalide, sedanoid, dan neocnilide. Selain itu seledri mengandung senyawa flavonoid, furocoumarins,  dan fatty oil atau lemak.

Akar seledri mengandung asparagin, zat pati, manit, minyak asiri, pentosan, tirosin, glutamine, niasin, asam folat, dan sejumlah mineral dan vitamin seperti kalium, fosfor, magnesium, kalsium dan vitamin C dan B6.

Khasiat-Manfaat Tanaman Seledri.

Dengan berbagai senyawa atau zat yang terkandung di dalamnya, tanaman seledri memberikan berbagai manfaat-khasiat bagi kesehatan manusia. Berbagai penyakit atau keluhan yang terkait dengan penyakit dan kesehatan dapat diatasi atau dikurangi atau diobati dengan mengkonsumsi seledri dalam takaran yang aman.

Seluruh bagian dari tanaman seledri telah diketahui dan dinyakini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kehidupan manusia. Mulai dari akar sampai bijinya. Akar seledri dapat digunakan untuk membantu pengluaran enzim pencernaan dan memperbanyak produksi urin. Buah dan bijinya dapat dimanfaatkan sebagai peluruh kecing, pereda kolik, atau antispasmodic, dapat menurunkan kadar asam urat dalam darah, peluruh haid, dan sebagai obat penenang.

Senyawa acetylenics dalam seledri dinyakini dapat menghentikan pertumbuhan sel kanker. Sedangkan senyawa phenolic acid dimanfaatkan untuk menghambat kerja prostaglandin yang merangsang pertumbuhan sel tumor. Mineral seperti Silicon yang terkandung dalam seledri dapat membantu kesehatan tulang dan jaringan seperti: perbaikan persendian, tulang, arteri, dan jaringan ikat.

Berbagai penyakit atau keluhan terkait kesehatan yang dapat diatasi dengan mengkonsumsi seledri adalah: tekanan darah tinggi yang disertai rasa pusing, muka merah, dan sakit kepala atau vertigo, tungkai bengkak akibat retensi cairan, masuk angin, mual, diare, rematik sendi, pegal linu, dan asam urat.

Secara tradisional seledri juga telah dimanfaatkan sejak lama untuk mengatasi brokhitis, batuk yang disertai rasa penuh di dada karena banyak dahak, mata kering, tidak nafsu makan, keluhan menopause, darah haid berlebihan, dan bahkan dapat digunakan untuk penyubur rambut.

Cara Pemakaian

Untuk mendapatkan khasiat yang dimiliki oleh zat yang terkandung dalam seledri, maka  sebaiknya dipilih seledri yang segar. Untuk konsumsi sehari-hari dapat merebus tiga sampai empat tangkai seledri, lalu minum airnya, atau dapat juga dimakan dengan seledrinya. Seledri dapat juga dikonsumsi sebagai salad, atau sup atau jus.

Sebagai penurun tekanan darah, seledri dapat dikonsumsi sebanyak tiga sampai lima tangkai setiap hari, lalu hentikan selama tiga minggu, kemudian ulangi lagi seperti sebelumnya. Tidak dianjurkan mengkonsumsi seledri secara berlebihan. Satu tangkai seledri mengandung natrium sebanyak 35 miligram. Untuk sebagian orang kandungan natriun sebanyak ini, dapat meningkatkan kadar garam dalam tubuh, yang justru dapat meningkatkan tekanan darah.

Cara mengkonsumsi lainnya adalah dengan menggoreng seledri bersama telur. Telur seledri ini, selain dapat menurunkan tekanan darah, juga dapat menenangkan saraf.

Kandungan saponin yang tinggi dalam seledri dapat menyebabkan rasa sebah di lambung. Ketika dibuat jus, akan terbentuk busa yang mengindikasikan kadar saponin yang tinggi. Untuk menghindari pengaruhnya, maka jus harus dipanaskan terlebih dahulu sebelum diminum. Atau untuk mudahnya, seledri cukup direbus lalu airnya diminum.

Yang Terlarang Dari Tanaman Seledri.

Jangan mengkonsumsi seledri secara berlebihan. Gunakanlah sewajarnya.

Seledri menjadi sayuran terlarang bagi penderita infeksi ginjal. Artinya penderita infeksi ginjal dilarang minum rebusan yang dibuat dari seledri.

Biji Seledri menjadi tanaman terlarang bagi wanita hamil. Biji seledri dapat menyebabkan kontraksi uterus.

Senyawa psoralens yang terdapat pada tangkai merupakan senyawa pestisida yang dihasilkan oleh seledri untuk melindungi diri dari serangan jamur. Senyawa ini membuat orang menjadi sensiti terhadap cahaya matahari. Maka dari itu cucilah seledri sampai bersih dengan air mengalir.

Daftar Artikel Yang Membahas Tentang Manfaat Buah Dan Sayuran Untuk Kesehatan Tubuh, Klik Judul Di Bawah Yang Sesuai:

1. Khasiat Buah Dan Sayuran Bagi Bagi Kesehatan Tubuh

2. Khasiat Bawang Putih Untuk Kesehatan Tubuh

3. Khasiat Buah-Daun Pare Bagi Kesehatan Tubuh

4. Manfaat-Khasiat Buah Advokad Bagi Kesehatan Tubuh