Pengertian Pertumbuhan Dan Perkembangan Makhluk Hidup

Pengertian Pertumbuhan Makhluk Hidup

Pertumbuhan merujuk kepada fenomena terjadinya penambahan atau peningkatan biomassa dari makhluk hidup. Penambahan biomassa ini bersifat tidak dapat balik atau irreversible. Penambahan biomassa ditandai dengan penambahan berat, panjang, volume, jumlah sel, dan sebaginya.

Secara visual, pertumbuhan pada makhluk hidup dapat dilihat dari perubahan dimensinya atau ukurannya seperti panjang, tinggi atau volumenya. Makhluk hidup yang tumbuh cenderung terlihat semakin besar. Oleh karena itu, pertumbuhan dapat dinyatakan dalam ukuran panjang maupun berat. Ciri-ciri pertumbuhan antara lain sebagai berikut.

  1. Terjadi perubahan secara fisik dan perubahan dimensi atau ukuran.
  2. Terjadi peningkatan jumlah sel.
  3. Terdapat penambahan kuantitatif individu
  4. Dapat dinyatakan dalam ukuran panjang, volume maupun berat.
  5. Dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal
  6. Bersifat terbatas, ini artinya pada usia tertentu makhluk hidup sudah tidak tumbuh lagi.

Pertumbuhan dapat terjadi karena pada tubuh makhluk hidup tersusun dari sel-sel. Sel-sel tersebut dapat membelah diri dalam jumlah kelipatannya. Bertambahnya jumlah sel menyebabkan penambahan ukuran tubuh makhluk hidup.

Pada usia dewasa, pembelahan dan pembentukan sel-sel baru hanya berfungsi untuk memperbaharui sel-sel yang rusak. Pada usia tua, kemampuan membelah diri sel generatif semakin menurun, sehingga sel-sel yang tua dan rusak tidak seluruhnya tergantikan oleh sel-sel yang baru dan pada akhirnya sel-sel baru tidak terbentuk lagi.

Pengertian Perkembangan Makhluk Hidup

Selain mengalami pertumbuhan, makhluk hidup juga mengalami perkembangan. Perkembangan merujuk pada fenomena terjadinya perubahan struktur dan fungsi yang bersifat spesifik. Perubahan struktur dan fungsi tersebut menyebabkan bagian-bagian penyusun tubuh bertambah lengkap, sempurna, dan kompleks. Adapun ciriciri perkembangan pada makhluk hidup antara lain adalah.

  1. Adanya proses peningkatan kualitatif individu.
  2. Adanya proses peningkatan  kedewasaan.
  3. Tidak dapat dinyatakan secara fisik seperti dalam ukuran jumlah, panjang, maupun berat.
  4. Bersifat sistematis, progresif, dan berkesinambungan. Artinya proses perkembangan berjalan terus sampai makhluk hidup tersebut mati.

Fenomena perkembangan selalu menyertai fenomena pertumbuhan. Selama proses pertumbuhan terjadi, maka akan terbentuk pula organ dengan fungsi-fungsi khususnya. Organ tubuh yang terbentuk akan berfungsi sesuai dengan tujuan dibentuknya organ tubuh tersebut. Perubahan bentuk fisik dan sifat individu sering dipengaruhi oleh berfungsinya organ.