Fungsi Dan Pelaku Pasar Valuta Asing

Definisi Pasar Valuta Asing.

Pasar valuta asing atau sering disebut foreign exchange market atau pasar mata uang asing atau bursa valuta asing merupakan suatu tempat yang menyelenggarakan kegiatan pertukaran mata uang dari berbagai negara. Aktivitas perdagangan mata uang asing ini melibatkan pusat keuangan utama dunia. Transaksi berlangsung selama 24 jam secara berkesinambungan. Berakhirnya perdagangan di suatu negara akan diikuti dengan dibukanya perdagangan di negara lain.

Kegiatan pasar valuta asing dimulai dari pusat keuangan Selandia Baru dan Australia yang berlangsung pukul 05.00–14.00 WIB. Kemudian dilanjutkan di Asia yaitu Jepang, Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 07.00–16.00 WIB. Pusat keuangan Eropa yaitu Jerman dan Inggris berlangsung pukul 13.00–22.00 WIB. Sedangkan pusat keuangan Amerika Serikat berlangsung pukul 20.30–04.30 WIB.

Perdagangan  mata uang asing tidak pernah berhenti selama jam kerja dunia masih buka. Dua puluh empat jam selama satu hari, mulai Senin sampai Jumat. Pusat-pusat keuangan dunia berintegrasi secara bersama-sama membentuk pasar valuta asing dunia. Keterpaduan antar pusat keuangan dunia didukung oleh teknologi jaringan komunikasi yang mampu memberikan fasilitas untuk terlaksananya perdagangan secara cepat dan efisien.

Fungsi Pasar Valuta Asing.

Pasar valuta asing secara sederhana dapat diartikan sebagai tempat terjadinya transaksi keuangan internasional dengan memperdagangkan mata uang suatu negara dengan mata uang negara lain. Perdagangan ini tidak harus dalam bentuk uang kertas, tapi dapat berupa sekuritas. Pengertian yang lebih luas adalah semua tagihan dalam mata uang asing seperti cek, wesel, saldo rekening dan deposito yang dapat diuangkan di luar negeri.

Adanya perbedaan mata uang antara negara dan adanya kebutuhan terhadap mata uang negara lain dapat terakomodasi dengan adanya pasar valuta asing. Pelaku atau nasabah dapat melakukan transaksi keuangan internasional melalui pembelian atau permintaan dan penjualan atau penawaran atas mata uang asing.

Setidaknya ada tiga fungsi utama yang harus dilaksanakan oleh pasar valuta asing dalam penyelegaraan transakasi perdagangan mata uang asing secara internasional.

  1. Fungsi pertama adalah untuk mempermudah pertukaran mata uang asing serta memindahkan dana atau daya beli dari suatu negara ke negara lain. Pasar akan menyelengarakan transaksi internasional dengan menyediakan fasilitas untuk mengkonversikan mata uang, baik mata uang domestik ke mata uang asing atau sebaliknya.
  2. Fungsi kedua dari pasar valuta asing adalah menyediakan fasilitas kredit jangka pendek pada pelaku sebagai media transaksi untuk  pembayaran dan atau penyerahan barang yang tidak perlu segera diselesaikan. Penyediaan kredit diperlukan untuk membiayai barang dalam perjalanan. Importir dapat membayar tunai untuk barang yang dibeli sebelum barang datang. Sedangkan eksportir dapat membiayai sebelum barang datang.
  3. Fungsi ketiga adalah pasar valuta asing berperan dalam menyediakan fasilitas perlindungan untuk pelaku terhadap perubahan kurs dengan mekanisme hedging. Perlindungan dengan mekanisme hegding dilakukan melalui pasar forward. Perubahan kurs di masa datang akan menimbulkan resiko terhadap pelaku yang melakukan transaksi dengan mata uang asing. Baik untuk transaksi ekspor, impor,  pinjaman atau investasi dalam mata uang asing.

Pelaku Pasar Valuta Asing

Pasar valuta asing dapat dibedakan menjadi dua katagori, yaitu pasar klien atau client market dan pasar antar bank, atau interbank market. Dalam pasar klien, bank bertransaksi langsung dengan nasabahnya. Nasabah bank adalah pemerintah, Bank Sentral, eksportir, importir, lembaga keuangan yang tidak memiliki akses ke pasar antar bank.

Pasar antar bank merupakan pasar yang sangat aktif. Transaksi antar bank dilakukan baik di dalam negeri maupun secara internasional. Bank membeli dan menjual mata uang asing untuk menutupi kekurangan dan mengurangi kelebihan akibat transakasi dengan nasabahnya. Transaksi di pasar antar bank melibatkan jumlah yang jauh lebih besar dibanding transaksi di pasar klien. Nilai transaksi antar bank biasanya mulai dari satu juta hingga 10 juta Dollar Amerika per transaksi.

1. Bank-Bank Besar.

Bank-bank besar bertaraf internasional dapat dikatakan sebagai pelaku yang menciptakan pasar valuta asing. Sehingga bank disebut sebagai market maker. Bank bertindak sebagai dealer yang beroperasi di pasar antar bank dan di pasar klien. Bank selain perantara bagi nasabah yang bertransaksi di pasar valuta asing, juga melakukan transaksi atas rekening bank itu sendiri. Bank akan memperoleh keuntungan dari selisih kurs jual dan beli. Selisih kurs akan menjadi kecil dengan adaya persaingan antar bank. Bank berskala menengah dan kecil membeli dan menjual mata uang asing dengan melakukan transaksi pada bank skala besar.

Bank-bank besar dunia mendominasi perdagangan mata uang asing antar bank, hingga 60 persen lebih dari seluruh nilai transaksi dunia.  Bank-bank Eropa menempati peringkat atas dalam volume transaksi. Hal ini mengkonfirmasi mengapa saat pasar Eropa buka, pergerakan kurs mata uang asing relatif cepat, para pelaku biasa menyebut dengan istilah volatile.

2. Dunia Usaha.

Dunia usaha merupakan salah satu pelaku di pasar valuta asing. Beberapa perusahaan dalam aktivitasnya melakukan pembayaran barang atau jasa dalam mata uang asing. Perusahaan yang melakukan ekspor (ekspotir) atau impor (importir) membutuhkan mata uang asing dalam transaksinya. Industri-industri yang menggunakan bahan baku impor akan membutuhkan mata uang asing saat transaksi pembayarannya. Dunia usaha selalu memerlukan konversi dari satu mata uang ke mata uang lainnya sebagai media transaksi pembayarannya.

Kebutuhan terhadap mata uang asing dari suatu perusahaan terkadang relatif kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan dari bank dan spekulan. Transaksi yang dilakukannya terkadang hanya memberikan pengaruh kecil terhadap perubahan kurs. Meskipun demikian, arus perdagangan mata uang asing dari perusahaan-perusahaan ini dalam jangka panjang merupakan faktor yang dapat berpengaruh terhadap perubahan kurs.

3. Bank Sentral.

Bank sentral merupakan otoritas moneter tertinggi dari suatu negara dan memegang peran yang sangat penting dalam mekanisme di pasar valuta asing. Bank sentral memilki fungsi sebagai stabilator di pasar valuta asing. Senantiasa berupaya untuk mengendalikan suplai mata uang, inflasi, dan ataupun suku bunga. Terkadang bank sentral menggunakan cadangan devisanya untuk menstabilkan kurs di pasar dengan cara membeli atau menjual mata uang domestik.

Bank sentral memasuki pasar valuta asing untuk melakukan intervensi agar kurs mata uang domestik berada dalam kisaran yang paling menguntungkan untuk pertumbuhan ekonomi negara. Dengan harapan kurs relatif stabil, sehingga akan memberikan dampak yang positif terhadap laju perekonomian negara. Kegiatan ekonomi akan sangat termotivasi pada tingkat kurs yang stabil.

4. Perusahaan Manajemen Investasi.

Perusahaan manajemen investasi merupakan perusahan yang mengelola sejumlah rekening atas nama nasabahnya. Perusahan melakukan transaksi di pasar untuk mendapatkan mata uang asing tertentu. Mata uang asing yang diperoleh digunakan untuk transaksi pembelian saham di luar negeri. Transaksi terhadap mata uang asing yang dilakukan oleh mereka bukan merupakan tujuan utamanya, sehingga transaksi bukan untuk spekulasi ataupun untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya.

5. Pialang Mata Uang Asing.

Pialang mata uang asing adalah perusahaan yang didirikan khusus untuk melakukan kegiatan jasa perantara bagi kepentingan sejumlah nasabahnya di pasar valuta asing. Pialang memiliki peran sebagai penghubung yang mempertemukan antara penjual dan pembeli. Pialang bertindak atas nama nasabahnya, perorangan, dealer atau bank. Pialang akan memperoleh imbalan atas jasa yang dilakukannya.

Spekulan bertransaksi di pasar valuta asing untuk mendapatkan keuntungan dari setiap perubahan nilai kurs. Para spekulator akan memperoleh keuntungan dari fluktuasinya kurs yang terjadi di pasar. Mereka tidak mempunyai transaksi bisnis atau komersial yang harus dipenuhi di pasar valuta asing. Pada dasarnya spekulan tidak membutuhkan mata uang asing untuk membiayai transaksi internasional.

Beberapa artikel yang membahas tentang valuta asing dan perilakunya di pasar valas serta contoh perhitungan yang terkait dengan valuta asing dapat dilihat pada daftar artikel di bawah. Pembahasan mulai dari pengertian atau konsep dasar valuta asing sampai dengan transaksiyang terjadi di pasar valas. Untuk dapat membaca Artikel Yang Membahas Tentang Valuta Asing. KLIK Judul Di Bawah.

1. Konsep Dasar Valuta Asing, Mata Uang Asing

2. Apresiasi Dan Depresiasi Kurs Mata Uang Asing

3. Pemahaman Dan Perhitungan Kurs Valuta Asing

Pustaka:

  1. Yuliati. S. H., Prasetyo. H., 2005, “Dasar-Dasar Manajemen Keuangan Internasional”, Andi, Edisi II, Yogyakarta.
  2. Hanafi. M. M., 2003,”Manajemen Keuangan Internasional”, BPFE, Yogyakarta.
  3. Darmawi.,H, 2006,”Pasar Finansial dan Lembaga-Lembaga Finansial”, Bumi Aksara, Jakarta.