Koefisien Korelasi Momen Produk Pearson Contoh Perhitungan

Pengertian Koefesien dan Korelasi

Analisis korelasi merupakan salah satu metoda statistik yang biasa digunakan untuk mempelajari hubungan antara dua variabel. Tujuan analisis ini adalah untuk mendapatkan pola dan keeratan atau kekuatan hubungan antara dua variabel atau lebih.

Kekuatan korelasi antara dua variabel dapat dinyatakan dengan koefisien korelasi, biasa dinotasikan dengan huruf r. Koefisien r memiliki nilai -1≤ r ≤ 1.  Hubungan dua veriabel yang sangat kuat memiliki nilai korelasi yang mendekati +1 dan -1. Nilai koefisien yang mengarah ke nilai nol menunjukkan hubungan yang lemah. Dua variabel dikatakan tidak berkorelasi ketika memiliki nilai r = 0. Korelasi positif ditunjukkan dengan nilai koefisien r positif  (+) atau    r > 0, dan korelasi negatif ditunjukkan dengan nilai koefisien r negatif  () atau r < 0.

Dengan merujuk ilmu statistik, korelasi pergerakan kurs mata uang asing dapat dinyatakan dalam koefisien korelasi yang dinotasikan dengan r. Nilai koefisien korelasi r menggambarkan kekuatan dan arah hubungan linear antara dua kurs mata uang asing. Klasifikasi nilai koefisien korelasi r dan interpretasinya dapat dilihat pada Tabel 1. Walaupun pembagian nilai ini tidak menjadi absolut. Tapi masih dapat digunakan sebagai pengangan untuk melihat perbedaan korelasi antara dua kurs mata uang asing.

koefisien korelasi valuta asing

Tabel 1. Koefisien Korelasi

Rumus Koefisien Korelasi Momen-Produk Pearson.

Koefisien korelasi yang umum digunakan dan mudah untuk dipahami adalah koefisien korelasi momen-produk Pearson. Data yang ada dapat langsung digunakan tanpa harus dimodifikasi.

rumus koefisien pearson

 

 

  •  n = jumlah titik pasangan (X,Y)
  • X= nilai vaiabel X
  • Y = nilai variabel Y

Dalam persamaan garis linear, variabel X biasa disebut variabel bebas yaitu variabel yang digunakan untuk memprediksi variabel Y. Variabel Y disebut variabel tak bebas yaitu variabel yang nilainya diprediksi atau ditentukan oleh nilai variabel X. Namun dalam bahasan yang berkaitan dengan pergerakan kurs mata uang asing variabel X dan Y bisa saling dipertukarkan. Bahasan ini tidak mendefinisikan atau membatasi variabel  bebas maupun terikat antara satu variabel dengan yang lainnya. Misal Variabel X merupakan kurs EUR/USD, dan variabel Y untuk kurs USD/JPY. Variabel X bisa dipertukarkan untuk USD/JPY dan Y untuk EUR/USD.

Contoh Perhitungan Koefisien Korelasi Momen-Produk Pearson.

Notasi X dan Y adalah nilai kurs mata uang asing yang akan dicari korelasinya. Misal, X adalah kurs EUR/USD dan Y adalah kurs USD/JPY. Dan setelah dihitung dengan persamaan 1 untuk n data, maka diperoleh nilai r yang merupakan koefisien korelasi antara kurs EUR/USD dengan kurs USD/JPY. Nilai r positif artinya pergerakan kurs EUR/USD searah dengan kurs USD/JPY. Jika kurs EUR/USD naik, maka kurs USD/JPY naik. Nilai r negatif artinya pergerakan kurs EUR/USD berlawanan arah dengan kurs USD/JPY. Jika kurs EUR/USD naik, maka kurs USD/JPY turun.

korelasi kurs EURUSD USDJPY

Gambar 1. Korelasi kurs EUR/USD-USD/JPY

Gambar 1. menunjukkan hubungan antara kurs USD/JPY dengan kurs EUR/USD. Data yang digunakan adalah kurs penutupan pada timeframe H1 dengan jumlah data, n = 24. Sumber data dari trading platform metatrader. Data diambil selama 24 jam secara berurutan pada tanggal 17 April 2009. Untuk menghemat penulisan contoh perhitungan nilai koefisien dan determinasi tidak disertakan di sini.

Hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasi r = 0,67 dan koefisien determinasi r2 =0,4489. Nilai r adalah positif, hal ini menunjukkan bahwa korelasi antara kurs USD/JPY dengan kurs EUR/USD adalah positif. Kedua kurs mata uang asing ini membentuk trend ke arah yang sama. Jika kurs EUR/USD turun, maka kurs USD/JPY turun. Nilai 0,67 menunjukkan kekuatan hubungan yang moderat. Kurs USD/JPY dan kurs EUR/USD memiliki arah yang sama, namun hanya sekitar 44,9 persen kedua kurs mata uang asing ini berkorelasi positif. Masih ada setidaknya 55,1 persen pergerakan kedua kurs ini tidak diketahui korelasinya.

Secara keseluruhan hubungan kurs yang dibentuk oleh mata uang Euro, Dollar Amerika dan Yen Jepang, untuk tanggal, hari, bulan dan tahun yang sama dapat dilihat pada Tabel 2.

korelasi valuta asing

Tabel 2. Hasil Perhitungan Korelasi

Informasi yang diperloleh dari tabel tersebut adalah bahwa kurs EUR/USD dengan EUR/JPY  memiliki hubungan yang lebih kuat dibanding dengan kurs USD/JPY dengan EUR/JPY. Sekitar 94 persen pergerakan kurs EUR/USD berkorelasi positif dengan kurs EUR/JPY. Sedangkan kurs EUR/USD hanya memiliki hubungan korelasi positif dengan USD/JPY sekitar 45 persen. Artinya, ketika mata uang Euro terapresiasi terhadap DollarAmerika, Euro juga terapresiasi terhadap Yen Jepang. Ketika kurs EUR/USD bergerak naik, maka kurs EUR/JPY bergerak naik.

Korelasi Kurs Valuta Asing Periorde Bulanan.

Koefisien korelasi antara dua kurs mata uang asing yang dibentuk oleh kurs pasangan USD/JPY, EUR/USD dan EUR/JPY pada periode Januari sampai dengan November 2011 dapat dilihat pada tabel di bawah. Sumber data diambil dari trading platform metatrader. Warna biru pada tabel menunjukkan arah korelasi positif, sedangkan merah menunjukkan korelasi negatif.

Korelasi Kurs Valuta Asing Tahun 2011

Korelasi Kurs Valuta Asing Tahunan

Korelasi Kurs Valuta Asing Satu Bulan.

Koefisien korelasi antara dua kurs mata uang asing yang dibentuk oleh kurs pasangan USD/JPY, EUR/USD dan EUR/JPY pada periode  bulan September 2011 dapat dilihat pada tabel di bawah. Sumber data diambil dari trading platform metatrader.

Korelasi Kurs Valuta Asing September

Korelasi Kurs Valuta Asing Bulan September 2011

Dari tabel dapat diketahui bahwa pergerakan kurs EUR/USD dan EUR/JPY memiliki korelasi positif. Artinya sepanjang bulan Januari hingga Agustus kedua kurs valuta asing ini cenderung bergerak ke arah yang sama.  Jika kurs EUR/USD bergerak naik, maka EUR/JPY cenderung naik. Ketika mata uang Euro terapresiasi terhadap Dollar Amerika, maka Euro akan terapresiasi juga terhadap Yen Jepang. Pada bulan September, selama empat minggu, secara keseluruhan kurs EUR/USD dan EUR/JPY memiliki korelasi positif yang sangat kuat.

Dari kedua tabel tersebut  dapat diketahui bahwa kurs EUR/USD cenderung berkorelasi negatif dengan kurs USD/JPY. Ketika kurs EUR/USD bergerak naik, maka kurs USD/JPY cenderung bergerak turun. Dengan kata lain, jika Dollar Amerika terdepresiasi oleh Euro, maka pada saat yang bersamaan Dollar juga cenderung untuk terdepresiasi oleh Yen Jepang.

Korelasi Kurs Valuta Asing Satu Minggu.

Korelasi Kurs Valuta Asing Selama Satu Minggu

Korelasi Kurs Valuta Asing Selama Satu Minggu

Kurs EUR/JPY sebagai kurs silang yang terkait dengan perhitung silang antar dua kurs yang bersesuaian, terkadang berkorelasi positif dengan kurs USD/JPY,  namun diterkadang berkorelasi negatif.

Dari korelasi kurs yang dibangun oleh tiga mata uang asing ini dapat diketahui bahwa valuta asing akan terapresiasi atau terdepresiasi secara bersamaan terhadap valuta asing lainnya. Pada saat Euro mengalami tekanan dari mata uang Dollar Amerika, maka Euro juga akan mengalami tekanan dari mata uang Yen Jepang. Begitu juga dengan mata uang Dollar dan Yen akan menunjukkan karakteristik yang sama.

Korelasi Kurs Valuta Asing, Cara Trading Forex

Pengertian Kekuatan Korelasi Relatif Antar Valuta Asing. Uraian dalam materi ini hanya akan membahas pada tiga mata uang asing yang terlaris diperdagangkan,...

Koefisien Korelasi Momen Produk Pearson Contoh Perhitungan

Pengertian Koefesien dan Korelasi Analisis korelasi merupakan salah satu metoda statistik yang biasa digunakan untuk mempelajari hubungan antara dua...

Pengertian, Perhitungan Kurs Silang Dan Korelasi Valuta Asing

Korelasi Kurs Valuta Asing. Berdasarkan Perhitungan Antara Tiga Kurs Valuta Asing. Mata uang yang ditransaksikan dengan Dollar Amerika dikelompokan...

Baca Artikel Lainnya KLIK JUDUL DI BAWAH

1. Kalkulator, Konversi Valatua Asing Ke Rupiah, IDR, Realtime

2. Korelasi Kurs Valuta Asing Hari Ini, Realtime

3. Kurs Rupiah, IDR Hari Ini, Realtime

4. Kurs Valuta Asing Hari Ini, Realtime

5. Overview Pasar Valuta Asing Hari Ini, Realtime

6. Tingkat Bunga Berbagai Negara Asing, Interest Rate, Realtime

7.  Korelasi Kurs  Berdasarkan Kekuatan Relatif  Antara Valuta Asing

8. Korelasi Kurs Valuta Asing

9. Korelasi Kurs Berdasarkan Perhitungan Tiga Kurs Valas.

Pustaka:

  1. ardraviz, 2011, “Simple Comcept Untuk Forex Online Trading”, ardra.biz
  2. Boediono, Koster. W., 2008, “Statistik Dan Probabiklitas, Teori dan Aplikasi”, Remaja Rosdakarya, Bandung.
  3. Harinaldi, 2005,”Prinsip-Prinsip Statistik Untuk Teknik Dan Sains”, Erlangga, Jakarta.