Teori Model Pertumbuhan Ekonomi Solow

Ringkasan.

Model pertumbuhan ekonomi Solow dirancang untuk menunjukkan bagaimana pertumbuhan persediaan modal, pertumbuhan angkatan kerja, dan kemajuan teknologi berinteraksi dalam perekonomian, dan bagaimana pengaruhnya terhadap output barang dan jasa suatu Negara secara keseluruhan.

Pengertian Definisi

Robert M. Solow lahir di Brooklyn dan menuntut ilmu di Havard, kemudian pindah ke  MIT pada tahun 1950. Beberapa tahun  berikutnya mengembangkan model pertumbuhan neoklasik dan menerapkannya dalam kerangka perhitungan pertumbuhan ekonomi yang disebut growth accounting framework.

Professor R.M. Solow  membangun model pertumbuhan ekonomi sebagai alternative terhadap konsep model pertumbuhan yang dibuat oleh Harrod-Domar dengan menghilangkan asumsi yang dianggap meragukan.

Model pertumbuhan Solow menunjukkan bagaimana tabungan, pertumbuhan populasi, dan kemajuan teknologi mempengaruhi tingkat output dan pertumbuhannya sepanjang waktu.

Pada model Solow ditunjukkan, bahwa dengan koefisien teknik yang bersifat variable, maka rasio modal-buruh akan cenderung saling menyesuaikan selama perjalanan waktu, ke arah rasio kesetimbangan.  Jika sebelumnya, rasio modal terhadap buruh lebih besar, maka modal dan output akan tumbuh lebih lambat daripada tenaga buruh, dan sebaliknya. Analisis Solow ini berakhir pada keseimbangan dengan keadaan mantap yang berangkat dari sembarang rasio modal-buruh.

Model pertumbuhan ekonomi Solow dirancang untuk menunjukkan bagaimana pertumbuhan persediaan modal, pertumbuhan angkatan kerja, dan kemajuan teknologi berinteraksi dalam perekonomian, dan bagaimana pengaruhnya terhadap output barang dan jasa suatu Negara secara keseluruhan.

Dalam jangka panjang, tingkat tabungan dalam perekonomian merupakan ukuran persediaan modal pada tingkat produksinya. Semakin tinggi tingkat tabungan, semakin tinggi persediaan modal dan semakin tinggi tingkat output-nya.

Dalam kondisi mapan, tingkat pertumbuhan pendapatan per kapita ditentukan oleh tingkat kemajuan teknologi secara eksogen.  Kemajuan teknologi menyebabkan nilai berbagai variable meningkat secara bersamaan dengan mantap. Hal ini disebut pertumbuhan seimbang, balance growth.

Daftar Pustaka:

[pagelist_ext child_of=”parent” limit_content=”150″ number=”10″ ]