Incremental Capital Output Ratio, ICOR

Pengertian Definisi Incremental Capital Output Ratio, ICOR

Secara sederhana ICOR dapat diartikan sebagai ukuran yang menyatakan besarnya tambahan modal yang diperlukan untuk meningkatkan satu unit pengeluaran. Hubungan kedua variabel ini dapat diformulasikan sebagai berikut:

ICOR = ΔK/ΔY

ICOR = Nilai dari Incremental Capital Output Ratio

∆K = Penambahan Modal

∆Y = Penambahan Pengeluaran

ICOR merupakan rasio antara penambahan modal dengan penambahan pengeluaran. Rasio ini menunjukkan efesiensi penggunaan modal yang ditambahkan terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Untuk dapat menghitung berapa investasi yang harus dikeluarkan agar dicapai penambahan GDP tertentu, maka penambahan modal dinyatakan sebagai investasi dan penambahan pengeluaran dinyatakan sebagai penambahan GDP. Dalam hal ini penambahan persediaan modal ∆K sama dengan investasi I. Sedangkan penambahan pengeluaran ∆Y sama dengan penambahan pengeluaran agregat atau penambahan GDP.

∆K = I = Investasi

∆Y = Penambahan GDP yang diharapkan

ICOR = I/ΔY

Persamaan tersebut menyatakan berapa unit investasi yang diperlukan untuk menambah satu unit GDP. Misal nilai ICOR sama dengan tiga, maka jumlah investasi yang diperlukan adalah tiga kali penambahan GDP yang diharapkan. Untuk meningkatkan GDP sebesar satu Dollar Amerika dibutuhkan investasi sebesar tiga Dollar Amerika. Hal ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

I = ICOR x ∆Y

Jika ICOR = 3, maka investasi yang diperlukan adalah:

I = 3 x ∆Y

Penambahan GDP yang diharapkan adalah satu Dollar Amerika, sehingga:

∆Y = USD 1, maka investasi yang diperlukan adalah:

I = 3 x USD 1 = USD 3

Pengaruh ICOR Terhadap Pertumbuhan Ekonomi.

Dari bahasan tersebut dapat dikatakan bahwa untuk dapat menaikkan GDP (Gross Domestic Product) sebesar 1 USD maka diperlukan investasi sebesar 3 USD. Ini artinya perekonomian akan tumbuh 3 kali dari nilai investasi yang dikeluarkan.

Meningkatnya jumlah investasi akan diikuti dengan meningkatnya pembelian terhadap barang-barang modal seperti mesin atau peralatan dan sarana produksi lainnya. Barang modal ini digunakan untuk mendirikan berbagai jenis industri dan perusahaan. Pertumbuhan sektor industri dan perusahaan merupakan bentuk nyata terciptanya lapangan kerja. Pengaruh langsung dari tumbuhnya industri dan perusahaan adalah meningkatnya permintaan terhadap tenaga kerja yang tercermin dari turunnya tingkat pengangguran.

Diketahui bahwa GDP merupakan indikator pertumbuhan ekonomi suatu negara.  Dengan peningkatan investasi maka perekonomian suatu negara akan tumbuh. Pertumbuhan GDP ini juga meningkatkan perluasan lapangan kerja. Dengan kata lain, peningkatan investasi dapat menurunkan tingkat penganggurandi suatu negara .

[pagelist_ext child_of=”parent” limit_content=”150″ number=”15″ ]

1. Indeks Harga Konsumen Dan Tingkat Inflasi

2. Indikator Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

3. Model Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara